• Tidak ada hasil yang ditemukan

naskah buku mengenal ajaran osho.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "naskah buku mengenal ajaran osho.pdf"

Copied!
336
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Edy Pekalongan
  • Sekolah: Penerbit Blog
  • Mata Pelajaran: Spiritualitas
  • Topik: Mengenal Ajaran OSHO
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2013
  • Kota: Pekalongan

I. Pengantar

Buku ini merupakan sebuah pengantar terhadap ajaran Osho, seorang guru spiritual yang kontroversial di abad ke-20. Dalam pengantar ini, penulis menjelaskan latar belakang Osho, yang lahir di India dan dikenal karena pandangannya yang radikal terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk seksualitas dan kritik terhadap struktur sosial. Penulis juga menekankan pentingnya memahami ajaran Osho dalam konteks yang lebih luas, agar pembaca dapat mendapatkan gambaran yang utuh tentang pemikirannya. Osho mengajarkan bahwa pencerahan dapat dicapai melalui pengalaman hidup yang penuh, bukan dengan menghindari dunia.

II. Siapa OSHO?

Bagian ini membahas lebih dalam tentang siapa Osho, termasuk latar belakang kehidupannya dan perjalanannya menuju pencerahan. Osho, yang lahir sebagai Chandra Mohan Jain, menghabiskan waktu sebagai dosen sebelum meninggalkan kariernya untuk mengejar spiritualitas. Penulis menjelaskan bahwa Osho tidak terikat pada satu agama dan mengajarkan intisari dari berbagai tradisi spiritual. Ajarannya sering dianggap kontroversial, terutama karena pandangannya tentang seksualitas sebagai jalan menuju pencerahan, yang membuatnya dimusuhi oleh banyak pihak.

III. Zorba the Budha

Osho mengusulkan konsep 'Zorba the Budha' sebagai simbol perpaduan antara kehidupan duniawi dan spiritual. Dalam bagian ini, Osho menjelaskan bahwa untuk mencapai pencerahan, seseorang harus terlebih dahulu mengalami kehidupan duniawi. Zorba melambangkan kehidupan yang penuh dengan kesenangan dan pengalaman, sedangkan Budha melambangkan kedamaian dan pencerahan. Osho menekankan bahwa seseorang tidak bisa menjadi Budha tanpa terlebih dahulu mengalami kehidupan sebagai Zorba, dan bahwa keduanya harus berjalan beriringan.

IV. Spirit of Rebellion

Bagian ini membahas tentang jiwa pemberontakan yang menjadi inti ajaran Osho. Osho mengajarkan bahwa pemberontakan sejati berasal dari penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain, tanpa merasa lebih tinggi atau lebih rendah dari orang lain. Pemberontakan bukanlah tindakan melawan, tetapi sebuah sikap untuk menghargai individualitas. Osho menentang struktur sosial yang menempatkan orang dalam hierarki, dan mendorong setiap individu untuk menemukan kekuatan dan keunikan dalam diri mereka sendiri.

V. Amarah, Kesedihan, dan Depresi

Dalam bagian ini, Osho membahas tentang emosi negatif seperti amarah, kesedihan, dan depresi, serta bagaimana cara menghadapinya. Osho berargumen bahwa emosi-emosi ini adalah bagian dari pengalaman manusia yang harus diterima dan dipahami, bukan dihindari. Dengan memahami sumber emosi ini, individu dapat mencapai kesadaran yang lebih tinggi dan mengatasi rasa sakit yang mereka alami. Osho mengajak pembaca untuk tidak takut menghadapi emosi mereka, karena melalui proses tersebut, mereka dapat menemukan kebebasan dan pencerahan.

VI. Penutup

Bagian penutup menyimpulkan ajaran Osho dan menekankan pentingnya penerimaan diri serta keberanian untuk menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran. Penulis berharap bahwa melalui pemahaman ajaran Osho, generasi muda Indonesia dapat menemukan inspirasi untuk menjalani hidup yang lebih bermakna. Penutup ini juga mengajak pembaca untuk terus mencari pengetahuan dan pengalaman yang dapat membawa mereka pada pencerahan.

Referensi Dokumen

  • Politik Kebangkitan Spiritual ( Osho )
  • Manusia dan Tertawa ( Aristoteles )

Referensi

Dokumen terkait