FISIKA RADIOLOGI FISIKA RADIOLOGI Anggraheny S Anggraheny S Radiologi FK UWKS Radiologi FK UWKS
Pendahuluan
Pendahuluan
Radiologi : ilmu sinar, bagian dr ilmuRadiologi : ilmu sinar, bagian dr ilmu kedo
kedokteran yg memanfaatkan kteran yg memanfaatkan sinar utksinar utk kepe
kepentingan diagnostik dan ntingan diagnostik dan terapi penyakit.terapi penyakit.
Radiologi : radiologi diagnostik & radioterapi.Radiologi : radiologi diagnostik & radioterapi.
Sinar : sinar yg mempunyai kemampuanSinar : sinar yg mempunyai kemampuan mengionisasi atom/ materi
mengionisasi atom/ materi (sinar pengion).(sinar pengion).
Bisa berupa spektrum elektromagnetikBisa berupa spektrum elektromagnetik maupun partikel.
Sejarah
Sejarah
Wilhelm Conrad Roentgent (1845-1923), ahliWilhelm Conrad Roentgent (1845-1923), ahli fisika, penemu sinar X/ sinar roentgen.
fisika, penemu sinar X/ sinar roentgen.
Henry Becquerel (1896), menemukan sinarHenry Becquerel (1896), menemukan sinar
serupa yg dipancarkan spontan & kontinyu dr serupa yg dipancarkan spontan & kontinyu dr bahan uranium, menandai
bahan uranium, menandai ditemukannyditemukannyaa radioaktifitas.
radioaktifitas.
Marie & Marie & Piere CPiere Curie (Juli 1898), urie (Juli 1898), menemukanmenemukan polonium dan radium, menandai
polonium dan radium, menandai penggunaanpenggunaan sinar utk radioterapi.
Dasar-dasar Radiasi
Dasar-dasar Radiasi
Teori dari Isaac Newton : sinar merupakanTeori dari Isaac Newton : sinar merupakan partikel kecil yg bergerak dg kecepattan partikel kecil yg bergerak dg kecepattan tinggi.
tinggi.
Teori dari Christian Huygens : sinar adalahTeori dari Christian Huygens : sinar adalah gelombang elektromagnetik.
gelombang elektromagnetik.
Kedua teori tsb dikemukakan pd abad 17 dan Kedua teori tsb dikemukakan pd abad 17 dan dipakai sampai sekarang.
Macam Radiasi
Macam Radiasi
Radiasi : pemancaran energi scr divergen drRadiasi : pemancaran energi scr divergen dr
suatu sumber ke sekitarnya berbentuk grs lurus,
suatu sumber ke sekitarnya berbentuk grs lurus,
bila mengenai materi dpt menyebabkan ionisasi bila mengenai materi dpt menyebabkan ionisasi
(sinar pengion).
(sinar pengion).
Sinar elektromagnetik : pemancaran energi tdkSinar elektromagnetik : pemancaran energi tdk
melalui materi, tdk mempunyai massa,sbg paket
melalui materi, tdk mempunyai massa,sbg paket
energi yg disebut foton. energi yg disebut foton.
Sinar X, sinar gamma (dr bahan radioaktif), sinarSinar X, sinar gamma (dr bahan radioaktif), sinar
kosmis (dr jagat raya).
kosmis (dr jagat raya).
TTermasuk jg ermasuk jg sinar infrared, sinar sinar infrared, sinar ultraviolet &ultraviolet &
sinar yg visible ttp tdk bersifat pengion. sinar yg visible ttp tdk bersifat pengion.
Macam Radiasi
Macam Radiasi
Partikel : pemancaran energi melalui suatuPartikel : pemancaran energi melalui suatu materi & mempunyai massa, termasuk dlm materi & mempunyai massa, termasuk dlm kelo
kelompok ini : mpok ini : elektron (sinar beta), proton,elektron (sinar beta), proton, neutron, partikel alfa (inti He), negative
neutron, partikel alfa (inti He), negative meson.
meson.
Yg plg banyak digunakan di radiologi adalahYg plg banyak digunakan di radiologi adalah sinar X dan sinar gamma, serta
sinar X dan sinar gamma, serta partikelpartikel elektron utk radioterapi.
Radiofisika
Radiofisika
Sinar X : pancaran Sinar X : pancaran gelb elektromagnetik dg panjanggelb elektromagnetik dg panjang gelb yg sangat pendek , bersifat heterogen &
gelb yg sangat pendek , bersifat heterogen & tdktdk
t’lihat. t’lihat.
Sejenis dg gelb Sejenis dg gelb radio, panas/listrik,inframerah,radio, panas/listrik,inframerah,
cahaya, uv, sinar gamma & sinar kosmik, tp pjg gelb cahaya, uv, sinar gamma & sinar kosmik, tp pjg gelb hanya 1/10.000 pjg gelb cahaya yg
hanya 1/10.000 pjg gelb cahaya yg kelihatan.kelihatan.
Krn pjg gelb yg pendek itu Krn pjg gelb yg pendek itu maka sinar X dptmaka sinar X dpt menembus benda.
menembus benda.
Satuan pjg gelb Satuan pjg gelb sinar elektromagnetik = Angstsinar elektromagnetik = Angstrom, 1rom, 1
Angstrom = 10⁻⁸
Angstrom = 10⁻⁸ cm (1/100.000.000 cm)cm (1/100.000.000 cm)
Dlm dunia kedokteran gelb yg digunakan antara 0,50Dlm dunia kedokteran gelb yg digunakan antara 0,50 A
Sifat sinar X
Sifat sinar X
Sifat fisik : Sifat fisik :
Daya tembus : makin tinggi KV Daya tembus : makin tinggi KV (tegangan tabung)(tegangan tabung) makin besar daya tembusnya. Makin
makin besar daya tembusnya. Makin rendah kepadatanrendah kepadatan suatu benda makin besar daya tembusnya.
suatu benda makin besar daya tembusnya.
PPertebaran : ertebaran : berkas sinar X mll berkas sinar X mll bahan/zatbahan/zat →→ berkasberkas bertebaran ke segala jurusan
bertebaran ke segala jurusan →→ radiasi hambur pdradiasi hambur pd bahan /
bahan / zat yg dilaluinya. Utk mengurangi akibat radiasizat yg dilaluinya. Utk mengurangi akibat radiasi hambur, diantara subyek dg film rontgen diletakkan
hambur, diantara subyek dg film rontgen diletakkan GRID, tdd potongan timah tipis yg letaknya sejajar, GRID, tdd potongan timah tipis yg letaknya sejajar, masing2 dipisahkan o/ bahan tembus sinar.
masing2 dipisahkan o/ bahan tembus sinar.
Penyerapan : makin tinggi kepadatan/berat atomnya,Penyerapan : makin tinggi kepadatan/berat atomnya, makin besar penyerapannya.
Efek fotografi :Efek fotografi :
Fluoresensi (pendar fluor) : sinar X menyebabkanFluoresensi (pendar fluor) : sinar X menyebabkan
bahan ttt spt kalsium tungstat/ zink sulfid
bahan ttt spt kalsium tungstat/ zink sulfid
memendarkan cahaya (luminisensi), yaitu
memendarkan cahaya (luminisensi), yaitu
Fluoresensi yg memendarkan cahaya sewaktu ada
Fluoresensi yg memendarkan cahaya sewaktu ada
sinar X saja &
sinar X saja & Fosforisensi yg memendarkFosforisensi yg memendarkan cahayaan cahaya
bbrp saat meski sinar X sdh di matikan
bbrp saat meski sinar X sdh di matikan (after glow)(after glow)
Ionisasi : Ionisasi : efek primer efek primer sinar sinar X jk X jk mengenai suatumengenai suatu
benda/ zat akan menimbulkan ionisasi partikel
benda/ zat akan menimbulkan ionisasi partikel
bahan/zat tsb. bahan/zat tsb.
Efek biologi : sinar X akan menimbulkan Efek biologi : sinar X akan menimbulkan perubahanperubahan
biologi pd jaringan (digunakan pd pengobatan
biologi pd jaringan (digunakan pd pengobatan
radioterapi) radioterapi)
Pembuatan sinar X
Pembuatan sinar X
Diperlukan tabung rontgen hampa udara dgDiperlukan tabung rontgen hampa udara dg
elektron2 yg diarahkan dg kecepatan tinggi pd
elektron2 yg diarahkan dg kecepatan tinggi pd
sasaran /target. Dr proses tsb tjd
sasaran /target. Dr proses tsb tjd keadaakeadaan dmnn dmn
energi elektron diubah mjd panas(99%) dan 1 %
energi elektron diubah mjd panas(99%) dan 1 %
mjd sinar X.
mjd sinar X.
Syarat tabung rontgen : mempunyai sumberSyarat tabung rontgen : mempunyai sumber
elektron, gaya yg mempercepat gerakan
elektron, gaya yg mempercepat gerakan
elektron, lintasan elektron yg bebas dlm ruang
elektron, lintasan elektron yg bebas dlm ruang
hampa udara, alat pemusat berkas elektron
hampa udara, alat pemusat berkas elektron
(focusing cup) & penghentian gerakan elektron.
Tabung pesawat rontgen ttd : tabung gelas silindrikTabung pesawat rontgen ttd : tabung gelas silindrik
hampa udara, katoda dg filamen yg terbuat dr
hampa udara, katoda dg filamen yg terbuat dr
kawat tungsten dg titik lebur tinggi yg tdpt pd
kawat tungsten dg titik lebur tinggi yg tdpt pd
focusing cup, anoda dg bidang fokus (focal spot) yg
focusing cup, anoda dg bidang fokus (focal spot) yg
mrpkn target yg akan ditubruko/ elektron2. mrpkn target yg akan ditubruko/ elektron2.
PPercepatan gerakan elektron ercepatan gerakan elektron diperoleh dr generatordiperoleh dr generator
tegangan tinggi (transformator).
tegangan tinggi (transformator).
TTabung sinar X abung sinar X (tabung rontgen) dg (tabung rontgen) dg lingkaranlingkaran
transformatornya mempunyai bagian : tabung gelas
transformatornya mempunyai bagian : tabung gelas
silindris hampaudara,
silindris hampaudara, filamen, transformatorfilamen, transformator,,
target/sasaran, pelindung timah, jendela, radiator
target/sasaran, pelindung timah, jendela, radiator
pendingin, autotransformato
pendingin, autotransformator r & pengukur& pengukur
miliampere.
Proses terjadinya sinar X dari
Proses terjadinya sinar X dari
tabung rontgen
tabung rontgen
Katoda dipanaskan sampai > Katoda dipanaskan sampai > 20.000 20.000 C sampai menyalaC sampai menyala dg mengalirkan listrik yg
dg mengalirkan listrik yg berasal dr berasal dr transformatortransformator..
Elektron dr katoda/filamen terlepas o.k. panas.Elektron dr katoda/filamen terlepas o.k. panas.
Elektron akan dipercepat gerakannya menuju anoda &Elektron akan dipercepat gerakannya menuju anoda & dipusatkan ke focusing cup saat dihubungkan dg
dipusatkan ke focusing cup saat dihubungkan dg transformator tegangan tinggi.
transformator tegangan tinggi.
Filamen dibuat relatif negatif thd sasaran/target dgFilamen dibuat relatif negatif thd sasaran/target dg memilih potensial tinggi
memilih potensial tinggi
Awan2 elektron mendadak dihentikan pd sasaran targetAwan2 elektron mendadak dihentikan pd sasaran target shg terbentuk panas & sinar X.
shg terbentuk panas & sinar X.
Pelindung timah akan mencegah keluarnya sinar X drPelindung timah akan mencegah keluarnya sinar X dr tabung shg sinar X yg
tabung shg sinar X yg tbtk hanya dpt keluar mll jendela.tbtk hanya dpt keluar mll jendela.
Panas yg tinggi pd target akibat benturan elektronPanas yg tinggi pd target akibat benturan elektron ditiadakan ditiadakan oleh radiator
Radiografi
Radiografi
Jenis pemeriksaan sinar X/rontgen :Jenis pemeriksaan sinar X/rontgen :
Pemeriksaan sinar tembus / fluoroskopi/Pemeriksaan sinar tembus / fluoroskopi/ doorlichting : ahli radiologi dpt melihat scr doorlichting : ahli radiologi dpt melihat scr langsung mis pd pmx colon in loop,
langsung mis pd pmx colon in loop, esofagogram, uretrogram, HSG.
esofagogram, uretrogram, HSG.
Pemeriksaan foto rontgen/radiografi,Pemeriksaan foto rontgen/radiografi,
diperlukan : perlengkapan utk membuat diperlukan : perlengkapan utk membuat radiografi, jenis pmx & posisi pemotretan, radiografi, jenis pmx & posisi pemotretan,
pengetahuan pesawat rontgen, pengetahuan pengetahuan pesawat rontgen, pengetahuan kamar gelap 7 proses tjdnya
Perlengkapan membuat radiograf
Perlengkapan membuat radiograf
Film X rayFilm X ray
IntensifyinIntensifying g screenscreen
KasetKaset
GridGrid
Alat fiksasiAlat fiksasi
Alat pelindung/ proteksiAlat pelindung/ proteksi
Jenis pmx & posisi pemotretan
Jenis pmx & posisi pemotretan
Pmx rontgen dasar, pmx tanpa kontras & pmxPmx rontgen dasar, pmx tanpa kontras & pmx rontgen dg bahan kontras
rontgen dg bahan kontras
Pmx rontgen khusus tmsk Pmx rontgen khusus tmsk arteriografi,arteriografi, angiografi,
angiografi, angiokardiografangiokardiografi.i.
Pengetahuan pesawat rontgen
Pengetahuan pesawat rontgen
Faktor eksposi : KV (daya tembus sinar) danFaktor eksposi : KV (daya tembus sinar) dan MAS (kuantitas radiasi), yaitu perkalian
MAS (kuantitas radiasi), yaitu perkalian antara besaran nilai ampere dg waktu antara besaran nilai ampere dg waktu eksposi.
eksposi.
Jarak pemotretan : jarak fokus ke film, jarakJarak pemotretan : jarak fokus ke film, jarak obyek ke film & jarak fokus ke fokus.
Pengetahuan kamar gelap
Pengetahuan kamar gelap
Tdd : Tdd :
daerah basah meliputi bak yg berisi airdaerah basah meliputi bak yg berisi air mengalir, tanki pembangkit/developer & mengalir, tanki pembangkit/developer & tanki penetap/fixer.
tanki penetap/fixer.
Daerah kering : lemari utk Daerah kering : lemari utk menyimpan filmmenyimpan film sinar X,kaset dll.
sinar X,kaset dll.
Ultrasonografi
Ultrasonografi
Pmx skening jaringan tubuh dgPmx skening jaringan tubuh dg menggunakan gelombang suara
menggunakan gelombang suara frekuensifrekuensi tinggi > 20.000 siklus perdetik (20 kHz),
tinggi > 20.000 siklus perdetik (20 kHz),
ditransmisikan dalam bentuk berkas sebagai ditransmisikan dalam bentuk berkas sebagai gelombang echo yg terdeteksi melalui
gelombang echo yg terdeteksi melalui
tranduser, mengubah sinyal elektrik menjadi tranduser, mengubah sinyal elektrik menjadi gelombang mekanis yg diperkuat atau
gelombang mekanis yg diperkuat atau diamplifikasi dalam skener.
Temuan dlm USG
Temuan dlm USG
KistaKista : suatu massa yang terisi cairan dengan: suatu massa yang terisi cairan dengan dinding tipis. Kista yang sederhana secara khas dinding tipis. Kista yang sederhana secara khas memiliki isi yang
memiliki isi yang anekogenik (bebas ekoanekogenik (bebas eko) dengan) dengan patulan dinding belakang yang kuat dan
patulan dinding belakang yang kuat dan penguatanpenguatan (enhancement) eko dibalik kista tersebut. Sebuah (enhancement) eko dibalik kista tersebut. Sebuah kista secara histologis bisa bersifat benign
kista secara histologis bisa bersifat benigna (a (jinak)jinak) atau maligna (ganas).
atau maligna (ganas).
Massa SolidMassa Solid : padat, menyatakan jaringan yang: padat, menyatakan jaringan yang tidak mengandung cairan atau ruangan yang tidak mengandung cairan atau ruangan yang kosong. G
kosong. Gambaran USG ambaran USG akan akan menimbulkanmenimbulkan
gelombang eko internal yang multipel dan atenuasi gelombang eko internal yang multipel dan atenuasi berkas gelombang ultrasound yang moderat.
Temuan dalam USG
Temuan dalam USG
Massa kompleksMassa kompleks : massa campuran / gabungan,: massa campuran / gabungan, suatu massa yang mencakup baik bagian padat suatu massa yang mencakup baik bagian padat maupun cairan. Massa
maupun cairan. Massa ini pada hasil ini pada hasil skening skening USGUSG akan terlihat sebagai bagian yang
akan terlihat sebagai bagian yang bersifat ekogenikbersifat ekogenik maupun anekogenik. Gamba
maupun anekogenik. Gambarnya rnya akan akan memilikimemiliki gelombang eko yang non homogen dan
gelombang eko yang non homogen dan ruanganruangan yang bebas eko (pola hiper
yang bebas eko (pola hiper atau hipoekogenik).atau hipoekogenik).
Architectural distortionArchitectural distortion : distorsi fokal dari: distorsi fokal dari
arsitektur parenkim normal tanpa terlihat adanya arsitektur parenkim normal tanpa terlihat adanya massa. Biasanya terlihat sebagai spiculate radiating massa. Biasanya terlihat sebagai spiculate radiating dari sebuah titik, retraksi fokal atau distorsi tepi
dari sebuah titik, retraksi fokal atau distorsi tepi parenkim
Kriteria evaluasi
Kriteria evaluasi
Bentuk :Bentuk : round, oval, lobular, irregular.round, oval, lobular, irregular.
Tepi :Tepi : circumscribed (well defined), indistinct (ill circumscribed (well defined), indistinct (ill defined)defined)
Internal echoes :Internal echoes : anechoic, hypoechoic, isoechoic,anechoic, hypoechoic, isoechoic,
hyperechoic (dibandingk
hyperechoic (dibandingkan dengnan an dengnan parenkim normal)parenkim normal)
Struktur internal :Struktur internal : homogeneous, inhomogeneous.homogeneous, inhomogeneous.
Mobilitas :Mobilitas : mobile, immobile / fixed.mobile, immobile / fixed.
Struktur sekitar :Struktur sekitar : intact, displace, interrupted.intact, displace, interrupted.
PPosterior acoustic changosterior acoustic changes :es : enhancement, indifferent,enhancement, indifferent,
shadowing.
shadowing.
Main lesions axis Main lesions axis / Orientation :/ Orientation : parallel to the skin,parallel to the skin,
perpendicular to the skin.
perpendicular to the skin.
Teknologi USG
Teknologi USG
Gray scaleGray scale
3D3D 4D4D DopplerDoppler
Multi Planar Multi Planar ReconstructiReconstruction (MPR)on (MPR)
Elastography (simple, non invasive) dgElastography (simple, non invasive) dg
mengukur
mengukur TLR (tissue TLR (tissue lesion rate), yaitu dglesion rate), yaitu dg
mengukur ROI ( region of interest) dg jaringan
mengukur ROI ( region of interest) dg jaringan
sekitarnya, shg dpt membedakan lesi jinak/
sekitarnya, shg dpt membedakan lesi jinak/
ganas.
CT Scan
CT Scan
1968,
1968, Godfrey Hounsfield, ahli komputer :Godfrey Hounsfield, ahli komputer :
Tehnik CT Scan dengan sumber energi Tehnik CT Scan dengan sumber energi
sinar X. sinar X.
Gambaran obyek yang diperiksa Gambaran obyek yang diperiksa
direk
direkonstruksi onstruksi secara secara matematis matematis dengandengan komputer.
Prinsip Kerja CT Scan
Prinsip Kerja CT Scan
T
Tabung abung sinar sinar X X Photon Photon (80-140 (80-140 KVp)KVp)
Obyek Sebagian
Obyek Sebagian
diserap
diserap sebagian sebagian diteruskanditeruskan ditangkap
ditangkap oleh oleh detektor detektor DataData Angka CT Scan (Satuan skala Hounsfield) Angka CT Scan (Satuan skala Hounsfield) Komputer
CT Scan
CT Scan
MRI
MRI
MRI, berkaitan dg radiofrekuensi & medan
MRI, berkaitan dg radiofrekuensi & medan
magnet yg dpt menghasilkan suatu image
magnet yg dpt menghasilkan suatu image
tanpa memakai radiasi ionisasi.
tanpa memakai radiasi ionisasi.
Bahaya radiasi (-) utk operator & px
Bahaya radiasi (-) utk operator & px
MRI
MRI
Prinsip Kerja MRI
CT Scan
CT Scan
X Ray.X Ray.
Irisan Irisan : Axial & Cor: Axial & Cor..
Bisa Rekonstruksi.Bisa Rekonstruksi.
Tissue characteristicTissue characteristic
dengan menentukan
dengan menentukan
densitas.
densitas.
Baik untuk melihatBaik untuk melihat
kelainan tulang.
kelainan tulang.
MRI
MRI
Medan magnit.Medan magnit.
Multiplanar imaging.Multiplanar imaging.
Perbedaan sequencePerbedaan sequence
membantu menentukan
membantu menentukan
tissue characterization.
tissue characterization.
Soft tissue contrast .Soft tissue contrast .
Perbedaan CT Scan & MRI
Mammografi Mammografi ::
Pemeriksaan payudara dengan
Pemeriksaan payudara dengan
menggunakan sinar X dosis rendah, kontras
menggunakan sinar X dosis rendah, kontras
dan resolusi film yang tinggi dan standar
dan resolusi film yang tinggi dan standar
posisi tertentu, untuk mendeteksi kelainan
posisi tertentu, untuk mendeteksi kelainan
pada payudara dengan penilaian terhadap :
pada payudara dengan penilaian terhadap :
densitas parenkim, massa, kalsifikasi dan
densitas parenkim, massa, kalsifikasi dan
distorsi
Jenis mammografi
Jenis mammografi
•
•TTraditional / konvensional mammografi raditional / konvensional mammografi :: menggunakanmenggunakan sinar X dan tercetak pada film khusus.
sinar X dan tercetak pada film khusus. •
•Digital mammografiDigital mammografi
Disebut juga full field digital mammografi (FFDM), yaitu Disebut juga full field digital mammografi (FFDM), yaitu
sistem mammografi dimana film sinar X digantikan oleh solid sistem mammografi dimana film sinar X digantikan oleh solid state detektor yang mengubah sinar X menjadi signal
state detektor yang mengubah sinar X menjadi signal
elektrik. Signal elektrik ini digunakan untuk memproduksi elektrik. Signal elektrik ini digunakan untuk memproduksi imaging / gambaran payudara yang dapat terlihat di layar imaging / gambaran payudara yang dapat terlihat di layar computer atau tercetak pada film khusus seperti pada
computer atau tercetak pada film khusus seperti pada konvensional mammogram.
•
• Computer Aided Detection (CAD)Computer Aided Detection (CAD)
Sistem ini menggunakan imaging digital mammografi Sistem ini menggunakan imaging digital mammografi yang dapat menghasilkan kombinasi gambaran dari yang dapat menghasilkan kombinasi gambaran dari
konvensional film mammogram atau digital mammogram. konvensional film mammogram atau digital mammogram. Software pada computer dapat mencari area abnormal Software pada computer dapat mencari area abnormal pada payudara, yaitu massa, densitas, kalsifikasi yang pada payudara, yaitu massa, densitas, kalsifikasi yang mengindikasikan gambaran kanker.
Radioterapi :
Radioterapi :
Cara pengobatan medis dengan menggunakan sinar Cara pengobatan medis dengan menggunakan sinar pengion (sinar X, sinar
pengion (sinar X, sinar ) atau partikel lain (neutron,) atau partikel lain (neutron,
proton) dengan dosis tertentu
proton) dengan dosis tertentu untuk mematikanuntuk mematikan jaringan kanke
jaringan kankerr, tanpa berakib, tanpa berakibat fatal pada jaringat fatal pada jaringanan sehat sekitarnya.
sehat sekitarnya.
Sinar pengion :
Sinar pengion : gelombang elektromagnetik / partikelgelombang elektromagnetik / partikel
berenergi yang menimbulkan ionisasi bila melewati berbagai berenergi yang menimbulkan ionisasi bila melewati berbagai materi termasuk materi biologi.
materi termasuk materi biologi.
•
•Gelombang elektromagnetik (sinar X, sinarGelombang elektromagnetik (sinar X, sinar ))
•Partikel (α,
Kedokteran Nuklir
Kedokteran Nuklir
Bidang kedokteran yg memanfaatkan materiBidang kedokteran yg memanfaatkan materi radioaktif utk menegakkan dx & mengobati radioaktif utk menegakkan dx & mengobati px serta mempelajari penyakit2.
px serta mempelajari penyakit2.
Desember 1942 : reaktor nuklir beroperasiDesember 1942 : reaktor nuklir beroperasi
14 juni 1946 14 juni 1946 : produksi radioisotop: produksi radioisotop
Instrumen : detektor dg rangkaian elektronikInstrumen : detektor dg rangkaian elektronik yg dpt merubah sinar gamma menjd data yg yg dpt merubah sinar gamma menjd data yg dpt dinilai sbg peta energi bbtk angka,
dpt dinilai sbg peta energi bbtk angka, scanning dan grafik.
Radiofarmaka
Radiofarmaka
Senyawa yg mengandung radioaktif yg dptSenyawa yg mengandung radioaktif yg dpt ditangkap o/ organ tubuh scr selektif.
ditangkap o/ organ tubuh scr selektif.
Intraoral /intravena.Intraoral /intravena.
Mekanisme : fagositosis, Mekanisme : fagositosis, transportasi aktif,transportasi aktif, penghalang kapiler,pertukaran difus,
penghalang kapiler,pertukaran difus, komp
kompartemental & artemental & pengasingan sel.pengasingan sel.
Kedokteran
nuklir
sbg
Kedokteran
nuklir
sbg
pencitraan dx
pencitraan dx
Scanning tulangScanning tulang
Scanning liver & spleenScanning liver & spleen
Scanning sistem empeduScanning sistem empedu
Scanning & up take thyroidScanning & up take thyroid
Renogram & scanning ginjal.Renogram & scanning ginjal.
Scanning jantungScanning jantung
Scanning OtakScanning Otak
Etika Radiologi
Etika Radiologi
Scr umum menjunjung tinggi EtikaScr umum menjunjung tinggi Etika Kedokteran Indonesia.
Kedokteran Indonesia.
Scr khusus : bekerja sesuai dg SOP (StandardScr khusus : bekerja sesuai dg SOP (Standard Operasional Prosedur) dan SPM
Operasional Prosedur) dan SPM (Standard(Standard Pelayanan Medis) di tiap2 bagian pelayanan. Pelayanan Medis) di tiap2 bagian pelayanan.
Informed concern/ persetujuan pemeriksaanInformed concern/ persetujuan pemeriksaan dan tindakan.
dan tindakan.
Penjelasan ttg bahaya radiasi n proteksiPenjelasan ttg bahaya radiasi n proteksi radiasi.