Pengembangan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Sebagai Landmark Sejarah Perjuangan di Surakarta

Teks penuh

(1)

i TUGAS AKHIR

DASAR PROGRAM PERANCANGAN PERENCANAAN ARSITEKTUR (DP3A)

PENGEMBANGAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN KUSUMA BHAKTI SEBAGAI LANDMARK SEJARAH PERJUANGAN DI SURAKARTA

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan Guna Mencapai Derajat S-1 Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Disusun Oleh :

ANGGRITA HANIMASTUTI D300150007

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2019

(2)
(3)
(4)
(5)

v KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bismillahirrahmannirrahiim

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadiran Allah Shubhanallah Wa Ta’ala atas segala Cinta, Rahmat, Kasih-Sayang dan nikmatNya berupa nikmat kesehatan, nikmat kekuatan dan nikmat iman kepada penulis sehingga dapat melaksanakan dan menyelesaikan tugas Studio Konsep Perancangan Arsitektur (SKPA) dengan lancar. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam atas Nabi pembawa Rahmat yang selalu kita nantikan syafaatnya di yaumil qiyyamah serta pengikutnya hingga akhir zaman.

Studio Konsep Perancangan Arsitektur (SKPA) merupakan mata kuliah terakhir dan wajib di semester 8 yang merupakan bagian dari Tugas Akhir (TA) berisi mengenai sebuah dasar-dasar perancangan konsep arsitektur yang nantinya dijadikan pedoman dalam pembuatan Tugas Akhir. Mata kuliah tersebut menjadi salah satu persyaratan untuk menempuh mata kuliah selanjutnya yaitu mata kuliah Tugas Akhir serta menjadi mata kuliah yang harus ditempuh semua mahasiswa dalam rangka menyelesaikan pendidikan kesarjanaan Strata I (S1).

Dalam mengerjakan dan menyelesaikan laporan ini, penulis banyak dibantu oleh berbagai pihak terkait. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:

1. Kedua Orang Tua Tercinta Ibunda dan alm. Ayah yang telah memberikan curahan kasih sayang dan dukungan kepada penulis baik material maupun spiritual sehingga penulis dapat melaksanakan Studio Konsep Perancangan Arsitektur (SKPA) dan Tugas Akhir (TA) dengan lancar.

2. Ibu Dr. Ir. Widyastuti Nurjayanti MT., selaku Ketua Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Bapak Dr. Ir. Qomarun, MM,. selaku Dosen Pembimbing Akademik Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta.

(6)
(7)

vii DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

LEMBAR PENILAIAN ... iii

LEMBAR PENILAIAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xii

ABSTRAK ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Deskripsi ... 1

1.2 Latar Belakang... 2

1.2.1 Fenomena Degradasi Nasionalisme ... 2

1.2.2 Definisi Pahlawan ... 4

1.2.3 Sejarah Kota Surakarta ... 4

1.2.4 Bentuk Penghormatan terhadap Pahlawan di Surakarta ... 9

1.3 Permasalahan dan Persoalan ... 13

1.3.1 Permasalahan ... 13

1.3.2 Persoalan ... 13

1.4 Tujuan dan Sasaran ... 14

1.4.1 Tujuan ... 14

1.4.2 Sasaran ... 14

1.5 Lingkup dan Batasan Pembahasan ... 15

1.5.1 Lingkup Pembahasan ... 15

1.5.2 Batasan Pembahasan ... 15

1.6 Keluaran / Desain yang Dihasilkan ... 15

1.7 Metodologi Pembahasan ... 15

1.8 Sistematika Penulisan ... 16

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 18

(8)

viii

2.1.1 Ruang Terbuka Hijau ... 18

2.1.2 Taman Makam Pahlawan ... 29

2.2. Studi Banding ... 33

BAB III GAMBARAN UMUM LOKASI PERENCANAAN DAN GAGASAN PERANCANGAN ... 42

3.1 Tinjauan Lokasi Perencanaan ... 42

3.1.1 Tinjauan Lokasi ... 42

3.1.2 Tinjauan Kecamatan Jebres ... 46

3.1.3 Tinjauan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti ... 48

3.2 Gagasan Konsep Perancangan ... 54

BAB IV ANALISIS PENDEKATAN DAN KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ... 55

4.1 Analisa Konsep Makro ... 55

4.1.1 Kondisi Eksisting Lokasi ... 55

4.1.2 Luasan dan Batasan ... 56

4.1.3 Analisa Topografi Tapak ... 56

4.1.4 Analisa Pencapaian ... 57 4.1.5 Analisa Sirkulasi ... 58 4.1.6 Analisa Angin ... 59 4.1.7 Analisa Kebisingan ... 59 4.1.8 Analisa View ... 60 4.1.9 Analisa Matahari ... 61

4.2 Analisa Konsep Meso ... 62

4.2.1 Zonifikasi ... 62

4.2.2 Analisa Konsep Pengembangan ... 63

4.2.3 Kebutuhan Ruang ... 67

4.2.4 Struktur Organisasi Ruang ... 68

4.2.5 Analisa Utilitas ... 68

4.3 Analisa Konsep Mikro ... 70

4.3.1 Perhitungan Besaran Ruang ... 70

(9)

ix 4.3.3 Analisa Landscape ... 75 4.3.4 Analisa Struktur ... 81 DAFTAR PUSTAKA ... 85

(10)

x DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.2.1.1 Tawuran Antar Pelajar ... 3

Gambar 1.2.3.1 Serangan Umum Empat Hari di Surakarta ... 6

Gambar 1.2.4.1 Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti di Surakarta ... 12

Gambar 1.2.4.2 Kondisi Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti di Surakarta 12 Gambar 2.1.1.6.1 Contoh Pola Pemakaman Pada RTH Pemakaman...26

Gambar 2.1.2.1 Upacara Pemakaman Militer...30

Gambar 2.2.1 Taman Makam Pahlawan Kalibata ... 33

Gambar 2.2.2 Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara ... ..35

Gambar 2.2.3 Taman Makam Pahlawan Sampurna Raga ...36

Gambar 2.2.4 Monumen Perjuangan Rawa Gede ...37

Gambar 2.2.5 Makam Pahlawan W.R Supratman ...38

Gambar 2.2.6 Makam W.R Supratman...39

Gambar 2.2.7 Patung W.R Supratman ...40

Gambar 3.1.1.1 Peta Lokasi Kota Surakarta ...42

Gambar 3.1.1.2 Grafik Pertumbuhan Penduduk ...44

Gambar 3.1.2.1 Peta Kelurahan Jebres ... 46

Gambar 3.1.3.1 Situasi Lingkungan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti..49

Gambar 3.1.3.2 Keterangan Gambar Situasi...50

Gambar 3.1.3.3 Gumpalan Tanah Brig. Jend. Slamet Riyadi CS ... 51

Gambar 3.1.3.4 Tugu Penetapan Cagar Budaya TMP Kusuma Bhakti ... 51

Gambar 3.1.3.5 Musholla, Ruang Kantor Piket dan Ruang Transit ... 52

Gambar 3.1.3.6 Lahan Belum difungsikan secara Maksimal ... 52

Gambar 3.1.3.7 Terdapat Banyak Lahan Kosong ... 53

Gambar 3.1.3.8 Akses Jalan Rusak dan Tidak Ada Saluran Air Hujan... 53

Gambar 3.1.3.9 Pintu Alternatif Tidak Menarik ... 53

Gambar 4.1.1.1 Peta Lokasi Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti...55

Gambar 4.1.2.1 Luasan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti ... 56

Gambar 4.1.3.1 Pemerataan Lahan Secara Sengkedan Pada Lahan Site...57

(11)

xi

Gambar 4.1.6.1 Analisa Angin ... 59

Gambar 4.1.7.1 Analisa Kebisingan ... 60

Gambar 4.1.8.1 Analisa View ... 61

Gambar 4.1.9.1 Analisa Matahari ... 61

Gambar 4.2.1.1 Zonifikasi... 62

Gambar 4.2.2.2.1 Virtual Games ... 66

Gambar 4.2.3.1 Struktur Organisasi Ruang ... 68

Gambar 4.2.4.1 Skema Distributor Air Bersih ... 69

Gambar 4.2.4.2 Skema Distributor Air Kotor ... 69

Gambar 4.2.4.3 Skema Distribusi Listrik... 70

Gambar 4.2.4.4 Skema distribusi air pada sistem pemadam kebakaran ... 70

Gambar 4.3.2.1 Bangunan Lama Gaya Arsitektur Jengki ... 73

Gambar 4.3.2.2 Rumah Gaya Aritektur Jengki ... 73

Gambar 4.3.2.3 Pasar Gedhe ... 74

Gambar 4.3.2.4 Lodji Gandrung ... 74

Gambar 4.3.2.5 Bank Indonesia Surakarta ... 74

Gambar 4.3.3.1 Elemen Hard Scape ... 75

Gambar 4.3.3.2 Pohon Pucuk Merah ... 76

Gambar 4.3.3.3 Pohon Tanjung ... 76

Gambar 4.3.3.4 Pohon Tanjung ... 76

Gambar 4.3.3.5 Bunga Kamboja ... 77

Gambar 4.3.3.6 Bunga Mawar ... 77

Gambar 4.3.3.7 Rumput ... 77

Gambar 4.3.3.8 Buah Kersen (Talok) ... 78

Gambar 4.3.3.9 Bunga Terompet ... 78

Gambar 4.3.3.10 Bunga Putri Malu ... 79

Gambar 4.3.3.11 Bunga Kembang Sepatu ... 79

Gambar 4.3.4.6 Pondasi Tiang Pancang ... 82

Gambar 4.3.4.7 Pondasi Footplat ... 82

Gambar 4.3.4.8 Pondasi Tiang Pancang ... 83

(12)

xii DAFTAR TABEL

Tabel 1.2.4.1 Landmark Penghormatan Pahlawan di Surakarta ... 10

Tabel 2.1.2.1 Komponen Utama Makam Pahlawan ... 32

Tabel 2.1.2.2 Komponen Penunjang Makam Pahlawan ... 32

Tabel 3.1.1.1 Luas Wilayah Kecamatan di Surakarta ... 43

Tabel 3.1.1.2 Jumlah Penduduk Kota Surakarta ... 44

Tabel 3.1.1.3 Persebaran Penduduk Tingkat Kecamatan ... 45

Tabel 3.1.2.1 Tinggi Tempat dan Kemiringan Tanah di Tiap Kelurahan Tahun 2017... 46

Tabel 4.2.3.1.1 Kebutuhan Ruang Taman Makam Pahlawan ... 67

Tabel 4.2.3.2.1 Kebutuhan Ruang Museum Perjuangan Surakarta ... 67

Tabel 4.2.3.3.1 Kebutuhan Ruang Taman Publik... 68

Tabel 4.3.3.1.1 Perhitungan Besaran Ruang Taman Makam Pahlawan ... 71

Tabel 4.3.1.2.1 Perhitungan Besaran Ruang Museum Perjuangan Surakarta ... 71

(13)

xiii ABSTRAK

Taman makam pahlawan merupakan tempat peristirahatan terakhir yang di khususkan untuk orang yang diberi gelar pahlawan oleh Presiden Indonesia. Salah satu taman makam pahlawan yang berada di Kota Surakarta adalah Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti, namun sayangnya pengelolaan Taman Makam Pahlawan Kusuma bhakti ini belum dilakukan secara maksimal. Banyak infrastruktur yang belum dikelola dengan baik dan masih banyak lahan kosong yang belum difungsikan secara maksimal. Maka dari itu perlunya pengembangan pada taman makam pahlawan Kusuma Bhakti agar lokasi yang sudah ditetapkan menjadi cagar budaya oleh Walikotamadya tersebut menjadi lebih berkembang dan terdapat aktivitas yang produktif yang terjadi dan dapat dikelola menjadi lebih baik. Sehingga baik masyarakat maupun pemerintah dapat saling menguntungkan dengan masyarakat dapat mengenal lebih baik cagar budaya, mengenang dan mengetahui sejarah akan perjuangan para pahlawan dan pengelolaan yang baik ini juga dapat menambah daerah hijau kota dan memberi nilai tambah estetika pada tatanan kota.

Kata Kunci : Taman Makam Pahlawan, Pengembangan, Cagar Budaya

ABSTRACT

The heroes cemetery park is the final resting place specifically for people who are given the title of hero by the President of Indonesia. One of the heroes cemetery park in the city of Surakarta is the Kusuma Bhakti Heroes Cemetery Park, but unfortunately the management of the Kusuma Bhakti Heroes Cemetery Park has not been carried out optimally. Many infrastructures have not been managed properly and there are still many vacant land that has not been fully utilized. Therefore, it is necessary to development the heroes kusuma bhakti cemetery park so that the location that has been designated as a cultural preserve by the Mayor becomes more developed and there are productive activities that occur and can be managed for the better. So that both the society and the government can be mutually beneficial with the society to get to know the cultural heritage better, remember and know the history of the struggle of the heroes and good management can also add to the green areas of the city and provide added value aesthetics in the city order.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :