• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Material of Engineering Mathematics by NKH 2012 1 )

x ( Q )

x ( Q D

1

2

) x ( Q ) x ( Q D 1

) x ( Q ... )

x ( Q D

1

n

SIFAT-SIFAT YANG BERLAKU UNTUK POLINOMIAL OPERATOR

Bila dipunyai polinomial dalam bentuk operator yaitu F1(D), F2(D), dan F3(D), maka

berlaku:

1. Sifat komutatif penjumlahan

F1(D) + F2(D) = F2(D) + F1(D)

2. Sifat komutatif perkalian

F1(D) . F2(D) = F2(D) . F1(D)

3. Sifat asosiatif penjumlahan

[F1(D) + F2(D)] + F3(D) = F1(D) + [F2(D) + F3(D)]

4. Sifat asosiatif perkalian

[F1(D) . F2(D)] . F3(D) = F1(D) . [F2(D) . F3(D)]

5. Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan

F1(D) [F2(D) + F3(D)] = F1(D) . F2(D) + F1(D) . F3(D)

(2)

Material of Engineering Mathematics by NKH 2012 2

konstan C

dengan bila dan konstan a

dengan

konstan a

dengan

konstan a

dengan

METODE INVERSE/KEBALIKAN OPERATOR

Persamaan Diferensial Linier Tak Homogen tingkat n dapat ditulis dalam bentuk, F(D) Y = Q(x)

Untuk mencari penyelesaian khusus/integral khusus dari persamaan di atas diambil bentuk berikut,

SIFAT-SIFAT INVERSE OPERATOR

1.

2.

3.

4.

5.

Q(x) berbentuk eksponensial

6.

7.

8.

(3)

Material of Engineering Mathematics by NKH 2012 3 0 ) F(-a bila konstan a

dengan ax

sin ) a ( F

1 ax

sin ) D ( F

1 2

2 2

0 ) F(-a bila konstan a

dengan ax

cos ) a ( F

1 ax

cos ) D ( F

1 2

2 2

a b bila konstan b

a, dengan bx

sin a b

1 bx

sin a D

1

2 2 2

2

a b bila konstan b

a, dengan bx

cos a b

1 bx

cos a D

1

2 2 2

2

konstan a

dengan ax

cos a 2

x ax

sin a D

1

2 2

konstan a

dengan ax

sin a 2

x ax cos a D

1

2 2

) x ( Q ... D a D a D a D a a ) x ( Q ) D ( F

1

Yp 0 1 2 2 3 3 4 4

... D a D a D a D a

a0 1 2 2 3 3 4 4

Q(x) berbentuk cos ax dan/atau sin ax

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15. Bila Q(x) berbentuk polinomial maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut,

dengan

merupakan hasil bagi bilangan 1 oleh F(D) sampai diperoleh orde D sama

Referensi

Dokumen terkait

Pendekatan kontekstual sebenarnya berakar dari pendekatan konstruktivistik yang menyatakan bahwa seseorang atau siswa melakukan kegiatan belajar tidak lain adalah membangun

[r]

[r]

[r]

[r]

[r]

[r]

Dengan cara ini perjanjian dicapai oleh ilmuwan Inggris mengenai pertanyaan yang berkaitan erat dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pertanyaan yang berkaitan baik