Aplikasi Statistik Pada Dunia Kesehatan
Kerangka Pemikiran dan Aplikasi Ilmu
Statistik Dalam Dunia Kesehatan
Introduksi
Semua ilmu pengetahuan manusia selalu dimulai dengan minat atau interes untuk mengetahui segala peristiwa atau kejadian yang menarik melalui beberapa proses pengamatan atau observasi terhadap suatu objek yang ingin diketahui dan diteliti.
Setiap kejadian atau peristiwa dalam kehidupan manusia selalu diartikan sebagai pendapat deduktif atau induktif, suatu pendapat yang menyatakan apabila musim hujan tiba orang selalu berpikir akan terjadi wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), secara logika pendapat ini mungkin dapat dibenarkan dan disebut sebagai pendapat deduktif, namun timbul pemikiran apakah peristiwa ini terjadi diseluruh belahan bumi dan apakah ada kesamaan karakteristik atau variabel independen dari masing- masing daerah yang berhubungan dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas perlu dilakukan suatu generalisasi meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) seperti geografis, iklim, status sosial ekonomi, kebersihan lingkungan.kebiasaan penduduk dan lainnya, pendapat yang berdasarkan fakta - fakta ini disebut sebagai pendapat induktif.
Bila kita ingin membuktikannya secara ilmiah, kita harus mempergunakan suatu metoda atau prosedur pengumpulan, presentasi,analisa data serta pembuktian statisitik signifikan atau hipotesa yang dikenal sebagai Statistik.
Aplikasi ilmu statistik sangat luas dan dipergunakan hampir pada semua disiplin ilmu pengetahuan seperti pada bidang teknik, ekonomi,sosial budaya,politik dan apabila aplikasinya digunakan pada bidang kesehatan/kedokteran/biologi sering disebut sebagai
Definisi Statistik
Kata statistik berasal dari kata status atau negara yang mencakup tiga pengertian yaitu sebagai ilmu, kegiatan dan data. Menurut Undang - undang R.I. no. 7 tahun 1960, statistik adalah keterangan berupa angka - angka yang memberikan gambaran yang wajar dari seluruh ciri - ciri kegiatan dan keadaan masyarakat Indonesia.
Secara umum statistik adalah disiplin ilmu yang mempelajari metoda dan prosedur pengumpulan, penyajian, analisa dan penyimpulan suatu data mentah agar menghasilkan informasi yang lebih jelas untuk keperluan suatu pendekatan ilmiah atau scientific inferences dan dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Statistik Deskriptif dan Inferensial
Menurut definisi, statistik dapat dikelompokkan menjadi dua subkatagori yaitu :
1.Statistik Deskriptif/Deduktif
Merupakan metoda dan prosedur statistik yang dipakai hanya terbatas pada pengumpulan, penyajian dan analisa data dalam bentuk narasi, tabulasi atau diagram serta penghitungan persentase, nilai rata - rata, standar deviasi dan lain – lain dari data sampel tanpa perlu adanya peramalan dan pembuktian statistik terhadap group data yang lebih luas atau populasi.
2.Statistik Inferensial/Induktif
Selain metoda dan prosedur statistik yang dipakai seperti halnya pada statistik deskriptif juga disertai dengan pembuktian secara statistik bahwa data sampel yang sedang diteliti ini, apakah betul - betul berasal dan sudah mewakili ciri - ciri group data yang lebih luas atau populasi dengan cara melakukan estimasi, tes hipotesis dan prediksi terhadap parameter populasi.
Sebagai contoh, dari hasil tes IQ pada sampel 1000 orang murid SD yang dipilih secara acak di Kota A, ternyata 640 orang anak mempunyai IQ > 120 dan 360 orang anak mempunyai IQ < 120 dengan IQ rata - rata sama dengan 115, bila kita mempunyai asumsi bahwa hasil test IQ diatas berlaku untuk semua murid SD yang ada di
Kota A, maka kita harus dapat membuktikannya secara statistik signifikan dengan melakukan estimasi dan tes hipotesis.
Statistik Parametrik dan Non Parametrik
Keduanya merupakan bagian dari statistik analitik atau induktif namun perbedaannya terletak pada distribusi dari variabel atau karateristik random sampel dalam suatu populasi objek penelitian.
Statistik Non Parametrik tidak memerlukan berbagai macam parameter atau atribut lain yang harus dipenuhi seperti hal pada statistik parametrik dimana data yang akan diuji harus berasal dari suatu random sampel yang populasinya terdistribusi secara normal dan harus memenuhi kriteria atau persyaratan suatu distribusi normal, keuntungannya mudah dilakukan tanpa perlu menggunakan teknik sampling yang rumit dan bertingkat dan jumlah sampel relatif lebih kecil namun kerugiannya tidak dapat dipakai untuk mewakili karakteristik dari suatu objek populasi yang sedang diteliti.
Biostatistik
Merupakan aplikasi metoda dan prosedur statistik terhadap masalah-masalah di bidang kesehatan,kedokteran maupun biologi jadi biostatistik bukan merupakan ilmu dasar atau basic science tetapi lebih tepat disebut sebagai ilmu terapan atau applied science.
Sebagai ilustrasi bila kita ingin membuktikan keampuhan obat A dibandingkan dengan obat B, kita memerlukan suatu metoda dan prosedur statistik.
Seiring dengan kemajuan zaman, aplikasi biostatistik mempunyai ruang lingkup yang semakin luas tidak hanya pada masalah - masalah medis saja tetapi mencakup berbagai bidang lain seperti keluarga berencana,demografi, kesehatan lingkungan, gizi,kesehatan kerja, peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat sehari - hari atau disebut vital event seperti angka kelahiran,kematian,perkawinan, kesakitan, umur harapan hidup, fertilitas serta perencanaan serta evaluasi pelayanan kesehatan dan lain-lainnya.
Aplikasi Biostatistik dalam bidang Kesehatan/Kedokteran
Penggunaan metoda dan prosedur statistik dalam bidang Kesehatan/Kedokteran antara lain dipakai untuk :
1. Mengukur peristiwa - peristiwa penting atau vital event yang terjadi di masyarakat.
2. Mengukur status kesehatan masyarakat dan mengetahui masalah-masalah kesehatan yang terdapat pada berbagai kelompok masyarakat.
3. Membandingkan status kesehatan masyarakat di satu tempat dengan tempat lain atau status kesehatan masyarakat sekarang dengan status kesehatan lampau.
4. Meramalkan status kesehatan masyarakat di masa - masa mendatang.
5. Evaluasi tentang perjalanan,keberhasilan dan kegagalan dari suatu program kesehatan atau pelayanan kesehatan yang sedang dilaksanakan.
6. Keperluan estimasi tentang kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan serta menentukan secara pasti target pencapaian tujuan.
7. Keperluan research terhadap masalah-masalah kesehatan, keluarga berencana,lingkungan hidup dan lain-lain.
8. Perencanaan dan sistem administrasi kesehatan.
Sumber Data Biostatistik di Indonesia
Menurut Departemen Kesehatan RI, data statistik untuk kesehatan dan kedokteran berasal dari beberapa sumber yaitu :
1. Sensus Penduduk
Yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali, dipergunakan untuk keperluan monitoring dan evaluasi terhadap kemajuan program kesehatan, perumahan, pendidikan dan lain - lain.
2. Intercensal Population Survey
Survai dilakukan setiap sepuluh tahun sekali diantara dua sensus penduduk, dipergunakan untuk keperluan estimasi jumlah penduduk, angka kelahiran, angka kematian, mobilitas penduduk serta keadaan sosio-ekonomi penduduk.
3. National Socio-Economic Survey
Dipergunakan untuk melihat data - data kegiatan sosio- ekonomi penduduk seperti status kesehatan, angka fertilitas, angka kriminalitas,perumahan dan lingkungan hidup.
4. Food Balance Sheets
Dipergunakan untuk mengetahui pola konsumsi pangan penduduk, kebutuhan konsumsi pangan per kapita, distribusi pangan untuk keperluan ekspor, impor, industri dan domestik.
5. National Household Health Survey
Dipergunakan untuk mengetahui data dan informasi mengenai status kesehatan masyarakat meliputi angka kematian, kesakitan, fertilitas, kehamilan, fasilitas kesehatan, status gizi anak serta wanita hamil,lingkungan hidup dan lain-lain.
6. Epidemic and Communicable Disease Report
Dipergunakan untuk mengetahui beberapa penyakit menular yang bersifat epidemik dan sewaktu - waktu dapat menimbulkan wabah penyakit di masyarakat.
7. Hospital Recording System
Dipergunakan untuk mengetahui data terakhir serta informasi mengenai kegiatan, pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit pemerintah dan swasta di Indonesia.
8. Health Manpower Recording dan Reporting System
Dipergunakan untuk mengetahui data mengenai jumlah tenaga kerja dan personil kesehatan, jumlah sekolah kesehatan dan muridnya serta data mengenai kegiatan pelatihan / kursus kesehatan.
9. Consortium of Health Sciences
Dipergunakan untuk mengetahui data mengenai jumlah Fakultas Kedokteran serta lulusan dokter di Indonesia yang dipakai untuk perencanaan penempatan dokter dan pengembangan
pendidikan kedokteran.
10.SEAMIC Health Statistics
Merupakan informasi kesehatan dan sensus penduduk dinegara ASEAN dan Jepang yang diterbitkan setiap beberapa tahun oleh South East Asian Medical Informtion International Foundation of Japan.
Diagram 1. Kerangka Pemikiran dan Aplikasi Ilmu Statistik Minat/Interes Meneliti Observasi Objek Variabel/Karakteristik ♦ Data Primer ♦ Data Sekunder Populasi/Sampel Frekwensi Distribusi
Normal Sentral Bebas/Tidak terikat Tendensi
♦ Mean ♦ S.Deviasi
♦ Variance ♦ Median
Parametrik ♦ Mode Non Parametrik
Metoda Pengumpulan/Presentasi/ Analisa Data/Estimasi/Tes Hipotesa. (STATISTIK) Apliksai Pada Disiplin Ilmu
Kesehatan/Kedokteran/Biologi