• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Stabilitas Lereng Pada Tanah Lempung Berpasir Dengan Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Daya Dukung Tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Stabilitas Lereng Pada Tanah Lempung Berpasir Dengan Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Daya Dukung Tanah"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  4.1 Model penempatan dan  ukuran kotak uji dan lereng
Gambar 1. Kotak Uji Stabilitas Lereng  Dengan Penambahan Abu Ampas Tebu

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan dengan dua perlakuan pada tanah, yaitu tanah asli tanpa penambahan bahan tambahan dan tanah yang distabilisasi dengan bahan tambahan Abu Ampas Tebu

Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa peningkatan nilai CBR unsoaked tanah lempung Tanon, hanya terjadi pada penambahan abu ampas tebu (AAT)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gypsum dan abu ampas tebu pada tanah lempung dengan waktu pemeraman 7 hari (curing)mengakibatkan menurunnya batas cair serta nilai

Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa peningkatan nilai CBR unsoaked tanah lempung Tanon, hanya terjadi pada penambahan abu ampas tebu (AAT) 5%

Penambahan abu ampas tebu optimum untuk mengurangi persentase pengembangan tanah lempung Tanon yang dihitung berdasarkan metode Nayak dan Christensen (1974) sebesar

Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa peningkatan nilai CBR unsoaked tanah lempung Tanon, hanya terjadi pada penambahan abu ampas tebu (AAT)

Pada laporan penelitian Hatmoko (2003), terlihat bahwa penambahan abu ampas tebu saja pada tanah lempung ekspansif tidak meningkatkan nilai tekan bebas yang cukup

Hasil pengujian pengembangan bebas ditampilkan dalam Tabel 7. Namun seiring dengan penambahan kadar abu ampas tebu nilai pengembangannya berkurang. Hal tersebut terjadi karena