87t
/"^".*
%*rht"i
q"*r*B
QYG*,*
Qfl'ript*
dfrft*f-PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
NOMOR
136 TAHUN 200e TENTANGPELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL DALAM HUBUNGAN KERJA DI LUAR JAM KERJA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,
Menimbang
:
a"b.
bahwa pekerja/buruh merupakan sumber daya utama dalam proses produksi
baring
dan jasadi
perusahaan dan resiko kecelakaan diri serta kematian dapat ierjadi pada setiap saat terhadap pel<erjalbu.ruhdalam hubungan kerja,
-
baik dalam
jam
kerja maupundl
luar jamkerja;
bahwa
dalam
rangka memberikan perlindungan kepada pekerjai buruh apabila terjadi kecelakaan diri dan kematian dalam hubungan kerja untuk diluir
jam kerja, perlu disusun suatu peraturan tentangf*muerian
perlindungan d-an jaminan sosial dalam hubungan kerjauntuk di luar jam kerja;
bahwa
berdasarkan pertimbangan sebagaimana dinraksud padahuruf
a
dan huruf b, serta sebagai tindak lanjut ketentuan Pasal 64ayat(4)PeraturanDaerahNomor6Tahun2004tentang
X'etena'giferjaan, pertu menetapkan Peraturan Gubernur tentang pelaksanaan Program Jaminan Sosial Dalam Hubungan Kerja untuk
di Luar Jam Kerja;
:
1.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;2.Undang-UndangNomorl0Tahun2004tentangPembentukan
Peraturan Perundang-undangan;
3.Undang-UndangNomor32Tahun2ao4tentangPetnerintahan
Daerah s"Oag;muna
telah
beberapa kati diubah terakhir denganUndang-Undang Nomor 12 Tahun ?008' Mengingat
Undang-Undang
Nomor
29
Tahun 2007 tentang
PemerintahanProvinsi Daerah Khusus lbukota Jakarta sebagai lbukota Negara Kesatuan Republik Indonesia;
Peraturan Pemerintah Nomor
38
Tahun 2007 tentang PembagianUrusan
Pemerintahanantara
Pemerintah, Pemerintahan DaerahProvinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2004 tentang Ketenagakerjaan;
7.
PeraturanDaerah
Nomor
10
Tahun
2008 tentang
Organisasi Perangkat Daerah;MEMUTUSKAN :
MenetaPKAN
:
PERATURAN GUBERNUR TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL DALAM HUBUNGAN KERJA DI LUAR JAM KERJA.BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan :
1.
Daerah adalah Provinsi Daerah Khusus lbukotaJakarta-2.
Pemerintah Daerah adalah Gubernur dan perangkat daerah sebagaiunsur penyelenggara Pemerintahan Daerah
3.
Gubernur adalah Kepala Daerah Provinsi Daerah Khusus lbukotaJakarta.
4.
Satuan Kerja Perangkat Daerah/Urrit Kerja Perangkat Daerah terkaityang selanjutnya disebut SKPD/UKPD terkait adalah Satuan Kerja Perangkat DaerahiUnit Kerja Perangkat Daerah
yang
berwenangdalam
pemberianperizinan
yang
dimohonkanoieh
penjamin kepesertaan Program.5.
Dinas adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemetintah Provinsi Daerah Khusus lbukota Jakarta yang bertanggung javrrabdi
BidaltgKetenagakerjaan.
6.
Kepala
Dinas
adalah Kepala Satuan
Kerja
Perangkat DaerahPemerintah
Provinsi Daerah Khusus lbukota Jakarta
yangbertanggung jawab di Bidang Keteqagakerjaan'
4.
5.
10.
7.
Perusahaan adalah :a.
setiap bentuk usaha yang berbadah hukum atau tidak, milik orangperseorangan, milik persekutuan
atau
milik badan hukum ataumilik
swasta maupun
milik
Negara,
yang
mempekerjakanpekerja/buruh dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain; dan
b.
usaha-usahasosial
dan
usaha*usahalain
yang
rnempunyaipengurus
dan
mempekerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.8.
Pekerja/Buruh adalah Setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain.9.
HubunganKerja adalah
Hubunganantara
pengusaha denganpekerja/buruh berdasarkan
perjanjian
kerja,
mempurryai unsur pekerjaan, upah dan perintah.Upah adalah Hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam
bentuk uang sebagai imbalan
dari
pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan rnenurut suatuperjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan
termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dan akan dilakukan.
Jaminan Sosial dalam Hubungarr Kerja
di
LuarJam
Kerja yangselanjutnya
disebut
JSHK
di
luar
jam
kerja adalan
.Jaminanperlindungan
bagi
pekerjaiburuhatas
risiko
kecelakaandiri
dankematian di luar jam kerja bagi pekerja/buruh dalam hubungan kerja yang bekerja di Perusahaan.
Perjanjian Kerja Sama adalah Perjanjian pelaksanaan program JSHK
di
luar jam kerja antara Pemerintah Daerah dengan penyelenggara program.Penyelenggara program adalah Badan usaha yang melaksanakan
program JSHK
di
luarjam
kerja dan telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.Penjamin kepesertaan
program
adalah
Perusahaan
yangmengikutsertakan seluruh pekerjaiburuh
baik
pekerjalburuh dalamhubungan kerja waktu tertentu, hubungan kerja waktu ticiak tertentu
maupun pekerja/buruh harian
lepas
dan terdaftar sebagai pesertadalam program JSHK di luar jam kerja.
Peserta program adalah
Pekerja/buruhyang
oleh
penjantin kepesertaan program tempat ia bekerja diikutsertakan dalam program JSHK di luar jam kerja.11.
12.
13.
14.
4
16. luran JSHK
di
luarjam
kerja adalah Sejumlah uang yang dibayarsecara teratur oleh penjamin kepesertaan program JSHK di luar jam kerja (perusahaan/pemberi kerja) dalam rangka pelaksanaan program
jaminan sosial dalanr hubungan kerja untuk di luar jam kerja.
Tim Pembina adalah Tim Pembina Pelaksana Progrant JSHK di luar
jam kerja bagi pekerja/buruh pada perusahaan di Daerait
Kecelakaan Diri adalah Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba, tidak
terduga sebelumnya datang dari luar diri peserta program yang dapat
bersifat kekerasan,
tidak
dikehendakidan
tidak
ada
unsur-unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.Jaminan Kecelakaan Diri adalah Jaminan atas peristiwa yang terjadi
secara tiba-tiba,
tidak
terduga sebelumnya datangdari luar
diripeserta program yang dapat bersifat kekerasan, tidak dikehendaki
dan tidak
ada
unsur-unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut, serta terjadi dalam hubungan kerja untuk di luar jam kerja.Kematian
adalah
Meninggalnya seseorangbukan
karena akibat kecelakaan diri dan dapat dibuktikan secara medis.Santunan
uang duka
adalah
Santunanyang
diberikan kepadapekerja/buruh
yang
meninggal bukanakibat
kecelakaandiri
dan berlaku selama pekerja/buruh menjadi peserta program.Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan adalah Pegawai teknis Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang berkeahlian khusus dan ditunjuk
oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengawasi dan menegakkan pelaksanaan peraturan perundang-undan.<;an Bidang
Ketenagakerjaan. 17. 18. 19. 20. 21. 22. BAB II U
PROGRAM JSHK DI LUAR JAM KERJA Bagian Kesatt.t
Kebijakan Pasal 2
(1) Setiap pekerja/buruh berhak atas program JSHK di luar jam kerja.
(2) Setiap perusahaan yang belum melaksanakan progranr JSHK di luar
jam kerja wajib mengikJtsertakan seluruh pekerja/buruh yang berada
pada petu"ai'""nnya sebagaimana diatur dalam Peraturait Gubernur
(3) Bagi pe'usshasn yiir'tG inenyelenggnrakarr senijiri atau n'lelaksanakan
prosJrafrr.JSf{l(
di
luarj;lnr
kerja yang tiJak bekerja sanra dengan Porr;erintah Daerah harus rrr,etaporka,r kerpada Kepala Dinas.(a) Kepesertaan prograrn J$F{K dr luar jarn lrerja merupakan salah satu persyara*.an dalam setierp 5-rernbtlrian per'zinan, pengesahan rnaLlpun
pendaftaran yang dikeiuarkan olel"r S}(F'D/Ul(PD terkait.
Parsa! "3
(1) Prograr'n ,JStr-{K di luar jurrr $terja serb;rgainrana dirnaksud daieim Pasal 2 ayat ('i) diperuntukkan bagi :
a.
pektirla/burufr dalarii i'rr.:bungarr kerja waktutidak
tertentu danwaiitr-t tertentr-i; datt
b.
pekerrjafk;r-iruh hariun lepas.(2) Prograrn JSf'{K di ltrar jarn kerja sebagaimana dirnaksud pada ayat (1)
dilaksi*nr:kan dengan cara ftengikutserlaka
r
pekerja/l.itrluh rnelaluljaininan sosial dalarrr frul:t.rngan kerja di lr.rar jam ketja'
Bagii:rr K,'clua
\'
i,l,ii,i ,JaniilranFa:,;ll 4
(1) Jeflis ,j$FiK di luiar i;*rrr lterja sr:bagaimana dirnakstld darlam Pasal 3 tarrciiri i:kis .
a.
Tunjangdrl $t';rnsrllara tidak t:-iol]lpu Llekerja,b.
Iurijangan cacat tetap;c.
Tunjangan kematian;d.
Biaya pengobatan;e.
Perrggantiarr alat bantu;L
Penggantlan 6igi palsu datt/atau kaca rnata;g.
BiaYa Pengarlgkutan, d*itfr. Santunan uang duka'
(2)
Perhitungari
tr*saran
ponlbayaraniiFlt( .ji luaf
Jarn
kcrlasetlagairnana cjin'raksu'J pacla ayat
('i)
dirJasrrrks'r pfidi" upalr bul'ariterakltir yarrg dllap'rrkan oieh Pt illsilhaan'
(3) Prosr:nrase besara|i preftrf;ayaran tuniangan oacat
tetap
Program JSi-lK di luar .;airr Frerja sebugarimana cJinraksud pada ayat 1i)
iruruf b'6
Bagian Ketiga
Pemberian Jaminan Pasal
5
'(1) Pemberian JSHK di luar jam kerja sebagaimana dimaksurd dalam Pasal 4 ayat
(1)
dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :a.
tunjangan sementaratidak
mampu bekerja diberikan selama peSerta program tidak mampu bekerja sebagai akibat mengalami kecelakaan-diri
sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh atau menderita cacat permanen yang ditetapkan oleh dokter;b.
tunjangan
cacat
tetap
diberikan setelah pesetta
programdinyatakan cacat permanen secara
total atau
cacat permanensebagian
atau cacat
berkurangnyafungsi orgen tubuh
yang ditetapkan oleh dokter sebagai akibat kecelakaan diri;c.
tunjangan kematian diberikan kepada ahli waris setelah.pesertaprograh dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan diri yang dibuktikan secara medis oleh dokter;
d.
biaya
pengobatandiberikan
untuk biaya
pengobatan
danper-awatan
ilalam
1
(satu) kali peristiwa yang telatt dikeluarkanoleh peserta
program
berdasarkan bukti-bukti pembayaran asli akibat kecelakaan diri;e.
penggantian alat bantu diberikan kepada peserta. proEram yangmengelami kehilangan fungsi anggota badan akibat kecelakaan
diri;
f.
penggantiangigi
palsu dan/ataukaca mata
diberikan. kepadaileserta progrim sesuai standar harga gigi palsu dan/atau kaca
mata akibat kecelakaan diri; dan
g.
biaya pengangkutan diberikan denganperhitulgal
besaran dari-
tenipat
tefadi-nya kecelakaanke
rumahsakit
atau
ke
rumahpeserta program akibat kecelakaan diri.
(2) Bagi pekerja/buruh yang meninggal dunia bukan.karena
'
'
kecelakaandiri-dalam hubunqan keria di luar iam kerja, diberikan santunan uang
duka sebagaimaila dimaksud daldm Pasal.4 ayat (1). huruf h kepada ahl i waris/k-eluarganya u ntuk peng gantia n biaya pemaka.nan.
(3) Santunan
'
'
uang duka sebagaimana dimaksud papa.ay?t (?),.diberikansetelah pesert--a program dinyatakan meninggal dunia oleh instansi yang berwenang.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian
dan
be.saran jaminan' '
proqrim
JSHK di
'luar
iari
kerjh
sebagaimana dimaksud padaayai (t )
dan
ayat(2)
diatdr dengan Peraturan Kepala Dinas.Bagian Keempat Pendaftaran
Pasal 6
(1
)
Pendaftaran kepesertaan program.(2) Pekeria/buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1). huruf a
.-,
d;-''h;ilf-
6,-aG-urpaikan
perusahaan\"p"9"
.penyelengga[a;.br;;
palingl;;b;t'-to
(tiqa'putuh) ha.ri sejak diterimanya formulir nanaafrara"r.i.tf*"*"an-ff
il
disertai data rfdma pekerja/buruh yang(3)
(4)
Data nama pekerjalburuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan
apabila terjadi perubahan
data
nama peserta program, penjaminkepesertaan harus menyampaikan pemberitahuan kepada penyelenggara
program dengan menggunakan formulir F2.
Bentuk formulir F1 dan formulir F2, sebagaimana tercantum pada
Lampiran ll Peraturan Gubernur ini.
Bagian Kelima
luran Pasal 7
(1) Perusahaan
yang telah
terdaftar sebagai penjamin kepesertaan program JSHK di luar jam kerja sebagaimana dimaksud daiam Pasal 6ayat (1) wajib membayar iuran JSHK di luar jam kerja.
(2)
luran
sebagaimanadimaksud
pada
ayat
(1)
dibayarkan oleh perusahaan selambat-lambatnya tanggal 5 bulan berikutnya.Pasal B
Besarnya
iuran
programJSHK
di
luar
jam
kerja
sebagaimanadimaksud dalam Pasal
7
ayat (1) dan ayat(2),
bagi pekerja/buruhdalam
hubungankerja waktu tidak
tertentu,waktu
tertentu danpekerja/buruh harian lepas adalah sebesar
0,24oh
(nol koma duapuluh empat
persen)dari
upah
terakhir perbulanyang
diterimapekerja/buruh.
BAB III
PROSEDUR PENETAPAN JAI\4INAN
Pasal 9
(1)
Apabila
terjadi
kecelakaandiri
menimpa pekerja/bttruh pesertaprogram JSHK
di
luarjam
kerja, penjamin kepesertaan programharus melaporkan kepada Dinas paling lambat
3
(tiga)hari
kerjasetelah
terjadi
kecelakaan
dengan mengisi forrnulir
laporankecelakaan
diri
(F3) dan
tembusannya disampaikan kepada penyelenggara program.(2) Bentuk
formulir
F3
sebagaimana tercantumdalam
Lampiran llPeraturan Gubernur ini.
Pasal 10
(1) Setelah terjadi kecelakaan diri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9
'
'
ayat(1)
ying
menyebabkan pekerja/buruh peserta program {SryKOi tuar
jain
tc-eria dinyatakan sembuh, cacat atau menirrggal dunia,penjamin kepe-sertaan program
harus
melaporkan kepada- Dinasbatihg tambdt
Z
(tujuh)'hali
Xgtjq.dgng?l
menggunakan formulirB
(2) Bentuk formulir
F4
dan
formulirF5
sebagaimana tercantum pada Lampiran ll Peraturan Gubernur ini.Pasal 1 1
(1) Apabila pekerja/buruh peserta program
JSHK
di
luar
jam
kerjameninggal
dunia
bukan karenaakibat
kecelakaandiri,
penjaminkepesertaan program harus melaporkan kepada Dinas paling lambat
7
(tujuh)
hari
kerja
dengan
menggunakanformulir
F6
dan tembusannya disampaikan kepada penyelenggara progr?ln.(2)
Bentuk formulir
F6
sebagaimana tercantumpada
Lampiran
llPeraturan Gubernur ini.
Pasal 12
(1) Apabila penjamin kepesertaan program JSHK di luar jam kerja tidak
melaporkan
terjadinya
kecelakaandiri
dan meninggal dunia yangdialami oleh peserta program sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9
ayat
(1)
dan
Pasal11
ayat{1),
maka Kepala Dinas menetapkanadanya kejadian dimaksud sebagai dasar pembayaran
jarninan
oleh penyelenggara program.(2) Penetapan Kepala Dinas sebagaimana dimaksud pacia ayat
dikeluarkan berdasarkan laporan
dari
peserta prograrn atau waris/keluarga atau pegawai pengawas ketenagakerjaan.Pasal 13
Penetapan besarnya jaminan kecelakaan
diri
atau santunan uangduka program JSHK
di
luarjam
kerja dikeluarkan periyelenggaraprogram selambat-lambatnya
3
(tiga)hari
kerja setelah menerimadokumen pengaduan secara lengkap dan sah dari peserta program atau ahli waris/keluarga.
Pasal 14
Pembayaran besarnya jaminan program JSHK di luar jarn kerja oleh
penyelenggara program kepada peserta
program
sebagaimanadimaksud dalam Pasal 13 dilaksanakan selambat-lambatnya dalam
14 (empat belas) hari kerja.
BAB IV
PENYELENGGARA Pasal 15
Program JSHK di luar jam kerja diselenggarakan oleh penyelenggara program.
untuk
dapat
diproses
sebagai
penyelenggara prcgram. JSHKdi
luar
jah
kerj'a sebagaimana dimaksud pad?.ayat
(1)'
gqlonpenyeler-iggara
' prograri
dipeqsyarat[u.1. .-untuk,
nrengajukan^o"l^h^iin
farfr rlis kcnnda Grrbernur melalui Keoala Dlnas.(1 ),
ahli
(1) (2)
I
(3) Ketentuan lebih lanjut yang bersifat
pemilihan
penyelenggara programsebagaimana dimaksud
pada
ayat.,Kepala Dinas.
teknis mengenai persyaratan
JSHK
di
luar
jam
kerja(2)
diatur dengan
peraturan(1)
(2)
(1)
(2)
Pasal 16
(1) Terhadap permohonan sebagaimana dimaksud
dalam
pasal
15,selanjutnya dilakukan penelitian oleh
rim
Pembina yang ditetapkan oleh Gubernur.(2) Hasil penelitian Tim Pembina sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
selanjutnya disampaikan kepada Gubernur melalui Kepala Dinas untuk ditetapkan sebagai penyeleng ga ra prog ram.
Pasal 17
Penyelenggara program JSHK di luar jam kerja yang telah ditetapkan
oleh Gubernur, selanjutnya dibuatkan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan penyelenggara program.
Jangka waktu perjanjian kerja sama sebagaimana dirrraksud pada
ayat
(1)
ditetapkan selama5
(lima) tahun dan dapat diperpanjang setelah dilakukan evaluasi.Pasal 1B
Terhadap
penyelenggaraprogram
JSHK
di
luar
.iam
kerjayang telah berakhir jangka waktu perjanjian kerja sama dan tidak
ditetapkan
kembali sebagai
penyelenggara
proglam,
wajibmenyerahkan kembali dokumen kepesertaan program JSHK
di
luarjam kerja kepada Gubernur melalui Kepala Dinas.
Penyelenggara program sebagaimana dimaksud
pada ayat
(1),selanjutnya
dilarang
melakukan pungutan kepesertaan program JSHK di luar jama kerja.(3) Kepala Dinas dapat melanjutkan program JSHK
di
luarjam
kerja kepada penyelenggara program lainnya.Pasal 19
(1) Penyelenggara program yang telah ditetapkan dan/atau
' '
melakukankerji
sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal16
avat (2) _q?nPa6al 17 ayat (1), harus melaporkan data kepesertaan program JSHK di luar jam kerja kepada Kepala Dinas.
(2)
Data
kepesertaan yang dilaporkan sebagaimana dirnaksud padaayat (1) meliputi :
a.
penjamin kepesertaan Program;-10
c.
jumlahiuran
serta pembayaranjaminan
prograrn JSHKdi
luarjam kerja.
BAB V
PENGENDALIAN, PENGAWASAN, EVALUASI DAN PELAPORAN Bagian Kesatu
Pengendalian dan pengawasan Pasal 20
(1) P..gqgqndalian
terhadap
pelaksanaan
peraturan Gubernur
inidilakukan oleh Kepala Dinad.
(2) P.elSawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Gubernur ini dilakukan
oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan. Bagian Kedua
Evaluasi dan Pelaporan Pasal 21
(1) Evaluasi terhadap pelaksanaan program JSHK
di
hrarjam
kerjadilakukan oleh Tim Pembina.
(2) Hasil . ev_aluasi sebagaim.qna dimaksud
pada
ayat
(1)
dilaporkankepada Gubernur melalui Kepala Dinas. BAB VI
SANKSI
Pasal 22
(1)
setiap
.perusahaandan
penjamin kepesertaan pr'cgram JSHKdi
luarjam
kg|ju yang melakukan pelanggaran terhbtja-p ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan Pasal 7, dikenakan sanksi administra.si berupa :a.
teguran;b.
peringatan tertulis; danc.
penun9.aan pemberian perizinan, pengesahandan
pendaftaran yang dikeluarkan oleh SKPD/UKPD terkait.(2)
Setiap
penyelenggara programJSHK
di
luar
ianr
keria
yanqmelakukan pelanggaran terhadap Pasal
18
ayat(1)
dan
ayai
(2)dikenakan sanksi administrasi berupa :
a.
teguran;b.
peringatan tertulis; danc.
pemutusan perjanjian kerja sama.(3) Pemberian
sanksi
sebagaimana dimaksudpada
ayat
(1)
danryqt
(2) dilakukan secara berjenjang oleh Kepala Dinas atas nama Gubernur.11
(4)
BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP Pasal 24
Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Aqar
setiap
oranq
menqetahuinya, memerintahkan pengundanganP6raturan Gubernu-r
ini
de:ngan penempatannya dalam'Berita DaelahProvinsi Daerah Khusus lbukota Jakarta.
Apabila pelanggaran sebagainrana dimaksud
pada
ayat
(1)
danayat (2), terkait dengan masalah keperdataan atau.pidana, terhadap perusahaan dan peniamin kepesertaan proqram serta penvelenqqara
frogram
JSHKdi
tuar jam'kerja
dapat-dikenakan'sanksi s"e"suaideng an ketentuan peraturan perunda ng-undangan.
BAB VII
KETENTUAN PERALIHAN Pasal 23
Terhadap
perjanjiankerja sama yang
telah
dilakukan
antaraPemerintah Daerah dengan penyelenggara program JSHK di luar jam
kerja sebelum diberlakukannya Peraturan Gubernur ini, masih tetap
ber'laku sampai berakhirnya' jangka
waktu
perjanjiankerja
sambdimaksud.
Guna tetap terselenggaranya perlindungan dan jaminan sosial bagi
oekeria/buruh vano telah
diikutsertakan oleh
oerusahaan
oadabroqram Jaminan-Kecelakaan
Diri
dan
Kematian (.lKDK) d'alamHudunqan
Keria untuk
di
Luar
Jam
Keria (JKDK)
berdasarkanPeratuian
Gubernur
Nomor82
Tahun
200'6tenianq
Petunir.rkPelaksanaan Program JKDK, pekerja/buruh yang bersanglutan teiap
menjadi peserta program.
Ditetapkan di Jakarta
pada
tanggal
13 Agustus 2009(1)
(2)
Diundanqkan di Jakarta
padatanlgal
2I
Agustus
2009SEKRETARIS DAERAH PROVINSI
GUBERNUR P VINSI DAERAH KHUSUS
IBU A JAKARTA,
UHAYAT
Nlf p n6nn122,62
Lampiran I
:
Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus lbukota JakartaNomor
136 TAHUN zoogTanggal
13 Agustus 2oo9PROSENTASE TUNJANGAN CACAT TETAP
Cacat Tetap Sebagian o/rt x
gaji/upah - Lengan kanan dari sendi bahu ke bawah
- Lengan kiri dari sendi bahu ke bawah
- Lengan kanan dan/atau dari atas siku ke bawah
- Lengan kiri dan/atau dari siku ke bawah
- Tangan kanan dan/atau dari atas pergelangan ke bawah
- Tangan kiri dan/atau dari pergelangan ke bawah
- Kedua belah kaki dari pangkal paha ke bawah
- Sebelah kaki dari pangkal paha ke bawah
- Kedua belah kaki dari mata kaki ke bawah
- Sebelah kaki dari mata kaki ke bawah
- Kedua belah mata
- Sebelah mata
- Pendengaran pada kedua belah telinga - Pendengaran pada sebelah telinga
-
lbu jari tangan kanan- lbu jari tangan kiri
- Telunjuk tangan kanan - Telunjuk tangan kiri
- Salah satu jari tangan kanan
- Salah satu jari lain tangan kiri
- Salah satu ibu jari kiri
- Salah satu iari kaki
4A%
35%
35%
30%
30%
28%
7C% :i5 0/os0%
2s%
7C% 3C%40%
10%
15%
12%
9%
7%
4%
3%
3%
2%
Cacat tetap lainnyao/o x
gaji/upah
- Terkelupasnya kulit kepala
- lmpotensi
- Kaki memendek sebelah : kurang dari 5 cm
- Kaki memendek sebelah : 5-7,5 cm
- kaki memendek sebelah : 7,5 cm atau lebih
- Penurunan daya dengar kedua belah telinga setiap 10 desibel - Kehilangan
daun
telinga sebelah- Kehilangan kedua belah
daun
telinga - Cacat hilangnya cuping hidung- Perforasi sekat rongga hidung
- Kehilangan daya penciuman
- Kehilangan sebagian fungsi penglihatan - setiap kehilangan fungsi tajam penglihatan - kehilangan penglihatan warna
- setiap penglihatan lapangan pandanq 10 %
10-30 % 30 Yo
|C%
20 o/o 3A%6%
3%
10%
30%
1s%
10%
7%
10%
7%
Keterangan a. Bagi makaorang kidal yang kehilangan salah satu
kata
"kanan"dan
"kiri"
sebaqaimanalengan atau jari, ter'sebut
di'
atas2
b.
Dalamhal
kehilangan beberapa anggota badan sebagiirnanatersebut
di atas, maka besarnya tunjangan ditetapkan denganbadan,
menjumlahkanbanyaknya persentase
dhri
tiap-tiap anggota dengan ketentuan tunjangan yang diperoleh tidak boleh Iebih dari 70 % dari gaji/upahc.
Anggota badan yangtidak
dapat dipakai sama sekali karena lumpuh atau hilang dianggap cacat tetapd.
Anggota
badan yang
mengalami penguranganfungsi
akanmendapat penggantian sebesar persentase pengurangan fungsi yang ditetapkan oleh dokter dikaitkan dengan persentase pada
tabel ini
e.
Dalam hal dibayar sekaligus tunjangan cacat tetap dibayarkan maksimal 70 % x saii/upah 60 bulanGUBERNUR PROVINSI DAERAH KI{USUS
Lampiran
ll
:
Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khususlbukota Jakarta Nomor
Tanggal
RINCIAN DAFTAR LAMPIRAN PERATURAN GUBERNUR PRCVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Formulir F 1 Formulir F 2 Formulir F 3 Formulir F 4 Formulir F 5 Formulir F 6
:
FORMULIR PENDAFTARAN KEPESERTAAN PROGRAMJAMINAN
SOSIAL DALAM HUBUNGAN KERJA D! LUAR JAM KERJA PADA PERUSAHAAN DI PROVINSI DKIJAKARTA
: DATA NAMA PEKERJA/BURUH DATA PERUBAHAN
KEPESERTAAN PROGRAM
: LAPORAN KECELAKAAN DIRI
: LAPORAN KECELAKAAN DIRI LANJUTAN
: SURAT KETERANGAN DOKTER
: PERMINTAAN PEMBAYARAN SANTUNAN UANG DUKA
GUBERNUR PROVINSI DAERAi.I KHUSUS
Formulir
Fl
(Satu)FORMULIR PENDAFTARAN KEPE$ERTAAN
PROGRAM JAMTNAN
soslAL
DALAMnue[tntclru xEnJa
oiluen
JAM KERJAPADA PERUSAHAAN DI PROVINSI DKI JAKARTA
{berdasarkan PERATURAN DAERAH Nomor6-Tahun 2004 jo peraturan Gubemur Nomor... Tahun 2009
tentang Petaksanaan prgoram Jaminan sosiarDaram Huuun'gln
K;q!;j;;";;;
Kerja) l. Data Umum Perusahaan1. Nama Perusahaan Alamat Nomor Telepon 2. Jenis Usaha 3. Status Perusahaan 4. Kepemilikan
_5. Jumlah Tenaga Kerja
1. Jumlah Peserta program 2. Jumlah Upah Per bulan
,o*t'
3. Prosentase4. Jumlah luran Per bulan 5. Jenis Jaminan
6. Kepesertaan/Jaminan dimulai
pusavAnak
pu-sur,""niil;;;)t;i":i;i;
;iir"i"-i"i"'o"L'uiii"nl
Swasta Nasional/Swasta Asin g/Joint Venture/BuM N /BU MD
/Yayasan/Koperasi *)
Kode Pos Nomor Fax:
ll.
Data Kepesertaan,luaran dan Jaminan JSHK Di Luar Jam Kerja;$:
:
::
orans0,24o/o X Jumlah Upah/Bulan
0,24o/o X Rp
...
... = Rp. ...sesuaijaminan Program Jaminan sosial Dalam Hubungan Kerja Di
Luar Jam Kerja sebagaimana diatur daram peraturan drbernu..
Nomor
Tahun 2009 berikut lampirannya.lll.
Pembayaran luran1.
Cara pembayaran2.
Tempat pembayaran melalui :( beri tanda silang ( X ) sesuaidomisili perusahaan )
Bank DKlJakarta
l{omor Rekening :...
a/n. Penyelenggara Program
Sudinakertrans Kota Administrasi Jakarta Barat
Bank DKlJakarta
Nomor Rekening :...
a/n. Penyelenggara Program
Sudinakertrans Kota Administrasi Jakarta Utara Bank DKlJakarta
Nomor Rekening :...
a/n. Penyelenggara Program
Dibuat
di
: PadaTanggal
:Pernohon/Perusahaan
[-l
Oinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKlJakarta l--lsuOinakertrans Kr:ta Administrasi-
Bank Nomor DKI RekeningJakarta
:...-Jakarta
Selatana/n. Penyelenggara Program
Su dinakertrans Kota Adm inistrasi Jakarta Tim ur Bank DKlJakarta
Nomor Rekening :...
a/n. Penyelenggara Program
Su dinakertrans Kota Administrasi Jakarta Pusat
Bank DKlJakarta
Nomor Rekening :...
a/n. Penyelenggara Program
") Coret yang tidak perlu
Menyetujui :
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKlJakarta,
Penandatanganan di bawah ini menyatakan bahwa keterangan-keterangan di atas telah diisi dengan
sej uj ur-j uj urnya tan pa menyembunyikan sesuatu apapun.
.c E (! c o n c (U (I' (U U' o (L .C C' E = -() o)c =)Y -gt .cG' o: F-I (g $ an :f -9. L-C) .F -vq) ,L l( L 0)
-= furc L\U (l);io--Ygc(U :''!c(! JLh.: :g;'
m " o)q) E :@ 9!9.:dd:@
* : {/) C! g l- 9r.,-A .\ . F L ! v:xo: .: (/)ll :ooo t- :y *y. rl, :N}(c.j;
o q, c (! L o 0) :<#t
?: U) E],fiF
co
EE o(Uzz
Iz
o
z
UJ oo-z
z
5 Iz
(,z
o-IJ
= f, cs
o @ a .= (l' J (I' o, o, F o o_ o-(u J ct) c o J G' E (x'z
=
d
(t
'-O
qE
'Eo-3Z'
a
al<
i
as
El liv;
UH
t
fiP
.=
o-il
.3 <y
t E=
f f*
r-[l
{=
od
ul o.F
()
FoRUULIRF3(Ttga)
-TAPORAN KECEL/\KAAN DIRI
LAPOMN KECELAKAAN TAHAP I
Wajib dilaporkan selambat-tambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah terJadinya kecelakaan
Diisi oloh Penyelenggara prograrn No.Rogistrasi Pormintaan Jaminarr Diterima Tanooal
usanaan Alamat
Nomor Telepon
Jenis Usaha :
_Nomor Sertifikat Program JSHK Di Luar Jam K
Alamat :
No.Telepon .
Tanggal Lahir :
Macam Pekerjaan ,
UniUBagian dalam perusahaan
g Pengha
a Upah Berupa Uang :
b Pemberian Makan Cuma-Cuma :
c Pemberian Perumahan Cuma-Cuma
d Pemberian Pakaian Cuma-Cuma :
e Penghasilan Lain-Lain :
NomorFax
Nomor KP.Program JSHK Di Luar Jam Keria
Umur : Tahun
_ Tangga! Kecglakaaq _ : Jam :
b
ver rvor I Jsrds (qt trdt tg rgtjdu||tya
kecelakaan (jika pedu dapat ditambah lembar yang lain)
Sebutkan benda/zat yang mengakibatkan sakiUluka/meninggal dunia
Akibat yang diderita korban
Jelaskan bagian tubuh yang sakiUluka a
b
: Ueninggat dunia/SakiUfiE-ilia:i r)
a Nama Dokterffenaga Medis yang memb€ri portolongan portama AIamat
b
o .rirpa yang memoayar otaya angKutan,
pengobatan dan porawatan
9 k€a
a Berobat jalan : sambil bekerja/tidak bekerja")
o
ii:il;,
o'
: Rumah SakiUpuskesmas/iotiktinik")10 Kec€lakaan di daftar dalam modol
11 Perkiraan kerugian waktu ... Harilorang material @ Rp. ...
12 Keterangan lain-lain yang
perlu
:') Coret yang tidak perlu
r
Dibuatdi
:pada
tanggal
:I
P€megang Sortifikat (Ponjamin Kepesertaan Program)I I I
Ft|r(ruLtRFij(Empat)
-I.APORAN KECELAI(MI.I Orfu T..CNJUTAN
LAPORAN KECELAKAAN LANJ UTAN
dunia 1 Nama Perusahaan
Alamat Nomor Telepon Jenis Usaha
Nomor Sertifikat JSHK Di Luar Jam
2 Nama Alamat
Tempat Kecelakaan Tanggal Kecelakaan
4
LaporanKecelakaanffi
Biaya yang telatr OiOaya*an
oiel-f,EGiEan-a
Biaya pengangkutan dari tempat kec€lakaanke Rumah Sakit atau Rumah penderita
b
Biaya pengobatan dan perawatanc.
Biaya Kuburd. Biaya Prothese/Orthose
6 Tunjangan semenrara tioax
mamp[uereEiEiE]ej5n-a hari pertama s.d. hari ke 120 b hari ke 121 s.d.240
c
hari ke 241 dan7 Pihak
B Nama dan atamat p€nerima tunpnd;lahiilAri; Untuk ahli waris denqan daftar
Diisi oloh Penyolonggara program
No.Registrasi permintaan Jaminan Diterima Tanggal
Nomor Fax
Nomor KP.Program HK Di LuarJam Kerja
I'
Wajib dilaporkan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah dinyatakan sembuh,cacai,atau
Korja(FormutirFd)@
m pada tanqqal :
:100 % X
:75% X
:50% X
p€rusahaan setiap hari
(lX Rp
0x
Rp ar -Rp =Rp Dibuat di pada tanggal :Pomogang Sortifikat (Penjamin Kepesortaan program)
9
a
Pekerja/Buruh OalamTonntriiiFS - Bekerja kembali tanggal - Dinyatakan cacat tetap tanggal- Meninggal dunia tanggal
b Tidak bekorja lagi tanggal alasan
10 Uraian tentang cacat tetap yang diderita tersebut dengan
.etamp@
1 1 Besarnya kerugian/tunjangan yang teiah oleh
FORMULIRFs(Ltma)
SURAT KETERANGAN DOKTER
Dengan ini saya, dokter... ...JabaLan.
...meneran9kan dongan sesungguhnya bahwa : Nama Perusahaan
Alamat
Nomor Telepon
Nama Pekerja/Buruh Tempat dan Tanggal lahir
Nomor KP JSHK Di LuarJam
2 Kecelakaan pada tanggal
4 Dari hasil pemeriksaan pertama didapatkan :
a. Keadaan, tompatdan ukuran,
luka-lukanya
:b. Perlu dirawaUberobat jalan sambil bekorjafterobat jalan tidak beksrja .
5 Diagnosis
6 Tindakan medis yang dilakukan
Nomqt Fax:
7 Setelah selesainya pengobatan/perawatan a. Sembuh tanpa cacat
b. Cacat Anatomls (Tunjukkan juga pada gambar) c. Apabila terdapat cacat tetapi tidak mengakibatkan
kehilangan anggota badan, berapa p€rson b€r-kurangnya fungsi anggota badan yang cacat
tersebut.,...%
d. Memerlukan Prothese/Orthose
e. Setelah sembuh ia dapat melakukan pekerjaan :
biasa/ringan Aak dapat bekorja sama sekali ') terhitung tan99al...
B Tanggal meninggal dunia
rm* Hqan panltaL largan kvun hn
.@>
kanan htnib
kilBnkid3 Pemeriksaan pertama tanggal
perawalan/pengobatan 10 Diberikan istirahat
Dibuat oleh dokter Alamat
s.d. tanggal : ...
: Rumah sakil/Puskesmas/PolikliniUPraktek Swasta')
Yang bertanda tangan dibawah ini
1 Nama
2 Hubungan dengan pekerja/buruh - lstri/Suami
- Anak - Orang Tua 3 Alamat 4 Pekerja/buruh
a.
Namab
No. KTPc
TanggalLahird
TanggalMeninggalDuniae
Sebab meninggal Duniaf
Perusahan lerakhirNomor Pendaftaran
g
Upah terakhirh
Tanggal berhentiDengan ini mengajukan permintaan pembayaran yang menjadihak dari pekerjarburuh tersebr.rt diatas, dengan santunan uang duka sebesar Rp. ...
Permintaan pembayaran santunan uang duka inidirengkapidengan :
1 Surat Keterangan Kematian daripetugas medis benuenang, atau Lurah/Kepala Desa
setempat
2 Kartu Peserta
3 salinan/copy Kartu Keluarga atau surat keterangan keluarga setempat
Keterangan tersebut diatas saya buat dengan sebenamya, jika dikemudian hari ternyata terdapat
hal yang tidak benar, saya wajib mengembalikan semua uang yang saya terima dari hak tersebut
di atas, serta bersedia dituntut dimuka pengadilan
200