• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KOMPOSISI MUSIK FOURTH SYMPHONY III SCHERZO KARYA THAIKOVSKY.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS KOMPOSISI MUSIK FOURTH SYMPHONY III SCHERZO KARYA THAIKOVSKY."

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KOMPOSISI MUSIK FOURTH SYMPHONY III

SCHERZO KARYA THAIKOVSKY

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana

Pendidikan

Oleh :

JANTO SIMAMORA

NIM. 071222510134

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

iv

ABSTRAK

JANTO SIMAMORA. Analisis komposisi musik fourth symphony iii scherzo karya Thaikovsky. Skripsi. Medan : Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan biografi Thaikovsky, bahan menerangkan rangkaian kerja laboratorium. Adapun hal-hal yang digunakan dalam penelitian ini adalah: menentukan motif dan tehnik pengembangan motif, menentukan frase dan kadens, menentukan periode atau kalimat lagu, menentukan bentuk dan struktur komposisi musik, menganalisis anatara kesesuaian melodi antara instrument yang satu dengan yang lain, menganalisis kesesuaian antara dinamik dengan melodi, menganalisis kesesuaian antara harmoni dan progresi akord dengan melodi den melihat tehnik permainan dan segi aturan peletakan nada di setiap instrument.

Lagu ini terdiri dari 133 birama yang telah dianalisis, terdiri dari 11 jenis motif dan beberapa diantaranya dikembangkan dengan beberapa tehnik, antara lain sekwens naik, sekwens turun, inverse, fragmentasi, dan repetisi. Rangkaian ke sebelas motif ini dengan tehnik pengembangannya membentuk sebanyak 18 frase, dalam frase ini diantaranya frase pertanyaan dan frase jawaban masing-masing diakhiri dengan kadens.

Setelah analisis terhadap frase maka dilakukan analisis terhadap periode atau kalimat lagu. Setelah melakukan analisis terhadap keseluruhan unsur yang membentuk komposisi ini seperti motif, frase, kadens, dan periode maka dilakukan analisis untuk melihat kesesuaian antara dinamik dan melodi.

(7)

v

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa

yang telah melimpahkan berkat dan karunia-Nya kepada penulis, sehingga

penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini berjudul ”ANALISIS

KOMPOSISI MUSIK FOURTH SYMPHONY III SCHERO KARYA

THAIKOVSKY yang bertujuan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh

gelar Sarjana Pendidikan Seni Musik di Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh

karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi

kesempurnaan skripsi ini. Dalam proses penulisan skripsi, banyak pihak-pihak

yang membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Untuk itu dengan

sepenuh hati penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Prof Dr.Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor UNIMED

beserta stafnya.

2. Ibu Dr. Isda Pramuniati, M. Hum selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

3. Ibu Dra. Tuti Rahayu, M.Si selaku Ketua Jurusan Sendratasik yang

memberi perhatian dan memberi petunjuk kepada penulis selama

perkuliahan.

4. Bpk.Drs. Inggit Prasetiawan M.Sn. selaku Dosen Pembimbing Skripsi I

yang banyak memberikan arahan, memotivasi dan bimbingan serta

(8)

vi

5. Ibu Esra Siburian, M.Sn. selaku Dosen pembimbing II yang juga telah

banyak memberikan bimbingan/arahan, waktu dan motivasi kepada

penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

6. Kepada Dra. Theodora Sinaga M,Pd selaku narasumber 1 saya yang

begitu banyak memberikan arahan dan motifasi dalam melaksanakan

penelitian ini hingga selesai

7. Kepada Bpk Lamhot Sihombing M.Pd selaku narasumber 2 saya yang

begitu banyak memberikan arahan dan motifasi dalam melaksanakan

penelitian ini hingga selesai

8. Orang tuaku yang tercinta Ibunda R. Capah dan yang turut membantu,

terimakasih untuk segala perhatian, kasih sayang, pengorbanan, doa,

didikan, nasehat, motivasi yang selalu diberikan kepada saya selama ini.

9. Seluruh keluarga tercinta ter-khusus kak Rosita Simamora, mama Adrian

dan keluarga, bahkan yang tak pernah lupa my sweetheart Lasri qhey

bakara thank’s for your helper for me dan kakak saya yang lainnya yang

selalu mendukung dan yang selalu mendoakan saya.

Akhir kata Semoga Tuhan memberikan berkat yang melimpah kepada

seluruh pihak yang telah membantu, mendukung serta mendoakan penulis dalam

menyelesaikan skrispsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat berguna

dan bermanfaat bagi banyak orang. Tuhan Yesus memberkati.

Medan Agustus 2012

Penulis,

(9)

DAFTAR ISI

Hal LEMBAR PERSETUJUAN

ABSTRAK ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 7

C. Pembatasan Masalah ... 8

D. Perumusan Masalah ... 9

E. Tujuan Penelitian ... 10

F. Manfaat Penelitian ... 11

BAB II LANDASAN TEORITIS A. Landasan Teoritis ... 12

1. Pengertian Musik ... 13

2. Unsur unsur Musik ... 14

a. Tempo ... 14

b. Dinamik ... 15

c. Timbre/warna suara ... 16

d. Ritme ... 16

e. Melodi ... 18

(10)

3. Pengertian Analisis ... 19

a. Bentuk musik ... 20

b. Kadens ... 21

c. Kalimat atau periode ... 22

d. Frase ... 26

e. Motif ... 27

4. Pengertian symphony ... 32

5. Pengertian scherzo ... 33

6. Pengertian Komposisi ... 33

B. Kerangka konseptual ... 34

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.Lokasi dan Waktu Penelitian ... 37

B.Populasi dan Sampel Penelitian ... 37

a. Populasi ... 37

b. Sampel ... 38

C.Metode Penelitian ... 38

1. Metode Observasi ... 39

2. Kerja Laboratorium ... 39

3. Studi Kepustakaan ... 40

D.Teknik Analisis Data ... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Riwayat Hidup Pyotr illych Thaikovsky ... 43

B. Latar belakang Penciptaan komposisi musik fourth symphony iii scherzo ... 47

(11)

1. Analisis motif ... 49

2. Analisis frase dan kadens ... 60

3. Analisis kalimat lagu atau periode ... 72

4. Analisis bentuk dan struktur ... 74

5. Analisis kesesuaian antara dinamik dan melodi ... 77

6. Analisis kesesuaian antara harmoni dan progresi akord dengan melodi ... 86

7. Analisis interpretasi komposisi musik fourth symphony III scerzo ... 87

BAB V KESIMPULAN A. Kesimpulan ... 90

B. Saran ... 91

DAFTAR PUSTAKA ... 92

(12)

1

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Didalam diri manusia terdapat berbagi macam inspirasi, ide, gagasan yang

dapat dituangkan lewat seni dan seni tersebut tidak bisa terlepas dari kehidupan

manusia, sebab seni tumbuh dan berkembang ditengah-tengah kehidupan

manusia. Pada dasarnya seni bersumber dari perasaan manusia seperti sedih,

senang, marah, kecewa, cinta atau perasaan lainnya yang berhubungan dengan

naluri kita masing-masing sebagai manusia.

Semua perasaan itu dapat diungkapkan oleh pencipta atau pelaku seni

melalui media bunyi, atau suara, gerak, rupa, kata-kata, tingkah laku secara tepat

sehingga dapat diterima dan dirasakan oleh pencipta dan pengamat seni. Seni

merupakan bagian dari musik atau bisa dikatakan bahwa musik adalah cabang

seni, mengapa dikatakan seperti hal diatas karena musik dan seni memiliki

hubungan yang erat bahkan erat dengan sejarah peradaban manusia.

Menurut Kosashi (1994:418) menyatakan bahwa:

“Musik merupakan tempat dimana manusia mencurahkan perasaan hati, tempat melukiskan getaran jiwa khayal yang timbul dalam pikiran yang mana tidak dapat dicetuskan dengan perantaran kata-kata, perbuatan atau dengan perantaraan suatu bidang seni lain

Jikalau kita membahas mengenai musik banyak hal yang akan kita bahas

yaitu pembagian jenis musik seperti musik tradisional, musik modern, dan musik

(13)

2

untuk menciptakan suatu bahasa” universal” yang dapat dimengerti tidak hanya

secara local (nasional) tetapi secara internasional. Musik klasik tidak mau begitu

saja mengabdi pada tujuan tertentu seperti iringan tari, hiburan pada acara pesta

tetapi ingin menyajikan musik pada tingkat sajian yang lebih tinggi, musik klasik

atau musik yang berasal dari masa lalu masih tetap disukai hingga masa kini,

dengan melihat beragamnya jenis aliran musik yang ada ditengah-tengah

masyarakat saat ini seperti rock, pop, dangdut, hip-hop dan lain sebagainya tidak

mengganggu klasik untuk tetap bertahan akan tetapi musik klasik masih menjadi

sumber patokan munculnya aliran-aliran musik yang baru muncul tersebut.

Para komponis pada jaman klasik memiliki jenis ornamen-ornamen musik

yang berbeda-beda dan memiliki keunikan dimasing-masing karya, sebelum kita

membahas tentang karya Thaikovsky sedikit dicumplikkan bagaimana

karakteristik orang Rusia, dimana Rusia adalah salah satu Negara terbesar dan

terluas didunia sekitar 17,1 juta diwilayah Eropa dan Asia. Jiwa Rusia

digambarkan memiliki perasaan yang sensitif, saling menghormati, imajinatif,

penyayang, penurut namun keras kepala, akan tetapi jiwa komunial dan jiwa

kebersamaan masih melekat dalam jiwa Rusia dan itu merupakan hal yang

membedakan Rusia dengan Negara-negara Barat lainnya.

Karya-karanya Thaikovsky adalah Fourth Symphony dan Romeo dan Juliet

merupakan karya yang memilik perbedaan. Thaikovsky adalah salah composer

asal Rusia era Romantik yang bukan sebagai anggota “The Russian Five”,

http://www.stempublishing.com/hymns/biographies///Thaikovskyhtml, Bahkan

dalam beberapa hal ia berlawanan dengan mereka khususnya obsesi tentang

(14)

3

mendunia dan menggantikan perasaan bumi nasionalistik, meskipun begitu,

sedikit dari karya-karyanya contohnya Overture, Fourth Symphony III Scherzo

tahun 1812 menunjukkan bukti hati nurani nasionalisme-nya, Ia sangat

berperasaan dan penuh iba terhadap dirinya hal itu terwujud dalam

musik-musiknya. Thaikovsky menjadi salah satu tokoh komposer Romantik yang

karya-karyanya unggul dan mendapatkan tempat dihati penggemarnya, musik Rusia

merupakan musik yang dibuat di Rusia atau dibuat oleh orang Rusia dan Negara

yang merupakan Negara yang beragam budaya, musik Rusia juga termasuk

kontribusi dari musik etnik minoritas seperti (yahudi, ukraini, gipsi) yang

merupakan populasi kekaisaran Rusia, Unisobiat dan Rusia sekarang. Didalam

musik Rusia terdapat bermacam-macam gaya lagu berasal dari ritual, musik gereja

ortodoks, dan juga termasuk dari composer musik klasik dan romantic abad ke-19.

Pyotr illych Thaikovsky lahir di votkinsk disebuah kota kecil yang

sekarang menjadi udmurtia bekas propinsi Vyatka di kerajaan Rusia, keluarganya

berlatar belakang militer dan ayahnya adalah seorang ahli mesin keturunan

ukrania yang menjabat sebagai colonel di Departemen Pertambangan dan manager

perusahaan besi kamsko. Thaikovsky memulai pelajaran pianonya sejak umur 5

tahun, ia adalah siswa yang cepat dalam belajar musik, ia mampu membaca musik

semahir gurunya hanya dalam kutun waktu 3 tahun, dan orang tuanya sangat

mendukung beliau dalam mengembangkan talenta musiknya dengan memberikan

seorang tutor dan membelikanya sebuah orkestrion dan memberinya semangat

belajar piano. Thaikovsky banyak menulis lagu klasik popular untuk khalayak

umum, termasuk diantaranya Romeo dan Juliet 1812, overture, Tiga balet, Angsa

(15)

4

konserto, tiga symphony enam angka dan 10 operanya adalah karya yang paling

banyak dikenal oleh masyarakat.

Menurut nainggolan (2000:51) bahwa :

“Ada beberapa hal yang menyebabkan musik klasik tetap digemari dan dihargai orang orang sepanjang masa, yaitu: isinya yang mencerminkan penuh kekuatan, kesederhanaanya yang nobel, keseimbangan antara bentuk dan isi kesungguhan dan kesan yang dalam, ketinggian mutu keindahan yang dan kesempurnaan. Campuran yang tidak ada taranya antara kesungguhan yang dalam, dengan semangat yang meluap-luap dan riang, adanya hubungan yang tragis dan komis, adanya kekuatan untuk kebebasan diri dan pikiran dari kesusahan hidup dan adanya keseimbangan antara keduniawian dan kebatinan”.

Karya-karya Thaikovsky diciptakan berdasarkan ungkapan fakta-fakta

yang telah terjadi dan tidak pernah adanya rekayasa dan memiliki keunikan dari

komposisi musik yang lain. Menurut Jamalus (1998:1): “musik adalah suatu hasil

karya seni yang berbentuk lagu/komposisi yang mengungkapkan perasaan dan

pikiran penciptanya melalui unsur-unsur musik, yaitu irama, melodi, harmoni,

bentuk dan struktur lagu serta ekspresi (dinamika) sebagai satu kesatuan”.

Dari penjelasan diatas dapat kita jelaskan bahwa musik/lagu adalah sebuah

melodi nada-nada yang dimainkan oleh beberapa alat musik yang dituangkan

lewat nada-nada. Adapun langkah-langkah pembuatan lagu/musik diantaranya

menentukan lagu, mendahulukan syair, membuat motif dan frase, mengubah

melodi, membentuk melodi, membentuk lagu. Komposisi musik Fourth

Symphony iii scherzo merupakan ciptaan dari Thaikovsky yang memiliki tempo

allegro dan dimainkan dengan instrumen alat musik gesek dengan tehnik pizz

(16)

5

Sebelum kita dapat mengapresiasikan musik klasik ini terlebih dahulu kita

harus memahami dan menganalisis musik klasik tersebut sehingga kita bisa

menikmati keindahan dari musik klasik tersebut, Salah satu cara untuk

mengenal/memahami keindahan karya tersebut dengan baik adalah dengan

menganalisis lagu, mengetahui riwayat komponis, serta ciri khas dari jaman apa

lagu tersebut diciptakan, dengan mengkaji lebih dalam suatu lagu diharapkan

dapat membantu dalam menyanyikan atau memainkan, mengapresiasikan dan

menganalisis lagu dengan benar. Analisis tersebut sangat penting dalam

memahami letak keindahan musik klasik yang kita dengar dan analisis itu

sehingga kita lebih tahu apa maksud composer saat mencipta karya tersebut dan

membawa kita menikmati karya musik klasik.

Dari segi pembuatannya musik/lagu ini memiliki bentuk klasik dan

disusun dalam bentuk klausa melodi atau orang awam biasanya mengatakan

dengan bait, namun sebenarnya bentuk lagu terkait dari melodi bukanlah teks,

bentuk keseluruhan lagu ditentukan oleh pengulangan klausanya, bila satu klausa

memiliki motif serupa dengan klausa lain berarti bentuknya sama (AA) bila sama

sekali berbeda bentuknya (AB) tetapi jika berbeda dia memiliki bentuk ABC,

untuk memecahkan masalah tersebut digunakan landasan teori tentang analisis

bentuk dari leon stein dan konsep bentuk musik dari prier.

Stein (1979:57-58 mengemukakan

(17)

6

Mendelshons Song Without Words consist not only of its three essential parts I( means 5-20), II (21-29) III(33-45) but on introduction, a retransition ,and a postlude, These are auxiliary members, the appendages to the frame work of the form. Such appendages are by on means melery fillers but are of the greatest significance in terms of structure and content in the comunication of the work in a composition of three hundred measures, the thematic statements may consists of only one hundred measures remainder of the workbeing compased of the auxiliary members.

Pendapat tersebut menerangkan bahwa sebuah karya musik terdapat

komponen utama (essential components) dan komponen tambahan (auxiliary

component) komponen utama ditandai dengan huruf-huruf capital seperti A, B, C,

Bagian I, II atau III; atau dengan tema utama dan tema penghubung tambahan.

Struktur atau bentuk musik/lagu ada beberapa bagian yaitu bentuk variasi

motet, sonata, dan rondo. Istilah rondo berasal dari prancis “Rondeun”

(diucapkan) dan berarti lagu berputar maksudnya “refren”. Maka rondo mirip

dengan bentuk lagu refren-solis seperti lajimnya digunakan dalam lagu pantun dan

sebagainya, hanya perlu dicatat bahwa rondo adalah bentuk musik instrumental.

Dari penjelasan diatas dapat dikatakan bahwa karya ciptaan Thaikovsky

yakni Fourth Shymphony adalah merupakan bentuk rondo yaitu dalam bentuk

instrumental. Selain dari komposisi Fourth Shymphony Thaikovsky masih banyak

menciptakan lagu-lagu yang berbaur dengan sikap hati dan perasaan. Karya

Thaikovsky Fourth Shymphony III Scerzo didalam pengolahan musik/lagu

memiliki tehnik penggunaan kontrapunk, arpeggio, sekuens, dan ornamentasi

sehingga dalam penyajiannya jauh lebih indah, komposisi ini dimainkan dalam

bentuk orchestra akan tetapi dalam komposisi ini yang diteliti oleh penulis adalah

hanya bagian ke 3 dari komposisi fourth symphony dan hanya instrument

(18)

7

menganalisis musik ini dimana komposisi ini memiliki keunikan ditehnik

permainan dengan alasan terseut maka penulis tertarik mengambil judul tersebut

dengan judul “Analisis Komposisi Musik Fourth Symphony III Scherzo Karya

Thaikovsky”

B. Identifikasi Masalah

Dalam penelitian ini perlu diadakan identifikasi masalah hal ini dilakukan

agar penelitian terarah serta mencakup masalah yang dibahas tidak terlalu luas.

Sesuai dengan pendapat Ali (2002: 49) yang mengatakan:

”untuk kepentingan karya ilmiah, sesuatu yang perlu diperhatikan masalah kepentingan sedapat mungkin diusahakan tidak terlalu luas. Masalah yang luas akan menghasilkan masalah yang sempit, dan sebaliknya bila ruang lingkup masalah dipersempitkan maka analisis secara luas dan mendalam.”

Sesuai pendapat tersebut dan dari uraian yang terdapat pada latar belakang

masalah maka penelitian ini dapat di identifikasi sebagai berikut:

1. Bagaimana biografi Thaikovsky selaku composer Musik Fourth

Symphony III Scherzo?

2. Bagaimana bentuk komposisi Musik Fourth Symphony III Scherzo

Karya Thaikovsky?

3. Bagaimana pembagian frase pada komposisi Musik Fourth Symphony

III Scherzo Karya Thaikovsky?

4. Bagaimana interpretasi komposisi Musik Fourth Symphony III

Scherzo Karya Thaikovsky?

5. Bagaimana motif dan tehnik pengembangan motif pada komposisi

(19)

8

6. Bagaimana irama melodi komposisi Musik Fourth Symphony III

Scherzo Karya Thaikovsky?

7. Bagaimana tempo komposisi musik Fourth Symphony III Scherzo

Karya Thaikovsky?

8. Bagaimana penggunaan kadens pada komposisi Musik Fourth

Shymphony III Scherzo Karya Thaikovsky?

C. Pembatasan Masalah

Untuk mempermudah pemecahan masalah yang dihadapi penelitian seperti

keterbatasan waktu, dana dan luasnya cakupan masalah dan kemampuan teoritis,

maka penulis merasa perlu mengadakan pembatasan masalah. Pembatasan

tersebut sesuai dengan pendapat sukardi (2003:30) yang mengatakan bahwa:

“Dalam merumuskan ataupun membatasi permaslahan dalam suatu penelitian sangatlah bervariasi dan tergantung pada kesenangan peneliti. Oleh karena itu perlu hati-hati dan jeli dalam mengevaluasi rumusan permasalahan penelitian, dan dirangkum kedalam beberapa pertanyaan yang jelas.

Dalam hal ini batasan-batasan yang dibatasi penulis adalah:

1. Bagaimana biografi Thaikovsky selaku composer Musik Fourth

Symphony III Scherzo?

2. Bagaimana bentuk komposisi Musik Fourth Symphony III Scherzo

Karya Thaikovsky?

3. Bagaimana pembagian frase pada komposisi Musik Fourth Symphony

III Scherzo Karya Thaikovsky ?

4. Bagaimana interpretasi komposisi Musik Fourth Symphony III

(20)

9

5. Bagaimana motif dan tehnik pengembangan motif pada komposisi

Musik Fourth Symphony III Scherzo Karya Thaikovsky?

6. Bagaimana irama melodi komposisi Musik Fourth Symphony III

Scherzo Karya Thaikovsky?

7. Bagaimana tempo komposisi musik Fourth Symphony III Scherzo

Karya Thaikovsky?

D. Perumusan Masalah

Rumusan masalah adalah suatu rumusan masalah yang memandu peneliti

untuk mengeksplorasi dan atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara

menyeluruh, luas dan mendalam. Berdasarkan uraian diatas hal ini sejalan dengan

pendapat Maryeani (2005:14) yang mengatakan bahwa:

“Rumusan masalah merupakan jabaran detail fokus penelitian yang akan digarap.rumusan masalah menjadi semacam kontrak bagi peneliti karena penelitian merupakan upaya untuk menemukan jawaban pertanyaan sebagaimana terpapar pada rumusan masalahnya.Rumusan masalah juga bisa disikapi sebagai jabaran fokus penelitian karena dalam prakteknya, proses penelitian senantiasa berfokus pada butir-butir masalah sebagaimana dirumuskan”.

Berdasarkan pendapat tersebut serta uraian yang terdapat pada latar

belakang masalah, identifikasi masalah dan pembatasan masalah maka

permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: “Bagaimana

bentuk tema dan tehnik pengembangan motif pada Komposisi Musik Fourth

(21)

10

E. Tujuan Penelelitian

Setiap kegiatan senantiasa berorientiasi pada tujuan, tanpa ada tujuan yang

jelas maka arah kegiatan yang akan dilakukan tidak tahu apa yang akan dicapai

dalam kegiatan tersebut. Hal ini sesuai dengan pendapat

Riduan (2004:25) yang mengatakan bahwa:

Tujuan penelitian merupakan keinginan-keinginan peneliti atas hasil penelitiannya dengan mengetengahkan indikator-indikator apa yang hendak ditemukan dalam penelitian terutama yang berkaitan dengan variabele-variabel penelitian”.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian

tidak lain untuk mengetengahkan indicator-indikator apa yang hendak ditemukan.

Dalam penelitian ini peneliti merumuskan tujuan penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Untuk mengetahui biografi Thaikovsky selaku composer Musik

Fourth Symphony III Scherzo

2. Untuk mengetahui Bagaimana bentuk komposisi Musik Fourth

Symphony III Scherzo Karya Thaikovsky

3. Untuk mengetahui Bagaimana pembagian frase pada komposisi Musik

Fourth Symphony III Scherzo Karya Thaikovsky

4. Untuk mengetahui Bagaimana interpretasi pada komposisi Musik

Fourth Symphony III Scherzo Karya Thaikovsky

5. Untuk mengetahui Bagaimana motif dan tehnik pengembangan motif

pada komposisi Musik Fourth Symphony III Scherzo Karya

(22)

11

6. Untuk mengetahui Bagaimana irama melodi komposisi Musik Fourth

Symphony III Scherzo Karya Thaikovsky

F. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai:

1. Bahan informasi tambahan dan referensi tentang struktur dalam

menganalisis lagu bagi peneliti yang relefan dikemudian hari

2. Sebagai bahan yang berguna bagi pencipta lagu

3. Bahan tambahan atau pengayaan kepustakaan dalam bidang analisis

musik.

4. Sebagai informasi kepada masyarakat pecinta musik, yang ingin

mengetahui musik klasik secara mendalam.

5. Bahan informasi kepada semua kalangan masyarakat yang mendalami

(23)

90

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dalam menganalisis komposisi musik fourth

symphony iii scherzo karya Thaikovsky yang dilakukan oleh penulis maka penulis

membuat beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Komposisi musik fourth symphony iii scherzo karya Thaikovsky adalah

komposisi musik orchestra sejenis yang terdiri dari 133 birama, dibagi atas

dua bagian yaitu bagian pertama birama 1-76 dengan tonalitas F Mayor dan

dibagian kedua birama 77-133 berada pada tonalitas F Mayor.

2. Terdiri dari 11 bentuk motif yang berbeda diantaranya dikembangkan

dengan menggunakan tehnik repetisi, sekwens naik dan turun, inveri,

transposisi, dan fragmentasi.

3. Terdiri dari 18 frase, termasuk didalamnya frase pertanyaan dan frase

jawaban, yang masing-masing diakhiri dengan kadens.

4. Terdiri dari (10) kalimat lagu atau periode.

5. Tanda dinamik yang digunakan sangat bervariasi, yaitu: piano (p) crescendo

dan descrescendo, dim, forte (f), pianossisimo (pp), selain itu juga

digunakan tehnik-tehnik lainnya yaitu pizz sempre, allegro.

(24)

91

7. Penggunaan dinamik yang demikian variatif memberikan kesan yang lebih

indah, selain itu juga komosisi ini penggunaan dinamik dan perjalanan

melodi sangat mendukung antara instrument yang satu dengan yang lainnya.

8. Dalam komposisi ini, perjalanan melodi progresi akord dan harmoni adalah

tiga hal yang sangat mempengaruhi. Terbentuknya akord adalah

berdasarkan melodi, selanjutnya harmoni dibentuk berdasarkan progresi

akord dan kadens.

9. Penggunaan tehnik dalam permaian instrument gesek memenuhi aturan

tersendiri baik itu dari harmonisasi akord dan tingkatan penyusunan melodi

dari wilayah masing-masing nada.

B. Saran

Setelah melakukan penelitian ini dan memperoleh kesimpulan, penulis juga

mengemukakan beberapa saran sebagai berikut:

1. Bagi mahasiswa lain atau pembaca yang juga berminat untuk menganalisis

lagu, atau komposisi musik yang lain atau instrument sejenis, campuran,

sebaiknya mencari buku-buku yang dapat dijadikan acuan dalam

menganalisis musik tersebut

2. Bagi mahasisiwa yang juga berminat untuk memilih judul skripsi mengenai

analisis, sebaiknya menguasai dan mempelajari program finale pada

komputer untuk mempermudah penelitian untuk menganalisis

3. Bagi pembaca penulis sarankan untuk menghargai seluruh komposisi yang

sudah ada dan tidak diperbolehkan membeda-bedakannya karena seluruh

(25)

92

DAFTAR PUSTAKA

Ali, Muhammad. 2001. Dasar-dasar penelitian kependidikan. Bandung Angkasa

Delone Richard. William Christ. introdiuction to materials and structure of

music: Debdigbud,

Damanik.Mariance.2010. Analisis Lagu “Aku melihat Langit dan Bumi

Baru.ciptaan.St.A.K.Saragih.skripsi Sarjana Program Study Pendidikan

Seni Musik Unimed Medan.

Ewen, David, 1954, The book of musical Knowledge, New Jersey: Engliwood Clifft, N.J., Prentice-Halll, Inc

J.Mcneill Rohedrick 2002. Sejarah musik jilid 1.PT.BPK Gunung Mulia,

Kustab Mutataqin.Seni Musik Klasik jilid 1.Jakarta:Departemen pendidikan Nasional 2008

Lingono, Budi (1990), Bentuk dan Aanalisis Musik Jakarta: Depdikbud.

Margono. 2009. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta:Rineka Cipta.

Matius. 2006. Seni Musik untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Mohadjar. Neong (2000) Analisis Musik jakarta:Depdikbud

Maryaeni. 2005. Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta: Bumi Aksara

Nur tanjung Bahdin.2005.Pedoman Penulisan karya ilmiah(Proposal,skripsi,dan

memberikan diri menjadi penulis artikel ilmiah. Kencana predana Media

Group

Pra Budidharma, 2001. Pengantar Komposisi dan Aransemen, Kelompok Gramedia Jakarta

Pries Edmud,Karl.1999.sejarah musik jilid 1:Pusat Musik Lirurgi

Riduan, 2008.Metode dan Tehnik Menyususn Tesis.ALFABETA

SJ Prier Edmund, Karl. 1996. Ilmu Bentuk Musik Yogjakarta: Pusat Musik Liturgi.

Seigmeister, Elie.(1965). Harmony and Melodi vol.1:the Diatonik style.california

Soeharto,M.1992.Kamus Musik Jakarta:gramedia widiaswara Indonesia

(26)

93

Widayatama Pustaka cetakan pertama 2010. Koleksi lengkap 101 lagu wajib

Nasional dan perjuangan. PT Buku seru

(http://id.wikipedia//Thaikpvsky

http://www.stempublishing.com/hymns/biographies///Thaikovsky.html http://justus.anglican.org/resources/bio/12.html

(http:www//web ache.google).

Referensi

Dokumen terkait

Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang berwujud kata, frase, ungkapan, dan kalimat yang mencerminkan perilaku tokoh utama, stimulus,

Bagian kecil dari tema merupakan frase, frase dalam komposisi Tresnaning Tiyang memiliki 6 frase pada Song Form A dan yang mendominasi pada frase ini adalah vokal,

Lagu keroncong asli pada umumnya pada kalimat A terdapat delapan birama termasuk birama gantung, dengan demikian lagu keroncong Tanah Airku karya Kelly Puspito lebih

Untuk mengetahui struktur komposisi lagu Cinta Sejati pada film Habibie dan Ainun karya Melly Goeslaw yang meliputi: motif, bentuk (form), dan frase.. Untuk

Motif 1 kalimat D hanyalah pengulangan motif, motif utama hanya 2 birama saja birama yang ada didalam lingkaran biru diatas adalah motif utamanya dan setiap nada akhir di

Aransemen Joko Suprayitno pada bagian A ini masih sama dengan lagu aslinya yakni terdapat periode yang terdiri dari 2 frase yaitu frase antiseden dan frase

Analisis Kadens Notasi 12: Lagu Commitment Bagian A dengan progresi akor vi-I-ii-IV Untuk frase pertanyaan menggunakan kadens otentik sempurna, yang biasanya digunakan pada frase

Dokumen ini berisi soal ujian komposisi musik tentang melanjutkan motif menjadi kalimat tanya dan jawab beserta iringan