LAPORAN PRAKTEK LAPANG
PANGKALAN DATA PEGAWAI NEGERI SIPIL
BERBASIS DESKTOP
(Studi Kasus : Kecamatan Bogor Utara)
Disusun Oleh : Lipian Alfha Zemma
0651 12 271
PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PAKUAN
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : PANGKALAN DATA PEGAWAI NEGERI SIPIL
BERBASIS DESKTOP
(Studi Kasus : Kecamatan Bogor Utara)
Nama : Lipian Alfha Zemma
Npm : 0651 12 271
Mengesahkan :
Pembimbing II Pembimbing I Kec. Bogor Utara Program Studi Ilmu Komputer
FMIPA UNPAK
(Rena Da Frina, SP.MM) (Agung Prajuhana Putra, M.Kom)
Mengetahui,
Ketua Jurusan Ilmu Komputer FMIPA UNPAK
LEMBAR PENGESAHAN
KONFIRMASI REVISI
Judul : PANGKALAN DATA PEGAWAI
NEGERI SIPIL BERBASIS DESKTOP (Studi Kasus : Kecamatan Bogor Utara)
Nama : Lipian Alfha Zemma
Npm : 0651 12 271
Tanggal Sidang : 30 Desember 2015
Mengesahkan :
Penguji II Penguji I Program Studi Ilmu Komputer Program Studi Ilmu Komputer FMIPA UNPAK FMIPA UNPAK
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan praktek lapang dengan
judul ”PANGKALAN DATA PEGAWAI NEGERI SIPIL BERBASIS DESKTOP”.
Dengan selesainya laporan praktek lapang ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak yang telah memberi dukungan, oleh karena itu penulis mengucapkan banyak
3. Prihastuti Harsani, M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Komputer.
4. Ibu dan Bapak tercinta yang tanpa henti mengalirkan doa untuk keselamatan dan keberhasilan serta memberikan semangat baik materil, moril dan spiritual.
5. Seluruh Pegawai Kantor Kecamatan Bogor Utara atas dukungannya.
6. Semua teman – teman khususnya kelas G dan H angkatan 2012, Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pakuan yang telah memberikan semangat dalam penyusunan laporan ini.
7. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung yang tidak bisa disebutkan satu persatu terima kasih atas segalanya.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan laporan ini baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dalam perbaikan laporan ini. Akhir kata penulis mengucapkan banyak terimakasih semoga laporan ini bermanfaat.
Bogor, Desember 2015
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Nama kelurahan dan Luas wilayah...5
Tabel 2. Batasan Daerah...5
Tabel 3. Tabel Perbandingan...10
Tabel 4. Tabel Login...18
Tabel 5. Data Pegawai...18
Tabel 6. Eselon...19
Tabel 7. Golongan...19
Tabel 8. Jabatan...19
Tabel 9. Pendidikan...19
Tabel 10. Uji Coba Strukstural...28
Tabel 11. Uji Coba Fungsional...29
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, terutama setelah diberlakukannya
Undang-undang Otonomi Daerah, maka Kepala Daerah perlu dibantu oleh perangkat daerah yang dapat menyelenggarakan seluruh urusan pemerintah yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu untuk membantu Kepala Daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah maka walikota sesuai dengan wewenangnya melimpahkan sebagian urusan otonomi daerah dan tugas umum pemerintah kepada Camat sebagai perangkat daerah yang memimpin wilayah Kecamatan. Peran camat ini sangat penting dan sangat strategis dalam mendukung terlaksananya otonomi daerah, apalagi saat ini Kecamatan bukan lagi sebagai kepala wilayah Kecamatan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, melainkan kecamatan diberlakukannya Undang-undang 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, adalah merupakan unsur perangkat daerah yang menerima pelimpahan wewenang dari Bupati/Walikota untuk melaksanakan sebagian urusan otonomi pemerintah yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat Kota Bogor yang tepatnya di bagian wilayah utara, berdasarkan peraturan daerah kota bogor kecamatan merupakan unsur perangkat daerah yang memiliki tugas pokok melaksanakan sebagian kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota kepada Camat. Suatu permasalahan di Kecamatan Bogor Utara yang mempunyai struktur organisasi yang sangat kompleks dan jumlah pegawai yang cukup banyak, oleh sebab itu untuk memudahkan dalam pengolahan datanya di perlukan sistem informasi pengolahan data kepegawaian di Kecamatan Bogor Utara yang saat ini berjalan masih di lakukan menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel, pengolahan data seperti ini dapat menimbulkan beberapa kendala atau kesalahan dalam pencarian data kepegawaian dan waktu yang kurang efektif untuk pembuatan laporan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, sebagai solusi maka akan di buat aplikasi
berbasis dekstop berupa sistem data pegawai menggunakan software Microsoft Visual
Studio 2012 dengan bahasa pemrograman C#. Harapan dari pembuatan aplikasi sistem data pegawai berbasis dekstop ini yakni sebagai sarana untuk mempermudah pengolahan data dan menghilangkan beberapa kendala yang sebelumnya dilakukan secara manual dan digantikan dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dibidang komputer supaya dapat bermanfaat bagi semua orang walaupun berbeda praktisi dari berbagai bidang tanpa terkecuali.
1.2 Tujuan Tujuan dari praktek lapang ini yakni membuat sistem data pegawai berbasis
aplikasi desktop di Kecamatan Bogor Utara menggunakan software Microsoft Visual
Studio 2012 dengan bahasa pemrograman C#.
Agar dalam perancangan ini dapat mencapai sasaran dan tujuan sesuai yang di maksud, maka permasalahan yang ada di batasi sebagai berikut :
1. Data yang digunakan yakni Data Urut Kepangkatan Pegawai Negeri Sipil. 2. Data yang diolah meliputi pendidikan, golongan, eselon, pelatihan.
3. Software yang digunakan yakni Microsoft Visual Studio 2012 dengan bahasa
pemrograman C#.
1.4 Manfaat
Praktek lapang ini di harapkan dapat bermanfaat dan berguna bagi :
1. Mahasiswa/i dapat mengetahui dan menambah pengetahuan serta meningkatkan kemampuan melalui ilmu yang di terapkan. Melatih kampampuan diri dalam
bekerja untuk penyesuaian di masyarakat dalam
dunia kerja.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Tinjauan Pustaka
2.1.1 Visual Studio 2012
Microsoft Visual Studio merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite) yang
dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi console, aplikasi
Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio mencakup kompiler, SDK, Integrated
Development Environment (IDE), dan dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library).
Kompiler yang dimasukkan ke dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual
C#, Visual Basic, Visual Basic .NET, Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe. (https://www.visualstudio.com/).
2.1.2 C#
Microsoft Visual C# adalah sebuah program alat bantu pemrograman (Rapid
Application Development tool) yang dibuat oleh Microsoft Corporation dan dapat
digunakan untuk membuat program berbasis grafis dengan menggunakan bahasa
pemrograman mirip C++. Program ini telah dimasukkan ke dalam produk Microsoft Visual
Studio, bersama-sama dengan Visual C++, Visual Basic, Visual FoxPro serta Visual J#. Sejauh ini, program ini merupakan program yang paling banyak digunakan oleh para programmer untuk membuat program dalam bahasa C#. C# (dibaca: C sharp) merupakan
sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft
sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat
berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa
yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic,
dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan. Menurut standar ECMA-334 C#
Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf Latin C (U+0043) yang diikuti
oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023). Tanda pagar # yang digunakan
memang bukan tanda kres dalam seni musik (U+266F), dan tanda pagar # (U+0023) tersebut digunakan karena karakter kres dalam seni musik tidak terdapat di dalam keyboard standar. (Raharjo, Budi. 2015).
2.1.3 Database
Database atau merupakan basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di
dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program
komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang
digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem
manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari
dalam ilmu informasi. Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun
kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. (Fathansyah. 2012).
2.1.4 Database Management System (DBMS)
Sistem manajemen basis data (Bahasa Inggris: database management system,
dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang
diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalah akuntansi, sumber daya manusia,
dan sistem pendukung pelanggan, SMBD telah berkembang menjadi bagian standar di
bagian pendukung (back office) suatu perusahaan. Contoh SMBD adalah Oracle, SQL
server 2000/2003, MS Access, MySQL dan sebagainya. DBMS merupakan perangkat
lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar. DBMS juga dirancang untuk dapat melakukan manipulasi data secara lebih mudah. Sebelum adanya DBMS, data pada umumnya disimpan dalam bentuk flat file, yaitu file teks yang ada pada sistem operasi. Sampai sekarangpun masih ada aplikasi yang menimpan data dalam bentuk flat secara langsung. (Indrajani. 2014).
2.1.5 Microsoft Access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi
basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan
kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft
Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.
Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga
menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format
Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database,
atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para
pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan
perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir
dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana.
Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat
digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. (Haryanto, Imam. 2012). Nomor 30 Tahun 1995 tanggal 24 Agustus 1992 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Bogor dan Kabupaten Bogor, Luas Wilayah Kecamatan Bogor Utara adalah 1.772 Ha atau 17,72 Km2 dengan kepadatan 72 jiwa/Ha terdiri dari 8 Kelurahan 106 RW dan 494 RT.
Tabel 1. Nama Kelurahan dan Luas Wilayah.
1 Bantar Jati 170
Beradasarkan peraturan daerah kota bogor nomor 13 tahun 2004 kecamatan merupakan unsur perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dan fungsi :
A. Tugas Pokok
"Melaksanakan Sebagian Kewenangan Pemerintahan yang Dilimpahkan Oleh Walikota Kepada Camat"
B. Fungsi
1. Pelaksanaan sebagian kewenangan Pemerintah yang dilimpahkan oleh Walikota
2. Fasilitasi tugas-tugas dinas lembaga teknis yang dilaksanakan di Wilayah Kecamatan
3. Pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat
4. Pengelolaan keuangan, kepegawaian, dan administrasi umum 5. Penyelenggaraan tugas pembantuan
Bidang Kewenangan yang dilimpahkan Walikota kepada Camat berdasarkan Perda Nomor 34 tahun 2000 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pemerintah dari Walikota Kepada Camat se-Kota Bogor sebagai berikut :
1. Pertanian 2. Pertanahan
3. Kependudukan
4. Sosial
5. Pekerjaan Umum
6. Ketentraman dan Ketertiban
7. Adminstrasi Publik
8. Kesehatan
9. Ketenagakerjaan
10. Perindustrian dan Perdagangan
11. Pendidikan
12. Penerangan
2.2.2 Struktur Organisasi Kecamatan Bogor Utara
Gambar 1. Struktur Organisasi Kecamatan Bogor Utara
2.2.3 Dokumentasi Kegiatan
Berikut berberapa gambar-gambar yang diambil selama kegiatan praktek lapang berlangsung.
Gambar 3. Dokumentasi di depan instansi
Gambar 4. Dokumentasi bersama pembimbing
Gambar 5. Salah satu kegiatan di instansi
Pemanfaatan teknologi informasi di berbagai instansi beberapan tahun ini meningkat bahkan bisa sangat di butuhkan pada masa yang akan datang, Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena akan sangat di perlukannya rancangan sistem perangkat lunak dalam bentuk aplikasi yang berguna untuk menggantikan sistem-sistem yang masih manual, Hal itu menjadi wadah atau tempat untuk sebagian orang melakukan penelitian terkait pemanfaatan teknologi informasi di instansi, Berikut beberapa penelitian terdahulu yang berhubungan dengan perancangan dan Mengimplementasian sistem kepegawaian di instansi :
Hidayat Rangkuti (2013) dalam “Sistem Informasi Data Pegawai Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Berbasis Visual Basic 6.0”. Sistem informasi yang menyeluruh pada terminal, seperti data pegawai dan lain-lain, sistem yang mencakup informasi secara menyeluruh pada terminal untuk mempermudah penyimpanan serta pengelolaan data. Manfaat dari penelitian ini yakni dapat membantu mengidentifikasi permasalahan yang ada pada instansi seperti pengolahan data pegawai dan sebagainya menggunakan aplikasi Visual Basic 6.0 secara komputerisasi khususnya pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) yang berada di terminal cileungsi Kabupaten Bogor.
Andri Andreansyah (2013) dalam “Komputerisasi Data Kepegawaian Menggunakan Visual Basic 6.0 di Kecamatan Ciampea Bogor “. Penggunaan teknologi informasi ini dapat mempermudah proses kerja khususnya masyarakat yang akan melakukan pelayanan atau pertukaran informasi di kecamatan serta untuk mengetahui struktural organigram data kepegawaian secara tepat, cepat, efisien serta tingkat keamanan data terjamin karena adanya backup data dan tersimpan dalam sistem database. Manfaat dari komputerisasi data kepegawaian ini dengan kata lain mempercepat proses pengolahan data dengan tingkat keamanan yang di sesuaikan dan membuat data menjadi tertata rapih dengan data yang berada di dalam database yang di sediakan untuk proses input output dan lain sebagainya.
Mansur (2013) dalam “Sistem Layanan Aplikasi Presensi Pegawai Kecamatan Bogor Timur Berbasis Dekstop”. Pengembangan suatu sistem manual menggunakan metode presensi pembukuan sederhana yang di gantikan dengan layanan aplikasi presensi pegawai kecamatan bogor timur yang menyediakan form input absensi dan report absensi yang telah di rancang dengan baik sedemikian rupa, Manfaat dari perancangan aplikasi ini dapat mempermudah dalam pengolahan data absensi yang akan di bukukan tanpa harus menulis pembukuan secara manual.
2.4 Tabel 3. Perbandingan
Nama Pemrograman Basis Data
VB Java C# Access MySql
Hidayat Rangkuti
( 2013 ) v - - - v
Andri Andreansyah
(2013) v - - - v
Mansur
( 2013 ) - v - v
-Lipian Alfha Zemma
-BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
Sistem yang mengacu pada penelitian yang berlangsung di kecamatan Bogor Utara
yakni merupakan Sistem Data Pegawai yang menggunakan metode System Development
Life Cycle (SDLC). SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah-langkah yang
10. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan
Siklus SDLC ini merupakan proses membangun sistem yang telah di bagi dalam beberapa langkah dan tahapan, Tertera pada gambar berikut :
3.1.1 Tahap Perencanaan Sistem
Perencanaan sistem menyangkut estimasi dari kebutuhan-kebutuhan fisik, tenaga kerja dan dana yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sistem ini serta untuk mendukung operasinya setelah diterapkan. Merupakan tahapan awal pengembangan sistem
Analisis sistem adalah sebuah teknik pemecahan masalah yang mendekomposisi sebuah sistem menjadi komponen-komponen penyusunnya dalam rangka mempelajari lebih jauh bagaimana komponen sistem tersebut bekerja dan berinteraksi dengan pembuatan dengan menyatukan beberapa elemen terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh untuk memperjelas bentuk sebuah sistem dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan kepada pengguna serta memberikan gambaran yang jelas dengan rancang bangun yang lengkap pada pemrograman komputer serta semua yang terlibat.
3.1.4 Tahap Implementasi
3.1.5 Tahap Uji Coba dan Pemeliharaan
Tahap UjiCoba dan pemeliharaan merupakan tahap yang meliputi pemakaian atau penggunaaan pada sistem yang akan di uji coba, penjagaan pada sistem, perbaikan sistem, dan peningkatan sistem. Sementara itu pemeliharaan juga termasuk melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk menjaga kemutakhiran sistem, Proses uji coba ini diperlukan untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar. Tahapan proses uji coba, antara lain:
Praktek lapang ini dilaksanakan selama 30 hari yang di mulai sejak tanggal 26 agustus sampai 14 oktober 2015.
3.2.2 Tempat
Tempat praktek lapang ini di lakukan di Kantor kecamatan Bogor Utara, Jalan
Galugur II No.2 Bantar Jati Kota Bogor.
3.3 Alat dan Bahan
3.3.1 Alat
Alat yang digunakan pada proses penelitian praktek lapang ini mencakup perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang digunakan yakni :
1. Prosesor Intel Core i3, 1.9GHz 2. 2gb RAM
3. Harddisk 512gb
4. VGA nVidia Geforce 820m
Perangkat lunak atau software yang digunakan dalam pembuatan sistem ini yakni sebagai berikut :
1. Microsoft Windows 7 2. Microsoft Acces 2010 3. Visual Studio 2012
3.3.2 Bahan
BAB IV
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI
4.1 Perencanaan Sistem
Perencanaan sistem adalah tahap awal untuk mengetahui apa saja yang di perlukan untuk membuat sistem data pegawai di kecamatan bogor utara. Dimulai dengan mendefinisikan permasalahan yang ada, lalu memahami prosedur sistem yang sedang berjalan. Membuat alternatif pemecahan masalah dan mengevaluasi sistem yang berjalan, Setelah itu menentukan alat apa yang akan digunakan dengan rencana penggunaan hardware dan software yang akan digunakan untuk membangun sistem.
4.2 Analisis Sistem
Analisis Sistem adalah penguraian suatu sistem informasi yang sudah utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan tujuan dapat mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai macam permasalahan maupun hambatan yang terjadi pada sistem sehingga nantinya dapat dilakukan perbaikan atau pengembangan.
4.2.1 Analisis Sistem yang sedang berjalan
Analisis sistem yang sedang berjalan merupakan untuk mengetahui sistem yang seblumnya sudah ada dan bertujuan supaya dapat dikembangkan. Sistem yang digunakan dalam data kepegawaian di Kecamatan Bogor Utara masih sederhana dengan
menggunakan Microsoft Excel dan dalam pengolahan data seperti menambah, menghapus,
dan mengubah data. Selain itu dapat disimpulkan bahwa pengamanan dalam sistem atau data yang ada mudah di salah gunakan dan di rusak oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Mulai bangun nantinya. Spesifikasi yang dibuat terperinci, berikut adalah tahapannya :
4.3.1 Perancangan Database
Perancangan database atau basis data di butuhkan untuk mempermudah dalam melakukan pengolahan data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain.
4.3.2 Entity Relationship Diagram (ERD)
Berikut Ini tahapan perncangan database dengan menggunakan Entity
Relationship Diagram (ERD) :
Golongan
Relasi antar tabel yang terbentuk pada database dengan ERD dapat dilihat pada gambar
Gambar 16. Relasi antar tabel Acces
4.3.3 Spesifikasi Tabel
Tabel 4. Login
Field Type Size Keterangan
Username Text 10 Primary Key
Password Text 10 Not Null
Tabel 5. Data Pegawai
Field Type Size Keterangan
ID Text 5 Primary Key
NIP Text 25 Not Null
Nama Text 30 Not Null
Pangkat Gologan Text 20 Not Null
Pangkat TMT Text 20 Not Null
Jabatan Text 20 Not Null
Jabatan Eselon Text 20 Not Null
Jabatan TMT Text 20 Not Null
Masa Kerja Tahun Date/Time Not Null
Masa Kerja Bulan Date/Time Not Null
Latihan Jabatan Text 15 Not Null
Latihan Jabatan Jam Date/Time Not Null
Pendidikan Text 20 Not Null
Pendidikan Lulus Text 10 Not Null
Pendidikan Tingkat Text 5 Not Null
Usia Text 20 Not Null
Tanggal Lahir Date/Time Not Null
Tempat Lahir Text 20 Not Null
Tabel 6. Eselon
Field Type Size Keterangan
**ID Text 5 Foreign Key/Not Null
Eselon Text 10 Not Null
Tabel 7. Golongan
Field Type Size Keterangan
**ID Text 5 Foreign Key/Not Null
Golongan Text 20 Not Null
Tabel 8. Jabatan
Field Type Size Keterangan
**ID Text 5 Foreign Key/Not Null
Jabatan Text 15 Not Null
Tabel 9. Pendidikan
Field Type Size Keterangan
**ID Text 5 Foreign Key/Not Null
Pendidikan Text 10 Not Null
4.4 Perancangan Sistem Secara Umum
Tahap perancangan sistem secara umum dapat di gambarkan dengan data diagram
konteks, diagram level 0 dan flowchart sistem.
Selesai
Gambar 19. Flowchart Sistem
4.5 Rancangan tampilan sistem data pegawai
4.5.1 Form Login
Rancangan form login merupakan tahap pertama yang harus dilakukan untuk bisa
mengoperasikan sitem aplikasi data pegawai tersebut. Form Login data pegawai bisa
dilihat pada gambar 20. Berikut ini :
Sistem Data PNS Login Admin
Logo Username Password
Login Keluar
Gambar 20. Desain Form Login
4.5.2 Form Menu Utama
Form menu Utama merupakan sebuah form utama dari semua form yang ada di aplikasi ini, berfungsi sebagai tempat menu-menu strip yang tersedia di dalam program ini. Form menu Utama dapat dilihat pada gambar berikut :
Data Pegawai Mater
Sistem Data PNS Kecamatan Bogor Utara
Logo
4.5.3 Form Master
Rancangan Form Master merupakan inputan data yang akan tersimpan ke dalam database dan terhubung ke dalam Form Input, Berikut :
Master
Simpan Hapus
Cari Ubah Kembali
Gambar 22. Desain Form Master
4.5.4 Form Input
Rancangan Form Input berupa inputan data-data yang akan dimasukan ke dalam database, Bisa dilihat pada gambar berikut :
Data Pegawai
Label 1 Label Label Label Label
Label 2 Label 3 Label 4 Pencarian
Cari Simpan Hapus Edit Batal
4.6 Implementasi Sistem
Implementasi sistem merupakan tahap untuk melakukan pembuatan User Interface dan Database. Implementasi sistem ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Visual Studio 2012 dan Microsoft Acces.
Gambar 24. Visual Studio 2012
4.6.1 Implementasi Database
Gambar 25. Database Ms.Acces
1. Buka Microsoft Office Access lalu pilih blank document, lalu buat nama
databasenya setelah itu klik create.
2. Maka setelah itu muncul lembar kerja Microsoft Access.
3. Pilih menu View lalu pilih design view.
4. Maka selanjutnya akan muncul kotak dialog untuk melakukan perubahan atau penyimpanan nama tabel, isi nama tabel tersebut sesuai dengan data yang akan dibuat. Lalu setelah itu simpan.
5. Setelah menyimpan tabel, isikan field pada tabel tersebut sasuai dengan data
yang akan di buat.
4.6.2 Membuat Form Designer Windows
Form Designer merupakan tampilan untuk merancang bentuk user interface,
kontrol-kontrol lain seperti toollbox dan lain-lain. Cara memasukan item dari toolbox yaitu
lakukan doble click lalu tarik ke layar Form. Form Designer Windows bisa dilihat pada
gambar berikut :
BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1 Hasil
5.1.1 Form Login
Form login merupakan form awal sebelum aplikasi masuk ke menu utama , staff
pegawai harus login terlebih dahulu dengan memasukan Username dan Password untuk
menginput data kepegawaian. Form ini di buat supaya pengguna yang tidak memiliki nama
User dan Password tidak dapat mengolah data yang ada dalam database. Form ini menggunakan koneksi db_data_pegawai dengan tabel login dapat pada gambar berikut :
Gambar 27. Form Login
5.1.2 Menu Utama
Menu utama terdapat menu Data Pegawai dan menu Master yang berfungsi untuk menunju ke form berikutnya. Dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 28. Form Menu Utama
Form input data di gunakan untuk mengolah data pegawai yang di simpan dalam database db_data_pegawai. Form ini memiliki beberapa fungsi pengolahan data seperti simpan, hapus, edit, dan pencarian data. Form input data atau data pegawai dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 29. Form Input Data pegawai
5.1.4 Form Master Pegawai
Form master pegawai merupakan form yang berisikan form master pendidikan, master golongan, master eselon, master pelatihan jabatan yang bisa di ubah dan di simpan dan kemudian muncul untuk di Form Data Input Pegawai, Salah satu Form Master yakni sebagai berikut :
Gambar 30. Form Master Pegawai
5.2 Pembahasan
command button yang tidak berfungsi, tampilan yang kurang proposional serta penulisan kode yang tidak benar dan lain sebagainya.
Dalam Ujicoba sistem kepegawaian ada beberapa ujicoba yang akan dilakukan yaitu :
1. Uji Coba Struktural 2. Uji Coba Fungsional 3. Uji Coba Validasi
5.2.1 Uji Coba Struktural
Uji Coba struktural dilakukan dengan memastikan apakah yang di implementasikan sudah sesuai dengan apa yang di rancang. Uji Coba struktural dengan menguji setiap form yang telah di rancang dengan menjalankannya, Ini bertujuan supaya di dapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan. Karena sering terjadinya banyak kesalahan pada beberapa listing program, maka jika terjadi demikian akan kembali ke tahap implementasi. Hasil uji coba struktural dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 10. Uji Coba Struktural
Menu Desain Implementasi Ket
Login
(Masuk) Sesuai
Menu
Utama Sesuai
Input
Master (Data Pegawai)
Sesuai
Dari hasil pengujian struktural yang sudah dilakukan pada setiap form, maka sudah dapat di ketahui tidak terjadinya kesalahan. Semua tampilan form juga sesuai dengan perancangan yang sudah di buat pada tahap perancangan.
5.2.2 Uji Coba Fungsional
Uji Coba Fungsional dilakukan dengan cara mengklik stiap command button dan form yang terbuka. Hasil uji coba fungsional data dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 11. Uji Coba Fungsional
Menu Input Output Ket
Login
(Masuk) Berfungsi
Login
(Keluar) Berfungsi
Menu Utama
(Input Data)
Menu Master
(Input Data)
Berfungsi
5.2.3 Uji Coba Validasi
Uji Coba Validasi merupakan uji coba yang dilakukan pada hasil implementasi, Fungsinya adalah mengtahui apakah sistem sudah valid atau belum.
Tabel 12. Uji coba Validasi
Form Input Output Ket
Login
Valid
Input
Valid
Cari
Master Data
Pegawai Valid
5.3 Tampilan Print Laporan
Di bawah ini merupakan hasil laporan yang sudah melewati uji coba validasi yang terbentuk dalam suatu data lapran. Dapat di lihat pada gambar berikut :
BAB VI
PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Sistem pengolahan Data Pegawai Negeri Sipil memperbaiki sistem manual yang sebelumnya hanya menggunakan ms.excel dengan menggunakan tekhnologi komputer, sistem ini menjadikan pembuatan data pegawai lebih mudah dan cepat karena tidak perlu lagi mengolah data secara manual.
Metode penelitian yang digunakan pada Sistem Pegawai Negeri Sipil ini adalah Metode SDLC (System Development Life Cycle). Dalam melakukan penelitian dilakukan beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan meliputi pengumpulan data yang dibutuhkan yaitu data pegawai negeri sipil. tahap analisis system, menganalisa sistem yang sedang berjalan kemudian di kembangkan pada sistem pengolahan data pegawai negeri sipil, tahap perancangan sistem meliputi perancangan database, perancangan sistem secara umum dan secara detail, tahap implementasi sistem meliputi pembuatan sistem pengolahan data pegawai negeri sipil dan pembuatan database, dan tahap uji coba sistem meliputi uji coba struktural, fungsional dan validasi.
Sistem pengolahan data pegawai negeri sipil ini di implementasikan menggunakan Visual Studio 2012 dengan bahasa C# merupakan sistem yang dapat terkomputerisasi. Sedangkan untuk database menggunakan Microsoft Access 2010 dan pembuatan laporan menggunakan Crystal Report. Sistem pengolahan data pegawai negeri sipil ini dapat mempermudah pendataan pegawai negeri sipil, serta mempermudah dalam pencarian data.
6.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
Fakultas Matematika Dan Ilmu pengetahuan Alam UNPAK 2015. Buku
Panduan Skripsi dan Tugas Akhir. Program Studi Ilmu Komputer FMIPA
Universitas Pakuan, Bogor.
Raharjo, Budi. 2015. Mudah Belajar C#. ISBN 602-1514-72-6. Bandung: Informatika.
Fathansyah. 2012. Basis Data. ISBN 602-8758-53-6. Bandung: Informatika.
Indrajani. 2014. Database System. ISBN 6020252043. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Haryanto, Imam. 2012. Microsoft Acces. ISBN 602-8758-49-9. Bandung: Informatika.
https://www.visualstudio.com/. 3-10-2015 08:30PM
http://www.tutorialspoint.com/ c# .html. 10-10-2015 08:45PM