• Tidak ada hasil yang ditemukan

DUALISME KEPEMIMPINAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI DESA ADATKARANGPANINGAL KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DUALISME KEPEMIMPINAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI DESA ADATKARANGPANINGAL KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS"

Copied!
130
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Kerangka Berfikir
Tabel 1. Data Penduduk Kampung Kuta Menurut Usia Tahun 2011
Tabel 2. Daftar Nama Kuncen di Kampung Kuta
Gambar 2
+2

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Peneliti yang tinggal kurang dari 1 kilometer dari objek wisata Site Museum Tambaksari dan hampir setiap hari melewati objek wisata tersebut merasa tertarik untuk melakukan

Dari penelitian ini ditemukan pula kriteria pemimpin informal seperti yang dirumuskan oleh informan, antara lain sebagai berikut: pemimpin yang baik hendahnya tidak

Berdasarkan penjelasan di atas mengenai komunikasi dalam pelaksanaan telling kepemimpinan situasional bahwa Kepala Desa Baregbeg dan Kepala Desa Sukamulya sama-sama

Berdasarkan hasil wawancara serta pengamatan yang peneliti lakukan, jika dikaitkan dengan perspektif derajat dimana pemimpin dihadapkan dengan ketidakpastian, berdasarkan

KESIMPULAN DAN SARAN Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di Kampung Rawa Mekar Jaya tergolong rendah karena pengelolaan cenderung

Saran Faktor pemimpin dan kepemimpinan merupakan faktor dominan dan utama dalam menentukan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Purwakarta, oleh karena itu

Adapun ciri-ciri model kepemimpinan demokratis ini yaitu memiliki otoritas kepemimpinan yang tidak mutlak, pemimpin bersedia melimpahkan sebagian wewenangnya kepada bawahan, pedoman dan