• Tidak ada hasil yang ditemukan

IND PUU 7 2003 Kepmen No. 77 th 2003

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "IND PUU 7 2003 Kepmen No. 77 th 2003"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

17 KEPUTUSAN

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 77 TAHUN 2003

TENTANG

PEMBENTUKAN LEMBAGA PENYEDIA JASA PELAYANAN PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP

DI LUAR PENGADILAN (LPJP2SLH) PADA KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 8 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 tentang Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan perlu ditetapkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup tentang Pembentukan Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan (LPJP2SLH) pada Kementerian Lingkungan Hidup;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3699);

2. Undang-undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (Lembaran Negara Indonesia Tahun 1999 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3872);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 tentang Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 113, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3982);

4. Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 101 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Menteri Negara;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERTAMA : Pembentukan Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup Di Luar Pengadilan Pada Kementerian Lingkungan Hidup (Lpjp2slh).

KEDUA : Susunan keanggotaan LPJP2SLH sebagaimana tercantum pada Lampiran Keputusan ini.

KETIGA : Anggota LPJP2SLH bertindak sebagai :

1. Arbiter, yang mempunyai tugas memeriksa sengketa lingkungan hidup dan memberikan putusan yang tidak memihak dalam jangka waktu yang ditentukan.

2. Mediator dan atau pihak ketiga lainnya, yang mempunyai tugas memfasilitasi para pihak yang bersengketa sehingga dapat tercapai kesepakatan.

KEEMPAT : Masa jabatan keanggotaan LPJP2SLH berlaku untuk masa 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) periode berikutnya.

KELIMA : Keanggotaan LPJP2SLH tidak dapat diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir kecuali memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2000 tentang Lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan.

KEENAM : LPJP2SLH dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Sekretariat yang berkedudukan pada unit yang membidangi penyelesaian sengketa lingkungan hidup, Kementerian Lingkungan Hidup.

(2)

18

KEDELAPAN : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 29 Mei 2003

Menteri Negara Lingkungan Hidup,

ttd

Nabiel Makarim, MPA, MSM.

Salinan ini sesuai dengan aslinya Deputi MENLH Bidang Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan Hidup,

ttd

(3)

19

Lampiran Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup

Nomor : 77 Tahun 2003 Tanggal : 29 Mei 2003

SUSUNAN KEANGGOTAAN

LEMBAGA PENYEDIA JASA PELAYANAN PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP DI LUAR PENGADILAN (LPJP2SLH)

No. N A M A WILAYAH KERJA

01 Ir. Isa Karmisa Ardiputra Seluruh Indonesia

02. Ir. Gempur Adnan Seluruh Indonesia

03. Dra. Liana Bratasida, MSc Seluruh Indonesia

04. Drs. Sudarijono Seluruh Indonesia

05. Sudarsono, SH Seluruh Indonesia

06. Lukman Hakim, SH Seluruh Indonesia

07. Zen Smith, SH Seluruh Indonesia

08. Arimbi Heroepoetri, SH, LLM Seluruh Indonesia

.

Menteri Negara Lingkungan Hidup,

ttd

Nabiel Makarim, MPA, MSM

Salinan ini sesuai dengan aslinya Deputi MENLH Bidang Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan Hidup,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan Pasal 9 dan Pasal 12 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, perlu

bahwa berdasarkan Pasal 36 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, pedoman teknis pengkajian pemanfaatan

(1) Hasil uji tipe emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru dan kendaraan bermotor yang sedang diproduksi (current production) yang dilakukan oleh instansi yang

Menimbang : bahwa sehubungan dengan adanya kekeliruan dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup tentang Pedoman Mengenai Syarat Dan Tata Cara Perizinan Serta Pedoman

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 dan Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000 tentang Pengendalian Kerusakan Tanah untuk Produksi Biomassa, perlu

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 15 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, perlu

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal dan

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 ayat (1) Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata perlu dibentuk Dewan