• Tidak ada hasil yang ditemukan

EK Dinyatakan Negatif Flu Babi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EK Dinyatakan Negatif Flu Babi."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

-

---(halaman)O~

(kolom)OCD

~

t...

SEPUTAR INDONESIA

o

Senin

.

Selasa

1 234 5

17

18

@

20

o

Jan

0

Peb () "ar

C

Rabu

-6 7 21 2:?

OApr .Mei

o Kamis 0 Jumat

8

9

10

11

23

24

25

26

OJun

OJul

0 AJs

EKDinyatakan

N egatif Flu Babi

BANDUNG (SI)

-

Pasien suspect

flu babi berinisial EK, 31, akhir-nya diakhir-nyatakan tidak mengidap penyakit flu babi, kemarin. Dari tiga kali pemeriksaan

darah di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kese-hat an (Balitbangkes) Departemen Kesehat-an (Depkes),EK dinya-takan negatif. Dengan keputusan ini, EK se-gera keluar dari ruang isolasi di Ruang

Flam-boyan Rumah Sakit Hasan Sadi-kin (RSHS)Bandung.

Anggota Tim Medis Penyakit Menular Khusus RSHS Bandung dr Primal Sudjana mengungkap-kan, hasil pemeriksaan laborato-rium diterima pihak RSHSkema-rin. Setelah dirapatkan bersama tim, hasillaboratorium itu akhir-nya disampaikan kepada yang bersangkutan. "Alhamdulillah

hasilnya negatif. Ini kabar gem-bira bagi pasien, keluarganya, dan kami,"katanya kepada warta-wan di ruang tunggu Ruang Iso-lasi FlamboyanRSHS,

Jalan Pasteur, Kota

Bandung, kemarin.

Primal memapar-kan, kondisi terakhir pasien sudah berang-sur-angsur membaik. Sakit tenggorokan yang terakhir kali ma-sih dirasakan, kini sudah tidak terasa lagi. Dia memaparkan, secara klinis tekanan darah EK kini 117/73,suhu badan 36,6 derajat Celsius, denyut nadi 70-78 kali per menit, dan saturasi 100%.

"Kondisinya baik banget dan sudah tidak mengeluh lagi," tan-dasnya. Kepastian waktu EK di-pindahkan dari Ruang Flambo-yan menunggu hasil rapat tim.

.-. ~ . .- -

-DR PRIMAL

Kfiping

Humos

Unpod

2009

-

-

-

-

-

-

-o

Sabtu

0

Minggu

12 13 14 15 16 27 28 29 30 31

OSep OOkt ONov ODes

Kepulangan EK pun akan

di-bahas bersama tim. Pasalnya, hingga kini tim dokter masih terus memantau perkembangan kondisi pasien.

EK sendiri merupakan pasien pertama RSHS yang dinyatakan suspectflu babi. Sementara itu,

c0-pilot AirAsia berinisial RES yang

masuk sebelumnya dinyatakan

under investigate dan akhirnya

negatif flubabi. Diberitakan sebe-lumnya,wargawilayahKopo,Kota Bandung, tersebut dirujuk Pus-kesmas Citarip Kopo setelah pu-lang dari LosAngeles,AmerikaSe-rikat.EKsempat ditahan sembilan jam di Bandara Seoul, Korea Selatan, karena terdeteksi

ther-moscannersedang demam tinggi. Suspectmasuk ke Ruang

Flambo-yan,Kamis(14/S)pukull0.34W1B. Sebelumnya,Senin(ll/S)pada pukul17 .26WIB,co-pilotmaska-pai penerbangan AirAsia RES ju-ga masuk Ruang Flamboyan RS-HSBandungkarena diduga meng-idap influenza tipe A H1Nl at au flu babi. Pria berusia 39 tahun ini baru saja terbang dari KualaLum-pur, Malaysia, dan mendarat di Bandara Internasional Husein

Sastranegara Bandung.

Meski belum separah di Meksi-ko, Ketua Tim Medis Penyakit Me-nular Khusus RSHS Bandung dr HadiJusuf mengungkapkan,

bing-gakini di Indonesia belum di.

berlakukan pemakaian masker

bagi masyarakat. Kendati begitu, dia mengimbau masyarakat mela-kukan pencegahan penyakit influ-enza dan saluran pernafasan de-ngan tetap waspada. Contohnya, selalu mencuci tangan sebelum makanatau setelahmelakukan ak-tivitas sehari-hari di luar ru-mah. "Kami juga sarankan, jika tidak terlalu mendesak, jangan beper-gian ke negara dengan kasus flu babi.Tahan dulu sampai selesai di-lakukan pembersihan,"tutumya.

Referensi

Dokumen terkait