• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Ekspor Non Migas dan Impor Bahan Baku Non Migas Terhadap GDP Indonesia 2000 - 2016 - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Ekspor Non Migas dan Impor Bahan Baku Non Migas Terhadap GDP Indonesia 2000 - 2016 - Ubaya Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

I NT I S A R I

S alah satu yang dapat dijadikan penggerak bagi pertumbuhan ekonomi

adalah perdagangan internasional. A ktivitas perdagangan internasional adalah

ekspor dan impor. E kspor Indonesia pada awalnya didominasi oleh produk

-produk minyak dan gas bumi ( migas). Pergeseran ekspor Indonesia terjadi sejak

1989, dengan kontribusi ekspor non migas lebih besar Penelitian ini bertuj uan

untuk menganalisis dan mengetahui apakah atribut dari ekspor dan impor bahab

baku non migas memiliki pengaruh terhadap GDP. Penelitian ini diukur dengan

GD P sebagai variabel dependen.

Populasi dalam penelitian ini adalah data ekspor dan impor non migas

serta GD P Indonesia yang terdapat di B adan Pusat S tatistik (B PS ) selama periode

2000 sampai dengan 2016. Hasil pengujian menujukkan bahwa ekspor dan impor

bahan baku non migas berpengaruh terhadap GD P. Hubungan tersebut bersifat

positif yang artinya bahwa peningkatan nilai ekspor ataupun impor bahan baku

non migas meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(2)

A B S T R A C T

One that can be a driving force for economic growth is international trade. T he activities of international trade are export and import. Indonesian exports were initially dominated by oil and gas products (oil and gas). Indonesia's export shift occurred since 1989, with the contribution of non-oil and gas exports larger T his study aims to analyze and determine whether the attributes of the export and import of non-oil raw materials have an influence on GD P. This study was measured by GD P as a dependent variable. T he population in this study is the data of non-oil and gas exports and imports as well as the GD P of Indonesia contained in the C entral Bureau of Statistics (BP S) during the period 2000 to 2016. T he test results showed that exports and imports of non-oil and gas raw materials affect G DP. T he relationship is positive which means that the increase of export value or import of non-oil and gas raw materials increase the economic growth of Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kurs, Inflasi dan PDB Terhadap Nilai Ekspor Bersih Non Migas Indonesia Tahun 1980 – 2000” tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui

Pendekatan Structural Time Series Model (STSM) terhadap perkembangan nilai impor non- migas Indonesia ke Afrika Selatan menunjukkan bahwa: (1) dinamika nilai impor

Pencocokan kurva menggunakan regresi linier pada data ekspor migas dan non migas Prediksi Nilai Ekspor Periode Selanjutnya Model regresi linier dengan MAPE terkecil untuk masing-masing

Namun hal ini tidak bisa dijelaskan hanya dengan Gambar saja namun patut dilakukan penelitian lebih lanjut sehingga perlunya analisis apakah ekspor non migas

Dari hasil pengolahan diperoleh nilai koefisien estimasi sebesar 0,0790 yang artinya meningkatkan impor bahan baku dan penolong Indonesia akan menaikkan ekspor non migas Indonesia

Hasil pemodelan menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa model yang terbaik/tepat untuk pemodelan nilai ekspor non migas Indonesia adalah Random Effect Model REM, dimana

KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan terhadap nilai ekspor migas dan non- migas di Indonesia periode Januari 2000 hingga Desember 2021 menggunakan model

Nilai koefisien nilai tukar adalah negatif yang menunjukan jika terdapat pelemahan nilai tukar Rupiah maka akan menaikan ekspor non migas di Indonesia periode 2000-2014 dan berdasarkan