PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KEDELAI PADA SPERMATOGENESIS MENCIT JANTAN STRAIN BALB/C
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan: Membuktikan ada perbedaan gambaran histopatologi hepar mencit Balb/c yang hiperurisemia antara kelompok yang diberi ekstrak buah kersen ( Muntingia calabura L
Kelompok IV : diberi diet rendah zat besi dan minuman standar selama 3 minggu setelah adaptasi dan diberikan ekstrak daun kelor dengan dosis 800 mg/ekor/hr selama 2
Tujuan: Membuktikan ada perbedaan gambaran histopatologi hepar mencit Balb/c yang hiperurisemia antara kelompok yang diberi ekstrak buah kersen ( Muntingia calabura L .)
Dapat dilihat berdasarkan data hasil penelitian yang didapat bahwa ekstrak biji kedelai dosis 300 mg/kg BB dan 500 mg/kg BB yang diberikan kepada mencit sebagai hewan
Dosis yang dipakai pada penelitian didasarkan pada dosis lazim standar ekstrak umbi bawang tiwai terhadap mencit yaitu 0,52 mg/20 g bb, yang merupakan dosis
P3: mencit diberi ekstrak daun sirih merah per oral dengan dosis 100. mg/mencit/hari dengan cara disonde selama 14 hari, kemudian pada
Produksi NO makrofag peritoneal mencit Balb/c yang diberi ekstrak Rumput Mutiara dosis bertingkat selama 14 hari menunjukkan peningkatan yang berbeda dengan sangat bermakna
Berdasarkan data uji antihiperurisemia, ekstrak biji jinten hitam dosis tunggal 200 mg/kgBB terbukti berpotensi menurunkan asam urat dalam darah mencit putih