• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kualitas bibit acacia crassicarpa a. Cunn. Ex benth hasil sinergi bio-organik dengan cendawan mikoriza arbuskula di ultisol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kualitas bibit acacia crassicarpa a. Cunn. Ex benth hasil sinergi bio-organik dengan cendawan mikoriza arbuskula di ultisol"

Copied!
176
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.  Pengaruh  Interaksi  Inokulasi  CMA  dan   Bio-organik  terhadap    jumlah spora per 50 g tanah A
Gambar 4 Pengaruh Interaksi Inokulasi CMA dan Bio-organik terhadap pertambahan tinggi bibit A.crassicarpa  (16 MST)
Gambar 5 Pengaruh Interaksi Inokulasi CMA dan Bio-organik terhadap pertambahan diameter bibit A.crassicarpa (16 MST)
Gambar 6. Pengaruh Interaksi Inokulasi CMA dan Bio-organik terhadap Berat Kering Total  bibit A.crassicarpa (16 MST)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Interaksi mikoriza dan interval penyiraman (M 15 P 7 ) memberikan pengaruh nyata terhadap persen kolonisasi akar bibit suren, dari data sidik ragam (Lampiran 7) dapat dilihat

Pertumbuhan bibit (tinggi tanaman dan diameter batang) umur 2-12 minggu pada media dari kulit kayu mangium yang disterilkan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan

Hubungan persenta ( Relationship with Adanya infeksi pada aka pada rizosfir menunjukkan crassicarpa yang ditanam gambut berasosiasi dengan mikoriza arbuskula (CMA).. K tanman

Tujuan percobaan adalah mempelajari pengaruh inokulasi cendawan mikoriza arbuskula, penyediaan bahan organik dari pupuk kandang domba, dan dosis fosfat alam terhadap serapan P

FMA berperan aktif membantu tanaman untuk menyerap hara (terutama serapan unsur P) dan air dari lokasi yang tidak terjangkau oleh rambut akar. Fungi mikoriza arbuskula