Rangkuman Buku Rangkuman Buku FIKIH PRIORITAS FIKIH PRIORITAS Penyusun : DR. Yusuf
Penyusun : DR. Yusuf QardhawiQardhawi Dasar pemikiran Fikih Prioritas Dasar pemikiran Fikih Prioritas
7. dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). 7. dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). 8. supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
8. supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
9. dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. 9. dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
Ayat Qur’an inilah yang menjadi dasar pemikiran bahwa nilai-nilai, hukum-hukum, amal-amal dan taklif Ayat Qur’an inilah yang menjadi dasar pemikiran bahwa nilai-nilai, hukum-hukum, amal-amal dan taklif (pembebanan) Allah mempunyai peringkat yang tegas dalam pandangan hukum Islam, tidak berada (pembebanan) Allah mempunyai peringkat yang tegas dalam pandangan hukum Islam, tidak berada dalam satu urutan. Apa
dalam satu urutan. Apa yang seharusnyang seharusnya ya didahdidahulukaulukan n harus didahulharus didahulukan dan ukan dan yang akhir haruslahyang akhir haruslah diakh
diakhirkanirkan, , yang kecil yang kecil tidak dibesar-tidak dibesar-besarbesarkan, kan, demikdemikian ian pula yang pula yang urgen tidak urgen tidak diremdiremehkan. Segalaehkan. Segala sesuatu harus diletakkan secara proposional dan
sesuatu harus diletakkan secara proposional dan wajar, tanpa harus berlebih-lebihan dan mengada-ada.wajar, tanpa harus berlebih-lebihan dan mengada-ada. Jika kita ikuti apa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah tentang jawaban atas
Jika kita ikuti apa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah tentang jawaban atas suatu pertanyaan,suatu pertanyaan, maka akan kita temuai sejumlah ukuran untuk menjelaskan amal, nilai, dan pembebanan mana yang maka akan kita temuai sejumlah ukuran untuk menjelaskan amal, nilai, dan pembebanan mana yang paling utama, paling tinggi dan paling disukai oleh Allah; serta untuk menjelaskan posisi yang satu paling utama, paling tinggi dan paling disukai oleh Allah; serta untuk menjelaskan posisi yang satu dengan yang
dengan yang lain yang lain yang masinmasing-masg-masing memiliki tingkating memiliki tingkatan. an. BeberBeberapa apa hadithadits s di di bawah ini bawah ini menunmenunjukkajukkann perihal tingkatan-tingkatan itu.
perihal tingkatan-tingkatan itu.
“Shalat jamaah melebihi shalat sendirian dengan duapuluh
“Shalat jamaah melebihi shalat sendirian dengan duapuluh tujuh derajat.”tujuh derajat.” (Hadits Muttafaq’alaih, dari Ibnu Umar)
(Hadits Muttafaq’alaih, dari Ibnu Umar)
“Satu dirham melampaui seratus ribu dirham.” “Satu dirham melampaui seratus ribu dirham.” (Hadits ini dikatakan sahih menurut syarat
(Hadits ini dikatakan sahih menurut syarat yang dibuat Muslim)yang dibuat Muslim) Kekacauan Fikih
Kekacauan Fikih PrioritasPrioritas
Hampir di seluruh negeri yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, bahkan di negeri Arab pun kita Hampir di seluruh negeri yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, bahkan di negeri Arab pun kita menemukan berbagai kenyataan yang sungguh
menemukan berbagai kenyataan yang sungguh mengherankan. Yaitu, adanya kecenderungan mendahulukan hal-halmengherankan. Yaitu, adanya kecenderungan mendahulukan hal-hal yang terkait dengan masalah seni dan kemewahan materi daripada hal-hal yang terkait dengan masalah ilmu dan yang terkait dengan masalah seni dan kemewahan materi daripada hal-hal yang terkait dengan masalah ilmu dan pendidikan. Banyak pula kita lihat di masyarakat orang-orang yang kosong dari cahaya ilmu dan petunjuk fikih. pendidikan. Banyak pula kita lihat di masyarakat orang-orang yang kosong dari cahaya ilmu dan petunjuk fikih.
Mere
Mereka ka memukmemukul ul rata berbagarata berbagai i amal tanpa amal tanpa mengmengadakaadakan n idenidentifiktifikasi asi jenis dan jenis dan tingtingkatan amal katan amal terstersebut. Atauebut. Atau memb
memberikerikan an statstatus us hukum terhadahukum terhadap p amal tersebut tidak amal tersebut tidak sesuasesuai i dengadengan n apa apa yanyang g dikedikehendahendaki ki syasyariat. Berikuriat. Berikutt contohnya :
contohnya :
-- Nama yang terkeNama yang terkenal di masnal di masyayarakat adarakat adalah artlah artis, senis, seniman, aiman, atlet btlet bukanlukanlah para ulah para ulama, peama, pendidindidik, pemk, pemikir, aikir, atautau da’I melainkan artis, seniman, atlet, dan
da’I melainkan artis, seniman, atlet, dan lain-lain.lain-lain.
-- Dalam aspeDalam aspek keuank keuangan, dgan, dikeluikeluarkaarkan sejumn sejumah besah besar dan kar dan kepereperluan olluan olahraahraga, senga, seni, medi, media masia massa dan msa dan menjaenjagaga stabilitas nasional.
stabilitas nasional.
-- Setiap tahSetiap tahun terun terdapadapat sejumt sejumlah belah besar umsar ummat Imat Islam mslam menunaenunaikan ibikan ibadah haadah haji dan uji dan umrohmroh. Dar. Dari keseli keseluruhauruhann tidak sampa
tidak sampai lebih dari i lebih dari 15% yang baru pertama kali berhaj15% yang baru pertama kali berhaji. i. MereMereka mudah sekali mengelka mudah sekali mengeluarkauarkan n uanguang bahk
bahkan an membmembayaayari ri orangorang-oran-orang g miskimiskin n untuk berhajiuntuk berhaji. . NamuNamun n jika diminta untuk jika diminta untuk mengmengeluareluarkan kan danadana tahunan yang sama untuk digunakan memerangi Yahudi di Palestina atau menangkal kristenisasi, mereka tahunan yang sama untuk digunakan memerangi Yahudi di Palestina atau menangkal kristenisasi, mereka menolak.
menolak.
--
Para pemuda yang awalnya mempelajari dan menjadi ahli di bidang-bidang umum (seperti kedokteran,Para pemuda yang awalnya mempelajari dan menjadi ahli di bidang-bidang umum (seperti kedokteran, tekteknik nik dan dan perpertantanianian) ) menmeninginggalgalkan kan pekpekerjerjaanaannynya a karkarena ena berberanganggapgapan an bahbahwa wa mermereka eka harharus us leblebihih meny
menyibukkaibukkan n diri dalam diri dalam urusaurusan n da’wda’wah ah dan dan tablitablig. g. PadaPadahal hal pekepekerjaarjaan n meremereka ka yanyang g terkterkait ait dengadengann spesi
spesialisalisasinyasinya a merupmerupakan akan fardfardhu hu kifaykifayah. ah. MereMereka ka dapadapat t menjmenjadikaadikan n pekepekerjaarjaannya nnya sebagsebagai ai ibadaibadah h dandan jihad jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh, niat yang benar, dan komitmen yang tinggi terhadap jihad jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh, niat yang benar, dan komitmen yang tinggi terhadap
hukum-hukum Allah. hukum-hukum Allah.
Seme
Sementara di ntara di sisi lain, sisi lain, sektsektor or pendipendidikadikan, n, kesehkesehatanatan, , keagkeagamaan dan amaan dan bantubantuan-baan-bantuantuan n pokok mengelupokok mengeluh h karekarenana kekurangan dana dan diharuskan melakukan penghematan. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah “disini terjadi kekurangan dana dan diharuskan melakukan penghematan. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah “disini terjadi penghematan dan disana terjadi pemborosan”. Hal ini persis dengan apa yang pernah diungkapkan Ibnu Muqaffa’, penghematan dan disana terjadi pemborosan”. Hal ini persis dengan apa yang pernah diungkapkan Ibnu Muqaffa’,
“Aku tidak pernah melihat suatu pemborosan kecuali di pihak
“Aku tidak pernah melihat suatu pemborosan kecuali di pihak yang lain terdapat hak yang diabaikan.”yang lain terdapat hak yang diabaikan.” Diantara hal-hal yang terjadi pada ummat Islam di zaman kemunduran ini yaitu:
Diantara hal-hal yang terjadi pada ummat Islam di zaman kemunduran ini yaitu: 1.
1. MengaMengabaikabaikan fardhu kifayn fardhu kifayah yang berkaah yang berkaitan dengitan dengan masalaan masalah ummat, sepeh ummat, seperti mendarti mendalami ilmlami ilmu, industu, industri,ri, peperangan
peperangan
2.
2.
Mengabaikan sebagian fardhu ‘ain, kurang Mengabaikan sebagian fardhu ‘ain, kurang memberikan perhatian pada hal memberikan perhatian pada hal seperti kewajibanseperti kewajibanamar ma’ruf amar ma’ruf nahi munkarnahi munkar ..
3.
3.
LebiLebih h mempememperhatrhatikan ikan sebagsebagian ian rukunrukun-ruku-rukun n daridaripada pada sebagsebagian ian yanyang g lainlain. . MisaMisalnylnya a ada ada yang lebihyang lebih memperhatikan puasa dan bermalas-malasan dalam sholat.memperhatikan puasa dan bermalas-malasan dalam sholat.
4.
4.
Memperhatikan sebagian ibadah sunnah (misalnya berzikir, bertasbih) lebih banyak daripada ibadah wajibMemperhatikan sebagian ibadah sunnah (misalnya berzikir, bertasbih) lebih banyak daripada ibadah wajib (misalnya membantu para yatim dan orang miskin, mengasihani yang lemah, melawan kezaliman sosial (misalnya membantu para yatim dan orang miskin, mengasihani yang lemah, melawan kezaliman sosial dan politik)dan politik)
Hubungan Fikih Prioritas dengan
Hubungan Fikih Prioritas dengan Fikih-fikih LainnyaFikih-fikih Lainnya A.
A. HubunHubungan Figan Fikih Prkih Prioritioritas dengas dengan Fikian Fikih Perbh Perbandinandingangan Pokok-pokok studi fikih perbandingan yaitu:
Pokok-pokok studi fikih perbandingan yaitu:
1.
1.
Perbandingan antara hal-hal yang baik/Perbandingan antara hal-hal yang baik/mashaalihmashaalih atau halatau hal--hal yang bermanfaat/hal yang bermanfaat/manaafi’ manaafi’ atau kebaikan-atau kebaikan-kebaikan yang disyariatkan—antars satu dengan yang lain.kebaikan yang disyariatkan—antars satu dengan yang lain.
2.
2.
Perbandingan antara hal-hal yang Perbandingan antara hal-hal yang merusak/merusak/mafaasid mafaasid atau yang berbahaya/atau yang berbahaya/mudhar mudhar atau atau kejahatan-kejahatakejahatan-kejahatann yang dilarang antara satu dengan yang lain.yang dilarang antara satu dengan yang lain.
3.
3.
Perbandingan antaraPerbandingan antara mashaalihmashaalih dandan mafaasid mafaasid atau maslatau maslahat-ahat-masmaslahat lahat dan dan keruskerusakan-kakan-keruserusakan akan jikajika keduanya muncul dalam waktu yang sama.keduanya muncul dalam waktu yang sama.
Fikih perbandingan juga fikih prioritas mengharuskan kita untuk: Fikih perbandingan juga fikih prioritas mengharuskan kita untuk:
--
MendahulukanMendahulukandharuuriyyat dharuuriyyat (sesuatu yang tanpa keberadaannya ia mati) daripada(sesuatu yang tanpa keberadaannya ia mati) daripada haajiyat haajiyat (sesuatu yang(sesuatu yang tanpa ada selainnya mungkin bisa hidup), apalagitanpa ada selainnya mungkin bisa hidup), apalagi tahsiinat tahsiinat //al-kamaaliyyat al-kamaaliyyat (sesuatu yang dapat menghiasi(sesuatu yang dapat menghiasi kehidupan bahkan
kehidupan bahkan memperindahnymemperindahnya)a)
--
MendahulukanMendahulukanhaajiyat daripadahaajiyat daripadatahsiinat tahsiinat dandanmukammilat mukammilat .. Adh-dharuuriyyatAdh-dharuuriyyat jugjuga a berberjenjenjanjang. g. MenMenuruurut t parpara a ulaulama ma ada ada limlima: a: agaagama, ma, jiwjiwa, a, ketketuruurunannan, , akaakal, l, harharta ta dandan kehormatan.
kehormatan.
Perbandingan antara
Perbandingan antaramaslahat maslahat yang satu dengan lainnya terdiri atas:yang satu dengan lainnya terdiri atas:
--
MendahulukanMendahulukanmaslahat maslahat yang diyakini kebenarannya daripadayang diyakini kebenarannya daripada maslahat maslahat yang diragukan atau masih dikira-yang diragukan atau masih dikira-kirakira kebenarannykebenarannya.a.
--
MendahulukanMendahulukanmaslahat yang besar daripadamaslahat yang besar daripadamaslahat maslahat yang kecil.yang kecil.--
MendahulukanMendahulukanmaslahat social daripadamaslahat social daripadamaslahat maslahat individualindividual--
MendahulukanMendahulukanmaslahat yang banyak daripadamaslahat yang banyak daripadamaslahat yang sedikit.maslahat yang sedikit.--
MendahulukanMendahulukanmaslahat yang kekal daripadamaslahat yang kekal daripadamaslahat maslahat yang bersifat sementara atau terputus-putus.yang bersifat sementara atau terputus-putus.--
MendahulukanMendahulukanmaslahat yang esensial dan substansial daripadamaslahat yang esensial dan substansial daripadamaslahat maslahat struktural dan pinggiran.struktural dan pinggiran.--
MendahulukanMendahulukanmaslahat mustaqbaliyyahmaslahat mustaqbaliyyah (futuristis=berkenaan dengan masa depan) yang kokoh daripada(futuristis=berkenaan dengan masa depan) yang kokoh daripada maslahatmaslahat temporal yang lemah.temporal yang lemah. Adapun untuk perbandingan antara
Adapun untuk perbandingan antaramafaasid mafaasid para fuqaha menetapkan sejumlah kaidah yang sesuai dengan hokum-para fuqaha menetapkan sejumlah kaidah yang sesuai dengan hokum-hukumnya yang paling penting, antara lain:
hukumnya yang paling penting, antara lain:
-- Tidak boleTidak boleh membh membahayahayakan dirakan diri sendi sendiri dairi dan tidan tidak boleh k boleh membamembahayhayakan (makan (mudharudharat) orat) orang laiang lain.n. -- KeruKerusasakakan itu dn itu dihihililanangkgkan sean sedadapapat munt mungkgkinin..
-- Kerusakan itKerusakan itu tidau tidak dihilk dihilangkangkan dengaan dengan menimn menimbulkabulkan kerun kerusakan sesakan sejenijenisnysnya atau leba atau lebih besaih besar darinyr darinya.a. -- DijalankaDijalankan diantn diantara duara dua kerua kerusakan ysakan yang paliang paling rinng ringan dagan dan diann diantara dutara dua keja kejahataahatan yang pn yang paling aling kecikecil.l. -- KerusakanKerusakan/gang/gangguan yguan yang lebiang lebih rendh rendah dipeah dipertahrtahankan uankan untuk mntuk mencegencegah kerah kerusakausakan yann yang lebih tg lebih tingginggi.i.
-- Gangguan Gangguan yang yang khusukhusus ds diperipertahatahankan nkan untuk untuk mencmencegah egah ganggangguan guan yanyang umg umum.um. Jika antara
Jika antara mashaalihmashaalihdandan mafaasid mafaasid bertemu dalam satu perkara haruslah diadakan perbandingan antara keduanya. bertemu dalam satu perkara haruslah diadakan perbandingan antara keduanya. Jika mafsadat lebih besar daripada manfaat dan maslahat yang muncul secara bersamaan, maka wajib dicegah Jika mafsadat lebih besar daripada manfaat dan maslahat yang muncul secara bersamaan, maka wajib dicegah karena banyaknya mafsadat yang ditimbulkan. Dasarnya adalah firman Allah di Qur’an Surat al-Baqarah ayat 219, karena banyaknya mafsadat yang ditimbulkan. Dasarnya adalah firman Allah di Qur’an Surat al-Baqarah ayat 219, yang artinya:
yang artinya:
“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah: ‘Pada keduanya itu terdapat dosa “Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah: ‘Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa
besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya…..’”keduanya lebih besar daripada manfaatnya…..’”
Kaidah-kaidah terpenting dalam hal ini adalah mencegah mafsadat didahulukan daripada mendapatkan maslahat. Kaidah-kaidah terpenting dalam hal ini adalah mencegah mafsadat didahulukan daripada mendapatkan maslahat. Kaidah ini disempur
Kaidah ini disempurnakan nakan oleh kaidah yaoleh kaidah yang lebih penting seperti:ng lebih penting seperti: -- MafMafsadsadat yat yang keang kecil cil dimdimaklaklum deum demi kmi kemaemaslaslahathatan yan yang beang besar sar -- MafMafsadsadat yat yang muang muncuncul sesl sesaat daat dibibiariarkan dkan demi memi maslaslahaahat yat yang kekng kekalal -- Mafsadat Mafsadat yanyang pasg pasti tti tidak idak ditiditinggalnggalkan dkan demi emi mafsmafsadat adat yanyang disg disangsangsikan.ikan. Kemaslahata
Kemaslahatan ada n ada tiga macam : mubah, sunnah dan tiga macam : mubah, sunnah dan wajib.wajib. Kemafsadatan ada dua macam: makruh/yang dibenci dan haram Kemafsadatan ada dua macam: makruh/yang dibenci dan haram
B.
B. HubunHubungan Figan Fikih Prkih Prioritioritas dengas dengan Fikian Fikih Maqaah Maqaashid/shid/TujuTujuanan Dian
Diantara manfaat dan tara manfaat dan kebakebaikan memahamikan memahami i agamagama a AllaAllah h adaladalah ah bahwbahwa a kita dapat mengetahkita dapat mengetahui ui maksmaksud ud AllAllahah memberi pembebanan kepada manusia. Dengan demikian kita berusaha merealisasikan maksud tersebut sehingga memberi pembebanan kepada manusia. Dengan demikian kita berusaha merealisasikan maksud tersebut sehingga kita tidak memberatkan diri kita maupun orang lain
kita tidak memberatkan diri kita maupun orang lain untuk mengerjakan ibadah yang tidak ada hubungannya denganuntuk mengerjakan ibadah yang tidak ada hubungannya dengan tujuan syariat. Berkaita
tujuan syariat. Berkaitan dengan n dengan ini, kiranya perlu diperhatikan hal-hal seperti di bawah ini:ini, kiranya perlu diperhatikan hal-hal seperti di bawah ini: -- Keharusan Keharusan zakat zakat fitrfitrah beah berupa rupa makamakanan dnan di seti setiap kiap kawasawasan di an di zaman zaman sekarsekarangang
--
Berebut melempar jumroh sebelum tergelincirnyBerebut melempar jumroh sebelum tergelincirnya matahari meskipun a matahari meskipun hal itu mengakibatkan jalanan penuhhal itu mengakibatkan jalanan penuh sesak sampai membawa kematian karenasesak sampai membawa kematian karena seorang terinjak-injak.seorang terinjak-injak. C.
C. HubunHubungan Fgan Fikih ikih PrioPrioritaritas des dengan ngan FikiFikih Nuh Nushushshush
Hubungan fikih prioritas ini lebih banyak terhadap nash-nash Sunnah Nabi, sebab
Hubungan fikih prioritas ini lebih banyak terhadap nash-nash Sunnah Nabi, sebab didalamnya terdapat hal-hal yangdidalamnya terdapat hal-hal yang menyebabkan orang yang memahaminya berbeda-beda, jumlahnya lebih banyak. Hal itu disebabkan As-Sunnah menyebabkan orang yang memahaminya berbeda-beda, jumlahnya lebih banyak. Hal itu disebabkan As-Sunnah memberikan perincian masalah, dan terdiri dari
memberikan perincian masalah, dan terdiri dari cabang-cabang masalah serta penerapannya.cabang-cabang masalah serta penerapannya. Prioritas Kualitas daripada Kuantitas
Prioritas Kualitas daripada Kuantitas
Diantara prioritas penting menurut syariat adalah mendahulukan kualitas dan jenis daripada kuantitas dan bentuk. Diantara prioritas penting menurut syariat adalah mendahulukan kualitas dan jenis daripada kuantitas dan bentuk. Ukuan syariat bukanlah jumlah yang banyak dan besarnya bentuk, akan tetapi kualitas dan tatacara yang ditempuh Ukuan syariat bukanlah jumlah yang banyak dan besarnya bentuk, akan tetapi kualitas dan tatacara yang ditempuh dalam beribadah. Kuantitas adalah seluruh pengungkapan yang menggunakan ukuran-ukuran materiil semata-mata, dalam beribadah. Kuantitas adalah seluruh pengungkapan yang menggunakan ukuran-ukuran materiil semata-mata, seperti tentang jumlah, cakupan luas,
seperti tentang jumlah, cakupan luas, bentuk, timbangan, lamanya waktu dan bentuk, timbangan, lamanya waktu dan lain-lain.lain-lain.
Al-Qur’an mencela kelompok mayoritas jika para anggotanya terdiri dari orang-orang yang tidak berakal, tidak Al-Qur’an mencela kelompok mayoritas jika para anggotanya terdiri dari orang-orang yang tidak berakal, tidak ber
berilmu, tidak ilmu, tidak beriberiman, atau man, atau tidatidak k bersybersyukur ukur (QS(QS. . 29:6329:63, , 7:1877:187, , 11:1711:17, , 2:1432:143, , 6:116:116) 6) dan memuji dan memuji kelomkelompok pok minoritas yang beriman, bekerja dan bersyukur (QS. 34:13, 8:26,11:116). Atas dasar inilah tidak terlalu penting minoritas yang beriman, bekerja dan bersyukur (QS. 34:13, 8:26,11:116). Atas dasar inilah tidak terlalu penting untuk memperbanyak jumlah manusia, tetapi yang terpenting adalah memperbanyak jumlah orang mukmin yang untuk memperbanyak jumlah manusia, tetapi yang terpenting adalah memperbanyak jumlah orang mukmin yang saleh. Hal ini diperkuat pula dengan beberapa kejadian berikut ini:
saleh. Hal ini diperkuat pula dengan beberapa kejadian berikut ini:
-- Tentara ThaTentara Thalut memlut memperoperoleh kemleh kemenangenangan, padan, padahal meahal mereka jreka jauh lebauh lebih sediih sedikit darkit daripada jipada jumlaumlah tentah tentara Jalra Jalutut yang demikian besar (QS. 2:249, 2:251)
yang demikian besar (QS. 2:249, 2:251)
--
Rasulullah dan sahabatnya memperoleh kemenangan dalam peperang Badar, padahal mereka jauh lebihRasulullah dan sahabatnya memperoleh kemenangan dalam peperang Badar, padahal mereka jauh lebih sedikit daripada jumlah orang-orang musyrik (QS. 3:123,sedikit daripada jumlah orang-orang musyrik (QS. 3:123, 8:26)8:26)
Seseorang itu dinilai karena ilmu yang ada di kepalanya, karena iman di dalam dadanya dan sejauh mana kebaikan Seseorang itu dinilai karena ilmu yang ada di kepalanya, karena iman di dalam dadanya dan sejauh mana kebaikan dan kesungguhan (esensi dan proses) amal yang dikerjakannya. Dalam hal agama dan ibadah, arti amal yang paling dan kesungguhan (esensi dan proses) amal yang dikerjakannya. Dalam hal agama dan ibadah, arti amal yang paling baik adalah amal yang paling ikhlas dan palin
baik adalah amal yang paling ikhlas dan paling benar (menurut g benar (menurut as-Sunnah) dilakukan (Abu Ali al-as-Sunnah) dilakukan (Abu Ali al-Fudhail IbnuFudhail Ibnu Iy
kompe
kompetitititif f dengadengan n yanyang g lain, bahkan lebih lain, bahkan lebih berkuberkualitaalitas s dengdengan an amalamal/pro/produk duk yang lain. yang lain. DalaDalam m hal hal membumembunuhnuh sekalipun.
sekalipun.
“Barangsiapa yang membunuh tokek dalam pukulan yang pertama, baginya seratus kebaikan; dalam pukulan yang “Barangsiapa yang membunuh tokek dalam pukulan yang pertama, baginya seratus kebaikan; dalam pukulan yang kedua baginya kurang dari seratus; dan dalam pukulan
kedua baginya kurang dari seratus; dan dalam pukulan yang ketiga baginya kurang lagi dari itu.”yang ketiga baginya kurang lagi dari itu.”
Hadits di atas menunjukkan pentingnya kesungguhan dan pelaksanaan kerja, meskipun itu berupa hal yang kecil Hadits di atas menunjukkan pentingnya kesungguhan dan pelaksanaan kerja, meskipun itu berupa hal yang kecil seperti membunuh tokek. Ini merupakan cara membunuh yang baik. Membunuh dengan cepat mengurangi rasa sakit seperti membunuh tokek. Ini merupakan cara membunuh yang baik. Membunuh dengan cepat mengurangi rasa sakit binatang yang dibunuh.
binatang yang dibunuh.
Sesungguhnya ada sebagian orang yang mati sebelum ia mati, usianya berakhir sedang dia banyak perhitungan Sesungguhnya ada sebagian orang yang mati sebelum ia mati, usianya berakhir sedang dia banyak perhitungan dengan manusia. Namun ada juga manusia yang tetap hidup setelah ia mati. Ia meninggalkan amal-amal yang saleh dengan manusia. Namun ada juga manusia yang tetap hidup setelah ia mati. Ia meninggalkan amal-amal yang saleh dan bermanfaat ilmunya atau keluarga serta murid-murid yang ditinggalkannya beramal baik pula. Contohnya antara dan bermanfaat ilmunya atau keluarga serta murid-murid yang ditinggalkannya beramal baik pula. Contohnya antara lain adalah Rasulullah saw., Umar bin Abdul Azis, Imam Ghazali dan Imam Nawawi.
lain adalah Rasulullah saw., Umar bin Abdul Azis, Imam Ghazali dan Imam Nawawi.
Jadi kunci sukses dalam hal ini adalah keimanan dan kehendak kuat, bukan jumlah dan banyaknya orang. Siapapun Jadi kunci sukses dalam hal ini adalah keimanan dan kehendak kuat, bukan jumlah dan banyaknya orang. Siapapun orang yang membaca sejarah Rasulullah saw., sahabat dan khulafa’ ar Rasyidin akan melihat bahwa mereka lebih orang yang membaca sejarah Rasulullah saw., sahabat dan khulafa’ ar Rasyidin akan melihat bahwa mereka lebih memperhatikan kualitas amal, bukan kuantitas.
memperhatikan kualitas amal, bukan kuantitas. Prioritas dalam Bidang Ilmu dan
Prioritas dalam Bidang Ilmu dan PemikiranPemikiran
Diantara prioritas penting menurut syariat adalah mendahulukan ilmu daripada amal. Ilmu mendahului amal, ia Diantara prioritas penting menurut syariat adalah mendahulukan ilmu daripada amal. Ilmu mendahului amal, ia merupakan acuan dan penunjuk amal. Disebutkan “ilmu itu pemimpin, sedang amal adalah pengikutnya.” (Hadits merupakan acuan dan penunjuk amal. Disebutkan “ilmu itu pemimpin, sedang amal adalah pengikutnya.” (Hadits Muadz). Dasarnya adalah:
Muadz). Dasarnya adalah: “Sesungguhny
“Sesungguhnya hamba Allah yang a hamba Allah yang paling takut kepada-Nya adalah ulama” (QS. 35:28)paling takut kepada-Nya adalah ulama” (QS. 35:28) “Barangsiapa y
“Barangsiapa yang dikehendaki Allah baik, ang dikehendaki Allah baik, Ia pahamkan kepadanyIa pahamkan kepadanya tentang agama.”a tentang agama.”
Dengan demikian ilmu haruslah melahirkan rasa takut kepada Allah yang pada gilirannya mendorong kepada amal. Dengan demikian ilmu haruslah melahirkan rasa takut kepada Allah yang pada gilirannya mendorong kepada amal. Ilmu dan paham/mengerti akan melahirkan amal
Ilmu dan paham/mengerti akan melahirkan amal yang sebaik-baiknya.yang sebaik-baiknya. Dida
Didahulukhulukannyannya a ilmu atas ilmu atas amal disebaamal disebabkan ilmulah yang bkan ilmulah yang membmembedakaedakan n antarantara a yanyang g hak dan hak dan yayang ng batil dalambatil dalam kepercayaan; benar dan salah dalam dalam kategorisasi; sunnah dan bid’ah
kepercayaan; benar dan salah dalam dalam kategorisasi; sunnah dan bid’ah dalam peribadatan; baik dan cacat dalamdalam peribadatan; baik dan cacat dalam muamalah; halal dan haram dalam tindakan; sifat terpuji dan sifat jelek dalam akhlak; yang diterima dan yang muamalah; halal dan haram dalam tindakan; sifat terpuji dan sifat jelek dalam akhlak; yang diterima dan yang ditolah dalam pengukuran; yang rajih dan marjuh (berat dan
ditolah dalam pengukuran; yang rajih dan marjuh (berat dan ringan) dalam perkataan dan perbuatan.ringan) dalam perkataan dan perbuatan.
Ilmu merupakan prasyarat bagi setiap aktivitas leadership/kepemimpinan dalam bidang apapun, baik dalam bidang Ilmu merupakan prasyarat bagi setiap aktivitas leadership/kepemimpinan dalam bidang apapun, baik dalam bidang manajemen politik, militer, pemberi fatwa/ulama maupun pemberian kebijakan. Profesi yang dimiliki didasari oleh manajemen politik, militer, pemberi fatwa/ulama maupun pemberian kebijakan. Profesi yang dimiliki didasari oleh dua hal: penjagaan/amanah dan
dua hal: penjagaan/amanah dan ilmu/kompentensiilmu/kompentensi/kemampuan dan pengalaman. Dasarnya adalah:/kemampuan dan pengalaman. Dasarnya adalah: -
- ((QQSS. . 1122::5544--5555))
--
“Kad“Kadi i itu ada itu ada tiga macamtiga macam: : dua dalam neraka dan dua dalam neraka dan satu dalam surga. Seorasatu dalam surga. Seorang ng kadi yang mengetkadi yang mengetahuiahui kebenaran lalu ia memutuskan hukum berdasarkan ilmunya, maka ia dalam surga. Seorang kadi yang kebenaran lalu ia memutuskan hukum berdasarkan ilmunya, maka ia dalam surga. Seorang kadi yang memutuskan perkara dengan kebodohan, maka ia dalam neraka; Seorang kadi yang mengetahui kebenaran memutuskan perkara dengan kebodohan, maka ia dalam neraka; Seorang kadi yang mengetahui kebenaran lalu berlaku tidak adil dalam memutuskan hukum, maka ialalu berlaku tidak adil dalam memutuskan hukum, maka ia dalam neraka.” (Hadits riwayadalam neraka.” (Hadits riwayat Buraidah)t Buraidah)
Selain dibutuhkan dalam ruang lingkup pengadilan dan fatwa agama, ilmu dibutuhkan juga dalam bidang dakwah Selain dibutuhkan dalam ruang lingkup pengadilan dan fatwa agama, ilmu dibutuhkan juga dalam bidang dakwah dan pendidikan (QS. 12:108, 3:79). Setiap da’i—dari pengikut Nabi Muhammad saw.—wajib mempergunakan dan pendidikan (QS. 12:108, 3:79). Setiap da’i—dari pengikut Nabi Muhammad saw.—wajib mempergunakan hujjah yang nyata dalam dakwahnya. Artinya ajakan yang ditawarkan hendaknya disertai dengan bukti-bukti yang hujjah yang nyata dalam dakwahnya. Artinya ajakan yang ditawarkan hendaknya disertai dengan bukti-bukti yang akurat, serta pengetahuan yang benar. Seorang da’i harus mengetahui untuk apa ia berdakwah, siapa objek dakwah akurat, serta pengetahuan yang benar. Seorang da’i harus mengetahui untuk apa ia berdakwah, siapa objek dakwah dan bagaimana/metode ia berdakwah. Untuk itu dikatakan bahwa seorang rabbani adalah orang yang berilmu, dan bagaimana/metode ia berdakwah. Untuk itu dikatakan bahwa seorang rabbani adalah orang yang berilmu, mengamalkan dan mengajarkan ilmunya (QS. 3:79), mendidik manusia dengan ilmu yang ringan/masalah-masalah mengamalkan dan mengajarkan ilmunya (QS. 3:79), mendidik manusia dengan ilmu yang ringan/masalah-masalah ya
yang ng jeljelas as sebsebeluelum m ilmilmu u yyang ang berberat/ at/ masmasalaalah-mh-masaasalah lah yayang ng menmendaldalam, am, menmendiddidik ik dendengan gan memmemperperhathatikaikann tahapan/tingka
tahapan/tingkatan/kondisi/keterjatan/kondisi/keterjangkauan akal ngkauan akal orang yang orang yang dididiknydididiknya.a. Prioritas Pemahaman daripada sekedar
Il
Ilmu mu lelebibih h ututamama a dadariripapada da amamalal. . NaNamumun n tetermrmasasuk uk hahal l pepentntining g jujuga ga adadalalah ah memempmpririororititasaskakan n ililmumu dirayah/pema
dirayah/pemahaman haman daripada ilmu riwayah/daripada ilmu riwayah/menghapal teks. Ilmu yang sebenarnya adalah ilmu yang terserap dalammenghapal teks. Ilmu yang sebenarnya adalah ilmu yang terserap dalam pe
pemahmahamaaman n dan dan penpengejgejawaawantantahanhan. . IsIslam lam menmengingingiginkankan n agaagar r menmendaldalamiami/ta/tafaqfaqquh quh agaagama, ma, bukbukan an seksekadaadar r mempelajariny
mempelajarinya a (QS. 9:122)(QS. 9:122)
“Manusia itu bagaikan barang tambang emas dan perak; yang baik dari mereka di masa jahiliah adalah yang baik “Manusia itu bagaikan barang tambang emas dan perak; yang baik dari mereka di masa jahiliah adalah yang baik dalam Islam—jika mereka memahami agama.” (Hadits Abu Hurairah menurut
dalam Islam—jika mereka memahami agama.” (Hadits Abu Hurairah menurut Muslim).Muslim). Disebutkan dalam hadits Abu Musa sebagaimana dimuat dalam sahihain,
Disebutkan dalam hadits Abu Musa sebagaimana dimuat dalam sahihain,
“Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah bagaikan hujan yang lebat mengenai “Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah bagaikan hujan yang lebat mengenai bumi. Ada diantaranya tanah yang subur lalu mendapatkan air, maka menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput bumi. Ada diantaranya tanah yang subur lalu mendapatkan air, maka menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput
yan
yang g banybanyak. ak. Dan diantarDan diantaranyanya a tanatanah h yayang ng gersagersang ng yang dapat yang dapat menamenahan han curacurah h hujanhujan, , maka dengannymaka dengannya a AllaAllahh memberikan manfaat bagi manusia; mereka minum, meminumkan ternak, dan menanam. Sebagian hujan mengenai memberikan manfaat bagi manusia; mereka minum, meminumkan ternak, dan menanam. Sebagian hujan mengenai sepetak tanah yang lain, yakni lembah yang tidak dapat menahan curah hujan, tidak pula menumbuhkan rumput. sepetak tanah yang lain, yakni lembah yang tidak dapat menahan curah hujan, tidak pula menumbuhkan rumput. Perumpamaan ini seperti seseorang yang yang mendalami agama Allah, lalu mendapatkan manfaat dari ilmu Allah Perumpamaan ini seperti seseorang yang yang mendalami agama Allah, lalu mendapatkan manfaat dari ilmu Allah yang aku diutus karena ilmu itu, maka ia mempelajari dan mengajarkannya. Dan, seperti orang yang sama sekali yang aku diutus karena ilmu itu, maka ia mempelajari dan mengajarkannya. Dan, seperti orang yang sama sekali tidak meningkat dengan ilmu itu, dan tidak pula
tidak meningkat dengan ilmu itu, dan tidak pula menerima petunjuk Allah yang aku diutus karenanya.”menerima petunjuk Allah yang aku diutus karenanya.” Berdasarkan uraian hadits di atas, terdapat tiga kelompok manusia:
Berdasarkan uraian hadits di atas, terdapat tiga kelompok manusia: 1.
1. KeKelolompmpok ok yyanang tg terertitingnggigi
Orang yang mendalami ilmu, memperoleh manfaat darinya, serta
Orang yang mendalami ilmu, memperoleh manfaat darinya, serta mengajarkannymengajarkannya.a. 2.
2. KKelelomomppok ok kkededuuaa
Orang yang mempunyai hati yang suka menghapal, bukan pemahaman yang tajam, bukan pula kecerdikan Orang yang mempunyai hati yang suka menghapal, bukan pemahaman yang tajam, bukan pula kecerdikan akal yang dapat
akal yang dapat menyimpulkan makna-makna dan hukum-hukum.menyimpulkan makna-makna dan hukum-hukum. 3.
3. KKelelomomppok ok kketetigigaa
Orang yang tidak mempunyai pemahaman dan hapalan, juga tidak mempunyai ilmu dan amal. Orang yang tidak mempunyai pemahaman dan hapalan, juga tidak mempunyai ilmu dan amal. Wala
Walaupun upun pemapemahamahaman n lebilebih h utama daripada menghapautama daripada menghapalkanlkan, , namunamun n mengmenghapal hapal tetatetap p mempmempunyunyai ai nilanilai i karekarenana ing
ingataatan n sansangagat t besbesar ar artartinyinya a bagbagi i manmanusiusia. a. MenMenghaghapal pal hanhanyayalah lah menmenyiyimpampan n datdata-da-data ata serserta ta penpengegetahtahuan uan-- pengetahuan untuk kemudian dipergunakan. Menghapal bukanlah sesuatu yang dituju, ia sebagai alat. Kesalahan pengetahuan untuk kemudian dipergunakan. Menghapal bukanlah sesuatu yang dituju, ia sebagai alat. Kesalahan
ummat Islam dalam hal ini adalah memberikan porsi menghapal lebih banyak daripada porsi
ummat Islam dalam hal ini adalah memberikan porsi menghapal lebih banyak daripada porsi memahami.memahami. Prioritas tujuan syariat daripada
Prioritas tujuan syariat daripada zahirnyazahirnya
Diantara materi fikih adalah menyelami tujuan syariat, mengetahui rahasia-rahasia serta ‘illah-‘illah (sebabnya), Diantara materi fikih adalah menyelami tujuan syariat, mengetahui rahasia-rahasia serta ‘illah-‘illah (sebabnya), mengaitkan antara satu bagian dengan yang lain,
mengaitkan antara satu bagian dengan yang lain, mengembalikamengembalikan cabang-cabang pada aslinya, mengembalikan pulan cabang-cabang pada aslinya, mengembalikan pula bagian-bagian terkecil pada keseluruhannya, tidak berhenti pada zahirnya saja, dan tidak hanya terikat pada arti bagian-bagian terkecil pada keseluruhannya, tidak berhenti pada zahirnya saja, dan tidak hanya terikat pada arti tekstualnya. Allah mempunyai tujuan-tujuan dalam setiap apa yang disyariatkan, baik perintah, larangan, maupun tekstualnya. Allah mempunyai tujuan-tujuan dalam setiap apa yang disyariatkan, baik perintah, larangan, maupun kebol
kebolehannyehannya. a. AllaAllah h tidak mensyatidak mensyariatkriatkan an sesusesuatu atu secasecara ra seraserampanmpangan, gan, tetatetapi pi untuk suatu untuk suatu hikmhikmah ah yanyang g terkterkaitait dengan kesempurnaan, ilmu, rahmat, serta kebaikan-Nya terhadap makhluk. Banyak orang yang sibuk dalam ilmu dengan kesempurnaan, ilmu, rahmat, serta kebaikan-Nya terhadap makhluk. Banyak orang yang sibuk dalam ilmu aga
agama ma hanhanya ya menmengagambambang ng di di ataatas s perpermukmukaanaan, , titidak dak menmenyyelaelam m ke ke bagbagian ian daldalam am tidtidak ak memmemungungut ut mutmutiariara- a-mutiarany
mutiaranya. Lalu dengan a. Lalu dengan itu mereka menyibukkan diri dalam hal-hal yang lahiriah, bukan dalam rahasia dan itu mereka menyibukkan diri dalam hal-hal yang lahiriah, bukan dalam rahasia dan tujuan- tujuan-tujuan ilmu. Kebanyakan pemahaman tekstual-lahiriah ini melahirkan kesimpulan yang cenderung mempersempit tujuan ilmu. Kebanyakan pemahaman tekstual-lahiriah ini melahirkan kesimpulan yang cenderung mempersempit apa yang sebenarnya diperluas oleh
apa yang sebenarnya diperluas oleh Allah; mempersulit apa yang sebenarnya dipermudah oleh Allah; mempersulit apa yang sebenarnya dipermudah oleh Allah.Allah. Prioritas ijtihad daripada taklid
Prioritas ijtihad daripada taklid Ilmu
Ilmu, , bagi ulama bagi ulama salasalaf f adaladalah ah ilmu yang ilmu yang mandmandiri, disertairi, disertai i arguargumentment-argu-argumen men di di daladalamnymnya, a, tidatidak k haruharus s sejasejalanlan dengan siapapun, ilmu berjalan dengan dalil-dalil dan ia beroperasi dengan kebenaran yang
dengan siapapun, ilmu berjalan dengan dalil-dalil dan ia beroperasi dengan kebenaran yang andal.andal. Ib
Ibnunul l QaQayyyyim im memendndasasararkakan n lalararangngan an dadan n cecelalaan an atatas as sisikakap p tataklklid id papada da fifirmrman an AlAllalah h (Q(QS. S. 1717:3:36)6). . IaIa berkata,”Berdasarkan kesepakatan para ahli ilmu, taklid bukanlah mengetahui/berilmu. Jika kebekuan atas lahiriah berkata,”Berdasarkan kesepakatan para ahli ilmu, taklid bukanlah mengetahui/berilmu. Jika kebekuan atas lahiriah
nash tercela
nash tercela, , sebagsebagaimaaimana na hal ini hal ini terdterdapat dalam apat dalam kelomkelompok pok ZahZahiriyiriyah ah lama dan lama dan barubaru, , maka lebih maka lebih terctercela lagiela lagi kebekuan atas perkataan para ulama pendahulu, tanpa memperhatikan padanya perubahan zaman, kebutuhan, dan kebekuan atas perkataan para ulama pendahulu, tanpa memperhatikan padanya perubahan zaman, kebutuhan, dan tingkatan pengetahuan. Kami memprediksikan, seandainya para mujtahid dahulu sempat hidup di zaman kita dan tingkatan pengetahuan. Kami memprediksikan, seandainya para mujtahid dahulu sempat hidup di zaman kita dan melihat apa yang kita lihat, tentu mereka akan banyak mengubah fatwa dan hasil ijtihadnya. Seperti yang pernah melihat apa yang kita lihat, tentu mereka akan banyak mengubah fatwa dan hasil ijtihadnya. Seperti yang pernah
dilakukan oleh Imam Syafi’I r.a dan Imam Ahmad yang mempunyai beberapa versi jawaban untuk situasi yang dilakukan oleh Imam Syafi’I r.a dan Imam Ahmad yang mempunyai beberapa versi jawaban untuk situasi yang berbeda.
berbeda.
Prioritas studi dan perencanaan dalam persoalan dunia Prioritas studi dan perencanaan dalam persoalan dunia
Pentingnya mendahulukan ilmu daripada amal dalam persoalan agama berlaku juga dalam persoalan dunia. Kita Pentingnya mendahulukan ilmu daripada amal dalam persoalan agama berlaku juga dalam persoalan dunia. Kita hidup pada zaman yang mendasarkan segala sesuatu pada ilmu pengetahuan. Karenanya, segala persoalan hidup hidup pada zaman yang mendasarkan segala sesuatu pada ilmu pengetahuan. Karenanya, segala persoalan hidup tida
tidak k dapadapat t diladilakukan kukan tanpa adanya tanpa adanya suatu perencansuatu perencanaan. aan. SebeSebelum lum mengmengerjakerjakan an sesuasesuatu, tu, seseoseseorang rang ditudituntut ntut agar agar mengadakan studi ke lapangan,
mengadakan studi ke lapangan, mengadakan perencanaan yang matang dan mengadakan perencanaan yang matang dan mengadakan perhitungan serta observasimengadakan perhitungan serta observasi yang akurat.
yang akurat.
Adapun kelompok yang paling banyak berkepentingan terhadap masa depannya adalah para pemimpin gerakan Adapun kelompok yang paling banyak berkepentingan terhadap masa depannya adalah para pemimpin gerakan Islam. Mereka tidak boleh
Islam. Mereka tidak boleh membiarkan masalah-masalmembiarkan masalah-masalah berlalu tanpa ah berlalu tanpa mempelajari pengalamamempelajari pengalaman masa n masa lampau, ataulampau, atau melihat realitas hari ini, atau menilai benar dan salah dalam ijtihad. Mereka harus mencari kekuatan dan titik melihat realitas hari ini, atau menilai benar dan salah dalam ijtihad. Mereka harus mencari kekuatan dan titik kelemahan ummat Islam dan musuhnya. Termasuk mencari tahu siap saja musuh-musuh kita sebenarnya, yang kekal kelemahan ummat Islam dan musuhnya. Termasuk mencari tahu siap saja musuh-musuh kita sebenarnya, yang kekal dan sementara/incidental, yang dapat didekati dan
dan sementara/incidental, yang dapat didekati dan yang tidak. Adalah tidak dibenarkan yang tidak. Adalah tidak dibenarkan menyamakan musuh-musuhmenyamakan musuh-musuh itu sementara secara realitas keadaan
itu sementara secara realitas keadaan mereka berbeda-beda.mereka berbeda-beda. Semu
Semua a itu tidak itu tidak dapadapat t diketdiketahui kecuali dengan ilmu ahui kecuali dengan ilmu dan penelitidan penelitian an yanyang g objeobjektif, jauh ktif, jauh dari intervdari intervensi yangensi yang subjektif, terbebas dari pengaruh-pengaruh keadaan individu, lingkungan
subjektif, terbebas dari pengaruh-pengaruh keadaan individu, lingkungan dan waktu.dan waktu. Prioritas dalam pendapat-pendapat fikih
Prioritas dalam pendapat-pendapat fikih
Telah disepakati oleh ahli ilmu bahwa apa yang ditetapkan melalui ijtihad bukanlah apa yang ditetapkan oleh nash. Telah disepakati oleh ahli ilmu bahwa apa yang ditetapkan melalui ijtihad bukanlah apa yang ditetapkan oleh nash. Apa yang ditetapkan oleh nash dan diperkuat melalui ijmak yang meyakinkan bukanlah apa yang ditetapkan oleh Apa yang ditetapkan oleh nash dan diperkuat melalui ijmak yang meyakinkan bukanlah apa yang ditetapkan oleh nash, yang terdapat perbedaan
nash, yang terdapat perbedaan di dalamnya.di dalamnya. Yang
Yang terjterjadi adi dewadewasa sa ini ini adalaadalah h berleberlebihanbihannya nya perhaperhatian tian oranorang g terhterhadap adap hal-hal-hal hal yanyang g diperdiperselisselisihkaihkan n dibandibandingding terhadap hal-hal yang disepakati. Dan sementara itu perhatian kita terhadap nash-nash yang zhanni memalingkan terhadap hal-hal yang disepakati. Dan sementara itu perhatian kita terhadap nash-nash yang zhanni memalingkan orang dari yang qath’i. Sungguh berbahaya kecenderungan kita untuk menampilkan persoalan yang sangat banyak orang dari yang qath’i. Sungguh berbahaya kecenderungan kita untuk menampilkan persoalan yang sangat banyak memb
membuka uka pelupeluang ang persperselisielisihan, han, pada pada perspersoalaoalannya nnya hanyhanya a beruberupa pa hipothipotesisesis, , tidak diperseltidak diperselisihkisihkan an dan dan tidak adatidak ada perbedaan di
perbedaan di dalamnya.dalamnya.
Prioritas dalam bidang fatwa dan
Prioritas dalam bidang fatwa dan dakwahdakwah
Diantara prioritas dalam bidang fatwa dan dakwah adalah mendahulukan usaha meringankan dan memudahkan Diantara prioritas dalam bidang fatwa dan dakwah adalah mendahulukan usaha meringankan dan memudahkan dari
daripada pada membmemberateratkan kan dan dan mempemempersulrsulit. it. AyAyat at Qur’Qur’an an dan dan As-SAs-Sunnah menunjukkunnah menunjukkan an bahwbahwa a memumemudahkadahkan n dandan meringankan itu lebih disukai oleh Allah dan Rasul-Nya (QS. 2:185, 4:28, 5:6). Hal ini dapat dilihat dalam hal-hal meringankan itu lebih disukai oleh Allah dan Rasul-Nya (QS. 2:185, 4:28, 5:6). Hal ini dapat dilihat dalam hal-hal dibawah ini:
dibawah ini:
-- BBeerbrbukuka pa puauasa sa sasaaat st safafaar r
-- DiperintaDiperintahkan pahkan pada imada imam dalam dalam shalm shalat berat berjamajama’ah aga’ah agar merir meringankngankan shalan shalatnyatnya sebab dia sebab diantaantara makra makmummum terdapat yang lemah, tua dan yang mempunyai keperluan tertentu.
terdapat yang lemah, tua dan yang mempunyai keperluan tertentu.
--
Ketika Rasulullah ditanya tentang perintah mengawalkan pelemparan dan bukan mengakhirkannya, beliauKetika Rasulullah ditanya tentang perintah mengawalkan pelemparan dan bukan mengakhirkannya, beliau hanya menjawab, “Lakukan, dan tidak ada dosa.”. Para fuqaha mempermudah perintah pelemparan ini hanya menjawab, “Lakukan, dan tidak ada dosa.”. Para fuqaha mempermudah perintah pelemparan ini sehsehingingga ga mermereka eka memempemperborbolehlehkan kan pelpelempemparaaran n jujumramrah h di di harhari i palpaling ing akhakhir ir dan dan memmemperperbolbolehkehkanan inabah/diwakilka
inabah/diwakilkan karena ada uzur. n karena ada uzur. Sebab ia dapat dilaksanakan setelah tahalul yang terakhir dari ihram.Sebab ia dapat dilaksanakan setelah tahalul yang terakhir dari ihram. -- Sesuatu ySesuatu yang diharang diharamkaamkan dalam kn dalam kondisondisi terti tertentu daentu dapat dihpat dihalalalalkan (Qkan (QS. 2:1S. 2:173, sut73, sutera untera untuk lakiuk laki-lak-laki)i)
-- ParPara a fuqfuqaha syaaha syariariah h memmemperperbolbolehkehkan peruan perubahbahan fatwan fatwa a karkarena peruena perubahbahan ruang dan waktan ruang dan waktu, kebiu, kebiasaasaan- an-kebiasaan, dan kondisi.
kebiasaan, dan kondisi.
--
Memperhatikan hukum penahapan sejalan dengan sunatullah dalam penciptaan Memperhatikan hukum penahapan sejalan dengan sunatullah dalam penciptaan makhluk dan perintah sertamakhluk dan perintah serta mengikuti metode perundang-undangan hukum Islam, seperti dalam kewajiban shalat, puasa dan lainnya, mengikuti metode perundang-undangan hukum Islam, seperti dalam kewajiban shalat, puasa dan lainnya, serta larangan-larangannyserta larangan-larangannya. Misalnya pada a. Misalnya pada penahapan larangan minum khamar.penahapan larangan minum khamar.
Hal penting yang merupakan keharusan dewasa ini dalam meningkatkan pendidikan ummat Islam dan pendalaman Hal penting yang merupakan keharusan dewasa ini dalam meningkatkan pendidikan ummat Islam dan pendalaman agamanya adalah mengetahui apa yang mesti diprioritaskan bagi mereka, apa yang
agamanya adalah mengetahui apa yang mesti diprioritaskan bagi mereka, apa yang seharusnyseharusnya diakhirkan, serta apaa diakhirkan, serta apa yang seharusnya dihilangkan dari pendidikan ummat Islam. Apa yang dipelajari di lembaga-lembaga pendidikan itu yang seharusnya dihilangkan dari pendidikan ummat Islam. Apa yang dipelajari di lembaga-lembaga pendidikan itu ternyata masih terdapat kekurangan-kekurangan. Hal itu bahkan
Ilmu Kalam misalnya, masih terus diajarkan dengan metode klasik. Ilmu itu sebenarnya membutuhkan pembaruan Ilmu Kalam misalnya, masih terus diajarkan dengan metode klasik. Ilmu itu sebenarnya membutuhkan pembaruan agar berbicara dengan bahasa Al-Qur’an yang menyentuh fitrah, akal dan hati sekaligus, bukan dengan ungkapan agar berbicara dengan bahasa Al-Qur’an yang menyentuh fitrah, akal dan hati sekaligus, bukan dengan ungkapan filsafat Yunani. Juga perlu dilengkapi dengan ilmu-ilmu kontemporer, kebudayaan kontemporer, mengambil filsafat Yunani. Juga perlu dilengkapi dengan ilmu-ilmu kontemporer, kebudayaan kontemporer, mengambil bukti- bukti ilmiah yang dapat
bukti ilmiah yang dapat memperkokoh pilar-pilar keimanan dan memutus tali pengingkaran.memperkokoh pilar-pilar keimanan dan memutus tali pengingkaran.
Demikian pula ilmu fikih membutuhkan kemudahan bagi manusia, dijelaskan dengan metode baru, dan hendaklah Demikian pula ilmu fikih membutuhkan kemudahan bagi manusia, dijelaskan dengan metode baru, dan hendaklah diperhatikan apa yang diperlukan manusia masa kini, seperti perseroan, muamalah, aktivitas bank, bentuk-bentuk diperhatikan apa yang diperlukan manusia masa kini, seperti perseroan, muamalah, aktivitas bank, bentuk-bentuk pe
perjarjanjinjian, an, menmengubgubah ah ististilailah-ih-ististilah lah satsatuan uan lamlama a daldalam am masmasalaalah h matmata a uanuang, g, serserta ta ukuukuraran n ke ke daldalam am bahbahasaasa kontemporer.
kontemporer.
Prioritas dalam bidang amal yang tetap/kekal daripada yang
Prioritas dalam bidang amal yang tetap/kekal daripada yang terputus-putusterputus-putus
Al-Qur’an dan As-Sunnah menjelaskan bahwa di sisi Allah amal-amal mempunyai urutan tingkatan yang Al-Qur’an dan As-Sunnah menjelaskan bahwa di sisi Allah amal-amal mempunyai urutan tingkatan yang berbeda- beda. Ada yang lebih utama dan yang
beda. Ada yang lebih utama dan yang lebih disukai Allah daripada amal yang lain. (QS. 9:19-20). Perbedaan urutanlebih disukai Allah daripada amal yang lain. (QS. 9:19-20). Perbedaan urutan ini
ini tidaktidaklah lah bersbersifat acak-acaifat acak-acakan, kan, tetatetapi pi beraberada da pada ukuran-ukpada ukuran-ukuran uran dan dan prinsprinsip-prip-prinsip dasar insip dasar yanyang g sehaseharusnyrusnyaa diperhatikan. Diantara ukuran-ukuran tersebut adalah:
diperhatikan. Diantara ukuran-ukuran tersebut adalah:
--
Hendaknya amal itu tetap/kekal.Hendaknya amal itu tetap/kekal.Artinya bahwa pelaku amal hendaknya senantiasa menekuni dan menjalankannya secara terus-menerus. Artinya bahwa pelaku amal hendaknya senantiasa menekuni dan menjalankannya secara terus-menerus. Berbeda dengan amal-amal yang dikerjakan hanya sewaktu-waktu dan sesekali saja.Untuk ini terdapat Berbeda dengan amal-amal yang dikerjakan hanya sewaktu-waktu dan sesekali saja.Untuk ini terdapat hadits berikut ini sebagai
hadits berikut ini sebagai dasarnya.dasarnya. Diri
Diriwaywayatkan oleh atkan oleh BukhBukhari dan ari dan MuslMuslim im dari Masruq, ia dari Masruq, ia mengmengatakaatakan, n, “Kam“Kami i pernapernah h bertbertanyanya a kepadkepadaa Aisyah r.a, amal apa yang paling disukai oleh Nabi
Aisyah r.a, amal apa yang paling disukai oleh Nabi saw?” Maka ia menjawab,”Yang kekal.”saw?” Maka ia menjawab,”Yang kekal.”
Sebenarnya seseorang cukup melaksanakan amal sedikit rutin, sehingga akan muncul ketaatan yang Sebenarnya seseorang cukup melaksanakan amal sedikit rutin, sehingga akan muncul ketaatan yang terus-menerus dan keberkahannya yang banyak. Berbeda dengan amal yang banyak dan berat. Barangkali yang menerus dan keberkahannya yang banyak. Berbeda dengan amal yang banyak dan berat. Barangkali yang sedikit dan kekal akan dapat berkembang sehingga melebihi yang banyak tetapi terputus-putus berlipat sedikit dan kekal akan dapat berkembang sehingga melebihi yang banyak tetapi terputus-putus berlipat ganda.
ganda.
-- MengunMengunggggulkulkan amaan amal yal yang lebng lebih banih banyayak manfk manfaataatnynya bagi ora bagi orang laang lain.in. Misalnya amalan jihad lebih utama daripada amalan ibadah
Misalnya amalan jihad lebih utama daripada amalan ibadah haji karena lebih bermanfaat untuk ummat haji karena lebih bermanfaat untuk ummat (QS(QS 9:19-20), pengutamaan ilmu daripada ibadah.
9:19-20), pengutamaan ilmu daripada ibadah.
-- Amal yanAmal yang lebig lebih luas dah luas dan langn langgengeng manfg manfaaaatnytnya lebih da lebih dipripriorioritaitaskaskan.n. Misalnya sedekah kambing yang hampir
Misalnya sedekah kambing yang hampir beranak, sedekah jariyahberanak, sedekah jariyah
-- BeraBeramal mal pada pada zamazaman fitn fitnah, nah, saat saat ummaummat met menghanghadapi cdapi cobaaobaan, ken, kesulitsulitan daan dan krin krisis.sis.
Amal saleh disini merupakan bukti kekuatan beragama, kekokohan iman dan konsisten atas
Amal saleh disini merupakan bukti kekuatan beragama, kekokohan iman dan konsisten atas kebenaran.kebenaran. “Mukmin yang kuat lebih baik dan
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.”lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.” -- Amal-amaAmal-amal hal hati/psti/psikis ikis dan badan batin tin lebilebih diuh diutamatamakan dkan dariparipada aada amal-mal-amal amal fisifisik.k.
Alasannya adalah: niat dan ikhlas (merupakan amal batiniah) adalah dasar diterimanya suatu amal (QS. Alasannya adalah: niat dan ikhlas (merupakan amal batiniah) adalah dasar diterimanya suatu amal (QS. 98:5), hati merupakan hakikat
98:5), hati merupakan hakikat manusia, pusat kebaikan/kerusakannymanusia, pusat kebaikan/kerusakannya (QS a (QS 26:87-89, 50:31-33)26:87-89, 50:31-33) Penul
Penulis is mengmengamatamati i dan dan sangasangat t menymenyesalkaesalkan n bahwbahwa a kebankebanyakayakan n orang yang orang yang terlterlalu alu mempmempersoersoalkanalkan masalah-masalah lahiriah (misalnya memendekkan pakaian, menipiskan kumis, membiarkan tumbuhnya masalah-masalah lahiriah (misalnya memendekkan pakaian, menipiskan kumis, membiarkan tumbuhnya jenggot, jumlah tangga mimbar, dll), seringkali mengabaikan masalah-masalah yang lebih penting dan jenggot, jumlah tangga mimbar, dll), seringkali mengabaikan masalah-masalah yang lebih penting dan mempunyai dampak yang lebih jauh, seperti berbakti pada orang tua, menyambung hubungan silaturahmi, mempunyai dampak yang lebih jauh, seperti berbakti pada orang tua, menyambung hubungan silaturahmi, menepati amanah, memelihara hak orang lain, menekuni pekerjaan dll.
menepati amanah, memelihara hak orang lain, menekuni pekerjaan dll.
--
Urutan prioritas disebabkan perbedaan pengaruh-pengaruh waktu, lingkungan dan Urutan prioritas disebabkan perbedaan pengaruh-pengaruh waktu, lingkungan dan pribadi.pribadi. Untuk ini terdapat contoh sebagai berikut: Ulama berbeda pendapat diUntuk ini terdapat contoh sebagai berikut: Ulama berbeda pendapat di dalam menetapkan amal yang palingdalam menetapkan amal yang paling utama di
utama di antaantara ra pertpertaniananian, , perinperindustrdustrian, ian, atau atau perdperdagangagangan;paan;padahal dahal semusemua a bidabidang ng terstersebut ebut memimemilikiliki keutamaan. Para ulama yang jeli berpendapat bahwa
keutamaan. Para ulama yang jeli berpendapat bahwa keutamaan bidang itu terletak pada keutamaan bidang itu terletak pada sejauh mana amalsejauh mana amal itu dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam kondisi kekurangan pangan, maka pertanian lebih utama daripada itu dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam kondisi kekurangan pangan, maka pertanian lebih utama daripada yang lain. Namun bila
yang lain. Namun bila pangan telah melimpah, masyarakat membutuhkan berbagai macam produk pangan telah melimpah, masyarakat membutuhkan berbagai macam produk industriindustri untuk mencukupi kebutuhan ummat guna mempertahankan kehormatan bangsa. Dan ketika hasil pertanian untuk mencukupi kebutuhan ummat guna mempertahankan kehormatan bangsa. Dan ketika hasil pertanian dan
dan proproduk duk indindustustri ri tetelah lah menmencukcukupiupi, , mamaka ka seksektor tor perperdagdagangangan an sansangagat t dipdiperlerlukaukan n karkarena ena oraorangng mem
membutbutuhkuhkan an penpengangangkugkutan tan hashasil-il-hashasil il proprodukduksi si dardari i suasuatu tu negnegara ara ke ke negnegara ara lailain. n. SesSesungungguhguhnynyaa menguasai teknologi maju dan ilmu pengetahuan yang mengantarkan ke arah itu menjadi suatu keharusan menguasai teknologi maju dan ilmu pengetahuan yang mengantarkan ke arah itu menjadi suatu keharusan dan sangat mendesak.
dan sangat mendesak.
--
IbadaIbadah h yanyang g palinpaling g utamutama a adaladalah ah amal yang diridhai Allah dalam setiap waktu amal yang diridhai Allah dalam setiap waktu sesusesuai ai dengdengan an waktwaktuu tertentu serta tugas-tugas tertentu yang diembanMis
Misalnalnya ya ibaibadah dah yayang ng palpaling ing utautama ma ialialah ah padpada a wawaktu ktu jijihad had yayaitu itu jihjihad ad itu itu sensendirdiri, i, mesmeskipkipun un harharusus meninggalkan wirid-wir
meninggalkan wirid-wirid seperti shalat tengah malam dan id seperti shalat tengah malam dan berpuasa siang hari, bahkan juga berpuasa siang hari, bahkan juga meninggalkanmeninggalkan kesempurnaan shalat fardhu sebagaimana dalam keadaan aman (shalat sunnah dan nawafil). Ibadah yang kesempurnaan shalat fardhu sebagaimana dalam keadaan aman (shalat sunnah dan nawafil). Ibadah yang pali
paling ng utamutama a ketiketika ka azan azan dikumdikumandanandangkan gkan adaladalah ah menimeningganggalkan lkan segalsegala a sesuasesuatu tu yanyang g menjmenjadi adi tugatugass rutinnya, lalu sibuk
rutinnya, lalu sibuk menyambutnymenyambutnya.a.
“Hanya kepadaMulah kami menyembah dan
“Hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan.” (QS. 1:5)hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan.” (QS. 1:5) Sungguh, orang yang telah mantap dalam dua
Sungguh, orang yang telah mantap dalam dua hal ini adalah benar. Pakaiannya sederhana, makanannya apahal ini adalah benar. Pakaiannya sederhana, makanannya apa yang ada, kesibukannya hanya kepada perintah-perintah Allah di setiap waktu, majelisnya di tempat mana yang ada, kesibukannya hanya kepada perintah-perintah Allah di setiap waktu, majelisnya di tempat mana saja yang didapatinya kosong, tidak dikuasai oleh isyarat, dan tidak diperbudak oleh ikatan, tidak dikuasai saja yang didapatinya kosong, tidak dikuasai oleh isyarat, dan tidak diperbudak oleh ikatan, tidak dikuasai oleh bentuk,
oleh bentuk, bebas dan bebas dan mandimandiri, berputar sekitar perintah Allah, senantiari, berputar sekitar perintah Allah, senantiasa sa mengmengikuti perintaikuti perintah h AllaAllahh kema
kemana na ia pergi, merasa damai ia pergi, merasa damai dengdengannyannya a setisetiap orang ap orang yang baik-bayang baik-baik, dan ik, dan oranorang g yanyang g jahat gerahjahat gerah dengannya. Ia bagaikan hujan dimana jatuh member manfaat…………Alangkah asingnya ia dia di tengah dengannya. Ia bagaikan hujan dimana jatuh member manfaat…………Alangkah asingnya ia dia di tengah manusia. Alangkah tenteramnya ia di
manusia. Alangkah tenteramnya ia di sisi Allah, serta alangkah tenteram dan sisi Allah, serta alangkah tenteram dan senangnya ia bersamaNya.senangnya ia bersamaNya. Prioritas dalam bidang yang diperintahkan antara pokok dan cabang
Prioritas dalam bidang yang diperintahkan antara pokok dan cabang Menda
Mendahulukhulukan an yang yang pokok pokok artiartinya mendahulunya mendahulukan kan apa apa yayang ng berhuberhubungabungan n dengdengan an iman kepada Allah iman kepada Allah dandan mentauhidkan-Ny
mentauhidkan-Nya, iman a, iman kepada malaikat, kitab-kitab serta rasul-rasul-Nykepada malaikat, kitab-kitab serta rasul-rasul-Nya dan a dan iman kepada hari iman kepada hari akhir. (QS. 2:177,akhir. (QS. 2:177, 4:136). Iman yang benar harus membuahkan suatu amal, dan atas kadar kekuatan dan kedalaman iman maka 4:136). Iman yang benar harus membuahkan suatu amal, dan atas kadar kekuatan dan kedalaman iman maka amal-amal itu ada, apakah itu mengerjakan apa yang diperintahkan atau menjauhi apa yang dilarang. Amal yang tidak amal itu ada, apakah itu mengerjakan apa yang diperintahkan atau menjauhi apa yang dilarang. Amal yang tidak didasarkan iman yang benar maka tidak ada
didasarkan iman yang benar maka tidak ada nilainya di sisi Allah (QS. 24:39).nilainya di sisi Allah (QS. 24:39).
Oleh karena itu hal yang paling berhak untuk memperoleh prioritas daripada yang lain adalah meluruskan aqidah, Oleh karena itu hal yang paling berhak untuk memperoleh prioritas daripada yang lain adalah meluruskan aqidah, memurnikan tauhid, menolak syirik dan khurafat, menanamkan benih-benih keimanan dalam hati sehingga kalimat memurnikan tauhid, menolak syirik dan khurafat, menanamkan benih-benih keimanan dalam hati sehingga kalimat tauhid benar-benar berakar dalam jiwa, menjadi cahaya kehidupan, serta dapat menghancurkan kegelapan pikiran tauhid benar-benar berakar dalam jiwa, menjadi cahaya kehidupan, serta dapat menghancurkan kegelapan pikiran maupun perilaku.
maupun perilaku.
Sudah dimaklumi bahwa antara suatu amal dan lainnya terdapat perbedaan urutan yang jelas
Sudah dimaklumi bahwa antara suatu amal dan lainnya terdapat perbedaan urutan yang jelas dari segi syariat.dari segi syariat.Amal- Amal-amal fardhu
amal fardhu mermerupakan dasar-dasupakan dasar-dasar ar amal dalam amal dalam agamagamaa. . OraOrang ng yanyang g melamelakukan secara sempurnakukan secara sempurna, , tanptanpaa sedikitpun menguranginya, akan dibukakan di depannya pintu surga, meskipun ia kurang mengerjakan amal-amal sedikitpun menguranginya, akan dibukakan di depannya pintu surga, meskipun ia kurang mengerjakan amal-amal sunnah. Adalah keliru jika seseorang menyibukkan diri mengerjakan sunnah dan sukarela dari amalan shalat, puasa sunnah. Adalah keliru jika seseorang menyibukkan diri mengerjakan sunnah dan sukarela dari amalan shalat, puasa dan haji daripada yang fardhu-fardhu. Para fuqaha menetapkan bahwa Allah tidak menerima ibadah sunnah sebelum dan haji daripada yang fardhu-fardhu. Para fuqaha menetapkan bahwa Allah tidak menerima ibadah sunnah sebelum ibada
ibadah h fardfardhu hu dituditunaikanaikan. n. Imam Imam ar-Rar-Raghiaghib b menjmenjelaskelaskan an tentatentang ng perbaperbandingndingan an antaantara ra ibadaibadah-ibah-ibadah dah fardfardhu hu dandan ibadah-ibadah sunnah. “Ketahuilah bahwa ibadah itu lebih
ibadah-ibadah sunnah. “Ketahuilah bahwa ibadah itu lebih umum daripada sekadar kebaikan, sebab umum daripada sekadar kebaikan, sebab setiap kebaikansetiap kebaikan adalah ibadah, dan tidak setiap ibadah adalah kebaikan. Diantara perbedaan keduanya, bahwa ibadah tersendiri dari adalah ibadah, dan tidak setiap ibadah adalah kebaikan. Diantara perbedaan keduanya, bahwa ibadah tersendiri dari fardhu-fardhu yang sudah diketahui, dan batasan-batasan yang ditentukan. Orang yang meninggalkannya menjadi fardhu-fardhu yang sudah diketahui, dan batasan-batasan yang ditentukan. Orang yang meninggalkannya menjadi zalim yang melanggar.”
zalim yang melanggar.”
Fardhu ‘ain didahulukan daripada fardhu kifayah Fardhu ‘ain didahulukan daripada fardhu kifayah..
Sebab dalam fardhu kifayah, jika seseorang telah melakukannya berarti orang lain telah terlepas dosa meski ia tidak Sebab dalam fardhu kifayah, jika seseorang telah melakukannya berarti orang lain telah terlepas dosa meski ia tidak melakukannya. Penulis menjelaskan bahwa fardhu kifayah pun mempunyai tingkatan. Ada yang dilaksanakan oleh melakukannya. Penulis menjelaskan bahwa fardhu kifayah pun mempunyai tingkatan. Ada yang dilaksanakan oleh banyak orang dan ada pula yang hanya sedikit orang yang melaksanakannya. Fardhu kifayah yang sama sekali banyak orang dan ada pula yang hanya sedikit orang yang melaksanakannya. Fardhu kifayah yang sama sekali belu
belum m digadigarap rap itu lebih itu lebih utamutama a membmembutuhkutuhkan an penanpenanganaganan n daridaripada fardhu pada fardhu kifaykifayah ah yanyang g telah ditangtelah ditangani ani oleholeh sebagian orang. Terkadang pada suatu saat fardhu kifayah bisa menjadi fardhu ‘ain bagi seseorang dikarenakan sebagian orang. Terkadang pada suatu saat fardhu kifayah bisa menjadi fardhu ‘ain bagi seseorang dikarenakan hanya dia sendiri yang memiliki beberapa keahlian yang dibutuhkan. Maka baginya merupakan suatu keharusan hanya dia sendiri yang memiliki beberapa keahlian yang dibutuhkan. Maka baginya merupakan suatu keharusan untuk menjalankan tugas itu dan tidak ada yang menghalanginya. Misalnya seperti pengajar, khatib, dokter, dan untuk menjalankan tugas itu dan tidak ada yang menghalanginya. Misalnya seperti pengajar, khatib, dokter, dan insinyur. Sementara hanya ia sendiri yang
insinyur. Sementara hanya ia sendiri yang mempunyai ilmu dan ketrampilan.mempunyai ilmu dan ketrampilan. Mengutamakan hak-hak manusia atas hak-hak Allah
Mengutamakan hak-hak manusia atas hak-hak Allah
Jika fardhu ‘ain didahulukan atas fardhu kifayah, maka dalam fardhu ‘ain sendiri ada tingkatan antara satu dengan Jika fardhu ‘ain didahulukan atas fardhu kifayah, maka dalam fardhu ‘ain sendiri ada tingkatan antara satu dengan yang lain. Karenanya syariat memberi penekanan pada banyak hukumnya dengan memuliakan apa yang menjadi yang lain. Karenanya syariat memberi penekanan pada banyak hukumnya dengan memuliakan apa yang menjadi hak-h
hak-hak hamba. Misalnyak hamba. Misalnya, a, jika haji itu jika haji itu wajiwajib b dan membaydan membayar ar utang juga wajib, maka utang juga wajib, maka membmembayaayar r utanutang g haruharuss didahulukan. Tidak boleh seorang muslim mendahulukan ibadah
ia mendapatkan izin dari yang mengutangi atau pembayarannya dapat ditangguhkan dan dia
ia mendapatkan izin dari yang mengutangi atau pembayarannya dapat ditangguhkan dan dia yakin bahwa pengutangyakin bahwa pengutang akan dapat
akan dapat melunasinymelunasinya.a.
Mengutamakan hak-hak jamaah atas hak-hak p
Mengutamakan hak-hak jamaah atas hak-hak p eroranganerorangan
Alasannya adalah karena perorangan tidak dapat eksis dengan jamaah. Aplikasinya misalnya : Alasannya adalah karena perorangan tidak dapat eksis dengan jamaah. Aplikasinya misalnya :
-- Jihad yanJihad yang sifag sifatnytnya fara fardhu kidhu kifayfayah meah mengalngalahkan ahkan periperintah ntah berbberbakti akti pada pada oranorang tuag tua -- Jihad yanJihad yang sifag sifatnytnya farda fardhu ‘aihu ‘ain harn harus didus didahuluahulukan dkan dariparipada beada berbaktrbakti pada i pada orang orang tuatua
--
Imam Ghazali dan lainnya memperbolehkan melempar panah pada orang-orang muslim yang dijadikanImam Ghazali dan lainnya memperbolehkan melempar panah pada orang-orang muslim yang dijadikan perisai oleh musuhperisai oleh musuh Prioritas loyalita
Prioritas loyalitas terhadap masyarakat dan s terhadap masyarakat dan ummat atas suku ummat atas suku dan perorangandan perorangan Dasarnya adalah QS. 5:55-56, 4:135,
Dasarnya adalah QS. 5:55-56, 4:135, 5:8).5:8).
“Barangsiapa terbunuh di bawah bendera dengan maksud yang tidak jelas yang menyeru kepada fanatisme golongan “Barangsiapa terbunuh di bawah bendera dengan maksud yang tidak jelas yang menyeru kepada fanatisme golongan dan mendukung sikap ini, maka ia
dan mendukung sikap ini, maka ia mati secara jahiliah.”mati secara jahiliah.” Unt
Untuk uk itu itu perperlu lu pempemelieliharharaan aan terterhadhadap ap setsetiap iap yyang ang berberkaikaitan tan dendengan gan uruurusan san masmasyayarakrakat at dan dan umummahmah, , dandan memberinya prioritas dalam tingkatan kemaslahatan serta tuntutan. Hal ini tidak lain adalah menyiapkan individu memberinya prioritas dalam tingkatan kemaslahatan serta tuntutan. Hal ini tidak lain adalah menyiapkan individu agar menjadi batu bata dalam bangunan masyarakat atau anggota dalam
agar menjadi batu bata dalam bangunan masyarakat atau anggota dalam konstruksinykonstruksinya yang dinamik.a yang dinamik. “Perumpamaa
“Perumpamaan orang-orang n orang-orang mukmin dalam kecintaan, kasih mukmin dalam kecintaan, kasih sayang, dan kelemah-lembutannya adlah bagaikansayang, dan kelemah-lembutannya adlah bagaikan tubuh; jika salah satu anggota
tubuh; jika salah satu anggota tubuh mengeluh, maka seluruh tubuh menderita dengan tidak dapat tubuh mengeluh, maka seluruh tubuh menderita dengan tidak dapat tidur dan demam.tidur dan demam. (Muttafaq ‘alaih dari Nu’man bin
(Muttafaq ‘alaih dari Nu’man bin Basyir)Basyir) Prioritas dalam hal-hal yang terlarang Prioritas dalam hal-hal yang terlarang Pada bidang
Pada bidang terlterlaranarang g terdterdapat perbedaaapat perbedaan n tingtingkatakatan n yanyang g bukan hanya bukan hanya satu tingkatsatu tingkatan an tetatetapi pi dalam tingkadalam tingkatantan perbedaan yang tinggi, yang paling tinggi—tanpa diragukan lagi—adalah kufur kepada Allah, sedangkan yang perbedaan yang tinggi, yang paling tinggi—tanpa diragukan lagi—adalah kufur kepada Allah, sedangkan yang paling rendah adalah makruh
paling rendah adalah makruh tanzih/khilaftanzih/khilaful aula/bukan yang ul aula/bukan yang lebih utama.lebih utama. Kufur sendiri mempunyai tingkatan yang berbeda-beda:
Kufur sendiri mempunyai tingkatan yang berbeda-beda: Kufur ilhad dan juhud
Kufur ilhad dan juhudorang yang tidak percaya bahwa bagi alam orang yang tidak percaya bahwa bagi alam ini ada Tuhan (QS. 6:29, 4:136)ini ada Tuhan (QS. 6:29, 4:136) Kufur syirik
Kufur syirik orang yang mempercayai adannya Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, namun mereka jugaorang yang mempercayai adannya Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, namun mereka juga menyembah tuhan-tuhan lain (QS. 43:9, 29:61,
menyembah tuhan-tuhan lain (QS. 43:9, 29:61, 10:31)10:31) Kekufuran ahli kitab
Kekufuran ahli kitabmendustakan mendustakan kerasulan Mkerasulan Muhammad uhammad saw. saw. (QS. (QS. 5:48)5:48) Kekufuran orang murtad
Kekufuran orang murtad keluarnya seseorang dari Islam setelah ia memperoleh petunjuk Allah kepada Islam,keluarnya seseorang dari Islam setelah ia memperoleh petunjuk Allah kepada Islam, seburuk-burukny
seburuk-buruknya jenis a jenis kekufuran (QS. 2:217)kekufuran (QS. 2:217) Kekufuran nifak
Kekufuran nifak orang yang hidup melakukan kewajiban dalam Islam, namun mereka melakukan tipu dayaorang yang hidup melakukan kewajiban dalam Islam, namun mereka melakukan tipu daya terhadap ummat Islam dan loyal kepada musuh Islam (QS. 4:145-146, 2:9)
terhadap ummat Islam dan loyal kepada musuh Islam (QS. 4:145-146, 2:9) Kufur paling besar = kufur kepada
Kufur paling besar = kufur kepada Allah dan risalah-Nya (QS. 4:115, 17:15)Allah dan risalah-Nya (QS. 4:115, 17:15)
Kufur paling kecil = maksiat-maksiat, betapapun tingkatannya dalam agama, misalnya orang yang meninggalkan Kufur paling kecil = maksiat-maksiat, betapapun tingkatannya dalam agama, misalnya orang yang meninggalkan shalat karena malas, bukan
shalat karena malas, bukan karena ingkar atau meremehkannya.karena ingkar atau meremehkannya. Syirik paling besar =
Syirik paling besar = menjadikan sekutu bagi Allah, mencintainya sebagaimana ia menjadikan sekutu bagi Allah, mencintainya sebagaimana ia mencintai Allah (QS. 27:97-98)mencintai Allah (QS. 27:97-98) Syirik paling kecil =
Syirik paling kecil = riya’, berpura-pura terhadap manusia, bersumpah dengan selain riya’, berpura-pura terhadap manusia, bersumpah dengan selain AllahAllah Nifak paling besar =
Nifak paling besar = nifak aqidah, menyembunyikan kekafiran dan memperlihatkan keislamannifak aqidah, menyembunyikan kekafiran dan memperlihatkan keislaman
Nifak paling kecil = nifak amal dan tingkah laku (jika dipercayai ia berkhianat, jika berbicara ia dusta, jika ia Nifak paling kecil = nifak amal dan tingkah laku (jika dipercayai ia berkhianat, jika berbicara ia dusta, jika ia berjanji ia ingkar, jika
berjanji ia ingkar, jika berselisih ia membuka rahasia)berselisih ia membuka rahasia)
Dosa besar = dosa yang mempunyai bahaya yang besar yang menyebabkan pelakunya mendapat murka Allah, Dosa besar = dosa yang mempunyai bahaya yang besar yang menyebabkan pelakunya mendapat murka Allah, laknat-Ny
laknat-Nya dan a dan api neraka jahannam. Kadangkala diwajibkan bagi pelakunya hukuman/had di dunia. Yang termasuk api neraka jahannam. Kadangkala diwajibkan bagi pelakunya hukuman/had di dunia. Yang termasuk dosa besar diantaranya adalah:
dosa besar diantaranya adalah: -- SSyyiirriik k
-- MemMembunbunuh jiuh jiwa mawa manusnusia yia yang diang diharharamkamkan Alan Allah klah kecuecuali dali dengengan haan hak k -- SSiihhiir r
-- MMaakkaan n rriibbaa