MEDICAL EDUCATION UNIT
MEDICAL EDUCATION UNIT
( MEU )
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Rapat Kerja Pendidikan FK-UNAND, 2005
DIRJEN DIKTI
“ KONSEP PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DOKTER”
SELURUH FAKULTAS KEDOKTERAN DI INDONESIA
MEMBENTUK
Pusat Pendidikan Kedokteran Fakultas (P2KF) /
Medical Education Unit (MEU)
PSKF / MEU
(Lampiran 3 KIPDI III)
adalah suatu perangkat Fakultas / Universitas
yang bertanggung jawab kepada Dekan / Rektor
dalam bidang pengembangan kurikulum
pendidikan dokter
4 Fungsi MEU
(Lampiran 3 KIPDI III)
1. Pengembangan kurikulum fakultas,
menyusun
rancangan
kurikulum fakultas dan
implementasi pengembangan kurikulum sesuai dengan
kebutuhan;
2.
Pengembangan teaching learning,
membuat
rancangan
strategi pelaksanaan pengajaran
sesuai dengan implementasi kurikulum;
3.
Pengembangan sumber daya manusia (SDM),
membuat
rancangan
kebutuhan serta peningkatan
kemampuan staf pengajar dalam pendidikan dokter;
4.
Asistensi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pendidikan.
4 Komisi MEU dan Tugasnya
(Lampiran 3 KIPDI III)
1. Komisi Pengembangan Kurikulum,
- Menyusun rancangan kurikulumfakultas berdasarkan kurikulum inti dan muatan lokalyang telah disepakati dalam pertemuan pimpinan Dekan FK dengan Dikti - Menyusun rancangan implementasi kurikulum
- Melakukan pengembangan / perubahan kurikulumbila diperlukan
4 Komisi MEU dan Tugasnya
(Lampiran 3 KIPDI III)
2. Komisi Pengembangan (SDM) Staf Pengajar
- Menyusunrancangankebutuhan tenaga pengajar sesuai kurikulum
- Melakukan pelatihanyang diperlukan untuk meningkatkan kwalitas staf pengajaran
3.
Komisi Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas
- Menyusun rancangankebutuhan infrastruktur dan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan kurikulum
4. Komisi Monitoring dan Evaluasi
- Melakukan monitoring dan evaluasi dalampelaksanaan pendidikanyang hasilnya akan digunakan untuk
MEU FK-UNAND
• Dibentuk untuk pertama kali pada bulan Desember 2003 dengan SK Dekan FK-UNAND Nomor:
3302/J16.2/TU/2003 yang menetapkan Prof. Dr. Khalilul Rahman, SpM(K) sebagai ketua dan Dr. Rahmatina B. Herman, PhD sebagai sekretaris. • Penunjukkan dan pengangkatan personalia MEU
FK-UNAND yang pertama dituangkan di dalam SK Dekan FK-UNAND tertanggal 16 April 2004, Nomor: 56/J16.2/PP/2004.
TUGAS MEU FK-UNAND
Pada
butir
ketiga
dari
SK
Dekan
Nomor:
56/J16.2/PP/2004.
dinyatakan MEU FK-UNAND
bertugas:
Memikirkan, merencanakan, bila perlu
melaksanakan program serta menilainya
dan mengusulkan pendapat, baik diminta
maupun tidak diminta dalam
pengembangan Pendidikan Dokter di
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Susunan Personalia
Susunan Personalia
MEU FK
MEU FK--UNAND
UNAND
Penasehat : Prof. Dr. H. Kamardi Thalut, SpB(K)
Prof. Dr. H. Syafril Syahbuddin, SpPD(KEMD) Prof. Dr. H. Fadil Oenzil, PhD, SpGK
Ketua : Prof. Dr. Khalilul Rahman, SpM(K) Wk Ketua : DR. Dr. Yanwirasti
Sekretaris : Dr. Rahmatina B. Herman, PhD Wk Sekretaris : Dr. Detty Iryani, MKes
Drs. Jusral Jivai, MS
Komisi I
: Pengembangan Kurikulum
Ketua
:
Dr. Darwin Amir SpS
Komisi II : Pengembangan Sumber Daya Manusia
Ketua
:
Dr. Zailirin YZ, SpP(K)
Komisi III : Monitoring, Evaluasi dan Riset Pendidikan
Ketua
:
Dr. Susila Sastri
Komisi IV : Pengembangan Sarana & Prasarana Pend.
KEPUTUSAN SENAT FK-UNAND
Menjalankan sistem pembelajaran “
Problem
Based Learning
“
Mulai TA. 2004 /2005
KURIKULUM
BLOK
BLOK
BLOK
BLOK
MODUL
MODUL
MODUL
Learning Strategy: PBL
1. Tutorial (small group discussion)
2. Kuliah pakar (mini lecture)
3. Belajar mandiri (self-learning)
4. Praktikum ilmu kedokteran dasar
5. Skills lab
6. Diskusi pleno
7. Clerkship
8. Internship
KURIKULUM INTI
1981
: KIPDI I
1993
: KIPDI II
2004
: KIPDI III (NCBC)
- 7 Area Kompetensi
- Dokter Layanan Primer
- Dokter Keluarga
7 Area Kompetensi dari KIPDI III
1.
Komunikasi
efektif
2. Melakukan
ketrampilan klinik dasar
3. Aplikasi prinsip
ilmu biomedik, klinik, dan perilaku
dan epidemiologi
dalam praktek
dokter keluarga
4.
Managemen masalah kesehatan
pada individu,
keluarga, dan komunitas
5. Mengakses, menilai secara kritis, dan menangani
informasi
6. Mengembangkan
sadar-diri, mawas-diri
dan
kepribadian
7. Konteks
profesional, moral dan etika
dalam praktek
Tahap Pendidikan Kedokteran
(KIPDI III)
Tahap 1. Semester I:
Pendidikan Dasar Umum
Tahap 2. Semester II-VII:
Pendidikan Kedokteran Terintegrasi
Tahap 3. Semester VIII-X:
PELAKSANAAN KEGIATAN
PELAKSANAAN KEGIATAN
AKADEMIK
AKADEMIK
• Telah disusun 21 Blok dengan 2 orang koordinator
untuk setiap Blok
• Tugas koordinator Blok dan anggotanya adalah
mengimplementasikan
kurikulum dan rencana
implementasi yang telah disusun MEU, yaitu:
- Menyusun Buku Blok lengkap dengan Modul dan
Skenario
- Menyusun jadwal dan melaksanakan kegiatan
akademik: tutorial, belajar mandiri, kuliah pakar,
praktikum, skills lab, diskusi pleno
- Menyusun dan melaksanakan ujian Blok
- Memeriksa ujian Blok sampai menghasilkan nilai
No Blok 2004 (KIPDI II) Blok 2005 – (KIPDI III) 1 Keterampilan Belajar & TI Proses Belajar & Komunikasi 2 Biomedik I: Ilmu Kedokteran Dasar Humaniora dan Etika Kedokteran 3 Biomedik II: Homeostasis Sistem Kesehatan Masyarakat 4 Biomedik III: Metabolisme Biomedik I: Ilmu Kedokteran Dasar 5 Kesehatan Masyarakat Biomedik II: Metabolisme
6 Bioetik dan Humaniora Biomedik III: Homeostasis 7 Tumbuh Kembang dan Gerontologi Riset dan Teknologi Kedokteran 8 Imunologi dan Infeksi Tumbuh Kembang dan Gerontologi 9 Neoplasia Kesehatan Keluarga
10 Muskuloskeletal Imunologi dan Infeksi 11 Digesti dan Absorpsi Dermato-muskuloskeletal 12 Sirkulasi dan Respirasi Kardiovaskular
13 Riset dan Teknologi Kedokteran Respirasi
14 Hematologi Digesti and Absorpsi 15 Urologi dan Cairan Tubuh Hematologi
16 Endokrin dan Metabolisme Urologi dan Cairan Tubuh 17 Reproduksi Neurologi dan Panca Indera 18 Panca Indera Kesehatan Jiwa dan Perilaku 19 Neurogi, Perilaku & Psikiatri Hormon dan Reproduksi
JADWAL PER BLOK
• Semester 1. TA 2004/2005
1 Blok dilaksanakan dalam 6 minggu (6 skenario) termasuk ujian Blok (Kamis, Jumat minggu terakhir Blok)
• Semester 2. TA 2004/2005 dst…..
- 1 Blok dilaksanakan dalam 7 minggu, yaitu - Pembelajaran : 6 minggu (6 skenario) - Ujian : 1 minggu
- Diskusi pleno untuk setiap skenario (setiap minggu)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2004/2005:
- Jumlah mahasiswa 262 orang (reguler dan reguler mandiri) + 13 orang mahasiswa Malaysia (Total: 275 orang)
- Dibagi menjadi 26 kelompok tutorial (10 – 11 orang)
- Blok 1: terlibat 52 orang tutor (2 tutor/kelompok tutorial) - Blok 2 dst.: terlibat 36 orang tutor (masing-masing
kelompok dibimbing oleh 1 orang tutor di tambah 10 orang tutor cadangan)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2004/2005
Semester I:
Blok 1:Keterampilan Belajar & Teknologi Informasi
(21 Sept 2004 s/d 29 Okt 2004)
Blok 2:Ilmu Biomedik I
(1 Nov. 2004 s/d 17 Desember 2004)
Blok 3:Ilmu Biomedik II
(20 Desember 2004 s/d 28 Januari 2005)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2004/2005
Semester II:
Blok 4:Ilmu Biomedik III
(7 Februari 2005 s/d 24 Maret 2005)
Blok 5:Kesehatan Masyarakat
(28 Maret 2005 s/d 10 Mei 2005)
Blok 6:Bioetik dan Humaniora
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2004/2005
Semester III:
Blok 7:Tumbuh Kembang dan Gerontologi
(12 September 2005 s/d 28 Oktober 2005)
Blok 8:Imunologi dan Infeksi (sedang berlangsung) (14 November 2005 s/d 30 Desember 2005)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2005/2006:
- Jumlah mahasiswa 239 orang (reguler dan reguler mandiri) + 63 orang mahasiswa Malaysia (Total 302 orang)
- Dibagi menjadi 30 kelompok tutorial (10 – 11 orang)
- Terlibat 40 orang tutor (masing-masing kelompok dibimbing oleh 1 orang tutor di tambah 10 orang tutor cadangan) - Skills lab melibatkan 30 orang Instruktur
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa Angkatan 2005/2006
Semester I:
Blok 1:Proses Belajar dan Komunikasi
(12 September 2005 s/d 25 Oktober 2005)
Blok 2:Humaniora dan Etika Kedokteran (sedang berlangsung)
(14 November 2005 s/d 27 Desember 2005)
Kalkulasi Kredit Semester
1 Blok: (kira-kira) 7.2 sks
21 Blok: (kira-kira) 151.2 sks
1 Blok: 6 skenario
1 Skenario / minggu
Kuliah pakar: 6 jam / mg: 6/16 x 1 = 0.375 sks
Tutorial l : 2 jam / mg 2 x 1/16 x 1/2 = 0.063 sks Tutorial II: 2 jam / mg 2 x 1/16 x 1/2 = 0.063 sks
Self-learning: 8 jam / mg: 8/16 x 1 = 0.500 sks
Skills lab: 2 jam/mg: 2/16 x 1/3 = 0.042 sks
Praktikum: 2 jam/mg: 2/16 x 1/3 = 0.042 sks
PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN
PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN
PEMECAHANNYA
PEMECAHANNYA
1. Ruangan dan Fasilitas
a. Ruang tutorial berjumlah: 15 buah
8 buah di gedung perpustakaan baru
2 buah di perpustakaan lama
5 buah merupakan ruang diskusi bagian
Masalah ruang tutorial:
1. Jumlah ruangan tutorial kurang dibandingkan jumlah mahasiswa 262 + 302 orang (2
angkatan) jumlah ideal: 30 ruangan
2. Ruang tutorial yang berada di bagian kadang-kadang terlambat dibuka, sehingga tutorial juga terlambat dimulai
Pemecahan masalah ruang tutorial:
- Tutorial dilakukan 2 shift setiap hari tutorial untuk setiap angkatan mahasiswa
> Mahasiswa tahun I: tutorial setiap hari Senin dan Kamis (jam 09.00 – 11.00 dan jam 11.00 – 13.00)
> Mahasiswa tahun II: tutorial setiap hari Selasa (jam 09.00 – 11.00 dan jam 11.00 – 13.00) dan
hari Jumat (jam 07.00 – 09.00 dan jam 09.00 – 11.00)
- Mengkomunikasikan dengan Bagian Umum dan penanggung jawab kunci
b. Ruang kuliah: E, F, G, H
Masalah:
- Ruang E dan F direnovasi untuk ruang tutorial
- Ruang G dan H kadang-kadang juga digunakan PSIKM - Fasilitas LCD dan laptop kurang
Pemecahan :
- Koordinasi dengan bidang akademik
- Menggunakan aula untuk kuliah mahasiswa Angkatan
2005
c. Ruang Skills lab di RS. M. Djamil
- Ruangan di lantai 3, Gedung Pelayanan Medik terpadu
RS. M. Djamil
Masalah :
- Sekat yang belum permanen
- Kursi dan meja jumlahnya tidak mencukupi
- Alat-alat skills lab belum lengkap dan tidak sesuai
dengan program skills lab yang seharusnya.
Pemecahan:
- Perlu dipikirkan ruang skills lab yang lebih representatif - Melengkapi kekurangan ini dengan segera (Tim skills
lab)
2. Staf Akademik
a. Tutor
Masalah :
- Kehadiran Tutor pd tutorial masih belum seperti yang
diharapkan, sering terlambat
- Belum memahami fungsi-fungsi dan tugas Tutor dalam
proses tutorial
Pemecahan :
- mengingatkan kembali tugas Tutor, pada pertemuan
antar Tutor
b. Instruktur Skills Lab
Masalah :
- Tingkat kehadiran Instruktur masih rendah - Keterampilan Instruktur yang belum sama
Pemecahan :
- Mengingatkan tugas instruktur, pada pertemuan antar
instruktur
- Menyamakan persepsi instruktur dengan mengundang
pakar pada paraktikum ybs untuk memberikan pengarahan sebelum skills lab dimulai
c. Dosen pakar
Masalah :
- Tingkat kehadiran dosen pakar masih rendah di kuliah pakar
(mini lecture)
- Tingkat kehadiran dosen pakar di diskusi plenosangat rendah
- Materi yang diberikan beberapa dosen pakar pada mini
lecture masih mirip dengan kuliah konvensional, yaitu cenderung memberikan materi sebanyak mungkin
Pemecahan :
- Mengingatkan tugas dosen pakar pada sistem PBL dengan
‘student centered’
- Mengkomunikasikan dengan Pimpinan Fakultas
3. Dokumen
a. Absensi dan Blanko Penilaian
Masalah :
- Pengadaan, pendistribusian dan pengembalian dilakukan oleh MEU
- MEU kekurangan tenaga
Pemecahan :
- Koordinasi dengan bagian akademik dan sekarang sudah dilaksanakan bagian akademik
b. Surat-Surat dari MEU
Masalah :
- Harus dihantar sendiri oleh MEU, karena petugas yang ada di fakultas menolak menhantarkannya
- MEU kekurangan tenaga
Pemecahan :
- Koordinasi dengan pimpinan fakultas dan sekarang sudah dihantarkan oleh petugas yang ada di fakultas
4. Penyusunan Buku Blok
Masalah :
Koordinator Blok kesulitan mengumpulkan pakar
yang berhubungan dengan Blok untuk menyusun Modul, Skenario dan Jadwal
Kemampuan untuk menyusun Buku Blok belum sama
dan memadai
Pemecahan :
- Koordinasi dengan PD I
- Mengadakan workshop dan pelatihan-pelatihan dan sudah dijalankan beberapa workshop selama tahun 2005 dengan bantuan dana dari Bank Dunia
5. KHS dan KRS
Masalah :
Penetapan SKS, belum ada petunjuk dari DIKTI Penetapan kode-kode Blok untuk penyusunan KRS
Pemecahan :
- Koordinasikan dengan PD I
- Menetapkan Kalkulasi SKS berdasarkan saran dari P4KN
6. Koordinasi dengan Bagian Akademik
Masalah :
Uraian pembagian tugas dengan Bagian Akademik
masih belum jelas
Tugas yang dijalankan oleh MEU melebihi tugas dan
kewenangan seperti yang tercantum di dalam Lampiran 3 KIPDI III
Pemecahan :
Koordinasi dengan PD I untuk memperjelas uraian tugas:
- MEU sebagai penyedia kurikulum dan rancangan implementasinya
- Bagian Akademik sebagai pelaksana kegiatan akademik