• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENGGUNAAN PATI BIJI CEMPEDAK (Arthocarpus champeden Lour) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK TABLET PARASETAMOL SECARA GRANULASI BASAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PENGGUNAAN PATI BIJI CEMPEDAK (Arthocarpus champeden Lour) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK TABLET PARASETAMOL SECARA GRANULASI BASAH"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Data Hasil Pemeriksaan Pati Biji Cempedak
Tabel 5. Hasil Uji LSD Keseragaman Bobot Tablet
Tabel 6. Hasil Uji LSD Kekerasan Tablet P (signifikansi)

Referensi

Dokumen terkait

Bahan pengikat berfungsi untuk mengikat bahan obat dengan bahan penolong lain sehingga diperoleh granul yang baik, yang akan menghasilkan tablet yang kompak serta tidak mudah

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga dapat menyelesaikan karya tulis atau skripsi dengan judul “PENGARUH PENAMBAHAN AMPROTAB

Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan mutu fisik tablet parasetamol menggunakan metode gelatinasi dan pragelatinasi dengan penambahan

Hal ini disebabkan semakin tinggi konsentrasi pati biji cempedak maka kandungan amilopektin pada pati juga meningkat, karena amilopektin dapat membentuk struktur

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, dibuat tiga formulasi granul, formulasi granul dibuat menggunakan metode granulasi basah

Amilum biji durian dapat juga digunakan sebagai bahan penghancur tablet parasetamol dan menghasilkan tablet yang memenuhi persyaratan sifat fisik tablet yang baik

Berdasarkan uraian di atas, maka pada penelitian ini dilakukan pembuatan pengolahan zat tambahan dari pati biji nangka dan bahan pengikat metil selulosa yang akan

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi amilum batang kelapa sawit dengan berbagai konsentrasi sebagai bahan pengikat tablet parasetamol memenuhi