• Tidak ada hasil yang ditemukan

BSA dari jaman ke jaman

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BSA dari jaman ke jaman"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BSA dari jaman ke jaman

BSA (1919 – 1972)

novo | January 29, 2011 | 0 Comments

Birmingham Small Arms (BSA) adalah merk senapan angin dan pistol (airgun &shotgun) dari Inggris. Sebelumnya adalah bekas pembuat persenjataan militer dan olah raga, sepeda, sepeda motor, mobil, bis, baja, cetakan logam, aneka mesin (hand, power, & machine), pembersih batubara, dan proses krom. BSA pernah mengalami masa keemasan sebagai produsen sepeda motor terbesar di

dunia. Di kemudian hari, turunnya angka

penjualan dan minimnya investasi produk baru pada divisi sepeda motor (termasuk Triumph Motorcycles yang merupakan salah satu grup) mengakibatkan permasalahan karambol terhadap keseluruhan grup

perusahaan. Jack Sangster (pemilik perusahaan Ariel) yang masuk ke perusahaan BSA berhasil menjadi pimpinan perusahaan seiring dengan kepemilikan sahamnya atas perusahaan Triumph pada tahun 1951. Bisnis sepeda dan sepeda motor BSA Cycles Ltd dijual kepada Raleigh Industriespada tahun 1957.

(2)

depan merupakan resiko pengendara. ) Pada saat pertama kali sang desainer Otto tersebut menawarkan rancangannya kepada perusahaan Birmingham Small Arms dan Metal Company, dia kebingungan saat ditanya apakah sepeda itu benar komposisi desainnya dan cukup aman untuk dikonsumsi publik. Maka dia membuktikannya dengan menaiki sepeda itu di sebuah tangga turun melingkar sejauh sekitar 30 anak tangga. Demonstrasi tersebut memuaskan pihak perusahaan yang segera memproduksinya secara massal tahun 1870. Karena perusahaan diambil alih pihak lain, maka produksi baru bisa dilanjutkan kembali pada tahun 1880 hingga 1883. Selama periode ini, perusahaan juga memproduksi sepeda biasa “Alpha” dan “Beta” dan sepeda roda tiga “Delta”. Menurut Charles Spencer, BSA pertama kali mengeluarkan sepeda bernama “Delta” sekitar tahun 1869. Sepeda BSA yang paling fenomenal adalah sepeda BSA Airborne (1939-1945). Sepeda ini bisa dilipat dua dan dapat digendong tentara angkatan udara Inggris sewaktu perang sehingga bisa terjun dan menyerbu/meninggalkan musuh secara cepat.

Perusahaan motor BSA Motorcycle Ltd yang

memproduksi sepeda dan sepeda motor BSA didirikan sebagai anak perusahaan dari perusahaan induk BSA pada tahun 1919 di bawah Direktur Charles Hyde.

(3)

mereka. Untungnya, mereka bisa menemukan permasalahan mesin sebelum dipasarkan sehingga tidak terjadi masalah. Tidak sampai tahun 1910 perusahaan itu memperkenalkan model sepenuhnya dari desain dan produksi sendiri.

Sepeda motor buatan BSA pertama berkekuatan 3 ½ HP dibangun pada tahun 1910 dan ditampilkan pada Olympia Show pertama, di London pada 21 November 1910. Sir Hallewell Rodgers, Ketua BSA, memberitahu para pemegang saham pada RUPST 1910 di

Birmingham; “Kami telah memutuskan untuk menempatkan sepeda motor di pasar untuk musim yang akan datang …. Mesin ini akan dipamerkan di pameran sepeda dan motor pada tanggal 21 November, setelah tanggal itu kami berharap dapat memulai pengiriman “. Kenyataannya, stok motor yang tersedia untuk tahun 1911 bahkan terjual habis.

Model pertama tersebut (sebuah sumber menyebutnya Seri K) memiliki fitur warna tanki hijau khas dan krim dengan mesin tunggal side klep 499cc yang dibangun pada awalnya dengan kecepatan tunggal, transmisi belt-drive dan kemudian dengan gearbox

(4)

menjadi 557cc dengan stroke yang lebih jauh.

Untuk versi motor dengan sespan, model-H memakai rangka dan garpu yang kuat, gearbox tiga kecepatan dan drive-rantai yang tertutup penuh.

BSA Gold Star (1938–1963) merupakan salah satu seri motor BSA yang populer di Indonesia. Motor ini bermesin 350cc dan 500cc 4-tak yang memperoleh reputasi sebagai salah satu mesin tercepat pada tahun 1950an. Motor ini sangat populer karena performanya yang tinggi. Disamping karena motor ini merupakan buatan tangan, dengan aneka modifikasi performa tambahan yang tersedia, BSA ini juga datang dari pabrik yang mendokumentasikan hasil tes dynamometer, yang mempersilakan calon pemilik kendaraan melihat tenaga kuda (horsepower) yang dihasilkan. Hal ini sangat jarang dijumpai pada penjual lain, motor modern yang dipajang di showroom di masa sekarang bahkan belum dipasangi aki, oli, dan bensin sehingga calon pembeli tidak bisa memilih motor yang berperforma baik.

Pada tahun 1937, Wal L. Handley melahap Brooklands dengan kecepatan 100 mph (160 km/h) di atas BSA Empire Star dan dianugerahi salah satu pin Gold Star (pin berbentuk Bintang Emas) untuk

prestasinya. Hal itu menginspirasi BSA untuk merilis

(5)

adalah tipe BSA M24 yang mempunyai mesin campuran 496 cc, girbox campuran Electron, dan rangka pipa

ringan yang diproduksi hingga perang.

BSA M20 merupakan sepeda motor yang banyak diproduksi saat perang di pabrik mereka Small

Heath, Birmingham. Setelah perang, M20 berubah kepemilikan dan menyebar ke seluruh dunia termasuk

Indonesia. Fungsi awalnya yang diperuntukkan

saat perang memperlihatkan desain yang kokoh dan kuat sehingga banyak yang menyukainya untuk tugas-tugas

lapangan bermedan berat. M20 termasuk salah

(6)

dunia. Selain M20, M21 side-klep juga diproduksi pertama kali pada tahun 1937 diikuti dengan varian seri-M lainnya seperti BSA M19 350cc OHV Sports, M20 500cc tourer, M21 600cc untuk tugas-tugas yang membutuhkan sespan, M22 500cc OHV tourer dan M23 “Empire Star”. Untuk tugas off road, sepeda motor sebenarnya BSA mempunyai bobot terlalu berat, handling yang tidak mudah, dan mempunyai ground clearance yang terlalu pendek. Namun secara umum, M20 dibuat cukup baik dan dapat diandalkan serta suaranya yang relatif tenang sangat penting di saat

perang. M20 diproduksi terus hingga akhir perang

telah keluar 126.000 motor dan pabriknya membuat 1000 mesin side-klep setiap minggunya. Sementara itu, M21 diproduksi kembali tahun 1946 dengan tanpa perubahan seperti model sebelum perang tetapi mempunyai perbedaan dengan WDM20 yang mempunyai 6 kopling spring, kotak peralatan yang lebih besar, sespan, dan spakbor yang lebar. Sebuah badge BSA dari logam berbentuk sayap dipasang untuk memberi kesan pada calon pembeli motor. Pada tahun 1948, M21 mendapatkan suspensi depan teleskopik dan rangka depannya didesain kembali. Modifikasi ini penting untuk mengakomodasi pergerakan roda yang amat sangat cepat. Girbox yang direvisi juga dipasangkan tahun 1949. Pada tahun 1955 produksi M20 berakhir walaupun stok motor model militer masih terus dipasarkan oleh toko-toko motor hingga pertengahan tahun enam puluhan.

(7)

Galeri BSA lebih banyak dan lengkap bisa dinikmati penggemar motor lama di artikel lain tentang BSA di situs ini. Berikut ini adalah model-model BSA sesuai kronologi sebelum dan sesudah Perang Dunia 2 :

Pra PD2

 C10 side-klep 250 cc 1938 desain oleh Val Page

 G14 1000 cc V-twin

 Blue Star

 Empire Star

 Silver Star

 Gold Star

 Sloper

 M20 (500cc): sebagai WD (War Department) M20 menjadi motor resmi tentara Inggris (British Army) dalam PD 2.

 M21 (600cc): merupakan kakak M20, juga digunakan saat PD2.

Pasca PD2

Mesin Twin (Model-A)

Semua BSA parallel twins merupakan pushrod yang dioperasikan oleh mesinoverhead valve. Model A7 dan A10 merupakan unit semi konstruksi hingga sekitar tahun 1953 dan menjadi pre-unit construction setelahnya. Semua modelA50, A65 dan A70 merupakan unit construction.

 A7

 A7 Shooting Star – 500cc merupakan unit pra-konstruksi

 A10 – 650cc merupakan unit pra-konstruksi

 A10 Golden Flash

 A10 Super Flash

 A10 Road Rocket

(8)

 A10 Rocket Gold Star

 A50 – 500cc unit construction

 A50R Royal Star

 A50C Cyclone

 A50W Wasp

 A65 – 650cc unit konstruksi

 A65 Star Twin

Bermesin 4-tak dengan 3 silinder. BSA Rocket 3/Triumph Trident dibangun bersama-sama. Rocket 3 memiliki banyak kesamaan komponen mesin dan spare parts-nya dengan Trident T150, tapi memiliki silinder barel cenderung ke depan, rangka & spareparts BSA. BSA Rocket 3 diproduksi bersama Triumph tahun 1968–1975.

 A75R Rocket3 750

 A75RV Rocket3 750 – 5 speed

 A75V Rocket3 750 – 5 speed

Model-B (Mesin Tunggal)

B-Series merupakan model silinder tunggal 4-tak dengan variasi kapasitas 250cc, 350cc dan 500cc. Setelah PD2 (Second World War) hanya 350cc dan 500cc OHV yang diteruskan.

 (termasuk C25 Barracuda)

 B25 Starfire – 250cc unit konstruksi

 B25FS Fleetstar

 B40 350 Star – 350cc unit konstruksi

 B40 SS90

 B50SS Gold Star 500

 B50T Victor Trials

 B50MX Motocross

(9)

C-series menggunakan mesin 4-tak kapasitas 250cc dan bersilinder tunggal (unit construction).

 C10

 C11/C11G: 12 hp (9 kW) – 70 mph (110 km/h) – 85mpg – berat 250 lb (113 kg). C11 menggunakan C10 yang dilengkapi dengan silinder headoverhead valve. Rangka C11 hampir tidak diubah hingga tahun 1951 ketika BSA menambahkan suspensi belakang model plunger (plunger rear suspension). Girbox (gearboxes) awal dinilai cukup lemah dan kurang handal. C11G tersedia dengan 3 rasio girbox dan rangka rigid atau 4 rasio girbox dan sebuah rangka plunger. Kedua model tersebut mempunyai rem depan yang lebih baik daripada model-model sebelumnya. Model ini merupakan motor commuter yang umum dan banyak yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

 C12 (1956–1958). Kapasitas mesin 249 cc OHV, menggunakan mesin C11G yang dilengkapi dengan alternator dan garpu ayun (dikenal sebagai swinging arm/lengan ayun) suspensi belakang.

 C15 Star – 250cc unit konstruksi

 C15T Trials

 C15S Scrambler

 C15SS80 Sports Star 80

 C15 Sportsman

Model-D (Bantam)

Semua seri Bantam menggunakan silinder tunggal 2-tak dan silinder tunggal. Untuk lebih detilnya bisa dilihat pada BSA Bantam.

 D1 Bantam – 125cc unit konstruksi

 D3 Bantam Major

 D5 Bantam Super

 D7 Bantam Super

 D10 Silver Bantam, Bantam Supreme, Bantam Sports, Bushman

 D13

 D14/4 Bantam Supreme, Bantam Sports, Bushman – 175cc

 B175 Bantam Sports, Bushman

Model-M

Pada tahun 1930an, M series merupakan campuran overhead valve dan side-valve. Selama dan setelah PD2 (Second World War) hanya model side-klep yang diteruskan, terutama untuk penggunakan angkatan bersenjata atau kombinasi sespan.

Lainnya

Termasuk di dalamnya antara lain versi yang dieksport seperti daftar di bawah ini.

 B31 Twin (350 cc). BSA B31 dimodifikasi dengan rangka motor Triumph 3T untuk memproduksi BSA B31 Twin. Sangat sedikit yang diproduksi, kemungkinan berupa prototipe.

 BSA Barracuda

 BSA Beagle

 BSA Boxer (1979 – sekitar 1981) merupakan versi sport dari Boxer-GT50

 BSA GT50 (berasal dari nama Boxer)

 BSA Beaver merupakan versi standar model road

 BSA Tracker 125/175 – Produk moto-cross akhir 1970-an oleh NVT dengan mesin Yamaha 2-tak.

(10)

 BSA Sunbeam (Skuter, juga diproduksi sebagai Triumph TS1, TW2 Tigress)

 175B1

 250B2

 BSA Starfire

 BSA Rocket Scrambler

 BSA Rocket Gold Star

 BSA Fury

 BSA Hornet

 Winged Wheel (unit daya tambahan untuk sepeda)

 T65 Thunderbolt (sebenarnya adalah Triumph TR6P dengan lencana BSA)

Dan berikut ini adalah rangkuman produk motor BSA sesuai tahun launchingnya: 1905 – Memakai mesin Minerva

1910 – Memakai generator sendiri – 498 ccm 1913 – Memakai rantai drive – 557 ccm 1914 – K – 498 ccm

1915 – H – dua kecepatan – 498 ccm 1920 – E – 770 ccm; V2

1924 – L Sport – 250 ccm 1924 – Tanki bundar – 250 ccm 1926 – G – 986 ccm; V2

1932 – L32-5 Blue Star – 349 ccm – dengan knalpot tinggi 1932 – W32-6 – 499 ccm

1932 – W32-7 – 499 ccm – model sport

(11)

1932 – Sloper H32-9 de Luxe – 557 ccm 1932 – G32-10 – 986 ccm; V2

1933 – B33-2 – 249 ccm

1933 – B33-3 Blue Star – 249 ccm – dengan knalpot tinggi 1933 – R33-4 – 348 ccm

1933 – R33-5 Blue Star – 348 ccm – dengan knalpot tinggi 1933 – W33-6 – 499 ccm – model dasar untuk truk (?) 1933 – W33-7 – 499 ccm

1933 – W33-8 Blue Star – 499 ccm – dengan knalpot tinggi 1933 – W33-9 – 499 ccm – model dasar untuk balapan 1933 – Sloper M33-10

1934 – B34-2 – 249 ccm – luksuznija verzija

1934 – B34-3 Blue Star – 249 ccm – dengan knalpot tinggi 1934 – R34-4 – 348 ccm

1934 – R34-5 Blue Star – 348 ccm – dengan knalpot tinggi 1934 – R34-6 Special – 348 ccm

1934 – W34-7 – 499 ccm 1934 – W34-8 – 499 ccm

1934 – W34-9 Blue Star – 499 ccm 1934 – W34-10 Special – 499 ccm 1934 – J34-11 – V2

(12)

1937 – B25 Competition – 350 ccm – dengan knalpot tinggi

1938 – B25 Competition – 350 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – C10 de Luxe – 250 ccm

1939 – C11 – 250 ccm

1939 – B21 Standard – 250 ccm 1939 – B21 de Luxe – 250 ccm 1939 – B23 Standard – 350 ccm 1939 – B23 de Luxe – 350 ccm 1939 – B24 Silver Star – 350 ccm

1939 – B24 Silver Star Two Port – 350 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – B25 Competition – 350 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – B26 – 350 ccm

1939 – B26 Two Port – 350 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – M20 Standard – 500 ccm

1939 – M20 de Luxe – 500 ccm 1939 – M21 de Luxe – 600 ccm 1939 – M22 – 500 ccm

1939 – M22 Two Port – 500 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – M23 Silver Star – 500 ccm

1939 – M23 Silver Star Two Port – 500 ccm – dengan knalpot tinggi 1939 – M24 Gold Star – 500 ccm

1939 – G14 – 1000 ccm; V2 1940 – C12 – 350 ccm

1940 – B29 Silver Sports – 350 ccm 1941 – M20s – 500 ccm – mesin militer PD2 1953 – Winghed Whell – sepeda bermotor 1956 – Dandy – 70 ccm – moped

1956 – M24 Gold Star – 500 ccm; 42 KS

1957 – A10 Spitfire Scrambler – 646 ccm; R2 – dengan knalpot tinggi 1958 – A10 Super Rocket – 646 ccm; R2; 42 KS

1958 – Sunbeam – 250 ccm – skuter

(13)

1960 – A10 Royal Tourist Golden Flash – 646 ccm 1960 – M24 Gold Star DBD34 – 500 ccm

1960 – C Star 250 – 250 ccm

1960 – C Starfire Scrambler – 250 ccm – dengan knalpot tinggi 1960 – A7 Shooting Star – 500 ccm; R2

1960 – A10 Spitfire Scrambler – 650 ccm; R2 1960 – A10 Catalina Scrambler – 500 ccm; R12 1960 – A7 Flash – 500 ccm; R2

1960 – 07 Bantam Super – 175 ccm 1960 – 01 Bantam – 125 ccm

1961 – A10 Super Rocket – 646 ccm; R2; 42 KS 1961 – B40 Star Sportsman – 350 ccm

1962 – A65 Royal Star – 650 ccm; R2 1962 – A50 Royal Star – 500 ccm; R2 1962 – B40 Sport Star 90 – 350 ccm 1962 – B40 Star – 250 ccm

1962 – B40 Sports Star 80 – 350 ccm 1962 – M24 Gold Stars Clubman – 500 ccm

1962 – M24 Gold Stars Competition model – 500 ccm – tanpa luminer 1962 – M24 Gold Stars Scrambler – 500 ccm

1962 – A65 Spitfire Scrambler – 650 ccm; R2 1962 – B25 Starfire Competition – 250 ccm 1962 – Bantam Super Single – 175 ccm 1962 – Bantam Single – 125 ccm 1963 – Pixie – 50 ccm – moped

1963 – Beagle (na nekim tržištima Stralite) – 75 ccm – moped 1964 – A65 Lightning Rocket – 650 ccm; R2

1964 – A65 Thunderbolt Rocket – 650 ccm; R2

1964 – A65 Spitfire Hornet – 650 ccm; R2 – tanpa luminer 1964 – A50 Cyclone Road – 500 ccm; R2

1964 – C15 Starfire Scrambler – 250 ccm – dengan knalpot tinggi 1964 – C15 Starfire Roadster – 250 ccm – dengan knalpot tinggi 1964 – C15 Starfire Trails-Cat – 250 ccm – dengan knalpot tinggi 1964 – B40 Enduro Star – 350 ccm – dengan knalpot tinggi

1964 – A50 Cyclone Competition – 500 ccm; R2 – dengan knalpot tinggi 1965 – Red Flash – 75 ccm – moped

1965 – Super Bantam – 175 ccm

1965 – Trail Bronc – 50 ccm – tanpa luminer

1966 – A65-2GP Spitfire Mk II Special – 650 ccm; R2 1966 – A65-2L Lightning – 650 ccm; R2

1966 – A65-1T Thunderbolt – 650 ccm; R2

1966 – A65-2H Hornet – 650 ccm; R2 – tanpa luminer 1966 – A50-2W Wasp – 500 ccm; R2 – tanpa luminer 1966 – D17S Flash – 175 ccm

1966 – A65 Lightning Clubman – 650 ccm; R2 1966 – Victor

1967 – Hillclimber – untuk lomba off road 1967 – A65 Spitfire Mk III Special – 650 ccm; R2 1967 – Victor – 441 ccm

(14)

1968 – Shooting Star – 441 ccm

1968 – Victor 441 Special – 441 ccm – enduro

1968 – A65 Firebird Scrambler – 650 ccm; R2 – enduro 1971 – A65FS Firebird Scrambler – 650 ccm; R2 – enduro 1971 – A65L Lightning – 650 ccm; R2

1971 – A65T Thunderbolt – 650 ccm; R2 1971 – A75 Rocket III – 750 ccm; R3; 60 KS 1971 – B50T Victor 500 – 500 ccm; 34 KS 1971 – B50T Victor Gold Star 500 – 500 ccm 1971 – B50T Victor MX 500 – 500 ccm 1971 – B25S Victor Star 250 – 250 ccm 1971 – B25SS Gold Star 250 – 250 ccm; 24 KS 1971 – B35SS Fury 350 – 350 ccm; 21 KS 1972 – Tough Race Pr

Referensi

Dokumen terkait