• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nomor SOP. Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembangan Usaha. Petugas Pelayanan/Fasil itas. Konsumen / Pemakai Jasa. Mulai. Tolak.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Nomor SOP. Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembangan Usaha. Petugas Pelayanan/Fasil itas. Konsumen / Pemakai Jasa. Mulai. Tolak."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

: : :

:

Dasar Hukum : 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan :

2. PP Nomor 75 Tahun 2006 tentang PNPB di Kementerian Kelautan dan Perikanan 2. Menguasai Komputer (Min. Microsoft Office) 4. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan

Keterkaitan : : 2. ATK Peringatan : Konsumen / Pemakai Jasa Petugas Pelayanan/Fasil itas Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembangan Usaha Kelengkapan Waktu (Menit) Output 1 3 4 5 7 8 9 10 1 Form pelayanan jasa listrik 1

Form pelayanan jasa listrik

z

Form pelayanan jasa listrik telah

diisi

1 Form pelayanan jasa listrik

3

Form pelayanan jasa listrik telah

diisi

1 Form pelayanan jasa listrik

4

Form pelayanan jasa listrik telah

diisi

1 Penerimaan jasa listrik

5 Bukti Pembayaran 1 Bukti Pembayaran

Petugas menerima uang pembayaran dan menyetorkan ke bendahara penerima

Bendahara penerima menyerahkan bukti pembayaran ke petugas pelayanan jasa listrik dan pemohon

3. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan.

Kasie Pelayanan Usaha mengkoreksi dan memberi persetujuan/paraf terhadap tagihan dan jumlah pembayaran.

2 6

Pemohon ke petugas pelayanan jasa listrik

Petugas menghitung biaya listrik terpakai pemohon yang dituangkan kedalam form jasa listrik

No. Uraian Kegiatan

Pelaksana Mutu Baku

Ket. Bendahara

Penerima

Pelayanan Pelayanan Jasa Listrik dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan Pelayanan Jasa Listriktidak dapat berjalan dengan lancar.

Pencatatan dan Pendataan Buku Pelayanan Jasa Listrik

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Kualifikasi Pelaksana 1. Memahami PNBP dan Pelayanan Jasa Pelabuhan

SOP Pengelolaan PNBP Peralatan/Perlengkapan 1. Komputer

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP Nama SOP Pelayanan Jasa Listrik

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Tgl Revisi 18 Maret 2019 Tgl Efektif 01 April 2019

Disahkan Oleh a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kepala Pelabuhan Perikanan

Henry M. Batubara

Mulai

Selesaii

Terima Tolak

(2)

: PPS-BITUNG.073 : : : : :

: 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan :

2. PP Nomor 75 Tahun 2006 tentang PNPB di Kementerian Kelautan dan Perikanan 3. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan.

4. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan

Keterkaitan : - SOP Pengelolaan PNBP :

2. ATK Peringatan

: :

Peralatan/Perlengkapan 1. Komputer

Pelayanan Sewa Peralatan TPI dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan Penumpukan Barang tidak dapat berjalan dengan lancar.

Pencatatan dan Pendataan Pelayanan Jasa Sewa Peralatan TPI

Kualifikasi Pelaksana 1. Menguasai pengelolaan PNBP

2. Menguasai Komputer (Min. Microsoft Office) Dasar Hukum

Tri Aris Wibowo

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA Nama SOP Pelayanan Jasa Sewa Peralatan TPI

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP Tgl. Pembuatan

Kepala Pelabuhan Perikanan

Tgl Revisi 16 Juni 2020

Tgl Efektif 1 Juli 2020

(3)

Konsumen / Masyarakat Petugas Pelayanan Jasa / Fasilitas Kepala Seksi Pelayanan / Kabid TKPU

Kelengkapan (Menit)Waktu Output

1 3 4 5 7 8 9 10 1 Fotokopi KTP 1 Permohonan 2 Laporan ketersediaan peralatan TPI 2 Laporan ketersediaan peralatan TPI 3 Permohonan 2 Laporan ketersediaan peralatan TPI

4 Form Sewa Peralatan 1 Form Sewa Peralatan

5 Form Sewa Peralatan 1 Pembayaran Sewa Peralatan

6 Pembayaran Sewa Peralatan 2 Bukti Penerimaan

7 Bukti Penerimaan 1 Bukti Penerimaan

Petugas pelayanan membuat beruta acara penyetoran jasa sewa peralatan yang ditandatangani oleh Kasie Pelayanan Usaha dan kabid Tata Kelola dan Pelayanan Usaha

Petugas menyetor penerimaan ke bendahara penerima

Penyewa membayar uang panjar sewa kepada kasir, lalu petugas

mengeluarkan peralatan tersebut sesuai permintaan yang dituangkan pada permohonan sewa

Setelah selesai penggunaan peralatan, kasir menghitung biaya sewa yang dituangkan didalam form sewa peralatan, kemudian petugas menyerahkan kepada penyewa peralatan untuk membayar

Penyewa peralatan melunasi biaya sewa peralatan kepada kasir

2 6

Penyewa mengajukan permohonan kepada petugas pelayanan jasa sewa peralatan TPI

Petugas pelayanan mengecek ketersediaan/kelayakan alat TPI higienis, selanjutnya mencatat peralatan yang disewakan sesuai permintaan

No. Uraian Kegiatan Bendahara Ket.

Penerima Mulai s Ya Tidak Selesai Sesuai ?

(4)

Nomor SOP : PPS-BTG. 083 Tgl. Pembuatan : 4 Desember 2013 Tgl Revisi : Tgl Efektif : Disahkan Oleh : Nama SOP :

: 1. UU RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Kualifikasi Pelaksana :

2. UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan

4. PERPRES RI Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 5. PERMEN KP RI Nomor PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan

Keterkaitan

: - SOP Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Kedatangan Kapal Perikanan Peralatan/Perlengkapan : 1. Meja & Kursi

- SOP Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Keberangkatan Kapal Perikanan 2. Lemari Arsip

3. Komputer & Printer 4. Alat Tulis Menulis (ATK) 5. Internet

6. Blangko Pembayaran Jasa Tambat Labuh

Peringatan : Pencatatan dan Pendataan :

1. Minimal lulusan SMK/Sederajat

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Pelayanan jasa Tambat Labuh Non - Tunai

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

16 Juni 2020 1 Juli 2020

a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kepala Pelabuhan

Proses Tahapan dalam Imbalan Jasa Tambat Labuh dapat dijadikan sebagai acuan/dasar yang

legal secara hukum Laporan Bulanan Jasa Tambat Labuh

3. PP RI Nomor 19 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas PP Nomor 62 Tahun 2002 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Kelautan dan Perikanan

7. Mesin EDC 6. PERMEN KP RI Nomor 32/PERMEN-KP/2014 tentang Pelayanan Publik di Lingkungan

Kementerian Kelautan dan Perikanan

7. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan

(5)

Nakhoda/Pengur us/Pemilik Kapal

Perikanan

Petugas Tambat Labuh Kelengkapan Waktu

(menit) Out Put

1 3 4 5 6 7 8

1. 1

2.

Surat permohonan keberangkatan kapal, Surat Tanda Bukti Laporan

Kedatangan Kapal, dan Surat Tanda Bukti Laporan Keberangkatan Kapal (STBLKB) 5 Blanko Pembayaran Jasa Tambat Labuh Apabila persyaratan lengkap, dilaksanakan penghitungan besaran biaya Jasa tambat/ labuh,

setelah selesai menandatangani Blanko Pembayaran Jasa Tambat

Labuh, membubuhi cap lunas

3 4

4 2

5 2

6

Bukti pelunasan jasa tambat labuh (struk dan blanko jasa tambat labuh yang dicap lunas)

1 Blanko Pembayaran Jasa Tambat Labuh Pengurus/Pemilik/Nakhoda Kapal menerima bukti

pembayaran lunas

No. Uraian Kegiatan Ket.

Pemilik/Nakhoda/Pengurus Kapal dan menerima bukti penyelesaian pembayaran (struk lunas dan blanko tambat labuh yang dicap lunas)

2

Pemilik/Nakhoda/Pengurus Kapal menyerahkan Surat permohonan

keberangkatan kapal, Surat Tanda Bukti Laporan Kedatangan Kapal, dan Surat Tanda Bukti Laporan Keberangkatan Kapal (STBLKB) kepada petugas jasa tambat labuh

Petugas jasa tambat labuh menghitung biaya jasa tambat labuh berdasarkan STBL Kedatangan dan Surat Pemberitahuan Rencana Keberangkatan, kemudian menyampaikan rincian pembayaran kepada pemilik/pengurus kapal

Petugas tambat labuh membuat kode billing tagihan kapal melalui aplikasi SIMPONI

Petugas tambat labuh memasukkan kode billing tersebut ke alat EDC

Pemilik/Nakhoda/Pengurus Kapal melakukan pembayaran melalui mesin EDC Ya Tidak Lengkap Selesai Mulai

(6)

: PPS-BITUNG. 071 : 4 Desember 2013 : : : :

Dasar Hukum : 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan :

2. PP Nomor 75 Tahun 2006 tentang PNPB di Kementerian Kelautan dan Perikanan 3. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata

Kerja UPT Pelabuhan Perikanan.

4. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan

Keterkaitan : - SOP Pengelolaan PNBP :

- SOP Penyusunan Laporan Pas Masuk Harian 2. ATK

Peringatan : :

Nomor SOP Tgl. Pembuatan

Tgl Revisi 16 Juni 2020

Tgl Efektif 1 Juli 2020

Disahkan Oleh a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap

Peralatan/Perlengkapan 1. Komputer

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Nama SOP Jasa Pas Masuk Harian

Kepala Pelabuhan

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Pelayanan Pas Masuk dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan Pas Masuk Harian tidak dapat berjalan dengan lancar.

Pencatatan dan Pendataan Laporan Pas Masuk Harian

(7)

Kepala Seksi Pelayanan Usaha Petugas Pelayanan Jasa Fasilitas Usaha Pengguna/ Kendaraan Koordinator Pelayanan Bendahara Penerima Kelengkap an Waktu (Menit) Output 1 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Karcis 1 Karcis 2 Karcis 1 Karcis 3 Karcis 1 Penerimaan jasa 4 Karcis 5 Penerimaan jasa 5 Karcis 3 Penerimaan jasa 6 Karcis dan Berita Acara 10 Penerimaan jasa 7 Karcis dan Berita Acara Penerimaa 10 Bukti Penerimaan 8 Arsip Karcis 2 Bukti Penerimaan Koordinator pelayanan jasa mengarsipkan berita acara penyetoran PNBP dan

laporan hasil penerimaan jasa pas masuk harian

Pengguna/kendaraan memasuki area pelabuhan dan membayar karcis pas masuk sesuai dengan tarif yang berlaku

Petugas pelayanan menghitung jumlah uang sesuai dengan jumlah karcis yang terpakai dan melaporkan hasil penerimaan jasa pas masuk serta menyerahkan sisa karcis kepada Kasie Pelayanan Usaha

Kasie Pelayanan Usaha memerintahkan koordinator pelayanan jasa untuk memverifikasi laporan petugas pelayanan pas masuk yang dituangkan kedalam berita acara penerimaan yang disahkan oleh Kepala Seksi Pelayanan Usaha dan diketahui oleh Kepala Bidang Tata Kelola dan Pelayanan Usaha

Petugas pelayanan pas masuk menerima dan mengecek jumlah karcis sesuai nomor urut yang akan digunakan dan dibukukan didalam buku jurnal harian pas masuk kemudian petugas pelayanan melaksanakan pelayanan jasa pas masuk di pos pelayanan

No. Uraian Kegiatan

Koordinator pelayanan jasa menyetorkan penerimaan pas masuk dan berita acara penyetoran PNBP kepada bendahara penerima PNBP

Bendahara Penerimaan menerima penyetoran jasa pas masuk dan berita acara penyetoran PNBP setelah ditandatangani dan diserahkan kepada Kasie Pelayanan Usaha melalui koordinator pelayanan jasa

Ket.

2

Kasie Pelayanan Usaha menyerahkan karcis pas masuk harian kepada petugas pelayanan pas masuk

Mulai

Terima Tolak

Lengkap?

(8)

:

: 4 Desember 2013 :

: :

: Pelayanan Sewa Alat Berat

Dasar Hukum : 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan : 1. Menguasai prosedur pelayanan sewa alat berat

2. PER. 06/MEN/2007 tentang Tata organisasi & Tata Kerja Pelabuhan 2. Menguasai Komputer (Min. Microsoft Office)

3. PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan 4. PP N0. 75 Tahun 2006 tentang PNBP KKP

Keterkaitan : - SOP Pengelolaan PNBP : 1. Komputer

- SOP Penyusunan Laporan Sewa Alat Berat

Lintas Satker :

-Peringatan : : Laporan Sewa Alat Berat

Tgl Efektif

Disahkan Oleh

16 Juni 2020

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP Tgl. Pembuatan Tgl Revisi

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

1 Juli 2020

PPS-BITUNG. 069

Kualifikasi Pelaksana

Peralatan/Perlengkapan

Pelayanan Sewa Alat Berat dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan Alat Berat tidak dapat berjalan dengan lancar.

a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap

Pencatatan dan Pendataan

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Nama SOP

Tri Aris Wibowo Kepala Pelabuhan

(9)

Pengguna jasa Kepala Seksi Pelayanan Usaha Petugas Pelayanan Bendahara Penerima Subag

Umum Operator Kelengkapan

Waktu

(Menit) Output

1 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 Form Penggunaan

alat berat dan KTP 2

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

2 Form Penggunaan

Alat Berat telah diisi 2

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

3 Form Penggunaan

Alat Berat telah diisi 5

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

4 Form Penggunaan

Alat Berat telah diisi 3

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

5 Form Penggunaan

Alat Berat telah diisi 3

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

6 Form Penggunaan

Alat Berat telah diisi 1

Form Penggunaan Alat Berat telah

diisi

7 Form Sewa telah

diisi 2

Form Sewa telah diisi

8 Form Sewa telah

diisi 1

Penerimaan jasa sewa alat

berat

9

Form sewa alat berat dan buku bukti

penyetoran

1

Penerimaan jasa sewa alat

berat Kepala Seksi Pelayanan Usaha memerintahkan Operator alat berat untuk

melaksanakan pelayanan jasa

Operator melaksanakan tugas

Bendahara penerima menerima pembayaran penggunaan alat berat dan menyerakan lembar 1,2 dan 4 kepada petugas pelayanan

Petugas Pelayanan Jasa dan Fasilitas menyerahkan lembar bukti pembayaran (Lembar 4) kepada Subag Umum untuk didata di buku kendali

Subag Umum menerima lembar bukti pembayaran (Lembar 4) dan membukukan di dalam buku kendali

2

Calon Penyewa mengisi dan mengajukan form permohonan penggunaan alat berat kepada Kepala Bidang Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Up Kasie Pelayanan Usaha

Kasie Pelayanan Usaha memerintahkan Petugas Pelayanan Jasa dan Fasilitas untuk menghitung biaya penggunaan alat berat yang dituangkan didalam form penggunaan alat berat

Petugas Pelayanan Jasa dan Fasilitas menghitung biaya penggunaan alat berat yang dituangkan didalam form penggunaan alat berat untuk selanjutnya diberikan kepada pengguna untuk membayar

Pengguna layanan membayar biaya penggunaan alat berat kepada bendahara penerimaan.

No. Uraian Kegiatan Ket.

Mulai

Terima Tolak

(10)

: PPS-BITUNG. 085 : : : : : : 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan

2. PER. 06/MEN/2007 tentang Tata organisasi & Tata Kerja Pelabuhan 2. Menguasai Komputer (Min. Microsoft Office) 3. PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan

4. PP N0. 75 Tahun 2006 tentang PNBP KKP : SOP Pengelolaan PNBP

2. ATK :

-a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kepala Pelabuhan Perikanan

Kualifikasi Pelaksana Dasar Hukum Keterkaitan : Peralatan / Perlengkapan :

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA Nama SOP Penjualan Air Bersih 16 Juni 2020

Laporan Air Bersih Pelayanan penjualan Air Bersih dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai

salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan Alat Berat tidak dapat berjalan dengan lancar.

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP Tgl. Pembuatan Tgl Revisi

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo 1 Juli 2020

Tgl Efektif

Disahkan Oleh

1. Menguasai prosedur penerimaan PNBP

1. Komputer Peringatan Lintas Satker Pencatatan dan Pendataan :

(11)

Pengguna jasa Petugas Pelayanan Jasa Kepala Seksi Pelayanan Usaha Bendahara Penerima Kelengkapan Waktu (Menit) Output 1 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Form permohonan penjualan air 1 2 Form permohonan penjualan air 2 3 Form permohonan penjualan air 1 4 Form permohonan penjualan air 1 5 Form permohonan penjualan air 1 6 Form permohonan penjualan air 1 7 Form permohonan penjualan air 1 Penerimaan jasa penjualan air 8 Form permohonan penjualan air 1 Bukti pelunasan 9 Form permohonan penjualan air 1 Bukti pelunasan 2

Pemohon mengajukan form permohonan penjualan air bersih kepada Kepala Bidang Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Up Kasie Pelayanan Usaha

Memverifikasi dan memberikan persetujuan untuk penjualan air yang dituangkan kedalam form penjualan air bersih

Menerima Form dan menghitung jumlah uang yang akan dibayarkan oleh pengguna jasa

Menyerahkan Bukti Pelunasan

Menerima bukti pelunasan

Membayar baiay penjualan air bersih sesuia dengan angka yang tertera pada meteran

Menyetorkan penerimaan dari jasa penjualan air ke bendahara penerima disertai dengan buku penyetoran

Menerima hasil penyetoran penjualan air dan menyerahkan bukti penyetoran

Petugas pelayanan jasa menghitung biaya penjualan air sesuai dengan permohonan pengguna

No. Uraian Kegiatan Ket.

Mulai

Ya Tidak

(12)

:

PPS-BITUNG.075

:

:

:

:

:

Dasar Hukum

:

1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan

:

2. PP Nomor 75 Tahun 2006 tentang PNPB di Kementerian Kelautan dan Perikanan

2. Menguasai Komputer (Min. Microsoft Office)

3. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan

Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan.

4. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan

Keterkaitan

:

-

:

2. ATK

Peringatan

:

:

16 Juni 2020

Tgl Efektif

1 Juli 2020

Disahkan Oleh

a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap

Kepala Pelabuhan Perikanan

Tri Aris Wibowo

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Nama SOP

Pelayanan Penumpukan Barang

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP

Tgl. Pembuatan

Tgl Revisi

Kualifikasi Pelaksana

1. Menguasai pengelolaan PNBP

Peralatan/Perlengkapan

1. Komputer

Pelayanan Sewa Penumpukan Barang dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu

penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan

Penumpukan Barang tidak dapat berjalan dengan lancar.

(13)

Pengguna Jasa Petugas Pelayanan Jasa Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembang Usaha Bendahara Penerima Kelengkapan Waktu (Menit) Output 1 3 4 5 6 7 8 9 10

1

Form penumpukan barang

dan ktp

2

Form Sewa telah diisi

2

Form penumpukan barang

telah diisi

30

Laporan ketersediaan

perhitungan jasa

penumpukan barang

3

Laporan ketersediaan

perhitungan jasa

penumpukan barang

3

Laporan ketersediaan

perhitungan jasa

penumpukan barang yg

diparaf

4

Laporan

ketersediaan

perhitungan

jasa

penumpukan

barang

yg

diparaf

5

Laporan ketersediaan

perhitungan jasa

penumpukan barang yg

diparaf

5

Laporan ketersediaan

perhitungan jasa

penumpukan barang yg

diparaf

10

Pembayaran Sewa

Penumpukan Barang

6

Form penumpukan barang

telah diisi

5

Bukti Penerimaan

7

Pembayaran uang panjar

2

Bukti Penerimaan

8

Form penumpukan barang

dan uang panjar

3

Bukti Penerimaan

9

Ket.

2

Mengajukan permohonan penumpukan barang ke Kepala Bidang Tata Kelola

dan Pelayanan Usaha Up Kasie Pelayanan Usaha

Mencatat di buku rekapitulasi penumpukan barang, melakukan survey ke

lapangan dan menghitung besarnya biaya jasa penumpukan barang. Bila tidak

sesuai dengan aturan yang ada, pelayanan penumpukan barang tidak dapat

dilayani.

No. Uraian Kegiatan

Tanah siap digunakan

Menyetorkan biaya panjar terhadap jasa penumpukan barang disertai form jasa

penumpukan barang dan buku bukti penyetoran

Menerima uang panjar dan bukti penyetoran

Menyerahkan bukti pembayaran panjar

Mengkoreksi dan memberi paraf terhadap biaya jasa penumpukan barang.

Menerima dan menyerahkan perhitungan besarnya biaya jasa penumpukan

barang.

Menerima pelayanan jasa penumpukan barang dan membayar panjar untuk jasa

penumpukan barang

Mulai s Ya Tidak Selesai Sesuai ?

(14)

: PPS-BITUNG.088 : : : : :

Dasar Hukum : 1. UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran :

2. UU RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik 3. UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan

4. PERPRES RI Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 5. PERMEN KP RI Nomor PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan

6. PERMEN KP RI Nomor PER.12/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan tangkap Dilaut Lepas 7. PERMEN KP RI Nomor 13/MEN/2012 tentang Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan

8. PERMEN KP RI Nomor 3/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan

10. PERMEN KP RI Nomor 48/PERMEN-KP/2014 tentang Log Book Penangkapan Ikan

11, PERMEN Perhubungan RI Nomor PM 82 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar 12. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan 13. Keputusan Direktur jenderal Perikanan Tangkap Nomor 34/KEP.DJPT/2014 tentang Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan Penerbitan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan

Keterkaitan

: - SOP Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Kedatangan Kapal Perikanan

:

- SOP Surat Persetujuan Berlayar 2. Lemari Arsip

3. Komputer & Printer 4. Alat Tulis Menulis (ATK) 5. Internet

6. Blangko Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan Lembar Awal (SHTI-LA)

Peringatan :

Proses Tahapan dalam Pelayanan Penerbitan Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan Lembar Awal (SHTI-LA) dapat dijadikan sebagai acuan/dasar untuk pelaku usaha dalam pengurusan SHTI-LA yang legal secara hukum, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku maka SHTI-LA tidak dapat diterbitkan.

Pencatatan dan Pendataan

Laporan Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan Lembar Awal (SHTI-LA) 2. Pernah mengikuti BIMTEK Petugas/Operator SHTI

Peralatan/Perlengkapan

1. Meja & Kursi 9. PERMEN KP RI Nomor 32/PERMEN-KP/2014 tentang Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kualifikasi Pelaksana

1. Pejabat Struktural (OKL)

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BITUNG

Nama SOP Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan Lembar Awal (SHTI-LA)

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP Tgl. Pembuatan

Tgl Revisi 16 Juni 2020

Tgl Efektif 1 Juli 2020

Disahkan Oleh a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap

(15)

Nakhoda/Pemilik/ Penanggung Jawab Perusahaan Otoritas Kompeten Lokal (OKL) PPS Bitung Petugas/ Operator SHTI Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Kelengkapan Waktu (Hari Kerja & Menit) Output 1 3 4 5 6 7 8 9 10

1. Surat Permohonan 2 Menit Surat

Permohonan

2.

a. Surat Permohonan penerbitan SHTI-Lembar Awal dari pemilik kapal. Apabila diwakilkan harus disertai surat kuasa bermaterai

6.000,-b. Draft SHTI-Lembar Awal c. Fotokopi Identitas Pemohon,

d. Fotocopi Surat Tanda Bukti Lapor Kedatangan Kapal dan Log book,

e. Fotokopi Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), f. Fotocopy SIUP untuk kapal dibawah 30 GT, KTP dan NPWP Pemilik Kapal.

g. Laporan hasil verifikasi pendaratan ikan dari Pengawas Perikanan,

h. Surat Keterangan Pendaratan Ikan (SKPI) bila kapal mendaratkan ikan diluar Pelabuhan

Perikanan

i. Sudah terdaftar di RFMO bagi kapal yang

menangkap ikan di Laut Sulawesi dan Laut Lepas.

60 Menit Persetujuan atau Penolakan

3. Blangko SHTI-LA 40 Menit SHTI-LA

4. SHTI-LA 15 Menit SHTI-LA

5 SHTI-LA 2 Menit SHTI-LA

6 SHTI-LA 1 Menit SHTI-LA

No. Uraian Kegiatan Ket.

Menerima SHTI-LA

2

Pemohon (Nakhoda/PemilikKapal) mengajukan Permohonan ke Otoritas Kompeten Lokal (OKL) Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, dengan melampirkan berkas-berkas sesuai yang telah di persyaratkan

Operator SHTI di Pelabuhan Perikanan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan

kesesuaian persyaratan sejak permohonan

diterima secara lengkap. Apabila dokumen lengkap dapat diproses lebih lanjut dan apabila tidak

lengkap dikembalikan untuk dilengkapi dengan menerbitkan surat penolakan penerbitan SHTI-Lembar Awal

Operator SHTI melakukan registrasi, validasi dan pencetakan

Otoritas Kompeten Lokal (OKL) Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung memeriksa dan mengesahkan SHTI-Lembar Awal

Pengecapan/stempel, penyerahan dan pengarsipan SHTI-LembarAwal Ya Tidak Lengkap Selesai Mulai

(16)

: Tgl. Pembuatan : Tgl Revisi : : 1 Juli 2020 Nama SOP : Dasar Hukum

: 1. UU 45 Tahun 2009 tentang Perikanan : 1. Menguasai Masterplan Pelabuhan

2. PER. 06/MEN/2007 tentang Tata organisasi & Tata Kerja Pelabuhan 2. Menguasai Perjanjian Sewa lahan

3. PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan 4. PP. 75 Tahun 2015 tentang Tarif PNBP di KKP Keterkaitan

: : 1. Komputer

2. SOP Surat Masuk 2. ATK

3. SOP Surat keluar

Peringatan

: : Laporan Pelayanan penggunaan Tanah/Bangunan

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP PPS-BITUNG.068

10 November 2016 16 Juni 2020 Tgl Efektif

an. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kepala Pelabuhan Perikanan

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Penggunaan Tanah dan Bangunan < 500 M dan / atau Bangunan < 250 M

Pelayanan penggunaan Tanah/Bangunan dapat dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu penerimaan PNBP, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku maka Pelayanan penggunaan Tanah/Bangunan tidak dapat berjalan dengan lancar.

Pencatatan dan Pendataan Kualifikasi Pelaksana

(17)

Pengguna Jasa

Kepala Pelabuhan

Kepala Bidang Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Kepala Seksi Pelayanan Usaha Petugas Pengusahaan tanah/bangunan Kelengkapan Waktu (Menit) Output 1 4 5 6 7 8 9 11 12 13 1 Surat Permohonan

Sewa Lahan 10 Permohonan

Tanah dibawah 500 M² dan bangunan dibawah 250 M² 2 Disposisi 30 Disposisi 3 Disposisi 30 Disposisi 4 Disposisi 30 Disposisi

5 Draft perjanjian 1 Hari Draft perjanjian

6 Draft perjanjian 20 Perjanjian penggunaan tanah/bangunan 7 Perjanjian penggunaan tanah/bangunan 120 Perjanjian penggunaan tanah/bangunan 8 Perjanjian penggunaan tanah/bangunan 10 Perjanjian penggunaan tanah/bangunan Menerima surat perjanjian kontrak

Membuat draft perjanjian penggunaan tanah/bangunan

Menerima, memverifikasi dan memberi paraf draft perjanjian penggunaan tanah/bangunan untuk ditandatangi kedua belah pihak.

Menandatangani surat perjanjian kontrak.

Mendisposisi surat permohonan penggunaan tanah/bangunan. Bila tidak lengkap/tidak sesuai dengan aturan maka untuk segera dilengkapi. Menindaklanjuti isi disposisi surat permohonan penggunaan tanah/bangunan.

Meneliti dan mengkaji permohonan penggunaan tanah/bangunan oleh pengguna jasa yang selanjutnya memerintahkan untuk membuat draft kontrak penggunaan tanah/bangunan

No. Uraian Kegiatan Ket.

2

Mengajukan permohonan penggunaan tanah/bangunan yang dilengkapi dengan foto copy Kartu Tanda Penduduk, NPWP, Surat Pernyataan, Akte Pendirian (yang berbadan hukum) dan Proposal

Mulai

Selesai

Lengkap?

Terima Tolak

(18)

: PPS-BITUNG.087 : : : : :

: 1. UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran :

2. UU RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

3. UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan 3. Pernah mengikuti BIMTEK Kesyahbandaran

: SOP Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Kedatangan Kapal Perikanan :

SOP Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) Keberangkatan Kapal Perikanan 2. Lemari Arsip

3. Komputer & Printer 4. Alat Tulis Menulis (ATK) 5. Internet

6. Blangko Pemeriksaan Administratif 7. Blangko Pemeriksaan Teknis & Nautis 8. Blangko Surat Persetujuan Berlayar (SPB) 9. Meteran Roll, Sigmat, Kamera

: :

Thursday, November 10, 2016 Tgl Revisi 16 Juni 2020

Tgl Efektif 1 Juli 2020

Disahkan Oleh a.n Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kepala Pelabuhan

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP

Tri Aris Wibowo

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA

Nama SOP Surat Persetujuan Berlayar (SPB)

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nomor SOP Tgl. Pembuatan

Proses Tahapan dalam Pelayanan Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dapat dijadikan sebagai acuan/dasar untuk kapal perikanan berlayar yang legal secara hukum, jika tidak dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku maka Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tidak dapat diterbitkan.

Laporan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) Pencatatan dan

Pendataan

1. Memiliki Sertifikat ANKAPIN I/ATKAPIN I

2. Memiliki Kompetensi dan Kualifikasi (BREVET) di Bidang Kesyahbandaran

1. Meja & Kursi Kualifikasi Pelaksana Peralatan / Perlengkapan Peringatan Keterkaitan Dasar Hukum

7. PERMEN KP RI Nomor 32/PERMEN-KP/2014 tentang Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan

8. PERMEN Perhubungan RI Nomor PM 82 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar

9. PERMEN KP RI Nomor 20/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Pelabuhan Perikanan 6. PERMEN KP RI Nomor 3/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran Di Pelabuhan Perikanan

4. PERPRES RI Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 5. PERMEN KP RI Nomor PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan

(19)

Nahkoda/ Pemilik/ Penanggung Jawab Perusahaan Petugas Administrasi (Kesyahbandar an di PP) Petugas Fisik Kapal Perikanan (Kesyahbandar an di PP) Petugas Kesyahbandar an Di Pelabuhan Perikanan Syahbandar Di Pelabuhan Perikanan Kelengkapan Waktu (Menit) Output 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1. Surat Permohonan 1 Surat

Permohonan Via Langsung/ Elektonik

2.

Master Sailing Declaration (Surat Pernyataan Nakhoda), Bukti pembayaran jasa kepelabuhanan, Bukti pembayaran retribusi lelang ikan, Bukti

pembayaran jasa kebersihan kapal, Persetujuan Bea & Cukai, Persetujuan Imigrasi, Persetujuan Karantina Kesehatan, Persetujuan Karantina Ikan, Surat Laik Operasi Kapal Perikanan, Surat Tanda Bukti Lapor Kedatangan Kapal, Surat Tanda Bukti Lapor Rencana Keberangkatan Kapal, Perjanjian Kerja Laut atau daftar Nakhoda dan ABK, Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan Lembar Awal, Surat penugasan pemantau kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan untuk kapal yang diwajibkan

menerima pemantau kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan.

3

From Pemeriksaan Administrsatif

Disesuaikan dengan Jenis/GT Kapal Perikanan (Apabila Kelengkapan kurang maka diterbikan Surat Pemberitahuan

Kekurangan Persyaratan Administratif)

3. Dokumen & Kapal Perikanan 10

From Pemeriksaan Teknis & Nautis Kapal Perikanan

Kapal Perikanan berada di Dermaga PP (Apabila pemeriksaan ditemukan kekurangan persyaratan fisik kapal perikanan maka diterbikan

Surat Pemberitahuan Kekurangan Persyaratan Teknis

& Nautis Kapal Perikanan)

4.

Blangko SPB, Dokumen Kapal Perikanan, Kelengkapan Administratif, Hasil Pemeriksaan Administratif dan Hasil Pemeriksaan Teknis & Nautis Kapal Perikanan

2 SPB

5.

SPB, Dokumen Kapal Perikanan, Kelengkapan Administratif, Hasil Pemeriksaan Administratif dan Hasil Pemeriksaan Teknis & Nautis Kapal Perikanan

2 SPB

6.

Cap, SPB, Kelengkapan Administratif, Hasil Pemeriksaan Administratif dan Hasil Pemeriksaan Teknis & Nautis Kapal Perikanan

1 SPB

7. SPB & Daftar Nakhoda dan Anak Buah Kapal

perikanan 1 SPB

2

Pemohon mengajukan permohonan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kepada Syahbandar di

Pelabuhan Perikanan, dengan melampirkan berkas-berkas sesuai yang telah di persyaratkan

Petugas Pembantu Syahbandar, memeriksa kelengkapan berkas-berkas dan menuangkannya pada blangko Hasil Pemeriksaan Administratif. Apabila belum terpenuhi persyaratanya maka dikembalikan untuk dilengkapi dan diterbitkan Surat Pemberitahuan Kekurangan Persyaratan Administratif.

No. Uraian Kegiatan Ket.

Menerima SPB

Petugas Pembatu Syahbandar melakukan pemeriksanaan Teknis dan Nautis Kapal Perikanan, dan menuangkan hasil pemeriksaan pada blangko Hasil Pemeriksaan Teknis dan Nautis Kapal Perikanan. Apabila belum terpenuhi persyaratannya maka diterbitkan Surat Pemberitahuan Kekurangan Persyaratan Teknis dan Nautis Kapal Perikanan

Terpenuhinya Pemeriksaan Administratif,

PemeriksaanTeknis dan Nautis Kapal Perikanan. Dilakukan Registrasi dan Pencetakan SPB oleh Petugas Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan

Syahbandar memeriksa dan mengesahkan SPB

Membubuhkan Cap di SPB & Daftar Nakhoda dan Anak Buah Kapal perikanan, Penyerahan SPB, Pengarsipan

Ya Tidak

Lengkap

Selesai Mulai

(20)

Nomor SOP : PPS-BITUNG.003

Tgl. Pembuatan : 04 Desember 2013 Tgl. Revisi : 16 juni 2020 Tgl. Pengesahan : 1 juli 2020

Disahkan Oleh Kepala Pelabuhan,

Tri Aris Wibowo

Nama SOP : PENGELOLAAN SURAT MASUK

Kualifikasi Pelaksana

1. UU Nomor. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). 1. Memahami peraturan tentang tata naskah dinas Kementerian Kelautan 2. PERMEN KP Nomor 23/PERMEN-KP/2013 tentang Organisasai dan Tata Kerja KKP. dan Perikanan

3. PERMEN KP No. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan.

4. PERMEN KP No. 20/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT PP;

5. PERMEN KP Nomor. 43/PERMEN-KP/2015 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional

Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan;

6. PERMEN KP No. 52/PERMEN-KP/2014 tantang Pedoman Tata Naskah Dinas di Lingkungan KKP.

Peralatan/Perlengkapan

1. SOP Surat Keluar 1. Disposisi/Arahan Pimpinan

2. PC 3. ATK

Pencatatan dan Pendataan

Jika SOP ini tidak dilaksanakan, dapat menghambat surat masuk Buku Agenda Surat Masuk

Peringatan

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BITUNG

BAGIAN TATA USAHA Dasar Hukum

(21)

Pengadministrasi Persuratan Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Pelabuhan Persyaratan/

Kelengkapan Waktu Output

1 Surat masuk 10 menit Lembar disposisi 2 Lembar disposisi 10 menit Lembar disposisi yang telah diparaf 3 Lembar disposisi yang telah diparaf

5 menit Lembar disposisi dan arahan 4 Lembar disposisi dan arahan 5 menit Dokumen, lembar disposisi, dan arahan 5 Dokumen, lembar disposisi, dan arahan

5 menit Dokumen surat masuk Menerima, memberi disposisi, dan

menyampaikan kepada Kepala Subbagian Tata Usaha.

Menerima, membaca disposisi, dan menyampaikan kepada Pengadministrasi Persuratan.

Menerima, mencatat, mendistribusikan surat masuk sesuai disposisi, dan mengarsipkan lembar kedua disposisi.

No. Aktivitas KET

Menerima, mengagendakan surat masuk , menyertakan lembar disposisi, dan menyampaikan kepada Kepala Subbagian Tata Usaha.

Menerima, mengidentifikasi surat masuk, memaraf lembar disposisi, dan

menyampaikan kepada Kepala Pelabuhan.

Mulai

(22)

Nomor SOP : PPS-BITUNG.002 Tgl. Pembuatan : 04 Desember 2013 Tgl. Revisi : 16 Juni 2020 Tgl. Pengesahan : 1 Juli 2020

Disahkan Oleh Kepala Pelabuhan,

Tri Aris Wibowo

Nama SOP : PENGELOLAAN SURAT KELUAR

Kualifikasi Pelaksana

1. UU Nomor. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). 1. Memahami peraturan tentang tata naskah dinas Kementerian Kelautan 2. PERMEN KP Nomor 23/PERMEN-KP/2013 tentang Organisasai dan Tata Kerja KKP. dan Perikanan

3. PERMEN KP No. PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan.

4. PERMEN KP No. 20/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT PP;

5. PERMEN KP Nomor. 43/PERMEN-KP/2015 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional

Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan;

6. PERMEN KP No. 52/PERMEN-KP/2014 tantang Pedoman Tata Naskah Dinas di Lingkungan KKP.

Peralatan/Perlengkapan

1. SOP Surat Masuk 1. PC

2. ATK

Pencatatan dan Pendataan

Jika SOP ini tidak dilaksanakan, dapat menghambat surat keluar Buku Agenda Surat Keluar

Peringatan

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BITUNG

BAGIAN TATA USAHA Dasar Hukum

(23)

Pengadministrasi Persuratan Kepala Subbagian/ Kepala Seksi Bagian/ Kepala Bidang Kepala

Pelabuhan Caraka Kelengkapan Waktu Output

1 Menerima arahan, menyusun dan menyampaikan konsep surat kedinasan sesuai dengan arahan dan disposisi kepada Kepala Subbagian/Kepala Seksi.

Arahan dan

Disposisi 10 menit

Konsep Surat Keluar

2 Menerima, memeriksa, memberikan paraf dan menyampaikan konsep surat kedinasan

kepada Kepala Bagian/ Kepala Bidang. Konsep Surat

Keluar 15 Menit

Konsep Surat Keluar diparaf Kasubbag/ Kasi

3 Menerima, memeriksa, memberikan paraf dan menyampaikan konsep surat kedinasan kepada Kepala Pelabuhan.

Konsep Surat Keluar diparaf Kasubbag/ Kasi 10 Menit Konsep Surat Keluar diparaf Kabag/ Kabid 4 Menerima, memeriksa, menandatangani

dan menyampaikan surat kedinasan kepada Pengadministrasi Persurtanan.

Konsep Surat Keluar diparaf Kabag/ Kabid

5 menit Surat Keluar

5 Menerima, memberi nomor surat, mengarsipkan dan menyampaikan surat

kedinasan kepada Caraka. Surat Keluar 5 menit

Surat Keluar diagendakan

6 Menerima, mengirimkan surat kedinasan, dan menyerahkan tanda terima penerimaan surat kedinasan kepada Kasubbag Tata Usaha.

Surat Keluar

diagendakan 3 Menit

Surat Keluar dikirim

7 Mengklasifikasikan dan mengarsip surat

keluar. Surat Keluar

dikirim 3 Menit

Dokumen Surat Keluar

No. Uraian Kegiatan Keterangan

Tidak Ya

Referensi

Dokumen terkait