PENGARUH KONSENTRASI INHIBITOR ASAM ASKORBAT DAN KONSENTRASI LARUTAN NATRIUM KLORIDA TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON RENDAH PASCA PELAPISAN CAT EPOXY
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi baja karbon API 5L X65 dalam larutan NaCl 1 M pada suhu 45 o C menurun seiring dengan bertambahnya konsentrasi tiourea dan waktu
Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak daun teh dapat digunakan sebagai inhibitor korosi Baja Karbon Schedule 40 Grade B ERW dengan nilai efisiensi inhibisi korosi terhadap
Penurunan laju korosi dan peningkatan efisiensi inhibisi ini terjadi karena ekstrak kulit manggis bekerja sesuai prinsip kerja inhibitor organik yaitu bekerja dengan
Dan untuk laju korosi ditunjukkan pada tabel 3.3 bahwasannya laju korosi yang terjadi pada spesimen baja karbon st 60 yang di uji menggunakan larutan HCl pada hari
Keberadaan ekstrak daun belimbing wuluh (DBW) dapat menghambat terjadinya korosi pada baja karbon di dalam larutan asam klorida, dimana peningkatan konsentrasi ekstrak
Hal ini dikarenakan inhibitor dengan jenis kromat mampu mengurangi laju korosi logam dalam lingkungan klorida dengan cara menyumbangkan ion-ion kromat pada baja
Sedangkan Gambar 2 (A2) menggambarkan laju korosi baja AISI 304 dalam lingkungan HCl yang telah diberikan inhibitor kalium kromat 0,1%. Laju korosi baja AISI 304 menurun
Laju korosi.. Hubungan antara konsentrasi tiourea dengan laju korosi dapat dilihat pada Gambar 1. Grafik Hubungan Laju Korosi terhadap Konsentrasi Tiourea Semakin besar