DUALISME KEPEMIMPINAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI DESA ADATKARANGPANINGAL KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
[r]
Peneliti yang tinggal kurang dari 1 kilometer dari objek wisata Site Museum Tambaksari dan hampir setiap hari melewati objek wisata tersebut merasa tertarik untuk melakukan
Dari penelitian ini ditemukan pula kriteria pemimpin informal seperti yang dirumuskan oleh informan, antara lain sebagai berikut: pemimpin yang baik hendahnya tidak
Berdasarkan penjelasan di atas mengenai komunikasi dalam pelaksanaan telling kepemimpinan situasional bahwa Kepala Desa Baregbeg dan Kepala Desa Sukamulya sama-sama
Berdasarkan hasil wawancara serta pengamatan yang peneliti lakukan, jika dikaitkan dengan perspektif derajat dimana pemimpin dihadapkan dengan ketidakpastian, berdasarkan
KESIMPULAN DAN SARAN Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di Kampung Rawa Mekar Jaya tergolong rendah karena pengelolaan cenderung
Saran Faktor pemimpin dan kepemimpinan merupakan faktor dominan dan utama dalam menentukan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Purwakarta, oleh karena itu
Adapun ciri-ciri model kepemimpinan demokratis ini yaitu memiliki otoritas kepemimpinan yang tidak mutlak, pemimpin bersedia melimpahkan sebagian wewenangnya kepada bawahan, pedoman dan