• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perhitungan Debit Andalan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perhitungan Debit Andalan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BALAI PSDA KUANTAN INDRAGIRI

BALAI PSDA KUANTAN INDRAGIRI

BALAI PSDA KUANTAN INDRAGIRI

BALAI PSDA KUANTAN INDRAGIRI

PELATIHAN HIDROLOGI DAN MANAJEMENT ASET

PELATIHAN HIDROLOGI DAN MANAJEMENT ASET

PELATIHAN HIDROLOGI DAN MANAJEMENT ASET

PELATIHAN HIDROLOGI DAN MANAJEMENT ASET

BWRM_WISM

BWRM_WISM

P

P

1

1

BWRM_WISM

BWRM_WISMP

P 1

1

Panduan

Panduan

Perhitungan debit andalan

Perhitungan debit andalan

[Bukittinggi, 11-14 Agustus 2008] [Bukittinggi, 11-14 Agustus 2008]

(2)

Perhitungan Ketersediaan Air

Perhitungan ketersediaaan air

Ketersediaan air yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan air dan dihubungkan dengan  probabilitas (kemungkinan terjadi) disebut debit andalan.

Perhitungan debit andalan yang dipergunakan untuk perencanaan berbagai pemanfaatan SDA dan  perencanaan pelaksanaan alokasi air mempunyai nilai probabilitas yang berbeda diantara jenis  pemanfaatan SDA, misalnya untuk kebutuhan air irigasi biasanya digunakan debit yang mempunyai keandalan !" atau diharapkan terlampaui dengan probabilitas !", sedangkan kebutuhan air minum #$% , industri #!%, meningkatnya nilai probabilitas disebabkan agar ketersediaan air lebih

terjamin karena kegagalan yang terjadi akibat dari tidak dapat terpenuhinya kebutuhan air tersebut akan menimbulkan dampak yang besar.

Perhitungan debit andalan umumnya disesuaikan dengan sistem pemberian air yaitu debit sepuluh harian atau setengah bulanan maupun bulanan.

%erdasarkan data debit rata&rata harian yang diperoleh dari pos hidrometri'pos duga air atau bending maka disusun seri data debit per satuan aktu (sepuluh harian'setengah bulanan'bulanan)

Debit rata&rata setengah bulanan pertama dihitung mulai dari tanggal  sampai tanggal $, dan setengah bulanan kedua mulai dari tanggal * sampai hari terakhir pada bulan itu.

+ntuk sepuluh harian, debit sepuluh harian pertama di hitung mulai tanggal  sampai ! sepuluh harian kedua mulai tanggal  sampai -! dan sepuluh harian ketiga mulai tanggal - sampai akhir  bulan.

Data debit yang digunakan dalam perhitungan debit andalan harus memenuhi kriteria sbb a. /emiliki panjang data pencatatan data minimal ! tahun

 b. 0erhadap data yang akan dianalisa telah dilakukan pengujian data (1erifikasi'1alidasi terhadap data debit)

c. %ilamana panjang data kurang dari ! tahun, maka perlu dilakukan analisa

o Pengisian data kosong

o Perpanjangan data debit dengan menggunakan model hujan & aliran

Penentuan debit andalan (tersedia seri data debit minimum 1 Tahun!

0erdapat banyak jenis distribusi frekuensi, tetapi untuk penentuan debit andalan, distribusi normal  biasanya dapat diterapkan dalam batas&batas kesalahan yang ajar.

(3)

-a" Distribusi N#rmal

2ontoh perhitungan debit andalan setengah bulanan dengan menggunakan metoda Distribusi  3ormal diberikan dalam tabel  (halaman  dan -).

Debit !" untuk suatu tengah&bulanan tertentu dapat dihitung dari  4! 5 4rata&rata & !,6 7 SD

Dimana  4! 5 debit setengah&bulanan !"

4rata&rata 5 debit rata&rata untuk setengah&bulanan

SD 5 de1iasi standar  

SD 5 ( ( Σ (8i & 8m)- ) ' (r&)!,$

Dimana  8i 5 nilai data untuk setengah bulanan i

8m 5 rata&rata untuk semua nilai 8

r 5 jumlah tahun data.

Berikut langkah$langkah untuk melaksanakan %erhitungan debit andalan dengan &ara distribusi n#rmal

Langkah 1 '

Susunlah satu tabel data setengah bulanan (lajur - sampai ) untuk semua data yang tersedia, seperti dicantumkan di 9alaman  0abel . :umlahkan debit bulanan selama periode pencatatan (lajur -). 9itung rata&rata (lajur ;) untuk tiap setengah bulanan.

Langkah  '

9itunglah SD (De1isi Standar) seperti dalam persamaan diatas. /ula&mula, ambil 8i (debit tiap

setengah bulanan) dan 8m  (rata&rata debit setengah bulanan untuk periode pencatatan), yang

sudah dihitung. Susunlah suatu tabel seperti dalam halaman - tabel  Langkah ) '

9itunglah 8i & 8m dan kuadratkan hasilnya, untuk tiap setengah bulanan dan untuk tiap tahun

 pencatatan (lajur 6 sampai -;). Langkah * '

:umlahkan lajur&lajur 6 sampai -; (kesalahan kuadrat rata&rata setengah bulanan), seperti dalam lajur -6.

Langkah + '

%agilah jumlah tersebut dengan jumlah tahun pencatatan (r dalam persamaan ;.-) dikurangi  (! tahun data kurang  5 #), seperti dalam lajur -$.

Langkah , '

Ambil akar kuadrat dari hasilnya (akar kuadrat dari lajur -$) seperti dalam lajur -*.

(4)

Langkah - '

Dengan mengikuti persamaan (;.), Debit Andalan !" sama dengan 8m & !,6 7 SD. atau lajur

; dikurangi (!,6 7 lajur -*), seperti dalam lajur -<.

Dari debit andalan yang dihitung itu (lajur -<) dapat dilihat baha debit andalan setengah bulanan yang terendah untuk musim&musim tanam (diluar :uli sampai =ktober) adalah untuk :uni kedua yaitu !6 's.

b" Lengkung kekera%an

Perhitungan debit andalan dengan cara menyusun data debit dari kecil ke besar. Debit andalan dengan prob !% ditentukan berdasarkan urutan data sesuai dengan rumus penetapan ranking

sbb

> 5 (3 ? !,-$) 7 P ? !,;<$ dimana 

> 5 ranking  3 5 :umlah data

P 5 peluang' probabilitas kegagalan

+ntuk perhitungan debit andalan , dimana kemungkinan terlampaui sebesar !% dan kegagalan

yang mungkin terjadi adalah sebesar -!% , maka dalam hal ini nilai P adalah sebesar

(5)

Tabel ' .#nt#h merangking %erkiraan keandalan debit (m)/det! 0ahun Debit >ank 0ahun Debit

#<< m  ## -. #< *.; - ##! ;. #<# m ; # ;.$ #! .6 * #; *" # ;.$ + ##- +" #- m * ##< $. #; 6.- < ##; $. #6 !.!  #< *.; #$ #.* # # <. #* *.! ! #< <.# #< <.#  #! .6 # <. - #$ #.* ## -. ; #6 !.! ##! ;. 6 ## -.$ ## -.$ $ ##$ -.* ##- $.! * ##* -.# ##; $. < #* *.! ##6 -.;  ##6 -.; ##$ -.* # #<< / ##* -.# -! #<# / ##< $. - #- / :umlah data  >anking debit andalan !" 6 Perkiraan debit andalan !" 6.-2at. m 5 data hilang

%erdasarkan data pada tabel - , maka jumlah data (3) adalah  dan P 5 !,- maka > 5 (?!,-$)7!.-?!,;<$ 5 6,!-$

/aka Perkiraan debit andalan !" tersebut akan diperoleh pada data antara data ke 6 dan $ setelah rangking. Dengan menggunakan data yang ada maka yang mendekati nilai perhitungan tersebut adalah 6,- m;'det (lihat 0abel -)

(6)

Penentuan Debit Andalan Dengan Data Debit Kurang Dari 1 Tahun

Dimana hanya tersedia catatan data debit yang pendek, sedangkan data curah hujan jauh lebih  panjang dari pada data debit. /aka perhitungan perkiraan debit andalan dapat dihitung dengan

menggunakan model hujan @ aliran, yaitu dengan cara membandingkan curah hujan andalan dengan debit

Dalam metode ini subyekti1itas dan asumsi baha trend curah hujan dan debit mempunyai trend yang sama merupakan bagian dari analisis, apabila data curah hujan dan debit menunjukan trend yang berbeda maka sebaiknya cara ini tidak dilakukan.

%iasanya, cara yang paling baik untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan, adalah dengan membandingkan hasil perhitungan dengan data hasil pengamatan untuk periode yang sama (kalibrasi).

Kebutuhan Data $ 0inimum '

& ! tahun data curah hujan yang diperoleh dari hasil perhitungan metoda 0hiesen, isohyet atau aritmatika dari ilayah sungai.

& - tahun data debit rata&rata harian di lokasi pengambilan (intake) & 0ersedia data curah hujan dan data debit pada tahun yang sama.

Langkah langkah %erhitungan adalah sebagai berikut'

Sebelum melakukan perhitungan sebaiknya plot grafik hubungan antara curah hujan dan aliran untuk melihat hubungan keduanya dan pengecekan data yang dianggap tidak sesuai

(dalam mm) seperti terlihat pada gambar  Langkah 1 '

Susunlah satu tabel jumlah curah hujan setengah bulanan (lajur - sampai ) untuk semua tahun data yang tersedia, seperti dicantumkan dalam halaman  0abel .$. :umlahkan semua jumlah curah hujan setengah bulanan selama periode catatan (lajur -). 9itunglah rata&rata (lajur ;) untuk tiap setengah bulanan.

Langkah  '

9itunglah SD (de1iasi standar) seperti dalam Persamaan ;.-. /ula&mula, ambil 8 (tiap jumlah

curah hujan setengah bulanan) dan 8m (rata&rata jumlah curah hujan setengah bulanan untuk

 periode catatan). yang sudah dihitung, susunlah suatu tabel seperti dalam 9alaman - 0abel .$. Langkah ) '

9itunglah 8i & 8m dan kuadratkan hasilnya, untuk setengah&bulanan dan untuk tiap tahun

 pencatatan (lajur 6 sampai -;). Langkah * '

:umlah lajur 6 sampai -; (kesalahan kuadrat rata&rata setengah bulanan), seperti dalam lajur -6.

Langkah + '

(7)

%agilah jumlah itu dengan jumlah tahun pencatatan (r dalam persamaan ;.-) kurang  (! tahun data dikurangi  5 #), seperti dalam lajur -$.

Langkah , '

0arik akar kuadrat dari hasilnya (akar kuadrat lajur -$) seperti dalam lajur -*. Langkah - '

/engikuti Persamaan ;.;, 2urah 9ujan Andalan !" sama dengan 8m & !,6 7 SD, atau lajur ;

dikurangi (!,6 7 lajur -*), seperti dalam lajur -<. Langkah  '

Susunlah satu tabel seperti 9alaman ; 0abel .$. 2urah 9ujan !" dari lajur < 9alaman -dipindahkan ke 9alaman ;, demikian juga untuk lajur&lajur ! dan  dari 9alaman . Data debit yang tersedia untuk dua tahun yang sama kemudian ditambahkan pada tabel itu. Kedua tahun ini dipakai sebagai tahun contoh, dengan asumsi baha ada data &urah hu2an dan data debit untuk dua tahun tersebut.

Langkah 3 '

%uatlah suatu perbandingkan antara curah hujan andalan !" (lajur -<) dengan data setengah  bulanan yang sebenarnya (lajur ! dan ). Dalam contoh, curah hujan andalan setengah bulanan

!" untuk :uni  adalah $- mm. Angka itu dapat dilihat dalam lajur ! (##!) dan  (##)  baha curah hujan untuk :uni  tersebut, masing&masing 6# mm dan $$ mm. 0erkecuali kalau

kita dapat yakin tentang debit andalan, maka kita harus mengasumsikan hal yang lebih pesimistik. =leh karena itu, tahun yang dipakai untuk meakili curah hujan andalan !" haruslah tahun ##!, bukan tahun ##. Debit untuk :uni , ##! (lajur -) adalah #! 's. ni akan dipakai sebagai debit andalan yang diharapkan.

Kalau membandingkan pengamatan curah hujan setengah bulanan dengan perhitungan curah hujan andalan !", perbedaan harus tidak lebih dari !". Kalau lebih besar dari !", maka metoda ini dianggap tidak dapat diterima.

Tabel 1

(8)
(9)

Tabel 1 (lan2utan!

(10)

Tabel 

(11)

Tabel  (Lan2utan 1!

(12)

Tabel  (Lan2utan !

(13)

-Gambar 1

Gambar

Tabel 1 (lan2utan!

Referensi

Dokumen terkait

Adapun tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui curah hujan dan debit banjir rencana dengan beberapa metode, serta membandingkan dengan data debit banjir

adalah untuk membandingkan nilai debit banjir rancangan Sungai Bangga dengan mengolah data curah hujan dengan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik Gama I dan data debit

Machairiyah (2007), Analisis Curah Hujan Untuk Pendugaan Debit Puncak Dengan. Metode Rasional Pada DAS Percut Kabupaten

Data curah hujan yang digunakan untuk perhitungan debit banjir adalah hujan yang terjadi pada daerah aliran sungai pada waktu yang sama.. Curah hujan yang

Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan melakukan analisis terhadap data curah hujan untuk mendapatkan debit banjir pada daerah aliran Sungai Negara dengan

Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan melakukan analisis terhadap data curah hujan untuk mendapatkan debit banjir pada daerah aliran Sungai Negara dengan

Hal tersebut dapat dilakukan jika analisis dilakukan berdasarkan data curah hujan bulanan rerata kawasan DAS dari Tahun 2006 s/d 2015 yang tidak dilakukan

Data curah hujan diolah menjadi data debit sungai rata-rata bulanan yang digunakan, untuk menentukan besarnya debit andalan sungai dengan menggunakan Metode DR.. Data evapotranspirasi