ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
SERTIFIKASI JABATAN FUNGSIONAL
ASIPARIS
PERKENALAN
Nama
: Siti Nurhayati (Inung)
NIP
: 19670827 199403 2 001
Jabatan
: Arsiparis Madya/IV C
Pendidikan
: Sarjana Biologi
Instansi
: Arsip Nasional RI
Alamat Kantor : Jl. Ampera Raya No. 7 Cilandak
Timur
Telp
: (021) 780 5851 , EXT. 808
Pengalaman Kerja :
- Arsiparis di Kedeputian Konservasi (Tahun
1995 – 1996);
- Arsiparis di UPT Laboratorium (Tahun 1996
– 2001)
- Arsiparis di Dit. Bimbingan dan Supervisi
Kearsipan
(Tahun 2001 – 2008)
- Arsiparis di Dit. Kearsipan Daerah (Tahun
2008 - 2011)
- Arsiparis di Biro Umum, Bagian Arsip
(Tahun 2011 - 2013)
- Arsiparis di Dit. Akreditasi dan Profesi
Kearsipan (Tahun 2013 - 2015);
- Arsiparis di Pusjibang Kearsipan (Tahun
2015 - 2017);
DASAR HUKUM
•
Undang Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan;
•
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 Tenatang
Pelaksanaan Undang Undang Nomor 43 Tahun 2009
tentang Kearsipan;
•
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara Nomor : 13 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional
Arsiparis;
(Pasal 1, Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2016)
APA ITU SERTIFIKASI JABATAN
FUNGSIONAL ARSIPARIS??
Proses pemberian sertifikat
kompetensi kearsipan kepada
Arsiparis PNS yang dilakukan secara
sistematis dan obyektif melalui Uji
Kompetensi yang mengacu
APA TUJUAN SERTIFIKASI???
1. Menjamin MUTU penyelenggaraan kearsipan
secara nasional;
2. Menjamin PROFESIONALITAS Arsiparis;
3. MEMELIHARA, MENINGKATKAN, dan
MELINDUNGI kompetensi JFA;
4. Mengembangkan PROFESI Arsiparis; dan
SIAPA SASARAN
SERTIFIKASI???
PNS pada Lembaga Negara, Pemda dan
PTN sebagaimana berikut:
1.PNS yang menduduki JFA
2.PNS yang menduduki Jabatan Struktural;
3.PNS yang menduduki JFT; dan
4.Jabatan fungsional Umum pengelola
Arsip;
JENIS SERTIFIKASI JFA???
1.
JFU untuk
Penyesuaian
(inpassing) ke dalam
JFA;
2.
Kenaikan Jenjang
Jabatan setingkat lebih
tinggi;
3.
Alih Jabatan
dari Kategori Keterampilan ke
Kategori Keahlian;
4.
Pengangkatan Kembali
bagi PNS Ke dalam
JFA Kategori Keterampilan atau Keahlian;
5.
Perpindahan Jabatan
dari Struktural ke JFA
Kategori Keterampilan atau Kategori
Keahlian;
SERTIFIKASI DISYARATKAN
BAGI SIAPA???
1.
JFU untuk menjadi JFA melalui jalur
Inpassing
;
2.
JFA unt
naik ke Jenjang
Jabatan setingkat lebih
tinggi;
3.
JFA unt
Alih Jabatan
dari Kategori Keterampilan
ke Kategori Keahlian;
4.
PNS unt
diangkat kembali
menjadi JFA Kategori
Keterampilan atau Keahlian;
5.
Pejabat Struktural yang akan
pindah jabatan
mjd
JFA;
Bagian ke 1
PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI
JFA
Diselengggarakan oleh
ANRI
;
Kewenangan ANRI dalam penyelenggaraan
sertifikasi:
1. Menetapkan kebijakan Sertifikasi;
2. Menetapkan Standar Kompetensi JFA;
3. Mengangkat ASSESOR Sertifikasi JFA;
4. Menetapkan Standar TUK;
5. Melaksanakan Sertifikasi JFA;
6. Menetapkan Standar Penilaian;
7. Menetapkan Kualifikasi Kompetensi.
Penaggungjawab penyelenggaraan sertifikasi
Tanggung jawab Direktorat SDMK-S
a. Pendataan Arsiparis;
b. Mengolah data calon asesi sertifikasi;
c. Menentukan calon asesi sertifikasi JFA;
d. Menverifikasi portofolio asesi sertifikasi JFA;
e. Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan sertifikasii
JFA dengan Unit Kearsipan atau Lembaga Kearsipan;
f.
Membentuk TUK;
g. Membentuk sekretariat Sertifikasi JFA;
h. Menentukan Tim Asesor;
i.
Menetapkan Metode Uji Kompetensi;
j.
Menyiapkan Materi Uji Kompetensi;
k. Memberikan Bintek Sertifikasi;
l.
Melaksanakan Uji Kompetensi kearsipan;
Bagian ke 2
KOORDINASI dan KERJASAMA PENYELENGGARAAN
Dalam penyelenggaraan Sertifikasi, Direktorat
SDMK-S dapat bekerjasama dengan:
1. Unit Kearsipan Lembaga Negara atau Instansi
Pemerintah Pusat;
2. Lembaga Kearsipan Profinsi;
3. Lembaga Kearsipan Kabupaaten/Kota;
4. Lembaga Kearsipan PTN.
Koordinasi dan kerjasama pelaksanaan sertifikasi
JJFA, terkait dengan:
1. TUK;
2. Pembiayaan;
Bagian ke 3
TEMPAT PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI
(TUK)
TUK bisa Di ANRI atau diluar ANRI (Lembaga Kearsipan
Provinsi/Lembaga Kearsipan PTN...ditentukan oleh Deputi
Bidang Pembinaan Kearsipan dengan mempertimbangkan:
Kualitas penyelenggaraan sertifikasi JFA
TUK yang ditunjuk ....Harus menyiapkan DATA calon Asesi dan
menyampaikan ke Direktorat SDMK-S serta menyiapkan TUK
yang memenuhi syarat
TUK didukung oleh:
a.
Sekretariat;
b.
Asesor; dan
c.
Prasarana dan Sarana pendukung pelaksanaan Sertifikasi;
Deputi Bidang Pembinaan menetapkan:
a.
Sekretariat;
b.
Nama Asesi.
Sekretariat menyampaikan surat pemanggilan Asesi paling
lamabat 10 (sepuluh) hari sebelum pelaksanaan Uji
Kompetensi;
Bagian ke 4
PEMBIAYAAN
Biaya pelaksanaan sertifikasi dapat bersumber dari:
1)
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ANRI;
2)
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Lembaga
Negara;
3)
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi;
4)
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kabupaten//Kota;
Bagian ke 5
PENGUJI dan ASESI SERTIFIKASI JFA
a.
Penguji dilaksanakan oleh ASESOR;
b.
Asesor ditetapkan oleh Kepala ANRI atau c.q Deputi
Bidang Pembinaan Kearsipan;
c.
Tugas Asesor:
1)
Melakukan Pengujian terhadap Asesi;
2)
Melakukan Penilaian Kompetensi;
3)
Menetapkan Nilai Kompetensi;
4)
Melakukan Evaluasi Penilaian Kompetensi;
5)
Memberikan REKOMENDASI Hasil Penilaian
PESERTA (ASESI) SERTIFIKASI JFA,
Meliputi:
a. JFU Kearsipan yang akan diangkat menjadi
JFA ;
b. JFA Kategori Keterampilan atau Kategori
Keahlian yang akan naik jabatan setingkat
lebih tinggi;
c. JFA yang akan beralih Jabatan dari Kategori
Keterampilan Ke Kategori Keahlian;
d. PNS yang akan diangkat kembali ke JFA;
TINGKATAN JABATAN FUNGSIONAL
ARSIPARIS
TINGKAT TERAMPIL
1.
Arsiparis
Pelaksana/Terampil
* Pengatur, II/c
* Pengatur Tk.I, II/d
2.
Arsiparis Pelaksana
Lanjutan/Mahir
* Penata Muda, III/a
* Penata Muda Tk.I, III/b
3.
Arsiparis Penyelia
* Penata, III/c
* Penata Tk. I, III/
d
TINGKAT AHLI
1.
Arsiparis Pertama/Ahli
Pertama
* Penata Muda, III/a
* Penata Muda Tk.I,III/b
2.
Arsiparis Muda/Ahli Muda
* Penata, III/c
* Penata Tk.I, III/d
3.
Arsiparis Madya/Ahli
Madya
* Pembina IV/a
* Pembina Utama Muda IV/c
4.
Arsiparis Utama/Ahli
Utama
1. ASESI SERTIFIKASI JFU yang akan
DIANGKAT MENJADI JFA melalui Inpassing
2. ASESI SERTIFIKASI STRUKTURAL yang akan
ALIH JABATAN menjadi JFA
3. ASESI SERTIFIKASI JFT lainnya yang akan
DIANGKAT menjadi JFA
4. ASESI SERTIFIKASI PNS yang akan
5. ASESI SERTIFIKASI JFA yang akan
NAIK JABATAN
setingkat lebih tinggi:
a. JFA Kategori Keterampilan;
1. Terampil/Pelaksana ( II c/II d) ke Mahir/Pelaksana
Lanjutan (III a/III b)
2. Mahir/Pelaksana Lanjutan (III a/III b) ke Penyelia (III c/
III d)
b. Kategori Keahlian:
1.
Ahli Pertama (III a/III b) ke Ahli Muda (III c/III d);
2.
Ahli Muda (III c/III d) ke Ahli Madya (IV a/ IV b/ IV c)
3.
Ahli Madya (IV a/IV b/IV c) ke Ahli Utama (IV d/IV
6 . ASESI SERTIFIKASI JFA yang akan
PINDAH
JABATAN
JFA Kategori Keterampilan ke JFA Kategori Keahlian;
1. Mahir/Pelaksana Lanjutan (III a/III b) akan beralih ke
Ahli Pertama (III
a/III b)
PEMBAGIAN JENJANG JABATAN
DAN PANGKAT
1. JFU diangkat ke JFA
(Kualifikasi)
1. Ijazah serendah rendahnya SLTA;
2. Pangkat paling rendah Pengatur,
Golongan Ruang II c;
3. Memiliki pengalaman dalam pelaksanaan
tugas di bidang pengelolaan kearsipan
minimal 2 Tahun;
4. Nilai Prestasi Kinerja sekurangnya
bernilai BAIK dalam 1 (satu) Tahun
terakhir; dan
2. NAIK JABATAN setingkat lebih Tinggi
(Kualifikasi)
KETERAMPILAN
1.
Ijazah serendah
rendahnya D III
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
Memiliki STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Kategori Keterampilan
bagi Arsiparis berijazah
Ilmu Lain;
3.
Telah menduduki Jabatan
terakhir minimal 2 (dua)
Tahun;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai
BAIK dalam 1 (satu)
Tahun terakhir; dan
KEAHLIAN
1.
Ijazah serendah
rendahnya D IV/ S I
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Keahlian bagi D IV/S I
Ilmu Lain;
3.
Telah menduduki
Jabatan terakhir minimal
2 (dua) Tahun;
3. ALIH JABATAN dari Keterampilan ke
Keahlian
(Kualifikasi)
Mahir ke Ahli Pertama
1.
Ijazah serendah
rendahnya D IV/ S I
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
Memiliki STTPP
Penjenjangan Arsiparis
Kategori Keahlian, bagi
Arsiparis berijazah Ilmu
Lain;
3.
Telah menduduki Jabatan
minimal 2 (dua) Tahun;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai
BAIK dalam 1 (satu)
Tahun terakhir;
Penyelia ke Ahli Muda
1.
Ijazah serendah
rendahnya D IV/ S I
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
STTPP Diklat
Penjenjangan Arsiparis
Keahlian bagi D IV/S I
Ilmu Lain;
3.
Telah menduduki
Jabatan Terakhir minimal
2 (dua) Tahun;
4. PNS diangkat kembali ke JFA
(Kualifikasi)
KETERAMPILAN
1.
Ijazah serendah rendahnya
D III Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
Memiliki STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Kategori Keterampilan bagi
Arsiparis berijazah Ilmu
Lain;
3.
Pernah diangkat dalam JFA
Keterampilan;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai BAIK
dalam 1 (satu) Tahun
terakhir; dan
5.
Usia paling tinggi 54 Tahun
KEAHLIAN
1.
Ijazah serendah
rendahnya D IV/ S I
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
Memiliki STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Keahlian bagi D IV/S I Ilmu
Lain;
3.
Pernah diangkat dalam JFA
Keahlian;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai BAIK
dalam 1 (satu) Tahun
terakhir; dan
Bagian ke 6
5. JFT Lainnya diangkat ke JFA
(Kualifikasi)
kategori KETERAMPILAN
1.
Ijazah serendah rendahnya
D III Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Keterampilan bagi D III
Ilmu Lain;
3.
Sedang menduduki JFT
Lainnya Kategori
Keterampilan;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai BAIK
dalam 1 (satu) Tahun
terakhir; dan
5.
Usia paling tinggi 54 Tahun
Kategori KEAHLIAN
1.
Ijazah serendah
rendahnya D IV/ S I
Kearsipan atau Non
Kearsipan;
2.
STTPP Diklat
Pengangkatan Arsiparis
Keahlian bagi D IV/S I Ilmu
Lain;
3.
Sedang menduduki JFT
Lainnya Kategori Keahlian;
4.
Nilai Prestasi Kinerja
sekurangnya bernilai BAIK
dalam 1 (satu) Tahun
terakhir; dan
Bagian ke 2
METODE UJI KOMPETENSI
Meliputi:
a.
Ujian tertulis;
b.
Praktek kerja;
c.
Wawancara;
d.
Presentasi makalah/karya tulis; dan
Bagian ke 2
METODE UJI KOMPETENSI
Ujian tertulis dibuat dalam bentuk soal pilihan
ganda, esai atau studi kasus bidang kearsipan;
Praktek kerja berupa praktek kearsipan sesuai
dengan jenjang jabatan;
Wawancara dilakukan berdasarkan pedoman yang
telah ditentukan oleh Direktorat SDM kearsipan dan
Sertifikasi;
Presentasi makalah/karya tulis dilakukan
berdasarkan presentasi makalah/karya tulis bidang
kearsipan;
FGD dilakukan untuk mendiskusikan topik yang
telah ditentukan di bidang kearsipan; dan
PENGGUNAAN METODE UJI KOMPETENSI
(1) Bagi PNS yang akan diangkat dalam JFA melalui
inpassing
dilakukan penilaian PORTOFOLIO;
(2) Bagi JFA Kategori Keterampilan yang akan naik jenjang
jabatan setingkat lebih tinggi meliputi;
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Praktek Kerja; dan
d) Wawancara.
(3) Arsiparis Kategori Keterampilan yang akan ALIH JABATAN
dalam jabatan Arsiparis Kategori Keahlian meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
PENGGUNAAN METODE UJI KOMPETENSI
...lanjutan
(4) Arsiparis
Ahli Pertama
yang akan naik jenjang jabatan
setingkat lebih tinggi ke Arsiparis
Ahli Muda
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Praktek kerja;
d) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
e) FGD; dan
f) Wawancara.
(5) Metode uji kompetensi kearsipan bagi Arsiparis
Ahli Muda
yang akan naik jenjang jabatan setingkat lebih tinggi ke
Arsiparis
Ahli Madya
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Praktek kerja;
d) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
e) Presentasi makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
f) FGD; dan
PENGGUNAAN METODE UJI KOMPETENSI
...lanjutan
(6
) Bagi Arsiparis Kategori Keahlian dari Arsiparis
Ahli Madya
yang
akan naik jabatan setingkat lebih tinggi ke Arsiparis
Ahli Utama
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Praktek kerja;
d) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
e) Presentasi makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
f) FGD; dan
g) Wawancara.
(7) Bagi PNS yang akan diangkat kembali dalam jabatan fungsional
Arsiparis Kategori Keahlian meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Praktek kerja;
d) FGD; dan
PENGGUNAAN METODE UJI KOMPETENSI
...lanjutan
(8)
Bagi pejabat
struktural
yang berpindah jabatan dalam
JFA
Ahli Pertama, Arsiparis Ahli Muda, dan Arsiparis Ahli
Madya
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
d) FGD; dan
e) Wawancara.
(9) Bagi pejabat
struktural
yang berpindah jabatan dalam JFA
Ahli Utama
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan;
d) Presentasi makalah/karya ilmiah;
PENGGUNAAN METODE UJI KOMPETENSI
...lanjutan
(10)
Metode uji kompetensi kearsipan bagi
pejabat
fungsional tertentu
lainnya yang akan berpindah jabatan
menjadi pejabat fungsional Arsiparis
kategori keahlian
meliputi:
a) Portofolio;
b) Ujian tertulis;
c) Membuat makalah/karya tulis di bidang kearsipan.
d) FGD; dan
Bagian ke 6
Kualifikasi Kelulusan Dan Masa Berlaku Sertifikat
Kompetensi
(1) Kualifikasi kompetensi bagi Arsiparis yang dinyatakan lulus uji
kompetensi Sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis terdiri dari :
a) Kualifikasi A dengan nilai 91 – 100;
b) Kualifikasi B dengan nilai 81 – 90; dan
c) Kualifikasi C dengan nilai 70 – 80.
(2) Kualifikasi kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
memiliki predikat sebagai berikut :
a) Kualifikasi A predikat “Sangat Memuaskan”;
b) Kualifikasi B predikat “Memuaskan”; dan
c) Kualifikasi C predikat “Baik”.
a) Bagi peserta Sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis yang
memperoleh nilai uji kompetensi kurang dari 70 dinyatakan tidak
lulus; dan
b) Bagi peserta Sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis yang
Thank You
ARSIPARIS :
(Pasal 1 UU No. 43 Tahun 2009)
adalah seseorang yang memiliki
kompetensi di bidang kearsipan yang
diperoleh melalui pendidikan formal
dan/atau pendidikan dan pelatihan
kearsipan serta mempunyai fungsi,
tugas, dan tanggung jawab
ARSIPARIS :
(Peraturan MENEG PAN No:
PER/3/M.PAN/3/2009
TINGKAT
JABATAN ARSIPARIS
Peraturan Menteri Negara PAN Nomor
: PER/3/M.PAN/3/2009 :
KRITERIA JABATAN FUNGSIONAL
ARSIPARIS
TINGKAT TERAMPIL
Mempunyai teknis, prosedur
kerja dan pelatihan
teknis
dengan sertifikasi;
Memiliki etika profesi yg
ditetapkan oleh organisasi
profesi;
Dapat disusun dalam suatu
jenjang jabatan berdasarkan
tingkat keterampilan;
Pelaksanaan tugas bersifat
mandiri;
Diperlukan dalam pelaksanaan
tugas pokok dan fungsi
organisasi.
TINGKAT AHLI
Mempunyai metodologi, teknik
analisis yang didasarkan atas
disiplin ilmu pengetahuan
;
Memiliki etika profesi yang
ditetapkan oleh organisasi profesi;
Dapat disusun dalam suatu
jenjang jabatan berdasarkan
tingkat
keahlian;
Pelaksanaan tugas bersifat
mandiri;
Diperlukan dalam pelaksanaan
PENGERTIAN JABATAN FUNGSIONAL
ARSIPARIS
TINGKAT TERAMPIL
Arsiparis dengan kualifikasi
teknis
atau penunjang profesional
yang
pelaksanaan
tugas
dan
fungsinya
mensyaratkan
penguasaan
pengetahuan teknis
di bidang pengelolaan arsip
dan
Pembinaan kearsipan
TINGKAT AHLI
Arsiparis dengan kualifikasi
profesional
yang
Pelaksanaan
tugas
dan
fungsinya
mensyaratkan
penguasaan
ilmu
pengetahuan dan teknologi
di
TINGKATAN JABATAN FUNGSIONAL
ARSIPARIS
TINGKAT TERAMPIL
1.
Arsiparis Pelaksana
* Pengatur, II/c
* Pengatur Tk.I, II/d
2.
Arsiparis Pelaksana
Lanjutan
* Penata Muda, III/a
* Penata Muda Tk.I, III/b
3.
Arsiparis Penyelia
* Penata, III/c
* Penata Tk. I, III/
d
TINGKAT AHLI
1.
Arsiparis Pertama
* Penata Muda, III/a
* Penata Muda Tk.I,III/b
2.
Arsiparis Muda
* Penata, III/c
* Penata Tk.I, III/d
3.
Arsiparis Madya
* Pembina IV/a
* Pembina Utama Muda IV/c
4.
Arsiparis Utama
* Pembina Utama Madya
IV/d
PEMBAGIAN JENJANG JABATAN
DAN PANGKAT
PENGERTIAN ANGKA
KREDIT
Satuan nilai dari tiap butir kegiatan
dan/atau akumulasi butir-butir kegiatan
yang harus dicapai oleh seorang
KEGIATAN KEARSIPAN
Kegiatan yang
berkesinambungan
dalam
pengelolaan arsip secara manual dan/atau
elektronik, dimulai dari proses
penciptaan,
penggunaan
dan
pemeliharaan,
penyusutan, akuisisi, preservasi dan
pelestarian,
publikasi,
pelayanan,
UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
A. UNSUR UTAMA
1. PENDIDIKAN
2. PENGELOLAAN
3. PEMBINAAN
4. PENGEMBANGAN PROFESI
SUB UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
PADA UNSUR PENDIDIKAN
1. Pendidikan sekolah dan memperoleh
ijazah/gelar
2. Pendidikan dan pelatihan fungsional
dibidang
pengelolaan arsip dan
pembinaan kearsipan dan memperoleh
STTPP atau sertifikat
SUB UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
PADA UNSUR PENGELOLAAN
1. Ketatalaksanaan kearsipan
2. Pengolahan arsip
3. Perawatan dan pemeliharaan
Kearsipan/Arsip
SUB UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
PADA UNSUR PEMBINAAN
1. Bimbingan dan
Supervisi Kearsipan
2. Akreditasi dan
SUB UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
PADA UNSUR PENGEMBANGAN
PROFESI
1. Membuat karya tulis/karya ilmiah bidang
kearsipan
2. Menyusun standar/pedoman kearsipan
3. Menemukan teknologi tepat guna bidang
kearsipan
4. Uji kompetensi
SUB UNSUR KEGIATAN ARSIPARIS
PADA UNSUR PENUNJANG
1. Mengajar/ melatih (pengajar/pelatih) di
bidang
kearsipan
2.
Mengikuti bimbingan di bidang kearsipan
3.
Peran serta dalam seminar/lokakarya di
bidang
kearsipan
4.
Keanggotaan dalam organisasi profesi
arsiparis
5.
Keanggotaan dalam tim penilai jabatan
fungsional Arsiparis
6.
Perolehan penghargaan/ tanda jasa
PROSENTASE
ANGKA KREDIT KUMULATIF
Unsur Kegiatan
Prosentase Angka
Kredit Kumulatif
1.Pendidikan
paling rendah 80%
2. Pengelolaan
3. Pembinaan
4. Pengembangan Profesi
5. PenunjangTugas
PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT
Berpedoman pada butir kegiatan dan rincian angka kredit yang
distandarkan sebagaimana dimuat pada Lampiran I ( untuk arsiparis
tingkat terampil) dan Lampiran II ( untuk arsiparis tingkat ahli)
Peraturan Menpan Nomor : PER/3/M.PAN/3/2009
Penghitungan angka kredit dilakukan dengan cara mengkalikan
jumlah/volume kegiatan yang dilakukan arsiparis dengan nominal
angka kredit sebagaimana Lampiran I ( untuk arsiparis tingkat
terampil) dan Lampiran II ( untuk arsiparis tingkat ahli) Peraturan
Menpan Nomor : PER/3/M.PAN/3/2009
Hasil perkalian tersebut merupakan angka kredit hasil penghitungan
Hasil angka kredit hasil penghitungan yang dilakukan arsiparis
PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT
Arsiparis yang melaksanakan tugas arsiparis satu tingkat di atas jenjang
jabatannya, angka kredit yang ditetapkan sebesar
80 %
dari angka kredit
setiap butir kegiatan
Arsiparis yang melaksanakan tugas arsiparis satu tingkat di bawah jenjang
jabatannya, angka kredit yang ditetapkan sebesar
100 %
dari angka kredit
setiap butir kegiatan
CONTOH :
Arsiparis Pelaksana melakukan kegiatan Arsiparis Pelaksana Lanjutan
berupa entri data ke komputer sebanyak 3000 nomor . Angka Kredit Per
nomor adalah 0.0015. Maka angka kreditnya adalah 3000 nomor x 0.0015
x 80 % = 3.600
Arsiparis Pelaksana Lanjutan melakukan kegiatan Arsiparis Pelaksana
CONTOH
PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT
ARSIPARIS TINGKAT TERAMPIL ARSIPARIS PENYELIA
1. Mengikuti diklat manajemen arsip dinamis, 82 jam 2. Melakukan pemantauan pengelolaan arsip, 2 laporan 3. Menyusun rencana pemberkasan arsip aktif, 1 laporan
4. Mengikuti seminar kearsipan, 3 kali
PENGHITUNGAN :
UNSUR/ SUB UNSUR Rincian Angka Kredit Jumlah
I. Pendidikan / I.B.5 82 jam 2 2 II. Pengelolaan Arsip /II.A.6 0.5200 / laporan 2 x 0.5200
1.0400
III. Pengelolaan Arsip /II.B.1 0.3200 / laporan 1 x 0.3200 0.6400
IV. Penunjang Tugas Arsiparis (V/C/3) 1 / kali 3 x 1 3
Apabila tidak terdapat Arsiparis yg melaksanakan
tugas pokok sesuai denga jenjang jabatan yg
ditentukan, berdasar penugasan dari pejabat
yang berwenang, Arsiparis yang satu tingkat di
atas dan atau satu tingkat di bawah jenjang
jabatan dapat melakukan kegiatan tersebut;
Arsiparis yg melaksanakan tugas pokok kearsipan
di
atas
jenjang jabatan, angka kredit yg diperoleh
ditetapkan sebesar
80% dari angka kredit yang
ditetapkan;
Arsiparis yg melaksanakan tugas pokok kearsipan
di bawah
jenjang jabatan, angka kredit yang
RINCIAN KEGIATAN DAN
RINCIAN KEGIATAN DAN
BUKTI KERJA
BUKTI KERJA
ARSIPARIS TINGKAT
ARSIPARIS TINGKAT
TERAMPIL
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS PELAKSANA
1. Mencatat surat/naskah
2. Menyeleksi surat/naskah
3. Melakukan pengeditan data base, penggabungan data kearsipan
danpenyesuaian struktur ke dalam sistem aplikasi kearsipan
4. Membuat inventaris arsip berbahasa indonesia
5. Melakukan penyimpanan dan penataan arsip
6. Melakukan restorasi/perbaikan arsip (penomoran arsip, menambal dan
menyambung, menghilangkan debu, jamur dan kotoran lain, melakukan
pengepresan
arsip,
penentuan
bahan
formula
restorasi
dan
mengeringkan arsip secara manual)
7. Melakukan rewashing arsip film, mikrofilm dan klise/negatif foto
8. Melakukan recleaning arsip video
9. Melakukan rewinding arsip rekaman suara
10. Melakukan perawatan (arsip tekstual, microfische, micrifilm, film, video,
negatif photo, rekaman suara/sejarah lisan)
11. Melakukan alih media arsip kertas ke mikrofilm, mikrofische dan CD
12. Melakukan alih media arsip film ke video atau CD
13. Memberikan layanan arsip konvensional
14. Melak. keg. publikasi arsip pandang dengar mll media elektronik sbg
pengumpul bahan
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS PELAKSANA LANJUTAN
1. Mengarahkan surat/naskah
2. Mengendalikan surat dan memantau tindak lanjut surat 3. Melakukan entri data ke komputer
4. Melakukan monitoring penggunaan aplikasi sistem informasi kearsipan 5. Menyusun rencana pemberkasan
6. Memberkaskan arsip aktif 7. Membuat daftar arsip aktif 8. Membuat daftar arsip inaktif 9. Membuat daftar isi berkas
10. Melaksanakan penyeleksian hasil penilaian arsip inaktif yang akan disusutkan 11. Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia
12. Menyusun informasi arsip pandang dengar beridentitas ( film, video, gambar statik, rekaman suara) 13. Membuat daftar arsip kartografi
14. Menyeleksi arsip yang akan direstorasi ( arsip konvensional, film, video, rekaman suara/sejarah lisan dan kartografi)
15. Menyeleksi arsip foto yang akan dialihmediakan ( klise/foto negatif yang akan dicetak, positif yang akan direpro/discan)
16. Melakukan alih media arsip video ke video dan CD/DVD 17. Melakukan alih media arsip foto ke kertas foto dan CD
18. Melakukan alih media arsip audio ( rekaman suara/sejarah lisan) ke kaset dan CD 19. Melakukan konservasi media simpan arsip elektronik
20. Melakukan alih format arsip elektronik 21. Melakukan pemindaian ( scanning)
22. Memberikan layanan arsip ( film, video, rekaman suara, kartografik dan gambar statisk ) 23. Memberikan layanan alih media arsip konvensional
24. Melaksanakan kegiatan publikasi arsip pandang dengar melalui media elektronik sebagai penata gambar 25. Menyeleksi materi/bahan pameran kearsipan
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS PENYELIA
1. Melakukan pemantauan pengelolaan arsip 2. Melakukan kontrol sistem akses arsip elektronik
3. Melakukan peliputan kegiatan kedinasan yang menghasilkan arsip ( audio, viseo dan foto ) 4. Membuat daftar arsip statis
5. Membuat inventaris arsip berbahasa Indonesia
6. Membuat inventaris arsip berbahasa asing atau berbahasa daerah 7. Membuat ikhtisar khasanah arsip
8. Melakukan transliterasi arsip paleografi/huruf asing
9. Menyusun informasi arsip pandang dengar tidak beridentitas ( film, video, gambar statik, rekaman suara)
10. Membuat indeks arsip pandang dengar ( film, video, gambar statik, rekaman suara)
11. Membuat daftar arsip pandang dengar beridentitas ( film, video, gambar statik, rekaman suara) 12. Membuat daftar arsip pandang dengar tidak beridentitas ( film, video, gambar statik, rekaman
suara)
13. Membuat denah dan peta lokasi penyimpanan arsip
14. Melakukan kegiatan restorasi/perbaikan arsip ( mengeringkan dengan vacum dry chumber) 15. Melakukan penilaian terhadap hasil restorasi dan perawatan arsip/alih media ( quality control ) 16. Memeriksa integritas berkas yang digunakan dalam layanan
17. Memberikan layanan alih media arsip media baru 18. Melakukan penerbitan tematik bahan kearsipan 19. Menyusun katalog pameran kearsipan
20. Membuat representasi informasi/caption
21. Memberikan panduan pada pameran kearsipan 22. Menyusun materi bimbingan teknis kearsipan
RINCIAN BUKTI KERJA ARSIPARIS TINGKAT TERAMPIL
I. UNSUR PENDIDIKAN
NO
JENIS
KEGIATAN
BATASAN KEGIATAN
BUKTI
KERJA
PELAKSAN
A
A. PENDIDIKAN SEKOLAH 1.D3 2.SMU/SMK Fotocopy Ijasah yang telah dilegalisir oleh pimpinan sekolah/PT Semua jenjang arsiparis tingkat terampil B. DIKLAT TEKNISFUNGSIONAL ARSIPARIS 1.Diklat Fungsional Arsiparis Tingkat Terampil
2. Diklat Teknis Kearsipan Lainnya
Diklat yang dipersyaratkan bagi PNS berijazah D3 bidang ilmu lain yang diangkat pertama kali dalam jabatan arsiparis tingkat terampil
Diklat yang dilaksanakan bagi arsiparis dalam rangka memenuhi kebutuhan peningkatan pengetahuan atau ketrampilan yang bersifat khusus di bidang kearsipan dan atau
penunjang kearsipan Fotocopy STTPL/Sertifikat yang telah dilegalisir oleh pimpinan/atasa nnya Fotocopy STTPL/Sertifikat yang telah dilegalisir oleh pimpinan/atasa nnya Semua jenjang arsiparis tingkat terampil Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
C. DIKLAT PRAJABATAN Diklat Prajabatan Golongan II
Diklat yang dilaksanakan bagi calon
N
O
KEGIATAN
JENIS
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSA
NA
B. PENGOLAHAN (ARSIP AKTIF)
1.
Memberkaskan
arsip aktif
Memberkaska
n arsip aktif
berdasarkan
kode dan
indeks
• Laporan yg memuat
jenis arsip yg
diberkaskan, sistem
pemberkasan yg
dipakai dan
mendapat
persetujuan
atasan/pimpinan
unit kerja;
• Surat
keterangan/penugas
an dari pejabat yg
berwenang
Arsiparis
Pelaksan
a
II. UNSUR PENGELOLAAN ARSIP
NO
JENIS KEGIATAN
BATASAN
KEGIATAN
BUKTI KERJA
PELAKSAN
A
A. KETATALAKSANAAN KEARSIPAN
1.
Mencatat,
menyeleksi dan
mengarahkan
surat/naskah
a. Mencatat
surat/naskah
Mencatat pada
buku
agenda/takah/k
artu kendali
• Fotocopy buku
agenda/KK dan
mendapat
persetujuan
pimpinan/atasan unit
kerjanya.
Arsiparis
Pelaksana
(II c / II d)
b. Menyeleksi
surat/naskah
Menyeleksi
berdsarkan
tingkat
kerahasiaan
nya (rahasia,
sangat rahasia,
terbatas) dan
berdasarkan
bobotnya
(penting, biasa)
• Fotocopy catatan dan
mendapat
persetujuan dari
pimpinan/atasan unit
kerjanya.
NO
JENIS
KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSAN
A
B. PENGOLAHAN (ARSIP INAKTIF)
1.
Menyeleksi arsip
inaktif yang akan
disusutkan
Menentukan
berkas arsip
yg akan di
simpan dan
dimusnahkan
• Daftar arsip usul
serah dan daftar
arsip usul musnah
dan mendapat
persetujuan
pimpinan/atasan
unit kerjanya;
• Surat penugasan
Arsiparis
Pelaksan
a
N
O
KEGIATAN
JENIS
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSAN
A
B. PENGOLAHAN (ARSIP STATIS)
1.
Membuat
inventaris arsip.
Sejarah
lembaga,
sejarah arsip,
sejarah
akuisisi serta
daftar arsip
statis.
• Inventaris arsip dan
mendapat
persetujuan dari
pimpinan/atasan
unit kerjanya
• Surat
perintah/penugasan
Semua
jenjang
arsiparis
tingkat
terampil
2.
Merestorasi/perb
aikan arsip
dengan cara
menambal/
Menyambung
Menambal/me
nyambung
arsip yang
berlubang
atau robek
• Dan mendapat
persetujuan
pimpinan/atasan
unit kerjanyaDaftar
arsip yang diperbaiki
Arsiparis
Pelaksan
a
(II c / II d)
3.
Rewashing arsip
film
Dengan cara
manual
maupun
dengan mesin
• Daftar arsip yang
dibersihkan dan
disahkan oleh
pimpinan/atasan
unit kerjanya
Arsiparis
Pelaksan
a
III. UNSUR PEMBINAAN KEARSIPAN
N
O
JENIS KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSA
NA
A. BIMBINGAN DAN SUPERVISI KEARSIPAN
1.
Menyusun materi
bintek kearsipan
Membuat
bahan/materi
bintek
• Fotocopy materi
• Laporan yg telah
mendapat persetujuan
dari pimpinan/atasan
unit kerjanya
Arsiparis
Penyelia
(IIIc / III d)
2.
Memberikan
bimbingan
arsiparis berkaitan
dg jafung
Bimkos jafung
arsiparis
• Laporan telah
mendapat persetujuan
dari pimpinan/atasan
unit kerjanya
Arsiparis
Pelaksana
Lanjutan
(IIIa / III b)
3.
Memberikan
layanan konsultasi
penyusunan dan
persetujuan sistem
pengelolaan arsip
Bimkos
• Laporan telah
mendapat persetujuan
dari pimpinan/atasan
unit kerjanya
IV. UNSUR PENGEMBANGAN PROFESI KEARSIPAN
N
O
JENIS KEGIATAN
BATASAN KEGIATAN
BUKTI KERJA
PELAKSAN
A
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
1.
Karya tulis/karya
ilmiah hsl penelitian,
pengkajian, survey
dan evaluasi bidang
kearsipan yg
dipublikasikan
Melakukan kegiatan
penyusunan karya tulis di
bidang kearsipan yg
memenuhi ketentuan
penulisan ilmiah dr hasil
penelitian, pengujian,
survey atau evaluasi
a. Bentuk Buku dan
diedarkan scr
nasional
• Buku diterbitkan
dg ISBN
• Minimal 25 hal/llbr
• Diedarkan secara
nasional
Semua
jenjang
arsiparis
b. Bentuk Majalah
ilmiah yg diakui olh
LIPI
Dimuat dlm jurnal
kearsipan atau buletin
atau media kearsipan
lainnya.
• Majalah atau
jurnal
• Fotocopy cover
majalah atau
jurnal dan isi
(naskah)
NO
JENIS
KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKS
ANA
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
2. Karya tulis/karya
ilmiah hsl
penelitian,
pengkajian, survey
dan evaluasi
bidang kearsipan
yg
tidak
dipublikasikan
Melakukan kegiatan
penyusunan karya
tulis di bidang
kearsipan yg
memenuhi
ketentuan penulisan
ilmiah dr hasil
penelitian,
pengujian, survey
atau evaluasi
a. Bentuk Buku
• Buku dicetak ttp
tdk diterbitkan
• Minimal 25 hal/llbr
• Direkomendasi olh
min 2 org arsiparis
di atasnya atau
pimpinan unit kerja
min es. II
N
O
KEGIATAN
JENIS
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSANA
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
b. Bentuk
Makalah
• Minimal 30
hal/lbr
• Direkomendas
i olh min 2 org
arsiparis
diatasnya
atau pimpinan
unit kerjanya
min es II
• Komposisi 25
%
pendahuluan,
60 % isi, dan
15 % penutup
• Makalah dijilid
N
O
KEGIATAN
JENIS
BATASAN KEGIATAN BUKTI KERJA
PELAKS
ANA
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
3. Karya tulis/Karya
Ilmiah berupa
tinjauan atau
ulasan ilmiah hsl
gagasan sendiri
di bidang
kearsipan yang
dipublikasikan
Melakukan kegiatan
penyusunan karya
ilmiah di bidang
kearsipan yg
dipublikasikan yg
memiliki ketentuan
penelitian ilmiah
a. Bentuk Buku
yang
diterbitkan
dan diedarkan
scr nasional
• Buku yg
diterbitkan dg
ISBN
• Minimal 25
hal/llbr
• Diterbitkan
dan diedarkan
scr nasional.
NO
JENIS
KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
UKTI KERJA
PELAKSAN
A
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
b. Bentuk
Majalah ilmiah
yang diakui
oleh LIPI
• Majalah, atau
Fotocopy
cover
majalah dan
isi (naskah).
N
O
KEGIATAN
JENIS
BATASAN KEGIATAN
BUKTI
KERJA
PELAKSAN
A
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
4. Karya tulis
berupa tinjauan
atau ulasan
ilmiah hsl
gagasan sendiri
di bidang
kearsipan
tdk
dipublikasikan
Melakukan kegiatan
penyusunan karya
ilmiah di bidang
kearsipan yg tidak
dipublikasikan yg
memiliki ketentuan
penelitian ilmiah
a. Bentuk Buku
• Buku dicetak
ttp tdk
dipublikasikan
• Minimal 25
hal/llbr
• Direkomendas
i olh min 2
orang
arsiparis di
atasnya atau
pimpinan unit
kerjanya min
es. II
N
O
JENIS
KEGIATAN
BATASAN KEGIATAN
BUKTI
KERJA
PELAKSA
NA
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
b. Bentuk
Makalah
• Minimal 30
hal/lbr
• Direkomendas
i olh min 2
orang
arsiparis di
atasnya atau
pimpinan unit
kerjanya min
es. II
• Komposisi 25
%
pendahuluan,
60 % isi, dan
15 % penutup
• Makalah dijilid
UNSUR PENGEMBANGAN PROFESI KEARSIPAN
N
O
JENIS
KEGIATAN
BATASAN
KEGIATAN
BUKTI KERJA
PELAKS
ANA
A. MEMBUAT KARYA TULIS/ILMIAH BIDANG KEARSIPAN
5. Membuat
tulisan ilmiah
populer di
bidang
kearsipan yg
disebarluaskan
melalui media
massa
Melakukan
kegiatan
membuat tulisan
ilmiah di bidang
kearsipan yg
dipublikasikan
melalui surat
kabar, majalah
dan lain-lain
Fotocopy tulisan
dalam media
massa
Semua
jenjang
arsiparis
terampil
6. Menyampaikan
prasaran
berupa
tinjauan,
gagasan dan
atau ulasan
ilmiah di
bidang
kearsipan pada
pertemuan
ilmiah
Melakukan
kegiatan
pengulasan
karya ilmiah di
bidang kearsipan
yang
dipresentasikan
di forum
profesi/organisasi
profesi/pertemua
n ilmiah
•Surat tugas/surat
perintah
•Naskah Prasaran
•Minimal 6
halaman
•Direkomendasi
olh min 2 org
arsiparis di
atasnya atau
pimpinan unit
kerja min es. II
N
O
JENIS KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSAN
A
C. UJI KOMPETENSI
1. Mengikuti uji
kompetensi/s
ertifikasi dan
mendapat
sertifikat
Mengikuti uji
kompetensi/ser
tifikasi di
bidang
kearsipan
Fotocopy
sertifikasi yang
telah dilegalisir
oleh
pimpinan/atasa
nnya
Semua
jenjang
arsipari
s
N
O
JENIS KEGIATAN
KEGIATAN
BATASAN
BUKTI KERJA
PELAKSA
NA
D. PENERJEMAHAN/PENYADURAN BUKU DAN BAHAN LAINNYA DI BIDANG
KEARSIPAN
1. Menerjemahkan
/menyadur di
bidang
kearsipan yang
dipublikasikan
dalam bentuk :
a.Buku yang
diterbitkan atau
diedarkan
secara nasional
b. Majalah
ilmiah yang
diakui oleh
instansi yang
berwenang
Kegiatan
menyadur/menerje
mahkan buku-buku
atau majalah ilmiah
di bidang kearsipan
yg dipublikasikan.
• Fotocopy
terjemahan/sadu
ran
• Bukti
penerbitan/publi
kasi
NO
JENIS
KEGIATAN
BATASAN
KEGIATAN
BUKTI KERJA
PELAKSA
NA
D. PENERJEMAHAN/PENYADURAN BUKU DAN BAHAN LAINNYA DI BIDANG
KEARSIPAN
2.
Menerjemahka
n/
menyadur di
bidang
kearsipan yg
tidak
dipublikasikan
dalam
bentuk :
a.Buku
b.makalah
Kegiatan
menyadur/menerje
mahkan buku-buku
atau majalah ilmiah
di bidang kearsipan
yg tidak
dipublikasikan.
• Fotocopy
terjemahan/sadu
ran
•
Direkomendasika
n olh min 2
orang arsiparis
di atasnya atau
pimpinan unit
kerjanya Es II
Semua
jenjang
arsiparis
terampil
3.
Membuat
abstrak tulisan
ilmiah bidang
kearsipan yang
dimuat dalam
penelitian
Membuat abstrak
serta resensi dari
buku atau tulisan
ilmiah kearsipan
• Fotocopy
abstrak dan
resensi dr tulisan
ilmiah yg
disetujui olh
pemberi tugas ;
• atau
V. UNSUR PENUNJANG
NO JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN BUKTI KERJA PELAKSANA
A Mengajar/melatih pada diklat
kearsipan Melakukan kegiatan sebagai asistensi/pembimbing pada diklat kearsipan
- Surat tugas/surat perintah - Jadwal diklat kearsipan - Laporan yang ltelah mendapat persetujuan dari pimpinan/atsannya
Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
B Mengikuti bimbingan kearsipan Kegiatan mengikuti bimbingan
kearsipan Fotocopy sertifikat/surat keterangan yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang
Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
C PERAN SERTA DALAM SEMINAR/LOKAKARYA
1. Mengikuti seminar/lokakarya sebagai:
Pemrasaran/Pembahas/Moderator/Nar asumber
Peserta
2. Mengikuti delegasi ilmiah sebagai: Ketua/Anggota
Kegiatan menghadiri secara langsung suatu pertemuan di bidang
kearsipan
Kegiatan menghadiri secara langsung suatu pertemuan ilmiah di bidang kearsipan, seperti pertemuan organisasi profesi kearsipan tingkat regional, internasional maupun nasional
Fotocopy sertifikat yang ditandatangai oleh panitia penyelenggara atau pejabat yang berwenang
Fotocopy sertifikat yang ditandatangai oleh panitia penyelenggara atau pejabat yang berwenang
Semua jenjang arsiparis tingkat terampil Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
D Menjadi anggota organisasi profesi sebagai:
Ketua/Wakil ketua/Anggota
Fotocopy surat keterangan atau kartu keanggotaan yang ditandatangani pejabat yang berwenang
Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
E Menjadi anggota tim penilai
Keterlibatan dalam tim penilai pusat, tim penilai unit kerja, tim penilai provinsi, tim penilai kabupaten/Kota, dan Tim Penilai Instansi
- Fotocopy SK pengangkatan sebagai Tim Penilai atau Fotocopy surat keteranhan sebagai anggota Tim Penilai Pengganti
- Fotocopy DUPAK arsiparis yang dinilai
Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
F MEMPEROLEH PENGHARGAAN/TANDA JASA
1. Penghargaan/tanda jasa Satya Lenana Karya Satya Lencana Karya Satya: 30 tahun/20 tahun/10 tahun
2. Mengikuti Lomba Kearsipan a. Sebagai pemenang tk
nasional/Internasional b. Sebagai pemenang tingkat
instansi/provinsi
c. Sebagai pemenang tingkat kabupaten/kota
Memperoleh tanda
kehormtan/penghargaan dari
Pemerintah atas jasa dan pengabdian sebagai PNS
Mengikuti lomba kearsipan baik untuk arsiparis teladan, lomba karya tulis kearsipan dan lomba karya kearsipan lainnya
Fotocopy surat keputusan/piagam dari pemerintah yang telah dilegalisir oleh pimpinan/atasannya
- Fotocopy SK Pemenang yang telah dilegalisir oleh
pimpinan/atasannya
- Fotocopy sertifikat/piagam yang telah dilegalisir oleh pimpinan/atasannya Semua jenjang arsiparis tingkat terampil Semua jenjang arsiparis tingkat terampil
G Memperoleh ijazah lan yang tidak sesuai dengan
bidang tugasnya; D3/D4/S1
Fotocopy ijazah yang telah dilegalisir oleh pimpinan sekolah/perguruan tingginya
RINCIAN KEGIATAN DAN
RINCIAN KEGIATAN DAN
BUKTI KERJA
BUKTI KERJA
ARSIPARIS TINGKAT AHLI
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS PERTAMA
1.
Membuat daftar arsip yang akan disusutkan
2.
Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia
3.
Membuat
inventaris
arsip
organisasi
berbahasa
asing/daerah
4.
Membuat inventari arsip perseorangan
5.Menilai senarai/daftar arsip
6.
Mengedit hasil liputan dalam rangka akuisisi
7.Menyusun rencana penyimpanan arsip
8.
Monitoring dan evaluasi terhadap fisik arsip Melakukan
penilaian arsip yang telah direstorasi
9.
Melakukan laminasi arsip peta
10.
Melakukan penilaian arsip yang akan dialihmediakan/alih
format
11.
Memberikan layanan konsultasi aplikasi sistem kearsipan
12.Menyusun unjuk citra (display pameran kearsipan)
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS MUDA
1. Menilai arsip yang akan disusutkan
2. Membuat daftar arsip statis selain berbahasa Indonesia
3. Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia
4. Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa asing/daerah
5. Menilai hasil transliterasi arsip
6. Menilai hasil transkipsi arsip
7. Membuat evaluasi rekaman suara wawancara sejarah lisan
8. Membuat pengujian dasar arsip audio visual
9. Menilai hasil peliputan dalam rangka akuisisi yang menghasilkan arsip
10. Menilai hasil liputan dalam rangka akuisisi yang menghasilkan arsip
11. Menilai pedoman layanan informasi pameran kearsipan
12. Menilai pedoman layanan informasi/bahan kearsipan
13. Melaksanakan kegiatan publikasi arsip pandang dengar memalui media
elektronik
sebagai penulis naskah
14. Merancang penyelenggaraan pameran kearsipan
15. Memberikan bimbingan dan konsultasi kearsipan dinamis/statis
16. Melakukan penelaahan konsep/rancangan JRA dalam rangka persetujuan
tiap
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS MADYA
1. Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia 2. Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa asing/daerah 3. Membuat inventaris arsip perseorangan
4. Memberikan layanan konsultasi pengenalan sumber/pengenalan khasanah arsip 5. Memberikan layanan jasa penelusuran arsip
6. Memberikan layanan advokasi bidang kearsipan 7. Menyusun naskah apresiasi kearsipan
8. Melakukan apresiasi kearsipan
9. Melaksanakan kegiatan publikasi arsip pandang dengar melalui media elektronik sbg sutradara/pengarah dan
sebagai penyunting
10. Melaksanakan konsultasi kearsipan dalam rangka publikasi 11. Membuat evaluasi penyelenggaraan pameran
12. Menilai naskah penerbitan sumber arsip
13. Menyusun materi bimbingan dan konsultasi kearsipan 14. Menyusun evaluasi penyelenggaraan bimkos kearsipan
15. Memberikan konsultasi penyusunan sistem pengelolaan arsip 16. Memberi layanan penyusunan JRA tiap subyek/bidang/kelompok
17. Menelaah konsep/rancangan JRA dalam rangka persetujuan tiap subyek/bidang/kelompok yang belum memiliki
pedoman
RINCIAN KEGIATAN ARSIPARIS UTAMA
1
.
Menilai inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia
2. Melakukan penyajian informasi khasanah kearsipan
3. Melakukan pelayanan pengujian sistem kearsipan
4. Melakukan layanan pengujian reliabilitas dan otensitas
arsip
5. Menilai petunjuk pelacakan arsip/ sumber arsip
6. Melakukan penerbitan tematik bahan kearsipan/naskah
sumber arsip
7. Menilai kegiatan publikasi arsip pandang dengar melalui
media elektronik
8. Menilai hasil supervisi/pengawasan kearsipan
9.
Menyusun
dan
menyempurnakan
materi
uji
RINCIAN BUKTI KERJA ARSIPARIS TINGKAT AHLI
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
C PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN
1 Diklat Prajabatan
Tingkat III Diklat yang dilaksanakan bagi calon Arsiparis untuk golongan III
Fotocopy
STTPL/Sertifikat yang telah dilegalisir oleh pimpinan/atasannya
Semua jenjang arsiparis
tingkat ahli
II.UNSUR PENGELOLAAN ARSIP
A PENGOLAHAN ARSIP
1 Membuat daftar arsip yg disusutkan setiap 100 nomor
Membuat daftar arsip dalam rangka penyusutan. Daftar ini sifatnya sementara dan
digunakan untuk menentukan jenis arsip yang akan
dipindahkan, dimusnahkan, dan diserahkan ke LK.
•Daftar arsip secara keseluruhan dan telah mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
• surat tugas / Surat perintah
Arsiparis Pertama
2 Menilai arsip yang akan disusutkan
Kegiatan menentukan berkas arsip yang akan disimpan secara permanen atau dimusnahkan berdasarkan nilaiguna arsip atau dengan kriteria tertentu yg
menyangkut segi kelangkaan dan keunikan
Daftar arsip hasil
penilaian yang meliputi daftar arsip yang
dipindah, usul musnah, permanen, usul serah ke LK dan mendapat
persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya serta
dilengkapi dengan surat penugasan
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
3 Membuat daftar arsip statis selain yg berbahasa Indonesia setiap 100 nomor
Menyusun data intelektual berupa daftar arsip statis.
Kegiatan membuat daftar arsip statis yang dapat digunakan sebagai sarana bantu penemuan kembali arsip statis.
Kegiatan ini meliputi :
survei
deskripsi
membuat skema pengaturan arsip
pemberkasan
penyusunan daftar/senarai
Senarai/daftar arsip statis yang memuat khasanah arsip, deskripsi arsip, jumlah, tahun, kondisi, ukuran dan keterangan dan telah mendapatkan pengesahan dari Kepala LK disertai surat
penugasan Arsiparis Muda 4 Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa Indonesia
Kegiatan pembuatan inventaris arsip dari suatu khasanah tertentu yang isinya tentang sejarah
kelembagaan, sejarah arsip, sejarah akuisisi serta daftar arsip statis yang berbahasa Indonesia
inventaris arsip dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
surat tugas/surat perintah
Arsiparis Madya
Arsiparis Muda
Arsiparis Pertama 5 Membuat inventaris arsip organisasi berbahasa asing atau daerah
Kegiatan pembuatan inventaris arsip dari suatu khasanah tertentu yang isinya tentang sejarah
kelembagaan, sejarah arsip, sejarah akuisisi serta daftar arsip statis yang berbahasa asing atau daerah
inventaris arsip dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
surat tugas/surat perintah
Arsiparis Madya
Arsiparis Muda
Arsiparis Pertama
6 Membuat
inventaris arsip perseorangan
Kegiatan pembuatan inventaris arsip dari seseorang/tokoh tertentu yang isinya tentang sejarahnya, sejarah arsip, sejarah akuisisi serta daftar arsip statis yang dibuat
inventaris arsip dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
surat tugas/surat perintah
Arsiparis Madya
Arsiparis Muda
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
7 Menilai inventaris
arsip Melakukan evaluasi terhadap inventaris arsip sesuai dengan
persyaratan teknis penyusunan inventaris
Laporan hasil penilaian yang sekurang-kurangnya memuat penilaian terhadap teknik dan metode penyusunan serta kelengkapan
persyaratan sebuah inventaris dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya Arsiparis Utama 8 Menilai
senarai/daftar arsip Melakukan evaluasi terhadap senarai/daftar arsip sesuai dengan persyaratan teknis penyusunan daftar /senarai
Laporan hasil penilaian yang sekurang-kurangnya memuat penilaian terhadap teknik dan metode penyusunan serta kelengkapan
persyaratan sebuah daftar/senarai arsip dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit
kerjanya
Arsiparis Pertama
9 Menilai hasil
transliterasi arsip Melakukan evaluasi terhadap hasil transliterasi (kegiatan mengalihkan informasi arsip yang menggunakan huruf non latin kedalam huruf latin)
Laporan hasil evaluasi dari sisi metode dan teknik penulisan transliterasi dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit
kerjanya
Arsiparis Muda
10 Menilai hasil
transkripsi arsip Melakukan evaluasi terhadap hasil transkripsi (kegiatan penyalinan bunyi informasi dari bentuk suara hasil rekaman wawancara sejarah lisan kedalam bentuk tulisan)
Laporan hasil evaluasi dari sisi metode dan teknik penulisan transkripsi dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit
kerjanya
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
11 Membuat evaluasi rekaman suara wawancara sejarah lisan
Melakukan penilaian terhadap hasil rekaman wawancara dengan metode sejarah lisan dari sisi materi, metode wawancara, dan kualitas suara
Laporan evaluasi dan rekomendasi dan mendapat persetujuan dari pimpinan / atasan unit kerjanya
Arsiparis Muda
12 Membuat pengujian dasar arsip audio visual :
a.Kaset b.Film c.video
Laporan hasil pengujian arsip audio visual dan mendapat persetujuan dari pimpinan/ atasan unit kerjanya
Arsiparis Muda
13 Mengedit hasil liputan dalam rangka akuisisi
Laporan hasil editing dan mendapat
persetujuan dari pimpinan/ atasan unit kerjanya
Arsiparis Pertama
14 Menilai hasil peliputan dalam rangka transkripsi arsip
Melakukan evaluasi terhadap hasil transkripsi (kegiatan penyalinan bunyi informasi dari bentuk suara hasil
rekaman wawancara sejarah lisan kedalam bentuk tulisan)
Laporan hasil evaluasi dari sisi metode dan teknik penulisan transkripsi dan
mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
Arsiparis Muda
B PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN ARSIP
1 Menyusun rencana
penyimpanan arsip Rencana dari pemetaan penyimpanan arsip dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
D PUBLIKASI KEARSIPAN
4 a. Menjadi
Sutradara/pengara h
Arsiparis yg bertindak sebagai pemandu yg
mengkoordinasikan rancangan sebuah produk sinema
elektronik dan sejumlah bahan arsip sesuai naskah yg
digariskan.
la[poran dan bukti fisik berupa video atau video cd dan mendapat
persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjannya
Arsiparis Madya
b. Menjadi penulis
naskah Pelaksana publikasi yg bertugas menulis naskah sehingga menghasilkan suatu rangkaian pesan yg akan diisi dengan sejumlah arsip yg disampaikan kepada masyarakat Naskah/skenario publikasi dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
Arsiparis Muda
c. Menjadi penyunting Pelaksana kegiatan
penyuntingan terhadap materi publikasi yg telah disusun menjadi footage sebelum dipublikasikan
Footage yang belum disunting dan footage hasil suntingan
Arsiparis Utama
5 Menilai kegiatan publikasi arsip pandang dengar
Kegiatan evaluasi terhadap program publikasi arsip yg dibuat berdasarkan teknologi pandang dengar
Surat tugas
hasil publikasi dan mendapat persetujuan dari pimpinan/ atasan unit kerjanya Arsiparis Utama 6 Melaksanakan konsultasi kearsipan dalam rangka publikasi
Kegiatan memberikan arahan atau menerima arahan dalam proses pelaksanaan publikasi, termasuk didlmnya koordinasi dg lembaga terkait dlm
penyelenggaraan publikasi
surat perintah/Surat tugas
laporan tertulis dari proses konsultasidan mendapat pengesahan dari pimpinan dan atasan unit kerjanya
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
D PUBLIKASI KEARSIPAN
7 Merancang
penyelenggaraan pameran kearsipan
Kegiatan menuangkan gagasan dan langkah-langkah
pelaksanaan pameran, termasuk didalamnya penentuan tema, teknis pengumpulan materi,
penentuan waktu dan tempat
surat penugasan
hasil rancangan atau naskah rancangan kerja dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
Arsiparis Muda
8 Menyusun unjuk citra (display) pameran kearsipan
Kegiatan menyusun suatu panduan yang berisi informasi materi pameran yg disajikan serta susunan dan urutan penataannya
surat penugasan
naskah unjuk citra pameran dan mendapat persetujuan dari
pimpinan/atasan unit kerjanya
Arsiparis Pertama
9 Membuat evaluasi penyelenggaraan pameran
Kegiatan analisis dan penilaian atas kegiatan pameran
kearsipan dari sisi substansi materi, pemilihan tema, mutu gambar, tata cahaya dan tata letak (display) ruang dan tempat, durasi waktu, promosi dan jumlah pengunjung serta katalog pameran
laporan penilaian mengenai
penyelenggaraan pameran
evaluasi penyelenggaraan pameran dapat dilakukan oleh sebanyak-banyaknya tiga orang arsiparis
dengan masing2 sebuah laporan dan mendapat persetujuan dari
pimpinan/atasan unit kerjanya
Arsiparis Madya
10
Menilai naskah
penerbitan sumber
arsip
Melakukan penilaian
terhadap naskah sumber
arsip baik sebelum
diterbitkan maupun setelah
diterbitkan
laporan penilaian yg
sekurang2nya memuat
perbaikan substansi
materi naskah, dan
mndapat persetujuan
pimpinan/ atasan unit
kerjanya
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
A BIMBINGAN DAN SUPERVISI KEARSIPAN
1 Menyusun materi bimbingan dan konsultasi kearsipan dinamis / statis
Kegiatan membuat
materi/bahan bimbingan dan konsultasi kearsipan
dinamis/statis. Bimkos
kearsipan adalah suatu proses kegiatan pengambilan
keputusan secara integral terhadap pelaksanaan sistem, sarana dan prasarana, SDM, serta kelembagaan kearsipan dalam rangka mencapai tujuan pembinaan
penyelenggaraan kearsipan
naskah materi bimbingan dan konsultasi kearsipan
surat tugas dari pejabat berwenang Arsiparis Madya 2 Memberikan bimbingan dan konsultasi kearsipan dinamis/statis Kegiatan memberikan bimbingan dan konsultasi kearsipan dinamis/statis sejak dari pengumpulan data
hingga pemantauannya
laporan hasil bimbingan teknis sistem kearsipan
dinamis dan statis dan mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
laporan Bimkos SDM kearsipan di pencipta arsip dan Lembaga Kearsipan dan
mendapat persetujuan dari pimpinan/atasan unit kerjanya
Surat penugasan
Arsiparis Muda
No
. JENIS KEGIATAN BATASAN KEGIATAN YG DPT DIAJUKANBUKTI KERJA PELAKSANA
A BIMBINGAN DAN SUPERVISI KEARSIPAN
3 Melaksanak