• Tidak ada hasil yang ditemukan

POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN REAL ESTATE MELALUI BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN (STUDI PADA CITRA GRAND SENYIUR CITY (CIPUTRA GROUP))

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN REAL ESTATE MELALUI BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN (STUDI PADA CITRA GRAND SENYIUR CITY (CIPUTRA GROUP))"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

xi

SKRIPSI

POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN

REAL ESTATE MELALUI BAURAN KOMUNIKASI

PEMASARAN

(Studi Kasus pada CitraGrand Senyiur City Samarinda (Ciputra

Group))

Oleh :

Mega Wulandari Supriadi 201110040311206

Dosen Pembimbing : Jamroji, M.Comm Widya Yutanti, MA

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)

xii

KATA PENGANTAR

Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, Shalawat serta salam bagi junjunganku, Nabi Muhammad SAW atas teladannya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “POSITIONING PADA INDUSTRI PROPERTY DAN REAL ESTATE

MELALUI BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN (Studi pada Citra Grand Senyiur City (Ciputra Group))”. Skripsi ini merupakan salah satu syarat kelulusan

untuk memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang. Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:

1. Orang Tuaku tercinta yang telah banyak memberikan perhatian, kasih sayang, dan motivasi serta pengorbanan dalam bentuk apapun untuk selalu memberikan yang terbaik.

2. Adik dan Kakak tersayang, Hesty Sri Lestari, Dwi Indra Kusumah, Hajijah Zulaikha dan Ayub Guruh Izulhaq. Terimakasih atas semangat dan doanya yang sudah diberikan.

(3)

xiii

mengarahkan serta memberi semangat Saya dalam menyelesaikan penelitian ini.

4. Bapak/Ibu dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat.

5. Bapak Andri Bagner, Bapak Eric Farzana, Bapak Irvan Fransisco, Ibu Restu Liaputri dan seluruh staf Citra Grand Senyiur City Samarinda yang telah menerima saya dengan baik dalam melakukan penelitian.

6. Sahabat terbaik Brengos (Anugrah, Khafid, Hardyanata, Akta, Naufal, Wimbi, Resa, Aji), Para pengejar toga (Fredo, Amanda, Lativ, Anjar), Kawan Kos 238 (Oliv, Otur, Early, Kak Ani, Yuni, Tina & Yoan) dan Semua kawan-kawan lain yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu.

Semoga skripsi ini dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti lain dan dapat disempurnakan melalui penelitian dengan tema yang sama. Akhir kata penulis mengharapkan banyak manfaat dari skripsi ini baik untuk masa sekarang maupun pada masa yang akan datang. Amin

(4)
(5)
(6)
(7)

xvii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vii

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR TABEL DAN BAGAN ... xv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah... 7

1.3. Tujuan Penelitian ... 7

1.4. Manfaat Penelitian ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Komunikasi ... 8

2.2. Komunikasi Pemasaran ... 11

2.2.1 Unsur-Unsur Komunikasi Pemasaran ... 12

2.2.2 Tujuan Komunikasi Pemasaran ... 14

2.2.3 Strategi Komunikasi Pemasaran ... 16

2.3. Bauran Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication Mix) ... 18

2.3.1. Periklanan ... 19

(8)

xviii

2.3.3 Humas dan Publisitas ... 25

2.3.4 Personal Selling ... 26

2.3.5 Direct dan Online Marketing ... 28

2.4. Positioning ... 31

2.4.1. Proses Positioning ... 38

2.5. Konsep Merek... 41

BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan penelitian ... 44

3.2. Fokus Penelitian ... 45

3.3. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 45

3.4. Sumber Data ... 45

3.5. Teknik Pengumpulan Data ... 46

3.6. Teknik Penentuan Subyek Penelitian ... 48

3.7. Teknik Analisis Data ... 49

3.8. Teknik Keabsahan Data ... 51

BAB IV DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN 4.1. Gambaran Umum ... 52

4.1.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan ... 52

4.1.2. Bidang Usaha ... 55

4.1.3. Lokasi ... 55

4.1.4. Visi dan Misi Perusahaan ... 55

4.1.5. Proyek Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 57

4.2. Filosofi Perusahaan... 60

4.3. Struktur Organisasi ... 62

4.4. Fasilitas ... 63

4.5. Subyek Penelitian ... 63

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Membangun Positioning Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 67

5.2. Strategi Komunikasi Pemasaran Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 78

(9)

xix

5.3.1. Periklanan ... 82

5.3.2. Promosi Penjalan ... 86

5.3.3. Humas dan Publisitas ... 90

5.3.4. Personal Selling ... 94

5.3.5. Direct dan Online Marketing ... 98

5.4. Pembahasan ... 104

BAB VI PENUTUP 6.1. Kesimpulan ... 109

6.2. Saran ... 110

(10)

xx

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1 Master Plan Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 57

Gambar 2 Tipe Rumah Avela ... 58

Gambar 3 Tipe Rumah Elwood... 59

Gambar 4 Tipe Rumah Fairmont ... 59

Gambar 5 Tipe Rumah Caspia ... 60

Gambar 6 Logo Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 60

Gambar 7 Subyek Penelitian ... 64

Gambar 8 Subyek Penelitian ... 65

Gambar 9 Flyer Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 73

Gambar 10 Spanduk Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 73

Gambar 11 Model Perencanaan dan Peletakan Baliho Citra Grand Senyiur City Samarinda ... 84

Gambar 12 Model Signboard Citra Grand Senyiur City Samarinda... 84

(11)

xxi

DAFTAR TABEL DAN BAGAN

Halaman

Tabel 1 Nama Perusahaan Property dan Real Estate di Indonesia ... 2

Bagan 1 Model Komunikasi Pemasaran ... 13

Bagan 2 Proses Memposisikan Merek ... 40

Bagan 3 Analisis Model Data Interaktif... 50

(12)

xxii

DAFTAR PUSTAKA

Non Buku :

http://properti.kompas.com/read/2014/05/09/1243503/Ciputra.Bangun.Kota.Satelit.di. Samarinda

(diakses tanggal 2 september 2015 pukul 10.00)

http://www.ciputra.com/news/grup-ciputra-dan-grup-senyiur-kembangkan-kota-satelit-mandiri-di-samarinda

(diakses tanggal 2 semptember 2015 pukul 10.10)

http://samarindakota.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/2 (diakses tanggal 5 september pukul 20.15).

http://migas.bisbak.com/6472.html

(diakses tanggal 11 september 2015 pukul 23.00)

http://kaltim.tribunnews.com/2014/11/12/umk-samarinda-ditetapkan-rp-2156889 (diakses tanggal 23 september 2015 pukul 21.25).

http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2627/Bab%202. pdf?sequence=4

(diakses tanggal 3 Oktober 2015 pukul 10.11) http://citragrandsenyiurcity.com/

(diakses tanggal 7 Oktober 2015 pukul 00.11)

http://www.ciputraentrepreneurship.com/ce-news/grup-ciputra-dan-grup-senyiur-kembangkan-kota-satelit-mandiri-di-samarinda

(diakses tanggal 10 November pukul 10.13)

(13)

xxiii

Budiman, Gillang. 2009. Pengaruh Self Congruity With Sponsored Event dengan Custumer Involvement dan Custumer Awareness Sebagai Moderating Variables Terhadap Brand Loyalty. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. (diakses 27 November 2015 pukul 19.17).

Briliat Albar, Berri. 2011. Pengaruh Sponsorship Copa Indonesia Terhadap Citra Merek Dji Sam Soe. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa, Padang. (diakses 27 November 2015 pukul 20.00)

Buku:

Aaker, J. L. (1999). “The malleable self: The role of self-expression in persuasion”. Journal of Marketing Research, 36, 45–57.

Al Ries dan Jack Trout (2002). Positioning The Battle Of Your Mind. Salemba Empat. Jakarta

Andi M. Sadat. 2009. Brand Belief; Strategi Membangun Merek Berbasis Keyakinan. Jakarta:Salemba Empat.

Burhan Bungin, 2009. Metodologi Penelitian Kuantitatif;Jakarta : Kencana.

____________,2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana.

Duncan, Tom, 2005, Principle Of Advertising and IMC , International Edition, Edisi Kedua, McGrawHill, New York.

Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Fandy Tjiptono,2005. Pemasaran Jasa, Malang: Bayumedia Publishing.

H.Djaslim Saladin & Yevis Marty Oesman. 2002. Intisari Pemasaran dan Unsur-unsur Pemasaran. Linda Karya Bandung.

Hermawan, Agus. 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

(14)

xxiv

Kartajaya, Hermawan & Yuswohadi. 2005. Positioning, Diferensiasi & Brand Concept: Strategy That Works. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Kasali, Rhenald & Priyo Utomo. 1998. Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi Targeting dan Positioning. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi & Kontrol. Jakarta: PT Prehallindo.

___________.2008. Manajemen Pemasaran, Edisi Milenium diterjemahkan Benyamin Molan, PT. Prenhallindo, Jakarta

Kotler, Philip & Armstrong, Gary. 2004. Dasar-Dasar Pemasaran, Edisi kesembilan, Jilid 1, dialihbahasakan oleh Alexander Sindoro, Jakarta: Indeks

______________________________. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip & Keller, Kevin. 2009. Manajemen Pemasaran Edisi 13. Jakarta: Erlangga.

Kriyantono, Rachmat, 2006, Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Group.

Moleong, Lexy. 2005. Metodologi Kualitatif . Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

_____________. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Neuimeier, Marty. 2006. The Brand Gap: How to Bridge The Between Strategy & Design. USA : New Rider.

______________. 2008. The Designful Company. Berkeley: New Rider.

Ruslan, Rosady. 2006. Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

(15)

xxv

____________. 2014. Komunikasi Pemaaran Terpadu dalam Periklanan dan Promosi. Jakarta: Salemba Empat.

Soemanagara, Rizky. 2006. Strategy Marketing Communication. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sulaksana, Uyung. 2003. Integrated Marketing Communications .Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Trout, Jack. 2001. Differentiate Or Die: Bertahan Hidup di Era Kompetisi yang Mematikan. Jakarta: Erlangga

(16)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Properti dan real estate menjadi alternatif investasi bagi sebagian besar orang.

Investasi di sektor ini sangat menjanjikan dan merupakan investasi jangka panjang

yang menguntungkan. Harga tanah yang cenderung naik dari tahun ke tahun

dikarenakan jumlah tanah yang terbatas sedangkan permintaan akan semakin tinggi

karena semakin bertambahnya jumlah penduduk dan penentu harga bukanlah pasar

tetapi orang (pihak) yang menguasai tanah tersebut membuat industri properti dan

real estate ini semakin banyak disukai oleh investor ataupun kreditor. Sektor

properti dan real estate merupakan sektor yang paing rentan dalam industri makro

terhadap fluktuasi suku bunga, inflasi dan nilai tukar yang pada akhirnya akan

mempengaruhi daya beli masyarakat. (Theresia, 2010)

Pernyataan tersebut didukung oleh pernyataan pada artikel pada portal properti

global Lamudi.com : “Di Indonesia, pertumbuhan di sektor properti terus didorong

oleh pesatnya pertumbuhan kelas menengah, yang pada tahun 2013 telah meningkat

37 persen dari tahun 2005 menjadi sebesar 56,7 persen. Meski aktivitasnya sempat

menurun karena segala isu politik dan ekonomi lainnya, jumlah populasi Indonesia

yang besar ini tidak mungkin dilewatkan para investor sebagai peluang yang

menguntungkan.”

Berkembangnya industri properti mendorong bermunculannya

perusahaan-perusahaan pengembang properti dan real estate. Perusahaan properti yaitu

(17)

2

perkantoran, real estate dan sebagainya. Bisnis properti merupakan salah satu usaha

yang hampir dapat dipastikan tidak akan pernah mati karena kebutuhan akan papan

merupakan kebutuhan pokok manusia, dan setiap manusia berusaha untuk dapat

memenuhinya. Kebutuhan properti akan terus menigkat khususnya di daerah

perkotaan, hal ini disebabkan melonjaknya urbanisasi sebagai konsekuensi

pesatnya pertumbuhan kota sebagai pusat perekonomian. Peran kota-kota besar

sebagai pusat pertumbuhan juga merangsang pertumbuhan daerah-daerah

pendukung perkotaan. Sehingga lambat laun juga akan terjadi pengembangan pusat

bisnis, pembangunan infrastruktur dan perumahan penduduk dari pusat kota ke

daerah sekitarnya yang menyebabkan permintaan akan perumahan di Indonesia

juga terus meningkat.

Beberapa perusahaan pengembang properti di Indonesia yang berskala nasional

berdasarkan berbagai sumber:

Tabel 1

Nama perusahaaan properti dan real estate di Indonesia

No. Nama Perusahaan No. Nama Perusahaan

1 PT Agung Podomoro Land 9 PT Bakrie Land Development 2 PT Agung Sedayu Group 10 PT Ray Propertindo 3 PT Alam Sutera Realty Tbk 11 PT Wika Realty 4 PT Ciputra Development

Group 12 PT Bumi Citra Permai 5 PT Intiland Development

Tbk 13 PT Jaya Real Property 6 PT LIPPO Homes 14 PT Tata Graha Internusa 7 PT Waskita Karya 15 PT Summarecon Agung Tbk

8 PT Sinarmas Land 16 PT Adhi Karya

(18)

3

PT Ciputra Development Tbk adalah salah satu perusahaan properti Indonesia

terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala

besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jl. Prof. DR. Satrio Kav 6 Jakarta, perusahaan ini telah

memperluas operasinya. Saat ini Ciputra sedang mengembangkan dan

mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh

Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina. Properti komersial

dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf.

Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk

menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk,

lokasi dan segmentasi pasar (Wikipedia, 2014).

PT Ciputra Development saat ini menempati posisi ke-4 dari 10 perusahaan

properti terbesar di Indonesia menurut portal Propertidata.com. PT Ciputra

Development bersaing dengan PT Agung Podomoro Group pada posisi pertama,

Agung Sedayu Group pada posisi kedua dan PT Alam Sutera Realty pada posisi

ketiga. Selanjutnya, di urutan setelah PT Ciputra dapat dijumpai PT Intiland

Development, PT Lippo Homes, PT Waskita, PT Sinarmas Land, PT Summarecon

dan urutan ke-10 ditempati oleh PT Wijaya Karya Realty (WIKA).

Salah satu anak perusahaan Ciputra adalah PT Ciputra Mitra Lestari. Ciputra

sendiri mulai merambah tanah Kalimantan Timur pada tahun 2007 di kota

Balikpapan dan melebarkan sayap ke kota Samarinda pada tahun 2013. Citra Grand

Senyiur City yang merupakan proyek PT Ciputra Mitra Lestari terletak di tepi

sungai Mahakam dengan masterplan tata kota 400 hektar yang dilengkapi dengan

(19)

4

Medium Enterprises) Center, Office Park, Commercial Area, Hotel, Shopping Mall,

Water Park, Office Tower, Apartments, Hospital, Fit Centrum, School, Shop House,

Fresh Market, ruang terbuka hijau, sarana ibadah dan lain

sebagainya.(www.ciputraentrepreneurship.com)

Kehadiran Ciputra di Samarinda lewat mega proyek Citra Grand Senyiur City

Samarinda mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat. Ini dibuktian dengan

terjualnya 250 unit rumah di cluster satu dalam dua minggu pada masa pre-sale

tanggal 3 hingga 17 Mei 2014 (www.ciputraentrepreneurship.com). Hal ini sangat

menarik karena Citra Grand senyiur City tergolong proyek baru dengan lokasi

bukan dipusat kota namun langsung mendapat respon yang luar biasa dari

masyarakat Samarinda. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari strategi komunikasi

yang dilakkan oleh Citra Grand Senyiur City Samarinda terhadap konsumennya.

Konsumen masa kini berada dalam overcomunicated society yaitu keadaan

dimana masyarakat menerima banyak terpaan, sehingga konsumen tidak lagi

memiliki banyak waktu untuk memilih padahal mereka menerima banyak

informasi. Seperti yang di ungkapkan oleh Neuimeier (2006:8) :

“Because as our society has moved from an economy of mass production to an economy mass customization, our purchasing choise multiplied. We’ve become information-rich and time-poor. As a result, our old method of judging products – by comparing features and benefits – no longer works. The situation is exacerbated by competitors who copy each other’s features as soon as they’re introduced and by advances in manufacturing that make quality issues moot”

Konsumen menghadapi pertarungan hebat antara berbagai merek dan produk

yang berebut masuk untuk mendapatkan sepotong kapling di benaknya. Para

produsen bertempur agar merek-mereknya diingat, dicintai, dan dibeli setiap kali

(20)

5

1998:508). Dalam over communicated society, sesuatu yang berbeda menjadi raja

dari segala raja karena menurut Neuimeier (2008:36) Our brains are hardwired to

notice what’s different. Perbedaan yang mencolok yang terkait dengan suatu produk

akan merangsang daya ingat karena perbedaan tersebut akan diapresiasikan secara

intelektual (Trout, 2001:14).

Itulah mengapa positioning menjadi bagian vital dalam strategi pemasaran.

Strategi positioning diaplikasikan dalam bentuk diferensiasi baik dalam produk,

layanan, saluran distribusi, sumber daya manusia maupun citra perusahaan. Dengan

begitu, perusahaan dapat mempertahankan posisinya dipasar sebagai merek yang

terpercaya.

Menurut Kartajaya (2005), positioning didefinisikan sebagai the strategy to

lead your customer credibly yaitu suatu upaya untuk mengarahkan pelanggan

secara kredibel. Positioning hakikatnya adalah janji perusahaan kepada pelanggan.

Positioning yang dibutuhkan suatu produk adalah apabila produk mampu

memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen, dengan cara membuat dan

mengembangkan produk yang sesuai dengan selera konsumen, mutu dan kualitas

yang terjamin sehingga janji dalam positioning memiliki kredibilitas dan dipersepsi

positif oleh konsumen.

Dalam pencapaiannya, positioning tidak hanya berfokus pada persaingan

mendapatkan hati pelanggan akan tetapi berusaha memeliharanya sehingga

membangun kesetiaan pelanggan terhadap brand tersebut. Keinginan pelanggan

untuk melanjutkan menggunakan suatu brand atau tidak diungkapkan Keller (1993)

(21)

6

ekuitas merek sebagai nilai tambah yang diberikan pada produk dan jasa. Ekuitas

merek tercermin dalam cara konsumen berfikir, merasa, bertindak, dalam

hubungannya dengan merek. Selanjutnya Kartajaya (2005) menyatakan

pembentukan citra merek merupakan upaya kritisdalam membangun ekuitas merek.

Sebab citra itulah yang ditangkap dan dipercaya oleh benak konsumen. Karena itu

Kartajaya (2005), lantas memberi empat kategori asosiasi-asosiasi merek yang bisa

dibentuk yaitu: brand as a product, brand as an organization, brand as a person

dan brand a symbol. Melalui citra merek yang kuat, maka pelanggan akan memiliki

asumsi positif terhadap merek dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan

sehingga konsumen tidak akan ragu untuk membeli produk yang akan ditawarkan

perusahaan. Citra merek menjadi hal yang sangat penting diperhatikan perusahaan,

melalui citra merek yang baik, maka dapat menimbulkan nilai emosional pada diri

konsumen, dimanaakan timbulnya perasaan positif (positive feeling) pada saat

membeli atau menggunakan suatu merek. Demikian sebaliknya apabila suatu merek

memiliki citra (image) yang buruk dimata konsumen kecil kemungkinan konsumen

untuk membeli produk tersebut

Penelitian ini menarik karena peneliti ingin melihat bagaimana strategi

positioning yang dirancang Citra Grand Senyiur City Samarinda khususnya pada

aktifitas komunikasi pemasaran proyek Citragrand Senyiur City dalam membangun

sebuah citra merek dan bagaimana strategi tersebut diproduksi dan terpelihara

dalam sistem kognitif Citra Grand Senyiur City Samarinda. Proses perancangan

tersebut merupakan proses komunikasi yaitu Citra Grand Senyiur City Samarinda

sebagai komunikator merancang pesan pemasarannya untuk tujuan tertentu yaitu

(22)

7 1.2Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan di atas, maka rumusan

masalah penelitian adalah bagaimana positioning Citra Grand Senyiur City

Samarinda dalam membangun Citra Merek.

1.3Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan positioning Citra Grand Senyiur

City Samarinda dalam upaya membangun Citra Merek.

1.4Manfaat Penelitian

Manfaat Praktis:

1. Menyajikan data yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi PT Ciputra

Mitra Lestari pada aktifitas komunikasi pemasaran proyek CitraGrand

Senyiur City Samarinda dalam proses membangun citra merek.

2. Hasil penelitian dapat dijadikan bahan PT Ciputra Mitra Lestari khususnya

pada aktifitas komunikasi pemasaran proyek Citra Grand Senyiur City

Samarinda untuk riset pemasaran lebih lanjut

Manfaat Teoritis:

1. Memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi khususnya yang

menggunakan analisis kualitatif deskriptif dalam menggambarkan konsep

strategi komunikasi pemasaran terpadu yang diterapkan perusahaan

2. Sebagai referensi bagi penelitian dalam lingkup kajian komunikasi

Gambar

Tabel 1   Nama Perusahaan Property dan Real Estate di Indonesia .........................
Nama perusahaaan properti dan Tabel 1 real estate di Indonesia

Referensi

Dokumen terkait