• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN SIGNAGE MUSEUM TEKSTIL JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN SIGNAGE MUSEUM TEKSTIL JAKARTA"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN SIGNAGE MUSEUM TEKSTIL JAKARTA

Laporan Tugas Akhir

Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Desain (S.Ds.)

Nama : Ericha Surya Tantio

NIM 00000019768

Program Studi : Desain Komunikasi Visual

Fakultas : Seni dan Desain

UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA

TANGERANG

(2)

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ericha Surya Tantio

NIM 00000019768

Program Studi : Desain Komunikasi Visual

Fakultas : Seni dan Desain

Universitas Multimedia Nusantara

Judul Tugas Akhir :

PERANCANGAN SIGNAGE MUSEUM TEKSTIL JAKARTA

dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya tugas akhir ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar sarjana, baik di Universitas Multimedia Nusantara maupun di perguruan tinggi lainnya.

Karya tulis ini bukan saduran/terjemahan, murni gagasan, rumusan dan pelaksanaan penelitian/implementasi saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan narasumber.

Demikian surat Pernyataan Originalitas ini saya buat dengan sebenarnya, apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan serta ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar (S.Ds.) yang telah diperoleh, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Multimedia Nusantara.

(3)

iii

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR

PERANCANGAN SIGNAGE MUSEUM TEKSTIL JAKARTA

Oleh

Nama : Ericha Surya Tantio

NIM 00000019768

Program Studi : Desain Komunikasi Visual

Fakultas : Seni dan Desain

Tangerang, 21 Januari 2021

Dosen Pembimbing

Erwin Alfian, S.Sn., M.Ds.

Penguji Ketua Sidang

Edo Tirtadarma, S.Ds., M.Ds. Ardyansyah, S.Sn., M.M., M.Ds.

Ketua Program Studi

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat- Nya, penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan Tugas Akhir dengan judul "Perancangan Signage Museum Tekstil Jakarta" dengan baik dan tepat waktu. Penulisan laporan Tugas Akhir ini ditujukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Desain (S.Ds.). Laporan ini disusun berdasarkan ketertarikan dan hasil penelitian penulis terhadap Museum Tekstil Jakarta sebagai objek penelitian.

Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari bahwa terdapat banyak bantuan berupa doa, bimbingan, serta kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Mohammad Rizaldi, S.T., M.Ds. selaku ketua program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Multimedia Nusantara.

2. Bapak Erwin Alfian, S.Sn., M.Ds. selaku Dosen Pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan saran. 3. Keluarga dan para sahabat yang telah memberikan dukungan moral dan

kasih sayang.

Tangerang, 21 Januari 2021

(5)

v

ABSTRAKSI

Berdasarkan data dari Statistik Kebudayaan (2019), Indonesia memiliki total 438 museum yang tersebar di beberapa kota. Kota dengan jumlah museum terbanyak adalah Jakarta, yakni 64 museum. Salah satu museum. yang ditawarkan oleh pemerintah kota Jakarta sebagai fasilitas pelestarian budaya yang menyimpan koleksi wastra di Indonesia adalah Museum Tekstil Jakarta yang terletak di Jalan ks. Tubun No. 2-4, Kecamatan Palmerah. Dilansir dari laman Encyclopedia DKI Jakarta, Museum Tekstil Jakarta menampilkan lebih dari 2.500 buah koleksi tekstil tradisional yang dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu koleksi tenun, koleksi batik, koleksi peralatan, dan koleksi campuran. Seluruh koleksi tersebut disimpan di ruangan-ruangan dalam museum yang cukup luas. Namun, berdasarkan hasil observasi penulis, Museum Tesktil Jakarta tidak dilengkapi dengan signage sehingga pengunjung kesulitan mengakses ruangan-ruangan dalam museum. Dalam bukunya yang berjudul Signage and Wayfinding Design, Calori & David Vanden-Eynden (2015) mengatakan bahwa keberadaan signage dan wayfinding

system memegang peran penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi

pengunjung untuk menavigasikan suatu lingkungan yang asing (hlm. 10-11). Berdasarkan fenomena dan masalah tersebut, penulis memilih perancangan signage sebagai solusi yang tepat untuk Museum Tekstil Jakarta dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung dalam mengakses navigasi lingkungan. Kata kunci: Signage, Museum, Tekstil, Jakarta

(6)

ABSTRACT

Based on Cultural Statistics data (2019), Indonesia has 438 museums in several cities. Jakarta is the city with the largest number of museums, which is 64 museums. One of the museums offered by the Jakarta city government as a cultural preservation facility that stores wastra collections in Indonesia is the Jakarta Textile Museum which is located at Jalan ks. Tubun No, 2-4, Palmerah. Reporting from the DKI Jakarta Encyclopedia page, Jakarta Textile Museum displays more than 2.500 pieces of traditional textile collections which are grouped into four sections; weaving collections, batik collections, equipment collections, and mixed collections. The entire collections are stored in quite spacious rooms in the museum. Based on the author's observation, the Jakarta Textile Museum is not equipped with signage so that visitors have difficulty accessing the rooms in the museum. Quoted from a book entitled Signage and Wayfinding Design, Calori & David Vanden-Eynden (2015) states that signage and wayfinding systems plays an important role in providing a sense of security and comfort for visitors to navigate an unfamiliar environment (page 10-11). Based on these phenomena and problems, the authors chose that designing signage is the right solution for the Jakarta Textile Museum with the aim of increasing visitor convenience in accessing environmental navigation.

(7)

vii

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT. ... ii

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAKSI ...v

ABSTRACT ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL. ...xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 2

1.3. Batasan Masalah ... 2

1.4. Tujuan Tugas Akhir... 3

1.5. Manfaat Tugas Akhir... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...4

2.1. Signage ...4

2.1.1. Kategori Signage ...6

2.1.2. Graphic System pada Signage ... 10

2.1.3. Perangkat Keras pada Signage ... 20

(8)

2.2.1. Fungsi Museum ...33

2.2.2. Jenis-Jenis Museum... 33

BAB III METODOLOGI ... 38

3.1. Museum Tekstil Jakarta ... 38

3.1.1. Sejarah Museum Tekstil Jakarta... 38

3.1.2. Operasional Museum Tekstil Jakarta... 39

3.1.3. Koleksi Museum ... 40

3.1.4. Ruangan dan Fasilitas Museum ... 42

3.1.5. Denah Museum ... 56

3.1.6. Gaya Bangunan Museum ... 57

3.2. Metodologi Penelitian ... 59

3.3. Metode Penelitian Kualitatif. ... 60

3.3.1. Observasi... 60

3.3.1.1. Observasi dan Studi Alur Museum Tekstil Jakarta ...61

3.3.1.2. Observasi Signage Museum Tekstil Jakarta ... 68

3.3.2. Wawancara ... 72

3.3.2.1. Wawancara Pengurus Museum Tekstil Jakarta ... 73

3.3.2.2. Wawancara Pemandu Museum Tekstil Jakarta... 75

3.3.2.3. Wawancara Pengunjung Museum Tekstil Jakarta ...77

3.4. Metode Penelitian Kuantitatif. ... 78

3.4.1. Kuesioner ... 79

3.4.1.1. Analisis Hasil Kuesioner ... 79

(9)

ix

3.5. Metodologi Perancangan... 83

3.6. Studi Referensi ... 84

BAB IV STRATEGI DAN ANALISIS PERANCANGAN ... 86

4.1. Konsep Perancangan ... 86

4.1.1. Mind Map ... 86

4.1.2. Perancangan Signage... 88

4.1.2.1. Data Collection and Analysis (Pre-Design) ... 89

4.1.2.2. Schematic Design ... 90

4.1.2.3. Design Development ... 100

4.1.2.4. Documentation ... 111

4.2. Analisis Perancangan ... 115

4.2.1. Analisis Perancangan Signage... 115

4.2.2. Analisis Manual Book ... 119

4.3. Budgeting ... 122

BAB V KESIMPULAN ... 120

5.1. Kesimpulan ... 120

5.2. Saran ... 122

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Lukisan Gua yang Ditemukan di Lascaux, Perancis ...4

Gambar 2.2. Tiga Komponen Utama dalam EGD ... 5

Gambar 2.3. Contoh Identification Signage ... 6

Gambar 2.4. Contoh Directional Signage ... 7

Gambar 2.5. Contoh Warning Signage ... 7

Gambar 2.6. Contoh Regulatory dan Prohibitory Signage ... 8

Gambar 2.7. Contoh Operational Signage ... 9

Gambar 2.8. Contoh Honorific Signage ... 9

Gambar 2.9. Contoh Interpretive Signage ... 10

Gambar 2.10. Anatomi pada Tipografi ... 11

Gambar 2.11. Huruf Serif dan Sans Serif...13

Gambar 2.12. Karakteristik Huruf dengan Tingkat Legibilitas ... 14

Gambar 2.13. Contoh Tanda Panah berdasarkan AIGA/DOT Symbol System ...15

Gambar 2.14. Contoh Simbol untuk Ruang Transportasi berdasarkan AIGA/DOT Symbol System ... 15

Gambar 2.15. Contoh Signage Walk! Piladelphia di Pennsylvania ... 16

Gambar 2.16. Penggunaan Warna untuk Memberikan Makna Khusus ... 17

Gambar 2.17. Proposi Ukuran Simbol dan Tanda Panah terhadap Tipografi ...18

(11)

xi

Gambar 2.19. Posisi Simbol dan Tanda Panah yang Bertumpuk terhadap

Tipografi. ...19

Gambar 2.20. Peletakkan Konten pada Signage secara Umum ...20

Gambar 2.21. Freestanding or Ground-Mounted Signage ... 21

Gambar 2.22. Suspended or Ceiling-Hung Signage ...22

Gambar 2.23. Projecting or Flag-Mounted Signage ...22

Gambar 2.24. Flush or Flag-Mounted Signage ...23

Gambar 2.25. Variasi Bentuk Signage Berdasarkan Cara Pemasangannya ... 23

Gambar 2.26. Sudut Jarak Pandang Manusia secara Horizontal ... 25

Gambar 2.27. Sudut Jarak Pandang Manusia secara Vertikal ... 25

Gambar 2.28. Zona Pemasangan Signage...26

Gambar 2.29. Contoh Penggunaan Material Logam pada Signage ...27

Gambar 2.30. Contoh Penggunaan Material Plastik pada Signage ... 28

Gambar 2.31. Contoh Penggunaan Material Kaca pada Signage ...29

Gambar 2.32. Contoh Penggunaan Material Kayu pada Signage ...30

Gambar 2.33. Contoh Penggunaan Material Kain pada Signage ... 31

Gambar 2.34. Contoh Penggunaan Material Konstruksi Batu pada Signage ...32

Gambar 2.35. Museum Fatahillah Jakarta ... 34

Gambar 2.36. Museum Nasional Indonesia ... 35

Gambar 2.37. Museum Angkut Malang ... 35

Gambar 2.38. Museum Perumusan Naskah Proklamasi ... 36

Gambar 2.39. Museum Tekstil Jakarta ... 36

(12)

Gambar 3.1. Informasi Operasional Museum ... 40

Gambar 3.2. Royal Banner atau Umbul-Umbul Cirebon ... 41

Gambar 3.3. Koleksi Peralatan Tenun Flores... 42

Gambar 3.4. Gedung Galeri Batik ... 43

Gambar 3.5. Pintu Masuk Galeri Batik ... 43

Gambar 3.6. Koleksi Kain di Galeri Batik ... 44

Gambar 3.7. Bagian Dalam Galeri Batik ... 44

Gambar 3.8. Tampilan Depan Ruang Pameran Utama... 46

Gambar 3.9. Tampilan Dalam Ruang Pameran Utama ... 46

Gambar 3.10. Gedung Pameran Utama... 47

Gambar 3.11. Fasilitas Loker di Ruang Pameran Utama ... 47

Gambar 3.12. Bagian Belakang Gedung Pameran Utama... 48

Gambar 3.13. Pendopo Batik ... 49

Gambar 3.14. Peralatan Canting yang Disediakan ... 49

Gambar 3.15. Ruangan Mini Theatre ...50

Gambar 3.16. Ruangan Betawi... 50

Gambar 3.17. Ruangan Perpustakaan... 51

Gambar 3.18. Ruangan Pengenalan Wastra ... 51

Gambar 3.19. Toko Cideramata ... 52

Gambar 3.20. Produk yang Dijual di Toko Cideramata... 52

Gambar 3.21. Taman Serat... 53

(13)

xiii

Gambar 3.24. Bangunan Mushola ...55

Gambar 3.25. Gazebo di Depan Pendopo Batik... 55

Gambar 3.26. Area Parkir Museum Tekstil Jakarta... 56

Gambar 3.27. Denah Museum Tekstil Jakarta ... 57

Gambar 3.28. Bangunan Museum Tekstil Jakarta ... 58

Gambar 3.29. Pilar Besar pada Bangunan Museum ... 58

Gambar 3.30. Lantai Marmer pada Bangunan Museum ... 59

Gambar 3.31. Pintu pada Bangunan Museum... 59

Gambar 3.32. Alur Pengunjung Museum Tekstil Jakarta ... 68

Gambar 3.33. Ukuran Identification Sign yang Terlalu Rendah ...69

Gambar 3.34. Regulatory Sign yang Sudah Pudar ... 69

Gambar 3.35. Tempat Sampah di Area Parkir ... 70

Gambar 3.36. Directional Sign di Dekat Area Parkir ... 70

Gambar 3.37. Tampilan Directional Sign dari Arah Pengunjung di Pintu Masuk ... 71

Gambar 3.38. Tampilan Informasi mengenai Regulasi ... 72

Gambar 3.39. Wawancara Daring bersama Bapak Ardi Haryadi ... 74

Gambar 3.40. Wawancara bersama Ibu Artanti ... 76

Gambar 3.41. Wawancara bersama Ibu Dwi ... 78

Gambar 3.42. Diagram Kuesioner 1 ... 80

Gambar 3.43. Diagram Kuesioner 2 ... 80

Gambar 3.44. Diagram Kuesioner 3 ... 81

Gambar 3.45. Diagram Kuesioner 4 ... 82

(14)

Gambar 3.47. Referensi Signage ...85

Gambar 4.1. Proses Mind Map ... 87

Gambar 4.2. Sketsa Bentuk Dasar Signage ... 88

Gambar 4.3. Alur Sirkulasi Pengunjung ... 90

Gambar 4.4. Signage Pyramid Model ... 91

Gambar 4.5. Rencana Peletakkan Signage ... 92

Gambar 4.6. Penerapan Bahasa pada Signage ... 94

Gambar 4.7. Visualisasi Bentuk Panel ... 94

Gambar 4.8. Bentuk Tanda Panah ... 95

Gambar 4.9. Tampilan Pictogram ...96

Gambar 4.10. Font PT Serif Bold ... 97

Gambar 4.11. Font Avenir Medium dan Avenir Medium Oblique ...97

Gambar 4.12. Warna pada Signage ... 98

Gambar 4.13. Ornamen pada Signage ... 98

Gambar 4.14. Layout side-by-side positioning dan stacked positioning ...99

Gambar 4.15. Teknik Pemasangan Signage ... 100

Gambar 4.16. Peletakkan Interpretive Sign ... 101

Gambar 4.17. Tampilan Peta pada Interpretive Sign ... 102

Gambar 4.18. Interpretive Sign dan Pengukurannya ... 103

Gambar 4.19. Peletakkan Identification Sign untuk Pintu Masuk Utama ...104

Gambar 4.20. Identification Sign untuk Pintu Masuk Utama dan Pengukurannya...104

(15)

xv

Gambar 4.22. Identification Sign untuk Fasilitas Umum dan Pengukurannya... 105

Gambar 4.23. Peletakkan Identification Sign untuk Fasilitas Indoor... 106

Gambar 4.24. Identification Sign untuk Fasilitas Indoor dan Pengukurannya ... 106

Gambar 4.25. Peletakkan Identification Sign untuk Fasilitas Outdoor ... 107

Gambar 4.26. Identification Sign untuk Fasilitas Outdoor dan Pengukurannya ... 107

Gambar 4.27. Peletakkan Identification Sign untuk Area Parkir ...108

Gambar 4.28. Identification Sign untuk Area Parkir dan Pengukurannya ...108

Gambar 4.29. Peletakkan Directional Sign ... 109

Gambar 4.30. Directional Sign dan Pengukurannya ... 109

Gambar 4.31. Peletakkan Regulatory Sign ... 110

Gambar 4.32. Regulatory Sign dan Pengukurannya... 110

Gambar 4.33. Penerapan Identification Sign... 111

Gambar 4.34. Penerapan Identification Sign... 112

Gambar 4.35. Penerapan Identification Sign... 112

Gambar 4.36. Penerapan Identification Sign... 113

Gambar 4.37. Penerapan Identification Sign... 113

Gambar 4.38. Penerapan Interpretive Sign... 114

Gambar 4.39. Penerapan Directional Sign ... 114

Gambar 4.40. Penerapan Regulatory Sign... 115

Gambar 4.41. Tampilan Bentuk Signage ... 116

Gambar 4.42. Warna Kuning Kontras dengan Latar Belakang yang Gelap ...116

Gambar 4.43. Arah Pembacaan Informasi ... 117

(16)

Gambar 4.45. Layout pada Manual Book ... 119 Gambar 4.46. Isi Manual Book... 120

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Tabel Observasi Ruangan dan Fasilitas Museum Tekstil Jakarta ...61

Tabel 4.1. Urutan Hierarki Lokasi ... 92

Tabel 4.2. Penomoran pada Peta ... 102

Tabel 4.3. Rincian Biaya Desain Signage ... 122

Tabel 4.4. Rincian Biaya Produksi Signage ... 122

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A : DAFTAR PERTANYAAN KUESIONER...xxi LAMPIRAN B : TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN PENGURUS MUSEUM ... xxiii LAMPIRAN C : TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN PEMANDU MUSEUM ... xxx LAMPIRAN D : TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN PENGUNJUNG MUSEUM ... xxxiv LAMPIRAN E : DATA PENGUNJUNG MUSEUM TAHUN 2019...xxxvii LAMPIRAN F : BIMBINGAN ONLINE...xxxviii

Referensi

Dokumen terkait

24 penunjang dari desain visual yang telah dibuat, tidak ada batasan dalam menggunakan material untuk signage sehingga desainer dapat memilih material yang

Diharapkan dengan adanya Perancangan Interior Museum Jakarta Fashion Week ini, setiap masyarakat dapat melihat tren-tren yang sedang berkembang pada masa lalu

dalam pembuatan desain grafis lingkungan penulis mengambil mengambil bentuk dari bangunan yang terdapat pada Museum dan salah satu alat tradisional wastra yang terdapat

PERANCANGAN INTERIOR MUSEUM BANK MANDIRI DI KAWASAN KOTA TUA JAKARTA diajukan oleh Ayuning Khairunnisa, NIM 121 0037 123, Program Studi S- 1 Desain Interior, Jurusan

Dengan adanya perancangan signage dan wayfinding pada kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel Surabaya dapat mempermudah pengunjung dan memberikan kenyamanan

Berdasarkan masalah yang ada di atas terkait dengan tiga aspek paradigma museum, maka dibutuhkan suatu perancangan yang terintegerasi, berkaitan dengan solusi

Diharapkan dengan adanya Perancangan Interior Museum Jakarta Fashion Week ini, setiap masyarakat dapat melihat tren-tren yang sedang berkembang pada masa lalu

PERANCANGAN KEMBALI IDENTITAS KORPORAT UNTUK MUSEUM SEJARAH JAKARTA Herman Susanto, Muhammad Fauzi Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul, Jakarta Jalan Arjuna Utara Tol