USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM : TEH MENGKUDU “MOCI”
BIDANG KEGIATAN: PKM-KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan Oleh:
Dionisius Kris De Yanto A. R NPM 13161010 Gita Sarah Pratiwi NPM 13161021 Ni Luh Dewi Yasa NPM 13161039
SEKOLAH TINGGI FARMASI BANDUNG BANDUNG
ii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
DAFTAR ISI ... ii
RINGKASAN ... iii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Perumusan Masalah ... 4
1.3 Tujuan ... 4
1.4 Luaran Yang Diharapkan ... 4
1.5 Manfaat ... 4
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA 2.1 Peluang Usaha ... 6
2.2 Aspek Produksi Sampai Pemasaran ... 6
2.3 Analisa SWOT ... 8
2.4 Kelayakan Usaha ... 8
2.5 Analisis Usaha “MOCI” ... 9
2.6 Strategi Pemasaran Yang Akan Diterapkan... 10
BAB III METODE PELAKSANAAN 3.1. Tahap Persiapan Produksi. ... 11
3.2. Pembuatan Ekstrak Daun Mengkudu... 11
3.3. Evaluasi Sediaan ... 12
3.4. Pengemasan ... 12
3.5. Tahap Pemasaran ... 13
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1. Anggaran Biaya ... 14
4.2. Jadwal Kegiatan ... 14 DAFTAR PUSTAKA
iii RINGKASAN
Proposal ini bejudul ”MoCi” singkatan dari Morinda Citrifolia yang dibuat oleh mahasiswa yang memiliki kreatif dan inovatif yang tinggi dari Sekolah Tinggi Farmasi Bandung. Proposal kewirausahaan ini disusun mengenai pemanfaatan buah mengkudu sebagai tanaman asli Indonesia yang memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki banyak manfaat, dan bagaimana menaikan nilai jual buah mengkudu tersebut dengan memadukannya kedalam suatu produk baru. Bersumberkan penelitian, manfaat buah mengkudu untuk kesehatan yaitu menghilangkan sakit kepala, menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), melancarkan sistem pencernaan, anti inflamasi, mampu meningkatkan sistem imun tubuh, membunuh kuman dan bakteri dalam tubuh, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, mencegah kanker, mengobati asam urat, mengatasi penyakit diabetes, menangkal radikal bebas berbahaya, melancarkan sistem peredaran darah, mengobati adanya infeksi, meredakan adanya batuk dan pilek, mengobati sakit kuning, menyembuhkan infeksi peradangan pada usus, mengobati adanya peradangan pada lambung.
Proses pelaksanaannya dilaksanakan beberapa tahap yaitu mempersiapkan alat dan bahan yang berkualitas, murah, dan mudah di dapatkan; pengolahan yang tepat terhadap bahan dasar ; pengemasan pada produk. Strategi pemasaran yang akan diterapkan adalah kebijakan produk; Kebijakan harga yaitu Rp. 10.000 per dus; Kebijakan promosi meliputi pemasangan pamflet, spanduk, penyebaran brosur; dengan rencana produksi selama empat bulan sebanyak 2000 dus.
Perubahan zaman yang semakin modern dengan tuntutan aktivitas yang padat perlahan telah merubah pola pikir masyarakat yang dulunya obat-oba kimia sekarang beralih ke bahan herbal, bahan yang dari alam memiliki efek yang tidak berbahaya justru baik untuk tubuh.
iv
mengkudu dan memberikan efek sehat pada tubuh bahan buah mengkudu sebagai tanaman asli Indonesia yang selama ini memiliki nilai jual yang tinggi Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan skill kewirausahaan pelaksana, dimana mahasiswa dituntut tidak hanya bisa menjadi pekerja namun juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas. Untuk dapat menciptakan dan mengembangkan usaha baru tentunya harus ada perencanaan usaha yang baik. Evaluasi dilakukan untuk menindaklanjuti usaha yang dijalankan meliputi laporan setiap kegiatan yang dilakukan. Sehingga dari hasil ini dapat dibuat rencana ke depan untuk keberlanjutan usaha yang semakin lama semakin maju dengan peningkatan usaha yang jelas. Adapun pada umumnya usaha berjalan untuk mendapatkan keuntungan (profit).
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Indonesia adalah negeri yang sangat dikagumi akan keadaan alamnya. Disamping kekayaan-kekayaan alam yang sudah di gali dan dimanfaatkan secara baik, namun masih banyak kekayaan-kekayaan alam yang harus di olah sehingga dapat menghasilkan banyak manfaat. Kekayaan alam yang terdapat di Indonesia adalah tumbuh-tumbuhan.
Tumbuh-tumbuhan yang tumbuh tidak hanya semak belukar, tanaman hias,atau bahkan tumbuhan tidak berguna seperti Benalu,yang selalu mejadi inang tumbuhan lainnya. Banyak orang yang kurang mengetahui tentang penggunaan dan manfaat dari tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di Negara kita ini, padahal kalau mereka tahu barulah mereka sadar bahwa betapa banyaknya kita menyia-nyiakan kekayaan alam Negara kita sendiri. Karena ketidaktahuan mereka akan manfaat tumbuhan tersebut, mereka bahkan menganggap tumbuhan-tumbuhan itu hanya rumput-rumputan yang tidak berguna.
Bertolak dari hal tersebut kehidupan masyarakat saat ini banyak yang memilih kembali ke alam dalam pola hidupnya. Hal ini terutama menyangkut pola makan maupun dalam menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Mereka banyak yang memilih kembali ke alam atau yang bisa disebut back to nature karena pertimbangan ekonomis. Dengan mengkonsumsi makanan alami badan akan lebih sehat dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan cepat saji yang sekarang banyak beredar. Untuk mengkonsumsi makanan alami, memang agak repot sedikit untuk mengelolanya. Adapun menyangkut pengobatan, masyarakat juga sudah mulai melirik kembali bahan-bahan alami, misalnya tumbuh-tumbuhan banyak dicari orang untuk pengobatan. Tumbuh-tumbuhan obat ini selain murah juga tanpa efek samping asal dosisnya tepat.
2
mengadakan penelitian yang berkaitan dengan obat tradisional yang berasal dari alam. Salah satunya adalah Buah Mengkudu.
Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman tropis yang telah digunakan sebagai makanan dan pengobatan herbal, selain itu diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia, efek buah mengkudu diantaranya sebagai meningkatkan kekuatan tulang, membersihkan darah, meluruhkan kencing dan haid, mengobati batuk, radang amandel, sariawan, tekanan darah tinggi, radang ginjal, diabetes melitus, cacingan, dan sakit jantung. (Arief, 2015).
Buah mengkudu cukup unik berbentuk bulat lonjong, permukaan seperti terbagi dalam sel-sel poligonal (segi banyak) yang berbintik-bintik (bertotol);Warnanya mula-mula hijau, menjelang masak putih kekuningan, setelah matang warnanya putih transparan dan lunak.
Buah Mengkudu kaya akan nutrisi dan zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan berbagai jenis penyakit, kandungan dari buah mengkudu tersebut yaitu sebagai berikut:
1. Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh yang terdapat dalam mengkudu, seperti protein, viamin, dan mineral penting
2. Selenium: salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat.
3. Terpenoid: Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
4. Zat anti bakteri: Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi,
5. Scolopetin: Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
6. Zat anti kanker: Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
3
Xeronine merupakan jenis alkaloid yang penting, Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif. Buah mengkudi hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi banyak mengandung precursor atau bahan pembentuk xeronine yang disebut dengan Proxeronine
Khasiat Mengkudu
Efek farmakologs mengkudu diantaranya menghilangkan hawa lembab pada tubuh, meningkatkan kekuatan tulang, membersihkan darah, meluruhkan kencing, meluruhkan haid, melembutkan kulit, obat batuk, obat cacing, pencahar dan antiseptik.
Selain itu, mengkudu juga digunakan untuk mengobati batuk, radang amandel, sariawan, tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan kencing, radang ginjal, radang empedu, radang empedu, radang usus, disentri, sembelit, nyeri limpa, cacingan, kencing manis, cacar air, dan kegemukan.
Kandungan dan khasiat mengkudu tidak diragukan lagi, namun tidak banyak orang yang mau mengkonsumsi buah mengkudu yang belum diolah atau pun yang sudah diolah secara sederhana (diblender atau dibuat Jus) dikarenakan rasa dan baunya yang tidak enak. daging buah mengkudu banyak mengandung air yang aromanya seperti keju busuk. Bau itu timbul karena pencampuran antara asam kaprik dan asam kaproat yang berbau tengik dan asam kaprilat yang rasanya tidak enak.
Sebenarnya sejak dulu masyarakat Indonesia sudah menggunakan buah mengkudu sebagai bahan pengobatan dan menjaga stamina tubuh. Tetapi karena tuntutan zaman yang serba praktis dan cepat, maka orang menjadi lupa pada peninggalan nenek moyang tersebut. Masyarakat tidak lagi mengkonsumsi mengkudu mungkin karena baunya yang tidak sedap dan rasaya yang tidak enak dan getir.
4
banyak manfaat bagi tubuh. Berdasarkan latar belakang tersebut, proposal ini
mengangkat judul Teh Mengkudu “MoCi” (Teh Morinda Citrifolia)
1.2Perumusan Masalah
a. Bagaimana cara pembuatan teh mengkudu yang berkualitas dan layak dikonsumsi ?
b. Bagaimana strategi pemasarkan teh mengkudu yang diharapkan dapat memberikan peluang baru dan merangsang berkembangnya skill
enterpreneurship mahasiswa?
1.3Tujuan
a. Mengetahui cara pembuatan teh mengkudu yang berkualitas dan layak di konsumsi.
b. Mengetahui strategi pemasarkan teh mengkudu yang diharapkan dapat memberikan peluang baru dan merangsang berkembangnya skill
enterpreneurship mahasiswa.
1.4Luaran Yang Diharapkan
Target luaran yang diharapkan dari usaha ini, yaitu dapat menghasilkan sediaan yang disukai oleh masyarakat karena sediaan banyak khasiatnya bagi tubuh dan salah satunya untuk penyakit hipertensi. Pemanfaatan dan pengembangan sediaan ini ditujukan buat konsumen yang tidak suka menkonsumsi buah mengkudu, oleh karena itu kami mencoba untuk memodifikasi buah mengkudu menjadi produk teh instan yang mudah di konsumsi. Titik point dari diproduksi teh mengkudu ini adalah target profit yang maksimum.
1.5Manfaat
a. Manfaat pengembangan dari pembuatan produk adalah sebagai berikut : 1) Menghasilkan produk teh instan yang dapat disukai oleh masyarakat. 2) Menambah nilai guna buah mengkudu sebagai bahan pangan dan
5 b. Bagi masyarakat
6 BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
2.1Peluang Usaha
Kemajuan usaha minuman instan dalam hal ini adalah teh celup akan sangat memiliki prospek yang menjanjikan, hal ini dikarenakan bentuknya yang sangat sederhana dan tidak memakan tempat dalam penyimpanan, selain itu juga mempunyai banyak khasiat dalam pengobatan. Dalam kehidupan kita sehari-hari sebelum melaksanakan aktivitas pasti sebelumnya kita menyeduh secangkir teh, tetapi dari teh yang sudah ada di pasaran belum ada yang berkhasiat lebih dalam pengobatan. Maka terobosan teh celup mengkudu yang instan menjadi suatu peluang usaha yang baru dimana ukuran kemasannya yang kecil dan sederhana memiliki banyak khasiat dalam pengobatan berbagai jenis penyakit.
2.2Aspek Produksi Sampai Pemasaran
Proses pelaksanaan program ini akan dilaksanakan beberapa tahap. Tahap pertama yaitu mencari alat-alat yang akan digunakan untuk mengolah bahan dasar dalam pembuatan produk. Untuk tahap kedua mencari bahan baku utama dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan. Bahan-bahan yang dibutuhkan mudah dan murah di dapatkan. Setelah semua sudah terkumpul, barulah melaksanakan tahap ketiga yaitu pengolahan terhadap bahan dasar untuk dijadikan produk yang diinginkan.Tahap keempat adalah melakukan pengemasan pada produk dengan kemasan primernya kantong teh dan kemasan sekundernya berupa box berukuran sedang. Tahap kelima adalah tahap uji klinik melalui beberapa tahap : hedonis/kesukaan, kualitas, khasiat, dan keamanan. Tahap keenam adalah tahapan pemasaran dimana akan bekerja sama dengan kantin disekitar kampus dan warung-warung disekitar panyileukan.
7 a. Aspek teknis
Secara teknis lokasi produksi teh mengkudu bertempat di laboratorium Teknologi Farmasi Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.
b. Aspek manajemen
Adapun tugas-tugasnya antara lain : 1. Ketua
a) Sebagai penanggung jawab semua kegiatan usaha. b) Memimpin organisasi dan mengkoordinir anggota.
c) Sebagai pengambil kebijakan terhadap semua hal yang berkaitan dengan usaha.
2. Bagian produksi dan Quality control
a) Menyiapkan bahan dan peralatan produksi. b) Membuat produk dan mengemas produk.
c) Melakukan pengontrolan terhadap produk yang dihasilkan. 3. Bagian keuangan
a) Melakukan pencatatan/rincian keuangan pengeluaran dan pemasukan.
b) Mengelola semua kebutuhan pengeluaran. 4. Bagian pemasaran
a) Melakukan promosi hasil produk.
b) Menjamin kerjasama dengan pihak-pihak penjualan. c. Aspek pemasaran
Dalam melakukan usaha pemasaran merupakan factor yang penting dari pendirian suatu usaha yaitu pemasaran ditujukan kepada semua kalangan yaitu anak-anak sampai orang tua. Pemasaran ini dilakukan dua jenis yaitu online dan offline
Online : Via Internet (facebook, twitter, instagram, dll).
8 2.3Analisa SWOT
Faktor SWOT Usaha Pembuatan Teh Mengkudu Kekuatan (Strength) a. Harga produk yang murah.
b. Bahan baku yang melimpah c. Keunikan dan original produk. d. Umur simpan produk yang panjang e. Dapat dijadikan teh yang banyak manfaat f. Mudah diolah.
Kelemahan (Weakness) a. Tidak bisa dimakan mentah.
b. Penyimpanan yang kurang tepat dapat merusak buah mengkudu.
c. Harganya lebih mahal dari harga teh yang lain. Peluang (Opportunity) a. Kesempatan biaya produksi murah.
b. Kesempatan menguasai pasar tinggi. Ancaman (Threath) a. Standarisasi mutu.
b. Kemungkinan pesaing skala besar.
2.4Kelayakan Usaha
Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah suatu usaha tersebut layak atau tidak didirikan. Beberapa cara yang paling sering digunakan untuk menganalisis kelayakan suatu usaha adalah dengan cara menghitung BEP dan B/C Ratio serta R/C Ratio.
a. BEP (Break Even Point) merupakan titik dimana modal dapat kembali,
bisa dalam bentuk jumlah produk maupun dalam bentuk uang.
b. B/C Ratio merupakan perbandingan antara keuntungan dengan biaya produksi.Usaha dapat dikatakan menguntungkan dan layak jika B/C Ratio lebih besar dari 0 (>0).
9 2.5Analisis Usaha “MOCI”
a. Beban Biaya, Pendapatan, dan keuntungan
Pengolahan 80 kg buah mengkudu, dapat menghasilkan mengkudu 2000 dus. Jika harga jual “MOCI” Rp 10.000 ,-/dus , maka pendapatan dan keuntungan dapat dihitung sebagai berikut :
Total Pengeluaran produksi = Rp. 12.225.000,- Total Pendapatan = Jumlah produksi × harga jual
BEP Harga Produksi = 12.225.000,- / 2000 LAYAK dan keuntungan yang diperoleh adalah 84 % dari biaya produksi.
R/C = Pendapatan
Biaya
= 20.225.000
12.225.000
10
Jadi dengan R/C Ratio 1,65 (di atas 1) maka usaha ini dinyatakan LAYAK untuk didirikan.
2.6Strategi Pemasaran Yang Akan Diterapkan a. Kebijakan Produk
Usaha ini bergerak dalam bidang produksi dan distribusi. Jenis produk ini berupa teh celup mengkudu
b. Kebijakan Harga
Harga yang diberikan kepada konsumen yaitu Rp.10.000 / dus . c. Kebijakan Promosi
Untuk meningkatkan hasil penjualan “Moci” ini perlu dilakukan promosi. Bentuk promosi ini diantaranya yaitu pemasangan pamflet, spanduk, penyebaran brosur, via social media (facebook, twitter, instagram, dll).
d. Kebijakan Distribusi
Distribusi hasil produksi kepada para konsumen dilakukan kerjasama dengan dan Koperasi Amanah Jasa Utama
e. Rencana Produksi Selama empat Bulan
11 BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1.Tahap Persiapan Produksi.
Untuk menciptakan sistem produksi yang efektif dan fisien serta mampu mempertahankan mutu produk secara optimal dipasaran maka perlu dilakukan persiapan, antara lain:
1. Survey Pasar
2. Persiapan media pemasaran dan desain publikasi 3. Pembelian bahan baku dan penunjang produksi 4. Percobaan pembuatan “MoCi”
5. Pembuatan desain“MoCi” 3.2. Pembuatan Ekstrak Daun Mengkudu
1. Pengumpulan bahan baku
Kadar senyawa aktif dalam suatu tumbuhan berbeda-beda antara lain tergantung pada: Bagian tanaman yang digunakan. Umur tanaman atau bagian tanaman pada saat panen waktu panen lingkungan tempat tumbuh 2. Sortasi basah
Sortasi basah dilakukan untuk memisahkan kotoran-kotoran atau bahan-bahan asing lainnya dari bahan-bahan.
3. Pencucian
Pencucian dilakukan untuk menghilangkan tanah dan pengotor lainnya yang melekat pada bahan simplisia. Pencucian dilakukan dengan air bersih yang mengalir.
4. Perajangan
Proses perajangan bahan dilakukan untuk mempermudah proses pengeringan.
5. Pemotongan
12 6. Pengeringan
Tujuan pengeringan adalah untuk mendapatkan bahan yang tidak mudah rusak, sehingga dapat disimpan dalam waktu lama, pengeringan dilakukan dibawah sinar matahari didalam loyang selama 1 minggu agar bahan benar-benar kering.
7. Sortasi kering
Tujuan sortasi untuk memisahkan benda-benda asing dan pengotor-pengotor lain yang masih ada dan tertinggal pada bahan yang telah kering. 8. Penggilingan
Bahan yang telah benar - benar kering sempurna dihancurkan kembali menggunakan alat agar serbuk memiliki ukuran yang merata.
9. Pengepakan dan penyimpanan
Bahan yang telah hancur merata dimasukan kedalam kantung teh celup dan timbang setiap serbuk yang dimasukan agar bobotnya sama. Bahan dapat rusak, mundur atau berubah mutunya karena faktor luar dan dalam, antara lain cahaya, oksigen, reaksi kimia intern, dehidrasi, penyerapan air, pengotoran serangga dan kapang sehingga perlu diperhatikan dalam penyimpanannya.
3.3.Evaluasi Sediaan
a. Uji Organoleptik teh mengkudu
Pengujian organoleptik terhadap produk dengan parameter warna, aroma, tekstur dan rasa.
b. Uji Hedonik
Pengujian ini yaitu mengukur tingkat kesukaan panelis terhadap keseluruhan atribut yang ada pada produk.
3.4.Pengemasan
13 3.5. Tahap Pemasaran
Online : Via Internet (facebook, tweeter, Blog, e-mail, dll)
Offline : - Di lingkungan kampus yaitu di Koperasi Amanah Jasa Utama, penjualan setiap hari.
- Kesekolah-sekolah (SD, SMP, SMA)
14 BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran Biaya
4.2. Jadwal Kegiatan
Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang, ditulis sesuai kebutuhan (20–30%).
3.220.000
2 Bahan habis pakai, ditulis sesuai dengan kebutuhan (40–50%).
6.225.000
3 Perjalanan, jelaskan kemana dan untuk tujuan apa (Maks.10%).
1.185.000
4 Lain-lain: administrasi, publikasi, seminar, laporan,lainnya 2 Pelaksanaan program:
a. Produksi b. Promosi c. Pemasaran
3 Quality control dan
15
DAFTAR PUSTAKA
- Anonim, 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 6, 13-38.
- Bermawie, N., M. Ibrahim, SD dan Ma’mun. 2005. Karakteristik mutu
aksesi pegagan (Centella asiatica L.). Prosiding Seminar Nasional TOI
XXVII, Surabaya, 15-16 Maret 2005. Balai Materia Medica. Dinkes Prop. asiatica L.) Terhadap Kemampuan Belajar Dan Mengingat, Kadar
Hemoglobin dan Nilai Hematokrit Pada Tikus Jantan Galur Wistar
(Rattus novergicus L.) Dewasa. Abstrak Skripsi. Bandung : ITB
- Rao KGM, Rao SM, Rao SG. 2009. Enhancement of amygdaloid
neuronal dendritic arborization by fresh leaf juice of Centella asiatica
(Linn) during growth spurt period in rats. eCAM 6(2): 203–210
- Rao SB, Chetana M, Uma Devi P. 2005. Centella asiatica treatment
during postnatal period enhances learning and memory in mice. J Physiol
Behav 86:449-457.
- Salamah, E., A. C. Erungan, dan Y. Retnowati. 2006. Pemanfaatan
Gracilaria sp. Dalam Pembuatan Permen Jelly. Buletin Teknologi Hasil
Perikanan. Vol. 9 : 38 – 46.
16 Perindustrian.
- Winarto, W.R dan Maria Surbakti. 2003. Khasiat dan Manfaat
17
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 Gambaran Potensi Usaha
Lampiran 2. Tahapan Persiapan Produksi
a. Survey Pasar Mencari tempat pemesanan bahan baku paling murah dan
biasa mensuplai bahan baku secara berkelanjutan dengan standar kualitas yang sesuai dengan penjualannya.
b. Persiapan Media
Pemasaran dan
Desain Publikasi
18
c. Pembelian
Bahan Baku dan
Penunjang
Produksi
Dilakukan secara continue sesuai dengan jadwal produksi. Daun mengkudu yang digunakan adalah daun mengkudu yang matang, dibeli dari supplier. Selain itu,dilakukan pula pembeliaan alat-alat penunjang seperti belender, Loyang, dan lainnya.
Lampiran 3. Diagram Alir Pembuatan Serbuk buah Mengkudu “Moci”
Siapkan buah mengkudu segar yang telah di cuci bersih
Jemur buah mengkudu di bawah sinar matahari selama 1 minggu
Setelah benar- benar kering blender sampai halus
19 Lampiran 4. Kuisioner
No. Kriteria Penilaian teh celup Mengkudu “Moci” Penerimaan Panelis
Ya Tidak
1 Apakah rasanya enak?
2 Apakah rasanya kurang enak? 3 Apakah rasanya terlalu pahit?
4 Apakah pada teh ini tercium aroma buah mengkudu?
5 Apakah pada teh ini terdapat rasa buah mengkudu?
6. Apakah dari segi penampilan dapat diterima? Saran
Harapan
Lampiran 5. Justifikasi Anggaran Biaya 1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi Pemakaian
Kuantitas Harga (Rp.) Keterangan
20
SUBTOTAL (Rp) 3.175.000
Material
Justifikasi
Pemakaian Kuantitas Harga (Rp.) Keterangan Buah Mengkudu Zat Aktif/
berkhasiat 80 Kg 80.000 6.400.000
Air
Sebagai
pencuci 10 L 10.000 100.000
21 3. Perjalanan
4. Lain-lain
Material
Justifikasi
Pemakaian Kuantitas Harga (Rp)
Keterangan
Fotokopi + Jilid
Untuk proposal
dan laporan 200.000
Maerial
Justifikasi
Pemakaian Kuantitas
Harga
Satuan (Rp) Keterangan Perjalanan
perjalanan 200.000 200.000
Perjalanan
penjualan 1 bulan 300.000
250.000
22 Tinta Printer
Untuk proposal
dan laporam
4 warna 25.000 100.000
Kertas A4
Untuk proposal
dan laporan 1 Rim 25.000 250.000
Dokumentasi
Untuk dokumentasi di
Laporan
150.000
Konsumsi
Untuk konsumsi tim
pelaksana 3 orang 50.000 150.000
Gaji Karyawan/ Pegawai
Untuk membantu
produksi
1 bulan 400.000
SUBTOTAL (Rp) 1.250.000
Lampiran 6. Kemasan Produk “Moci”
Serbuk buah mengkudu teh celup