• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)."

Copied!
200
0
0

Teks penuh

(1)

i

LAPORAN INDIVIDU

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

Dosen Pembimbing Lapangan PPL Handaru Jati, S.T., M.M., M.T., Ph.D.

Disusun Oleh :

YUSI SAFITRI DEPIANTIWI 13520241035

PUSAT PENGEMBANGAN PPL & PKL

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU

PENDIDIKAN

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan kekuatan-Nya sehingga dapat menyelesaikan kegiatan PPL dan laporan PPL ini dengan baik.

PPL merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh. Selain itu, PPL memberikan pengalaman belajar mengajar yang dapat memperluas wawasan yang terkait dengan kependidikan dan keprofesionalan guru. Adapaun isi laporan ini memuat laporan kegiatan yang dilakukan oleh penulis dalam kegiatan PPL.

Program yang terlaksana mulai tanggal 10 Agustus 2015 dapat berjalan lancar tentunya berkat bantuan dari banyak pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. selaku rektor UNY yang telah memberikan izin dan kesempatan melaksanakan PPL.

2. Bapak Handaru Jati, Ph.D., selaku dosen pembimbing PPL yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan demi terlaksananya program PPL. 3. Bapak Drs. H. Suprihandono, M.M. selaku kepala sekolah yang telah

memberikan ijin, sarana dan prasarana serta kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program PPL.

4. Ibu Widi Astuti, S.Pd., selaku koordinator PPL di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

5. Ibu Kusumaningati Sulistya W, S.Pd., selaku guru pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa pada saat akan dan setelah mengajar di kelas.

6. Semua Bapak/Ibu guru dan seluruh staf dan karyawan yang telah membantu selama pelaksanaan program PPL.

7. Siswa-siswi kelas XI MM1 dan XI MM 2 Muhammadiyah 1 Yogyakarta Tahun 2016 yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam mengikuti program PPL.

8. Teman-teman seperjuangan PPL UNY 2016 yang telah bekerja sama melaksanakan program dengan penuh kekompakkan dan kebersamaan.

(4)

iv

pihak pada umumnya. Semoga hasil laporan ini dapat menjadi sarana penggalian wawasan bagi seuruh masyarakat akademik.

Yogyakarta,15 September 2016

(5)

v DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN ... Error! Bookmark not defined.

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR LAMPIRAN ... vi

ABSTRAK ... vii

BAB I ... 1

PENDAHULUAN ... 1

A. Analisis Situasi ... 2

B. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL ... 12

BAB II ... 18

PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL ... 18

A. Persiapan ... 18

B. Pelaksanaan Program PPL ... 20

C. Analisis Hasil Pelaksanaan dan Refleksi ... 25

BAB III ... 29

PENUTUP ... 29

A. KESIMPULAN ... 29

B. SARAN ... 31

DAFTAR PUSTAKA ... 33

(6)

vi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Matrik Program Kerja Lampiran 2. Laporan Catatan Mingguan Lampiran 3. Laporan Dana

Lampiran 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Lampiran 5. Silabus

(7)

vii

LAPORAN KEGIATAN PPL

SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

Oleh:

Yusi Safitri Depiantiwi NIM.13520241035

ABSTRAK

PPL dalam pengertiannya Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu mata kuliah yang wajb ditempuh oleh setiap mahasiswa di semua jurusan pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Program Praktik Pengalaman Lapangan merupakan wahana pembentukan tenaga kependidikan yang professional.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2016 salah satunya berlokasi di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa pada tanggal 15 Agustus sampai dengan 15 September 2016. Kelompok PPL di lokasi ini terdiri dari 4 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan 2 mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Akuntansi. Tujuan diadakannya Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia pendidikan secara nyata, sehingga nantinya diharapkan mahasiswa sebagai calon pendidik mampu menjadi seorang tenaga pendidik yang profesional di bidangnya.

Kegiatan PPL terbagi dalam beberapa tahapan yaitu persiapan mengajar dan pelaksanaan mengajar. Tahap persiapan dimulai dari observasi yang dilaksanakan pada bulan Februari. Selanjutnya mahasiswa menempuh mata kuliah micro teaching di kampus yang merupakan mata kuliah untuk melatih mahasiwa dalam mengajar. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dimulai tanggan 15 Juli – 15 September 2016. Dalam praktik mengajar, praktikan diberi kesempatan untuk mengajar dikelas XI MM dengan jumlah mengajar sebanyak 8 kali pertemuan,.

Dari pelaksanaan kegiatan PPL dapat disimpulkan, bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengenal segala permasalahan di sekolah yang terkait dengan proses pembelajaran.

.

(8)

1 BAB I PENDAHULUAN

Usaha peningkatan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran terus dilakukan, termasuk dalam hal mata kuliah lapangan dan Praktik Pengalaman Lapanga (PPL) menjadi konsentrasi untuk ditingkatkan kualitasnya. Program kegiatan PPL bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru atau tenaga kependidikan. Program – program yang dikembangkan dalam pelaksanaan PPL difokuskan pada komunitas civitas internal sekolah(guru, karyawan, siswa dan Komite Sekolah). Mata kuliah PPL mempunyai sasaran dalam kegiatan terkait dengan pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. PPL diharaokan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tertutama dalam hal pengalaman mengajar, memperluas wawasan, melatih dan mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, meningkatkan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab dan kemampuan dalam memecahkan masalah.

Pelaksanaan PPL melibatkan unsur- unsur Dosen Pemimbing PPL , Guru Pemimbing berperan sebagai insturuktur, Koordinator PPL, Sekolah/ Lembaga, Kepala Sekolah. Mahasiswa akan dapat melaksanakan kegiatan PPL secara optimal apabila memiliki bekal kemampuan yang memadai, baik yang terkait dengan proses pembelajaran maupun manajerial.

(9)

2 A. Analisis Situasi

1. Dinamika SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta

SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta berdiri pada tanggal 1 Agustus 1958 bertempat di Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) Muhammadiyah 1 Jalan Pathuk Yogyakarta, yang dipelopori oleh Bapak Muchsin, Pimpinan Sekolah pertama sebagai pengelola adalah Bapak Dawami Achmad, ST. dan Bapak Drs. Moehadi Sofyan (1958). Saat itu bernama SMEA Muhammadiyah, baru saja berjalan kemudian pidah ke Ndalem Poespo (sebelah barat pojok beteng) yang kini dikenal Jalan Mayjen Sutoyo, tapi saat itu masih sulit mendapatkan siswa meskipun sudah berlabel Muhammadiyah.

Pada tanggal 1 Agustus 1960 SMEA Muhammadiyah pindah bertempat di Ndalem Poeger sebelah timur Rumah Sakit Pugeran di Jalan Mayjen Sutoyo, Kepala Sekolah resmi Bapak Dawami Achmad, ST. dan Wakilnya Bapak Drs. Moehadi Sofyan. Sekolah masuk sore, bersama dengan SMEP Muhammadiyah yang masuk pagi. Kemudian tahun 1961/1962 SMEA Muhammadiyah menyewa bersama SMEP Muh. 1 di Ndalem Puspo akan tetapi tetap masih masuk siang hari dan masih kesulitan mendapatkan siswa yang cukup. Padahal pada saat itu baru ada 2 SMEA, yaitu SMEA Negeri 1 masuk pagi, dan SMEA Negeri 2 masuk sore. Kemudian menyusul SMEA Swasta Santo Thomas dan SMEA PIRI yang semua berada di kota.

(10)

3

kepada Drs. Jajuli yang hanya menjabat beberapa bulan, karena diangkat menjadi dosen di FKIP Negeri Surabaya. Jabatan Kepala Sekolah dirangkap oleh Drs. Moehadi Sofyan sekaligus kepala SMA Muhammadiyah 3 dan pimpinan surat kabar Mercu Suar.

(11)

4

Dengan adanya perubahan kurikulum dan undang-undang Pendidiakan yang mengharuskan perubahan nama sekolah menengah kejuruan dengan SMK, maka tanggal 7 Juli 1997 SMEA Muhammadiyah 1 ditetapkan Majelis Dikdasmen PWM Prop. D.I.Y menjadi SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Pada tanggal 7 Juli 1997 diadakan serah terima jabatan kepala sekolah sebagai pejabat pelaksana harian Kepala Sekolah SMK Muh 1 Yogya Ibu Siti Asiyah, BA, YMT Drs. Sumaryanto Marzuki SMK Muhammadiyah Karangmaja Gunungkidul. Selanjutnya dalam perjalanan SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, pada tanggal 24 Maret 1998 untuk tahun pelajaran 1998/1999 mendapat Akreditasi DIAKUI.

a. Tanggal 15 Mei 2000, penetapan Bidang keahlian Bisnis Manajemen dan Program keahlian Akuntansi dan Penjualan.

b. Tanggal 15 Mei 2000 mendapat jenjang Akreditasi DISAMAKAN. c. Pada tanggal 29 Agustus 2001. Mendapat rekomendasi dari PDM Kota Yogyakarta, untuk pembangunan Gedung unit II berlantai dua disebelah barat Gedung unit 1.

d. Tanggal 18 Mei 2004 mendapat Rekomendasi dari Wali Kota Yogyakarta untuk membuka Program Teknik Informatika.

e. Pada tanggal 15 Juni 2005 mengikuti akreditasi dua program keahlian Akuntansi dan Penjualan masing-masing A.

(12)

5

gedung unit 1 dan unit 2. Perkembangan siswanya meningkat tahun pelajaran 2007/2008 mendapat 4 kelas, semoga tahun-tahun mendatang dapat 4 kelas sehingga kelak paralel 4 kelas atau keseluruhan menjadi 12 kelas. Adapun Kepala Sekolah yang memimpin SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dari periode pertama sampai terakhir sebagai berikut:

a. H. Dawami Achmad (1958 - 1969) b. Drs. Jazuli (1970)

c. Moehadi Sofyan (1970 - 1986) d. Noeryono (1986 - 1988) e. Drs. Suhardi (1989 - 1994)

f. Mudjihardjono, B.Sc (1995 - 1997) g. Siti Asiyah, BA. (Sebagai PLH)

h. Drs. Sumaryanto Marzuki (sebagai YMT) (1998 - 2001) i. Drs. Sumaryanto Marzuki (1998 - 2001)

j. Drs. HM. Abu Shoim Nur (2006 - 2011) k. Drs. H.Suprihandono, M.M. (2011 - Sekarang)

2. Visi :

Menjadi sekolah unggul berwawasan global, berorientasi pada perkembangan IPTEK berlandaskan IMTAQ.

3. Misi

a. Menghasilkan tamatan yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia.

b. Menghasilkan tamatan yang professional dalam menghadapi tantangan global.

(13)

6

d. Menghasilkan tamatan yang berkompeten sehingga dapat terserap di dunia usaha atau dunia industri.

e. Menghasilkan tamatan yang berwawasan dan peduli terhadap lingkungan.

4. Kebijakan mutu “BERIMAN”

B : Brain Mengembangkan kemampuan berpikir. E : Excellent Sangat bagus, hebat, luar biasa.

R : Religious Bernuansa Islami.

I : Inovative Selalu melakukan pembaruan dan perbaikan. M : Multiple IntelegenciesMengembangkan berbagai aspek kecerdasan.

A : Aspiration Bersifat menerima pendapat.

N : Networking Mengembangkan hubungan dan kerja sama.

5. Do’a yang dibiasakan di sekolah a. Awal Pelajaran

1) Bismillahirrahmanirrahim

2) Asyhadu an-laa ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah

3) Rodhitu billahi robba wabil islami diina wa bimukhammadin

nabiya warosula rab bi zidnii ‘ilma, war zuq nii fah ma,

4) Aamiin.

5) Tadarus Al Qur’an dua ruku’ beserta terjemahan diawali dengan bacaanta’awud.

(14)

7

7) Membaca visi misi dan kebijakan Mutu SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

b. Doa Setiap Pergantian Pelajaran Bismillahirrahmanirrahim.

c. Doa Setiap Akhir Pelajaran Alhamdulillah irobil’alamin. .

d. Doa Penutup Pelajaran

Aallohumma arinal_haqqo_haqqon warzuqnattibaa’ahu wa

arinalbaathilabaa-thilan warzuqnajtinaabahu

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfirukawa’atubu ilaik

Tanggal 9 dan 16 Februari 2015, mahasiswa melakukan observasi kondisi sekolah, observasi pembelajaran di kelas, dan observasi peserta didik. Berikut ini penjelasan hasil observasi yang diperoleh, yaitu :

6. Kondisi Fisik Sekolah

Berdasarkan hasil observasi, diperoleh data sebagai berikut: a. Bangunan gedung/ ruangan, terdiri dari :

(15)

8

7. Potensi siswa

Para siswa di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, mempunyai potensi yang besar untuk dapat memanfaatkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, karena mereka dibekali skill atau keterampilan spesifik sesuai penjurusannya yang sifatnya aplikatif dalam dunia kerja. Sebagian besar lulusan SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, beberapa siswa ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

8. Potensi Guru dan Karyawan

(16)

9

9. Fasilitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Untuk melancarkan proses kegiatan belajar mengajar, SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta memfasilitasi sekolah dengan berbagai fasilitas, antara lain: papan tulis, white board, kapur tulis, spidol tulis, meja dan kursi, alquran di setiap kelas maupun laboratorium, dan beberapa LCD dan sound yang digunakan secara bergantian.

10. Perpustakaan

Perpustakaan SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta terletak dilantai 2 gedung utama. Fasilitas yang ditawarkan berupa buku pelajaran, umum, dan majalah yang dapat dipinjam oleh warga sekolah. Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan meja, kursi, kipas angin, dan TV.

11. Laboratorium

Laboratorium yang terdapat di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta adalah sebagai berikut:

a. Laboratorium Komputer 1 (Laboratorium Multimedia). b. Laboratorium Komputer 2 (Laboratorium Multimedia).

c. Laboratorium Komputer 3 (Laboratorium Jaringan dan Akuntansi).

d. Bengkel TKJ.

e. Laboratorium Pemasaran (Koperasi).

(17)

10 12. Bimbingan konseling

Kondisi ruangan atau kondisi fisik dari ruang yang digunakan untuk bimbingan konseling di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta terlihat baik dan segala sesuatunya tertata dengan rapi. Ditambah lagi, alur penyelesaian untuk siswa-siswa yang bermasalah sudah terorganisir dengan baik.

13. Ekstrakurikuler

Sejak tahun ajaran baru 2015/2016 kurikulum yang digunakan kembali ke Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sehingga tidak mewajibkan siswa untuk mengikuti salah satu dari beberapa ekstrakurikuler yang ada, tetapi apabila siswa ingin mengikuti organisasi tertentu siswa dapat memilih ekstrakurikuler yang ada antara lain sebagai berikut :

a. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sejenis OSIS. b. Seni Beladiri Tapak Suci.

c. Klub Bahasa Inggris. d. KIR.

e. Futsal. f. Iqro.

Seluruh ekstrakurikuler tersebut di bawah naungan seorang pembina dan setiap kegiatan ekstrakurikuler memiliki pelatihnya masing-masing. Jadwal ekstrakurikuler biasanya dilaksanakan setiap seminggu sekali. Untuk ekstrakurikuler pramuka dilaksanakan setiap hari Kamis setelah jam pelajaran terakhir.

14. Organisasi dan fasilitas

(18)

11

Wijaya Kegiatan utama yang diadakan oleh IPM adalah kegiatan PLS dan FORTASI untuk siswa baru. Letak ruang IPM di lantai 2 sebelah tangga. Pengurus harian (PH) dari IPM ada ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, bidang pengkaderan, bidang Kajian Dakwah Islami (KDI), bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga (ASBO), bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) dan bidang Kewirausahaan (KWH).

15. Organisasi dan fasilitas UKS

Fasilitas UKS di sekolah ini terdapat 2 ranjang, 2 timbangan dan pengukur tinggi badan dan beberapa obat-obatan. Kendala yang dirasakan oleh pihak UKS adalah sempitnya ruang UKS, sehingga tidak leluasa dan tidak dapat menampung banyaknya siswa atau guru yang sakit dan butuh beristirahat di UKS. Obat-obatan di UKS ini cukup lengkap. Siswa atau guru yang sakit terkadang juga dirujuk ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

16. Administrasi

Administrasi di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, yaitu : a. Bendahara oleh Ibu Punagi, S.Pd.I.

b. Wakil Kepala Urusan Keislaman dan Muhammadiyah (Ismuba) oleh Bapak Drs. Wajid Heryono.

c. Wakil Kepala Urusan Humas oleh Ibu Hj. Siti Asiyah, S.Pd.

d. Wakil Kepala Urusan Sarana Prasarana oleh Bapak Yogo Pamungkas, S.Pd.Jas.

e. Wakil Kepala Urusan Kurikulum oleh Ibu. Widi Astuti, S.Pd. f. Wakil Kepala Urusan Kesiswaan oleh Ibu Dewi Retnaningsih,

S.Pd.

g. Kepala Tata Usaha oleh Bapak Riki Handayani Saputro

(19)

12

i. Kepala UKS oleh Ibu Dra.Hj. Budi Letari. j. Kepala Perpustakaan oleh Ibu Yuli Astuti, BSc.

17. Koperasi Siswa

Jenis usaha yang dijalankan di koperasi siswa ini adalah kantin makanan dan minuman serta alat tulis dan yang dilibatkan secara langsung dalam menjalankan kepengurusan koperasi adalah siswa kelas XI jurusan akuntansi. Barang-barang yang tersedia sudah sesuai dengan kebutuhan para siswa itu sendiri.

18. Tempat Ibadah

SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dalam menjalankan ibadah sholat menggunakan masjid Al-Furqon yang terletak di samping gedung sekolah.

19. Kesehatan

Kesehatan lingkungan di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta ini relatif baik, hal ini terbukti dari tingkat kehadiran siswa mengunjungi UKS.

B. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL

Program PPL ini merupakan bagian dari mata kuliah sebesar 3 SKS yang harus ditempuh oleh mahasiswa kependidikan. Materi yang ada meliputi program mengajar teori dan praktik di kelas dengan dibimbing oleh guru pembimbing masing-masing.

(20)

13

Kegiatan observasi di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan mahasiswa PPL dan guru pemimbing yang telah diatur oleh pihak sekolah.

Pelaksanaan program praktik pengalaman lapangan di mulai dari tanggal 15 Juli sampai 15 September 2016 . Kegiatan PPL dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam melaksanakan praktik kependidikan dan persekolahan yang sudah terjadwal.

Rancangan kegiatan PPL adalah suatu bentuk hasil perencanaan yang dibuat dengan berdasarkan waktu dan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan pada waktu mahasiswa melaksanankan PPL. Agar tercapai efisiensi dan efektivitas penggunaan waktu maka kegiatan PPL direncanakan sebagai berikut:

1. Persiapan di kampus a. Pengajaran Mikro

(21)

14

Mahasiswa diberi waktu selama 10 sampai 15 menit dalam sekali tampil, kemudian setelah itu diadakan evaluasi dari dosen pembimbing dan mahasiswa yang lain. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui kekurangan atau kelebiahan dalam mengajar demi meningkatkan kualitas praktik mengajar berikutnya dan saat terjun langsung ke sekolah.

b. Observasi Sekolah

Observasi lingkungan sekolah bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang aspek-aspek karakteristik komponen pendidikan, iklim dan norma yang berlaku di sekolah tempat PPL. Aspek yang diobservasi meliputi lingkungan fisik sekolah, proses pembelajaran di sekolah, perilaku atau keadaan siswa, administrasi persekolahan, fasilitas pembelajaran dan pemanfaatannya.

Kegiatan observasi di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan mahasiswa PPL dan guru pembimbing yang telah diatur oleh pihak sekolah. Kemudian informasi tentang SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan unit-unitnya disampaikan secara singkat oleh pihak sekolah pada saat observasi.

c. Pembekalan PPL

Pembekalan PPL dilaksanakan sebelum penerjunan ke sekolah. Semua mahasiswa wajib mengikuti pembekalan PPL. Pembekalan PPL dilaksanakan oleh masing-masing fakultas yang pelaksanaannya telah ditentukan oleh Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Negeri Yogyakarta.

(22)

15

Sebelum melaksanakan kegiatan PPL, mahasiswa diharuskan membuat administrasi mengajar, seperti membuat RPP dan materi pelajaran, dimana kesemuanya itu digunakan sebagai pegangan mahasiswa dalam mengajar.

3. Kegiatan PPL

a. Praktik Mengajar Terbimbing

Praktik mengajar terbimbing adalah praktik mengajar dimana praktikan masih mendapat arahan pada pembuatan perangkat pembelajaran yang meliputi program satuan pelajaran, rencana pembelajaran, media pembelajaran, alokasi waktu dan pendampingan pada saat mengajar di dalam kelas.

Dalam praktik terbimbing ini semua praktikan mendapat bimbingan dari guru mata pelajarannya masing-masing. Bimbingan dilaksanakan pada waktu yang telah disepakati praktikan dengan guru pembimbing masing-masing.

b. Praktik Mengajar Mandiri

Dalam praktik mengajar mandiri, praktikan melaksanakan praktik mengajar yang sesuai dengan program studi praktikan dan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan oleh guru pembimbing didalam kelas secara penuh.

Kegiatan praktik mengajar meliputi: 1. Membuka pelajaran :

a) Salam pembuka b) Berdoa

c) Absensi d) Apersepsi

(23)

16 a) Menyampaikan materi

b) Memberikan kesempatan bertanya (diskusi) aktif dua arah

c) Menjawab pertanyaan siswa d) Memotivasi siswa untuk aktif 3. Menutup pelajaran :

a) Membuat kesimpulan b) Memberi tugas dan evaluasi c) Berdoa

d) Salam Penutup

c. Umpan Balik Guru Pembimbing 1) Sebelum praktik mengajar

Manfaat keberadaan guru pembimbing sangat dirasakan besar ketika kegiatan PPL dilaksanakan, guru pembimbing memberikan arahan-arahan yang berguna seperti pentingnya merancang pembelajaran pengajaran dan alokasi waktu sebelum pengajaran di kelas dimulai, fasilitas yang dapat digunakan dalam mengajar, serta memberikan informasi yang penting dalam proses belajar mengajar yang diharapkan. Selain itu guru pembimbing dapat memberikan beberapa pesan dan masukan yang akan disampaikan sebagai bekal praktikan mengajar di kelas.

2) Sesudah praktik mengajar

Dalam hal ini guru pembimbing diharapkan memberikan gambaran kemajuan mengajar praktikan, memberikan arahan, masukan dan saran baik secara visual, material maupun mental serta evaluasi bagi praktikan.

(24)

17

Kegiatan penyusunan laporan dilaksanakan pada minggu terakhir dari kegiatan PPL setelah praktik mengajar mandiri. Laporan ini berfungsi sebagai pertanggung jawaban atas pelaksanaan program PPL.

e. Evaluasi

(25)

18 BAB II

PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL

A. Persiapan

Sebelum pelaksanaan kegiatan PPL di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PPL di semester khusus yaitu pada bulan Juli - September mendaftarkan diri sebagai peserta PPL secara online. Setelah itu, mahasiswa memilih sekolah yang sudah terdaftar sesuai dengan keinginan sendiri.

Sebelum diterjunkan, mahasiswa diberikan pembekalan yang berkaitan dengan PPL agar mahasiswa mengerti hal – hal apa saja yang perlu di persiapkan selama Praktik Pengalaman Lapangan berlangsung. Pembekalan dilakukan oleh masing – masing jurusan. Setelah diberikan pembekalan tentang PPL mahasiswa diterjunkan oleh DPL PPL ke masing- masing sekolah agar mahasiswa dapat segera melakukan observasi sekolah maupun observasi di KBM dalam kelas.

1. Persiapan Kegiatan PPL

Sebelum mahasiswa diterjunkan dalam pelaksanaan PPL, UNY membuat berbagai program persiapan sebagai bekal mahasiswa dalam melaksanakan PPL. Persiapan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut :

a. Pengajaran Mikro

(26)

19

mendapat bekal kesiapan praktik mengajar. b. Pembekalan PPL

Pembekalan PPL diadakan oleh pihak Universitas yang bertujuan untuk memberikan bekal bagi mahasiswa agar dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai peserta PPL dengan baik.Adapun pelaksanaan pembekalan PPL dilaksanakan oleh Koordinator PPL masing-masing jurusan.

2. Observasi Lingkungan Sekolah dan Pembelajaran di Kelas Kegiatan yang dilakukan pada saat observasi ini adalah mengamati proses belajar mengajar di dalam kelas dan mengamati sarana fisik pendukung lainnya (lingkungan sekolah) dalam melancarkan kegiatan proses belajar mengajar.

a. Observasi Lingkungan Sekolah

Kegiatan ini berupa pengamatan langsung, serta wawancara. Kegiata observasi lingkungan sekolah ini dilaksanakana pada saat mengambil mata kuliah Pengajaran Mikro atau micro teaching , yang salah satu tugasnya adalah observasi ke sekolah. Kegiatan meliputi observasi lingkungan fisik sekolah, perilaku peserta didik, administrasi sekolah dan fasilitas pembelajaran lainnya (perpustakan dan Laboratorium). Hasil observasi ini dan dijadikan bahan perkuliahan pada pengajaran mikro.

b. Observasi Pembelajaran di Kelas

(27)

20

3. Pembuatan Rencana Pembelajaran Pengajaran (RPP)

Sebelum tugas mengajar dilaksanakan, untuk persiapan pembelajaran dibuat juga Rencana Pembelajaran yang berisi materi, metode, media dan teknik pembelajaran yang akan dilakukan dalam proses belajar mengajar. RPP yang dibuat disesuaikan dengan silabus.

4. Pembuatan Materi Pembelajaran

Selain membuat RPP praktikan juga membuat materi pembelajaran. Hal ini bertujuan supaya dapat menyampaikan materi kepada siswa dengan baik. Dalam materi pembelajaran berisi tentang ringkasan materi yang akan disampaikan pada saat PPL dalaksanakan. B. Pelaksanaan Program PPL

Kegiatan PPL dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2016. Selama dalam pelaksanaan, penyusun melakukan bimbingan dengan pihak sekolah dan dosen pembimbing yang berhubungan dengan program pengajaran yang direncanakan sebelumnya, kemudian dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disetujui. 1. Pelaksanaan Praktik Mengajar

Mahasiswa praktikan dalam pelaksanaan mengajar di kelas menyampaikan materi di dampingi oleh guru pembimbing. Hal ini bertujuan supaya kondisi kelas tetap kondusif.

Mahasiswa praktikan melakukan kegiatan belajar mengajar pada kelas XI MM , mengampu 2 mata pelajaran yaitu animasi serta fotografi.

(28)

21

kondisi/ kenyataan dilapangan agar siswa memperoleh gambaran khusus yang memudahkan mereka untuk memahaminya.

Jadwal mengajar dapat dilihat sebagai berikut :

Hari, Tanggal Kelas Waktu Materi Pembelajaran

Senin, 25/7/2016 XI MM 1 2JP

Pengenalan software dan tools

pengedit foto pada adobe flash cs

3.0

Selasa, 9/8/2016 XI MM 1 2JP

(29)

22

3.0

Kamis, 11/8/2016 XI MM 2 2JP

Pengertian fotografi dan jenis- jenis

fotografi

Jum’at, 12/8/2016 XI MM 1 2JP

Pengertian fotografi dan jenis- jenis

fotografi

Senin, 15/8/2016 XI MM 2 2JP

Pembuatan animasi sederhana tweening pada adobe flash cs

3.0

Selasa, 16/8/2016

XI MM 1 2JP

Pembuatan animasi sederhana tweening pada adobe flash cs

3.0

Jum’at, 19/8/2016 XI MM 1 2JP

Editing foto mengatur kontras dan brightness pada

photoshop cs 3.0 Senin, 22/8/2016 dan brightness pada

photoshop cs 3.0

Jum’at , 26/8/2016 XI MM 1 2JP photoshop cs 3.0 Senin, 29/8/2016 XI MM 2 2JP Melanjutkan

(30)

23

teks pada adobe flash cs 3.0

Selasa, 6/9/2016 XI MM 1 2JP

Pembuatan animasi sederhana berupa

teks pada adobe flash cs 3.0

Dalam pelaksanaan mengajar, metode pembelajaran yang digunakan yaitu dengan menerapkan metode ceramah, praktik, tanya jawab, diskusi, dan penugasan yakni dengan memberikan penjelasan kepada peserta didik tentang materi didik sesuai dengan buku dan modul yang digunakan.

3. Media Pembelajaran

(31)

24

materi diupayakan kondisi peserta didik dalan keadaan tenang dan konduksif agar memudahkan semua peserta untuk menangkap materi pelajaran yang disampaikan, disela-sela penyampaian materi diberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk mengajukan pertanyaan apabila dalam penjelasan masih terdapat kekurangan atau kurang kejelasan, setelah itu diberikan penjelasan yang sejelas mungkin dan lebih rinci.

4. Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran produktif, normatif mempunyai standar nilai yang berbeda-beda. Untuk nilai produktif nilai minimal yang harus ditempuh oleh peserta didik adalah 80. Jika dalam ujian harian dan ujian semester standar nilai 80 belum tercapai, maka adalah wajib mengadakan perbaikan.

5. Keterampilan Mengajar Lainnya

(32)

25

memacu dirinya agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Atau dengan cara memberikan pengalaman-pengalaman berharga yang pernah dialami pendidik yang berkaitan dengan materi pelajaran yang disampaikan dengan penuh perhatian dan mudah dicerna agar tujuan umum dan khusus dalam pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai.

C. Analisis Hasil Pelaksanaan dan Refleksi

Secara keseluruhan program kegiatan PPL dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Yang mana semua program dapat penyusun laksanakan dengan cukup baik. Praktikan dapat melaksanakan proses pembelajaran 8 kali dengan 8 RPP dan mengajar 2 kelas yaitu kelas XI MM 1 dan XI MM 2 dengan cukup lancar.

Analisa yang dilakukan antara lain :

1. Analisis keterkaitan Program dengan Pelaksanaannya

Dalam pelaksanaan PPL yang dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dari awal hingga akhir pelaksanaannya secara keseluruhan dirasa sudah cukup baik meski terdapat berbagai macam kekurangan. Dalam hal ini praktikan merasa praktikan merasa sudah cukup baik dalam menyampaikan materi dan nilai formatif yang dihasilkan sudah memenuhi standar. Dengan kata lain, siswa kurang lebih sudah cukup mampu menerima apa yang disampaikan oleh praktikan.

a. Faktor Pendukung

Pelaksanaan PPL melibatkan berbagai macam faktor pendukung, baik dari guru, peserta didik, maupun sekolah. 1) Faktor pendukung yang pertama adalah guru pembimbing.

(33)

26

2) Faktor pendukung yang kedua adalah peserta didik. Peserta didik di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta merupakan siswa-siswa terpilih yang memiliki kualitas yang baik. Mereka cukup antusias dalam melaksanakan pembelajaran sehingga memudahkan praktikan dalam mengajar.

3) Faktor pendukung yang ketiga adalah sekolah. SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta adalah sekolah unggulan yang memiliki fasilitas yang cukup memadai sehingga memudahkan praktikan untuk menyampaikan materi dan berkreasi dalam penyampaian materi sehingga lebih menarik.

b. Hambatan

Dalam pelaksanaan PPL, tidak dapat dipungkiri terdapat berbagai macam hambatan dan rintangan. Baik itu bersumber dari siswa, sekolah, lingkungan, maupun dari diri penyusun sendiri.

Dalam menghadapinya, penyusun selalu berusaha semampu penyusun untuk menyelesaikan berbagai rintangan yang ada. Akan tetapi selalu ada kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam solusi yang ditemukan penyusun.

Pada poin ini, penyusun akan berusaha menampilkan berbagai masalah yang penyusun temui dan juga penyelesaian yang telah penyusun coba lakukan. Hambatan-hambatan yang ditemukan antara lain:

1) Siswa yang kurang memperhatikan

a) Deskripsi: Pada pembelajaran teori, siswa kurang termotivasi untuk memperhatikan. Alasannya karena materi yang diajarkan kurang menarik dan siswa kurang memahami pentingnya materi yang diajarakan.

(34)

27

materi menjadi lebih menarik untuk dipelajari bagi siswa.

2) Siswa bosan karena hanya menulis catatan teori mengenai materi pelajaran

a) Deskripsi: Pada saat mencatat mengenai teori-teori penting, kebanyakan siswa mengeluh mengenai catatan yang harus mereka tulis dan sering meminta istirahat sebentar sebelum melanjutkan mencatat.

b) Solusi: Meringkas catatan yang harus mereka catat dan memberikan jeda waktu untuk istirahat serta menjelaskan kepada siswa bahwa catatan yang mereka tulis akan bermanfaat nantinya.

3) Siswa kurang memperhatikan pada jam-jam pelajaran akhir a) Deskripsi: Siswa sudah mengantuk dan kurang

memperhatikan pada jam-jam terakhir pelajaran. Ini disebabkan karena siswa sudah cukup jenuh mengikuti pelajaran dari pagi.

b) Solusi: Pada jam-jam pelajaran siang, penyusun memperbanyak candaan dan membuat suasana lebih cair sehingga siswa dapat mengikuti pelajaran dengan rileks. 4) Tools yang digunakan masih menggunakan versi lama.

a) Deskripsi : Pada saat mempelajari animasi menggunakan aplikasi adobe flash versi lama yaitu versi adobe flash cs 3.0 sedangkan praktikan lebih menguasai versi terbaru yaitu adobe flash cs 6.0.

b) Solusi : Praktikan harus menyesuaikan dengan versi yang digunakan oleh sekolah supaya dapat menjelaskan kepada siswa dengan baik dan lancar.

(35)

28 2. Refleksi

Berdasarkan analisis hasil pelaksaan PPL tersebut, maka kegiatan PPL dapat direfleksikan untuk dijadikan pelajaran bagi mahasiswa praktikan terutama program studi Pendidikan Teknik Informatika. Secara garis besar, kegiatan PPL dapat berjalan dengan baik dan lancer.

Selama pelaksanaan PPL tidak ditemukan hambatan yang berarti yang menganggu pelaksanaan PPL di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Hal ini dikarenakan adanya interaksi dan komunikasi yang baik antara mahasiswa praktikan dengan guru pemimbing.

(36)

29 BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, ada beberapa hal yang dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Program Pengalaman lapangan sebagai salah satu program wajib bagi mahasiswa UNY program studi pendidikan merupakan kegiatan yang sangat tepat dan memiliki fungsi serta tujuan yang jelas sebagai sarana untuk memberikan bekal kemampuan menjadi tenaga kependidikan yang professional. Hal ini dalam rangka untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, serta profesional dari mahasiswa sebagai seorang calon pendidik yang mana dituntut harus memiliki tiga kompetensi guru yaitu kompetensi profesional, kompetensi personal, kompetensi sosial. Dengan cara melakukan pengamatan dan sekaligus praktik secara langsung pada kondisi yang sebenarnya, tentunya sedikit banyak akan memberikan pengamalan nyata mahasiswa sebagai seorang calon pendidik.

2. Koordinasi dengan guru pembimbing yang sangat baik akan menunjang pelaksanaan PPL, sehingga segala permasalahan yang menyangkut kegiatan pengajaran akan segera dapat terpecahkan dengan cepat dan baik.

(37)

30

dosen pembimbing setiap akan maupun sehabis melakukan suatu kegiatan. Di samping hal-hal yang telah disebutkan di atas ada beberapa hal yang akan sangat bermanfaat dalam pelaksanaan PPL, yaitu:

a. Bagi Mahasiswa

1) Dapat mendewasakan cara berpikir dan meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah.

2) Dapat memperdalam pengertian, pemahaman, dan penghayatan tentang pelaksanaan pendidikan.

3) Dapat mengenal dan mengetahui secara langsung kegiatan proses pembelajaran dan atau kegiatan lainnya di tempat praktik.

4) Mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan bekal yang telah diperolehnya selama perkuliahan ke dalam proses pembelajaran dan atau kegiatan kependidikan lainnya.

5) Memperoleh pengalaman yang tidak ternilai harganya.

b. Bagi Sekolah

1) Mendapatkan inovasi dalam kegiatan kependidikan.

2) Mendapatkan motivasi untuk mengeksplorasi hal-hal baru yang sedang berkembang dalam dunia pendidikan.

(38)

31

c. Bagi Universitas Negeri Yogyakarta

1) Dapat memperluas dan meningkatkan jalinan kerjasama dengan pihak sekolah ataupun instansi lainnya.

2) Mendapatkan masukan tentang kasus kependidikan yang berharga yang dapat dipergunakan sebagai bahan pengembangan penelitian.

3) Mendapatkan masukan tentang perkembangan pelaksanaan praktik kependidikan sehingga kurikulum, metode, dan pengelolaan proses pembelajaran di kampus UNY agar dapat lebih disesuaikan dengan tuntutan nyata di lapangan.

B. SARAN

1. Pihak sekolah

a. Lebih meningkatkan dan menjaga hubungan baik dengan Universitas Negeri Yogyakarta yang telah terjalin baik saat ini. b. Perlunya perawatan fasilitas-fasilitas yang sudah dimiliki oleh

sekolah lebih lanjut, agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh siswa dengan semestinya.

c. Selalu meningkatkan prestasi baik dalam bidang akademis maupun non akademis.

d. Lebih menggali potensi soft skill maupun hard skill siswa.

e. Menambah sarana dan prasarana sekolah demi menunjang proses pembelajaran.

2. Pihak UNY

(39)

32

disempurnakan dan disosialisasikan dengan baik, karena masih ada informasi yang belum jelas bagi mahasiswa, guru pembimbing, sekolah, dan dosen pembimbing.

b. Perlunya koordinasi yang lebih baik antara DPL, LPPMP dan Dosen Pembimbing Mikro, sehingga mahasiswa tidak merasa terbebani dalam memenuhi kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan. Untuk itu, pembagian tugas harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan baik agar mahasiswa dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik.

c. Mempertahankan dan meningkatkan hubungan baik dengan sekolah agar mahasiswa yang melaksanakan PPL di lokasi tersebut tidak mengalami kesulitan administrasi, teknis dan finansial

3. Mahasiswa

Bagi mahasiswa yang akan melaksanakan PPL terlebih dahulu hendaknya mengerti, mengetahui, memahami, dengan mengikuti pembekalan PPL yang diadakan oleh pihak universitas serta mencari informasi yang lengkap, baik informasi mengenai prosedur pelaksanaan PPL maupun kegiatannya, yang nantinya akan dilaksanakan, informasi yang didapatkan tersebut dapat diperoleh dari pihak LPPMP UNY, sekolah tempat pelaksanaan PPL, dosen pembimbing, dari kakak tingkat yang telah melaksanakan PPL maupun tempat informasi lainnya yang bisa menjadi penunjang.

(40)

33

DAFTAR PUSTAKA

(41)

34

(42)
(43)

NAMA SEKOLAH/LEMBAGA : SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

ALAMAT SEKOLAH/LEMBAGA : Jl. NITIKAN NO 48 UMBULHARJO,

YOGYAKARTA

GURU PEMBIMBING : KUSUMANINGATI SULISTYA W, S.Pd

No. Hari/Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Jum’at, 15 Juli 2016 Penerjunan lokasi ke SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

Konsultasi dan mendapat bimbingan singkat dari guru pembimbing

Kesepakatan mata pelajaran dan jam mengajar yang akan ditempuh selama PPL.

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/MAGANG III

NAMA MAHASISWA : YUSI SAFITRI DEPIANTIWI

NO. MAHASISWA : 13520241035

FAK./JUR./PRODI : TEKNIK/PEND.TEKNIK INFORMATIKA/S1

DOSEN PEMBIMBING : HANDARU JATI, Ph.D

F02

(44)

2 Sabtu, 16 Juli 2016 Briefing oleh bu Widi Astuti selaku waka kurikulum mengenai acara PLS dan Fortasi yang akan diadakan hari senin tanggal 18 juli 2016

Menentukan pembagian kelas serta guru yang akan mendampingi

selama PLS dan Fortasi berlangsung

3 Senin 18 Juli 2016 PLS dan Fortasi untuk siswa baru angkatan 2016/2017 di gedung Ar Rahma

Pengenalan guru dan karyawan SMK 4 Selasa, 19 juli 2016 Hari kedua PLS dan Fortasi (Forum

Ta’aruf siswa) di gedung Ar Rahma

(45)

SMK

Muhammadiyah 1 Yogyakarta 5 Rabu, 20 juli 2016 Cross country serta pensi yang

diikuti oleh seluruh siswa SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Mendampingi wali kelas XI MM 1 untuk

mengkondisikan siswa supaya tertib dijalan

6 Kamis, 21 juli 2016 Membantu mempersiapkan rapat untuk orang tua siswa kelas X

Membersihkan ruangan yang ajan dipakai untuk rapat wali kelas X 7 Jumat , 22 juli 2016 - Apel pagi

- Piket BK Menyalin

(46)

- Mengajar fotografi jam 2-3 dikelas XI MM 1

- Mengajar animasi jam 5-6 dikelas XI MM 2

Memperkenalkan diri serta

memperkenalkan tools2 yang terdapat pada adobe

- Mengerjakan adiminstrasi perpustakaan

(47)

- Piket KBM Berkeliling dari kelas ke kelas untuk mempresensi siswa yang tidak hadir, menjaga

mengkondisikan kelas X MM 3 karena guru yang bersangkutan tidak hadir dan

memberikan tugas. 11 Kamis , 28 juli 2016 - Apel pagi

- Piket kedisiplinan

- Membantu administrasi perpustakaan

(48)

12 Jum’at, 29 juli 2016 - Apel pagi

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam 1 - 2

Memperkenalkan sejarah animasi , software apa saja yang digunakan dalam pembuatan animasi

13 Senin, 1 agustus 2016 - Apel pagi

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam 8- 9

- Piket kedispilinan

Melakukan presensi ke tiap- tiap kelas.

(49)

- Mengajar animasi di kelas XI MM 1 jam 5-6

Memperkenalkan sejarah animasi , software apa saja yang digunakan dalam pembuatan animasi

15 Rabu, 3 agustus 2016 - Apel pagi

- Piket kedisiplinan

- Mengkondisikan siswa kelas X TKJ

Memberikan tugas dari bu rahma serta menjaga dan mengkondisikan siswa supaya tetap tertib dan tidak mengganggu kelas lain.

16 Kamis, 4 agustus 2016 - Membantu mengumpulkan baksos

Mengumpulkan baksos dari kelas ke kelas.

Banyak siswa yang tidak membawa barang baksos.

(50)

- Mengajar fotografi di kelas

- Mengajar fotografi di kelas XI MM1 jam ke 4-5

Memberikan jobsheet tentang mengubah ukuran pas foto pada adobe photosop

18 Sabtu, 6 agustus 2016 Memperingati milad sekolah SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Melakukan cross country dan baksos guna memperingati milad SMK

(51)

- Mengajar animasi di kelas XI

- Mengajar animasi di kelas XI MM 1 jam ke 5- 6

- Masuk ke kelas XII MM 1 Mengkondisikan siswa dan

memberikan tugas dari guru yang bersangkutan. 22 Kamis, 11 Agustus

2016

(52)

- Mengajar fotografi dikelas XI MM 2 jam ke 7 -8

Memberikan jobsheet pengedit foto untuk pemula. 23 Jum’at, 12 agustus

2016

- Apel pagi

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 1 jam ke 4-5

Memberikan jobsheet pengedit foto untuk pemula. 24 Sabtu, 13 agustus

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam ke 8-9 dan

konsultasi kepada guru pembimbing.

26 Selasa, 16 agustus 2016

- Apel pagi

- Mengajar animasi di kelas XI MM 1 jam ke 5-6

27 Rabu, 17 Agustus 2016

- Upacara peringatan HUT RI KE 71

(53)

dilaksanakan di

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 1 jam ke 4-5

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam ke 8-9

Melaksanakan ulangan harian yang pertama.

31 Selasa , 23 agustus 2016

- Apel pagi

- Mengajar animasi di kelas XI MM 1 jam ke 5-6

(54)

32 Rabu, 24 agustus 2016 - Apel pagi - Piket kbm

- Masuk ke kelas XI AK 1 Mengkondisikan siswa dan

memberikan tugas dari guru mata pelajaran tersebut.

Banyak siswa yang tidak menulis tugas.

Bersikap tegas pada siswa yang rame dan tidak menulis tugas.

33 Kamis, 25 agustus 2016

- Apel pagi

- Mengajar fotografi dikelas XI MM 2 jam ke 7- 8

34 Jum’at, 26 agustus 2016

- Apel pagi

- Mengajar fotografi dkelas XI MM 1 jam ke 4- 5

35 Sabtu, 27 agustus 2016

- Apel pagi - Piket KBM

- Menemani bu Budi guru ibadah di kelas X AK 1 dan X AK 2 jam ke 4-5

(55)

36 Senin, 29 agustus 2016

- Apel pagi

- Piket kedisiplinan

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam ke 8-9

Melanjutkan ulangan harian pertama yang belum terselesaikan

- Mengajar animasi di kelas XI MM 1 jam ke 5-6

Mengkondisikan siswa dan

(56)

38 Rabu, 31 agustus 2016 - Apel pagi dari guru mata pelajaran tersebut.

39 Kamis, 1 september 2016

- Apel pagi

- Piket kedispilinan

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 2 jam ke 7-8

Melaksanakan ulangan harian yang pertama.

40 Jum’at , 2 september 2016

- Apel pagi

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 1 jam ke 4-5

Melaksanakan ulangan harian yang pertama.

41 Sabtu, 3 september 2016

(57)

42 Senin, 5 september 2016

- Apel pagi

- Piket kedisiplinan

- Mengajar animasi di kelas XI MM 2 jam ke 8-9

Melanjutkan ulangan harian pertama yang belum terselesaikan pada pertemuan sebelumnya.

43 Selasa, 6 september 2016

- Apel pagi

(58)

45 Kamis, 8 september 2016

- Apel pagi

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 1 jam ke 7-8

- Mengajar fotografi di kelas XI MM 2 jam ke 4-5

Menyelesaikan ulangan harian pertama.

47 Sabtu, 10 september 2016

- Penarikan PPL 2016 oleh DPL UNY

48 Rabu, 14 september 2016

(59)

LAPORAN DANA PELAKSANAAN PPL

TAHUN : 2016

UniversitasNegeri Yogyakarta

F03

Untuk mahasiswa

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA :SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA :JALAN NITIKAN 48, UMBULHARJO, YOGYAKARTA

No. Nama Kegiatan Hasil Kualitatif/ Kuantitatif

Serapan Dana (dalam Rp.) Swadaya /

Sekolah Mahasiswa

Pemda Kabupaten

Sponsor/

Lbg Lain Jumlah 1 Pembuatan RPP Hard copy RPP untuk 8 kali pertemuan mata

pelajaran animasi dan fotografi

- Rp 20.000 - - Rp. 20.000

2 Pembuatan laporan Hard copy laporan PPL - Rp. 40.000 - - Rp. 40.000

JUMLAH TOTAL

Rp. 60.000

Yogyakarta, 15 September 2016 Kepala Sekolah

SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Drs. H. Suprihandono, M.M. NBM. 949 476

Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta

Handaru Jati, Ph.D NIP.

Ketua Kelompok PPL

(60)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SATUAN PENDIDIKAN : SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI KOMPUTER DAN INFORMATIKA

KOMPETENSI KEAHLIAN : MULTIMEDIA

MATA PELAJARAN : PRODUKTIF

KELAS/SEMESTER : XI MULTIMEDIA / 3

ALOKASI WAKTU : 2 X 45 MENIT

KKM : 80

STANDAR KOMPETENSI : Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi syarat animasi

Indikator Pencapaian Kompetensi :1. Menjelaskan pengertian animasi

2. Menjelaskan prinsip-prinsip animasi

3. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian waktu

4. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian suara

Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa mampu menjelaskan pengertian animasi.

2. Siswa mampu menjelaskan prinsip- prinsip animasi

3. Siswa mampu mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan

pembagian waktu.

4. Siswa mampu mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan

pembagian suara.

(61)

Materi Pembelajaran :

A. Pengertian Animasi

Animasi adalah suatu seni untuk memanipulasi obyek (gambar) menjadi seolah-olah hidup dan bergerak, yang terdiri dari animasi 2 dimensi maupun 3 dimensi.

B. Prinsip – prinsip Animasi

Ada dua belas prinsip dasar animasi yang berlaku baik itu pada animasi 2D maupun 3D.

Pertama kali dikenal sepuluh prinsip animasi yang dibuat oleh Frank Thomas dan Ollie Johnston dalam bukunya, Illusion of Life pada tahun 1981.

Kemudian John Lasseter, sutradara film animasi 3D, Toys Story menambahkannya menjadi dua belas pada makalahnya di SIGGRAPH 1987 dengan judul Principles of Traditional Animation Applied To 3D Computer Animation.

Metode Pembelajaran : 1. Ceramah

2. Tanya Jawab

3. Demonstrasi

4. Penugasan Individu

Kegiatan Pembelajaran :

Pertemuan ke Menit ke Kegiatan Belajar Mengajar

1 01 –10’ Kegiatan Pendahuluan

 Guru membuka pelajaran dengan salam, do’a, dan presensi

 Guru mengkondisikan kelas

 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai

 Guru memotivasi siswa dengan pertanyaan tentang materi yang dipelajari 11 - 75’ Kegiatan inti

 Ekplorasi

1. Siswa memahami pengertian dasar animasi

2. Siswa menyebutkan beberapa contoh film animasi yang pernah dilihat 3. Guru menjelaskan sejarah berkembangnya animasi hingga saat ini

 Elaborasi

1. Siswa melakukan diskusi tentang perbedaan animasi 2 dimensi dan 3 dimensi. Dan contohnya.

2. Siswa diberi tugas untuk mencari definisi animasi menurut para ahli.

 Konfirmasi

1. Siswa mempresentasikan hasil diskusi yang dibuat secara berkelompok (2-3 orang)

2. Guru memberikan tanggapan terhadap kinerja peserta didik.

3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang belum berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran.

76- 90’ Kegiatan penutup

(62)

 Menutup pelajaran dengan do’a dan salam.

2 01 –10’ Kegiatan Pendahuluan

 Guru membuka pelajaran dengan salam, do’a, dan presensi

 Guru mengkondisikan kelas

 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai

 Guru memotivasi siswa dengan pertanyaan tentang materi yang dipelajari 11 - 75’ Kegiatan inti

 Eksplorasi

1. Guru menjelaskan sejarah dan prinsip kerja animasi

2. Siswa menyebutkan jenis- jenis animasi computer beserta contohnya

 Elaborasi

1. Siswa melalakukan diskusi tentang perbedaan cara kerja animasi tradisional dan modern ( computer)

2. Siswa diberi tugas secara berkelompok(2-3 orang) untuk mencari pengertian dan fungsi dari 12 prinsip animasi.

 Konfirmasi

1. Siswa mempresentasikan hasil diskusi yang dibuat secara berkelompok (2-3 orang)

2. Guru memberikan tanggapan terhadap kinerja peserta didik

3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang belum berpasrtisipasi aktif selama proses pembelajaran

76- 90’ Kegiatan penutup

 Guru bersama dengan siswa secara klasikal membuat kesimpulan tentang materi yang dipelajari bersama.

 Menutup pelajaran dengan do’a dan salam.

Alat/ Bahan : Komputer, LCD, Power Point

(63)

Jobsheet

Judul :

Membuat Motion Tween Menggunakan Adobe Flash CS6

Kompetensi yang akan dicapai

Siswa mampu membuat sebuah animasi motion tween

Petunjuk belajar(petunjuk siswa):

Keselamatan kerja:

- Melengkapi diri dengan warepack

- Ruangan yang nyaman

- Menjauhkan dari keringat, agar tidak terjadi pada alatnya. (korsleting)

- Melakukan perawatan komputer melalui hardware maupun software.

Alat dan Bahan:

- Komputer/Laptop

- Windows 7/8/10

- Software Adobe Flash CS6

Waktu:

1 X 20 Menit

Langkah Kerja:

1. Buka halaman baru File > New > File Flash > OK

2. Pada menu Propeties tentukan size atau ukuran stage 550 x 200 pixel, warna Background Putih dan jumlah

Frame per detik 12.

3. Ubahlah nama untuk Layer 1 dengan nama layer “Bola”. 4. Seleksi drame 1 pada layer Bola

Gambar 1. Seleksi Frame 1 pada Layer bola

5. Dengan menggunakan Oval Tool buatlah lingkaran seperti pada latihan animasi frame by frame dan letakkan

(64)

Gambar 2. Menggambar menggunakan Oval Tool

6. Klik kanan objek bola pilih Convert to Symbol dan pilih Movie Clip

7. Klik kanan frame 12 layer Bola dan pilih Insert Keyframe

(65)

8. Klik kanan di frame 1 dan 12, pilih Create Motion Tween

Gambar 5. Create Motion Tween

9. Pada frame 11 geser bola ke sebelah kanan

10. Keadaan frame setelah ditambah Motion Tween

Gambar 6. Motion Tween

(66)

Gambar 7. Hasil Movie Tween

12. Bandingkan dengan hasil animasi frame to frame. Dari segi hasil, tidak ada perbedaan, tetapi dari segi proses,

penggunaan animasi dengan motion tween lebih mudah dan praktis karena kita hanya menentukan posisi awal

dan posisi akhir dari objek yang akan digerakkan.

Lembar pengamatan :

No

Nama siswa

Aspek yang Dinilai

Kreatif Mandiri Rasa Ingin Tahu Disiplin

A B C D A B C D A B C D A B C D

Guru Pembimbing Yang Membuat

Kusumaningati Sulistya W., S.Pd Yusi Safitri Depiantiwi

(67)

Kepala Sekolah

(68)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

NO. 2

SATUAN PENDIDIKAN : SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI KOMPUTER DAN INFORMATIKA

KOMPETENSI KEAHLIAN : MULTIMEDIA

MATA PELAJARAN : PRODUKTIF

KELAS/SEMESTER : XI MULTIMEDIA / 3

ALOKASI WAKTU : 2 X 45 MENIT

KKM : 80

STANDAR KOMPETENSI : Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi syarat animasi

Indikator Pencapaian Kompetensi :1. Menjelaskan prinsip-prinsip animasi

2. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian waktu

3. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian suara

Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa mampu menjelaskan prinsip- prinsip animasi

2. Siswa memiliki sikap rasa ingin tahu, kreatif, mandiri dan disiplin.

Materi Pembelajaran :

A. Prinsip – prinsip Animasi

Ada dua belas prinsip dasar animasi yang berlaku baik itu pada animasi 2D maupun 3D.

Pertama kali dikenal sepuluh prinsip animasi yang dibuat oleh Frank Thomas dan Ollie Johnston dalam bukunya, Illusion of Life pada tahun 1981.

Kemudian John Lasseter, sutradara film animasi 3D, Toys Story menambahkannya menjadi dua belas pada makalahnya di SIGGRAPH 1987 dengan judul Principles of Traditional Animation Applied To 3D Computer Animation.

1. Squash dan strecth adalah upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup.

(69)

3. Seperti halnya yang dikenal dalam film atau teater, staging dalam animasi juga meliputi

bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai

dalam sebagian atau keseluruhan scene.

4. Straight Ahead Action, yaitu membuat animasi dengan cara menggambar satu per satu, frame by frame, dari awal sampai selesai seorang diri. Teknik ini memiliki kelebihan: kualitas gambar yang konsisten karena dikerjakan oleh satu orang saja. Tetapi memiliki kekurangan: waktu pengerjaan yang lama.

Pose to Pose, yaitu pembuatan animasi oleh seorang animator dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja, selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambar/ dilanjutkan oleh asisten/ animator lain. Cara yang kedua ini lebih cocok diterapkan dalam industri karena memiliki kelebihan: waktu pengerjaan yang relatif lebih cepat karena melibatkan lebih banyak sumber daya.

5. Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah berhenti berlari. Overlapping action secara mudah bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang. Maksudnya, adalah serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Pergerakan tangan dan kaki ketika berjalan bisa termasuk didalamnya.

6. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.

7. Dalam animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs.

8. Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik.

9. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan,

10. Exaggeration adalah upaya untuk mendramatisir sebuah animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat HIPERBOLIS. Lazimnya dibuat secara komedik.

11. Seorang animator harus memiliki kepekaan terhadap anatomi, komposisi, berat, keseimbangan, pencahayaan, dan sebagainya yang dilatih melalui serangkaian observasi dan pengamatan, salah satu kegiatan observasi-nya adalah: menggambar.

12. Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi.

Metode Pembelajaran : 1. Ceramah

2. Tanya Jawab

3. Demonstrasi

(70)

Kegiatan Pembelajaran :

Pertemuan

ke Menit ke Kegiatan Belajar Mengajar

1 01 –10’ Kegiatan Pendahuluan

 Guru membuka pelajaran dengan salam, do’a, dan presensi

 Guru mengkondisikan kelas

 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai

 Guru memotivasi siswa dengan pertanyaan tentang materi yang dipelajari

11 - 75’ Kegiatan inti

 Ekplorasi

1. Siswa memahami prinsip-prinsip animasi

2. Siswa menyebutkan beberapa contoh film animasi yang pernah dilihat

 Elaborasi

1. Siswa melakukan diskusi tentang perbedaan animasi 2 dimensi dan 3 dimensi. Dan contohnya.

 Konfirmasi

1. Siswa mempresentasikan hasil diskusi .

2. Guru memberikan tanggapan terhadap kinerja peserta didik. 3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang belum

berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. 76- 90’ Kegiatan penutup

 Guru bersama dengan siswa secara klasikal membuat kesimpulan tentang materi yang dipelajari bersama.

 Menutup pelajaran dengan do’a dan salam.

Alat/ Bahan : Komputer, LCD, Power Point

(71)

Lembar pengamatan :

No

Nama siswa

Aspek yang Dinilai

Kreatif Mandiri Rasa Ingin Tahu Disiplin

A B C D A B C D A B C D A B C D

Guru Pembimbing Yang Membuat

Kusumaningati Sulistya W., S.Pd Yusi Safitri Depiantiwi

NBM. 1 204 363 NIM. 13520241035

Kepala Sekolah

(72)
(73)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

NO. 3

SATUAN PENDIDIKAN : SMK MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI KOMPUTER DAN INFORMATIKA

KOMPETENSI KEAHLIAN : MULTIMEDIA

MATA PELAJARAN : PRODUKTIF MULTIMEDIA

KELAS/SEMESTER : XI MULTIMEDIA / 3

ALOKASI WAKTU : 4 X 45 MENIT

KKM : 80

STANDAR KOMPETENSI : Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi syarat animasi

Indikator Pencapaian Kompetensi :1. Menjelaskan prinsip-prinsip animasi

2. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian waktu

3. Mengidentifikasi syarat animasi berdasarkan pembagian suara

Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa mampu menjelaskan prinsip- prinsip animasi

2. Siswa memiliki sikap rasa ingin tahu, kreatif, mandiri dan disiplin.

Metode Pembelajaran : 1. Ceramah

2. Tanya Jawab

(74)

Materi pembelajaran :

A. Jobsheet motion guide Pengertian motion guide:

adalah animasi yang dapat kita gunakan untuk membuat suatu gerakan yang mengikuti jalur yang kita buat

1. Buka file baru atau Ctrl+N pada adobe flash.

2. Kemudian kita pilih Oval tool (O) pada toolbox dan kita mulai membuat objek lingkaran pada stage dengan mengklik dan drag, jangan lupa warna fiil objek balok harus berbeda dari warna background stage.

3. Pada layer klik kanan lalu pilih add motion guide

4. Pada layer motion guide gunakan pencil tool untuk membuat pola

(75)

6. Pada layer 1 oval yang tadi kita buat dijadikan symbol. Caranya convert to symbol lalu pada registration letakkan titik ditengah.

(76)

B. Jobsheet shape tween Pengertian shape tween :

perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween

1. Buat dokumen baru pada adobe flash , lalu buat lingkaran / kotak

2. Lalu klik kanan , pilih Insert Blank Keyframe pada frame 65

(77)

4. Klik kanan pada bidang text , lalu pilih Break Apart (Ctrl+B)

(78)
(79)

C. Jobsheet Masking

1. Buat sebuah file flash baru atau dengan Ctrl + N.

2. Buat tulisan SMK MUH 1 YK atau nama kalian (bebas) dengan menggunakan Text Tool.

3. Klik frame 25 lalu klik menu Insert > Keyframe.

4. Klik menu Insert > Layer untuk membuat layer baru sehingga terdapat dualayer dalam timeline.

5. Klik Layer 2 untuk berpindah dari Layer 1.

6. Buat objek, misalnya pada tutorial ini kita buat agak bervariasi.

(80)

10. Lalu buat variasi dengan membuat layer 3. Copy paste tulisan yang sudahdibuat dari layer 1. Lalu ubah warnanya menjadi putih. Letakkan layer 3 di bawahlayer 2.

(81)
(82)

D. Jobsheet animasi berputar

1. Buka aplikasi Flash kemudian klik Flash Document pada bagian Create New. 2. Setelah muncul halaman baru, selanjutnya tekan Ctrl+F3 pada keyboard, sehingga muncul halaman Document Properties. Pada halaman Document Properties, silahkan isiform yang terdapat disana (contoh 200×200 px). Isikan frame rate 12. Selanjutnya klik OK.Tekan Ctrl+F3 lagi untuk kembali kehalaman semula.

3. Selanjutnya klik Rectangle Tool (R)kemudian pilih PolyStar Tool.

4. Klik Ctrl+F3 pada keyboard kemudian klik Option pada halamanproperties hingga muncul halaman Tool Settings seperti dibawah.Ganti ukuran default Number of sides dengan angka 3 Tekan Ctrl+F3 lagiuntuk kembali kehalaman semula.

(83)

6. Langkah selanjutnya, aturlah posisi ketiga gambar tersebut hingga menjadiseperti gambar dibawah. Selanjutnya klik dibawah angka frame 30 kemudian klik F6 pada keyboardanda.

7. Langkah berikutnya, klik dibawah angka frame 15 kemudian klik kanan,selanjutnya pilih Created Motion Tween

8. Selanjutnya klik Ctrl+F3 pada keyboard hingga muncul halaman sepertigambar dibawah. Pada bagian Rotate pilih CW dengan jumlah putaran sebanyak 5 times.

(84)

Keterangan :

Untuk menghasilkan putaran yang bagus, silahkan edit pada angkaframe(langkah no. 6) dan angka frame rate (langkah no. 2). Contoh :Letakkan/geser Keyframe dibawah angka 70 dengan frame rate 50).CW adalah putaran kekanan yang searah dengan jarum jam, dan CCWadalah putaran kekiri yang berlawanan arah dengan jarum jam.

Kegiatan Pembelajaran :

Pertemuan

ke Menit ke Kegiatan Belajar Mengajar

3 01 –10’ Kegiatan Pendahuluan

(85)

 Guru mengkondisikan kelas

 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai

 Guru memotivasi siswa dengan pertanyaan tentang materi yang dipelajari

11 - 75’ Kegiatan inti

 Ekplorasi

1. Siswa memahami tentang animasi sederhana

 Elaborasi

1. Siswa mengerjakan jobsheet yang diberikan oleh guru.

 Konfirmasi

1. Siswa mempresentasikan hasil pekerjaan yang telah dibuat. 2. Guru memberikan tanggapan terhadap kinerja peserta didik. 3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang belum

berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. 76- 90’ Kegiatan penutup

 Guru bersama dengan siswa secara klasikal membuat kesimpulan tentang materi yang dipelajari bersama.

 Menutup pelajaran dengan do’a dan salam.

4 01-10’ Kegiatan Pendahuluan

 Guru membuka pelajaran dengan salam, do’a, dan presensi

 Guru mengkondisikan kelas

 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang harus dicapai

Guru memotivasi siswa dengan pertanyaan tentang materi yang dipelajari

11 - 75’ Kegiatan inti

 Ekplorasi

1. Siswa memahami tentang animasi sederhana

 Elaborasi

2. Siswa mengerjakan jobsheet yang diberikan oleh guru.

 Konfirmasi

1. Siswa mengumpulkan hasil pekerjaan yang telah dibuat. 2. Guru memberikan tanggapan terhadap kinerja peserta didik. 3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang belum

berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. 76- 90’ Kegiatan penutup

 Guru bersama dengan siswa secara klasikal membuat kesimpulan tentang materi yang dipelajari bersama.

 Menutup pelajaran dengan do’a dan salam.

Alat/ Bahan : Komputer, LCD, Power Point

(86)

Lembar pengamatan :

No

Nama siswa

Aspek yang Dinilai

Kreatif Mandiri Rasa Ingin Tahu Disiplin

A B C D A B C D A B C D A B C D

Guru Pembimbing Yang Membuat

Kusumaningati Sulistya W., S.Pd Yusi Safitri Depiantiwi

NBM. 1 204 363 NIM. 13520241035

Kepala Sekolah

(87)

Gambar

Gambar 1. Seleksi Frame 1 pada Layer bola
Gambar 2. Menggambar menggunakan Oval Tool
Gambar 5. Create Motion Tween
Gambar 7. Hasil Movie Tween
+7

Referensi

Dokumen terkait

Gambaran Sanitasi Sekolah Dasar Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember; Gurit Mustika Sari, NIM 062110101068; 2011; 114 halaman; Bagian

Saran yang dapat saya tulis dalam skripsi ini adalah Penulis memberikan saran bahwa Sebaiknya pemerintah segera melakukan sosialisasi tentang pentingnya pencatatan

Strategi-strategi tersebut di antaranya adalah mengubah soal tertutup menjadi soal terbuka, memberikan contoh yang memenuhi kondisi atau syarat tertentu, menentukan

Komplek Perkantoran dan Permukiman Terpadu Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Jl.. Raya By

[r]

dan Jasa PenErintah yang terakhir dirubah dengan Peraturan Presiden RI Nomor 70 Tahun 2012 dan Eerita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) Nomor I LU2S.BMIB HVPOKJA.IIVPU

[r]

A Thesis Presented to the English Department, Faculty of Letters, Jember University as One of the Requirements to Get the Award of Sarjana Sastra Degree in English Studies..