this PDF file KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN KOLONIAL BELANDA DI SEMARANG | Purwanto | DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Melakukan pembongkaran bangunan cazebo yang berada di antara bangunan inti dan bangunan belakang (bangunan 2 lantai yang sudah dibongkar terlebih dahulu). Melakukan
Dengan demikian, gaya desain bangunan Gereja Hati Kudus Yesus Surabaya mendapat pengaruh dari perkembangan gaya kolonial Belanda yang ada pada tahun 1920 dan gaya lain
Bentuk bangunan yang ada di komplek Istana Kota Piring akan memiliki beberapa kesamaan dengan bangunan yang ada di kompleks istana kerajaan yang ada kaitan kesejarahan
Bangunan yang menjadi ciri khas di Pecinan merupakan gabungan bangunan dengan fungsi hunian dan perdagangan atau kemudian dikenal dengan sebutan rumah-toko (Shop house).
Kondisi bangunan yang ada (existing) seperti dapat dilihat pada gambar 3. Denah dengan ukuran 12 x 12 meter persegi dengan modul 3 meter. Bangunan ini mempunyai struktur rangka
Berpijak pada hasil penelitian sebelumnya bahwa jendela model jalusi dan top- hung mampu mensuplai ventilasi alami sebagaimana disyaratkan bagi bangunan tropis lembab, yaitu
Dari perhitungan tersebut didapat hasil pengukuran, bahwa pada pagi hari, empat bangunan pengamatan dapat mencapai kenyamanan termal, karena pengaruh panas dari luar bangunan
Tampaklah bahwa los mempunyai semua ciri bangunan vernakular, yaitu: merupakan hasil kebutuhan manusia (human demand) setempat dan bukan hasil rancangan arsitek; bentuk yang