xi
SKRIPSI
POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN
REAL ESTATE MELALUI BAURAN KOMUNIKASI
PEMASARAN
(Studi Kasus pada CitraGrand Senyiur City Samarinda (Ciputra
Group))
Oleh :
Mega Wulandari Supriadi 201110040311206
Dosen Pembimbing : Jamroji, M.Comm Widya Yutanti, MA
JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
xii
KATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, Shalawat serta salam bagi junjunganku, Nabi Muhammad SAW atas teladannya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN REAL ESTATE
MELALUI BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN (Studi pada Citra Grand Senyiur City (Ciputra Group))”. Skripsi ini merupakan salah satu syarat kelulusan
untuk memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang. Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:
1. Orang Tuaku tercinta yang telah banyak memberikan perhatian, kasih sayang, dan motivasi serta pengorbanan dalam bentuk apapun untuk selalu memberikan yang terbaik.
2. Adik dan Kakak tersayang, Hesty Sri Lestari, Dwi Indra Kusumah, Hajijah Zulaikha dan Ayub Guruh Izulhaq. Terimakasih atas semangat dan doanya yang sudah diberikan.
xiii
mengarahkan serta memberi semangat Saya dalam menyelesaikan penelitian ini.
4. Bapak/Ibu dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat.
5. Bapak Andri Bagner, Bapak Eric Farzana, Bapak Irvan Fransisco, Ibu Restu Liaputri dan seluruh staf Citra Grand Senyiur City Samarinda yang telah menerima saya dengan baik dalam melakukan penelitian.
6. Sahabat terbaik Brengos (Anugrah, Khafid, Hardyanata, Akta, Naufal, Wimbi, Resa, Aji), Para pengejar toga (Fredo, Amanda, Lativ, Anjar), Kawan Kos 238 (Oliv, Otur, Early, Kak Ani, Yuni, Tina & Yoan) dan Semua kawan-kawan lain yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu.
Semoga skripsi ini dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti lain dan dapat disempurnakan melalui penelitian dengan tema yang sama. Akhir kata penulis mengharapkan banyak manfaat dari skripsi ini baik untuk masa sekarang maupun pada masa yang akan datang. Amin
xvii DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
HALAMAN PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI ... iii
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR TABEL DAN BAGAN ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Rumusan Masalah... 7
1.3. Tujuan Penelitian ... 7
1.4. Manfaat Penelitian ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Komunikasi ... 8
2.2. Komunikasi Pemasaran ... 11
2.2.1 Unsur-Unsur Komunikasi Pemasaran ... 12
2.2.2 Tujuan Komunikasi Pemasaran ... 14
2.2.3 Strategi Komunikasi Pemasaran ... 16
2.3. Bauran Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication Mix) ... 18
2.3.1. Periklanan ... 19
xviii
2.3.3 Humas dan Publisitas ... 25
2.3.4 Personal Selling ... 26
2.3.5 Direct dan Online Marketing ... 28
2.4. Positioning ... 31
2.4.1. Proses Positioning ... 38
2.5. Konsep Merek... 41
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan penelitian ... 44
3.2. Fokus Penelitian ... 45
3.3. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 45
3.4. Sumber Data ... 45
3.5. Teknik Pengumpulan Data ... 46
3.6. Teknik Penentuan Subyek Penelitian ... 48
3.7. Teknik Analisis Data ... 49
3.8. Teknik Keabsahan Data ... 51
BAB IV DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN 4.1. Gambaran Umum ... 52
4.1.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan ... 52
4.1.2. Bidang Usaha ... 55
4.1.3. Lokasi ... 55
4.1.4. Visi dan Misi Perusahaan ... 55
4.1.5. Proyek Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 57
4.2. Filosofi Perusahaan... 60
4.3. Struktur Organisasi ... 62
4.4. Fasilitas ... 63
4.5. Subyek Penelitian ... 63
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Membangun Positioning Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 67
5.2. Strategi Komunikasi Pemasaran Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 78
xix
5.3.1. Periklanan ... 82
5.3.2. Promosi Penjalan ... 86
5.3.3. Humas dan Publisitas ... 90
5.3.4. Personal Selling ... 94
5.3.5. Direct dan Online Marketing ... 98
5.4. Pembahasan ... 104
BAB VI PENUTUP 6.1. Kesimpulan ... 109
6.2. Saran ... 110
xx
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1 Master Plan Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 57
Gambar 2 Tipe Rumah Avela ... 58
Gambar 3 Tipe Rumah Elwood... 59
Gambar 4 Tipe Rumah Fairmont ... 59
Gambar 5 Tipe Rumah Caspia ... 60
Gambar 6 Logo Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 60
Gambar 7 Subyek Penelitian ... 64
Gambar 8 Subyek Penelitian ... 65
Gambar 9 Flyer Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 73
Gambar 10 Spanduk Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 73
Gambar 11 Model Perencanaan dan Peletakan Baliho Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 84
Gambar 12 Model Signboard Citra Grand Senyiur City Samarinda... 84
xxi
DAFTAR TABEL DAN BAGAN
Halaman
Tabel 1 Nama Perusahaan Property dan Real Estate di Indonesia ... 2
Bagan 1 Model Komunikasi Pemasaran ... 13
Bagan 2 Proses Memposisikan Merek ... 40
Bagan 3 Analisis Model Data Interaktif... 50
xxii
DAFTAR PUSTAKA
Non Buku :
http://properti.kompas.com/read/2014/05/09/1243503/Ciputra.Bangun.Kota.Satelit.di. Samarinda
(diakses tanggal 2 september 2015 pukul 10.00)
http://www.ciputra.com/news/grup-ciputra-dan-grup-senyiur-kembangkan-kota-satelit-mandiri-di-samarinda
(diakses tanggal 2 semptember 2015 pukul 10.10)
http://samarindakota.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/2 (diakses tanggal 5 september pukul 20.15).
http://migas.bisbak.com/6472.html
(diakses tanggal 11 september 2015 pukul 23.00)
http://kaltim.tribunnews.com/2014/11/12/umk-samarinda-ditetapkan-rp-2156889 (diakses tanggal 23 september 2015 pukul 21.25).
http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2627/Bab%202. pdf?sequence=4
(diakses tanggal 3 Oktober 2015 pukul 10.11) http://citragrandsenyiurcity.com/
(diakses tanggal 7 Oktober 2015 pukul 00.11)
http://www.ciputraentrepreneurship.com/ce-news/grup-ciputra-dan-grup-senyiur-kembangkan-kota-satelit-mandiri-di-samarinda
(diakses tanggal 10 November pukul 10.13)
xxiii
Budiman, Gillang. 2009. Pengaruh Self Congruity With Sponsored Event dengan Custumer Involvement dan Custumer Awareness Sebagai Moderating Variables Terhadap Brand Loyalty. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. (diakses 27 November 2015 pukul 19.17).
Briliat Albar, Berri. 2011. Pengaruh Sponsorship Copa Indonesia Terhadap Citra Merek Dji Sam Soe. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa, Padang. (diakses 27 November 2015 pukul 20.00)
Buku:
Aaker, J. L. (1999). “The malleable self: The role of self-expression in persuasion”. Journal of Marketing Research, 36, 45–57.
Al Ries dan Jack Trout (2002). Positioning The Battle Of Your Mind. Salemba Empat. Jakarta
Andi M. Sadat. 2009. Brand Belief; Strategi Membangun Merek Berbasis Keyakinan. Jakarta:Salemba Empat.
Burhan Bungin, 2009. Metodologi Penelitian Kuantitatif;Jakarta : Kencana.
____________,2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana.
Duncan, Tom, 2005, Principle Of Advertising and IMC , International Edition, Edisi Kedua, McGrawHill, New York.
Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Fandy Tjiptono,2005. Pemasaran Jasa, Malang: Bayumedia Publishing.
H.Djaslim Saladin & Yevis Marty Oesman. 2002. Intisari Pemasaran dan Unsur-unsur Pemasaran. Linda Karya Bandung.
Hermawan, Agus. 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
xxiv
Kartajaya, Hermawan & Yuswohadi. 2005. Positioning, Diferensiasi & Brand Concept: Strategy That Works. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Kasali, Rhenald & Priyo Utomo. 1998. Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi Targeting dan Positioning. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi & Kontrol. Jakarta: PT Prehallindo.
___________.2008. Manajemen Pemasaran, Edisi Milenium diterjemahkan Benyamin Molan, PT. Prenhallindo, Jakarta
Kotler, Philip & Armstrong, Gary. 2004. Dasar-Dasar Pemasaran, Edisi kesembilan, Jilid 1, dialihbahasakan oleh Alexander Sindoro, Jakarta: Indeks
______________________________. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip & Keller, Kevin. 2009. Manajemen Pemasaran Edisi 13. Jakarta: Erlangga.
Kriyantono, Rachmat, 2006, Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Group.
Moleong, Lexy. 2005. Metodologi Kualitatif . Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
_____________. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Neuimeier, Marty. 2006. The Brand Gap: How to Bridge The Between Strategy & Design. USA : New Rider.
______________. 2008. The Designful Company. Berkeley: New Rider.
Ruslan, Rosady. 2006. Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
xxv
____________. 2014. Komunikasi Pemaaran Terpadu dalam Periklanan dan Promosi. Jakarta: Salemba Empat.
Soemanagara, Rizky. 2006. Strategy Marketing Communication. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sulaksana, Uyung. 2003. Integrated Marketing Communications .Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
Trout, Jack. 2001. Differentiate Or Die: Bertahan Hidup di Era Kompetisi yang Mematikan. Jakarta: Erlangga
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Properti dan real estate menjadi alternatif investasi bagi sebagian besar orang.
Investasi di sektor ini sangat menjanjikan dan merupakan investasi jangka panjang
yang menguntungkan. Harga tanah yang cenderung naik dari tahun ke tahun
dikarenakan jumlah tanah yang terbatas sedangkan permintaan akan semakin tinggi
karena semakin bertambahnya jumlah penduduk dan penentu harga bukanlah pasar
tetapi orang (pihak) yang menguasai tanah tersebut membuat industri properti dan
real estate ini semakin banyak disukai oleh investor ataupun kreditor. Sektor
properti dan real estate merupakan sektor yang paing rentan dalam industri makro
terhadap fluktuasi suku bunga, inflasi dan nilai tukar yang pada akhirnya akan
mempengaruhi daya beli masyarakat. (Theresia, 2010)
Pernyataan tersebut didukung oleh pernyataan pada artikel pada portal properti
global Lamudi.com : “Di Indonesia, pertumbuhan di sektor properti terus didorong
oleh pesatnya pertumbuhan kelas menengah, yang pada tahun 2013 telah meningkat
37 persen dari tahun 2005 menjadi sebesar 56,7 persen. Meski aktivitasnya sempat
menurun karena segala isu politik dan ekonomi lainnya, jumlah populasi Indonesia
yang besar ini tidak mungkin dilewatkan para investor sebagai peluang yang
menguntungkan.”
Berkembangnya industri properti mendorong bermunculannya
perusahaan-perusahaan pengembang properti dan real estate. Perusahaan properti yaitu
2
perkantoran, real estate dan sebagainya. Bisnis properti merupakan salah satu usaha
yang hampir dapat dipastikan tidak akan pernah mati karena kebutuhan akan papan
merupakan kebutuhan pokok manusia, dan setiap manusia berusaha untuk dapat
memenuhinya. Kebutuhan properti akan terus menigkat khususnya di daerah
perkotaan, hal ini disebabkan melonjaknya urbanisasi sebagai konsekuensi
pesatnya pertumbuhan kota sebagai pusat perekonomian. Peran kota-kota besar
sebagai pusat pertumbuhan juga merangsang pertumbuhan daerah-daerah
pendukung perkotaan. Sehingga lambat laun juga akan terjadi pengembangan pusat
bisnis, pembangunan infrastruktur dan perumahan penduduk dari pusat kota ke
daerah sekitarnya yang menyebabkan permintaan akan perumahan di Indonesia
juga terus meningkat.
Beberapa perusahaan pengembang properti di Indonesia yang berskala nasional
berdasarkan berbagai sumber:
Tabel 1
Nama perusahaaan properti dan real estate di Indonesia
No. Nama Perusahaan No. Nama Perusahaan
1 PT Agung Podomoro Land 9 PT Bakrie Land Development 2 PT Agung Sedayu Group 10 PT Ray Propertindo 3 PT Alam Sutera Realty Tbk 11 PT Wika Realty 4 PT Ciputra Development
Group 12 PT Bumi Citra Permai 5 PT Intiland Development
Tbk 13 PT Jaya Real Property 6 PT LIPPO Homes 14 PT Tata Graha Internusa 7 PT Waskita Karya 15 PT Summarecon Agung Tbk
8 PT Sinarmas Land 16 PT Adhi Karya
3
PT Ciputra Development Tbk adalah salah satu perusahaan properti Indonesia
terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala
besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.
Berkantor pusat di Jl. Prof. DR. Satrio Kav 6 Jakarta, perusahaan ini telah
memperluas operasinya. Saat ini Ciputra sedang mengembangkan dan
mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh
Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial
dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf.
Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk
menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk,
lokasi dan segmentasi pasar (Wikipedia, 2014).
PT Ciputra Development saat ini menempati posisi ke-4 dari 10 perusahaan
properti terbesar di Indonesia menurut portal Propertidata.com. PT Ciputra
Development bersaing dengan PT Agung Podomoro Group pada posisi pertama,
Agung Sedayu Group pada posisi kedua dan PT Alam Sutera Realty pada posisi
ketiga. Selanjutnya, di urutan setelah PT Ciputra dapat dijumpai PT Intiland
Development, PT Lippo Homes, PT Waskita, PT Sinarmas Land, PT Summarecon
dan urutan ke-10 ditempati oleh PT Wijaya Karya Realty (WIKA).
Salah satu anak perusahaan Ciputra adalah PT Ciputra Mitra Lestari. Ciputra
sendiri mulai merambah tanah Kalimantan Timur pada tahun 2007 di kota
Balikpapan dan melebarkan sayap ke kota Samarinda pada tahun 2013. Citra Grand
Senyiur City yang merupakan proyek PT Ciputra Mitra Lestari terletak di tepi
sungai Mahakam dengan masterplan tata kota 400 hektar yang dilengkapi dengan
4
Medium Enterprises) Center, Office Park, Commercial Area, Hotel, Shopping Mall,
Water Park, Office Tower, Apartments, Hospital, Fit Centrum, School, Shop House,
Fresh Market, ruang terbuka hijau, sarana ibadah dan lain
sebagainya.(www.ciputraentrepreneurship.com)
Kehadiran Ciputra di Samarinda lewat mega proyek Citra Grand Senyiur City
Samarinda mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat. Ini dibuktian dengan
terjualnya 250 unit rumah di cluster satu dalam dua minggu pada masa pre-sale
tanggal 3 hingga 17 Mei 2014 (www.ciputraentrepreneurship.com). Hal ini sangat
menarik karena Citra Grand senyiur City tergolong proyek baru dengan lokasi
bukan dipusat kota namun langsung mendapat respon yang luar biasa dari
masyarakat Samarinda. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari strategi komunikasi
yang dilakkan oleh Citra Grand Senyiur City Samarinda terhadap konsumennya.
Konsumen masa kini berada dalam overcomunicated society yaitu keadaan
dimana masyarakat menerima banyak terpaan, sehingga konsumen tidak lagi
memiliki banyak waktu untuk memilih padahal mereka menerima banyak
informasi. Seperti yang di ungkapkan oleh Neuimeier (2006:8) :
“Because as our society has moved from an economy of mass production to an economy mass customization, our purchasing choise multiplied. We’ve become information-rich and time-poor. As a result, our old method of judging products – by comparing features and benefits – no longer works. The situation is exacerbated by competitors who copy each other’s features as soon as they’re introduced and by advances in manufacturing that make quality issues moot”
Konsumen menghadapi pertarungan hebat antara berbagai merek dan produk
yang berebut masuk untuk mendapatkan sepotong kapling di benaknya. Para
produsen bertempur agar merek-mereknya diingat, dicintai, dan dibeli setiap kali
5
1998:508). Dalam over communicated society, sesuatu yang berbeda menjadi raja
dari segala raja karena menurut Neuimeier (2008:36) Our brains are hardwired to
notice what’s different. Perbedaan yang mencolok yang terkait dengan suatu produk
akan merangsang daya ingat karena perbedaan tersebut akan diapresiasikan secara
intelektual (Trout, 2001:14).
Itulah mengapa positioning menjadi bagian vital dalam strategi pemasaran.
Strategi positioning diaplikasikan dalam bentuk diferensiasi baik dalam produk,
layanan, saluran distribusi, sumber daya manusia maupun citra perusahaan. Dengan
begitu, perusahaan dapat mempertahankan posisinya dipasar sebagai merek yang
terpercaya.
Menurut Kartajaya (2005), positioning didefinisikan sebagai the strategy to
lead your customer credibly yaitu suatu upaya untuk mengarahkan pelanggan
secara kredibel. Positioning hakikatnya adalah janji perusahaan kepada pelanggan.
Positioning yang dibutuhkan suatu produk adalah apabila produk mampu
memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen, dengan cara membuat dan
mengembangkan produk yang sesuai dengan selera konsumen, mutu dan kualitas
yang terjamin sehingga janji dalam positioning memiliki kredibilitas dan dipersepsi
positif oleh konsumen.
Dalam pencapaiannya, positioning tidak hanya berfokus pada persaingan
mendapatkan hati pelanggan akan tetapi berusaha memeliharanya sehingga
membangun kesetiaan pelanggan terhadap brand tersebut. Keinginan pelanggan
untuk melanjutkan menggunakan suatu brand atau tidak diungkapkan Keller (1993)
6
ekuitas merek sebagai nilai tambah yang diberikan pada produk dan jasa. Ekuitas
merek tercermin dalam cara konsumen berfikir, merasa, bertindak, dalam
hubungannya dengan merek. Selanjutnya Kartajaya (2005) menyatakan
pembentukan citra merek merupakan upaya kritisdalam membangun ekuitas merek.
Sebab citra itulah yang ditangkap dan dipercaya oleh benak konsumen. Karena itu
Kartajaya (2005), lantas memberi empat kategori asosiasi-asosiasi merek yang bisa
dibentuk yaitu: brand as a product, brand as an organization, brand as a person
dan brand a symbol. Melalui citra merek yang kuat, maka pelanggan akan memiliki
asumsi positif terhadap merek dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan
sehingga konsumen tidak akan ragu untuk membeli produk yang akan ditawarkan
perusahaan. Citra merek menjadi hal yang sangat penting diperhatikan perusahaan,
melalui citra merek yang baik, maka dapat menimbulkan nilai emosional pada diri
konsumen, dimanaakan timbulnya perasaan positif (positive feeling) pada saat
membeli atau menggunakan suatu merek. Demikian sebaliknya apabila suatu merek
memiliki citra (image) yang buruk dimata konsumen kecil kemungkinan konsumen
untuk membeli produk tersebut
Penelitian ini menarik karena peneliti ingin melihat bagaimana strategi
positioning yang dirancang Citra Grand Senyiur City Samarinda khususnya pada
aktifitas komunikasi pemasaran proyek Citragrand Senyiur City dalam membangun
sebuah citra merek dan bagaimana strategi tersebut diproduksi dan terpelihara
dalam sistem kognitif Citra Grand Senyiur City Samarinda. Proses perancangan
tersebut merupakan proses komunikasi yaitu Citra Grand Senyiur City Samarinda
sebagai komunikator merancang pesan pemasarannya untuk tujuan tertentu yaitu
7 1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan di atas, maka rumusan
masalah penelitian adalah bagaimana positioning Citra Grand Senyiur City
Samarinda dalam membangun Citra Merek.
1.3Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan positioning Citra Grand Senyiur
City Samarinda dalam upaya membangun Citra Merek.
1.4Manfaat Penelitian
Manfaat Praktis:
1. Menyajikan data yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi PT Ciputra
Mitra Lestari pada aktifitas komunikasi pemasaran proyek CitraGrand
Senyiur City Samarinda dalam proses membangun citra merek.
2. Hasil penelitian dapat dijadikan bahan PT Ciputra Mitra Lestari khususnya
pada aktifitas komunikasi pemasaran proyek Citra Grand Senyiur City
Samarinda untuk riset pemasaran lebih lanjut
Manfaat Teoritis:
1. Memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi khususnya yang
menggunakan analisis kualitatif deskriptif dalam menggambarkan konsep
strategi komunikasi pemasaran terpadu yang diterapkan perusahaan
2. Sebagai referensi bagi penelitian dalam lingkup kajian komunikasi