Analisis Perbandingan Kinerja Protokol Routing OSPF, RIP, EIGRP, dan IS-IS
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Throughput pada routing OSPF lebih tinggi daripada throughput pada routing RIP, tetapi tidak stabil karena kondisi suatu jaringan dimana ada beberapa router yang mengalami gangguan,
routing pada setiap router secara otomatis walaupun terjadi perubahan kondisi jalur atau
Routing BGP memiliki kelebihan dibandingkan dengan protokol lain yaitu kecepatan konvergensinya dimana pada saat jaringan mengalami masalah atau gangguan maka router
Gambar 5. Grafik Pengujian Delay pada Traffic Sibuk Pengiriman paket data dari PC sumber ke PC tujuan saat traffic sibuk dapat terkirim dengan baik dimana rata-rata delay pada
Dalam kebanyakan lingkungan jaringan saat ini, RIPng bukanlah pilihan yang lebih disukai untuk routing karena dari sisi konvergensi masih kalah dibandingkan dengan EIGRP,
Jaringan yang menggunakan routing protocol EIGRP memiliki peningkatan kinerja yang lebih baik untuk parameter throughput yaitu sebesar 5% dari throughput
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada topologi mesh dengan 16 jaringan dalam traffic tidak sibuk dan traffic sibuk diketahui bahwa kinerja routing EIGRP
Hasil PengujianDelay Gambar 11.Hasil PengujianDelaypadaTrafficSibuk Pengiriman paket data dari PC sumber ke PC tujuan dan pemutusan kabel penghubung antar router saat traffic sibuk