• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pemberian Kombinasi Vitamin C dan Vitamin E sebagai Tindakan Preventif terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Mencit yang dipapar Boraks

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Pemberian Kombinasi Vitamin C dan Vitamin E sebagai Tindakan Preventif terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Mencit yang dipapar Boraks"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.2 Degenerasi Vakuola Akibat  Pemberian Vitamin C dan Vitamin E  pada Gambaran Histopatologi Hepar
Gambar 1. Perbandingan histopatologi kerusakan sel hepar mencit dengan pewarnaan HE  menggunakan mikroskop perbesaran 400× (    ) : sel Kupffer, (     ) : degenerasi  vakuola, (      ) : karioreksis, ( ) : kariolisis.

Referensi

Dokumen terkait

Gambaran mikroskopik yang terjadi pada kelompok ini semua sel tampak dalam batas normal dikarenakan pada kelompok kontrol tidak diberikan boraks namun

Pemberian ekstrak daun kelor 800 mg/kg bb pada mencit yang telah dipapar metilmerkuri merupakan dosis yang paling baik dalam melindungi nekrosis

Secara statistik, skor kerusakan hepatosit antara P3, P4 tidak berbeda dengan kontrol (K- dan K+) (P>0,05) menjadi petunjuk bahwa perlakuan vitamin E,

Simpulan : Pemberian monocrotophos dosis bertingkat per oral pada mencit Balb/c menyebabkan terjadinya kerusakan sel hepar berupa degenerasi parenkimatosa, hidropik dan

Perubahan gambaran histopatologis pada penelitian ini ternyata ditemukan gambaran degenerasi parenkimatosa, degenerasi hidropik, dan nekrosis sel hepar pada kelompok

Tikus putih dibagi secara acak menjadi 4 kelompok dengan masing – masing kelompok 6 ekor, kelompok perlakuan pertama sebagai kontrol positif yang tidak diinduksi parasetamol (P0),

Kelompok tikus dibagi menjadi 7 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol, 3 kelompok perlakuan yang diberikan methanil yellow dengan dosis 50,100,200 mg/kgBB, dan 3

beberapa degenerasi yang terjadi pada sitoplasma: 7,8.