PENUTUP PENGAWASAN DAN PELAKSANAAN PUTUSAN PIDANA PEMBAYARAN UANG PENGGANTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI.
Teks penuh
Dokumen terkait
bagamana pelaksanaan putusan pidana pembayaran uang pengganti dalam tindak pidana korupsi di kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang menjadi
Pembayaran Pidana Denda dan Ganti Kerugian dalam Perkara Korupsi.. (Studi Kasus di Kejaksaan Negeri Surakarta) ini
bahwa dengan berlakunya keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-035/J.A/3/1992 tentang Susunan Organisasi dan TATA KERJA KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA,
Pelaksanaan (eksekusi) pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun
Jaksa Agung Republik Indonesia tentang Kerjasama Penegakan Hukum Dalam Rangka Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Korupsi, tanggal 27
Pada asasnya lembaga kejaksaan dipimpin oleh seorang Jaksa Agung Republik Indonesia dimana dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana Instruksi
Tindak Pidana Korupsi adalah kejahatan yang merugikan keuangan negara. Menurut Undang-undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999
Uang pengganti merupakan suatu bentuk hukuman (pidana) tambahan dalam perkara korupsi. Pada hakikatnya baik secara hukum maupun doktrin, hakim tidak diwajibkan selalu