• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kegiatan PPI Austria SI 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Laporan Kegiatan PPI Austria SI 2012"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 1

LAPORAN KEGIATAN DELEGASI PPI AUSTRIA

PADA INDONESIAN STUDENTS WORLD SYMPOSIUM (ISWS) 2012

Kuala Lumpur-Malaysia, 16-19 Februari 2012

1. LATAR BELAKANG

Sebagai sebuah negara, Indonesia telah berevolusi dari jaman kolonialisme, revolusi hingga reformasi yang notabene sebagian besar didorong oleh semangat nasionalisme para pemuda dan mahasiswa yang ingin menyaksikan perubahan pada negerinya sendiri. The Indonesian Students World Symposium (ISWS) yang diprakarsai oleh persatuan pelajar-pelajar Indonesia sedunia atau Overseas Indonesian Student Association Alliance (OISAA) pada tahun 2009 dijadikan sebagai wadah bagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk mencari solusi atas tantangan yang dihadapi Indonesia dalam ekonomi global. ISWS 2012 merupakan tindaklanjut dari ISWS 2011 yang semestinya dilaksanakan pada bulan November 2011 di Washington DC-Amerika Serikat, akan tetapi dikarenakan suatu hal maka dipindah ke Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan Februari 2012.

2. NAMA, TEMPAT DAN TANGGAL KEGIATAN

Indonesian Students World Symposium (ISWS) 2012 di Hotel Citrus dan KBRI Kuala Lumpur-Malaysia pada tanggal 16-19 Februari 2012.

3. TEMA KEGIATAN

Think Global, Act Nasional

4. PEMBICARA UTAMA KEGIATAN

a. Ir. Hatta Radjasa: Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia. b. Dr. Andi Malarangeng: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. c. Dr. Rizal Ramli: Mantan Menko Perekenomian Republik Indonesia.

d. Ir. Muhammad Najib, MSc: Anggota komisi 1 DPR-RI. e. Dr. Ir. Akbar Tanjung: Politisi Partai Politik.

(2)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 2

5. TUJUAN KEGIATAN

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:

a. Sebagai wadah bagi pelajar-pelajar Indonesia di luar negri untuk saling bertukar pikiran dan aktif dalam diskusi yang produktif untuk kemajuan Indonesia sebagai sebuah negara.

b. Untuk meningkatkan pemahaman tentang peran dan fungsi pelajar Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata buat bangsa Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki.

c. Untuk membentuk jaringan formal secara intelektual yang didorong oleh pelajar-pelajar Indonesia di seluruh dunia.

5. PESERTA DALAM KEGIATAN

Dalam acara simposium ini, telah dihadiri oleh:

- Para utusan PPI dari 28 negara, yang terdiri dari wilayah Eropa (Austria, Belanda, Jerman, Inggris, Swedia, Norwegia, Portugal, Rusia); Asia dan Oceania (Malaysia, Philipina, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, India, Pakistan, Turki, Australian, New Zealand); Timur Tengah dan Afrika (Mesir, Yaman, Yordania, Lebanon, Maroko, Arab Saudi, Tunisia, Sudan);

- Tim Peninjau dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dari tiga universitas di Indonesia (Universitas Gadjah Mada, Universitas Riau, dan Universitas Ranca Kuning Riau).

- Dan juga dihadiri oleh lima orang atase pendidikan Republik Indonesia di negara Malaysia, Philipina, Inggris, Arab Saudi, dan Australia.

- Para anggota PPI se-Malaysia dan tamu undangan lainnya, yang total berjumlah 100-200.

6. DETIL KEGIATAN ACARA ISWS 2012

Dalam penyelenggaraan ISWS 2012 ini, PPI Austria mengirimkan empat orang utusan delegasi, yang masing-masing memegang peranan penting dalam setiap tugasnya. Mereka adalah:

a. Hary Febriansyah sebagai sebagai ketua komisi untuk bidang energi dan sekaligus sebagai ketua komisi untuk menyusun program-program kerja PPI dunia tahun 2012-2013.

b. Sharleen Tobing sebagai anggota delegasi untuk bidang sosial.

(3)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 3

Pada bagian berikut ini akan disampaikan secara detil kegiatan yang telah diikuti oleh semua utusan delegasi PPI Austria pada ISWS 2012.

Hari 1, tanggal 16 Feb 2012: Dimulai pada pukul 19.30 – 21.00 waktu Kuala lumpur. Pada hari pertama ini, dimulai kata sambutan Sdr. Febri Dien dari PPI Australia selaku koordinator PPI dunia periode 2010-2011 dan Sdr. Zulham Effendi selaku ketua umum PPI Malaysia. Kemudian dilanjutkan oleh Kuasa Usaha Ad Interim Duta Besar Republik

Indonesia untuk Negara Malaysia Bapak Mulya Wiryana dan acara ISWS 2012 ini resmi dibuka oleh Menteri Perekonomian Republik Indonesia Bapak Ir. Hatta Radjasa.

Hari 1, tanggal 16 Feb 2012: Pukul 22.30 – 23.45 waktu Kuala lumpur.

Pada kegiatan selanjutnya, dilakukan perkenalan untuk semua anggota delegasi utusan PPI yang hadir dan pengajuan nomisasi nama-nama untuk pemilihan ketua sidang presidium PPI dunia periode 2012-2013 keesokan harinya.

Hari 2, tanggal 17 Feb 2012: Dimulai pada pukul 09.30 – 10.45 waktu Kuala lumpur. Pada acara ini, Menteri Perekenomian RI menyampaikan pemaparan dengan dengan tema pembahasan MP3I (Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia. Pada sesi ini, Hatta Radjasa memaparkan dan menjelaskan tentang MP3I untuk sampai dengan tahun 2025. MP3I ini digunakan sebagai acuan pemerintah RI dalam merencanakan dan mengembangkan aspek-aspek strategis beserta indikator-indikatornya dalam hal peningkatan ekonomi, sosial budaya, perdagangan, dan pendidikan. Melalui MP3I ini, pemerintah RI bertekad untuk maju dan mandiri dalam menyosngsong era globalisasi dan perdagangan

(4)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 4

Hari 2, tanggal 17 Feb 2012: 11.00 – 13.30 waktu Kuala lumpur.

Pembicara pada sesi kedua yaitu: Dr. Ir. Akbar Tanjung dan Ir. Muhammad Nadjib yang menitikberatkan pada pembahasan kondisi perpolitikan di Indonesia saat ini. Pada diskusi ini, para pembicara memaparkan secara singkat tentang sejarah perjalanan peropolitikan di Indonesia semenjak kemerdekaan sampai dengan saat ini. Pemaparan yang disampaikan adalah terkait dengan dinamika perbandingan jumlah partai politik, kebebasan berdemokrasi dan berbicara di muka umum dan perilaku-perilaku yang sehat dan santun dalam dunia

perpolitikan di Indonesia.

Kesimpulan yang dapat diambil dalam sesi ini adalah para peserta mendapatkan suatu pencerahan tentang kondisi perpolitikan terkini di Indonesia dan bagaimana berperilaku yang santun dan benar dalam menjalankan suatu roda demokrasi berorganisasi.

Hari 2, tanggal 17 Feb 2012: 16.30 – 18.00 waktu Kuala lumpur.

Pembicara pada sesi ketiga ini adalah Ir. Tjatur Sapto Edy, MT: Wakil Ketua Komisi 3 DPR-RI bidang hukum yang membahas tentang reformasi hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini, dan bagaimana peran serta pemuda dan pelajar untuk membantu pengentasan korupsi yang sampai saat ini masih terjadi luas hampir semua kalangan. Dalam menjalani masa sekolah, pemuda/pelajar jangan ragu untuk membuat kelompok studi dan gerakan anti korupsi menjadi kegiatan keseharian dalam organisasinya. Organisasi mahasiswa dan kepemudaan pun harus mampu secara konkrit mengambil bagian. Peran tersebut dapat dimulai dari sikap zero tolerance terhadap tindakan korupsi, melakukan pengawasan, bahkan sampai pelaporan kasus korupsi dapat dilakukan oleh setiap orang/individu, tidak hanya organisasi. Jika telah terdapat komitmen untuk berperan dalam pemberantasan korupsi, maka

berjejaringlah dengan sesama pemuda yang juga berkomitmen dalam pemberantasan korupsi. Hal tersebut dikarenakan pemberantasan korupsi tidak akan berhasil karena individu, kelompok ataupun satu organisasi melainkan oleh gerakan anti korupsi yang luas, terorganisir dan terkonsolidasi.

(5)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 5

Hari 2, tanggal 17 Feb 2012: 19.30 – 20.30 waktu Kuala lumpur.

Sesi berikut ini adalah merupakan sesi tambahan dari panitia dalam hal berdiskusi dan berkomunikasi dengan para atase pendidikan Republik Indonesia yang diwakili oleh Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP (Atase pendidikan KBRI Manila), Dr. Muhammad Lutfi (Atase

pendidikan KBRI Riyadh), Prof. Ahmad Fauzi Sulaiman (Atase pendidikan KBRI London)

dan Prof. Aris Junaidi (Atase pendidikan KBRI Canberra). Para bapak/ibu atase pendidikan

menyampaikan apresiasi dan semangat untuk terus berkarya dan menyelenggarakan kegiatan

positif seperti simposium ini menjadi sebagai salah satu wadah komunikasi bagi PPI di

seluruh dunia dengan KBRI/Atase pendidikan. Sehingga dapat digali lebih mendalam

mengenai segala permasalahan/kendala bagi para pemuda/pelajar di luar negeri, dan segera

dicarikan solusi pemecahannya. Dalam kesempatan ini pula, sebagai bentuk dukungan nyata

bagi PPI dunia, secara terbuka Ibu Paristiyanti menawarkan diri bagi penyelenggaraan

simposium internasional PPI Dunia selanjutnya untuk dilaksanakan di Manila-Philippina.

Hari 2, tanggal 17 Feb 2012: 20.45 – 22.30 waktu Kuala lumpur.

Pada sesi ini, dilakukan suatu sidang awal untuk menetapkan dewan pimpinan definitif bagi sidang pleno ISWS 2012. Proses ini diawali dengan penjaringan bagi utusan PPI yang berminat dan bersedia untuk mencalonkan/dicalonkan sebagai dewan pimpinan presidium. Sebagai ketentuan awal, diusulkan hanya menentukan tiga pimpinan sidang yang mewakili tiga kawasan benua, yaitu Eropa Amerika, Asia dan Ocenia dan Afrika dan Timur Tengah. Dari hasil sidang dan semangat berdemokrasi yang terbuka dan santun bagi semua peserta delegasi, dicapai suatu keputusan bahwa untuk dewan pimpinan sidang adalah PPI Russia sebagai pimpinan, PPI Mesir dan PPI Philippina sebagai wakil pimpinan sidang.

Hari 3, tanggal 18 Feb 2012: 09.30 – 10.45 waktu Kuala lumpur.

(6)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 6

dunia/global. Betapa besar potensi dan kekayaan laut Indonesia yang sampai saat ini belum dapat dieksplorasi dan dijaga kedaulatannya oleh segenap warga Indonesia. Kita dapat melihat sebagaimana negara Amerika Serikat, Inggris dan saat ini China menjadi suatu kekuatan besar dan disegani oleh bangsa-bangsa di dunia, dikarenakan tingkat ekonomi dan kekuatan pertahanannya di wilayah kelautan. Negara-negara teresebut memberikan perhatian lebih di bidang kelautan, akan dapat meningkatkan tingkat pertahanan dan perekonomiannya. Kondisi ini, sebenarnya sudah sempat terjadi di Indonesia sewaktu masa kerajaan Sriwijaya di

Sumatera, dimana pada saat ini kekuatan maritimnya sangat besar dan luas pengaruhnya. Kondisi pertahanan kelautan yang canggih akan sangat meningkatkan teknologi yang dianut dan tingkat perekonomian suatu negara. Negara yang kuat adalah negara yang ditopang oleh angkatan perang yang kuat dan tanpa juga melupakan sendi kehidupan lainnya salah satunya

ekonomi.

Kesimpulan dalam sesi ini adalah para pemuda dan pelajar diajak untuk memikirkan

dan mengoptimalkan segala potensi kekayaan alam, energi, wisata Indonesia sebagai suatu

modal kekuatan untuk meningkatkan stabilitas dan posisi tawar di mata dunia untuk

menghadapi persaingan glogal di era globalisasi.

Hari 3, tanggal 18 Feb 2012: 10.45 – 11.30 waktu Kuala lumpur.

Pada sesi ini yang menjadi pembicara adalah Dr. Rizal Ramli yang memaparkan tentang outlook perekenomian Indonesia di tahun 2012. Beliau mewanti-wanti kemungkinan krisis ekonomi di Indonesia tahun 2012 yang memiliki sifat yang hampir sama dengan krisis serupa

di tahun 1997-1998. Hal ini dapat diperparah dengan kondisi hutang yang melanda Eropa

pada saat ini, dan juga kondisi krisis ekonomi yang dialami oleh Amerika Serikat. Imbas yang

mungkin paling terasa pertama kali adalah pada perlambatannya tingkat ekspor Indonesia dan

mulai naiknya tingkat impor ke dalam Indonesia. Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti oleh

pemerintah Indonesia agar dapat menahan cadangan devisa negara agar tidak terus tergerus

oleh arus modal yang tertarik keluar dan sebisa mungkin untuk mengurangi jumlah pinjaman

luar negeri, walaupun dengan bunga rendah dan jangka waktu yang panjang.

(7)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 7

Hari 3, tanggal 18 Feb 2012: 13.30 – 15.30 waktu Kuala lumpur.

Pada sesi ini, Menpora Dr. Andi Malarangeng memulai pemaparannya dengan salam olahraga dan menyapa semua peserta satu-persatu. Beliau menyampaikan suatu paparan tentang kondisi Indonesia pasca reformasi dan hubungan tingkat ekonomi dan prestasi pemuda Indonesia di kancah olahraga. Beliau memberikan suatu ilustrasi sewaktu krisis melanda Indonesia tahun 1997-1998, disaat itu ternyata kondisi prestasi olahraga Indonesia mengalami suatu titik terendah selama 20 tahun terakhir. Peranan pemuda dimasa lalu

sebelum era reformasi masih terasa sangat kurang dan kurang aktif tindakannya. Akan tetapi untuk saat ini setelah era reformasi, peran pemuda dan pelajar sangat memegang peranan strategis dalam waktu-waktu mendatang. Memang, masih terjadi suatu nilai kemiskinan dan pengangguran yang masih cukup besar, namun seiring dengan waktu berjalan maka persoalan-persoalan tersebut harus dapat dikikis/dikurangi melalui peranan pemuda dan pelajarnya, terutama yang telah dapat mengenyam pendidikan di luar negeri. Beliau menghimbau agar setelah selesai pendidikannya di luar negeri, para pemuda dan pelajar dapat segera kembali ke tanah air. Para pemuda dan pelajar yang telah mendapatkan ilmu dan wawasan di luar negeri, diharapkan dapat memberikan suatu kontribusi pemikiran, wawasan dan tenaga untuk membantu menyelesaikan segala macam permasalahan yang terjadi di negara tercinta Indonesia.

Hari 3, tanggal 18 Feb 2012: 20.00 - Hari 4, tanggal 19 Feb: 06.00 waktu Kuala lumpur. Setelah melakukan seminar satu hari penuh dengan para pembicara yang sangat menarik, enerjik dan sesuai dengan perkembangan jaman saat ini, maka acara simposium ini dilanjutkan dengan beberapa siding komisi dan sidang pleno.

Agenda sidang pleno pertama adalah membahas tata tertib jalannya sidang. Pada sidang ini, dewan presidium yang dipimpin oleh PPI Rusia, PPI Mesir dan PPI Philipina bertugas memandu dan memimpin sidang yang dimulai pada pukul 20.00 – 20.30. Agenda tata tertib sidang sangat mutlak diperlukan, agar para peserta memiliki aturan yang jelas dan sama dalam menjalankan sidang.

(8)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 8

diselesaikan. AD/ART mutlak dibutuhkan oleh setiap organisasi sebagai landasannya. Untuk itu, sebagai suatu organisasi yang utuh maka pembahasan dan keputusan final AD/ART menjadi salah satu agenda utama dalam sidang pleno awal ini. Setelah menjalani diskusi, perdebatan sengit dan tanya jawab silih berganti selama lebih kurang 4 jam (dari jam 21.00 – 01.00, maka diputuskan dan ditetapkan secara final AD/ART untuk PPI Dunia.

Agenda selanjutnya adalah sidang-sidang komisi yang bertugas untuk merumuskan suatu rencana strategis dan implementasi dalam hal menjalankan roda organisasi PPI Dunia.

Rencana-rencana kerja strategis ini juga diharapkan memberikan suatu kontribusi nyata bagi bangsa dan Negara Indonesia di masa-masa yang akan datang. Sidang komisi ini berjalan selama lebih kurang satu jam (Jam 01.00 – 02.00) dan kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno untuk memfinalkan keputusan bersama dari hasil sidang komisi. Dari hasil sidang pleno, menghasilkan beberapa keputusan dan rekomendasi strategis yang juga akan direkomendasikan juga kepada pemerintah RI baik melalui DPR-RI dan beberapa kementerian terkait sebagai suatu sumbangsih/kontribusi nyata para pemuda pelajar Indonesia di luar negeri.

Agenda selanjutnya adalah pemilihan koordinator PPI dunia dan tempat berlangsungnya acara simposium tahun 2012. Koordinator PPI Dunia dipilih dari salah satu dewan presidium. Untuk dewan presidium terpilih adalah PPI Portugal, PPI Malaysia dan PPI Mesir. Setelah melalui proses voting bertingkat sebanyak tiga kali selama lebih kurang satu jam (Jam 02.00 – 03.00), maka yang terpilih menjadi koordinator PPI Dunia untuk sampai dengan acara simposium selanjutnya adalah PPI Malaysia. Sebenarnya, acara simposium yang dilakukan ini adalah acara simposium pengganti tahun 2011 yang tidak jadi dilaksanakan di Washington DC Amerika Serikat pada bulan November 2011 dikarenakan alasan teknis. Dan sebagai pengajuan

diri untuk menjadi tuan rumah pada simposium selanjutnya pada bulan Desember 2012 telah ada PPI India, PPI Jepang dan PPI Singapura.

(9)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 9

Acara pemilihan host ini sangat alot, dikarenakan semua kandidat tuan rumah ingin memenangkan acara pemilihan ini. Hampir satu jam setengah (dari jam 03.00 – 04.30), setiap kandidat mempresentasikan alasan masing-masing mengapa mereka layak untuk menjadi tuan rumah. Akhirnya, diputuskan dan terpilih secara aklamasi untuk penyelenggara ISWS 2012 bulan Desember adalah PPI India. Hal ini diperkuat dengan akan berlangsungnya kunjungan Presiden RI ke India pada bulan tersebut. Diharapkan, Presiden RI berkenan untuk membuka dan hadir dalam acara simposium nanti.

Kemudian, acara terakhir dan penutup adalah kata sambutan dari koordinator PPI Dunia terpilih, foto bersama dan penyerahan cinderamata dari panitia penyelenggara kepada semua utusan delegasi PPI yang hadir. Acara simposium internasional ini resmi ditutup pada jam 06.00 waktu Kuala Lumpur.

7. HASIL YANG TELAH DICAPAI PPI AUSTRIA DALAM KEGIATAN

Bagi PPI Austria, dalam mengikuti acara simposium internasional ini, telah mendapatkan beberapa hasil yang positif dan nyata yaitu:

a. Menjaga dan memperluas hubungan baik antara PPI Austria dengan jaringan PPI di seluruh dunia.

b. Menjaga dan membawa nama baik KBRI/PTRI Wina dengan KBRI Kuala Lumpur. c. Meningkatkan kemampuan pembelajaran berdiskusi, bernegosiasi dan mengambil keputusan bagi pengurus internal dalam acara skala internasional.

d. Usaha pembelajaran langsung bagi pengurus aktif dalam hal pelaksanaan suatu acara simposium yang berskala internasional.

e. PPI Austria telah dapat unjuk diri dengan dicalonkan oleh peserta untuk menjadi salah satu

wakil dari Eropa dan Amerika bersama PPI Portugal, namun setelah melalui beberapa kali proses penyaringan dan dalam hasil voting akhirnya PPI austria hanya mendapat 11 suara dan PPI Portugal 16 suara. Sehingga dari hasil ini, PPI Portugal yang menjadi dewan presidium untuk wilayah Eropa dan Amerika Serikat.

(10)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 10

1. Dengan PPI Jerman, menawarkan link khusus yang dimiliki kepada PPI Austria untuk bekerja sama dalam mengundang Bpk. Anis Baswedan, Bpk. Ilham dan Bpk. BJ.Habibie jika memang diperlukan.

2. Dengan PPI Portugal dan PPI Malaysia, menawarkan suatu kerjasama gabungan antara PPI Austria dan PPI Eropa lainnya dalam membangun koneksi dengan DPR bagi kepentingan PPI. 3. Dengan PPI Belanda, dirancang untuk membentuk suatu jaringan formal antar PPI Se-Eropa.

4. Memberikan beberapa rekomendasi teknis terkait bidang pendidikan, sosial budaya dan ekonomi kepada dewan presidium yang selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk ditindakalnjuti.

5. Selain hal tersebut di atas, melalui jaringan pribadi anggota delegasi, PPI Austria mendapatkan tawaran untuk kerja sama student exchange dengan WNI yang kuliah di Austria untuk kuliah satu semester di salah satu universitas swasta (Cybernatic International School of Technology) di Kuala Lumpur dengan mekanisme full scholarhsip, namun hal ini akan didiskusikan lebih lanjut dan mendalam, mengingat domainnya juga erat berada di pihak lain.

8. HASIL UMUM DAN TINDAK LANJUT HASIL KEGIATAN

Dari penyelenggaraan kegiatan ini, ISWS 2012 telah menghasilkan beberapa hasil yaitu: a. Telah disahkannya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPI Dunia.

b. Telah terbentuknya dewan presidium yang mewakili wilayah Eropa dan Amerika (diwakili oleh PPI Portugal), mewakili wilayah Asia dan Ocenia (diwakili oleh PPI Malaysia), mewakili wilayah Afrika dan Timur Tengah (diwakili oleh PPI Mesir). Dan juga telah memiilih koordinator PPI Dunia yaitu dari PPI Malaysia.

(11)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 11

Berikut ini ditampilkan beberapa link publikasi pada media massa Indonesia terkait berita audiensi dengan pejabat pemerintah dan pimpinan DPR-RI:

1. Pertemuan dengan pimpinan DPR-RI:

http://www.rakyatmerdekaonline.com/read/2012/03/01/56328/PPI-Dunia-Awasi-Kerja-Pemerintah-dan-DPR

2. Pertemuan dengan Menko Kesra RI:

http://www.rakyatmerdeka.co.id/e-paper/view.php?cekhal=5&ctgl=02&cbln=03&cth=2012

3. Pertemuan dengan Menpora RI: http://kemenpora.go.id/index/preview/berita/5434

9. LAPORAN PENDANAAN DALAM KEGIATAN

Dalam usaha untuk mengikuti acara simposium ini, PPI Austria telah melakukan beberapa upaya mandiri dan melalui beberapa sponsor untuk dapat membiayai keberangkatan empat orang pengurus aktifnya. Berikut ini adalah paparan mengenai biaya-biayanya:

a. Bantuan dari pihak KBRI Wina sejumlah 600 EUR

b. Bantuan dari Bapak/Ibu WNI di UN sejumlah 310 EUR c. Bantuan dari Bapak-Bapak WNI di OPEC sejumlah 300 EUR d. Bantuan dari Bapak-BapakWNI di OFID sejumlah 240 EUR

e. Kas PPI Austria 500 EUR

Total dana yang diterima adalah 1.950 EUR

Sedangkan untuk pengeluaran detil yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah:

a. Empat tiket pesawat Munich-Kuala Lumpur (PP) @597,24 EUR 2.388 EUR b. Biaya penginapan di hotel selama 5 malam 87,97EUR

Total dana yang dikeluarkan adalah 2.475.97 EUR

Dalam teknis pelaksanannya, telah terjadi kekurangan dana sebesar 525.97 EUR. Akan

(12)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 12

9. PENUTUP

Demikianlah laporan kegiatan utusan delegasi PPI Austria dalam ISWS 2012 ini kami laporkan. Terima kasih atas segala bantuan yang telah Bapak/Ibu berikan dalam hal keberangkatan ini, kami mendoakan semoga mendapatkan ganjaran dan balasan terbaik serta berlipat ganda.

Wina, 28 Februari 2012 Ketua

(13)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 13

Lampiran foto kegiatan:

(14)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 14

Foto bersama peserta delegasi

(15)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 15

Foto bersama hatta radjasa

(16)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 16

(17)

Laporan kegiatan PPI Austria dalam ISWS 2012 Page 17

Referensi

Dokumen terkait