• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

Lumajang, Februari 2021

KEPALA DINAS LINGKUNGAN H KABUPATEN LUMAJANG

YULI HARISMAWATI, SP

NIP. 19690703 199602 2 002

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga kami dapat menyusun Laporan Kinerja (LKj) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Tahun Anggaran 2020.

Adapun Laporan Kinerja (LKj) ini merupakan media pertanggung jawaban Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang yang dibuat secara priodik yang berisikan informasi mengenai kinerja Instansi pemerintah untuk mendorong Instansi Pemerintah menyelenggarakan tugas umum pemerintah dan pembangunan secara baik dan benar yang disusun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Laporan Kinerja (LKj) Dinas Lingkungan Hidup ini disusun dan disajikan berdasarkan Pola Pengukuran Kinerja yang dimulai dari Perencanaan Strategis dan diakhiri dengan pengukuran kinerja, kebijakan, sasaran, tujuan atas kegiatan, Program dan Kebijakan yang dilakukan pada tahun 2020, guna mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Kami menyadari bahwa Penyusunan Pelaporan Kinerja ini masih belum sempurna, untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan demi penyempurnaan Laporan ini di masa mendatang.

Akhirnya kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak baik langsung ataupun tidak langsung dalam membantu penyelesaian laporan ini.

(3)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

ii DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii DAFTAR TABEL iv RINGKASAN EKSEKUTIF v BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang………. 1

B. Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Kewenangan……... 2

C. Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang terhadap Instansi………. 3

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Rencana Strategis Tahun 2018-2023……….…… 8

1. Tujuan………... 8

2. Sasaran………... 9

3. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran………... 9

4. Prioritas Pembangunan……….... 10

5. Indikator Kinerja Utama……….... 10

6. Matrik Hubungan Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja ... 12

7. Strategik……….. 12

B. Rencana Kinerja Tahun 2020………... 13

C. Perjanjian Kinerja Tahun 2020……….. 14

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja………... 16

B. Capaian Kinerja Tahun 2020....…………...……… 17

C. Evaluasi Dan Analisis Capaian Kinerja Tahun 2020....……. 20

D. Akuntabilitas Kinerja Lainnya...…………. 21

(4)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

iii BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan……… 25 B. Upaya Perbaikan……….. 25 LAMPIRAN

Perhitungan IKA, IKU dan IKTL Tahun 2020 Matrix Rencana Strategis 2018-2023

(5)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

iv

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1. Sasaran Stategis dan Indikator Kinerja 12

Tabel 2.2 Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2020 13

Tabel 2.3. Program Kegiatan Pencapaian Sasaran 14

Tabel 2.4. Perjanjian Kinerja Tahun 2020 15

Tabel 3.1. Capaian Kinerja Tahun 2020 17

Tabel 3.2. Capaian Tujuan Tahun 2020 21

(6)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Pelaksanaan seluruh program dan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup pada tahun 2019 dilaksanakan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Untuk mengukur pencapaian kinerja yang dilaksanakan melalui program dan kegiatan tersebut, disusunlah Laporan Kinerja (LKj) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Tahun 2020.

Sesuai dengan Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup tahun 2018-2023, pada tahun 2020, pencapaian tujuan Dinas lingkungan hidup diukur dari capaian 4 (empat) sasaran stretegis yang terdiri dari 4 (empat) indikator kinerja utama dimana selanjutnya diwujudkan melalui pelaksanaan 5 (lima) program utama dan 3 (tiga) program pendukung.

Adapun nilai 4 (empat) indikator kinerja utama tersebut yang pertama,

Persentase titik pantau dengan kualitas air baik (30,56%), Persentase titik

pantau dengan kualitas udara baik (16,7 %), Persentase pengelolaan sampah (33,1 %) dan Persentase tutupan vegetasi (17,2 %).

Capaian tersebut menunjukkan kinerja seluruh komponen Dinas Lingkungan Hidup yang diupayakan lebih baik dari tahun ketahun dan akan dievaluasi sebagai sumber informasi dan referensi yang efektif bagi upaya perbaikan dan optimalisasi kinerja guna mendukung terwujudnya Lumajang sejahtera dan bermartabat.

v

(7)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam rangka pelaksanaan Ketetapan MPR – RI Nomor IX/MPR/1998 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagai tindak lanjut dari peraturan tersebut telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas

Kinerja Instansi Pemerintah. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

tentang Pemerintahan Daerah dinyatakan bahwa azas-azas umum penyelenggaraan negara meliputi azas kepastian hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, asas keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalitas dan azas akuntabilitas. Menurut penjelasan Undang-undang tersebut, azas akuntabilitas adalah azas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan negara harus dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah merupakan media untuk mengeksplorasi dari mana dan sejauh mana Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan sesuai dengan Rencana Strategis dan tercapainya sasaran pada suatu kegiatan dan program. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, diharuskan setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara diwajibkan untuk mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan suatu perencanaan strategi yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.

Dengan disusunnya Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup ini, diharapkan dapat bermanfaat untuk :

1. Mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk dapat melaksanakan tugas pokok secara baik dan benar, yang didasarkan kepada peraturan

(8)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

perundang-undangan yang berlaku, kebijakan yang transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat ;

2. Menjadikan Dinas Lingkungan Hidup yang akuntabel, sehingga dapat berperan secara efisien, efektif dan responsif terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan ;

3. Menjadikan masukan dan umpan balik dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan kinerja Dinas lingkungan Hidup guna membantu pelayanan kepada masyarakat lebih baik ;

4. Terpeliharanya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pengelolaan Lingkungan Hidup di kabupaten Lumajang.

B. Kedudukan,Tugas Pokok, Fungsi dan Kewenangan

Berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Lumajang Nomor 68 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris membawahi 3 (tiga) Sub Bagian sedangkan Kepala Bidang membawahi 3 (tiga) seksi sehingga jumlah pejabat struktural saat ini 21 orang dan kelompok jabatan fungsional. Dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi Bidang Lingkungan Hidup yang sebagian tugasnya adalah membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang lingkungan hidup.

Dinas Lingkungan Hidup mempunyai kedudukan, tugas pokok dan fungsi sebagai berikut :

1. Kedudukan

1. Dinas Lingkungan Hidup adalah unsur pelaksana unsur pemerintahan daerah di bidang lingkungan hidup.

2. Dinas Lingkungan Hidup dipimpin oleh seorang Kepala Dinas.

3. Kepala Dinas berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

(9)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

2. Tugas Pokok

Dinas Lingkungan Hidup mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang lingkungan hidup.

3. Fungsi

Untuk melaksanakan tugas dimaksud, Dinas Lingkungan Hidup mempunyai fungsi :

1. Perumusan kebijakan di bidang lingkungan hidup; 2. Pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan hidup;

3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang lingkungan hidup; 4. Pelaksanaan administrasi di bidang lingkungan hidup;

5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait fungsi dan tugasnya.

C. Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang terhadap Instansi

Kebijakan adalah merupakan pedoman untuk melaksanakan tindakan-tindakan tertentu guna mencapai tujuan dan sasaran suatu organisasi dalam rangka mewujudkan visi yang sudah ditentukan, sedangkan kebijakan pemerintah terhadap unit kerja/ instansi yakni : 1. Mengelola sumberdaya alam dan memelihara daya dukung agar

dapat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

2. Melestarikan kemampuan pembaharuan pengelolaan sumberdaya alam dan pengendalian pencemaran untuk menekan kerusakan lingkungan.

3. Struktur organisasi dan eselonisasi jabatan. 4. Personalia Sumber Daya Manusia

Sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Kabupaten Lumajang Nomor 68 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris membawahi 3 (tiga) Sub Bagian

(10)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

Personalia Sumber Daya Manusia pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang pada Tahun 2020 sebanyak 439 orang, terdiri dari PNS : 287 orang dan tenaga kontrak 152 orang, dengan rincian sebagai berikut:

a. Status kepegawaian

- Pegawai negeri sipil (PNS) : 287 orang

- Tenaga kontrak : 152 orang

b. Latar belakang pendidikan

- Magister (S2) : 4 orang

- Sarjana (S1) : 19 orang

- Sarjana muda/Diploma III (D3) : 3 orang

- SLTA : 42 orang

- SLTP : 165 orang

- SD : 43 orang

c. Pangkat dan golongan

- Pembina Utama Muda (IV/c) : - orang

- Pembina Tingkat I (IV/b) : 2 orang

- Pembina (IV/a) : 8 orang

- Penata Tingkat I (III/d) : 5 orang

- Penata (III/c) : 7 orang

- Penata Muda (III/a) : 2 orang

- Pengatur Tingkat I (II/d) : 10 orang

- Pengatur (II/c) : 8 orang

- Pengatur Muda Tingkat I (II/b) : 9 orang

- Pengatur Muda (II/a) : 28 orang

- Juru Tingkat I (I/d) : 83 orang

- Juru (I/c) : 120 orang

- Juru Muda Tingkat I (I/b) : 3 orang

- Juru Muda (I/a) : - orang

(11)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

d. Pejabat struktural dan fungsional

- Struktural (Eselon II, III dan IV) :

 Eselon II : 1 orang

 Eselon III : 5 orang

 Eselon IV : 14 orang

- Struktural yang Telah Diklat :

 Eselon II : 1 orang

 Eselon III : 3 orang

 Eselon IV : 14 orang

- Fungsional : - orang

e. Struktur Organisasi :

- Kepala Dinas : 1 orang

- Sekretaris 1 orang - Sekretariat : 12 orang - PLHPSM : 5 orang - PPKLH : 8 orang - PS : 220 orang - RTH : 29 orang

Sarana dan prasarana yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang :

NO NAMA ASSET SATUAN JUMLAH KONDISI

BAIK SEDANG RUSAK

1 Gedung Kantor unit 1 1

2 Laboratorium lingkungan unit 1 1 3 Workshop unit 1 1 4 Gudang unit 1 1 5 TPST unit 2 2

6 Lahan Pembibitan unit 1 1

7 Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) unit 34 34 8 TPA Lempeni Ha 6,9  9 TPA Besuk Ha 3,8 

(12)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

NO NAMA ASSET SATUAN JUMLAH KONDISI

BAIK SEDANG RUSAK

10 Kecamatan Sumbersuko Ha 3 11 Kecamatan Yosowilangun Ha 0,52  12 Kecamatan Ranuyoso Ha 0,68 

13 Gerobak Sampah unit 176 126 50

14 Becak Sampah unit 195 165 30

15 Dump Truck unit 13 8 5

16 Truk Terbuka unit 1 1

17 Truk Tangki unit 3 2 1

18 Pick Up unit 2 1 1

19 Amroll Truck unit 11 5 6

20 Container unit 77 67 10

21 Bulldozer unit 2 1 1

22 Mobil PJU/ Tower

Crane unit 1 1 23 Kendaraan Operasional roda 4 unit 4 3 1 24 Kendaraan Operasional roda 2 unit 58 46 8 4 25 Kendaraan Operasional roda 3 unit 26 17 4 4 26 Komputer unit 27 23 4 27 Telepon unit 2 2

28 Mesin Pompa unit 16 15 1

29 Mesin Potong Rumput unit 27 22 5

30 Gergaji Mesin unit 15 13 2

31 Laptop unit 23 19 4

32 Truk Toilet Portable unit 1 1

(13)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

BAB II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Rencana strategis merupakan suatu proses Perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu tertentu secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul. Proses ini menghasilkan suatu rencana strategis instansi pemerintah yang setidaknya memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan dan

program serta ukuran keberhasilan dan kegagalan dalam

pelaksanaannya.

Penyusunan Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Tahun

2018 – 2023 berpedoman pada Peraturan Bupati Kabupaten Lumajang

Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah (RPJMD) Kabupaten Lumajang Tahun 2018 - 2023

.

Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup merupakan

perencanaan jangka panjang dan bersifat global yang perlu dijabarkan dalam perencanaan yang lebih mikro, operasional, dan berjangka pendek dalam satu tahunan berupa Rencana Kerja Tahunan (RKT) Dinas Lingkungan Hidup.

A. RENCANA STRATEGIS TAHUN 2018 – 2023

Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2018 – 2023

berpedoman pada Peraturan Bupati Kabupaten Lumajang Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah (RPJMD) Kabupaten Lumajang Tahun 2018-2023

.

1. Tujuan

Perencanaan strategis adalah merupakan produk melalui langkah- langkah rumusan strategis guna mencapai hasil yang hendak diwujudkan dalam kurun waktu tertentu, yakni tahapan-tahapan kurun waktu satu hingga lima tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau rencana strategis

(14)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

(renstra) harus mengandung tujuan, sasaran, kebijaksanaan, program dan selanjutnya dijabarkan dalam kegiatan agar program- program menjadi skala prioritas dan bukan skala kebutuhan.

Adapun Tujuan yang ingin diwujudkan adalah: 1. Meningkatkan pengendalian kualitas air;

2. Meningkatkan pengendalian kualitas udara; 3. Meningkatkan pengelolaan sampah;

4. Meningkatkan tutupan lahan.

2. Sasaran

Memperhatikan adanya permasalahan mendasar, potensi, peluang. Kebutuhan akan partisipasi semua pihak dan teknologi yang tersedia maka sasaran Dinas Lingkungan Hidup, yaitu:

1. Meningkatnya pengendalian kualitas air; 2. Meningkatnya pengendalian kualitas udara; 3. Meningkatnya pengelolaan sampah;

4. Meningkatnya tutupan lahan.

dengan indikator sasaran sebagai berikut:

1. Persentase titik pantau dengan kualitas air baik; 2. Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik; 3. Persentase pengelolaan sampah;

4. Persentase tutupan vegetasi.

3. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran

Cara pencapaian tujuan dan sasaran dalam penataan dan pengelolaan lingkungan diharapkan pada aspek-aspek penunjang kondisi wilayah sebagai berikut :

1. Penataan dan pengelolaan lingkungan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sehingga dapat memberikan kondisi nyaman, aman, tertib, bersih, indah dan asri.

2. Penataan dan pengelolaan lingkungan sebagai kelanjutan dari meningkatkan kualitas lingkungan dengan cara terus menerus, mendorong peran serta masyarakat, usaha, industri dan lain

(15)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

sebagainya.

3. Kebijakan-kebijakan dan program yang telah ditetapkan terlebih dulu akan dijabarkan secara strategis pada Rencana Kinerja Tahunan (RKT) guna mencapai tujuan dan sasaran yang

diinginkan.

4. Prioritas Pembangunan

Guna mencapai tujuan dan sasaran dari Dinas Lingkungan

Hidup yang telah ditentukan, maka ditetapkan prioritas

pembangunan yaitu :

1. Terkendalinya pencemaran dan kerusakan lingkungan; 2. Meningkatnya pengelolaan persampahan;

3. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan;

4. Tercukupinya Ruang Terbuka Hijau (RTH).

5. Indikator Kinerja Utama

Indikator Kinerja Utama (IKU) adalah representase dari berbagai macam sasaran sejumlah prioritas kebijakan, dan merupakan akumulasi interaksi antar masing-masing indikator sasaran prioritas kebijakan Dinas Lingkungan Hidup hingga memunculkan indikator yang paling diperhitungkan.IKU dimaksudkan untuk mengukur capaian sasaran dari prioritas kebijakan Dinas Lingkungan Hidup.

Adapun pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah (RPJMD) tahun 2018 – 2023 Pemerintah Kabupaten

Lumajang, Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Lingkungan Hidup untuk mendukung terwujudnya Misi ke-1 (satu) yaitu Mewujudkan perekonomian daerah berkelanjutan yang berbasis pada pertanian, usaha mikro dan pariwisata dengan tujuan yang harus dicapai yaitu meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dan meningkatkan pelestarian fungsi lingkungan hidup. Dengan sasaran yaitu:

1. Meningkatnya kualitas air; 2. Meningkatnya kualitas udara;

(16)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

Untuk mengukur capaian sasaran sebagaimana tersebut diatas maka Dinas Lingkungan Hidup memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU):

1. Meningkatnya pengendalian kualitas air; 2. Meningkatnya pengendalian kualitas udara; 3. Meningkatnya pengelolaan sampah;

4. Meningkatnya tutupan lahan.

dengan indikator sasaran sebagai berikut:

1. Persentase titik pantau dengan kualitas air baik; 2. Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik; 3. Persentase pengelolaan sampah;

4. Persentase tutupan vegetasi.

Guna mendukung keberhasilan Indikator kinerja utama diatas maka ditetapkan Program yang akan dilaksanakan sebagaimana berikut :

1) Program pelayanan administrasi perkantoran;

2) Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur;

3) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan;

4) Program pengelolaan persampahan; 5) Program pengendalian lingkungan hidup; 6) Program pemeliharaan lingkungan hidup;

7) Program pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH); 8) Program pembinaan lingkungan sosial.

(17)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

6. Matrik Hubungan Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja Tabel. 2.1.

Sasaran Strategis dan Indikator KInerja

Misi Tujuan Sasaran Indikator Kinerja

(1) (2) (2) (3)

Mewujudkan

perekonomian daerah berkelanjutan yang berbasis pada

pertanian, usaha mikro dan pariwisata Meningkatkan pelestarian fungsi lingkungan hidup 1. Meningkatnya kualitas air; 2. Meningkatkan kualitas udara; 3. Meningkatnya kualitas tutupan lahan. 1. Indeks kualitas air (IKA); 2. Indeks kualitas udara (IKU); 3. Indeks kualitas tutupan lahan (IKTL). 7. Stategik

Stategik adalah cara mencapai tujuan dan sasaran yang dijabarkan ke dalam kebijakan dan program.

 Kebijakan dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan yang telah

ditetapkan untuk dijadikan pedoman, Pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan program/kegiatan

guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam

perwujudan sasaran, tujuan, serta indikator kinerja instansi pemerintah. Adapun kebijakan Pemerintah daerah terhadap Dinas Lingkungan Hidup yaitu:

a. Meningkatkan pelayanan administrasi;

b. Menigkatkan sarana dan prasarana aparatur;

c. Meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja pengelolaan persampahan;

d. Meningkatkan pengendalian kerusakan lingkungan hidup;

e. Meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat

terhadap lingkungan hidup;

f. Meningkatkan kualitas dan kuantitas Ruang Terbuka Hijau (RTH);

 Program

Program merupakan kumpulan kegiatan yang sitematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa instansi pemerintah ataupun dalam rangka

(18)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

kerjasama dengan masyarakat, guna mencapai sasaran tertentu. Adapun program Dinas Lingkungan Hidup telah dijabarkan dalam rencana strategis 2018-2023 adalah sebagai berikut:

a. Pelayanan Administrasi Perkantoran;

b. Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;

c. Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan capaian Kinerja dan Keuangan;

d. Pengelolaan Persampahan; e. Pengendalian Lingkungan Hidup;

f. Pemeliharaan Lingkungan Hidup;

g. Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH); h. Pembinaan Lingkungan Sosial.

Kebijakan dan program dilakukan setiap tahun dalam kurun waktu 5 (lima) tahun, dan direncanakan pelaksanaan dan pembiayaan baik melalui APBN/APBD, maupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat.

B. Rencana Kerja Tahunan 2020

Uraian prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup kemudian diturunkan dalam penentuan target kinerja untuk pencapaian sasaran jangka pendek (tahunan). Ini bisa dimaknai bahwa target pencapaian tahunan merupakan bagian dari target yang lebih strategis seperti pencapaian target jangka menengah 5 tahunan. Tabel di bawah ini berisi indikator dan target kinerja untuk setiap sasaran pada tahun 2019. Setiap sasaran telah dirumuskan dalam indikator dan target kinerja yang spesifik dan terukur.

Tabel. 2.2.

Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2020

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target

(1) (2) (3) (4)

Meningkatnya pengendalian kualitas air

1. Persentase titik pantau dengan kualitas air baik

persen 47,22

Meningkatnya

pengendalian kualitas udara

2. Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik

(19)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

Meningkatnya pengelolaan persampahan 3. Persentase pengelolaan sampah persen 60,47 Meningkatnya tutupan lahan

4. Persentase tutupan vegetasi persen 34

Pencapaian sasaran di dalam Rencana Kerja Tahunan tersebut dilakukan melalui berbagai program dan kegiatan selama tahun 2020 sebagai berikut:

Tabel. 2.3.

Program dan Kegiatan Pencapaian Sasaran Tahun 2020

Sasaran Strategis Jumlah Program Jumlah Kegiatan

(1) (2) (3)

Meningkatnya pengendalian kualitas air 2 4 Meningkatnya pengendalian kualitas udara 2 4 Meningkatnya pengelolaan persampahan 1 4

Meningkatnya tutupan lahan 3 7

Rencana kinerja tahunan merupakan hasil dari proses

pengintegrasian antara perencanaan strategis dengan

penganggaran. Penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategis yang akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan pembangunan.

Penyusunan perencanaan kerja dilakukan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran serta merupakan komitmen bagi instansi untuk mencapainya dalam tahun tertentu.

C. Perjanjian Kinerja Tahun 2020

Perjanjian kinerja merupakan dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instnasi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja. Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu

(20)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Berikut ini perjanjian kinerja Dinas lingkungan Tahun 2020 :

Tabel 2.4.

Perjanjian Kinerja Tahun 2020

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target

(1) (2) (3) (4)

Meningkatnya pengendalian kualitas air

1. Persentase titik pantau dengan kualitas air baik

persen 47,22

Meningkatnya

pengendalian kualitas udara

2. Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik

persen 87,18 Meningkatnya pengelolaan persampahan 3. Persentase pengelolaan sampah persen 60,47 Meningkatnya tutupan lahan

(21)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

16

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja dalam format Laporan Kinerja (LKj) Dinas Lingkungan Hidup tidak terlepas dari rangkaian mekanisme fungsi perencanaan yang sudah berjalan mulai dari Perencanaan Strategis (Renstra) ataupun Rencana Kinerja Tahunan (RKT), dan Perjanjian Kinerja (PK) Dinas Lingkungan Hidup, pun tidak terlepas dari pelaksanaan pembangunan itu sendiri sebagai fungsi Aktualisasi dari berbagai segmen perencanaan yang sudah dibuat tersebut, hingga kemudian sampailah pada saat pertanggung jawaban pelaksanaan pembangunan yang mengerahkan seluruh sumber daya manajemen pendukungnya.

Pertanggungjawaban kinerja pelaksanaan pembangunan

sifatnya terukur, terdapat standar pengukuran antara yang diukur dengan piranti pengukurannya. Pertanggung jawaban pengukuran yang diukur adalah kegiatan, program, dan sasaran, yang prosesnya adalah sejauh mana kegiatan, program, dan sasaran dilaksanakan tidak salah arah dengan berbagai piranti perencanaan yang telah dibuat.

A. PENGUKURAN KINERJA

Laporan Kinerja (LKj) harus menyajikan data dan informasi relevan bagi pembuat keputusan agar dapat menginterpretasikan keberhasilan dan kegagalan secara lebih luas dan mendalam. Oleh karena itu perlu dibuat suatu analisis tentang pencapaian akuntabilitas kinerja instansi secara keseluruhan.

(22)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

17

Prosentase nilai capaian diperoleh dari hasil bagi antara realisasi dengan target yang telah ditetapkan, dimana selanjutnya nilai capaian tersebut telah dilakukan pengkelasan sehingga dapat diambil kesimpulan pencapaian suatu sasaran.

B. CAPAIAN KINERJA TAHUN 2020

Secara umum Dinas Lingkungan Hidup telah melaksanakan tugas dalam rangka mencapai sasaran dan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Tahun 2018-2023. Pencapaian kinerja tahun anggaran 2020 sudah mengacu dan sesuai dengan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2020 dan Perjanjian Kinerja (PK) Tahun 2020. Capaian Indikator dan Target Kinerja Dinas Lingkungan Hidup tahun 2020 sebagai berikut:

Tabel. 3.1.

Capaian Kinerja Tahun 2020

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Capaian 2019 (%) Target 2020 Realisasi 2020 Capaian 2020 (%) Target Akhir Renstra (1) (2) (3) (4) (5) (6) (8) Meninkatnya pengendalian kualitas air 1. Persentase titik pantau dengan kualitas air baik 119,78 47,22 30,56 64,71 90,28 Meningkatnya pengendalian kualitas udara 2. Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik 81,81 87,18 16,7 19,15 94,87 Meningkatnya pengelolaan persampahan 3. Persentase pengelolaan sampah 64,78 60,47 33,10 54,73 84,39 Meningkatnya tutupan lahan 4. Persentase tutupan vegetasi 102,14 34 17,2 50,59 100

Untuk mengetahui kenaikan dan penurunan masing-masing indikator kinerja apabila dibuat grafik target dan realisasi untuk tahun 2019 dan 2020 akan seperti dibawah ini:

(23)

Grafik diatas adalah Persentase titik pantau dengan kualitas air baik, terjadi kenaikan target untuk tahun 2020, tetapi realisasi mengalami penurunan. Hal Ini disebabkan menurunnya pengendalian dan pengawasan kualitas air serta kesadaran dari masyarakat sekitar. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan meningkatkanya polusi air di titik-titik pantau.

Grafik diatas adalah Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik, apabila dibanding realisasi tahun 2019, realisasi tahun 2020 turun 77,78% dan tidak mencapai target yang ditetapkan, hal ini

disebabkan parameter ukur, yaitu SO2 dan NO2 bernilai tinggi (nilai

terlampir) pada titik-titik pantau, sehingga pada penentuan kategorinya adalah kurang baik, sangat kurang dan waspada (disebut baik jika

27,78 47,22 33,33 30,56 0 10 20 30 40 50 2019 2020

Persentase titik pantau dengan kualitas

air baik

Target Realisasi 84,62 87,18 69,23 16,7 0 20 40 60 80 100 2019 2020

Persentase titik pantau dengan

kualitas udara baik

Target Realisasi

(24)

minimal kategorinya adalah cukup, baik dan sangat baik). Pengaruh dari luar seperti kenaikan jumlah pencemar udara (jumlah kendaraan dan perilaku manusia) juga semakin meningkat.

Grafik diatas adalah Persentase Pengelolaan Sampah, dari grafik diatas apabila dibanding realisasi tahun 2019, realisasi tahun 2020 turun sebesar 0,90% dan masih belum mencapai target yang ditetapkan. Hal ini disebabkan karena kondisi potensi timbulan sampah cukup tinggi tetapi tidak sebanding dengan tersedianya sarana prasarana, sumber daya manusia dan biaya operasional serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber timbulan sampah.

51,56 60,47 33,4 33,1 0 10 20 30 40 50 60 70 2019 2020

Persentase Pengelolaan Sampah

Target Realisasi 14 34 14,3 17,2 0 5 10 15 20 25 30 35 40 2019 2020

Persentase tutupan vegetasi

Target Realisasi

(25)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

20

.Grafik diatas adalah Persentase tutupan vegetasi, apabila diabnding tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 20,28%, tetapi belum mencapai target yang ditetapkan dikarenakan anggaran pada beberapa kegiatan konservasi sumber daya air, yaitu penanaman pohon pada daerah konservasi mengalami pengurangan, sehingga tidak dilaksanakan serta kondisi dan perubahan Iklim yang tidak menentu dan sulit dipredikasi membuat penanaman untuk tutupan vegetasi kurang maksimal.

C. EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA TAHUN 2020

Pengukuran capaian pelaksanaan pembangunan yang berupa Indikator Sasaran pembangunan terhadap target hasil pembangunan dalam berapa tahun ditunjukkan dengan besaran angka-angka yang bilamana digambarkan dengan grafik akan dapat dilihat pola atau trend, apakah meningkat, menurun, ataukah konstan, atau dalam bahasa lain adalah sebagai keberhasilan, kemajuan, stagnan, kemunduran, atau bahkan kegagalan kinerja Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan.

Namun pengukuran itu saja tidak cukup tanpa tahu apa makna atau deskripsi dari semua kondisi itu, kondisi-kondisi tersebut perlu dianalisis dari pengukuran capaian pelaksanaan pembangunan agar dapat diketahui hubungan permasalahannya untuk diidentifikasi sebagai sebab akibat berupa faktor-faktor yang mempengaruhinya, mana yang menjadi hambatan dan kendala untuk dijadikan feed back bagi perencanaan dan pelaksanaan kinerja pada putaran atau periode waktu tahun berikutnya.

Keberhasilan atau kegagalan dari suatu sasaran bisa saja terjadi dalam proses waktu yang tidak singkat, lebih dapat dipastikan lagi faktor yang mempengaruhinya tidak dapat terjawab dalam waktu pengukuran akuntabilitas kinerja satu tahun. Evaluasi bisa berupa perbandingan antar target, atau antar capaian dalam rentang sekian tahun, ataupun antara capaian dengan target sampai dengan tahun 2020. Hasil evaluasi tujuan dan indikator tujuan Dinas Lingkungan

(26)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

21

Hidup Tahun 2020 disajikan sebagai berikut :

Tabel. 3.2.

Capaian Tujuan Tahun 2020

Tujuan Indikator Target Realisasi Capaian

Meninkatkan pengendalian kualitas air Indeks Kualitas Air 54,40 54,34 99,88% Meningkatkan pengendalian kualitas udara Indeks Kualitas Udara 84,35 84,37 100,02% Meningkatkan pengelolaan persampahan Indeks Pengelolaan Sampah 0,70 0,67 95,71% Meningkatkan tutupan lahan Indeks Kualitas Tutupan Lahan 88,47 92,40 104,44%

Pencapaian Indeks Kualitas Air (IKA) dan Indeks Pengelolaan Sampah (IPS) tidak sesuai target yang ditetapkan, adapun kendala dan hambatan yang dihadapi antara lain:

 Karena ada beberapa parameter kualitas air yang melebihi baku

mutu yang dipersyaratkan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air Dan Pengendalian Pencemaran Air dan faktor alam, usaha / kegiatan yang tidak mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan hidup dan perilaku manusia;

 Kondisi potensi timbulan sampah cukup tinggi tetapi tidak

sebanding dengan tersedianya sarana prasarana, sumber daya manusia dan biaya operasional serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber timbulan sampah

D. AKUNTABILITAS KINERJA LAINNYA

 Prestasi / Penghargaan di bidang Lingkungan Hidup

No. Jenis Kegiatan Juara Kelompok Tingkat

1 Nirwasita Tantra 1 Kabupaten besar

terbaik

Nasional

(27)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

22

No. Jenis Kegiatan Juara Kelompok Tingkat

Siti Khoiriah

3 Adiwiyata - Kategori Nasional:

SMP 1 Ranuyoso

Nasional Kategori Nasional:

SMP 1 Jatiroto

4 Proklim - Kategori Utama (Piala) Nasional

- RW 12 Kampung Lurah Kel. Ditotrunan Kategori Utama (Sertifikat) - Desa Wonokerto - RW 05 Kampung Keramba Kl. Ditotrunan - Dusun Randuagung - Desa Bodang - Desa Sumbermujur Lingkungan

 Daftar Inovasi Dinas Lingkungan Hidup yang mendukung kinerja dan

pencapaian target di bidang lingkungan hidup: 1. Kepras Keliling (Keling)

2. Sigap Hadapi Pengaduan (Sahdu) 3. Ngopi pakai Sampah (Ngopi Sam)

4. Aksi ke Pasar Tanpa Plastik (Si Papa Asik)

E. REALISASI ANGGARAN

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang dalam melaksanakan seluruh program kerja didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lumajang Tahun Anggaran 2020, tujuan dan sasaran pada Dinas Lingkungan Hidup didukung dengan berbagai program sebagai berikut:

Tabel. 3.3.

Realisasi Anggaran Tahun 2020

No. Program/Kegiatan Anggaran (Rp.) Realisasi (Rp.) Capaian % I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.246.796.780,00 1.198.046.902,00 96,09

1 Pelayanan Administrasi dan

Operasional Perkantoran

(28)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

23

No. Program/Kegiatan Anggaran (Rp.) Realisasi (Rp.) Capaian % II Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur

455.665.000,00 444.068.186,00 97,45

1 Pembangunan/Pengadaan

dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur

187.160.000 184.699.300 98,69

2 Pemeliharaan Rutin/Berkala

Sarana dan Prasarana Aparatur

268.505.000 259.368.886 96,60

III Peningkatan

Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

21.225.000,00 20.924.600,00 98,58

1 Penyusunan laporan

capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja

SKPD/LAKIP

3.762.000 3.736.000 99,31

2 Penyusunan Laporan

Keuangan Semesteran dan Prognosis Realisasi

Anggaran

1.522.000 1.522.000 100

3 Penyusunan Laporan

Keuangan Akhir Tahun

1.522.000 1.522.000 100

4 Penyusunan Laporan

Evaluasi Hasil Pembangunan

1.426.000 1.293.000 90,67

5 Penyusunan Laporan Indeks

Kepuasan Masyarakat

4.396.000 4.321.600 98,31

6 Penyusunan Rencana Kerja 1.365.000 1.364.000 99,35

7 Penyusunan Rencana Kerja

dan Anggaran (RKA) SKPD

7.232.000 7.166.000 99,09 IV Program Pengelolaan Persampahan 4.362.256.150,00 4.233.228.249,00 97,04 1 Operasional Penanangan Sampah 2.820.018.400 2.775.352.525 98,42 2 Optimalisasi Pengurangan Smapah 303.850.600 249.136.054 81,89

(29)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2020

24

No. Program/Kegiatan Anggaran (Rp.)

Realisasi (Rp.)

Capaian %

3 Sarana dan Prasarana

Sampah 1.238.387.150 1.208.739.670 97,61 V Program Pengendalian Lingkungan Hidup 731.940.000,00 719.913.247,00 98,36 1 Penataan Pengelolaan Lingkungan Hidup 65.845.000 65.798.000 99,93 2 Pencegahan Pencemaran Lingkungan 69.225.000 68.428.600 98,85 3 Pemantauan Kualitas Lingkungan 596.870.000 585.686.647 98,13 VI Program Pemeliharaan Lingkungan Hidup 1.298.950.000,00 1.274.846.300,00 98,14

1 Peningkatan Peran Serta

Masyarakat

300.000.000 299.783.900 99,93

2 Pemulihan Kualitas

Lingkungan

599.850.000 596.129.400 99,38

3 Pelestarian Sumber Daya

Alam

399.100.000 378.933.000 94,95

VII Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

4.169.344.600,00 4.000.403.276,00 95,95

1 Pengembangan Taman Kota 3.346.214.600 3.225.135.976 96,38

2 Pembangunan Sarana

Pembibitan

322.015.000 315.253.750 97,90

3 Pengelolaan Jalur Hijau 501.115.000 460.013.550 91,80

VIII Program Pembinaan Lingkungan Sosial

620.000.000,00 283.578.750,00 45,74

1 Penyediaan Sarana dan

Prasarana Pengolahan Limbah Industri

75.000.000 67.537.250 95,05

2 Penerapan Sistem

Manajemen Lingkungan bagi Masyarakat di Lingkungan Industri

(30)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2019

25

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Secara umum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang dapat melaksanakan tugas yang dituangkan pada Laporan Akuntabilitas Kinerja yang disusun dalam rangka mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai wujud membantu Bupati untuk melaksanakan program-programnya guna tercapainya program pemerintah yang dibebankan kepada unit kerja ini meskipun pada Indikator Kinerja Utama ada 3 (tiga) Indikator yang tidak berhasil, yaitu Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik, Persentase pengelolaan sampah dan Persentase tutupan vegetasi.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ini

diharapkan dapat memberikan kontribusi, yakni sebagai alat kontrol, kendali, evaluasi/ koreksi kualitas kinerja aparatur yang bersih, berwibawa serta bertanggung jawab kepada publik.

B. Upaya Perbaikan

Dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kinerja yang telah dicapai, maka Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang akan berupaya terus untuk lebih meningkatkan tugas pokok dan fungsi dalam mebantu Kepala daerah, terutama untuk Indikator Kinerja Utama dengan cara:

1. Meningkatkan kegiatan tentang pengelolaan kualitas udara,

pengelolaan persampahan dan peningkatan tutupan

lahan/vegetasi;

2. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian pencemaran

udara terhadap usaha / kegiatan yang berpotensi

menyebabkan penurunan kualitas udara;

3. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara masif tentang pengelolaan sampah 3R;

(31)

Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup TA. 2019

25

4. Membuat time schedule yang tepat dan sesuai dengan kondisi iklim yang memungkinkan penanaman sehingga meningkatkan tutupan lahan/vegetasi

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ini, masih terdapat kekurangan dan perlu penyempurnaan, untuk itu dengan segala kerendahan hati mohon saran dan kritik dari semua pihak guna penyusunan laporan ini di masa mendatang.

(32)
(33)
(34)
(35)

Tahap I Kadar NO2 Tahap II Kadar NO2 NO2 PS kab/kota 1 NO2 PS kab/kota 2 Tahap I Kadar SO2 Tahap II Kadar SO2 SO2 PS kab/kota 1 SO2 PS kab/kota 2 rerata

NO2 rerata SO2

NO2 kab/ kota SO2 kab/ kota Ind NO2 kab/kota Ind SO2 kab/kota Ieu IKU kab/kota µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 µg/m3 Transportasi 21.17 20.79 28.40 19.74 5.06 7.83 9.88 8.27 22.53 7.76 Industri 11.54 11.89 12.06 11.10 10.39 11.64 8.50 10.32 11.65 10.21 Pemukiman 16.72 14.88 3.45 5.00 15.80 4.23 Perkantoran 7.73 6.99 9.86 11.58 6.79 9.89 12.80 7.73 9.04 9.30 14.29 13.64 16.77 14.14 6.42 8.59 10.39 8.77 84.37 84.37

NO Provinsi Kota Peruntukan

1 JAWA TIMUR (3500)

KAB. LUMAJANG (3508)

(36)

Indeks Tutupan Lahan (ITL) untuk Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten : Lumajang

Tahun Data : 2020

No. Kabupaten Penduduk Luas Wilayah

(km2) Luas Tutupan Vegetasi (km2) Luas Tutupan Vegetasi/Luas Wilayah Indeks Tutupan Vegetasi (ITV) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Lumajang 0 1,790.90 1,361.84 76.04% 92.40 Keterangan : IKL = 100 - ((84,3 -((LTL/LW - DKK) x 100)) x 50/54,3) Mengetahui,

Kepala Dinas Lingkungan Hidup

YULI HARISMAWATI, SP. NIP. 19690703 199602 2 002 Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup

AGUS ROKHMAN ROZAQ, ST., MT. NIP. 19710107 199901 1 001

(37)

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp

1 2 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Meningkatkan Pengendalian Kualitas Air

Indeks Kualitas Air (IKA)

54.17 54.20 54.40 54.60 54.80 55.00 55.00

Meningkatnya pengendalian kualitas air

Persentase titik pantau dengan kualitas air baik

%

25.00 27.78 47.22 62.50 76.39 90.28 90.28

Meningkatkan Pengendalian Kualitas Udara

Indeks Kualitas Udara (IKU)

84.14 84.15 84.35 84.55 84.75 84.95 84.95

Meningkatnya pengendalian kualitas udara

Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik % 51.28 84.62 87.18 89.74 92.31 94.87 94.87 Meningkatkan Pengelolaan Sampah Indeks Pengelolaan Sampah 0.50 0.60 0.70 0.80 0.90 1.00 1.00 Meningkatnya pengelolaan sampah Persentase pengelolaan sampah % 31.00 51.56 60.47 68.87 77.08 84.39 84.39 Meningkatkan Tutupan Lahan

Indeks Kualtas Tutupan

Lahan (IKTL) 88.21 88.28 88.48 88.66 88.91 89.16 89.16 Meningkatnya tutupan lahan Persentase tutupan Lahan % 7.00 14.00 34.00 54.00 74.00 100.00 100.00 01 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN Prosentase tingkat pemenuhan pelayanan administrasi perkantoran % 100 100 1,571,189,146 100 1,728,308,061 100 1,901,138,867 100 2,091,252,753 100 2,300,378,029 100 9,592,266,855 Sekretariat 01.021

Pelayanan Administrasi dan Operasional Perkantoran

Jumlah administrasi operasional perkantoran yang tersedia

item 33 35 1,571,189,146 37 1,728,308,061 39 1,901,138,867 41 2,091,252,753 43 2,300,378,029 195 9,592,266,855 Sub bagian Umum dan Kepegawaian

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

02 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

Prosentase prasarna dan sarana aparatur yang layak fungsi

% 100 100 941,745,600 100 1,035,920,160 100 1,139,512,176 100 1,253,463,394 100 1,378,809,733 100 5,749,451,063 Sekretariat

02.045 Pembangunan/Pengadaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur

Jumlah sarana dan prasarana yang tersedia

item 12 14 618,940,600 17 680,834,660 20 748,918,126 23 823,809,939 26 906,190,932 100 3,778,694,257 Sub bagian Umum dan Kepegawaian

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

02.046 Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Aparatur

jumlah sarana dan prasarana yang terpelihara

item 9 9 322,805,000 10 355,085,500 11 390,594,050 12 429,653,455 13 472,618,801 55 1,970,756,806 Sub bagian Umum dan Kepegawaian

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

prosentase dokumen kinerja yang tersusun

% 100 100 27,649,000 100 30,413,900 100 33,455,290 100 36,800,819 100 40,480,901 100 168,799,910

06.001 Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD/LAKIP

jumlah laporan lakip yang tersusun

dokumen 8 8 3,832,000 8 4,215,200 8 4,636,720 8 5,100,392 8 5,610,431 40 23,394,743 Sub Bagian Penyusunan Program

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.002 Penyusunan Laporan Keuangan Smesteran dan Prognosis Realisasi Anggaran jumlah laporan semesteran dan prognosis yang tersusun dokumen 8 8 3,500,000 8 3,850,000 8 4,235,000 8 4,658,500 8 5,124,350 40 21,367,850

Sub Bagian Keuangan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.003 Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun

jumlah laporan keuangan akhir tahun

dokumen 8 8 3,500,000 8 3,850,000 8 4,235,000 8 4,658,500 8 5,124,350 40 21,367,850

Sub Bagian Keuangan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.004 Penyusunan Laporan Evaluasi Hasil Pembangunan jumlah laporan evaluasi hasil pembangunan laporan 2 2 1,310,000 2 1,441,000 2 1,585,100 2 1,743,610 2 1,917,971 10 7,997,681 Sub Bagian Penyusunan Program

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.005 Penyusunan Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat

jumlah dokumen IKM dokumen 8 12 4,400,000 12 4,840,000 12 5,324,000 12 5,856,400 12 6,442,040 60 26,862,440 Sub Bagian Penyusunan Program

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.006 Penyusunan Renja jumlah laporan renja dokumen 4 10 4,105,000 10 4,515,500 10 4,967,050 10 5,463,755 10 6,010,131 50 25,061,436 Sub Bagian Penyusunan Program

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

06.007 Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) SKPD

jumlah dokumen RKA dokumen 3 3 7,002,000 3 7,702,200 3 8,472,420 3 9,319,662 3 10,251,628 15 42,747,910 Sub Bagian Penyusunan Program

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

Meningkatkan Pengelolaan Sampah Indeks Pengelolaan Sampah 0.50 0.60 0.70 0.80 0.90 1.00 1.00 Meningkatnya pengelolaan sampah Persentase pengelolaan sampah % 31.00 51.56 60.47 68.87 77.08 84.39 84.39 Prosentase penanganan sampah % 27.00 31.56 5,705,336,050 37.97 6,275,869,655 44.37 6,903,456,621 50.78 7,593,802,283 57.19 8,353,182,511 57.19 34,831,647,119 Bidang Pengelolaan Persampahan INDIKATOR KINERJA TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN INDIKATIF

DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2018 - 2023

PROGRAM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN 28 Satuan Data Capaian pada Awal Tahun

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Lokasi 2019

Kode Program dan Kegiatan Indikator Tujuan dan

Sasaran

Tujuan Sasaran Unit Keja SKPD

Penanggung Jawab

2020 2021 2022 2023

Indikator Kinerja Program (outcome) &

(38)

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 1 2 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Satuan Data Capaian pada Awal Tahun

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Lokasi 2019

Kode Program dan Kegiatan Indikator Tujuan dan

Sasaran

Tujuan Sasaran Unit Keja SKPD

Penanggung Jawab

2020 2021 2022 2023

Indikator Kinerja Program (outcome) &

Kegiatan (output) Prosentase pengurangan sampah % 4.00 20 22.5 24.5 26.3 27.2 27.2 28,001 Operasional Penanganan Sampah Jumlah sampah tertangani

ton 48,382 57,641.0 3,050,468,850 69,494.0 3,355,515,735 81,226.0 3,691,067,309 92,961.0 4,060,174,039 104,697.0 4,466,191,443 406,019 18,623,417,376 Seksi Penanganan Sampah

Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Kunir, Yosowilangun, Rowokangkung, Tekung, Lumajang, Senduro, Padang, Sukodono, Kedungjajang, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Sumbersuko, Ranuyoso, Gucialit, Pasrujambe dan Tempursari

28,002 Optimalisasi Pengurangan Sampah

Jumlah sampah tereduksi

ton 7,228 36,525.8 616,297,000 41,183.0 677,926,700 44,847.0 745,719,370 48,146.0 820,291,307 49,798.0 902,320,438 220,500 3,762,554,815 Seksi Pengurangan Sampah

Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Kunir, Yosowilangun, Padang, Tekung, Lumajang, Senduro, Padang, Sukodono, Kedungjajang, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Sumbersuko, Gucialit, Pasrujambe dan Tempursari

Jumlah pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah

unit 42.0 40.0 2,038,570,200 35.0 2,242,427,220 36.0 2,466,669,942 34.0 2,713,336,936 36.0 2,984,670,630 181 12,445,674,928

Jumlah pemeliharaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah

unit 280 317 357 392 428 462 1,956

Meningkatkan Pengendalian Kualitas Air

Indeks Kualitas Air (IKA)

54.17 54.20 54.40 54.60 54.80 55.00 55.00

Meningkatnya pengendalian kualitas air

Persentase titik pantau dengan kualitas air baik

%

25.00 27.78 47.22 62.50 76.39 90.28 90.28

Meningkatkan Pengendalian Kualitas Udara

Indeks Kualitas Udara (IKU)

84.14 84.15 84.35 84.55 84.75 84.95 84.95

Meningkatnya pengendalian kualitas udara

Persentase titik pantau dengan kualitas udara baik

%

51.28 84.62 87.18 89.74 92.31 94.87 94.87

persentase usaha/kegiatan yang taat pada persyaratan pengendalian pencemaran air

% 29.41 52.99 1,232,412,000 64.71 1,655,000,000 76.47 2,005,000,000 88.24 2,387,500,000 100 2,750,000,000 100 10,029,912,000

persentase usaha/kegiatan yang taat pada persyaratan pengendalian pencemaran udara % 71.43 77.14 82.86 88.57 94.29 100 100 Jumlah usaha/kegiatan yang difasilitasi perizinannya usaha / kegiatan 40

40 473,990,000 41 755,000,000 42 900,000,000 43 1,050,000,000 44 1,145,000,000 210 4,323,990,000 Seksi Tata Lingkungan

Jumlah Dokumen KLHS yang disusun

Dokumen - 4 5 6 7 8 30

Jumlah kasus lingkungan yang akan ditindaklanjuti

kasus 13 5 195,841,000 6 245,000,000 7 350,000,000 8 437,500,000 9 550,000,000 35 1,778,341,000 Seksi Penanggulangan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

Jumlah Pembinaan & Pengawasan PLH

usaha / kegiatan

60

60 61 62 63 64 310

28,003 Sarana dan Prasarana Sampah

Seksi Sarana dan Prasarana

Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Kunir, Yosowilangun, Rowokangkung, Tekung, Lumajang, Senduro, Padang, Sukodono, Kedungjajang, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Sumbersuko, Ranuyoso, Gucialit, Pasrujambe dan Tempursari PROGRAM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN 28 Penataan Pengelolaan Lingkungan

Kecamatan Candipuro, Kecamatan Gucialit, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Kedungjajang, Kecamatan Klakah.

Kecamatan Kunir, Kecamatan Lumajang, Kecamatan Padang, Kecamatan Pasirian, Kecamatan Pasrujambe, Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Randuagung, Kecamatan Ranuyoso, Kecamatan Rowokangkung, Kecamatan Sukodono, Kecamatan Sumbersuko, Kecamatan Senduro, Kecamatan Tekung, Kecamatan Tempeh, Kecamatan Tempursari, Kecamatan Yosowilangun.

Pencegahan Pencemaran Lingkungan

Kecamatan Candipuro, Kecamatan Gucialit, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Kedungjajang, Kecamatan Klakah.

Kecamatan Kunir, Kecamatan Lumajang, Kecamatan Padang, Kecamatan Pasirian, Kecamatan Pasrujambe, Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Randuagung, Kecamatan Ranuyoso, Kecamatan Rowokangkung, Kecamatan Sukodono, Kecamatan Sumbersuko, Kecamatan Senduro, Kecamatan Tekung, Kecamatan Tempeh, Kecamatan Tempursari, Kecamatan Yosowilangun. 29,001 29,002 PROGRAM PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP 29

(39)

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 1 2 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Satuan Data Capaian pada Awal Tahun

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Lokasi 2019

Kode Program dan Kegiatan Indikator Tujuan dan

Sasaran

Tujuan Sasaran Unit Keja SKPD

Penanggung Jawab

2020 2021 2022 2023

Indikator Kinerja Program (outcome) &

Kegiatan (output)

Jumlah titik pantau kualitas udara

titik 20 35 562,581,000 36 655,000,000 37 755,000,000 38 900,000,000 39 1,055,000,000 185 3,927,581,000

Jumlah titik pantau kualitas air

titik 48 48 72 96 120 144 480

Jumlah titik pantau kualitas tanah

titik 10 10 12 14 16 18 70 Kecamatan Senduro, Kecamatan Pasrujambe,

Kecamatan Ranuyoso, Kecamatan Klakah, Kecamatan Yosowilangun, Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Candipuro, Kecamatan Gucialit

Meningkatkan Tutupan Lahan

Indeks Kualtas Tutupan

Lahan (IKTL) 88.21 88.28 88.48 88.66 88.91 89.16 89.16 Meningkatnya tutupan lahan Persentase tutupan Lahan % 7.00 14.00 34.00 54.00 74.00 100.00 100.00 30 PROGRAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP Prosentase luasan lahan yang tertangani

% 0.54 1.79 1,979,836,500 2.79 2,177,820,150 3.79 2,395,602,165 4.79 2,635,162,382 5.79 2,898,678,620 5.79 12,087,099,816 Bidang Pemeliharan Lingkungan Hidup Dan PeranSerta Masyarakat

30,001 Peningkatan Peran Serta Masyarakat Jumlah Kelompok Masyarakat yang memperoleh Pembinaan LH kelompok/ lembaga 12

14 585,415,500 20 643,957,050 27 708,352,755 32 779,188,031 37 857,106,834 130.00 3,574,020,169 Seksi Peran Serta Masyarakat

Kegiatan Desa/ Kel Berseri :Desa Karanganom (pratama) Desa Krasak ( Pratama)Desa Kraton ( Madya) Desa Pasrujambe (mandiri) Desa Rowokangkung

(mandiri) Desa Pulo Kegiatan Pembinaan Kalapataru : Desa

Klakah, Desa Sumbersuk,o Kel Kepuharjo, Desa Sidomulyo Desa Kedungjajang, desa Pasrujambe Adiwiyata: SMPN 2 Tempursari, SMPN 1 Pronojiwo, Mts Wakhid Hasyim Sukosari Kunir, SMPN 1 Candipuro, SMPN 2 Sukodono, SMPN 2 Kunir, SMPN 1 Randuagung, SMPN 1 Rowokangkung, SMPN 1 Jatiroto, SDN 1 Rowokangkung, SDN 1 Curah Petung, SDN 1 Jarit Candipuro, SDN 4 Sumberwuluh, SDN Kebonsari 1 Yosowilangun, SDN Kebonsari Sumbersuko, SMKN 1 Lumajang, MTsN Lumajang, SMPN 1 Yosowilangun, SMPN 1 Lumajang, SMAN Klakah, SMPN 1 Tekung, SMAN 1 Lumajang, SMAN Jatiroto, SN Pulo 1 Tempeh, SND Tompokersan 2

30,002 Pemulihan Kualitas Lingkungan

Luasan lahan yang dipulihkan

hektar 4.5 12 1,099,265,000 9.5 1,209,191,500 27 1,330,110,650 34.5 1,463,121,715 42 1,609,433,887 125 6,711,122,752 Seksi Pemulihan Kualitas Lingkungan

Desa Kunir Kidul, Desa Padang, Desa Ranuwurung, Desa Selok Anyar, Desa Pandan Sari, Desa Selok Awar-Awar, Desa Pandan Arum, Desa Grobogan, Desa Sawaran Lor, Desa Kali Penggung, Desa Kali Wungu, Desa Penanggal, Desa Bago, Desa Kaliboto Lor, Desa Kunir Kidul, Desa Merakan, Desa Barat, Desa Sukorejo, Desa Gondoruso, Desa Burno, Desa Sari Kemuning, Desa Jarit, Desa Banjarwaru, Desa Sumber Wringin, Desa Wotgalih, Desa Pagowan, Desa Pasrujambe, Desa Tegal Randu, Desa Ledok Tempuro, Desa Sari Kemuning, Desa Bulurejo

29,003 Pasar : Pasar Ranuyoso, Pasar Klakah, Pasar

Baru Lumajang, Pasar Yosowilangun, Pasar Candipuro, Pasar Tempeh, Pasar Pronojiwo, Pasar Senduro, Pasar Padang

Jalan Raya : Jl. PB Sudirman, Jl. Kyai Ilyas, Jl. Raya Klojen, Jl. Raya Jatiroto, JL. Raya Sumbersuko, Jl. Raya Randuagung, Jl Raya Sukodono

Tranportasi : Terminal Minak Koncar, Terminal MPU, Stasiun Klakah

Tempat Wisata : Pura Senduro, Puncak B29, Ranu Pane, Ranu Regulo, Ranu Bedali, Ranu Pakis, Ranu Klakah, alun Lumajang, Alun-alun Pasirian, Pantai Bambang, Pantai Watu Pecak, Kebun Teh Gucialit

Perkantoran : Kantor Pemkab Lumajang Rumah Sakit : RSUD dr. Haryoto TPA : TPA Lempeni

Kecamatan : Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Lumajang, Yosowilangun, Tekung, Tempursari, Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Sumbersuko, Senduro, Sukodono, Gucialit, Padang, Jatiroto, Randuagung, Kunir,

Candipuro, Pasrujambe Sungai : Asem/Laban, Curahmenjangan,

Mojosari, Biting (Kecamatan Sumbersuko,

Sukodono, Lumajang, Kedungjajang) Biomassa : Ranuyoso, Yosowilangun, Senduro,

Tempursari Seksi Pemantauan

Kualitas Lingkungan Pemantauan Kualitas

(40)

Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 1 2 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Satuan Data Capaian pada Awal Tahun

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Lokasi 2019

Kode Program dan Kegiatan Indikator Tujuan dan

Sasaran

Tujuan Sasaran Unit Keja SKPD

Penanggung Jawab

2020 2021 2022 2023

Indikator Kinerja Program (outcome) &

Kegiatan (output)

30,003 Pelestarian Sumber Daya Alam

Jumlah kegiatan pelestarian sumber daya alam

kegiatan 3 4 295,156,000 4 324,671,600 4 357,138,760 4 392,852,636 4 432,137,900 4.00 1,801,956,896 Seksi Pelestarian Lingkungan Hidup

Jogoyudan, Desa Klakah, Kepuharjo, Desa Sidorejo, Desa Sumberejo, Desa Wonokerto, Desa Rowokangkung, Desa Pulo, Desa Sumbermujur, Desa Condro,Citrodiwangsan, Ditotrunan, Desa Denok, Desa Gucialit, Desa Oro-oro Ombo, Desa Jokarto, Rogotrunan, Desa Kandangan, Desa Pandansari, Desa Sidomulyo, Desa Penanggal, Desa Padang, Desa Pasrujambe, Desa Kunir Kidul, Desa Bades, Desa Kertowono, Desa Bodang, Desa Tempeh Tengah, Desa Selokanyar, Tempursari, Desa Grobogan, Desa Sawaran Lor, Desa Kaliwungu, Desa Ranu Wurung, Desa Kalipenggung

31 PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU

Prosentase luasan Ruang Terbuka Hijau Publik

% 7.32 7.5 6,030,322,800 8 8,267,105,580 8.5 7,414,726,638 9 8,139,549,802 9.5 8,926,855,282 9.5 38,778,560,102 Bidang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau

31,001 Pengembangan Taman Kota Luasan taman RTH yang dipelihara

hektar 1763.64 1766.81 4,938,704,400 1775.63 5,432,574,840 1784.45 5,975,832,324 1793.27 6,573,415,556 1802.09 7,230,757,112 1802.09 30,151,284,232 Seksi Pertamanan Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Kunir, Yosowilangun, Rowokangkung, Tekung, Lumajang, Senduro, Padang, Sukodono, Kedungjajang, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Sumbersuko, Ranuyoso, Gucialit, Pasrujambe dan Tempursari

31,002 Pembangunan Sarana Pembibitan

Jumlah bibit tanaman yang dipelihara

bibit 7400 7400 225,123,400 7500 247,635,740 7600 272,399,314 7700 299,639,245 7800 329,603,170 38000 1,374,400,869 Seksi Pembibitan Tanaman

Kabupaten Lumajang

31,003 Pengelolaan Jalur Hijau Jumlah pohon yang dipelihara

pohon 6123 6123 866,495,000 6223 2,586,895,000 6323 1,166,495,000 6423 1,266,495,000 6523 1,366,495,000 31615 7,252,875,000 Seksi Penghijauan Jalur Hijau Kabupaten Lumajang 25 PROGRAM PEMBINAAN LINGKUNGAN SOSIAL 300,000,000 2,530,000,000 1,588,000,000 1,649,300,000 1,714,230,000 7,781,530,000

25,026 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengolahan Limbah Industri

Jumlah sarana dan prasarana

unit 3 3 300,000,000 4 330,000,000 5 363,000,000 6 399,300,000 7 439,230,000 25 1,831,530,000 Bidang Pengelolaan Persampahan

2 unit TPS dan 1 unit Transfer Depo: TPS Sastrodikoro, TPS Panjaitan dan Transfer Depo Karangsari

Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan Bagi Masyarakat di Lingkungan Industri

Jumlah unit yang dibangun

lokasi - - - 68 2,000,000,000 72 1,000,000,000 81 1,000,000,000 97 1,000,000,000 318 5,000,000,000 Bidang Pengelolaan RTH

Kecamatan Lumajang, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Klakah, Kecamatan Tempursari

Pelatihan dan/atau Sertifikasi Bagi Tenaga Teknis di Bidang Lingkungan yang Diselenggarakan Oleh Instansi/Lembaga Resmi yang Diakui Oleh Pemerintah

Jumlah peserta pelatihan

orang - - - 10 200,000,000 12 225,000,000 14 250,000,000 16 275,000,000 52 950,000,000 Sekretariat Bagian Umum & Kepegawaian

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang

JUMLAH 17,788,491,096 23,700,437,506 23,380,891,756 25,786,831,432 28,362,615,075 119,019,266,864

100% 2,310,000,000 100% 2,541,000,000 100% 2,795,100,000 100% 3,074,610,000 100% 12,820,710,000 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Terlaksananya Penyediaan Jasa Surat Menyurat 100% 216,000,000 100% 259,200,000 100% 311,040,000 100% 373,248,000 100% 1,339,488,000

Gambar

Grafik  diatas  adalah  Persentase  titik  pantau  dengan  kualitas  air  baik,  terjadi  kenaikan  target  untuk  tahun  2020,  tetapi  realisasi  mengalami penurunan
Grafik  diatas  adalah  Persentase  Pengelolaan  Sampah,  dari  grafik  diatas  apabila  dibanding  realisasi  tahun  2019,  realisasi  tahun  2020  turun  sebesar  0,90%  dan  masih  belum  mencapai  target  yang  ditetapkan

Referensi

Dokumen terkait

a. Kegiatan Pendahuluan: Guru belum mengkondisikan kelas dan tidak optimalnya dalam memberikan motivasi pada siswa. Pada kegiatan ini, guru harus kreatif sehingga

Gedung kantor Pengadilan Negeri Gianyar berdiri diatas tanah seluas 1.812 m² luas tanah untuk bangunan 621 m² berlantai 2, terletak disebelah utara Kantor Pemerintahan

Gambar 3 menunjukkan bahwa spesies yang mendominasi pada lahan kontrol dan lahan dengan aplikasi trap crop adalah Marasmia patnalis yang merupakan Arthopoda herbivora dari

Tujuan penelitian ini adalah agar pelaksanaan AMI menjadi lebih efektif dan efisien, di mana AMI dapat dilakukan dengan waktu yang singkat, memudahkan auditor

Mengacu pada uraian analisis situasi, persoalan prioritas yang disepakati untuk diselesaikan selama pelaksanaan program pengabdian masyarakat di SMK 17 Agustus 1945

Setelah rancangan awal di validasi oleh Bapak Zulkifli M.Pd (validator ahli) menyatakan bahwa peta pada direktori ini harus diberi tanda agar pengguna informasi nantinya bisa

Laporan Kinerja (LKj) Kepala Seksi Kajian Strategis Lingkungan pada Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Tahun 2017 merupakan wujud

Dari hasil penyebaran kuesioner kepada 99 orang responden pelaku pergerakan bekerja perumahan di Antapani yang bertempat tinggal di Perumahan Griya Bumi Antapani I terdapat