• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Tahu Dalam Pembuatan Nugget Terhadap Kadar Protein Dan Daya Terima Konsumen.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Tahu Dalam Pembuatan Nugget Terhadap Kadar Protein Dan Daya Terima Konsumen."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada dasarnya limbah merupakan hasil sampingan atau bahan yang

terbuang dari hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum

memiliki nilai ekonomi. Banyak jenis limbah dapat dimanfaatkan kembali

melalui daur ulang ataupun dikonversikan ke produk lain yang berguna,

misalnya limbah dari industri pangan. Limbah tersebut biasanya masih

mengandung serat, karbohidrat, protein, lemak, asam organik, dan mineral

sehingga dapat diolah ke produk lain seperti pangan, pakan, pupuk organik.

Ampas tahu merupakan hasil sampingan dalam proses pembuatan industri

tahu yang diperoleh dari hasil penyaringan susu kedelai. Ampas tahu masih

mengandung protein yang relatif tinggi (Purwaningsih, 2006).

Salah satu upaya pemerintah adalah melalui diversifikasi pangan dan

gizi. Program tersebut merupakan salah satu dari empat program utama

pembangunan pertanian yaitu, melalui penganekaragaman pangan baik

berasal dari tanaman, ternak maupun ikan untuk mencukupi kebutuhan

karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral (Aminatadisastro, 1997).

Namun demikian, sehubungan dengan daya beli masyarakat yang lemah,

maka program diversifikasi pangan lebih ditekankan pada produk pangan

yang memiliki kandungan gizi yang tinggi dengan harga yang relatif

terjangkau masyarakat pada umumnya.

Ampas tahu memiliki kandungan nilai gizi yang masih cukup tinggi

(2)

2 diekstrak, lebih-lebih jika menggunakan proses penggilingan sederhana dan

tradisional (Suhartini dan Hidayat, 2004). Namun demikian, bahan pangan

yang memiliki kandungan nilai gizi cukup tinggi tersebut belum banyak

dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini ampas tahu hanya dimanfaatkan

sebagai bahan pembuatan tempe gembus, kerupuk, perkedel tahu, kecap

dan sebagai pakan ternak, padahal ampas tahu dapat diolah menjadi tepung

dan dapat dipakai sebagai bahan untuk membuat berbagai jenis kue dan

cake yang biasanya memakai tepung terigu, salah satu di antaranya adalah

nugget (Driyani, 2007).

Nugget adalah salah satu contoh makanan siap saji, cara pembuatannya

mudah dan tidak rumit. Nugget biasanya terbuat dari daging giling yang

dicampur bumbu, dicetak, dilumuri tepung roti kemudian digoreng. Saat ini di

Indonesia nugget yang dikenal masyarakat luas adalah chicken nugget dan

fish nugget. Nugget merupakan salah satu produk olahan daging ayam

yang dibekukan. Produk ini mempunyai daya simpan yang cukup lama,

dengan penyimpanan dalam freezer bisa mencapai 2 minggu. Untuk

menekan biaya pembuatan Chicken Nugget, bisa dilakukan beberapa hal

antara lain dengan cara mengganti sebagian daging ayam dengan soya

protein (wisnu, 2008).

Sesuai kondisi negara Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak

serta sebagian besar masih hidup pada garis kemiskinan, pemanfaatan hasil

sampingan industri tahu bukan hanya dapat mengoptimalisasi pemanfaatan

hasil alam di Indonesia, juga dapat meningkatkan variasi produksi pangan

sebagai alternatif peningkatan ekonomi masyarakat. Meski masyarakat sejak

(3)

3 kecap, dan susu kedelai) namun dalam penelitian ini saya ingin membuat

inovasi yang berbeda dari sebelumnya yaitu mengolah nugget dengan

penambahan ampas tahu (Dwi, 2012).

Berdasarkan latar belakang, maka penulis akan melakukan penelitian

mengenai pembuatan nugget dengan pengaruh substitusi tepung ampas

tahu ditinjau dari kadar protein dan daya terima konsumen.

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan sebelumnya, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pengaruh

substitusi tepung ampas tahu dalam pembuatan nugget terhadap kadar

protein dan daya terima konsumen?”

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan substitusi pembuatan nugget ampas tahu

terhadap kadar protein dan daya terima konsumen.

2. Tujuan Khusus

a. Mengetahui kadar protein pada nugget yang disubstitusi tepung

ampas tahu.

b. Menganalisis pengaruh substitusi tepung ampas tahu terhadap kadar

protein nugget.

c. Menganalisis pengaruh daya terima tepung ampas tahu pada nugget

(4)

4 D. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1. Bagi peneliti masyarakat

Menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat produk

nugget dengan mensubstitusi tepung ampas tahu dan mengetahui daya

Referensi

Dokumen terkait

Ampas tahu mempunyai nilai ekonomi yang rendah, mudah rusak dan tidak dapat disimpan lama, hal ini dikarenakan ampas tahu masih mengandung kadar air tinggi yaitu

Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi pengaruh substitusi tepung ampas tah terhadap tingkat kekerasan dan daya terima

Saran dari penelitian ini yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang pembuatan egg roll dengan substitusi tepung ampas tahu agar mendapatkan warna, aroma,

Saran : Perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang pembuatan egg roll dengan substitusi tepung ampas tahu agar mendapatkan warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan egg roll

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SINGKONG TERFERMENTASI DAN TEPUNG KACANG MERAH TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR SERAT,.. DAN DAYA

Judul Penelitian : PEMANFAATAN AMPAS TAHU SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BISKUIT DITINJAU DARI KADAR PROTEIN KASAR, UJI ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA.. Nama Mahasiswa :

Rata-rata hasil daya terima panelis dapat diketahui penilaian panelis terhadap kerupuk ampas tahu dengan penambahan tepung ampas tahu yang meliputi warna, aroma, rasa,

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima dan nilai gizi substitusi tepung ampas tahu dengan tepung beras merah sebagai bahan utama dalam pembuatan