Maret 2016, pp. 481~489
481
Diterima 15 Februari, 2016; Revisi 12 Maret, 2016; Disetujui 15 Maret, 2016
Perancangan Sistem Kecerdasan Buatan Mendiagnosa
Kerusakan Hardware Komputer
Anjas Ramadhani AMIK BSI Tangerang e-mail: [email protected]
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi yang mendorong kemajuan dalam kebutuhan informasi untuk dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dan dapat disediakan dan diproses dengan cepat. Perkembangan teknologi komputer yang sudah sangat meluas mendorong setiap tugas untuk dapat dibantu dengan teknologi tersebut. Penggunaan sistem pakar adalah suatu solusi untuk membantu dalam memberikan pengetahuan dari pakar kepada orang awam khususnya dalam menangani kerusakan komputer.Aplikasi sistem pakar ini dibuat untuk membantu user mendapatkan solusi kerusakan hardware komputer yang tepat secara online.
1. Pendahuluan
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan masyarakat akan informasi semakin meningkat, semakin berkembangnya suatu teknologi software dibutuhkan pula hardware yang mendukung penggunaan software tersebut.Dalam hal perkembangan hardware yang demikian pesatnya membutuhkan sumber daya manusia yang handal dalam penanganannya.
Didalam penggunaannya, hardware computer tidak dapat luput dari kerusakan atau masalah, meskipun kerusakan itu adalah kerusakan kecil. Dan peranan seorang teknisi pun sangat dibutuhkan terutama bagi para pengguna atau pemilik komputer yang tidak mengetahui penyebab-penyebab kerusakan dan cara memperbaiki disaat computer mengalami kerusakan. Sangat disayangkan jika kerusakan yang terjadi hanyalah kerusakan kecil yang semestinya dapat diperbaiki sendiri. Sementara waktu untuk menunggu perbaikan sudah cukup lama dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Menurut Sasongko (2007:37) Dengan Ilmu Sistem Pakar dapat mengaplikasikan atau menuangkan keahlian seorang teknisi atau seorang pakar dalam bidang komputer. Dengan begitu tidak usah susah-susah mendatangi langsung seorang teknisi atau pakar untuk menyelesaikan trouble shooting yang dihadapi tersebut. Pencarian solusi ataupun dalam diagnosa kerusakan dapat diperoleh dengan cepat dan mudah. Dalam tugas sistem pakar ini, akan dirancang suatu perangkat lunak yang
dapat membantu orang-orang awam (user) yang tidak memiliki pengetahuan tentang computer atau tempat untuk mengiudentifikasi kerusakan yang terjadi pada umumnya. Perangkat lunak ini akan menuntun user untuk mengidentifikasi kerusakan dengan cara memilih jenis kerusakan, mengikuti langkah-lagkah pemeriksaan dan akhirnya menemukan penyebab kerusakan.Sehingga,penulis
menetapkan judul “SISTEM
KECERADASAN BUATANMENDIAGNOSA KERUSAKAN HARDWARE KOMPUTER” dikarenakan penulis ingin membuat aplikasi yang dapat memudahkan user untuk memudahkan mendiagnosa kerusakan hardware pada komputer.
2. Metode Penelitian
2.1. Teknik Pengumpulan Data 1. Teknik Pengumpulan Data
a. Metode Observasi
Observasi yang dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap kegiatan-kegiatan sistem untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penulisan. b. Metode Wawancara
Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung kepada pihak yang terkait.
c. Metode Penelitian Kepustakaan Dalam metode ini penulis mengumpulkan serta memperoleh data dengan membaca dan
KNiST, 30 Maret 2016
482
mempelajari referensi dari beberapa media seperti buku dan internet guna mendapatkan gambaran mengenai materi yang akan dijadikan bahan penulisan ini.
2. Model Pengembangan Sistem 1. Pengembangan Pakar
Dalam perancangan aplikasi ini, penulis menggunakan metode waterfall sebagai metode pengembangan sistem dan metode forward chaining sebagai metode inferensi sistem pakar yang digunakan. 2. Pengembangan Software
Analisa pengembangan system yaitu segala sesuatu yang akan kita kembangkan seharusnya memiliki kerangka kerja, demikian pula dengan langkah-langkah pengembangan system adalah :
3. Analisa Kebutuhan Software Pada tahapan ini penulis membuat perencanaan yang matang mulai dari hal mendasar seperti pengumpulan data-data yang terkait mengenai kerusakan hardaware komputer (Harddisk, Motherboard, Power Supply, RAM, Monitor)baik secara praktik maupun wawancara dengan pakar yang dapat membantu keberhasilan penelitian ini, serta menentukan bentuk data yang diperlukan sebagai input dan sebagai hasil output dalam bentuk laporan dari sistem yang akan dibuat, sehingga software ini nantinya dapat digunakan secara maksimal sesuai kebutuhan user.
4. Desain
Pada tahapan desain penulis menggunakan software yaitu PHP dan database dengan MYSQL yang dijalankan atau diuji melalui browser pada system operasi Windows 7. Alat pendukung lain yang penulis gunakan adalah UML (Unifield Modeling Language) beserta ERD (Entity Relationship Diagram).
5. Kode Generation
Pada tahapan ini penulis mengaplikasikan sejumlah kode program dari hasil analisa sistem berjalan perusahaan yang telah diteliti sebelumnya kedalam program terstruktur menggunakan tools PHP. 6. Testing
Pada tahapan ini penulis melakukan uji coba hanya menggunakan metode blackbox testing. Metode uji coba blackbox memfokuskan pada keperluan fungsional dari software. Uji coba blackbox berusaha untuk menemukan kesalahan dalam Fungsi-fungsi yang salah atau hilang, interface, struktur data atau akses database eksternal, performa dan inisialisasi dan terminasi.
3. Pembahasan 3.1. Tahapan Analisis
Sistem Kecerdasan Buatan Mendiagnosa Kerusakan Hardware adalah sistem pakar yang berbasis web dimana pengguna bisa mendapatkan hasil analisa kerusakan hardware sesuai dengan masalah kerusakan. Berikut ini spesifikasi kebutuhan (system requirement) dari sistem pakar ini :
Halaman Front-Page :
A1. User bisa melakukan login untuk masuk ke aplikasi.
A2. User bisa melakukan mendapatkan solusi kerusakanhardware yang telah dianalisa sistem.
A3. User bisa melihat riwayat komputer yang telah dianalisa sistem.
Halaman Front-Page :
B1. Admin dapat menambah user baru B2. Admin dapat melihat riwayat komputer yang telah dianalisa sistem.
3.2. Use Case Diagram
Use case digunakan untuk menangkap kebutuhan fungsional dari sistem. Use case bekerja dengan menjelaskan interaksi-interaksi yang berarti (transaksional) antara pengguna atau aktor dengan sistem, dan menyediakan narasi bagaimana suatu sistem digunakan.
KNiST, 30 Maret 2016
483
Berikut merupakan use case diagram sistem pakar analisa kerusakan hardware komputer :
a. Use Case Diagram Secara Umum
User Cek Komputer History Setting User Admin Lihat History Manajemen User Manajemen Cek Komputer Lihat History Gambar 3.1. Use Case Diagram Sistem Pakar Analisa Kerusakan
Komputer
Tabel 3.1. Dokumentasi Use Case Diagram Umum
Use Case Mengisi Halaman Depan Brief
Description
Use Case ini menjelaskan bagaimana admin dan user yang bertujuan untuk melihat halaman web Actor Admin dan user Pre
Condition
Admin dan user harus menggunakan browser internet untuk mengakses website sistem pakar analisa kerusakan komputer
Main Flow Saat website sistem pakar analisa kerusakan komputer pertama kali diakses melalui browser internet, admin dan user akan menuju pada halaman utama yaitu index.php untuk kemudian dapat memilih menu sesuai dengan yang dikehendaki
Alternative Flow
Jika admin dan user memilih menu yang berada di halaman web maka admin dan user dapat melihat isi dari web tersebut.
Post Condition
Jika proses telah berhasil akan tampil Halaman depan berupa history, setting user untuk admin dan cek komputer, history untuk user.
b. Use Case Login User
User
LOGIN
Data User
Input Username dan Password «extends»
Gambar 3.2. Use Case Diagram Login User
Tabel 3.2 Dokumentasi Use Case Diagram Login User
c. Use Case Login Admin
LOGIN
Data Admin
Input Username dan Password «extends»
Admin
Gambar 3.3. Use Case Diagram Login Admin
Tabel 3.3 Dokumentasi Use Case Diagram Login Admin
Use Case Login Admin
Brief Description Admin melakukan login untuk masuk ke ruang admin
Actor Admin
Precondition Admin memasukkan username dan password
Main Flow Jika user atau Use Case Login User
Brief Description
User melakukan login untuk masuk ke ruang User
Actor User
Precondition User memasukkan username dan password Main Flow Jika username atau password salah maka sistem akan kembali ke form login
Alternatif Flow
User dapat melaporkan ke admin untuk dapat mengakses ruang peserta
Post Condition
KNiST, 30 Maret 2016
484
password salah maka sistem akan kembali ke form login Alternatif Flow Admin dapat mencek
ulang ke database Post Condition Masuk ke ruang
admin
d. Use Case Diagram Tambah User
Admin
Setting User
Data User «extends»
Gambar 3.4. Use Case Diagram Tambah User
Tabel 3.4 Dokumentasi Use Case Diagram Tambah User
Use Case Tambah User Brief Description Use case ini Admin
melakukan
penambahan data user.
Actor Admin
Precondition Admin melakukan penambahan data ketika ada user baru.
Main Flow Admin
menambahkan data user ke dalam website.
Alternatif Flow Admin dapat mengetahui data user yang telah ditambah oleh admin itu sendiri. Post Condition Data User
e. Use Case Diagram Cek Komputer
User
Cek Komputer
Data User «extends»
Gambar 3.5. Use Case Diagram Cek Komputer
Tabel 3.5 Dokumentasi Use Case Diagram Cek Komputer
Use Case Cek Komputser Brief Description Use case ini user
melakukan input gejala kerusakan hardware
komputer.
Actor User
Precondition User melakukan input data gejala kerusakan untuk membantu
menganalisa kerusakan hardware.
Main Flow User menganalisa kerusakan
hardware dengan sistem pakar melalui website. Alternatif Flow User
mendapatkan solusi kerusakan setelah memilih inputan gejala. Post Condition Gejala-gejala
kerusakan hardware
f. Use Case Diagram History
Admin User History Data User Data Amin «extends» «extends» «uses» «uses»
Gambar 3.6. Use Case Diagram History
Tabel 3.6 Dokumentasi Use Case History\
KNiST, 30 Maret 2016
485
Brief Description Use case ini user dan admin bisa melihat riwayat inputan sistem pakar.
Actor User dan
admin
Precondition User dan admin melihat riwayat sistem pakar yang telah diinput Main Flow User dan Amin
melihat riwayat .
Alternatif Flow Jika admin dan user melihat halaman ini, user dan admin dapat melihat riwayat
inputan. Post Condition Data User
3.3. Desain
Desain database merupakan rancangan tempat untuk penyimpanan data didalam sistem informasi manajemen logistik yang menunjukan hubungan atau relasi antara tabel-tabel tempat penyimpanan data, desain database dapat digambarkan.
A. ERD ( Entity Relationship Diagram ) Entity Relationship Diagram menjelaskan hubungan antara data dalam basis data berdasarkan suatu proses bahwa real word terdiri dari object-object dasar yang mempunyai hubungan atau relasi antar object-object tersebut. Relasi antar object dilukiskan dalam grafik simbol-simbol tertentu. Sedangkan ERD dalam sistem pakar analisa kerusakan hardware komputer sebagai berikut :
Masalah Hardware Punya
ID
HARDWARE CHARDWARE ID ID MASALAH CMASALAH NID_HARWARE HARDWARE ID MASALAH Hasil ID MASALAH ID HARDWARE ID History Analisa Hasil NID NID_USER DDATE CANSWER CKOM NNO NID_HIS Solusi ID MASALAH ID HARDWARE CSOLUSI
Gambar V.6. ERD (Entity Relationship Diagram)
B. Spesifikasi File 1. Table Hardware
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data nama jenis-jenis hardware yang pada pada komputer. Tabel ini terdiri dari field-field sebagai berikut:
Nama : Tabel Hardware Akronim : tbl_hardware
Tipe : Master
Record Size : 3
Organisasi File : Index Squential Access File : Random Media : Hard disk Field Key : NID
Tabel 3.7 Spesifikasi Tabel Hardware
2. Table Masalah
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan masalah-masalah yang ada pada masing-masing hardware. Tabel ini terdiri dari field-field sebagai berikut: Nama : Tabel Masalah Akronim : tbl_pertanyaan
Tipe : Master
Record Size : 14
Organisasi File : Index Squential Access File : Random Media : Hard disk Field Key : NID
Tabel 3.8 Spesifikasi Tabel Masalah
No Elemen
Data Akronim Type Size Ket
1 Id Masalah NID int 11 Primary
Key
2 Masalah CPERTANYAAN Text
3 Id
Hardware NID_HARDWARE int 3
3. Tabel Solusi
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan solusi yang ada pada masing-masing hardware. Tabel ini terdiri dari field-field sebagai berikut:
Nama : Tabel Solusi
No Elemen
Data Akronim Type Size Ket
1 Id
Hardware NID int 3
Primary Key
2 Nama
KNiST, 30 Maret 2016
486
Akronim : tbl_ Solusi
Tipe : Master
Record Size : 14
Organisasi File : Index Squential Access File : Random Media : Hard disk Field Key : NID
Tabel 3.9 Spesifikasi Tabel Solusi
N o Elemen Data Akronim Typ e Siz e Ket 1 Id
Masalah NID int 11
Primar y Key 2 Id Hardwar e NID_HARDWA RE int 3 3 Solusi CPERTANYAA N Text
4. Tabel History Analisa Hasil
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan hasil yang telah diinput user. Tabel ini terdiri dari field-field sebagai berikut:
Nama : Tabel History
Analisa Hasil Akronim : tbl_ history
Tipe : Master
Record Size : 84
Organisasi File : Index Squential Access File : Random
Media : Hard disk
Field Key : NID
Tabel 3.10 Spesifikasi Tabel History
Analisa Hasil
3.4. Software Architecture
A. Activity Diagram
Activity diagram adalah
representasi grafis dari seluruh
tahapan alur kerja. Diagram ini
mengandung aktivitas, pilihan
tindakan, perulangan dan hasil dari aktivitas tersebut. Pada pemodelan UML, diagram ini dapat digunakan untuk menjelaskan proses bisnis dan
alur kerja operasional secara langkah demi langkah dari komponen suatu sistem.
Gambar 3.7. Activity Diagram B. Deployment Diagram
Menggambarkan tata letak
sistem secara fisik, yang
menampakkan bagian-bagian
software yang berjalan pada
hardware yang digunakan untuk
mengimplementasikan sebuah
sistem dan keterhubungan antara
komponen hardware-hardware
tersebut.
Gambar 3.8. Deployment Diagram 3.5. User Interface
Adapun tampilan aplikasi sistem pakar analisa kerusakan komputer sebagai berikut:
a. Halaman Login
Halaman ini berisi teksbox
username dan password untuk masuk ke dalam aplikasi
No Elemen
Data Akronim Type Size Ket
1 Id History NID int 11 Primary
Key
2 Id History
User NID_HIS int 11
3 Id User NID_USER char 9
4 Nomor
Urut NNO int 2
5 Nama
Komputer CKOM varchar 50
6 Jawaban
Masalah CANSWER char 1
7 Tanggal
KNiST, 30 Maret 2016
487
Gambar 3.9. Tampilan Halaman Login b. Halaman Beranda
Halaman ini berisi ucapan
selamat datang di aplikasi
sistem pakar analisa kerusakan hardware.
Gambar 3.10. Tampilan Halaman Beranda
c. Halaman Sistem Pakar
Halaman ini berisi inputan nama komputer dan masalah-masalah komputer.
Gambar 3.11. Tampilan Halaman Sistem Pakar
d. Halaman History
Halaman ini berisi riwayat
inputan masalah-masalah
komputer masing-masing user.
Gambar 3.12. Tampilan Halaman
History
e. Halaman Setting User
Halaman ini berfungsi untuk mendaftarkan user baru.
Gambar 3.13. Tampilan Halaman
Setting User
3.6. Code Generation
Code Generation pada aplikasi ini
menggunakan metode nomor urut
terbesar. Didapat dengan
menggunakan source code sebagai berikut :
Gambar 3.14. Code Generation
3.7. Testing
Pembahasan mengenai pengujian
sistem yang dibuat dengan
menggunakan blackbox testing untuk pengujian proses input dan outputnya saja. Hanya beberapa form yang berhubungan dengan proses saja yang ditampilkan hasil pengujiannya.
a. Form Login
Tabel 3.11. Testing Form Login
N o. Skenario Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil Pengujia n Kesim pulan 1 Mengosong kan Semua isian data login Usernam e : (kosong) Passwor d : (kosong) Sistem menolak akses login dan merefresh kembali halaman login Sesuai harapan Valid 2 Mengisi username , mengosong kan password Usernam e : udinista Passwor d : (kosong) Sistem menolak akses login dan merefresh kembali halaman login Sesuai harapan Valid 3 mengosong kan username , mengisi password Usernam e : (kosong) Passwor d : adaajah Sistem menolak akses login dan merefresh kembali halaman login Sesuai harapan Valid
KNiST, 30 Maret 2016
488
b. Form Setting User
Tabel 3.12. Testing Form Setting
User No . Skenar io Penguj ian Test Case Hasil yang diharapka n Hasil Penguj ian Kesi mpul an 1 Mengo songk an Semua isian data user Nama : (koson g) User : (koson g) Passw ord : (koson g) Sistem menolak menyimpa n data dan menampilk an pesan “Isi semua field” Sesuai harapa n Valid 2 Pada saat input passw ord dan mengu lang passw ord tidak sama Passw ord : udinist a Re enter passw ord : bamba ngnist a Sistem menolak menyimpa n data dan menampilk an pesan “Password Tidak Sama” Sesuai harapa n Valid 3 Mengi si semua data denga n lengka p Nama : udin User : udinist a Passw ord : kepo Sistem menyimpa n data user Sesuai harapa n Valid
3.8. Spesifikasi Software dan Software A. Spesifikasi Hardware
Perangkat keras yang dimaksud disini adalah seperangkat alat atau elemen elektronik yang dapat membantu sistem yang diusulkan sehingga program yang diusulkan oleh penulis dapat bekerja dengan baik. Perangkat keras yang dibutuhkan dibagi atas dua bagian, yaitu perangkat keras untuk web server dan perangkat keras client.
Perangkat keras minimal yang diperlukan oleh server adalah sebagai berikut : a. Processor : Core 2 Duo 2.4
Ghz
b. Memory Size (RAM) : 1 GB (DDRAM) c. Monitor : SVGA Colour 15” d. Harddisk : 160 GB
e. Keyboard : 107 Keys f. Mouse : Standard Mouse Adapun perangkat keras minimal yang diperlukan oleh client adalah sebagai berikut :
a. Processor : Pentium IV 400 Mhz
b. Memory Size (RAM) : 256 MB (DDRAM)
c. Monitor : SVGA Colour 15” d. Harddisk : 40 GB
e. Keyboard : 107 Keys f. Mouse : Standard Mouse g. Printer : Deskjet
B. Spesifikasi Software
Perangkat lunak adalah suatu rangkaian atau susunan instruksi yang harus benar dengan urutan-urutan yang benar pula. Keberadaan perangkat lunak selalu menyertai perangkat keras yang ada. Perangkat lunak yang dibutuhkan dibagi atas dua bagian, yaitu perangkat lunak untuk web server dan perangkat lunak untuk client.
Adapun perangkat lunak minimal yang diperlukan untuk web server adalah sebagai berikut :
a. Operating System : Windows XP Profesional
b. Bahasa Program : PHP
c. Interpreter : PHP4 Engine versi 5.1.6
d. Database Server : MySQL Server versi 5.0.24a
e. Web Server : Apache versi 2.2.3 (for Windows)
f. Database Tools : PhpMyAdmin versi 2.9.02
Adapun perangkat lunak minimal yang diperlukan untuk client adalah sebagai berikut :
a. Operating System : Windows 9x/ ME / 2000/ XP
b. Browser : Mozilla Firefox 3.01
Selain komponen sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang telah disebutkan sebelumnya ada komponen tambahan yang dibutuhkan untuk mendukung pembuatan website turnamen catur PT. Reasuransi Nasional Indonesia berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Perangkat lunak lainnya tersebut diantara lain :
Macromedia Dreamweaver, berfungsi sebagai media untuk menuliskan scripts PHP. Dalam penulisan skrispi ini, digunakan Macromedia Dreamweaver 8, karena sangat membantu dalam penggunaan menuliskan perintah-perintah PHP yang sulit.
KNiST, 30 Maret 2016
489
Browser, berfungsi untuk melihat tampilan perintah-perintah PHP yang telah dijalankan di web server. Contoh browser yaitu: Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Firefox, Google Crome dan lain-lain. Dalam hal ini penulis menggunakan Mozilla Firefox.
Photo Editor, berfungsi untuk membuat ataupun mengubah gambar. Dalam hal ini penulis menggunakan Adobe Photoshop CS3.
4. Simpulan
Dari hasil pengujian terhadap Aplikasi Sistem Pakar yang dibangun, kesimpulannya adalah program aplikasi sistem pakar dapat menyelesaikan masalah yaitu bisa menampilkan hasil solusi dengan cepat dan tepat berdasarkan masalah-masalah komputer yang dimasukan oleh user. Untuk membuat hasil solusi menjadi sangat valid, maka data masalah-masalah hardware yang dimasukan oleh seorang Administrator / pakar kedalam suatu data kerusakan hardware, harus lengkap artinya masalah-masalah pada hardware yang bisa mengarah ke suatu solusi tersebut harus dimasukan secara lengkap, karena kesimpulan hasil solusi yang ditampilkan secara otomatis oleh system aplikasi yaitu berdasarkan masalah-masalah yang ada pada hardware yang mengacu pada hardware tersebut.
Referensi
Arhami, Muhammad. (2005). Konsep Dasar Sistem Pakar. Yogyakarta: Andi. Chonoles, M. J., & Schardt, J. A. (2003).
UML 2 for Dummies. New York : Wiley Publishing, Inc.
Giarattano, J. & Riley, G.(1994). Expert system principles and Programming. Boston: PWS Publishing Company.
Kusrini. (2006). Sistem Pakar: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset. Prabowo Pudjo Widodo. (2011).
Menggunakan UML. Bandung : Informatika.
Pilone. (2005). UML 2.0 in a nutshell. USA : O’Reilly Media, Inc.
Pressman, R. S. (2010). Rekayasa Perangkat Lunak - Buku Satu. Yogyakarta: Andi.
Sasongko, Jati. (2007). Perancangan Sistem Pakar Troubleshooting Personal Computer. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Volume XII, No.1, Januari 2007 : 37-50. ISSN : 0854-952.
Rangkuti, A. H. (2009). Deteksi Kerusakan Notebook Dengan Menggunakan Metode Sistem Pakar. Jurnal Artificial, ICT Research Center UNAS Artificial, Vol.3 No.1 Januari 2009. ISSN 1978-9491.
Turban, Efraim. (2005). Decision Support Systems and Intelligent Systems 7th Ed. New Jersey : Pearson Education.