• Tidak ada hasil yang ditemukan

KODE ETIK SMPIT AL HASSAN KOTA BEKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KODE ETIK SMPIT AL HASSAN KOTA BEKASI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

KODE ETIK SMPIT AL-HASSAN KOTA BEKASI

BAB I PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN UMUM

Kode Etik [ Standar Perilaku ] Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi adalah pedoman tertulis yang merupakan Standar Perilaku bagi Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi dalam berinteraksi dengan civitas akademika dalam lingkup kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler dan aktivitas lainnya serta interaksi dengan masyarakat pada umumnya. Kode etik siswa di SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari hari di sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif.

B. LATAR BELAKANG

Pada hakikatnya SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi selalu berusaha untuk mengikuti perkembangan pendidikan dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa, khususnya dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keunggulan nilai – nilai islami, berdaya saing nasional dan global tanpa meninggalkan keluhuran akhlaqul karimah dan budi pekerti. Kemandirian SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi ditujukan untuk mewujudkan visi SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi

“MENJADI LEMBAGA YANG BERKUALITAS DENGAN NILAI IHSAN, SEBAGAI KONTRIBUTOR TERDEPAN DALAM MENCETAK SDM ULUL ALBAB”

“. Dengan mengemban Misi sekolah/madrasah:

1. Transformasi ilmu pengetahuan dan bahasa

2. Menanamkan nilai-nilai Islam dan Akhlakul Karimah

3. Mengarahkan Mengarahkan pelajar yang maju dengan kehidupan yang Islami

(2)

Rangkaian tindakan transformasi di tubuh SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi layak dicapai apabila terdapat komitmen penuh dari seluruh individu ataupun institusi yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan di Sekolah. Salah satu komponen penting yang berpengaruh terhadap pencapaian visi, misi dan tujuan SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi adalah siswa. Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi adalah duta SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi di tengah masyarakat yang merefleksikan proses pendidikan di lingkungan Sekolah. Oleh karena itu, sudah merupakan tekad bagi SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi untuk tidak saja mempersiapkan siswa sebagai bagian dari masyarakat intelektual yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki kompetensi dalam arti yang lebih luas, termasuk di dalamnya perilaku dan akhlak yang mulia.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas dengan berpedoman pada: a. UU RI No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah

b. UU RI No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan c. UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional d. PP No. 25 Tahun 2000 tentang Otonomi Daerah

e. PP No. 19 Tahun 2005 bagian ketiga pasal 10 dan 11 tentang Beban Belajar dalam bentuk Sistem Paket dan Sistem SKS

f. Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi

g. Permendiknas No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

h. Permendiknas No. 6 tahun 2007, sebagai penyempurnaan Permendiknas No. 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No. 22 dan 23 tahun 2006

perlu dibentuk suatu pedoman perilaku bagi siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi sebagai standar etika dalam aktifitas sehari-hari dalam mengemban status sebagai siswa SMP Muhammadiyah 3 Sleman. Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum kode etik sekolah secara konsekuen dan penuh kesadaran.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

(3)

Tujuan yang ingin dicapai melalui peyusunan dan pelaksanaan Kode Etik [Standar Perilaku] Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasiadalah :

1. sebagai komitmen bersama siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi untuk mewujudkan visi,

misi dan tujuan SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi.

2. terbentuknya siswa yang bertaqwa, berilmu dan berbudi luhur

3. menciptakan proses pendidikan yang tertib, teratur dalam iklim akademik yang kondusif

4. membentuk siswa yang berdisiplin, beretika, dan patuh pada norma hukum dan norma-norma

(4)

BAB II DEFINISI

Dalam Kode Etik [Standar Perilaku] Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi yang dimaksud dengan :

1. Kode Etik [Standar Perilaku] Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi adalah pedoman tertulis

sebagai norma dan azas yang diterima sebagai landasan ukuran tingkah laku bagi Siswa SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi dalam berinteraksi dengan civitas akademika dalam lingkup kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler dan aktivitas lainnya serta interaksi dengan masyarakat pada umumnya.

2. Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat dipakai sebagai panduan, tatanan dan

pengendalian yang sesuai dan berterima.

3. Sekolah adalah SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi sebagai Badan Hukum Milik Yayasan

Muhammadiyah yang menyelenggarakan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

4. Guru adalah tenaga pendidik pada Sekolah yang khusus diangkat dengan tugas utama

mengajar.

5. Siswa adalah peserta didik yang terdaftar secara sah pada salah satu program akademik,

profesi dan vokasi Sekolah, termasuk di dalamnya siswa tugas belajar, siswa pendengar dan siswa asing.

6. Ujian adalah bentuk penilaian hasil belajar yang dapat diselenggarakan melalui ujian tengah

semester, ujian akhir semester atau ulangan kenaikan kelas.

7. Sivitas Akademika adalah satuan yang terdiri dari guru dan siswa di Sekolah.

8. Pembelajaran adalah proses yang terjadi dalam perencanaan dan penyajian materi belajar

mengajar di sekolah serta evaluasi atas proses-proses itu berserta produk dan unsur yang terlibat.

9. Kegiatan Ekstrakurikuler adalah seperangkat kegiatan aktivitas di luar kurikulum guna

meningkatkan kemampuan siswa di bidang akademik dan profesionalitas yang dilandasi dengan akhlak yang mulia.

10. Etika Siswa adalah nilai-nilai, azas-azas akhlak yang harus dipraktekkan dalam kehidupan

(5)

BAB III ETIKA SISWA

A. STANDAR ETIKA SISWA

Standar etika Siswa adalah Standar Perilaku yang baik yang mencerminkan ketinggian akhlak dan ketaatan terhadap norma-norma etik yang hidup dalam masyarakat meliputi :

1. Bertaqwa kepada Allah SWT sesuai dengan Agama Islam 2. Menghargai ilmu pegetahuan, teknologi, sastra dan seni 3. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional

4. Menjaga kewibawaan dan nama baik Sekolah

5. Secara aktif ikut memelihara sarana dan prasarana Sekolah serta menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan sekolah

6. Menjaga integritas pribadi sebagai warga Sekolah

7. Mentaati peraturan dan tata tertib yang berlaku di Sekolah 8. Berpenampilan sopan dan rapi

9. Berperilaku ramah, dan menjaga sopan santun terhadap orang lain

10. Menghormati orang lain tanpa membedakan suku, agama, ras dan status sosial 11. Taat kepada norma hukum dan norma lainnya yang hidup di tengah masyarakat 12. Menghargai pendapat orang lain

13. Bertanggungjawab dalam perbuatannya

14. Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat dan/atau bertentangan denga norma hukum atau norma lainnya yang hidup di tengah masyarakat.

15. Berupaya dengan sungguh-sungguh menambah ilmu pengetahuan

B. ETIKA DALAM PROSES PEMBELAJARAN

Sebagai seorang pelajar yang memiliki tugas pokok belajar, siswa berkewajiban mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (untuk selanjutnya disingkat KBM) dengan bersungguh sungguh, tertib dan tenang.

Ketentuan Kegiatan Belajar Mengajar di SMPIT Al-Hassan Kota Bekasi diatur sebagai berikut :

(6)

c) Siswa wajib mengikuti upacara bendera setiap hari Senin sesuai jadwal yang telah ditentukan.

d) Siswa tidak diperkenankan berada di luar kelas saat KBM berlangsung kecuali ada izin dari guru kelas.

e) Siswa tidak diperkenankan berada di luar kelas apabila guru yang mengajar berhalangan hadir.

f) Siswa hanya diperkenankan menerima tamu di ruang tunggu sekolah dengan izin guru piket.

g) Siswa tidak diperkenankan melakukan aktivitas yang tidak berkaitan dengan pelajaran.

h) Waktu KBM dan tempat pelaksanaan KBM di luar sekolah diatur oleh sekolah sesuai dengan kesepakatan dengan instansi terkait.

i) Pada waktu jam pelajaran berlangsung tidak diperkenankan keluar masuk kelas, kecuali ada izin guru yang bersangkutan atau panggilan dari Kepala Sekolah, BK, Guru Piket, atau Wali Kelas.

j) Siswa tetap tinggal di kelas bila ada guru yang berhalangan mengajar dan Ketua Kelas segera menghubungi guru piket.

k) Siswa harus mempergunakan waktu istirahat dengan sebaik-baiknya untuk makan, minum, dan beristirahat.

l) Siswa yang berhalangan mengikuti pelajaran wajib mengirim surat dari orang tua/wali murid. Yang sakit lebih dari tiga (3) hari harus menyerahkan surat dokter yang disampaikan kepada wali kelas.

m) Siswa yang meninggalkan sekolah selama pelajaran, untuk suatu keperluan harus membawa surat izin dari sekolah melalui guru piket dan diserahkan kembali kepada guru piket setelah ditandatangani oleh orang tua/wali siswa.

n) Siswa wajib mengikuti Upacara Bendera yang dimulai tepat pada pukul 06.40 setiap hari Senin.

o) Setiap siswa bertanggung jawab terhadap ketertiban dalam pelaksanaan KBM atau

(7)

1. Etika dalam Proses Pembelajaran

1.a. Etika Siswa di ruang belajar dan/atau laboratorium yaitu :

a) Hadir tepat waktu, atau sebelum guru memasuki ruangan pembelajaran/ laboratorium b) Berpakaian rapi, bersih dan sopan dalam arti tidak menyimpang dari azas-azas

kepatutan.

c) Menghormati siswa lain dengan tidak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu

perbelajaran, seperti perbuatan menggunakan handphone atau alat elekronik lainnya pada saat pembelajaran, mengganggu ketenangan siswa lain.

d) Tidak merokok di ruangan belajar, laboratorium atau ruang lain. e) Santun dalam mengeluarkan pendapat atau membantah pendapat

f) Tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas atau menyakiti perasaan orang lain g) Menjaga inventaris ruang belajar/ laboratorium

h) Tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan bahaya selama di laboratorium tanpa bimbingan guru atau petugas laboratorium

i) Tidak mengotori ruangan dan inventaris Sekolah seperti membuang sampah sembarangan, mencoret meja, kursi dan dinding ruangan.

1.b. Etika Siswa dalam pengerjaan tugas/ laporan yaitu : a) Menyerahkan tugas/ laporan tepat waktu

b) Jujur dalam arti tidak melakukan plagiat atau mempergunakan tugas/ laporan siswa lain berupaya mempengaruhi guru agar yang bersangkutan tidak menyerahkan tugas/laporan dengan janji imbalan baik dalam bentuk dan nama apapun.

c) Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada guru atau pihak lainnya dengan tujuan untuk mempengaruhi proses bimbingan tugas/ laporan.

1.c. Etika Siswa dalam mengikuti ujian yaitu :

a) Mematuhi tata tertib ujian yang ditetapkan Sekolah.

b) Jujur dan beritikad baik, tidak melihat buku atau sumber lain yang tidak dibenarkan kecuali untuk ujian yang secara tegas membenarkan hal demikian

c) Tidak menggangu siswa lain yang sedang mengikuti ujian

(8)

e) Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada guru atau pihak lainnya dengan tujuan untuk mempengaruhi proses dan hasil ujian f) Percaya pada kemampuan sendiri, dalam arti tidak menggunakan pengaruh orang lain

untuk tujuan mempengaruhi proses dan hasil ujian

2. Etika dalam Hubungan antara Siswa dengan Guru

Etika Siswa dalam hubungan atara siswa dengan guru yaitu :

a) Menghormati semua guru tanpa membedakan suku, agama, ras, dan tidak didasari atas perasaan suka atau tidak suka.

b) Bersikap sopan santun terhadap semua guru dalam interaksi baik di dalam lingkungan maupun di luar lingkungan Sekolah

c) Menjaga nama baik guru dan keluarganya

d) Tidak menyebarluaskan informasi yang tidak baik dan belum tentu benar mengenai seorang guru kepada guru atau pihak lainnya, kecuali terhadap pelanggaran hukum dan etik yang diwajibkan berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan di lingkungan Sekolah.

e) Santun dalam mengemukakan pendapat atau mengungkapkan ketidak sepahaman pendapat tentang keilmuan yang disertai dengan argumentasi yang rasional

f) Jujur terhadap guru dalam segala aspek

g) Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada guru atau pihak lainnya dengan tujuan untuk mempengaruhi penilaian guru.

h) Percaya pada kemampuan sendiri, dalam arti tidak menggunakan pengaruh orang lain untuk tujuan mempengaruhi penilaian guru

i) Tidak mengeluarkan ancaman baik secara langsung maupun dengan menggunakan orang lain terhadap guru.

j) Bekerjasama dengan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran, termasuk menyiapkan diri sebelum berinteraksi dengan guru di ruang pembelajaran.

k) Memelihara sopan santun pada saat mengajukan keberatan atas sikap guru terhadap pimpinannya disertai dengan bukti yang cukup.

(9)

m) Mematuhi perintah dan petunjuk guru sepanjang perintah dan petunjuk tersebut tidak bertentangan dengan norma hukum dan norma lainnya yang hidup di tengah masyarakat.

n) Berani mempertanggungjawabkan semua tindakannya terkait interaksi dengan guru

3. Etika dalam Hubungan antara Sesama Siswa

Etika Siswa dalam hubungan atara sesama siswa yaitu :

a) Menghormati semua siswa tanpa membedakan suku, agama, ras, status sosial dan tidak didasari atas perasaan suka atau tidak suka.

b) Bersikap ramah dan sopan santun terhadap semua siswa dalam interaksi baik di dalam lingkungan maupun di luar lingkungan Sekolah

c) Bekerjasama dengan siswa lain dalam menuntut ilmu pengetahuan

d) Memiliki solidaritas yang kuat dan saling membantu untuk tujuan yang baik da tidak bertentangan dengan norma hukum atau norma lainnya yang hidup di dalam masyarakat.

e) Berlaku adil terhadap sesama rekan siswa

f) Menghindari perkataan yang dapat menyakiti perasaan siswa lain.

g) Tidak melakukan ancaman atau tindakan kekerasan terhadap sesama siswa baik di dalam lingkungan maupun di luar lingkungan Sekolah.

h) Saling menasehati untuk tujuan kebaikan

i) Suka membantu siswa lain yang kurang mampu dalam pelajaran maupun kurang mampu secara ekonomi.

j) Bersama-sama menjaga nama baik Sekolah dan tidak melakukan tindakan tidak terpuji yang merusak citra baik Sekolah.

k) Menghormati perbedaan pendapat atau pandangan dengan siswa lain.

l) Tidak menggangu ketenangan siswa lain yang sedang mengikuti proses pembelajaran.

m) Tidak mengajak atau mempengaruhi siswa lain untuk melakukan tindakan tidak terpuji yang bertentangan dengan norma hukum dan norma lainnya yang hidup di tengah masyarakat.

(10)

Etika Siswa dalam hubungan atara siswa dengan tenaga administrasi yaitu :

a) Menghormati semua tenaga administrasi tanpa membedakan suku, agama, ras, status sosial dan tidak didasari atas perasaan suka atau tidak suka.

b) Bersikap ramah dan sopan santun terhadap semua tenaga administrasi dalam interaksi baik di dalam lingkungan maupun di luar lingkungan Sekolah

c) Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada tenaga administrasi untuk mendapatkan perlakuan istimewa atau untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan peraturan di lingkungan Sekolah

d) Tidak mengeluarkan ancaman baik secara langsung maupun dengan menggunakan orang lain terhadap tenaga administrasi.

e) Tidak mengajak atau mempengaruhi tenaga admiistrasi untuk melakukan tindakan tidak terpuji yang bertentangan dengan norma hukum dan norma lainnya yang hidup di tengah masyarakat.

5. Etika dalam Hubungan antara Siswa dan Masyarakat

Etika Siswa dalam hubungan atara siswa dengan masyarakat yaitu :

a) Melakukan perbuatan yang meninggikan citra baik Sekolah di tengah masyarakat. b) Suka menolong masyarakat sesuai ilmu pengetahuan yang dimiliki.

c) Menghindari perbuatan yang melanggar norma-norma yang hidup di tengah masyarakat, baik norma hukum, norma agama, norma kesopanan, dan norma kepatutan.

d) Mengajak masyarakat berbuat yang baik dan tidak mengajak pada perbuatan tidak terpuji.

e) Memberikan contoh perilaku yang baik di tengah masyarakat.

C. ETIKA DALAM KEGIATANEKSTRAKURIKULER

1. Etika dalam Kegiatan Keolahragaan

Etika Siswa dalam bidang keolahragaan yaitu :

1. Menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas dalam setiap kegiatan keolahragaan 2. Menjaga sopan santun dalam tutur kata dan perbuatan dalam setiap kegiatan

keolahragaan

(11)

4. Bekerjasama dalam memperoleh prestasi dengan cara-cara yang terpuji

5. Menjaga nama baik dan citra Sekolah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat merusak nama baik dan citra baik Sekolah

6. Tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dalam kegiatan keolahragaan seperti mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan tindakan melawan hukum lainnya.

7. Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada pihak-pihak pengambil keputusan dalam setiap kegiatan keolahragaan.

8. Menghindari dari perbuatan yang bertujuan dengan sengaja merugikan atau mencelakai orang lain.

9. Mematuhi aturan-aturan yang diwajibkan dalam bidang keolahragaan.

2. Etika dalam Kegiatan Seni

Etika Siswa dalam bidang seni yaitu :

1. Menghargai ilmu pegetahuan, teknologi, sastra dan seni 2. Menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap kegiatan seni

3. Tidak melakukan plagiat (menciplak secara melawan hukum) hasil karya seni orang lain

4. Mengindarkan diri dari tindakan-tindakan yang bersifat anarkhis, merusak dan mengganggu ketertiban

5. Bekerjasama dalam menghasilkan prestasi dan karya seni yang baik dengan cara-cara yang terpuji

6. Menjaga nama baik dan citra Sekolah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat merusak nama baik dan citra baik Sekolah

7. Tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan norma-norma lain yang hidup di tengah masyarakat.

8. Tidak menjanjikan atau memberikan sejumlah uang atau fasilitas lainnya kepada pihak-pihak pengambil keputusan dalam setiap kegiatan kesenian.

9. Bertanggugjawab terhadap karya seni yang dihasilkan 10. Menghormati hasil karya orang lain

(12)

3. Etika dalam Kegiatan Keagamaan

Etika Siswa dalam bidang keagamaan yaitu :

1. Menghormati semua orang yang sedang beribadah. 2. Menghindari perbuatan yang dapat menghina agama.

3. Mengindarkan diri dari tindakan-tindakan yang bersifat anarkhis, merusak dan mengganggu ketertiban

4. Berupaya semaksimal mungkin untuk taat dan patuh terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam.

5. Menjaga nama baik dan citra Sekolah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat merusak nama baik dan citra baik Sekolah dalam kegiatan-kegiatan keagamaan 6. Tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan norma-norma lain

yang hidup di tengah masyarakat, terutama yang terkait dengan masalah keagamaan. 7. Tidak melakukan tindakan yang memaksakan agama yang dianut kepada orang lain. 8. Mematuhi aturan-aturan Sekolah dalam kegiatan keagamaan.

4. Etika dalam Kegiatan Minat dan Penalaran

Etika Siswa dalam kegiatan minat dan penalaran yaitu:

1. Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi, sastra dan seni 2. Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran

3. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional

4. Menjaga sopan santun dalam tutur kata dan perbuatan dalam setiap kegiatan 5. Bekerjasama dalam memperoleh prestasi dengan cara-cara yang terpuji

6. Menjaga nama baik dan citra Sekolah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat merusak nama baik dan citra baik Sekolah

7. Mengindarkan diri dari tindakan-tindakan yang bersifat anarkhis, merusak dan mengganggu ketertiban

8. Menghargai pendapat dan pemikiran orang lain 9. Suka menyebarkan ilmu pengetahuan dan kebenaran

(13)

5. Etika dalam Kegiatan Pengembangan Keorganisasian

Etika Siswa dalam bidang Pengembangan Keorganisasian, yaitu : 1. Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi, sastra dan seni 2. Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran

3. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional

4. Menjaga sopan santun dalam tutur kata dan perbuatan dalam setiap kegiatan 5. Mengutamakan kearifan dan kebijaksanaan dalam bertindak

6. Mengharga perbedaan pendapat dan menyikapinya dengan arif dan bijaksana 7. Bertanggungjawab terhadap semua keputusan dan tindakan

8. Peka terhadap masalah-masalah kemasyarakatan dan suka memberikan kontribusi dengan cara-cara yang baik

9. Menjaga nama baik dan citra Sekolah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat merusak nama baik dan citra baik Sekolah

10. Mengindarkan diri dari tindakan-tindakan yang bersifat anarkhis, merusak dan 11. mengganggu ketertiban

12. Taat terhadap hukum, peraturan di lingkungan Sekolah dan norma-norma lainnya hidup di tengah masyarakat.

D. ETIKA DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT DI LUAR PROSES

PEMBELAJARAN

Sekolah sangat menghargai kebebasan mengeluarkan pendapat di luar proses

pembelajaran sepanjang dilakukan dengan memperhatikan norma-norma etika, yaitu : 1. Tertib, dalam arti tidak dilakukan dengan tindakan-tindakan anarkis.

2. Menjaga kesantunan dengan tidak mengucapkan kata-kata yang merendahkan martabat seseorang.

3. Tidak merusak barang-barang kepentingan pembelajaran atau kepentingan umum lainnya yang terdapat di lingkungan Sekolah maupun di luar lingkungan Sekolah. 4. Mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, terutama untuk penyampaian

pendapat di luar lingkungan Sekolah

5. Mempersiapkan argumentasi yang rasional yang mencerminkan citra diri seorang individu yang berpendidikan.

6. Didasarkan pada tujuan dan untuk kepentingan kebenaran. 7. Menjaga nama baik dan citra Sekolah.

(14)

9. Tidak melakukan paksaan atau ancaman kepada pihak lain selama melakukan penyampaian pendapat.

10. Tidak menimbulkan gangguan secara signifikan terhadap proses pembelajaran. 11. Berani bertanggungjawab terhadap kebenaran fakta dan pendapat yang disampaikan.

E. ETIKA DALAM BERSERAGAM SEKOLAH

Setiap siswa diwajibkan memakai pakaian seragam lengkap dengan atribut, ikat pinggang, yang diatur sesuai dengan hari-hari berikut ini :

a. Senin - selasa : Baju Putih dan celana dongker

b. Rabu – Kamis : Baju batik khas SMPIT Al-Hassan dan Celana hitam

c. Jum’at : Baju koko khas SMPIT Al-Hassan dan Celana hitam

(15)

BAB IV

PENEGAKAN KODE ETIK [ STANDAR PERILAKU ]

A. PEMANTAUAN PELAKSANAAN

Pelaksanaan Kode Etik [Standar Perilaku] diawasi oleh Petugas dari Sekolah

B. PELAPORAN

a) Setiap orang yang mengetahui adanya pelanggaran atas Kode Etik [ Standar Perilaku] memiliki hak untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang di sekolah dengan disertai bukti yang cukup. Atas pertimbangan pengawas [ pihak yang berwenang di sekolah ] identitas pelapor dapat dirahasiakan, kecuali terhadap pelapor dari luar Sekolah wajib menyertakan identitas diri dan bukti-bukti yang cukup.

b) Pihak yang berwenang di sekolah wajib mencatat semua laporan dan bukti-bukti yang diserahkan oleh pelapor serta dan melaporkannya kepada pihak yang berwenang di sekolah

C. SANKSI

1. Pemberian sanksi terhadap pelanggar Kode Etik [ Standar Perilaku] dilakukan oleh pihak yang berwenang di sekolah tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

2. Pemberian sanksi dilakukan setelah ditemukan adanya bukti-bukti terhadap terjadinya pelanggaran Kode Etik [ Standar Perilaku ].

3. Pemberian sanksi dapat berupa teguran lisan, peringatan tertulis, dan rekomendasi

Referensi

Dokumen terkait

Jika beban pada suatu waktu lebih kecil dari setengah (50%) beban maksimum, katup ON/OFF akan menutup, lalu motor servo akan mengatur katup kedua untuk menjaga

Nilai PR menunjukkan angka 0,48, ini berarti lama kerja justru merupakan faktor pencegah kenaikan tekanan sistolik pada petani penyemprot, yakni responden yang

 Bil Anggota Kawasan Nama Jabatan Trk Cabutan No1. 28678 BESERAH NOR SUJILAWATI

Hipotesa Monro-Kellie menyatakan bahwa karena keterbatasan ruang ini untuk ekspansi di dalam tengkorak, adanya peningkatan salah satu dari komponen ini menyebabkan perubahan

Dalam kasus ini atribut produk Simpedes BRI Unit Kantor Cabang Palu harus memberi manfaat terhadap nasabah, sehingga perasaan puas yang terbentuk dari nilai

Berdasarkan pendapat ahli diatas maka dapat dikatakan bahwa persepsi guru merupakan aktivitas mengindera, menginteraksikan dan memberikan penilaian dari seseorang

Rapat Pengurus Nasional diselenggarakan untuk membahas dan mengkoordinir pelaksanaan berbagai keputusan organisasi yang bersifat khusus dihadiri oleh Dewan Pengurus Nasional,