• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG PADA STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG PADA STMIK PALCOMTECH PALEMBANG"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG

PADA STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Atin Triwahyuni Maria Veronica

STMIK PalComTech

Abstract

STMIK PalComTech Palembang is one of the efforts in the field of education. For a growing company such as PalComTech, as a company engaged in the field of education certainly requires a system of procurement of goods or materials that can provide more accurate information for the company itself which in penginputan procurement data or incoming and outgoing material still use the checkout process into a card or sheet form, for the production of reports is done by way of entering data from the procurement form to a Microsoft Excel form. These companies also often have problems in calculating the amount of the procurement of goods that enter a day, a week, even a month. The methods used in this research is a method of structured systems analysis and design (Structured Systems Analysis And Design). This method is included in the classification of Data Oriented Methodologies that highlight the characteristics of the data to be processed. Generally, the method of structured systems analysis and design based on the resolution of the system elements into modules based on the type of data elements and behavior logic the modules in the system.The system is more effective and efficient in processing data procurement, budgeting and realization so as not to require a long time to do data processing as well as easily in search data and the required report because it has been stored in a database.

Keywords: Procurement, Data Input, Budgeting

PENDAHULUAN

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi yang semakin tinggi akan mendorong manusia untuk mencari kemudahan mengenai apa yang sedang dipelajarinya. Dewasa ini arus informasi berjalan dengan cepat seiring dengan pesatnya arus teknologi yang semakin berkembang. Hampir semua perusahaan dalam hal pengambilan keputusan, penyebaran informasi, peningkatan efektifitas pekerjaan dan pelayanan telah menggunakan sistem informasi komputer.

Dengan banyaknya generasi-generasi komputer yang semakin disempurnakan baik

Hardware dan Software, maka pengelolahan data menjadi informasi dapat dilakukan dengan sangat baik. Dalam hal ini teknologi komputer memberikan berbagai keuntungan atau manfaat yang sangat banyak bagi dunia bisnis dan instansi pemerintah dan swasta karena dengan adanya

(2)

tentunya membutuhkan suatu sistem pengadaan barang atau material yang dapat memberikan informasi yang lebih akurat bagi perusahaan itu sendiri. Menurut penulis pendokumentasian yang digunakan saat ini masih belum sempurna, karena telah terbukti bahwa bagian pengadaan barang atau material perusahaan ini masih menggunakan program aplikasi Microsoft Excel dan Microsoft Word.

Saat ini masih ditemukan bahwa dalam penginputan data pengadaan barang atau material yang masuk dan keluar masih menggunakan proses pencatatan ke dalam lembar kartu atau form, untuk pembuatan laporan dilakukan dengan cara memasukan data dari form pengadaan tersebut ke form Microsoft Excel, sehingga pembuatan laporan ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan ketelitian. Perusahaan ini juga sering memiliki masalah dalam menghitung jumlah pengadaan barang yang masuk sehari, seminggu bahkan sebulan. Penelitian yang dilakukan Dewi Sawitri mengenai sistem informasi sistem persediaan barang menyatakan bahawa pemodelan sistem yang terkomputerisasi dan terintegrasi sehingga setiap divisi terkait bisa mendapatkan informasi persediaan barang yang tersaji secara cepat dan tepat tanpa membutuhkan tanya jawab terlebih dahulu kepada divisi-divisi terkait. Penggunaan teknologi website terhadap suatu sistem informasi dapat meningkatkan fleksibilitas akses terhadap informasi, sehingga jangkauan informasi dapat menjadi lebih luas. Oleh karena itu diperlukan suatu pengolahan data yang lebih baik lagi, sehingga dapat menyampaikan informasi dan mempermudah pembuatan laporan pengadaan barang tersebut. Berdasarkan hal itu penulis di sini mengambil masalah di bagian pengadaan barang. Dengan ini di harapkan dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efektivitas kinerjanya sehingga tujuan dan sasaran perusahaan tersebut dapat tercapai secara optimal serta untuk menyimpan data atau dokumen penting lainnya yang harus di simpan dengan baik sehingga dalam penyajian informasi cepat dan akurat.

LANDASAN TEORI Sistem

Menurut Jogianto (2005:2) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.

Pengarsipan

Arsip dalam bahasa Belanda disebut “Archief”, sedang dalam bahasa Inggris disebut “Archieve”, kata inipun berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata “arche” yang berarti “permulaan”. Kemudian kata “arche” ini berkembang menjadi kata “Archia” yang berarti “catatan”. Selanjutnya, dari kata “Archia” berubah lagi menjadi kata “Ar-cheion” yang berarti ‘Gedung Pemerintahan”. Sedangkan dalam bahasa Latin, disebut “Archivum”, dan akhirnya menurut Serdamayanti (2003:7) dalam bahasa Indonesia dipakai istilah “Arsip” sampai saat ini.

Flowchart

Menurut Jogiyanto (2005:795) menyatakan bagan alir (flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika.

(3)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013

Tabel 1. Simbol-Simbol Flowchart

No Nama Simbol Keterangan

1. Input/Output Simbol ini digunakan untuk mewakili data

input/output.

2. Proses Simbol proses ini digunakan untuk mewakili suatu proses.

3 Simbol

Dokumen

Menunjukkan dokumen input dan output baik

untuk proses manual, mekanik atau

komputer.

4 Terminal Simbol ini digunakan untuk menunjukkan awal dan akhir dari suatu proses.

5 Kegiatan

Manual

Menunjukkan pekerjaan manual.

6 Penyimpanan

Harddisk

Menunjukkan input/output menggunakan

harddisk.

7 Sambungan

Pada Satu

Halaman

Simbol ini digunakan untuk menunjukkan

sambungan dari bagian flowchart dimana

bagian tersebut ada pada halaman yang sama.

8 Sambungan

pada Halaman

Lain

Simbol ini digunakan untuk menunjukkan sambungan dimana sambungannya pada halaman berbeda.

(4)

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dan desain sistem terstruktur (Structured Sistem Analysis And Design). Metode ini termasuk dalam klasifikasi Data Oriented Methodologies yang menekankan pada karakteristik data yang akan diproses. Secara umum metode analisis dan desain sistem terstruktur didasarkan pada pemecahan dari elemen sistem ke dalam modul-modul berdasarkan tipe elemen data dan tingkah laku logika modul tersebut di dalam sistem.

Pendekatan pengembangan sistem yang digunakan pada metodologi analisis dan desain sistem terstruktur adalah pendekatan pengembangan sistem terstruktur (structured approach) . Pada pendekatan ini proses pengembangan sistem tidak hanya mengikuti tahapan dalam sistem life cycle saja tetapi juga dilengkapi dengan alat-alat dan teknik yang memadai sehingga diharapkan proses pengembangan sistem yang dilakukan dapat direalisasikan dengan mudah dan baik. Selain dilengkapi dengan alat dan teknik yang memadai pendekatan terstruktur juga dicirikan dengan penerapan beberapa pendekatan pengembangan sistem yang lain, diantaranya adalah:

a. Pendekatan Sistem (Sistem Approach)

Pendekatan ini memperhatikan sistem sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya, sehingga proses pengembangan sistem yang dilakukan diharakan tetap memperhatikan dan mendukung pencapaian sasaran sistem secara keseluruhan meskipun pengembangan yang dilakukan dibatasi hanya pada salah satu sub sistemnya saja.

b. Pendekatan Top-Down (Top-Down Approach)

Pendekatan ini memulai proses pengembangan sistem dengan mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi untuk dilakukan analisis kebutuhan informasi kemudian turun ke pemrosesan transaksi. Diharapkan dengan pendekatan ini keluaran yang dihasilkan oleh sistem dapat sesuai dengan yang dibutuhkan oleh penggunanya.

c. Pendekatan Modular (Modular Approach)

Pendekatan ini berusaha memecah sistem yang kompleks menjadi beberapa bagian atau modul yang sederhana, sehingga sistem akan lebih mudah dipahami dan dikembangkan.

d. Pendekatan Berkembang (Evolution Approach)

Pendekatan berkembang hanya menerapkan teknologi canggih untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan saja dan terus dikembangkan untuk periode-periode berikutnya sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi. Diharapkan dengan metodologi ini biaya pengembanga sistem akan menjadi lebih ringan dan kemutakhiran teknologi menjadi lebih terjaga

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Data Flow Diagram (DFD)

DFD merupakan notasi yang digunakan untuk menggambarkan arus dari suatu data sistem yang dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data

10. Decision

Symbol

Digunakan untuk suatu penyeleksian kondisi di dalam program.

(5)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013

tersebut mengalir atau lingkungan fisik dimana data tersebut disimpan. Berdasarkan analisis, penulis memberikan gambaran arus data terhadap sistem yang akan direncanakan sebagai berikut:

1) Diagram Konteks

Diagram konteks adalah diagram yang menggambarkan bagian besar dari aliran arus data desain sistem pengadaan barang, diagram ini dapat dilihat pada gambar 1. Diagram konteks pada gambar 1 dapat dijelaskan, Desain Sistem Pengadaan Barang pada STMIK PalComTech Palembang mempunyai 3 (tiga) kesatuan luar, yaitu: Divisi, Manager Keuangan, dan Managing Director. Data bersumber dari Manager Keuangan berupa data filterisasi pengadaan barang, data

budgeting dan realisasi. Dari Divisi berupa data request pengadaan barang, hasil proses berupa laporan-laporan yang diberikan kepada Managing Director.

Divisi Manager Keuangan Managing Director Sistem Pengadaan Barang

Request Pengadaan Barang

Approval

Data Pengadaan Barang Data Approval Data filterisasi Pengadaan Barang Data Budgeting & Realisasi

Laporan Pengadaan Barang Laporan Budgeting & Realisasi

Gambar 1. Diagram Konteks

2) Diagram Level 0

Diagram level 0 adalah diagram yang menunjukan semua proses utama yang menyusun keseluruhan system, diagram ini dapat dilihat pada gambar 2.

(6)

Divisi Manager Keuangan Managing Director 1.0.P Input request pengadaan barang data_barang budgeting_realisasi approval 2.0.P Input data filterisasi pengadaan barang 3.0.P Input data budgeting & realisasi 4.0.P Input data approval 5.0 Pembuatan laporan filterisasi

Laporan Pengadaan Barang Laporan Budgeting & Realisasi

Simpan Simpan

Simpan

Simpan Data Approval Data Pengadaan Barang

Data Pengadaan Barang Data Budgeting & Realisasi

Gambar 2. Diagram Level 0

Diagram level 0 pada gambar 2 dapat dijelaskan sebagai berikut:

(1) Proses 1.0.P adalah proses input request pengadaan barang dimana data bersumber dari divisi berupa data barang. Hasil proses direkam pada data_barang.

(2) Proses 2.0.P adalah proses input data filterisasi pengadaan barang dimana data bersumber dari manager keuangan berupa data filterisasi pengadaan barang. Hasil proses direkam pada tabel filterisasi yang didapatkan dari tabel data_barang.

(3) Proses 3.0.P adalah proses input data budgeting dan realisasi dimana data bersumber dari

manager keuangan berupa data budgeting dan realisasi. Hasil proses direkam pada table

budgeting_realisasi yang didapatkan dari tabel approval.

(4) Proses 4.0.P adalah proses input data approval dimana data bersumber dari managing director berupa data approval. Hasil proses direkam pada tabel approval.

(5) Proses 5.0 adalah proses pembuatan laporan dimana semua data yang disimpan pada desain sistem pengadaan barang akan dibuat menjadi laporan yang akan diserahkan kepada entitas

managing director.

3) Diagram Level 1

Diagram level 1 diciptakan dari setiap proses utama dari level 0. Level ini menunjukan proses-proses internal yang menyusun setiap proses-proses utama dalam level 0, diagram ini dapat dilihat pada gambar 3.

(7)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013 data_barang budgeting_realisasi Managing Director 5.1.P Pembuatan laporan pengadaan barang 5.2.P Pembuatan laporan budgeting & realisasi

Gambar 3. Diagram Level 1

Diagram level 1 pada gambar 3 dapat dijelaskan sebagai berikut:

(1) Proses 5.1.P adalah proses pembuatan laporan pengadaan barang dimana data bersumber dari

file data barang. Hasil proses pembuatan laporan pengadaan barang diberikan kepada

managing director.

(2) Proses 5.2.P adalah proses pembuatan laporan budgeting dan realisasi dimana data bersumber dari file budgeting dan realisasi. Hasil proses pembuatan laporan data budgeting dan realisasi diberikan kepada managing director.

2. Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta di dunia nyata, yang digambarkan secara sistematis. Berikut ini adalah gambar

Entity Relationship Diagram (ERD) yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut pada gambar 4.

Data Barang kd_form tgl div nm_brg nm_budget prc_unt quantity tot_budget vndr ket Data Filterisasi kd_filter kd_form tgl div nm_brg nm_budget prc_unit quantity tot_budget filterisasi ket difilterisasi M 1 diberikan Approval 1 1 dihitung

Budgeting dan Realisasi 1 1 diapproval 1 M div kd_budget kd_approval rea_budget tot_budget nm_budget div kd_filter kd_budget rea_budget tot_budget nm_budget

(8)

Diagram ERD pada gambar 4 dapat dijelaskan sebagai berikut:

(1) Entitas data barang berhubungan dengan entitas data filterisasi dengan field penghubung adalah field kd_form dengan derajat hubungan adalah M (banyak) ke 1 (satu) artinya M (banyak) kd_form dientitas data barang bisa difilterisasi oleh satu kd_filter dientitas data

filterisasi.

(2) Entitas data filterisasi berhubungan dengan entitas data budgeting dan realisasi dengan field

penghubung adalah field kd_filter dengan derajat hubungan adalah 1 (satu) ke 1 (satu) artinya 1 (satu) kd_filter dientitas data filterisasi bisa dihitung oleh satu kd_budget dientitas data

budgeting dan realisasi.

(3) Entitas data budgeting dan realisasi berhubungan dengan entitas data approval dengan field

penghubung adalah field kd_budget dengan derajat hubungan adalah M (banyak) ke 1 (satu) artinya M (banyak) kd_budget dientitas data budgeting dan realisasi bisa di-approval oleh satu kd_approval dientitas data approval.

3. Rancangan atau Desain Tampilan Layar

1) Desain Input

a) Desain Input Data Login

Desain login digunakan sebagai pengamanan pada sistem aplikasi ini sebelum membuka

form utama yang terdiri dari user name dan password dapat dilihat pada gambar 5.

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

LOGIN User Name Password : : XXXXXXXXXX XXXXXXXXXX Login Cancel

Gambar 5. Desain Input Login

b) Desain Menu Utama

Desain menu utama digunakan untuk mengatur seluruh kegiatan program. Tampilan desain menu utama dapat dilihat pada gambar 6.

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

MENU

Filterisasi Pengadaan Barang Pengadaan Barang

Data Approval Budgeting & Realisasi

Logout Laporan

(9)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013

c) Desain Form Pengadaan Barang

Desain input data pengadaan barang merupakan rancangan form untuk memasukan data pada desain sistem pengadaan barang pada STMIK PalComTech Palembang. Tampilan desain

input data pengadaan barang dapat dilihat pada gambar 7.

Form Pengadaan Barang

Save Cancel Edit Search Reset Logout

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

xxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx Akademik LPPM BAAK Keuangan UPT Tanggal Kode Form dd/mm/yy Divisi Nama Barang xxxxxxxxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxxxxxxxx Price Per Unit 999999999999999

Quantity 999999999999999 Total Budget 999999999999999 Vendor xxxxxxxxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxxxxxxxx Kode Form xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Tanggal dd/mm/yy dd/mm/yy Divisi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx

Price Per Unit

9999999999 9999999999 Quantity 9999999999 9999999999 Total Budget 9999999999 9999999999 Vendor xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Cetak Laporan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx dd/mm/yy dd/mm/yy xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx

Gambar 7. Desain Input Form Pengadaan Barang

d) Desain Data Filterisasi Pengadaan Barang

Desain input data filterisasi pengadaan barang merupakan rancangan form untuk mem-filter

data pengadaan barang yang disetujui pada desain sistem pengadaan barang pada STMIK PalComTech Palembang. Tampilan desain input data filterisasi pengadaan barang dapat dilihat pada gambar 8.

Data Filterisasi Pengadaan Barang

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

xxxxxxxxxxxxxxxx

Tanggal Kode Filterisasi

Divisi

Price Per Unit 999999999999999

Quantity 999999999999999 Total Budget 999999999999999 Filterisasi Yes xxxxxxxxxxxxxxxx Kode Form .... dd/mm/yy xxxxxxxxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxxxxxxxx No Kode Filterisasi xxxxxxxxxx Kode Form xxxxxxxxxx Tanggal dd/mm/yy Divisi xxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx

Price Per Unit

9999999999 Quantity 9999999999 Total Budget 9999999999 Filterisasi xxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx dd/mm/yy xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx

(10)

e) Desain Data Budgeting dan Realisasi

Desain input data budgeting dan realisasi merupakan rancangan form untuk memasukan data budgeting dan realisasi desain sistem pengadaan barang pada STMIK PalComTech Palembang. Tampilan desain input data budgeting dan realisasi dapat dilihat pada gambar 9.

Data Budgeting & Realisasi

Save Cancel Edit Search Reset Logout

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

xxxxxxxxxxxxxxxx Divisi Kode Budget Nama Barang Nama Budget xxxxxxxxxxxxxxxx Total Budget 999999999999999 Realisasi Budget 999999999999999 Keterangan xxxxxxxxxxxxxxxx Kode Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Kode Filterisasi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Divisi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Total Budget 9999999999 9999999999 Realisasi Budget 9999999999 9999999999 Keterangan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Cetak Laporan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx Kode Filterisasi .... xxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx

Gambar 9. Desain Input Data Budgeting dan Realisasi

f) Desain Data Approval

Desain input data approval merupakan rancangan form untuk memasukan data approval

pada sistem pengadaan barang pada STMIK PalComTech Palembang. Tampilan desain input data

approval dapat dilihat pada gambar 10.

Data Approval

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

xxxxxxxxxxxxxxxx Divisi Kode Approval Nama Barang Total Budget 999999999999999 Realisasi Budget 999999999999999 Approval Yes Cetak Laporan xxxxxxxxxxxxxxxx Kode Budget .... xxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxxxxxxxx No

Save Cancel Edit Search Logout

Kode Approval xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Kode Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Divisi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Total Budget 9999999999 9999999999 Realisasi Budget 9999999999 9999999999 Approval xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx

Gambar 10. Desain Input Data Approval

2) Desain Output

a) Desain Output Laporan Pengadaan Barang

Desain output pengadaan barang merupakan rancangan untuk pembuatan laporan pengadaan barang. Rancangan laporan pengadaan barang didapat berdasarkan desain input data pada gambar

(11)

Perancangan Sistem Informasi Pengadaan Barang Pada STMIK PalComTech Palembang

VOL. 3 NO. 3 SEPT 2013

7 yang merupakan proses peng-input-an. Desain output laporan pengadaan barang dapat dilihat pada gambar 11.

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

LAPORAN PENGADAAN BARANG Kode Form xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Tanggal dd/mm/yy dd/mm/yy Divisi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Barang xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx

Price Per Unit

9999999999 9999999999 Quantity 9999999999 9999999999 Total Budget 9999999999 9999999999 Vendor xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Keterangan xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx dd/mm/yy dd/mm/yy xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Palembang, ... 2013 Dibuat Oleh,

Manager Keuangan Managing Director Disetujui Oleh,

( ) ( )

Gambar 11. Desain Output Laporan Pengadaan Barang

b) Desain Output Laporan Budgeting dan Realisasi

Desain output data budgeting dan realisasi merupakan rancangan untuk pembuatan laporan

budgeting dan realisasi. Rancangan laporan budgeting dan realisasi didapat berdasarkan desain

input data pada gambar 9 yang merupakan proses peng-input-an. Desain output laporan budgeting

dan realisasi dapat dilihat pada gambar 12.

STMIK PALCOMTECH PALEMBANG

Jln. Basuki Rahmat No. 005 Palembang

LAPORAN BUDGETING DAN REALISASI

Palembang, ... 2013 Dibuat Oleh,

Manager Keuangan Managing Director Disetujui Oleh, ( ) ( ) Kode Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Kode Form xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Tanggal dd/mm/yy dd/mm/yy Divisi xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Nama Budget xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx Total Budget 9999999999 9999999999 Realisasi Budget 9999999999 9999999999 Keterangan 9999999999 9999999999 xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx dd/mm/yy dd/mm/yy xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999 9999999999

(12)

PENUTUP

Berdasarkan penelitian dan analisa yang penulis lakukan pada STMIK PalComTech Palembang, maka penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu perancangan yang dibuat masih dalam bentuk blueprint meliputi: DFD, ERD, perancangan database, perancangan desain input dan perancangan desain output. Penerapan sistem nantinya akan menghasilkan pengolahan data pengadaan barang, budgeting dan realisasi serta laporan-laporan yang dapat digunakan pada saat dibutuhkan.

DAFTAR PUSTAKA

Jogiyanto. 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi.

Sedarmayanti. 2003. Tata Kearsipan Dengan Memanfaatkan Teknologi Modern. Bandung: Mandar Maju.

Gambar

Tabel 1. Simbol-Simbol Flowchart
Diagram  konteks  adalah  diagram  yang  menggambarkan  bagian  besar  dari  aliran  arus  data  desain sistem pengadaan barang, diagram ini dapat dilihat pada gambar 1
Gambar 2. Diagram Level 0
Diagram  level  1 pada gambar 3 dapat dijelaskan sebagai berikut:
+5

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Sudjana dan Rivai (Husamah, 2013: 25) menjelaskan, banyak keuntungan yang diperoleh dari kegiatan mempelajari lingkungan dalam proses belajar antara lain,

Kerusakan di pinggir perkerasan adalah retak yang terjadi di sepanjang pertemuan antara permukaan perkerasan aspal dan bahu jalan, lebih-lebih bila bahu jalan tidak

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id.. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Pasal 188 ayat (1) KUHAP memaparkan pengertian alat bukti petunjuk, bahwa petunjuk adalah perbuatan, kejadian atau keadaan yang karena persesuaiannya, baik

Alternatif ini untuk melihat dampak yang timbul apabila pemerintah meningkatkan harga dasar pembelian pemerintah, harga pupuk urea dan tarif impor serta perluasan areal

Intensi berhenti merokok juga dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu sikap individu terhadap perilaku tertentu, norma subjektif yaitu norma sosial yang berpengaruh terhadap

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengkaji pengaruh lama fermentasi secara alami dalam kondisi aerob terhadap kadar asam asetat cairan pulpa, (2) mengkaji pengaruh penambahan

Sejalan dengan perkembangannya, Unika SOEGIJAPRANATA telah memiliki kerja sama dengan institusi perguruan tinggi lain di luar negeri, seperti Trinity Western University di Kanada