• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jerami Padi untuk Perbaikan Tanah

N/A
N/A
Achmad Mawardi

Academic year: 2022

Membagikan "Jerami Padi untuk Perbaikan Tanah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1/3

Jerami Padi untuk Perbaikan Tanah

dinpertanpangan.demakkab.go.id

Pemberian pupuk an-organik, secara terus menerus dilahan pertanaman padi membuat tanah lebih padat dan kekurangan bahan organik. Untuk itu perlu gerakan pengembalian jerami ke lahan. Diketahui bahwa jerami padi mengandung Si (4-7%), K (1,2 -1,7%), N (0,5-0,8%) dan P(0,07-0,12) (Dobermann dan Fairhurst, 2000).

Dilapangan untuk memberikan gerakan pengembalian jerami ke lahan menemui

beberapa hambatan antara lain: (1) Masyarakat lebih suka melihat lahan sawahnya bersih dari serabutan Jerami, (2) Jerami mengganggu terhadap pelaksanaan pengolahan tanah, dan (3) Kurangnya pengetahuan petani mengenai manfaat dari jerami tersebut.

Untuk mengembalikan jerami ke dalam tanah dengan cara: jerami dicincang terlebih dahulu sebelum diberikan pada lahan sawah yang bertujuan untuk mempercepat proses dekomposisi. Contoh pemberian dosis jerami segar adalah 5 t/ha dan dosis pupuk

kandang sebanyak 3 t/ha. Sedangkan pengolahan tanah dilakukan dengan cara dicangkul sedalam + 20 cm, dan diratakan. Pada perlakuan pengomposan jerami segar disebar langsung, pencangkulan dilakukan 5-7 hari setelah jerami disebar dan disemprot dengan dekomposer (dalam keadaan basah). Pada perlakuan kompos jerami diberikan saat

pemerataan tanah, keadaan tanah basah-tergenang setengah macak-macak (kadar air 30- 50%).

Selain itu perlu dilakukan sosialisasi kepada petani manfaat dari pengembalian jerami tersebut, jerami padi diketahui mengandung + 12 kg K2O/ton yang dapat digunakan untuk mengurangi kebutuhan pupuk K. Oleh karena itu, jerami padi yang banyak tersedia

(2)

2/3

setelah panen dapat secara langsung dimanfaatkan dengan cara mencincang terlebih dahulu baru diberikan pada lahan sawah sewaktu mengolah lahan pertama.

Salah satu peran bahan organik yaitu sebagai granulator, yaitu memperbaiki struktur tanah. Menurut Arsyad (1989) peranan bahan organik dalam pembentukan agregat yang stabil terjadi karena mudahnya tanah membentuk kompleks dengan bahan organik. Hal ini berlangsung melalui mekanisme: Penambahan bahan organik dapat meningkatkan populasi mikroorganisme tanah, diantaranya jamur dan cendawan, karena bahan organik digunakan oleh mikroorganisme tanah sebagai penyusun tubuh dan sumber energinya.

Miselia atau hifa cendawan tersebut mampu menyatukan butir tanah menjadi agregat, sedangkan bakteri berfungsi seperti semen yang menyatukan agregat.

Salah satu peranan bahan organik terhadap sifat kimia tanah adalah meningkatkan kation yang mudah dipertukarkan dan pelarutan sejumlah unsur hara dari mineral oleh asam humus. Bahan organik dapat menjaga keberlangsungan suplai dan ketersediaan hara dengan adanya kation yang mudah dipertukarkan. Nitrogen, fosfor dan belerang diikat dalam bentuk organik dan asam humus hasil dekomposisi bahan organik akan mengekstraksi unsur hara dari batuan mineral.

Jumlah dan aktivitas metabolik organisme tanah meningkat. Secara umum, pemberian bahan organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme. Bahan organik merupakan sumber energi dan bahan makanan bagi mikroorganisme yang hidup di dalam tanah. Mikroorganisme tanah saling berinteraksi dengan kebutuhannya akan bahan organik karena bahan organik menyediakan karbon sebagai sumber energi untuk tumbuh (Stevenson, 1994).

Salah satu alasan mengapa bahan organik dan pupuk kandang diperlukan untuk memperbaiki produktivitas tanah adalah karena pupuk kandang dan sumber organik lainnya digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kadar bahan organik tanah dan juga menyediakan hara mikro serta faktor-faktor pertumbuhan lainnya yang biasanya tidak disediakan oleh pupuk kimia (an-organik). Penggunaan bahan-bahan ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan mikroba dan perputaran hara dalam tanah. Oleh karena itu pemberian dan pengelolaan bahan organik/pupuk organik secara tepat adalah

merupakan tindakan yang terlebih dahulu dilakukan untuk memperbaiki lingkungan tumbuh tanaman sehingga produktivitasnya tidak merosot.

Berikut ini beberapa manfaat dari pupuk organik :

1. Mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro yang relatif kecil jika dibandingkan dengan pupuk kimia.

2. Mampu memperbaiki struktur tanah, menyebabkan tanah menjadi ringan untuk diolah, dan mudah ditembus akar

3. Dapat meningkatkan daya menahan air (water holding capacity), sehingga kemampuan tanah untuk menyediakan air menjadi lebih banyak. Kelengasan air tanah lebih terjaga.

4. Dapat memperbaiki kehidupan biologi tanah

(3)

3/3

5. Mengandung mikrobia dalam jumlah cukup yang berperan dalam proses dekomposisi bahan organik.

6. Aman bagi lingkungan

7. Dapat membantu peningkatan pH tanah

Perlu mendorong dan mengedukasi petani, pentingnya mengembalikan jerami ke lahan.

Ayok belum terlambat, untuk memperbaiki kualitas tanah.

Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/100508/jerami-padi-untuk-perbaikan- tanah/

Referensi

Dokumen terkait

Besarnya reduksi volume yang nyata, terlihat sampai akhir minggu ke 5 (besarnya reduksi volume sampai 80%). Setelah itu, reduksi volume tidak lagi terlihat secara nyata.

Nifaq I’tiqadi (keyakinan atau aqidah, yaitu nifaq besar di mana pelakunya menampakkan keislaman, tetapi menyembunyikan kekufuran. Jenis ini seseorang akan keluar dari agama dan

Seperti telah disebutkan dalam Subbab 3.1, pada aplikasi code generator terdapat 4 aktivitas utama, yaitu mengisi konfigurasi basis data, meng-upload file definisi basis data,

Untuk lebih memfokuskan penelitian ini pada hal-hal yang terkait dengan pengaruh kepemimpinan kepala desa terhadap kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan

Memperbaiki dan menambahkan konsep perencanaan dan perancangan utilitas yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter bangunan Gedung Pertunjukan Seni Kabupaten

Ovitrap menjadi salah satu metode surveilans vektor yaitu perangkap telur nyamuk yang dapat terbuat dari bahan plastik, kaleng, potongan bambu yang dinding

Penggunaan LO dengan insektisida cypermethrin dosis 12,5μg ai/strip dapat menurunkan daya tetas telur nyamuk Aedes aegypti sebesar 16,7.. Kata kunci : LO, Aedes aegypti, daya

Berdasarkan analisa data yang memperoleh skala 3 dikelas eksperimen pada kuis pertama 23,33% dan pada kuis keempat 76,77% sedangkan dikelas kontrol 29,63% pada kuis pertama dan