3. Permasalahan
3.1. Permasalahan Umum
Untuk sebuah perwujudan sebuah konservasi arsitektur kolonial, haruslah memiliki fasilitas untuk pengkajian, pendataan dan mformasi, penyajiannya serta dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan sasaran dan tujuan.
Oleh karena itu, bagaimana menentukan sistem penataan wadah Pusat Studi ini, sehingga dapat menunjang efektifitas kelancaran kegiatan-kegiatan yang dilakukan.
3.2. Permasalahan Khusus
a) Untuk mendapatkan sebuah pendapatan yang akan digunakan sebagai penyokong dana bagi pusat studi mi agar menjadi sebuah lembaga yang mandiri dalam kegiatan yang dilakukan. Serta peka terhadap ruang pada pusat studi untuk dapat difungsikan ganda sebagai ruang
komersial.
Oleh karena itu, bagaimana membuat sebuah konsep-konsep ruang yang fleksibel didalam pusat studi untuk dijadikan sebuah ruang dengan fungsi ganda yang dapat mewadahi bermacam-macam kegiatan dan dapat dijadikan ruang yang akan digunakan sebagai
ruang komersial.
b) Untuk mendapatkan sebuah pengakuan atas keberadaan Pusat Studi yang memiliki koherensi dan kesamaan visual atau keserasian dengan lingkungannya. Diharapkan akan munculnya sebuah apresiasi dan konsep-konsep konservasi yang sesuai dengan kemajuan dan tuntutan.
Oleh karena itu, pusat studi konservasi ini harus dirancang dengan pertimbangan aspek kontekstual dimana atau integrasi yang mempunyai makna selaras, menyatu dan mempunyai keterkaitan karakter secara visual dengan lingkungan sekitar yang telah ada
sehingga akan tercapai kontinuitas visual
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
17
3.3. Tujuan
3.3.1. Tujuan 1 mum
Untuk mendapatkan rumusan konsep dasar perancangan sebuah pusat studi konservasi arsitektur kolonial yang dapat mewadahi berbagai
kegiatan. Sehingga memudahkan didalam melakukan aktivitas sesuai berdasarkan permasalahan yang ada.
3.3.2. Tujuan Khusus
Merancang Pusat Studi Ronservasi Arsitektur Kolonial, yang mampu memberikan fasilitas yang memadai bagi kegiatan-kegiatan pendataan dan informasi, dokumentasi dan penyajian, serta pengkajian, agar didapat terkoordinasi sehingga dapat mendukung terwujudnya sebuah konsep konservasi Arsitektur Kolonial yang lebih optimal. Melalui pendekatan perancangan arsitektur kontekstual, sehingga akan memberikan kontinyuitas secara visual dengan mempertimbangkan bangunan-bangunan kolonial yang ada disekitarnya.
3.4. Sasaran
Merancang Pusat Studi Konsen>asi Arsitektur Kolonial Di
Surakarta yang tetap berpegang pada inti permasalahan. Secara umum sasaran perancangan dapat mewujudkan sebuah pusat studi yang dapat menampung kegiatan pendidikan dan menyediakan fasilitas-fasilitas apresiasi masyarakat baik dalam bidang arsitektur maupun kebudayaan yang akan memberikan warna tersendiri yang dapat menjadi daya tarik dan rangsangan pada pendekatan dan pergerakan melalui pusat studi ini.
3.5. Lingkup Pembahasan
Mencakup performasi bangunan kolonial yang mencakup pemenuhan permasalahan fleksibilitas dan kontekstual meliputi kebutuhan ruang, besaran ruang dan penataan ruang dalam serta penampilan ruang luar yang dapat memberikan kesan dari fungsi bangunan serta sistem
struktur dan utilitas.
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
4. Spesifikasi Proyek
4.1. Sasaran Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial
a. Bagi Masyarakat Umum
• Memperkenalkan karya-karya Arsitektur Kolonial untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya "potref' masa lalu.
• Memperdalam pengetahuan terhadap makna konservasi maupun
terhadap karya arsitektur kolonial itu sendiri.
• Meningkatkan apresiasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap arsitektur kolonial untuk ikut serta berpartisipasi didalam proses
studi konservasi arsitektur.
b. Bagi Kalangan Intelektual-CAREconservation
• Memberikan kemudahan bagi kegiatan pengkajian untuk mendapatkan bahan studi perancangan konsep konservasi.
• Meningkatkan komunikasi antara intelektual-CAREconservation, masyarakat dan pemerintah untuk memudahkan sebuah pemecahan masalah yang sedang dihadapi dalam konservasi.
c. Bagi Pemerintah
• Mendapatkan masukan kontribusi pemikiran bagi kebijaksanaan pembangunan yang sedang dilakukan.
• Meningkatkan usaha terpadu dalam bidang konservasi khususnya arsitektur kolonial yang akan menjadi sebuah pengembangan untuk
kawasan itu sendiri.
4.2. Fungsi dan Tugas a. Fungsi
- Wadah Pendataan dan Informasi
Sebagai sarana inventarisasi data yang dapat memunculkan suatu pemikiran dan pengembangan dari sebuah potensi-potensi yang ada di bidang arsitektur dan diharapkan mampu menghasilkan informasi data yang dapat digunakan untuk tindak lanjut dari kegiatan konservasi
arsitektur kolonial.
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
19
- Wadah Penyajian dan Dokumentasi
Sebagai tempat untuk menggelarkan dan merekam kegiatan- kegiatan konservasi yang akan disajikan kepada masyarakat luas untuk memunculkan rasa memiliki terhadap karya arsitektur masa lalu. Yang dilain pihak diharapkan mampu untuk dapat lebih mengeksplorasi celah-celah pengembangan dibidang konservsi arsitektur kolonial.
- Wadah Pengkajian
Sebagai sarana motivator didalam melakukan studi dan analisis
yang akan melahirkan sebuah konsep-konsep baru bagi konservasi arsitektur yang dikembangkan guna memenuhi tuntutan jaman. Selain itu harus mampu menjadi tempat berapresiasi bagi komunitas CAREconservation di dalam proses pemeliharaan dan pelestarian dari obyek konservasi.
b. Tugas
• Pendataan dan Informasi
1) Melakukan observasi untuk mendapatkan data yang akan dirangkum dan kemudian akan dijadikan bahan informasi.
2) Memberikan bahan studi berupa penerangan / Informasi kepada masyarakat luas tentang Arsitektur Kolonial.
• Penyajian dan Dokumentasi
1) Mengadakan dan mendokumentasikan pameran konservasi untuk mendapatkan respon dari masyarakat.
2) Memutar film-film dokumenter dengan media audio visual berkenaan dengan kegiatan konservasi arsitektur.
• Pengkajian
1) Melakukan analisa permasalahan untuk memunculkan dukungan
didalam proses pemecahan masalah.
2) Mengadakan sarasehan / seminar mengenai solusi-solusi yang mungkm untuk diusulkan dari studi konservasi agar dapat lebih dirasakan manfaat dan sebuah pusat studi ini.
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
20
5. Fasilitas Utama
Fasilitas-fasilitas utama mengacu pada data standar fasilitas yang
disesuaikan dengan fungsi, sifat dan karakter serta tuntutan fasilitas
tersebut.
a. Fasilitas kegiatan pendataan dan informasi meliputi:
- Ruang Pengolahan Data dan Ruang Arsip Data.
- Ruang Penerbitan / Percetakan dan Ruang Informasi.
b. Fasilitas penyajian dan Dokumentasi
- Ruang pertunjukan, dengan bagian-bagian ruangnya : 1) Ruang penerimaan / Lobby
2) Ruang Auditorium / Cinema 3) Ruang duduk penonton
4) Ruang untuk kegiatan pentas ( Komersial) 5) Ruang Kegiatan teknis tata panggung - Ruang Pamer Terbuka dan Tertutup - Ruang Dokumentasi dan Ruang Fotografi c. Fasilitas Pengkajian
- Ruang Auditorium (diskusi, seminar, sarasehan) - Ruang kelas (pendidikan dan studi kasus, penjelasan) - Ruang Workshop
d. Fasilitas Penunjang Kegiatan Utama
- Perpustakaan dan Toko Buku
- Ruang bersama bagi intelektual-CAREconservation.
- Ruang sosialisasi bagi Masyarakat luas.
6. Besaran Ruang
Dasar pertimbangan didalam penentuan besaran ruang, adalah : Pelaku dan macam kegiatan
- Kebutuhan flow dan ruang kegiatan Standart besaran ruang
- Kapasitas daya tampung.
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
21
Dan dasar-dasar pertimbangan didalam penentuan besaran ruang akan diungkapkan macam ruang dan perhitungan besaran ruang sebagai
berikut:
No. Macam
Kegiatan
Perhitungan
DimensiIndoor Outdoor
1.
Kegiatan Umum
1.
Plasa penerima Diasumsikan ( 300 org.)
Standart 2 m2/ org.
600 m22.
Hall / lobby Standart 0,36 m2 / org. (NAD)
Kapasitas 200 org. : 72 m2
Flow 100%
144 m2
3.
Ruang informasi Standart 2,7 mz / org. (NAD)
Kapasitas 3 org.
81 m24, Ruang tarn ii
Standart 3 m2/ org.
Kapasitas 5 org.
15 m25. Parkir umum
Standart 50 m2 / bus, 25 m2 /
mobil, 1,6 mz/spd motor (NAD)
1250 m2 1980 m2
Kap. 5 bus : 250 m2, 100 mbl : 2500 m2, 300 spd mtr : 480 m2
6. Parkir khusus
25 m2 / mbl, 1,6 m2 / spd mtr.
Kapasitas 10 mbl: 250 m2, 50 spd mtr. : 80 m2 (NAD)
330 m2
7. R. Genset Umum Asumsi 6 m x 6 m 36 m2
Sub Jumlah 1856 m2 2580 m2
2.
Keg. Pengkajian
2.1.
Keg. Pendidikan
|
1.Ruang Diskusi
Diskusi FormalStandart asumsi: 1,5 m2 / org.
Kap. 30 org. : 45 m2, 5 Ruang
Diskusi Informal
Standart asumsi :3m2/ org.
Kap. 50 org.: 150 m2, 2 Ruang
225 m2
300 m2
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
3.
Ruang Pengeiola
R. Alat/Gudang
Ruang Auditorium
Kegiatan Pentas
R. Rias Purra R. Rias Putri R. LatihanR. Tunggu Giliran Stage Utama Stage Pern bantu Keg.Perlengkapan R. Operator R. Operator Suara
R. tata PeralatanR. Gudang Alat
Toilet
1~>
Standart2,7 m2 / org7(NAD)
Kap. 6 org: 16,2 m2 Flow 30 % : 4,86 m2
Asumsi 10 mx 10 m : 100 m2
Flow 20 % : 20 m2Standart 1,5 m2/org.
Kap. 600 org.: 900 m2
Flow 20 % : 180 m2
Kap. 20 Org., St. 2 m2/ org Kap. 10Org., St. 4 m2/ org Kap. 25 Org., St. 4 m2/ org.
Kap. 25 Org., St. 2 m2/ org.
Asumsi maksimal
Asumsi maksimal
Kap. 3 Set, St. 15 m2/ Set Kap. 1 Set, St. 15 m2/ Set Asumsi 20-100 20-100 m2
Asumsi 20-100 m2Pria :
(NAD)2m2/WC/200org.
0,6m2 / Urinoir / 25 org.
Kap. 300 org.: 2 WC x 2 : 4 m2 12 Urinoir x 0,6 : 7, 2 m2
Wanita :
(NAD)2m2/WC/100 org.
0,8 m2/ Wastafel / 30org.
Kap. 150 org.: 2 WC x 2 : 4 m2 5 Wastafel x 0,8 : 4 m2 Luas total Toilet 19,2 m2 Flow 20 % : 3,84 m2
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
Proposal.
8.
Ruang Kelas Standart 1,5 m2 / org.
Kap. 20 org.: 30 m2( 3 Ruang ) Total 90 m2 Flow 20 % : 18 m2
108 m2
2.2.
Kegiatan Studio
1.
R. Workshop
(Asumsi)Luasan 4 m2/ org.
Kapasitas 30 org. : 120 m2
Flow 20 % : 24 m2
144 m2
2.
Ruang Fotografi (Asumsi)
Standart 4 m2/ org.
Kapasitas 20 org. : 80 m2
Flow 20%: 16 m2
96 m2
2.3.
Keg. Kepustakaan
1.
Lobby Standart 036 m2 / org. (NAD)
Kapasitas 50 org.: 18 m2
Flow 100%: 18 m2
36 m2
2.
Ruang penitipan Standart 0,8 m2 / 4 org.
barang Kapasitas 200 orang : 40 m2
Flow 20 % : 8 m2
48 m2
3.
R. Pemin jaman dan Standart 2,24 m2 /1 set meja
Pen8em r»s»fisin Kafisisitas 1 nii»1a • 4*48 Si2
Flow 100 % : 4,48 m2
8"96 m2
4. R. Koleksi Buku
Standart 136,6 buku / m2
Kapasitas lO.OOObk: 73,206 m2 Flow 20 % : 14,64 m2
87,84 m2
5.
Ruang Baca Standart 2,3-3,2 m2/org. (NAD)
Kap. 200 org x 3,2 m2
640 m26. R. Koleksi Audio Standart 245 Kaset / mz
Visual
Kap. 5000 Kaset: 20,4 m2
Flow 20 % : 4,08 m2
24,48 m2
7. R. Administrasi
Standart 7 m2/ org. (NAD)
Kapasitas 5 orang Petugas
Flow 20 % : 7
42 m2
i
!
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
8.
3.
3.1.
1.
3.2.
4.
4.1.
1.
2.
R. Foto Kopi
Lavatori
24
(Asumsi) Keb. Luas 6 m x 4 m :
24 m2
Flow 100% :24 m2 Pria:
Standart 2 m2 / WC / 200 org.
0,6 m2 / Urinoir / 25 org.
Kap. 100 org.: 1 WC x 2 : 2 m2 12 Urinoir x 0,6 : 7, 2 m2
Wanita :
Standart 2 m2 / WC / 100 org.
0,8 m2 / Wastafel / 30 org.
Kap. 100 org. : 1 WC x 2 : 2 m2 5 Wastafel x 0,8 : 4 m2 Luas total Toilet 15,2 m2 Flow 20 % : 3,04 m2
Sub JumlahKegiatan Penyajian Kegiatan Pameran
Pameran 2 D
R. Pamer Foto
Pameran 3 D
R. Pamer Maket
R. Pemutaran Film
(Asumsi)
Kapasitas untuk obyek 200 foto Luas Ruang 600 m2
(Asumsi)
Kapasitas untuk 100 obyek 3 D Luasan Ruang 800 m2
(Rencana) Auditorium Dengan R. penunjang 40 %
Luasan R. Auditorium : 1080 m2
Keg. Pendataan dan Informasi Keg. Percetakan
R. penyimpanan
R. Cetak Buku
Kapasitas untuk bahan :100 m2
Flow 20 % : 20 m2Kap. mesin & 10 org.: 300 m2
Flow 20 % : 60 m2
Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
48 m2
18,24 m2
120 m2
360 m2
Proposal.
25
3. R. Distribusi Standart 136,6 buku / m2
Kapasitas 3.000 bk : 21,962 m2 Flow 20 % : 4,392 m2
26,4 m2
4.2.
Keg. Pendataan
1.
R. Pengolahan Data (Asumsi)
Luasan Ruang / org. : 3 m2 Kapasitas 6 org.
Flow 20 % : 3,6 m2
21,6 m2
2.
Ruang Diskusi Standart asumsi : 1,5 m2 / org.
Kapasitas 10 org.
Flow 20% : 3
18 m2
5.
Keg. Penunjang
5.1.
1.
Cafetaria
Ruang Makan Standart 1,9 m2 / org. (NAD)
Kapasitas 50 org.: 95 m2
Flow 20%: 19 m2
114 m2
2.
Ruang Dapur dan
keb. Ruang lain
(Asumsi)
20 m x 8 m 160 m2
3.
Ruang makan
terbuka
Standart 1.5 m2/ org. (NAD) Kapasitas 50 org. : 75 m2
Flow 100 % : 75 m2
150 m2
5.2.
T
2.
Musholla
Tempat Wudlu
Ruang Sholat
(Asumsi)
Kapasitas Pemakai: 100 org.
(Asumsi)
Luasan 0,5 m2/ org.
Kapasitas 100 orang
30 m2
50 m2
• -
3.
R. Penyimpanan
alat Sholat
(Asumsi)
Luasan 0,8 / 4 org.
Kapasitas 50 org.
10 m2
Sub Jumlah 3640 m2 150 m2
JUMLAH TOTAL BESARAN RUANG 8568,6 m2
2730 m2Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta Proposal.
Tabel 1 : Gambar Peta Bangunan Sekitar Site Peta Kawasan Beteng
PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartao== .^-^M--— r.ii;m;. ;r.:».>.r.-tit>;:i*»;
'ii==-
"•»3j£-/ft
~£5t&£ l£,
/Sv. fc£*i^Ei*AT* uKeterangan <,$%.
4.KantorBrigifVI_r^^S%'
8.BalaiKotaSurakarta•lirtKr^-^w^K. SkematikDesainTA :i^:v,':'iiw;;x_^ri:
I •'••41s..-.-
3.BankIndonesia 5.BentengVastenberg rf**"*:•Tabel2:AnalisaSite
Kondisi Eksisting
DisebelahutarasiteyaknidijalanBeteng terdapatjalurrelKAnamunsekarangtelah difungsikansebagaijalurrelwisatadidalam kotaSurakarta.Jalurinitidakdilengkapi palangrelkarenakecepatankeretarata- rata15km/jam. DisebelahBaratsiteterdapatgapura Gladakyangdifungsikansebagaipintu gerbangutamapadakeratonKasunanan Surakarta.Disiniterdapatsederetanpohon beringinyangcukuprimbundanuntukview dariarahbarattidakbagus. SebelahSelatansebagaitempat pembuatanperangkatgamelanmilik keratonberbetuksepertirumahpenduduk. SebelahTimuradalahletakdaripusat perdaganganbetengyaknimatahariyang telahterbakarnamunmasihberfungsipada lantaisatu.Viewkearahsitecukupbagus perluditampilkansebuahpenekanan visual. Karenakeadaandankondisiyangada kemungkinanpencapaianpadasitehanya dapatdilakukanpadasebelahutara. TerletakdipojokandariBunderanGladak yangmenjadizonaterpadatpadajam-jam kerjadikarenakankawasanperkantoran beradadisekitarsite.Viewdarilokasiini kedalamsitesangatkuatperluadanya penekanandariaspekvisualmisalnyadari gubahanmasaataukarakterfasade.Potensi SebelahUtaraSiteSebelahSelatanSite SebelahTimurSiteSebelahBaratSite
' I " &JS§
ViewMasukSiteGapurabatangan<piii%c,wii
GapuraGladag BunderanGladag PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaSkematikDesainTA PotensiSite
Terletak Dipusat Kota dan berada di ujung jalan Protokol yakni Jalan Slamet Riyadi dan jalan Sudirman
membuatlokasisitesangatstrategis. Lahankosongdenganluas±8000m*beradadi dalamkawasandenganbangunanarsitekturkolonial yangmenjadikanfungsibangunandapateksis.Jaringan utilitas dikawasan tersebut cukup lengkap :
jaringanlistrik,telepon,riolkotadanPDAM.Aksesibilitas dan pencapaian mudah karena prasarana dan sarana yang tersedian cukup lengkap. Ploting Bentuk masa Pada Site
GambarPetaSite Keterangan: :AreaBlokMasabangunan :AreaLandscapeSite :AreaBatasDariAsjalan20m :AreaBatasJarakAntarPersilTabel 3 : Karakteristik kegiatan Utama Pada Ruang Auditorium
No. 2.Ruang
Pertemuan/ konvensi Pemutaran FilmKegiatan
•Konfrensi,bentuktemupendapat sebagaisikaptanggaptentangsuatu pembahasanantarakelompok/ golongan. •Seminar,pertemuanantara beberapaperwakilankelompok/ organisasiuntukmerundingkanatau memecahkansuatupermasalahan. •Simposium,pertemuanantara berbagaipihakuntukmembahas suatutopikdandiharapkandapat memberikanlangkah-langkah penyelesaianmasalah. •Lokakarya,tukarpendapatantara beberapaahlimengenaisuatu permasalahandanhasilpemecahan masalahdapatmempermudah pelaksanaankegiatan. •Kongres,suatupertemuanoleh wakil-wakilbagianataucabangdari sebuahorganisasiataulebih membicarakan,menyelesaikanatau mengatasipermasalahtersebut. PenyajianFilmDokumenterKarakteristik Kegiataniniterdiridari2obyek,yaitupembicara danpendengar.
Tuntutan akan kualitas akustik yang baik membutuhkan pelingkup dari ruang yang mendukung mulai penataaan dan pola bahan yang dipakai dan cara pemasangannya.
Bentuklantaiberjenjanglebihmembantukeberhasilan dari kegiatan ini, karena aspek
visualyangditerimaolehpesertaakanlebihbaik. Bentukdankemiringanplafondakanmempengaruhi kualitas dan tata suara yang
dihasilkanbaikdarisegiteksturdanbahan.Diperlukannya tempat layar untuk menyajikan sebuah presentasi baik dengan OHP maupun
bentukvisuallainnya. Perludipertimbangkannyajarakmaksimumdari stageataulayaruntukmemahamidanmelihat apayangsedangdibicarakan.Sistem penguat bunyi ditentukan oleh pola letak
pengerassuaradidalamruang.• Memiliki pola tempat duduk dengan blok per baris
yangdapatmemberikankenyamananvisualdan sirkulasipadatempataudience.• Adanya jarak minimum dari besaran layar terhadap barisan kursi terdepan.
•Lantaiberjenjangdanpolaaudiencesatuarahlebih dapat memenuhi tuntutan aspek visualitas karena penonton akan dapat berkosentrasi. • Memiliki ruang proyektor atau operator untuk
menyajikanfilmkelayar.• Adanya sistem elektrikal yang berkesinambungan baik untuk kenyamanan maupun keamanan. • Memerlukan sistem pengaturan suara yang berkesinambungan agar kenyamanan menikmati sound efek yang disajikan dapaf diperoleh. • Lebih Bersifat Statis, karena penonton hanya
berkosentrasipadalayardanmenikmatisound efekyangdisajikan.Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
wwp^^jpiB'y..(Jt«f.*-K*>1"?,-§"''Sj>*f•>•?.Skematik Desain TA Lay Out Gambar
hitman&'nukn6-S(7lyplA.S. V7—11Inggrll Jumlah.QmUtutl—17(14typ)A.S lft—30inodlMkaslkonllnanUI 14—22InggrK luinl.ltI.dudukmakl/darat•4»,panambahan (UJiKl.rbil.tioiuiIpanlangdualkadangkadang dlpatbolahkandgnanggapanbahwapanambahan tabadalahpanambahanJarakdaratanuja •aH.MII..M.(..•nibi:
,t.ion*ltl*imu|.umi ion*fcv•VV-3M»H«tMftl**lontkr-*ww-VMKrni»| tosw-V'r->*')Mn-«.*-1|QSW-
Tabel4:KarakteristikKegiatanKomersialpadaRuangAuditorium.
Ruang Pertunjukan
Seni Tradisional Surakarta Pertunjukan FilmKegiatan
SeniTari,pertunjukantaridisajikan denganunsurgarapanyang menonjolkankeagungan,keanggunan gerakandangamelannya. SeniKetoprak,pertunjukaninitersaji dalambentukgerakandanpercakapan sertamemilikialurceritayangdiselingi tariandengandiiringiiramagemelan secaralangsung. SeniMusikkarawitan,pertunjukanini lebihditekankanmelaluikomunikasi suaraantarapemaingamelandan pelantuntembangdenganpenonton. SeniWayangKulit,pertunjukandua dimensionalyangtersajipadageber/ layarsebagaipembatasgerakan wayangdandiiringidenganalunan gamelansecaralangsung. PenyajianFilmKomersial, pertunjukaninibersifatduadimensional yangtersajipadalayaryangdidukung dengansounduntukkualitassuara yangbaik.karakteristik Kegiatanpementasanmenekankantatasuaradan
aspek visual yang baik agar pemain dapat mengikuti
iramayangmengiringinya.Disajikan tunggal, kelompok kecil, sedang sampai pada pertunjukan masal seperti Ramayana. Penonton lebih ditekankan untuk menghayati, mengagumi dan kosentrasi pada pagelaran yang
disuguhkan/Stalis.Aspek visual dan tata suara selalu ditekankan pada pertunjukan ini karena segi gerakan dan percakapan
yangtersajikan. Didukungdekorasipanggungdanperalatanpendukung seperti layar back ground dan stage
tambahanuntukperangkatgamelan.Hubungan pemain dan penonton erat karena sering
kaliterjadikomunikasispontanPenekanan akan komunikasi suara antara pemain / gamelan dengan penonton tersaji dengan baik.
Hubunganpenontondenganpemaineratkarenapenonton lebih terfokuskan pada gerakan pelantun
tembangdansuarairingangamelan.Pertunjukan dapat dinikmati dari dua arah yakni didepan geber/ layar dengan melihat bayangan dan dibelakang geber/ layar dengan melihat obyek
wayanglangsung.Lebihbersifatstatis.Komunikasi alur cerita melalui percakapan dari dalang dan unsur visual yang ditampilkan untuk
penontonlewatgeberharustersajidenganbaik.Perletakan dan suara pengiring yakni perangkat gamelan haruslah berfungsi dengan baik pula. Terdapat ruang service yakni tempat tunggu dan
ruangantriuntukloketmasuk.Sistem sirkulasi, sarat visual, pencahayaan dan tata suara harus diperhatikan untuk kenyamanan dan
keamanan. Hubunganpenontonlebihbersifatstatisdanbentuksuasana yang nyaman terbebas dari kebisingan dan aktivitas yang dapat mengganggu pertunjukan.
Perbarirtdklebihdari14kursi.Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
SkematikDesainTA
Tabel5:AnalisaVisualKegiatanRuangAuditorium No. 3.
Kegiatan
Konvensi Pertunjukan: a.SeniTari b.SeniKaravi/itan c.SeniKetoprak d.SeniWayang PemutaranFilmAspek Visual
Adanya'tuntutanhubunganvisual"yangbaik antarapesertadanpembicaradengansudut pandangvertikalmaksimal20°dariketinggian .stage. Jarakantarabarisanterdepanminimal5meter dariobyekpadastage Jarakbarisanpalingbelakangterhadaplayar untuksebuahpresentasimelaluimedia elektronikdenganjarakmaksimal30m.» Untuk melihat gerakan kecil dengan ekspresi
.max.25m. »UntukpertunjukanGlobalatau menyeluruhantara30m. >Jarakpandangminimumdarideretanterdepan terhadapstageadalah5meter. >Persyaratanketinggianstageterhadapposisi. arahpandangpenontonmaksimaladalah(115- .120Cm). •SudutPandangmataDiamadalah40°.• Sudut Pandang Audience terdepan terhadap
obyekpadaStage60°. •AreapengamatanHorisontalmaksimaladalah 100°daripusatstage.• Sudut Pandang terluas pada panggung dibatasi 130° dari deretan tempat duduk terujung dan
terdep'an.• Jarak titik mata penonton pada deretan
terdepankestageantara5-5,33m.• Jarak - antara permukaan stage kemata
dideretanterdepan.(15-20Cm)• Lebar tiap baris tempat duduk ( 80-100 cm Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
— Skematik Desain TA
uw^!^^!
Tabel6:AnalisaPencahayaanKegiatanAuditorium No. 3.
Kegiatan
KonvensiPertunjukan
a.SeniTari b.SeniKarawitan c.SeniKetoprakd. Seni wayang Pertunjukan Film
Pencahayaan
PencahayaanBuatan danAlami PencahayaanBuatanLay Out
BukaanPadaAtap Skylight BukaanPadaDinding Sectionviews:pianview5; :f.,:-.iv'..ir.ir<TK7- HorizontalVertical PencahayaanPanggung Pencahaandaridinding1
Pencahayaandarilanqit-lanqit m.nimimwi:iimjraminnuriiiin.~\o Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
~T,mm.iwn,-,*.,Karakteristik Memilikikelemahanpadasuhu
yang tinggi pada ruangan jika
sinarmataharilangsungmasuk padaruangan. EfeksilaujikaSkylighttidak diolahdaripantulanmaupun panelpenghalangsinar matahari. Sinaryangtidakdiinginkandiredam dengan shading
permanenmaupunyang bersivatmoveable(Horisontal atauVertikal) Dapatmemasukkansinar matahariyangdiinginkan. Cahayayangdigunakanyang dapatmemberikanefekyang diinginkan. Panellampumampubergerak dengansinarlangsungpada obyekdipanggung. Harusmampumendukung kegiatanstagesecaravisual. Dapatmembantupenontonuntuk berkosentrasi pada stage.
Dapatdigunakanuntuk penerangansirkulasiruang audiencebaikdalamkeamanan mapunkenyamanan. Cenderunguntukmembantupencahayaan pada panggung
sepertilampusorotyangdapat membatasivisualdariperberakan dan obyek yang ada
dipanggung. Untukpeneranganaudience dengansifatsinarmenyebar.SkematikDesainTA
Hasil Optimasi s=m
Itin bafflo fluncatcherJ7jfi
LouveredOverhangDoubleOverhangMultiple'.ouvert. •,"Jiir.ar-'*!gi»nr£3.-•>.— Ti7M»•y.J'-M.S*.I MovableDevices FlatBaffles THCT" O\O Sli.eMing/\\vShielding an9l«/~\\angleAngledFins
-*J±f±
Track ParabolicLouvers OO\\ i
m-smmmvaxa
Table 7 : Analisa Akustik ruang Auditorium
No.Kualitas Bunyi
DifusiBunyi Gema Pemusatan Bunyi BisingKarakteristik Merupakanpenyebaranbunyi ataudistribusibunyisecara meratapadaruangaudience untukmenghasilkansuara sepertiaslinya. Diperolehdaripengolahandari element-elementhorizontal maupunverticaldaripelingkup interiorruangauditorium. Merupakanpantulanbunyi sehinggayangdidengar penontontertundacukuplama ataupengulanganbunyi. Terjadijikapermukaanpantui terlalujauhbaikpadabidang dindingmaupunlangit-langit. Hasildaripantulanbunyiyang menyatukarenadistribusitidak merata. Terjadipadapermukaan bidangpantuiyangcekungbaik dindingmaupunlangit-langit. Merupakanbunyihasildari aktivitasyangdilakukanbaik daridalammaupounluarruang auditorium. Terjadijikakurang pertimbanganterhadap perlubanganpadaelemen pelingkupdanpelapislantai maupunbunyialatmekanik pendukungkegiatan. PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakarta
Lay Out Gambar
teMUSATAtJ TfeWAo'lSkematikDesainTA
Hasil Optimasi
UUUULLUJJU ^JUUUUUUOX) OXUJULJLUJ UUIJLUJULXJDTabel 8 : Analisa Fleksibilitas Ruang Auditorium Obyek Analisis
StageDanRuang Audience
Hubungan
PolaSatuArah: •SifatKaku, Khidmat •DuaDimensional •LetakStageDitepi •KontakVisual Rendah •DidukungBack Drop PolaDuaArah: .SifatKaku, Khidmat •DuaDimensional •LetakStage Ditengah •Kontakvisual Cukup •TanpaLayar PolaTigaArah: .SifatAkrab •TigaDimensional •LetakStageDitepi •KontakVisual besar •Didukungback Drop PolaEmpatArah: .SifatAkrab •TigaDimensional •LetakStage Ditengah •KontakVisual Maksimal •TanpaLayarLayout Pola
-»r-»r#-.....„i.„.a.^Pola Optimasi
O-{,1Persyaratan Ruang
SuasanaKhidmatdan PerubahanOrientasi: •StageTerbukasatu Arah •JarakantaraStagedan Audienceterdepan. •SifatRuangAudience yangEkspansibel SuasanaKhidmatdan perubahanOrientasi: •TerbukaDuaSisi •Terdapatjarakantara StagedanAudience terdepan. •SifatStageMoveable •Sebagiantenpat audiencebersifat Moveable SuasanaAkrabdan perubahanorientasi: •Stageterbuka3Sisi •SifatEkspansibel Stageyangdapat diperluaskearah audience •Diperlukandinding pembatasstageyang moveable SuasanaAkrabdan perubahanorientasi: •StageterbukaPenuh •Audiencedapat diperluaskearah Stageatausebaliknya •LetakStageditengah •StagedanAudience moveableSkematikDesainTA
Hasil Optimasi
FaktorPenentu: •TingkatBukaanstage •Syaratsudutpandang •KapasitasIdeal •Suasana •SyaratPandangan PenggabunganPolaSatuArahdan TigaArah PenggabunganPolaDuaArahdan EmpatArahTabel 9 : Analisa Penyelesaian Bentuk Fleksibilitas Ruang Auditorium
No.Obyek
TataStage Ruang AudienceSifat Ekspansibilitas,dapat diperluasatau dipersempitdengan stagemoveabledan stagepermanen. Konvertabilitas,dapat diubahtingkat bukaansesuai kebutuhan. Moveable, kedudukanstagebisa berubahatau bergesarposisinya terhadapaudience. Ekspansibilitas, dapatdiperluasdan dipersempitkearah stagesesuai tuntutan. Moevable,mampu untukbergerakatau berpindahorientasi sesuaituntutan kegiatan.
Pola Lay Out STAC£?
Ionw>uA.ur^,i r-^>Stag^rfcrw,L A,AupfctJce*
£-pM2>JS.
rWRI&MiPusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
Skematik Desain TA Hasil Optimasi
1 tUnipu«Mla«lHitMHM»M
3 V
HMtllMMt b*ii>«ii* i
O»<nHm|
jltTTThl
tu«.k*waHuntn lanoIt-lanoIIauditoriumygdptdlgasar-gaiar, (malayangdan/ataumanggantung)dapatdl-, mantaatkanuntukmangubahtainpatduduk, dalamsatugadung,..---" Balkontarpancangtgarlitabal),balkonmalayangTabel 10 : Analisa Ruang Auditorium
Mo. 1. 3.Kelompok Ruang Kelompok ruang pengunjung :
•RuangPenerima/Hall •RuangInformasi •RuangKafetaria •RuangTunggu •RuangAntri •RuangAudience •LavatoryUmumKelompok ruang kegiatan
utamadankomersial: •RuangHalllBelakang •RuangRiasdanlavatory »RuangLatihanAkhir »RuangTungguTampil •RuangStageUtama/Pembantu •RuangProyektor »R.PersiapanKonvensi KelompokRuang Perlengkapan-: •RuangTatalampu •RuangTataSuara •RuangTataPeralatan/Dekor •RuangLayarBackGround •RuangGudangPerlengkapanKelompok Ruang Pengeiola
Auditorium: •RuangStaff •RuangKepalaBagian •RuangLoket •Gudang •Lavatory
KelompokRuangServis: •RuangSecurity •RuangGenset/Listrik •RuangPompaAir •RuangMekanikAuiditorium »RuangBengkel •GudangPeralatan ^Lavatory__Hubungan Rtiang
DenganKelompokRuangKeg.Utama danKeg.Komersial:ERAT DenganKelompokRuangPerlengkapan :TIDAKADA DenganKelompokRuangPengeiola: ERAT DenganKelompokRuangServis: TIDAKADA •DenganKelompokRuangPengunjung: ERAT •DenganKelompokRuangPerlengkapan :ERAT •DenganKelompokRuangPengeiola: KURANGERAT •DenganKelompokRuangServis: KURANGERAT •DenganKelompokRuangpengunjung: TIDAKADA •DenganKelompokRuangKeg.Utama danKeg.Komersial:ERAT >DenganKelompokRuangPengeiola: KURAMGERAT •DenganKelompokRuangServis: KURANGERAT DenganKel.RuangPengunjung:ERAT DenganKelompokRuangKeg.Utama danKeg.Komersial:KURANGERAT DenganKelompokRuangPerlengkapan :KURANGERAT DenganKelompokRuangServis: KURANGERAT DenganKelompokRuangPengunjung: TIDAKADA DenganKelompokRuangKeg.Utama danKeg.Komersial:KURANGERAT DenganKelompokRuangPerlengkapan :KURANGERAT DenganKelompokRuangPengeiola: KURANGERAT PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaParkir
Organisasi Ruang
R.InformasiR. Tunggu Lavatory Lobby
R.AntriR.Audience KafetariaLavatory
ParkirHallBelakang R. Persiapan Pertunjukan
R.Persiapan KonvensiLavatory R.Persiapan PemutaranFilm Parkir]
GudangT
Parkir ParkirR.layar
R. Tata lampu
R.DekorR.tataSuara R.PengeiolaR.ServisGudang
lavatory R.MekanikGudang
Peralatan LavatoryStage
R.Pemutaran Film R.audienceStage
R.Audience Stage R.ServisTabel 11 : Studi Tipologi Bangunan Kolonial Disekitar Site
SimetrisNo.Bangunan
1.BankIndonesiafc-±j&rm£ mMB Penjelasan
2.KantorBrigifVI Penjelasan Beteng -MWmmm
PenjelasanPintuMasuk MenjorokKeluar, terletakditengahdan dipertegasdengan kanopiuntuk menunjukkantempat pencapaian. Terletakditengahdan menjorokkedalam dengankanopiatap pelana,untuk memasukkanruang luarbangunan. Dominasiunsur lengkungdansedikit menjorokkedalam untukmemunculkan kolom-kolom.
•+-
h-F %
Simetrislateralyang menunjukkaningin sesuatuyangformal danpentingdidalam fungsisebuah bangunan. Termasuksimetris lateraldengan3 bagianmembuat keseimbanganini dapatmemunculkan sesuatuyang mencolok. ,...ij Simetrislateral mengesankanformal danpentingdari aktivitasyangada didalambeteng. PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaPengulangan
Pengulanganbentuk danletakpadajendela, ventilasidandetail pagartalangatap limasan.Datum Kesangaris-garis horisontalpada ornamenmaupun elementyangdapat memberikankesatuan fasade. mnnanh iiiiiinii11
fltlQtitll BBBBrlr.
iniinnf(jVji:iJLiki
ItifinnnniinnnBBBBBB BEiBBaB Adanyapengulangan padakomposisi bentukdanletakdari jendeladankolom sertaelemen pendukungnya. Pengulanganbentuk pintudanjendeladi lantai2serta penegasankarakter sudutpintudankolom.
d. Karakterkolomyang samaakan memberikankesan garis-garisvertikal yangmenyatukan fasadeterbentuk. Sisi-sisibidangfasade yaknikolom-kolom eksposedangaris balokmenjadi pengikatfasade.
SkematikDesainTA
Proporsi
Lebihbesarnya perbandingantinggi ruanganlantaisatu daripadalantaidua membuatkesan monumental. mimimmml^Umbl^Ltin tii "Ttiontint
i Tidakdieksposenya balokpembagi membuatkolomyang dominansehingga kesanmonumental akanmuncul. Dominasivisuallantai satudarikolomkokoh danlantaidua proporsiringandari bahannya.Ornamentasi DetaildanBrakets karakterdarijendela, pagartalang (Balustrade)dan menarapadasudut atapsertagunungan (Pediment).
ii
GununganSegitiga (Pediment)danunsur lengkungpadaside entranceserta penambahantritisan padasetiapjendela. Detaillisthorizontal (Modillions) Ornamentpadadetail tiangkayudantektur batualampada lengkungpintumasuk dansudut-sudutluar. Detailkolombaikpac atasmaupunkaki.Tabel lanjutan : Studi Tipologi Bangunan Kolonial Disekitar Site
No.Bangunan Bruderan Purbayan Penjelaan
5.GerejaSt.Antonius 1 Penjelasan KantorPM PenjelasanPintuMasuk Menjorokkeluardan terletakditengahyang menunjukkan penegasansebagai tempatpencapaian sebuahbangunan. Sejajardengan permukaanfasade sebagaiusaha mempertahankanatau meneruskankarakter fasade. Sejajardengan permukaanfasade untukmeneruskan kesamaankarakter danmenghilangkan dominasi.
Simetris
"HUT
Simetrislateraluntuk sebuahkeseimbangan bentukpenampakan fasadedankesan formalbangunan. Simetrislateraldimana unsurkeseimbangan akanselalumuncul padaelemen pembentukfasade yangformal. I Simetrislateraldan tidakadanya penonjolankarakter memunculkan kekokohandansifat statis.Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
Pengulangan
iMWH•V
iitiiiflfflffl Pengulangandari karakterdetaildari jendeladanventilasi sertairamaletakyang menghasilkansebuah keserasian. Pengulanganpada karakterlenkungpada jendela,pintudan ornamentasipadaatap dindingdanmenara. Pengulanganpada karakterdanpola perletakanjendela sertaperlubangan ventilasiSkematik Desain TA
DatumProporsi
Ornamentasi mnnrrtWifl rtrtrtftWrtWitilnlrtWAN Kesangarishorisontal dariperlubangan ventilasidanjendela yangmenyatukan elementfasade. Sepasangmenara yangmendominasi tampilanfasade menjadipembatas kesinambungandari sebuahfasade. Ekposekolom-kolom menjadikandaminasi garisvertikalsebagai pengikatpadafasade.ii ik ii111 ii ||jfa tiTnTH
Penampakansangat dinamiskarenalebih kuatkarakter memanjangatau horisontaldaripada unsurvertikal. Proporsibangunan yangtinggidanbesar untukskalamanusia dantidakjelasnya unsurpembanding. Bentukdandimensi kolommembuat tampilanberkesan kuatdandominan,dan berkesanmonumental.Towerpadasudut- sudutataplimasan dandetailjendeladan listventilasidan tritisan(Braketsdan Modillions). Ornamentpadadetail pintu,jendeladanatap (Brakets).Namunpada baloktidakditonjolkan untukmenguatkan garisvertikal. Detail-detailsudutatap limasandanbentuk perlubanganventilasi. Detailpadalist horizontaltritisan (Brakets).
SkematikDesainTA
Tabel 12 : Uraian kesimpulan Analisa bangunan kolonial.
No.Kesimpulan Tata ruang Dinding Atap
BukaanFasadeOrnamentasi 1.Ciri-cirisecaraPolasimetris,DindingKonstruksiatapSkalapintudanPolafasadebangunanFasadedaninterior umumdaridengansatuataumerupakanmemakaibentukdasarjendelalebihbesarselalusimetrisdenganbangunanbanyak bangunan kolonialdiduasumbuyangdindingdariatappelana,daripadaskalasumbuaspembagiornamentasidengan membagiruangpendukunglimasanataulengkungbangunan-dangunandengasamapermainanlengkungdan Surakartadanbangunan(bearingwall).yangdikombinasikan.bangunantropisrata.penonjolandetail dengasamarata.padaumumnya.karakterventilas,pintu, DindingberupaPenutupatapmemakaiTerdapatpenonjolanjendeladanatap(Towers Tataruangbatubatagenteng,sirap,sengBentukdasardariataueksposedarikolomdanDomers). denganpoladengandanbeton(dack)danjendeladanpintudanbalokdengangaris- dasarlinier,jadiketebalansatubanyakornamenpadapersegiempatdangarisyangdapatSelaluadagaris bentukbangunanbatu.elemenlengkungyangmendukungperformahorisontal(Braketsdan persegipanjang/bangunan.SedangkandikombinasikanpenampakansebuahModillions)yang bujursangkar.Penebalanataurangkaatapdenganfasade.mendominasi pembesaranmenggunakanstrukturpenambahanpenonjolanbalokgaris Bangunandimensipadakayu,beton,tumpukanmaupunProporsibangunanpembagilantaiatau dikelilingiselasarsudut-sudutbatamaupunkombinasipengurangan.terlihatjelasantarakaki,ornamentasipagar untukperedamruanganuntukdariketiganya.badandanatapdaritalangmaupunatap suhudansidememperkuatPintudanjendelabangunandengan[BalustradedanGevel). entrancesebagaidayapikuldanJarakantaralantaidanmempunyaipolaproporsi. pendukung.menambahnilaiplafondatauatapcukupyangsimetrisdanSelalumemakaidetail estetikatinggikarenaalasaniramaperulanganBangunankolonialkarakteristikgeometri Pintuutamapermukaanpenghawaan.padadetai-detailmengesankansebuahdasaryaknipersegi terletaktepatfasade.karakrermaupunnilaimonumentalitas,empatdanlengkung ditengahsumbuAdanyakanopiataubentuksecarakarenamemilikipadasetiapelemen simetristerassebagairuangkeseluruhandariproporsibadanpembentukfasadeyang bangunan.transisidanuntukelemenyangsatubangunanyanglebihmenekankansifat beradaptasidengankeelemenyangtinggidandominasidarisimetris. iklimtropis.lain.kesangarisverlikal. 2.Ciri-ciriSimetrisjikaKolom-kolomSebagaiadaptasiFasadebanyakBangunanbersifatSelaludipakaidetail- bangunanditarikgarismasifdankakudenganiklimtropis,menggunakanmonumental,terlihatdetailkarakteristikpada kolonialsumbuakandenganatapbangunandibuatjendeladanpintudaritingginyaproporsipintu,jendeladan disekitarsitemembagiduapenambahanmiringdenganbentuksertaventilasiyangyangdigunakanelementlainnyauntuk bagianyangsamaunsurlengkunglimasanataupunpelanabesarsebagaiterutamapenekananpengungkapansebuah persis.padafasade.ditambahtritisan.aaptasidenganpadakarakteryangornamentyangmemiliki EntranceselaluDindingAtapdarientrancejugaiklimtropisgunamempengaruhiaspeksifatbaru. dibuatkontrasbangunantinggidalamartiuntukpencahayaandanvisual.dibuattinggiPenambahanornament denganberkarakterskalamanusiayangjugapenghawaandenganmaksudpadaatapbaikituatap penambahankokohdancenderungberbentukalami.penciptaansebuahutamamaupunkanopi aksenyangmonumentalpersegipanjangpenghawaanalamiatautritisan(Balkon, menambahdenganmaupunbujursangkar.disampingkesanDomersdantowers). karakterpadaketebalansatumonumentalyang pintumasuk.batu.didapat. PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakarta
yyjyj-'-i-rvp^yniyarmdiuHcvytmngi^oox/u-a•bt^yiSrvyfy
"VEUTrfwyWrvvd(vi77^^5(7ij5rf3yCk/d-».v_j3-7tf^J..fvV"?Wiv/>4(/«3!V
•stffy&ty^^infiyfrfY,vi.3D%Q.i*tidIVWH3J-rvi/HMffi-tBhgxgoyivj
"4
Xfiibiw fKiorid aousyj i^ysyyj.(vo3tygA cvncMyh' 'O-ysyyarvjA \ "I
C~iy>rva~!o^Hvrvnjcvy0.xnj.tYn~)dvuutyy3(Y9f);•1.
*3/v>OfvidQ)c)!$vr*>wooev9HHIQ37aoy&y^•sgj.xyyyM-xnj.r*3<d'I
WUd3d>m<iWVJ>
mm.VXutesarj>ijjBUja>js
eye^ejns !d |B!UO|om jnj^ajisjv jseAjasuo^ ipnjs jesnj
\T*vwS)3tv3d -*n*j.r<n -xasyn ajfv/j now ysttn rvuio'lr/wzj >
'jiumuvysrt-vCrvnrvjj/yOttgaS/>-yj.&
/yy7&>cdvovHTm.-us.uH*30-i<i>vydmug.zg^syAmvob''b
•n-v.tvnnsjioniarJS/v(y>ii<\vtYigivoi\o>HUutVIWvJSIWOViVd,
Sr/i^iHiy<3~l?yacddnyn'/vysyun''vNVys)6dtUtJ-H<nj,W2<i-i
•Jj/vuVurYpfVW{/0HdyvouSrvly-yj;siyj.9K'5
1HJ-3U059tystyw,/vnHdon4>lv-ua~u~?rvnuHyiw^am»ru/v30''!•
SttxtfXtt6Wttd,\
^^japliM^g^ N'^S^
TfifJiiiiliitHlffi^^W-3MS
£=3£=3=
'ETIij^^tti"
AJO.€L.e^6r<T coRi-ieR-s.inH*ri^*.pc>rooi- •vreppKO4AW.£ pex>n-iBKr
KflRfl-KreP-is^/K
»P0rVHeKS, &uKm^ Pfion btbp <&lphh u^rvt:
ftWAl• Fr-T-frPT&flHflOftPf-^mpF/QL>J0ifOC-, Q-lWfiTUMCUK-ruAJTUTPtfdSebUPHTfrMPll-- ,(JjUrt/KtA£Uy£M&0M(/iKftsJftT/yuMS-KlUTupi Obj&k- VA/J^ T'P&K. QUA>G~i/^r<fl<o
„P£DIM£ajT,?£WTVPtfTflPftr/)yS£- apftParQi&DM.e>iAJAiif-A*jpn-ofrftrflp 0TOuJ£&S,PtGv*Jfll*fl*JS^8fl£/Kp^^MS PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaOPTIMASI
. ftKBN VlPf)Sfl>^e>£P-jb)Pfi-
flrftPKfrUJftui(Trapftyfl/orftOolTofi-tUM,
40ih\6ajs{PrTB-PMP/0£fcO<^ OflNH&iOP<^e>ftHTi^tGi uQi\CftK)ftlQilMPie-A/OPA01=1- ,O-kfl-AJDlPAt^AiPAPAHfrG-ffi/U fP>%f*oevepn/uuKir^Jc ei-ez-i^AjTpp/JG-tKPT PFWftMfrW6*Jrr\Pi*JC£ aDfl/JV^TVr<-Me/opoL-ujy£~ Pc/mamPilasj^-re-Ppeo GPibL-e.bkematikuesamia toA/Aftfyfl. /
— x ' rr- nh ii jtr f=$n :: Ji if
,-f-. A1
A
v—•:WOT
p
FIp
sH
ii. J^H1 III
=1 si
£§m H H s in
•/V*/^kJ.3-7^3r>
VIuiesaa>i!iBUja>is B}.iB>)Bjns!QlB!u°l°MJnpiajisjvisi>A.iasuo>jipnjsjesnd
'rvvSi-M^J.
rwdhvicxiJ'-gss^ai-awsyd^pirsgq\jcyu3oiy\»
nv-Uv -?r^bOvtyj /.s^^d yy^-jo/ys -^(V)<3 -ty^o
90c\hd-icv2rv/yn-t)2(\3']sirvy-jcffldnyujci<ij.s
JcvynJ~ZOJW0-7$-*il2(\3-7SLcW^yoaj>y^y<)l0rvVxiiv
'-7lV-±3dO^iAtJ.$-*71d-t<&
>Vtf<3 V^S^S
HI031aoyiVzinyngasvovdw/n.ya"(u.y^t/
-9tYyra$rt3d^nxr/nwiVd'd3CW>±c/3W>ari\)0rfVXvdftau'1
~fiyj.30-nfi-LTtnwivs'O
"stn^ '"7'tfX3a rvyd ag^UM "
M(v3U>aHti9hf-Vrv3y-ZOJ-rvaIHtIvJ'OIfVI-runHV1\)6
Tvvivn3cvy<i rvkllldWdrOd JOcYn^narvBrf -xrurvn rJifc»73S»
-y?btdd&J-dttovdw-AvdidwiWtg
-?/rtM y^ivwywx -/Muse rvuxvdnysu •//wvitf-i vvi>Hd *
-asx-*.fav*
8
0:1>
•'^mnwmsm
1
-J.n/3H373w
&/J&RHf*N MflSfl
—_,.Pusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
Tabe No. 1. 2. 1 5.
67
7.87
9. JO11
127 13. 14. 15.^ "lT
18. 19. 20. 21. 22.13 : AnaJ[sj^Bj!sar^n^an^^^ Jml " ~^ '
Kegiatan DiskusiFormal DiskusiInformal R.KelaTR. WorlTshop R. Fotografl
R.KoleksiAudio v[sual Perpustakaan R.Pengeiola Pimpinan R.tamu R.Distribusi R.Percetakan R.FotoCopyCafetaria: _
R.MakanTertutup R.MakanTerbuka Dapur TempatPesanR. Staff ~
R.Pamerin Musholla Hall R.SampingStage R.AudienceSl:age~
PenunjangFilm TokoBukuRuang
Kapasitas /
Ruang30 Orang 50 Orang 25 Orang 3fJ Orang 20 Orang 3 Orang 50 Orang I^Orang^ 4 Orang 6 Orang 5 Orang 5 Orang ^Orang_ 40 Orang 50 Orang 10 Orang 20rajTg_ 5JDrajig_ 150JDrang 100 Orang 30CKD rang 20 Orang 6 00^ rang 30 Orang 50 Orang 200 Orang
Besaran /Ruang
J50mi 150 m2' _50JHi J50.m2 100m2~
50m-T4Tm2" _50jrf_
40m2 10m2 50m2J 50 m2" _50jn; ToTm2" jop_m2 _40mi J;5_rni" _25jn^" jMO^m2] 200 m2" 50^ m2 _550 m2~ ^00 m2 J00 m2^ 250 m2"
Dimensi 10mx5m 10mx15m 10mx5m 10mx15m
1_0_rn xlO m
10mx5m 10mx34m 8mx5m 2mx5m 10mx5m8_m_ xj 5ni[
10mx5mol o
m x
m x
10m 10m
8mx
5m
_5_m_x_3_m_ 12jn^9^rn^ fo m x_14 m^
20mx10m__ 1 Ojtj jc^rr^ 25 m x_2_2 m _1_5 m x_20 m _1_0 m xj^l m 25 m xMJ) m
JumlahTotal PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaSayap Kiri
luasan 50x3m2j150m2
50x3m2 340m2_50jn2 "l0px2m^ J0pjm2_
40x2m2 15x2;m2 25x2m2 1300m2Lantai
_4 2,3,4
123J ,2,3
3PerletakanRuang Tengah luasan 2x200m2 6x50m2
550_m2_ ^300jir^ 3j(50^m2
250m2 2050m2Lantai
_I.2_ _W _1,2,3,4
212,3
1Sayap Kanan
luasanLantai 50x2m23,4
4"~150-mT ~
100m2 50m2—--- 3 3 50x3m2 40m2 10m2
" 50 m2 " 1150 m2 J -
-| —
1i
Bsnt~~300m*'"' "1,2,3
140m21J390 m22
* * (S
LU (0
D> LU
C V
•4-1 (0 <B
2 3 •o
LU * r -
• O o
-Q .2
! I I I I
ra
OH c TO
ii
en c TO 3 cr:
3 d | •
x z r^
n: or cc ce CC
3 m o
o I -
rr ra
9^5
tSl^ljS
>|ja X!
»- 3 3
0-0. 0.
w en
r r r r
CL
El I
I"'
Em<u . -
o_ w>
„l-^
raii!
oj o El*
<" j
h or
ra ra
I ra
is
I a l«io-
i i
Ii! si
raj 3l ra
> Q. >
•*i-*;-*i
^
j a ^ .
3 ra
n >
k _
f- Q.
<D
Ui CD ICO
V •<
ra ra
> X! -D >
i _ -> J k _
Q. 0. a a
-a— 1 -a--1 JC
r a m —
q.!cl!cl
jq ja,jOi
3 3I 3I
OjO-'cJ
c1
SIv .
o . i z u l "
rx en
aficdloi
I I I I
I I I I I I
ra 31
l-i!£l iEiwj
icCjh!
u_l 3
"Ii1
.** i re •
"" r- rr cr rrioi
i 1 I rr
'T3
J£l o
5
a: a:
I.-2
!<
?!
O; i
a. a
M i l l
- , °"
=ira!S
aj 3 | „
00 Oi=3i
iiSlll i
!i
iEi 3
i i
i !
I i
1=5!
ral o I
ra[™[ .1 XiQ-jo::
03 ra
3
Q 75
O NX
en
<
"Co
ra
in C o
*:
'•5
3
GO
* - i ro if) 3 a .
Organisasi Ruang
Satpam Parkir Umum PlasaR.KoleksiBuku Gudang R.Staff Lavatory R.Kasir LobbyBook Store Hall Depan R.Informasi R.Tunggu Lavatory Lobby R.Pameran R.PamerTertutup R.PamerTerbuka R.Sosialisasi
R.MakanOutdoor R.MakanIndoor Lavatory Dapur R.Pesan Lobby Cafetaria Lobby Auditorium
R.Tatalampu R.tataSuara R.Mekanik Lavatory R.Audience
R.Dekor Gudang Peralatan Menara Panggung, R.Servis Panggung LavatoryGudang R.Tunggu R.Antri ,R,Staff .1,1' Gudang Lavatory
R.Pemutaran Film LoketR.Persiapan Konvensi R.Distribusi Tempat AlatSholatRuang Sholat I R.Adzan Tempat WudluLavatoryTerasMusholla—
R.Referensi Gudang R.Staff R.FotoCopy R.Tunggu Tampil. 'Lobby Panggung R.Latihan Akhir Lavatory 'R.RiasWanita R.RiasPria R.Percetakan Gudang
Keterangan: 1.| |: Kelompok Ruang Penunjang 3.
2.PI:KelompokRuangAuditorium4.J: Kelompok Ruang Pelayanan
:KelompokRuangStudi PusatStudiKonservasiArsitekturKolonialDiSurakartaR.Baca R.Koleksi Buku R.Proses Peminjaman R.Penitipan Barang Lobby Perpustakaan Hall Belakang Lavatory Bagian Fisik Lavatory R.Sekretaris Bagian Produksi Lavatory
R.Fotografi R.Workshop R.Diskusi R.OlahData R.Kelas Lobby RuangStudi Inner Court TerasKantor BagianStudi R.Bendahara R.Tamu R.Pimpinan
Satpam Parkir Khusus Parkir Pengeiola R.Operator Gudang -R.AHU Genset R.MEE
5-1! ;-£j;?&1 : Kelompok Ruang Pameran
II1-
0 '
'-'J x-'ii.-1
ii^ ir i
/"„".<•' 11 I11 <--1 h1
f
U I
i
if•'///'/ COPusat Studi Konservasi Arsitektur Kolonial Di Surakarta
I\ II
•o
',X.i
-rlffl
^
^^PAa^/1a>
1.h'iJA/^6tffltt-i 2.c.H'PArpfL• >•
p.'^t/8.HObtZ «./>••>+<•tfiiftoiof L-tvATefpy PllJTvM/iS(/<_ ?-exir6. jfT P^ce^t,,^" """"" io. | !/,r4 s 6-,te &^^)^i^I]^ S/W
iI••l.ooSkematikDesainTA