• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Wawancara Caleg Sarnata Saidi dan Tim Sukses. : Golkar DKI Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hasil Wawancara Caleg Sarnata Saidi dan Tim Sukses. : Golkar DKI Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Hasil Wawancara Caleg Sarnata Saidi dan Tim Sukses

Lokasi : Golkar DKI Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat

Waktu : Jam 10.00 – 12.00

Narasumber :

Sarnata Saidi,SH , Wakil Golkar DKI.

Muhammad Sutrisno, Ketua tim sukses

Apakah Bapak Sarnata Saidi juga menggunakan konsep komunikasi pemasaran terpadu?

Sutrisno : Ya, saya harus memadukan konsep terpadu agar mencapai satu tujuan

yang terarah. Tatanan masyarakat dengan berbagai bentuknya amat beragam,

terutama sumber daya manusianya. Ada masyarakat kelas menengah, menengah

ke atas, dan lebih banyak masyarakat awam. Dalam menggunakan konsep

pemasaran pasti harus berbeda dalam penyampaian visi dan misi sebagai seorang

calon legislatif agar arahnya mencapai target yang diharapkan, yaitu bagaimana

pada akhirnya saya dapat diterima oleh masyarakat pemilih sebagai wakil rakyat

di Parlemen kelak. Tetapi terkadang ketiga kontestan diatas hadir dalam waktu

bersamaan dalam satu tempat pertemuan. Disini sebagai seorang yang menjual

produk dirinya harus mampu memadukan konsep pemasaran kesemua arah agar

(2)

Apakah penggunaan alat-alat promisi dalam praktek marketing communication Sarnata Saidi seperti pada produk komersial?

Sutrisno : Alat-alat praga seprti stiker, spanduk, baliho, dan produk cetakan

bergambar seorang caleg adalah salah satu alat promosi dalam praktek marketing.

Bahkan dunia maya pun dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tentu didalam

penyebaran alat-alat promosi tersebut harus efektif dan sedemikian menarik,

mudah dimenerti, dan mendidik, terutama menghindari benturan kepentingan dari

produk-produk lainnya yang datang dari berbagai partai peserta pemilu.

Pelaksanaan direct marketing disini seperti apa?

Sutrisno : Banyak komunitas masyarakat yang mengundang sebagai narasumber

dalam sebuah seminar, pendidikan dan latihan, majlis ta’lim, acara organisasi

kepemudaan. Dan yang lebih mengena adalah membuat suatu gerakan karya nyata

di tengah-tengah masyarakat, misalnya kerja bakti warga, peduli lingkungan

bersih dan sehat serta fasilitas umum lainnya.

Apakah isi pesan bapak yang di sampaikan kepada masyarakat?

Sarnata Saidi,SH : Isi pesannya sederhana saja, disamping menyampaikan visi dan

misi sebagai seorang caleg, termasuk didalamnya membangun silaturahmi dengan

meningkatkan hubungan emosional sesama warga masyarakat. Salah satu isi

pesan adalah bagaimana para pemilih bersikap sebagai subjek dan pemilih yang

cerdas. Artinya, setiap satu suara yang diberikan kepada calon legislatifnya sangat

(3)

 Sertifikat seminar pecan pariwara “ WRITE A STORY NOT A COPY”  Sertifikat seminar pecan pariwara “ MAKE IT BLAST”

Organization and Afiliation

 Member of futsal Team SMA Negeri 35 (2007-2009)

 I’ve joined Band Rock , the band name is escape from hades and we already have perform in many place

 Member of Band Team SMP Al Azhar 4 kemandoran (2004-2006)

Skills

 Microsoft Office word

 Microsoft Office power point  Microsoft Office Excel  

Hoobies and interests   Browsing

 Listening of the music  Playing Guitar

 Watching movies and soccer football  Sports

Experience

 Festival music at SMA Negeri 35 (2009)  Festival music at cholis bergemuruh (2012)  Event mesin EDC Debit BCA (2011)

 Crew for pentas bulan bahasa at SMA 35 (2009)  Marcomm info PT. Gading Group (2013)

(4)

Arief : Karena menurut saya, pemilihan ini sangat tidak baik dan calon legislatif

hanya bisa mengumbar janji-janji tidak melakukan tugas yang sebenarnya harus di

lakukan apabila calon legislatif terpilih menjadi legilatif.

Menurut anda strategi yang diterapkan Sarnata Saidi berjalan dengan lancar atau tidak?

Arief : Tidak berjalan dengan baik, karena Sarnata hanya memberikan janji-janji

dalam arti tidak memberi bukti kepada masyarakat. Karena kita semua tidak tahu

bahwa janji tersebut akan ditepati atau tidak, seperti yang kita ketahui yang

(5)

SIDQI ISNALIADI

JL. Petamburan 5 RT 008 RW 008 No 24 Gang Mulia ,

Kode pos 10260 , Tanah abang Jakarta Pusat Indonesia

No telp : 081284606029

Jenis kelamin : Pria

Tinggi,berat : 170 cm, 70 kg Mobile : 081284606029

Email : [email protected] Tempat, tgl lahir : Jakarta 18 juni 1991

Education

 1998 – 2004 SD Islam Al-Azhar 5 Kemandoran, Jakarta Selatan  2004 – 2006 SMP Islam Al-Azhar 4 Kemandoran, Jakarta Selatan  2007-2009 SMA Negeri 35, Jakarta Pusat 2009 – Now in Universitas

Mercubuana, Jakarta Barat Majoring in Marketing Communication & Advertising

Pelatihan seminar dan workshop magang

 Sertifikat FLAD 7 “We Learn We feel We do”

 “FAMILY BUSINES SUCCES IN FACTORY OUTLETS, HOTELS, APARTEMENT AND CULINARY BUSINESSES . Seminar At the auditorium of Mercu Buana University Jakarta/Indonesia

 “The repotition of communication in The Dynamic of Convergence” Seminar at Faculty of communication Science , Mercu Buana University

(6)

5.000 suara dari jumlah pemilih terdaftar sebanyak 27.000 pemilih. Seperti pada masa pemilu sebelumnya biasanya yang bersedia menyampaika hak pilihnya disetiap TPS tidak kurang hanya 60%.

Sutrisno : didalam penyebaran alat-alat promosi tersebut harus efektif dan sedemikian menarik, mudah dimenerti, dan mendidik, terutama menghindari benturan kepentingan dari produk-produk lainnya yang datang dari berbagai partai peserta pemilu.

Dari semua alat-alat komunikasi apa yang paling efektif?

Sutrisno : Dari semua alat komunikasi yang paling efektif adalah melakukan

komunikasi secara langsung melalui berbagai pertemuan. Gambar, stiker, baliho

dan spanduk terkadang kurang begitu efektif dan bahkan kontra produktif.

Apakah Sarnata Said memanfaatkan new media?

Sutrisno : Memang new media cukup penting dalam berkampanye bagi

masyarakat tertentu. Sementara bagi masyarakat awam terkadang tidak

komunikatif. Saya tidak banyak menggunakan new media, kalaupun

(7)

Hasil Wawancara dengan Masyarakat Petamburan

Lokasi : Petamburan, Jakarta Pusat

Waktu : Jam 13.00 - 16.00

Narasumber :

Andi Rafianto, Masyarakat Petamburan

Arief Rachman, Masyarakat Petamburan

Kenapa saudara memilih dan mendukung bapak Sarnata Saidi?

Andi : Saya memilih beliau karena beliau itu warga asli Petamburan dan setelah

saya melihat visi misi beliau saya sangat tertarik dan ingin memperjuangkan visi

misi tersebut bersama beliau. Beliau juga tidak asing dikalangan masyarakat

khususnya Petamburan dan juga orangnya sangat ramah, santun, dan suka bergaul

dengan anak-anak muda yang lain.

Menurut anda apakah Sarnata Saidi itu berbeda dengan caleg lain?

Andi : Ya jelaslah beliau ini tidak mempraktikkan money politik dan beliau

melakukan pendekatan secara langsung dari hati ke hati masyarakat. Karena

beliau ingin mendidik masyarakat cara berpolitik yang baik, bersih, dan benar.

(8)

Provinsi DKI Jakarta akan memperjuangkan dan menyelesaikan status tanah

warga menjadi haknya. Dan ini adalah sebagai priorotas dari program saya

diantara berbagai macam program lainnya. Inilah yang membedakan kampanye

saya dengan para caleg lainnya khususnya di Kel.Petamburan.

Cara membekali tim agar solid itu dengan cara apa?

Sutrisno : Cara yang paling efektif membekali tin saya dalam berkampanye

adalah:

a. Senantiasa membuka komunikasi dan koordinasi sesama tim

b. Selalu mengevaluasi hasil penggalangan dan pembinaan masyarakat secara

berkala dan berkesinambungan

c. Hindari arogansi dan “kelompokisme” dalam setiap bergaul, khususnya dalam

menampilkan atribut-atribut caleg dan partai

d. Sosialisasikan visi dan misi caleg dalam setiap kesempatan pertemuan in formal

Harapan apa yang bapak jual ke masyarakat?

Sarnata Saidi,SH : Harapan saya dari konsep yang saya jual tentunya akan

mendapat respon yang positif, dan akhirnya akan menentukan sikap memilih saya

pada pemilu nanti. Memang ada rasa khawatir, apakah konsep dari produk ini

optimal atau sebaliknya, terlebih didalam menghadapi apatisme masyarakat pada

setiap pemilu. Belum lagi terfikir tentang kondisi masyarakat yang kurang

(9)

pragmatis. Artinya ungkapan “wani piro” itu sudah melekat dalam pola fikir

masyarakat kita. Ini sebuah uji coba, tentu kita tidak bisa menyalahkan mereka

sampai bersikap demikian.

Program apa yang bapa buat untuk membina masyarakat?

Sarnata Saidi,SH : Program saya dalam membina masyarakat adalah :

 Jangka pendek, membangun dan meningkatkan komunikasi dan silaturahmi setelah terpilih kelak. Oleh karena itu saya sudah

mempersiapkan suatu tempat atau rumah aspirasi bagi warga

Kel.Petamburan

 Jangka menengah, menciptakan program padat karya dalam membangun lingkungannya. Apalagi Kel.Petamburan adalah wilayah yang hampir

setiap saat kedatangan banjir manakala hujan cukup lebat, belum lagi

banjir kiriman, Jangka menengah ini akan bisa berbentuk: pengerukan got

dan saluran air, pompa sedot ditambahkan jumlahnya serta pengerukan

sungai banjir kanal yang di optimalkan.

 Jngja panjang, adalah menyelesaikan dan mencari solusi untuk dapat di amandemen SK Gub/Kep daerah no 122/1989 agar masyarakat menjadi

tentram dan nyaman bertempat tinggal.

Strategi komunikasi pemasaran terpadu Sarnata Saidi?

Sarnata : Kita harus melakukan pemetaan. Dalam arti pemetaan itu kita harus mengetahui warga mana yang benar-benar mendukung kita,dan juga mempelajari kekuatan caleg-caleg lain. Target suara khususnya di Kel.Petamburan adalah

(10)

akan tercipta tidak ada lagi hubungan yang terputus setelah pemilu usai

dilaksanakan antara pemilih dan yang dipilih.

Target suara bapak khususnya di daerah bapak sendiri yaitu Petmaburan, kira-kira berapa suara yang harus bapak peroleh?

Sarnata Saidi,SH : Target suara khususnya di Kel.Petamburan adalah 5.000 suara

dari jumlah pemilih terdaftar sebanyak 27.000 pemilih. Seperti pada masa pemilu

sebelumnya biasanya yang bersedia menyampaika hak pilihnya disetiap TPS tidak

kurang hanya 60%. Tampak memang gairah berdemokrasi dalam setiap pemilu

sudah semakin apatis.

Apakah bapak mengirim saksi disetiap TPS khususnya di daerah Petamburan?

Sarnata SaidiSH : Kel. Petamburan sebanyak 64 TPS dari 11 Rukun Warga. Ada

jenjang saksi yang saya tugaskan. Khusus saksi yang bertugas dalam TPS itu

berasal dari mandat Partai. Sementara saksi-saksi luar bisa ditugaskan sampai 5

orang saksi yang menjadi tanggung jawab calegnya. Saksi-saksi luar biasanya

turut membantu saksi dalam TPS apabila diperlukan.

Mengapa bapak lebih menargetkan wilayah Petamburan untuk menentukan suara terbanyak?

Sarnata Saidi,SH : Saya berharap dalam menyampaikan visi dan misi lebih mudah

terbangun, tanpa memerlukan energi yang besar, terlebih saya lahir dan besar di

(11)

yang secara hubungan emosional sudah lama terbangun. Kel.Petamburan

ibaratnya sebuah desa yang terletak di tengah kota metropolitan. Secara geografis

adalah ujung sebelah barat dari Kota administratif Jakarta Pusat. Berpenduduk

sangat padat sebanyak kurang lebih 31.000 jiwa menempati wilayah seluas 23Ha.

Dalam kampanye apakah bapak menggunakan money politik?

Sarnata Saidi,SH : Dalam kampanye saya tidak menggunakan money politik.

Tetapi ongkos politik pasti ada dalam menjalankan setiap kegiatan. Saya lebih

condong melakukan pembinaan mental dan spiritual terhadap konstituen.

Menempatkan mereka sebagai sahabat yang harus saling bantu membantu

didalam pembinaan kewilayahan.

Cara bapak dalam mengkomunikasikan kalau caleg ini beda dengan caleg lain, bagaimana? Terutama menghadapi apatisme?

Sutrisno : Sejak tahun 1989 status tanah di Kel. Petamburan terpasung dengan

lahirnya SK Gubernur/kepala daerah Provinsi DKI Jakarta nomor 122/1989,

dimana status tanah tersebut di take over oleh Negara dari tangan para pengelola

(Tuan Tanah), yang diperuntukan bagi pembangunan rumah susun sederhana.

Dampak lahirnya SK Gubernur/kepala daerah dimaksud adalah salah satu produk

market yang saya tawarkan kepada warga. Memang sebuah ironi bagi warga yang

menetap di Kel.Petamburan yang sudah tinggal dari beberapa generasi, ternyata

tanah yang ditempatinya itu masih menjadi masalah besar bagi anak cucu mereka

kedepan. Dalam menghadapi apatisme dalam pemilu itulah saya sampaikan

Referensi

Dokumen terkait