• Tidak ada hasil yang ditemukan

Anis Anugrah L (k4413008)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Anis Anugrah L (k4413008)"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

FILSAFAT CINA

( TIONGKOK )

Anggota Kelompok

(2)

FILSAFAT CINA

( TIONGKOK )

Perkembangan Awal Filsafat

Cina

(3)

Perkembangan Awal Filsafat Cina

Tradisi pemikiran flsafat di Cina bermula

sekitar abad ke-6 SM pada masa

pemerintahan Dinasti Chou di Utara.

Kon Fu Tze, Lao Tze, Meng Tze dan

Chuang Tze dianggap sebagai peletak

dasar dan pengasas flsafat Cina

Dilatarbelakangi keadaan yang kacau

flsafat Cina lebih banyak memusatkan

perhatian pada persoalan politik,

kenegaraan dan etika.

(4)

Karakteristik Filsafat Cina

Para ahli sejarah, mengemukakan beberapa ciri yang muncul

akibat kekacauan tersebut, adalah:

Dalam pemikiran kebanyakan orang Cina antara teori

dan pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan

Secara umum flsafat Cina bertolak dari semacam

‘humanisme’

Dalam pemikiran flosof Cina etika dan spiritualitas

(masalah keruhanian) menyatu secara padu

Meskipun menekankan pada persoalan manusia sebagai

makhluk sosial, persoalan yang bersangkut paut dengan

pribadi atau individualitas tidak dikesampingkan.

Filsafat Cina secara umum mengajarkan sikap optimistis

dan demokratis

(5)

6. Agama dipandang tidak terlalu penting dibanding

kebijakan berflsafat

7. Penghormatan terhadap kemanusiaan dan

individu tampak dalam flsafat hukum dan politik

8. Dilihat dari sudut pandang intelektual, Para

flosof Cina berhasil membangun etos masyarakat

Cina seperti mencintai belajar dan mendorong

orang gemar melakukan penelitian mendalam

atas segala sesuatu sebelum memecahkan dan

melakukan sesuatu.

(6)

Periodisasi Filsafat Cina

1. Zaman Cina Kuno

a. Konfucianisme

b. Toisme : Tao te Chia

c. Mahzab Yin-Yang

d. Mohisme : Mo Chia

e. Dialektisisme : Min Chia

f. Legalisme : Fe Chia

2. Zaman Pembahuruan

(7)

Periodisasi Filsafat Cina

Kuno

Konfucianisme

• Konfucianisme dikembangkan pertama kali oleh Confucius

• Pemiikiran Confucius terfokus kepada

bagaimana memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapi negaranya, karena pada masa Confucius hidup, negaranya sedang mengalami kekacauan

• Salah satu pemikiran Confucius yang amat penting berkaitan dengan perbaikan

masyarakatnya adalah konsep pembetulan nama-nama (rectifcation the names).

• Ajaran-ajaran Confucius, pada awalnya merupakan petunjuk-petunjuk tentang

bagaimana manusia harus berperilaku. Ajaran-ajaran ini diterima sebagai suatu kepercayaan

• memasuki abad modern, ajaran-ajaran itu mulai dianalisis, dikembangkan, dan

(8)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Pandangan Dasar Konfucius

Sistem pemikiran Konfucius menggunakan istilah Dao,

Dalam kerangka acuan ini, Dao mempunyai pengertian cara

hidup atau tatacara kehidupan insani. Konfucianisme

menekankan : tatacara manusia harus sesuai dengan

tatacara alam

.

Skema hubungan manusia menurut Konfucianisme

Dao

(M)

(9)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Manusia menurut Konfucianisme

• Dalam pandangannya Confucius manusia merupakan fungsi dari alam, artinya manusia harus merujuk pada alam dalam menjalani kehidupannya.

• Dengan mengikuti aturan-aturan alam manusia dapat memperthankan posisinya yang baik di dunia dan

terhindar dari kekacauan

• Tujuan manusia adalah mencapai keharmonisan baik dengan alam maupun dengan sesamanya.

Konsep pembetulan Nama-nama

yang pertama-tama harus dilakukan jika ia

memerintah negara,

menurut Confucius adalah

pembetulan nama-nama. Hendaknya seorang penguasa bersikap sebagai penguasa, seorang menteri bersikap sebagai menteri, seorang bapak bersikap sebagai bapak, dan seorang anak bersikap sebagai seorang anak.

(10)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Etika Konfucianisme

• Etika Konfucianisme menekankan bahwa manusia merupakan makhluk yang harus mementingkan hubungan dengan

sesamanya

• Oleh karenanya manusia harus mengikuti tatacara yang diturunkan oleh leluhurnya. Kebijakan utama yang harus

dilakukan manusia adalah menjalankan perikeadilan/kelurusan (yi) dan perikemanusiaaan (jen).

• Perikeadilan berarti menjalankan apa yang seharusnya,

Perikeadilan ini merupakan hakikat formal kewajiban manusia dalam masyarakat yaitu perbutan yang seharusnya dilakukan.

• Sedangkan perikemanusiaan merupakan hakikat material dan bersifat lebih kongkret. Hakikat material manusia adalah

mengasihi manusia-manusia lain.

(11)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

TAOISME : Tao te Chia

Tokoh yang terbesar dalam ajaran

ini adalah Lao Tse.

Pokok-pokok ajaran dari Tao te Chia

terutama mengenai metafsika dan

flsafat social.

Tao

= jalan,

te

= kebajikan,

Chiang

= kitab

Sebab-sebab timbulnya Taoisme

berkaitan dengan keadaan Dinasti

Zhou yang mengalami masa

kehancuran akibat penyelewengan

dalam pemerintahan dan ambisi

kekuasaaan dari orang-orang di

lingkaran kekuasaan itu.

Taoisme menempatkan ajaran

(12)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Kebajikan (te) merupakan suatu yang ingin dituju oleh

para penganut Taoisme, begitu pun Te adalah buah atau

hasil yang diperoleh seeorang apabila menjalankan Tao.

Hidup dalam simbolisme Tao diibaratkan air, seseorang

memiliki kekuatan moral besar dan kepribadian luhur

bagaikan air.

Menurut Lao Tse, kebajikan (te) diartikan sebagai

karakter atau kekuatan moral yang mengandung tiga

unsur, yaitu :

1. Mengusahakan (to go)

2. Jujur (straight)

3. Kasih sayang

Filsafat Taoisme dapat dikatakan empiris dan juga

praktis.

Kebajikan berarti pula jalan Tao untuk menuju

kebahagiaan sempurna.

(13)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Ajaran Taoisme memang agak sulit untuk

dipahami karena tidak sistematis, hanya berupa

syair-syair dan simbolik. Bahkan, buku utama Tao

Teching juga merupakan syair-syair yang

multitafsir.

Pada perkembangannya, ternyata Taoisme

berkembang menjadi agama sekaligus flsafat.

Menjadi flsafat karena banyak kalangan yang

menganggap bahwa Taoisme bukan agama, tetapi

justru dasar bagi semua agama universal.

Sebagian lagi menganggap, terutama

pemeluknya, bahwa Taoisme merupakan agama

karena ajaran-ajarannya adalah tentang cara

hidup manusia yang kompleks.

(14)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Mazhab Yin-Yang

• Yin Yang merupakan salah satu pemikiran falsafah luhur Tiongkok kuno yang masih bertahan hingga kini. Konsep Yin-Yang sebenarnya sederhana, yakni harmoni antara dua kutub dalam setiap kenyataan hidup.

• Konsep Yin-Yang telah ada ribuan tahun yang lalu, bersumber dari kitab perubahan (I-ching).

• Yin (secara harfah berarti tempat yang teduh, daerah gelap yang merupakan bayangan dari gunung)

• Yang (secara harfah ialah tempat yang terang atau cerah, bagian yang tidak terhalang oleh gunung)

• Gambar Yin Yang tersebut digunakan untuk melambangkan :

- Keseimbangan - Realitas dualisme

- Roda yang terus berputar, tanpa henti - Tidak ada kesempurnaan

YIN

(15)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Yin Yang sebenarnya lebih kepada konsep

kearifan Tiongkok kuno daripada sebuah

system nilai apa lagi sebagai sebuah

paham atau agama.

Yin-Yang populer selama Periode Musim

Semi dan Gugur (770-476 SM) dan era

Negara Berperang (475-221 SM).

Dalam budaya Tiongkok Kuno, Yin-Yang

merupakan prinsip dasar kehidupan

mereka. Prinsip ini digunakan sebagai

pedoman untuk mempertahankan

kehidupan dan mengembangkannya

(16)

Periodisasi Filsafat

Cina Kuno

Mohisme : Mo Chia

• Mohisme adalah aliran yang terdiri dari kelompok kaum ksatria yang telah

kehilangan kedudukannya, mereka menawarkan keahliannya di bidang peperangan kepada penguasa baru.

• Aliran Mohisme didirikan oleh Mozi atau Mo Tzu lahir di era Konfusiusme

• Mohisme mengajarkan bahwa yang terpenting adalah “cinta universal”

• Mo Tzu menganjurkan kesederhanaan

hidup seperti pertapa dengan disiplin keras dalam hidup sederhana, hemat dan

cermat, serta patuh kepada pemimpin.

• Mengajarkan kasih sayang universal yang meliputi kasih sayang terhadap sesama manusia dan lingkungan adalah inti dari ajaran Mohisme.

(17)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Mozi mengembangkan kasih sayang

universal tersebut untuk menentang dan

mengutuk peperangan.

Mozi memperkenalkan konsep kehendak

dari langit. Mozi menyediakan dua bab

(Kehendak Langit dan Keberadaan Roh)

Dalam konsep dari langit tersebut kaum

Mohi mengakui adanya dewa (langit) dan

pelbagai roh dengan tingkatannya yang

lebih rendah.

Pemikiran Mozi dengan pemikiran Konfusius

(18)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Dialektisme : Ming Chia

(19)

Periodisasi Filsafat Cina Kuno

Legalisme : Fa Chia

Legalisme

hanya

berbicara

mengenai aturan dan

undang-undang yang semestinya dipakai

agar tercipta keteraturan dalam

berbangsa dan bernegara. Karena

itu dari pada sebuah ajaran etis,

Legalisme lebih dekat pada filsafat

politik utilitarian yang sebisa

mungkin menjawab

persoalan-persoalan riil dalam politik dan

masyarakat.

Han Feizi

(20)

Zaman Pembaharuan

Buddhisme Ch’ianisme Zen

Neo-Taoisme

Konfusianisme Ortodok

Konfusius

Zaman

Pembahuruan

(21)

Zaman Neo

Konfusianisme

Zaman ini ditandai dengan adanya gerakan untuk

kembali kepada ajaran-ajaran Konfusius yang asli.

Namun usaha itu sedikit banyak dipengaruhi oleh

aliran filsafat yang berkembang pada waktu itu

yaitu Buddhisme. Sehingga Neo Konfusianisme

mengajarkan hal-hal yang berbeda dengan

ajaran-ajaran Konfusius misalnya ajaran-ajaran tentang

metafisika khususnya kosmologi. Konfusius tidak

mengajarkan metafisika bahkan menentangnya.

(22)

Zaman Modern

Pada zaman modern pemikiran

kefilsafatan

sangat

banyak

dipengaruhi

oleh

pemikiran-pemikiran yang berasal dari Barat,

hal ini karena banyaknya

paderi-paderi yang masuk kedaratan Cina.

Aliran yang paling berpengaruh

adalah aliran Pragmatisme yang

berasal dari Amerika Serikat. Pada

tahun 1950 daratan Cina dikuasai

oleh pemikiran Marx, Lenin dan

tokoh yang terkenal Mao Ze Dong.

Marx

Lenin

(23)

ADA

PERTANYAAN?

?

Referensi

Dokumen terkait