~
/..,
SEPUTAR INDONESIA
() Senin
123
17 18 19
OJan OPeb
o
Set/sa
0
Rabu
0
Kamis
0
Jumat4 5 6 7 8 9 10 11
20 21 2~ 23 24 25 26
o
Mar OApr OMei 8Juno
Jut
0
Agso
Sabtu·
Minggu8
~~'
12 13 15 16
,.,
27
28 ~9
30
31
<~ .~'
,
I'~ r
03ep
C)Okt
ONov
ODes
.x.'PENGUSAHA BATIK KOMAR, KOMARUDIN KUDIYA
Harus Kreatif
dan Tingkatkan Kualitas
---P~uhan karya batik KomarudinKudiyakerap'dipakai_~residenJ
-
-.
"taIl!u!le~~a?dan pejabat neg¥a dalam beb~rap<:k!g!atan. Tidak!!.anY'!..
di Iridonesia,karya batiknya bahkan sudah dikenal hinggaAsia,Eropa, sertaAmerika.
SiapkanAnak
SebagaiPenerus
PENGUSAHA sekaligus perajin batik, Komarudin Kudiya terus menanamkan rasa cinta batik kepada keluarganya. 'I;akheran, dia mengajarkan kepada empat anaknya cara membuat batik. Istri Komarudin Kudiya,Nuryanti Widyapun seorang pecinta sekaligus perajin batik. Putri ketiga Komarudin bernama Sekar Triagnia Hasya yang masih dud uk di kelas 1 SDjuga sudah bisa membatik dengan menggunakan canting. Bahkan, putri pertama bernama Putri Urfanny Nadhirah sudah membuat karya kolase kain sutera tenun dengan pelat tembaga. "Mereka temyata senang membatik," tutur Komarudin.
Menurut Ketua Induk Koperasi Sutra Alam Indonesia (Inkon. sindo) ini, saking senangnya membatik, saat dirinya tengah meng-gambar batik sambil duduk di lantai, anak.anaknya pun ikut duduk bersamanya. Biasanya, anak.anak memperhatikan kemudian akan mengikuti apa yangdilakukannya.
Dalam merigenalkan batik kepada anak.anaknya, yang ter-pentingadalah menanamkan jiwa cinta batik. Jika sudahmencintai, maka saatmengerjakannyaakan terasa santai.Komarudin telahme. nyiapkan duabrand,selain Batik Komaryakni BatikNovaldan Batik Paksinagaliman. "Nantinyabrandini untuk anak.anak saya agar mereka juga kelak punya ciri khas dari ayahnya,"kata Komarudin.
Komarudin yang membatik sejak 1~98 ini kerap mengajak anggota keluarga makan di berbagai tempat yang nyaman. Selain untuk menikmati suasana baru, hal itu menjadi ajang diskusi dengan anak.anaknya soal batik. Dia menanamkan prinsip kepada keluarlla!ra agar selalqJImu bel,!j~r s,aplpaikapanpun. "Jika kita
ingin semakin mahir, makanarus terus oelajar. nmu itu tidak ada batasannya. Sayasampaikan ini kepada keluarga saya,"ungkapnya. Di samping membatik, Komarudin juga mengajarkan anak. anaknya soal pendidikan batik. Sehingga, dalam proses nanti, mereka tidak sekadar membatik, tapi juga mendokumentasikan karya.karya mereka dalam sebuah buku. Ini dilakukan agar ada kajian secara terus menerus terhadap batik, bukan sekadar
menikmatikarya batik saja. "Mereka harus jadi profesional di dunia batik, bukan hanya pengusaha, tapi juga sebagai akademisi di bidang batik," katanya. (*)
.
BIODATA
NAMA
ALAMAT
: H Komarudin Kudiya, S.Ip,M.Ds: Jalan Cibeunying Permai V No 20, Cigadung, Kota Bandung : Cirebon, 28 Maret 1968
: Nuryanti Widya : Putri Urfanny Nadhirah
SekarTriagnia Hasya Nouval Mirrah Makareem Revan Afqon Makareem
~I
TTL
ISTRI
ANAK
II ..
II
PENDIDIKAN:
o SLTA Negeri 2 Cirebon (1987)
o Diploma IIIAdministrasi Logistik Unpad (1992) o 5-1 Hubungan Internasional Fisip-Unpad (2000) o Magister 5-2 Jurusan Desain F5RD-ITB (2003) PENGALAMAN KERJA :
o Bekerja di PIK51-ITB(1988 -1992)
o Bekerja di PTAlas Buana RayaJakarta (1992 -1996) o Bekerja di PTPitaloka Bandung(1996-1997)
o Mengelola Batik Komar Bandung (1998 - sekarang) PENGALAMAN ORGANISASI: . . r
o PendiriPaguyuban
5utraParahyangan
(Parasilk)
!o Ketua Induk Koperasi 5utra Alam Indonesia (Inkosindo) II o Pengurus Masyarakat Persuteraan Alam Indonesia (MPAI~I"
o PengurusYayasanBatikIndonesia(YBI) n ~
o
Ketua Harian Yayasan Batik Jawa Barat (Y8J8)PENGALAMAN DI BIDANG BATIK & DESAIN
:
o
Juara Pertama Lomba CiptaSelendang Batik Internasional di Yogyakarta (1997) o Juara Pertama Lomba Desain Busana Muslim
Deperindag Jakarta (2001)
o Peserta Pameran Asean Trade Fair (ATF) Bangkok-Thailand (2002)
.
0 Peserta Pameran Interna~ional Gift FairTokyo-Japan (2003)
o Peserta Pameran International Asean Japan Centre
Tokyo-Japan(2004)
:
o Meraih Penghargaan Upakarti 2007 Bidang Kepeloporan
-
----~
CI
"
~
II I
II
. I 1t1
,,',
..
11' II
I
~I--SELALU melakukan inovasi,
itulah yang dilakukan pengusaha Batik Komar,Komarudin Kudiya dalam melestarikan aset bangsa ini. Bagaimana kehidupan dan perjalanannya di dunia batik? Be-rikut wawancarareporterSeputar Indonesia Raka Zaipul dengan Komarudin Kudiya di Rumah Batik Komar, Jalan Cigadung Ti-mur Raya No85A,KotaBandung.
Menurut Anda, bagaimana perkembangan batik hinggakini? Tahun 2008lalu bisa dibilang sebagai puncak dominasi batik untuk mewarnai industri fesyen
-Indonesia. Ini dikarenakan selu-ruh desainer mengangkat batik menjadi sebuah rancangan baju yang modern. Nah, pada 2009ini bisa dikatakan ada kulminasiataupenurunan. Gejala ini tumbuh
akibat banyaknya tekstil bermotif
batik baik dari dalam maupun luar negeri. Beberapa kelas batik memang turoo. Tapi,batik dengan kualitas tinggi malah cenderung baik dan terus menjadi tren. Saya melihat pemerintah sudah pe-duli soal batik, terbukti bebe-rapa pejabat mengimbau un-tuk memakai batik kepada para pegawainya.
Kenapa Anda mengge. luti dooia batik?
Awalnya karena faktor keturunan. Buyut, nenek, dan orangtua sejak dulu adalah perajin batik di sentra batik Trusmi, Cire-bon. ~ertanyaannya, apa yangmembedakansaya dan mereka? Yang pasti, ilmu-nya kita perdalam. Eksplo-rasi desain dan tema diino-vasi kembali, termasuk ke-hadiran Batik Fractal Soft-ware (J Batik V 2.0) yang membuat semua orang bisa mendesain batik di komputer. Dalam membuat desain, kami ti-dak sekadar membuat gambar, tapi juga harus tahu referensinya. Kami buatkan bukunya. Bahkan, kami daftarkan berbagai corak ke hak kekayaan intelektual. Ini ten-tu jadi warisan bagi penerus.
Apa yang menarik dari industri batik?
Batik itu sudah jadi ikon bu-daya nasional dan bahkan men-jadi kekuatan sendiri. Kemudian, sumber daya manusia (SDM)ba-tik itu tidak susah,karena sumber utamanya adalah ide, maka itu menjadi sumber daya yang tidak akan pernah habis. Selama kita mau kreatif, maka batik itu bisa terus hidup d~ berkemb~g.
Sudah berapa desain yang
Anda buat?
Wah jumlahnya ribuan, sudah ada 14 buku batik yang saya buat. Buku-buku lainnya juga banyak. Dari ribuan itu, yang saya paten-kan baru sekitar 150 motif. Orang-orang sering bertanya, kenapa barusegituyang dipatenkan? Saya
jawab, tidak semua kami pa-tenkan, karena tetap saja nanti dijiplak orang. Ditambah urusan biaya mendaftarkan hak ke-kayaan intelektual itu juga tidak murah.
Soal penjiplakan, bagaimana
Anda melihatnya?
Saya tidak takut soal pen-jiplakan. Sebab kami yakin yang menjiplak itu tidak akan lebih baik dari yang aslinya. Apalagi, setiap waktu kita bisa membuat desain baru. Jangan lupa seperti yang saya katakan tadi, batik itu sudah jadi kekuatan tersendiri di budaya Indonesia. Mereka yang menjiplak juga nantinya akan malu sendiri. Selanjutnya, pen-jiplakan ini saya anggap se-bagai tantangan. Secara
umumkan mereka yang
men-jiplak akan menjual barang
dengan banting harga. Maka-nya,sayajugamembuatproduk batik dengan harga murah dan motif terbaru. Contohnya, motif kerang yang saya buat 4 tahoo
lalu, kini malah dijiplak
~
orang.Sayasudah
~
-
-
- ------meninggalkan, orang-orang ma- ~ lah masih sibuk menjiplak.
Masih jarang perajin atau
pengusaha batik mendokumenta. sikan motifnya, termasuk mema. tenkan motifnya. Apa alasan Anda?
Pertama, tentu persoalan bia-ya. Kedua adalahskill. Bayang-kan saja dari pengalaman,
satu motif batik yang kita daftarkan harganya Rp500.000. Coba kalikan dengan 150motif yang su-dah saya patenkan? Biaya darimana? Kemudian,per-soalanskill.Masih banyak para perajin yang tingkat pendidikannya kurang ber-untung. Jadinya, mereka ha-nya memikirkan persoalan eko-nomi semata, tanpa memikirkan jangka panjang pelestarian batik itu sendiri.Makanya sayamerang-kul beberapa perajin batik agar
mau mendokumentasikan
IIIII...:
karya-karya mereka. Selain itu, kami
_ minta para
-
-
-1
pengusaha dan perajin agar tetap menjaga etika dalam berbisnis.
Bagaimana masa depan batik Indonesia nantinya?
Sayayakin batik tetap berjaya. Baru-baru ini saya mengajar batik
di Padang, Sumatera Barat. Di
sana saya dapat ilmu yang banyak soal ragam hias tenoo, sulam dan
ukir. Ini merupakan kekayaan
seni dan budaya Indonesia. Saya yakinmelalui generasi baru, batik tetap akan mendunia.
Apa tips bagimerekayangmau menjadi perajin atau pengusaha batik?
Yangpertamajelasharuskrea-tif.Batikitu bukan sekadar bisnis, tapi juga termasuk bagian dari seni. Jadi, kreatif adalah kunci utamanya. Kedua, harus bisa mempertahankan kualitas. Ini
tentu pentingmenjaga pelanggan
kita.
Ketiga, harus membuat
ja-ringan kerja dan pemasaran yang seluas.luasnya. Contohnya bisa kita dekati pemerintah dan BU-MN. Mereka pasti cinta batik. Se-ring ikuti pameran.
Dari sana, kita akan mendapat banyak jaringan. Puluhan batik saya bisa dipakai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pejabat
lainnya karena sering
mengikutiberbagai
kegiatan.~~_~
-
Dari
sana, orang
akan memberikan penilaian apakah batik kita bagus atau tidak. Dan itu akan mereka rekomen-dasikan kepada oranglain. Apa visi dan misi yang Anda usung untuk pengembangan ba. tikdiJabar?
Pada dasarnya, bergabung-nya saya di Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) adalah saya siap untuk dijadikan tempat me-ngadu, belajar dan berbagi ilmu soal batik. Sayamembeli seluruh batik yang diproduksi para pe-rajin di Jabar. Kemudian, saya bantu pasarkan batik.batik me-reka itu.
Bersama teman-teman, kita
juga kembangkan teknologi
pem-buatan batik, termasuk Batik Fractal yang saya katakan tadi. Silakan bagi mereka yang mau belajar batik, bisa datang ke saya. Sayapunya cita-cita batik diJabar bisa ada di mana-mana.Sayaingin para perajin dan pengusaha batik di Jabar bersatu.