• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Mutu Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (Spm) Di Instalasi Farmasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Evaluasi Mutu Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (Spm) Di Instalasi Farmasi"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ketentuan ttg jenis dan mutu pelayanan dasar yag merupakan urusan wajib daerah yang berhak.. diperoleh setiap warga

Hasil: Tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe Kabupaten Karo secara keseluruhan adalah

tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe Kabupaten Karo sudah mencapai kategori sangat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) rumah sakit bidang farmasi yang meliputi: lama waktu tunggu pelayanan

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSD dr Soebandi dapat memenuhi 4 parameter standar minimal yakni

Indikator Mutu Unit Instalasi Farmasi berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 436/MENKES/SK/VI/1993

Mutu layanan farmasi dapat ditinjau dari 4 aspek yang merupakan indikator minimal dalam menilai mutu di instalasi farmasi yaitu , waktu tunggu pelayanan obat jadi <=15 menit

Sedangkan pada standar pelayanan minimal rumah sakit, masih perlu perhatian, karena banyak indikator di dalam standar pelayanan minimal rumah sakit belum sesuai dengan baku mutu standar