146 Article Text 1137 1 10 20170210
Teks penuh
Dokumen terkait
Tahap ketiga adalah tahap “pertemuan” (encounter stage), di mana gagasan tersebut bertemu dengan gagasan atau ideologi lain serta dikontestasikan dalam sebuah ruang
otoritas yang turut bergerak dan menggerakkan pengetahuan. Ketika berbicara tentang fikih misalnya, orang tidak mungkin melepaskan dari otoritas Ima>m H{anafi>,
Pengalaman diaspora Yahudi—pengasingan traumatis mereka dari tanah air sejarah dan penyebarannya ke seluruh dunia—memberi konotasi agak negatif karena terkait dengan
Fenomena tersebut di atas, menunjukkan bahwa public relations eksis dan berjalan di lingkungan pondok pesantren. Pesantren mendapatkan kepercayaan masyarakat berdasar
Mengacu kepada deskripsi masyarakat Indonesia di masa kini dan di masa yang akan datang, dapat diajukan gagasan bahwa untuk mencapai masyarakat yang menghormati
Saran-saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah (1) pentingnya sinkronisasi antara budaya berbasis nilai-nilai islami yang
32 Dalam konteks ini al-Sarakhsî memberikan banyak uraian dan contoh sehingga mampu meyakinkan bahwa ia sesungguhnya dengan teori istih } sân ini bukan semata- mata karena
Polemik tentang boleh-tidaknya seorang non-Muslim memimpin sebuah negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam merupakan konsekuensi logis dari sebuah negara