• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH DI SALAH SATU RUMAH SAKIT KOTA BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH DI SALAH SATU RUMAH SAKIT KOTA BANDUNG"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Jumlah Pasien Yang menjalani Operasi berdasarkan Pembedahan

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah apendisitis di rumah sakit “X” tahun

Dari 89 pasien diketahui bahwa antibiotik profilaksis yang digunakan pada pasien bedah apendisitis yaitu Seftriakson 80 pasien (89,9%), Sefotaksim 6 pasien (6,7%) dan Seftazidim

Berdasarkan efektivitas antibiotik profilaksis yang digunakan di Rumah Sakit “X” tahun 2013 menunjukkan bahwa 17% pasien efektif dengan penggunaan antibiotik seftriakson dan

Atas rahmat dan ridha Allah SWT, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ”Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Apendisitis di Rumah

ketepatan indikasi, pasien adalah 100% sedangkan untuk tepat obat 90%, dosis 73,06% dan waktu pemberian 93,6% hal ini bisa dikarenakan penggunaan antibiotik

Dari 51 data pasien yang tepat obat dan tepat pasien, maka antibiotik profilaksis yang diberikan tidak sesuai dengan besaran dosis yang dianjurkan menurut Penggunaan Antibiotika

Hawan 2013 bahwa waktu pemberian antibiotik profilaksis tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian ILO namun kepatuhan terhadap pedoman penggunaan antibiotik profilaksis yang

KESIMPULAN Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa evaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif menggunakan DDD menunjukkan antibiotik profilaksis yang paling tinggi