• Tidak ada hasil yang ditemukan

Upaya Penanggulangan Covid-19 Slawi

N/A
N/A
Jamilatun

Academic year: 2023

Membagikan "Upaya Penanggulangan Covid-19 Slawi"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

Upaya Penanggulangan Covid-19 di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal

Makhabbah Jamilatun1, Rafidha Hasyim 2

1Jurusan Anafarma Poltekkes Kemenkes Surakarta, Jl. Ksatrian, Danguran, Klaten Selatan Email :[email protected]

Kilas Artikel Abstrak

Volume 3 Nomor 1 Februari 2023

DOI:https://doi.org/10.58466/literasi Article History

Submission: 02-01-2023 Revised: 02-01-2023 Accepted: 1-02-2023 Published: 11-02-2023 Kata Kunci:

penanggulangan, covid-19, tegal.

.

Keywords:

countermeasures, covid-19, tegal.

Korespondensi:

Makhabbah Jamilatun [email protected]

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis baru. Virus penyebab Covid-19 ini dinamakan Sars-CoV-2. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia. Gejala- gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Covid-19 dapat menular melalui droplet atau percikan ketika orang berbicara atau batuk dari orang yang terkena Covid-19. Penyakit Covid-19 ini harus diwaspadai karena penularan yang relatif cepat, memiliki tingkat mortalitas yang tidak dapat diabaikan, dan belum adanya terapi definitive. Melonjaknya angka positif Covid di Indonesia, seharusnya menambah kesadaran masyarakat terhadap bahaya pandemi. Berdasarkan observasi di awal waktu pandemi, masyarakat di sekitar Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, belum semuanya memahami pencegahan sebagai upaya penanggulangan covid- 19. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penanggulangan Covid-19 di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan warga dapat memahami cara pencegahan covid-19 dan menerapkannya, sehingga bisa berkontribusi dalam pencegahan covid-19 khususnya di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal

Abstract

Covid-19 is a disease caused by a new type of coronavirus. The virus that causes Covid-19 is called Sars-CoV-2. Several types of coronavirus are known to cause respiratory infections in humans. The symptoms experienced are usually mild and appear gradually. Covid- 19 can be transmitted through droplets or splashes when people talk or cough from people who have Covid-19. This Covid-19 disease must be watched out for because of its relatively fast transmission, has a mortality rate that cannot be ignored, and there is no definitive therapy. The soaring positive number of Covid in Indonesia should increase public awareness of the dangers of the pandemic. Based on observations at the beginning of the pandemic, people around Procot Village, Slawi District, Tegal District, did not all understand prevention as an effort to overcome COVID-19. Therefore, community service activities were carried out as an effort to overcome Covid-19 in Procot Village, Slawi District, Tegal Regency. With this community service activity, it is hoped that residents will be able to understand how to prevent COVID-19 and apply it, so that they can

414

(2)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

1. PENDAHULUAN

Kasus Covid-19 diawali dengan ditemukannya kluster pneumonia dengan etiologi tidak jelas di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada 31 Desember 2019 (World Health Organization, 2020). Kasus ini terus berkembang, diikuti dengan adanya laporan kematian dan laporan kasus Covid-19 di luar wilayah China (Di Gennaro et al., 2020). Pada 30 Januari 2020, WHO menetapkan Covid-19 sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD) atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) (Yuliana, 2020). Penyebaran virus ini sangat cepat sehingga semua negara di dunia ini sedang menghadapi masalah kesehatan yang sama. Pada saat yang sama, Indonesia telah melaporkan 2 kasus konfirmasi Covid-19 pada 2 Maret 2020 dan pada 11 Maret 2020 (Isbaniah, 2020); (Djalante et al., 2020).

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis baru. Virus penyebab Covid-19 ini dinamakan Sars-CoV-2 (Gorbalenya et al., 2020). Virus corona adalah zoonosis, ditularkan antara hewan dan manusia. Adapun, hewan yang menjadi sumber penularan Covid-19 ini masih belum diketahui (Kemenkes RI, 2020). Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) (Wu et al., 2020). Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan rasa lelah (Tosepu et al., 2020). Gejala lainnya yang lebih jarang dan mungkin dialami beberapa pasien meliputi rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera rasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki. Gejala-gejala yang dialami juga bisa bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan (Susilo et al., 2020); (World Health Organization, 2020) .

Covid-19 dapat menular melalui droplet atau percikan ketika orang berbicara atau batuk pada orang yang terkena Covid-19, kontak erat seperti cium tangan, jabat tangan, dan berpelukan, serta menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi oleh Virus Corona.

Tanda dan gejala dari Covid-19 yaitu demam lebih dari 38°C, batuk, pilek, sakit tenggorokan, letih dan lesu, serta sesak napas. Banyak hal yang dapat dilakukan agar tidak tertular dari penyakit Covid-19 yaitu tinggal di rumah, menjaga jarak dua meter, dan menggunakan masker ketika berpergian. Tinggal di rumah merupakan suatu tindakan untuk menghindari kerumunan, keluar rumah hanya jika ada kegiatan mendesak. Jika harus keluar rumah tidak berdekatan dengan orang lain, hindari tempat-tempat yang mungkin padat orang, seperti pasar, tempat perbelanjaan, atau acara besar seperti seminar, pernikahan, dll. Ketika keluar rumah selalu gunakan masker baik ketika sehat maupun sakit, dianjurkan menggunakan masker kain dan diganti setiap empat jam sekali (Magista, M., Arisanti, R.R., Indriani, C., Azizatunnisa’, 2020)..

Penyakit Covid-19 ini harus diwaspadai karena penularan yang relatif cepat, memiliki tingkat mortalitas yang tidak dapat diabaikan, dan belum adanya terapi definitive (Susilo et al., 2020). Melonjaknya angka positif Covid di Indonesia, seharusnya menambah kesadaran masyarakat terhadap bahaya pandemi dan penerapan protokol kesehatan (Mutmainah &

Jamilatun, 2021). Diantara beberapa kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran covid-19 antara lain kebijakan untuk belajar dari rumah, penerapan work from home dalam dunia industri, dan penutupan tempat ibadah dan fasilitas umum (Sumarsono et al., 2021). Selain itu pemerintah juga melakukan penutupan akses antar provinsi atau daerah dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar contribute to the prevention of COVID-19, especially in the Procot Village area, Slawi District, Tegal Regency.

415

(3)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

(PSBB) kemudian pemerintah mengganti istilah dengan sebutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimana salah satu isi dari kebijakan tersebut adalah adanya pembatasan jam malam terhadap aktivitas masyarakat (Buana, 2020); (Kemenkes RI, 2020).

Berdasarkan observasi di awal waktu pandemi, masyarakat di sekitar Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, belum semuanya memahami pencegahan sebagai upaya penanggulangan covid-19. Masih terdapat masyarakat tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan setelah beraktivitas sebagai upaya preventif terhadap covid-19. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penanggulangan Covid-19 di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam melakukan pencegahan penularan COVID-19.

Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan warga dapat memahami cara pencegahan covid-19 dan menerapkannya sebagaimana kegiatan pengabdian yang pernah dilakukan (Jamilatun, M., 2021), sehingga bisa berkontribusi dalam pencegahan covid-19 khususnya di wilayah Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

2. METODE

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Bulan Juli 2021 di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Khalayak Sasaran adalah warga yang berdomisili di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan beberapa tahapan, yaitu survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan program, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan dan evaluasi. Untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang terdampak pandemi dilaksanakan kegiatan pembagian jamu.

3. HASIL & PEMBAHASAN

Persiapan dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Pertama, tim pengabdian kepada masyarakat berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan tim gugus tugas di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal untuk persiapan pelaksanaan baik waktu dan tempat pelaksanaan. Kedua, tim pengabdian masyarakat, melakukan identifikasi kebutuhan program terkait pelaksanaan upaya penanggulangan covid-19 di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Ketiga, mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung program yang diberikan meliputi pembagian masker, pembagian handsinitizer, pembagian jamu serta sosialisasi vaksinasi covid-19.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi 4 kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Pada hari pertama, hari Kamis, 1 Juli 2021, dilaksanakan 3 kegiatan yang meliputi pembagian masker, pembagian handsinitizer, pembagian jamu. Kegiatan pembagian masker dilakukan dengan tujuan sebagai usaha untuk mencegah penyebaran covid-19 dengan cara memutus rantai penularan Covid-19.

416

(4)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

Gambar 1. Pembagian Masker kepada warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal

Masker dibagikan kepada warga kepada warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, karena masih banyak warga yang belum menggunakan masker ketika ada kegiatan di luar rumah. Sebelum memulai kegiatan pembagian masker, tim membersihkan tangan dan anggota tubuh yang rentan tekena virus agar masker tetap bersih ketika dibagikan ke masyarakat. Kegiatan pembagian masker dilakukan secara individu agar tidak menimbulkan kerumunan warga.

Kegiatan kedua pada hari pertama yaitu pembagian handsinitizer. Kegiatan ini bertujuan mencegah penyebaran covid-19 dengan cara menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

Gambar 2. Pembagian Handisinitizer kepada warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal

Kegiatan pembagian handsanitizer untuk membantu dan memfasilitasi masyarakat dalam menjaga kebersihan diri ditengah pandemi Covid-19. Sasaran dari kegiatan ini yaitu warga yang masih tetap bekerja sehingga berisiko tinggi terpapar virus. Kegiatan dilakukan dengan metode langsung sekaligus melakukan sosialisasi menjaga kebersihan diri dengan penggunaan handsanitizer

Kegiatan kedua pada hari pertama yaitu pembagian jamu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh pada masa pandemi Covid-19

417

(5)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

Gambar 3. Pembagian Jamu kepada warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal

Pembagian jamu diawali dengan membuat jamu kunir asem. Pemilihan jamu kunir asem dikarenakan warga secara umum lebih menyukai jamu dengan cita rasa manis, asam, pahit. Kegiatan membagi jamu betujuan untuk mengenalkan jamu dan membiasakan minum jamu pada warga sebagai upaya melindungi diri dari penularan Covid-19 dengan cara meningatkan daya tahan tubuh.

Kegiatan hari kedua yaitu sosialisasi vaksinasi covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 6 Juli 2021.

Gambar 4. Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 melalui melalui media gambar atau poster Kegiatan sosialisasi vaksinasi covid-19 dilakukan melalui melalui media gambar atau poster yang dipasang pada fasilitas umum sehingga dapat dibaca oleh warga yang melintasinya. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang vaksinasi Covid- 19.Seluruh kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar, dan tanggapan warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal terhadap kegiatan ini adalah baik sekali karena mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Masker dan handsinitizer merupakan upaya menanggulangi covid-19. Minum jamu dapat meningkatkan imunitas seseorang serta sosialisasi vaksinasi covid-19 sebagai upaya membentuk kekebalan terdapat covid-19. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami dapat membantu masyarakat dengan mengajak dan menghimbau masyarakat di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal untuk senantiasa melakukan upaya penanggulangan covid-19 sehingga penularan covid-19 dapat dicegah.

418

(6)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

4. KESIMPULAN

Warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal terbantu dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Masker dapat membatu memutus rantai penularan covid-19. Handsinitizer membantu memnjaga kebersihan tangan sebelum dan sesuah beraktivitas. Jamu dapat membantu meningkatkan imunitas. Sosialisasi vaksinasi covid-19 dapat meningkatkan pemahaman dan pentingnya vaksinasi covid-19 sebagai upaya untuk pencegahan penularan covid-19. Disarankan kepada warga di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal untuk berpartisipasi dalam upaya menanggulangi covid- 19.

5. UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Poltekkes Kemenkes Surakarta yang sudah mendukung terlaksananya pengabdian kepada masyarakat, serta seluruh warga yang berada di di Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal atas kerjasamanya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA

Buana, D. R. (2020). Analisis Perilaku Masyarakat Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) dan Kiat Menjaga Kesejahteraan Jiwa. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(3). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i3.15082

Di Gennaro, F., Pizzol, D., Marotta, C., Antunes, M., Racalbuto, V., Veronese, N., & Smith, L.

(2020). Coronavirus diseases (COVID-19) current status and future perspectives: A narrative review. In International Journal of Environmental Research and Public Health (Vol.

17, Issue 8). https://doi.org/10.3390/ijerph17082690

Djalante, R., Lassa, J., Setiamarga, D., Sudjatma, A., Indrawan, M., Haryanto, B., Mahfud, C., Sinapoy, M. S., Djalante, S., Rafliana, I., Gunawan, L. A., Surtiari, G. A. K., & Warsilah, H. (2020). Review and analysis of current responses to COVID-19 in Indonesia: Period of January to March 2020. Progress in Disaster Science, 6.

https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2020.100091

Gorbalenya, A. E., Baker, S. C., Baric, R. S., de Groot, R. J., Drosten, C., Gulyaeva, A. A., Haagmans, B. L., Lauber, C., Leontovich, A. M., Neuman, B. W., Penzar, D., Perlman, S., Poon, L. L. M., Samborskiy, D. V., Sidorov, I. A., Sola, I., & Ziebuhr, J. (2020). The species Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus: classifying 2019-nCoV and naming it SARS-CoV-2. In Nature Microbiology (Vol. 5, Issue 4).

https://doi.org/10.1038/s41564-020-0695-z

Isbaniah, F. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID- 19). Germas.

Jamilatun, M., & Aisyah. N. M. (2021). Edukasi Pencegahan Covid-19 Dan Pembagian Masker Di Wilayah Kampung Kroyo, Karangmalang, Sragen. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 1(2), 247–254. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Diseases (COVID-19).

Direktorat Jenderal Pecegahan dan Pengendalian Penyakit. KMK No. HK. 01.07-MENKES-413- 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Magista, M., Arisanti, R.R., Indriani, C., Azizatunnisa’, L. (2020). Buku Saku Desa Tangguh Covid-19. Center for Tropical Medicine Universitas Gajah Mada.

https://hpu.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1261/2020/09/Buku-Desa- Tangguh-COVID-19-Komunitas.pdf

419

(7)

Literasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License. All Rights Reserved e-ISSN 2775-3301

Mutmainah, A., & Jamilatun, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Kroyo, Karangmalang Sragen dalam Penerapan PHBS sebagai Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021.

Sumarsono, A., Nurleha, S., Khasanah, D. U., Wardani, N. N., Wahyuni, W., Sriyani, S., Listiani, D., & Kasmawati, K. (2021). Optimalisasi keterampilan merajut sebagai solusi peningkatan ekonomi warga saat pandemi. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(2). https://doi.org/10.33474/jipemas.v4i2.9283

Susilo, A., Rumende, C. M., Pitoyo, C. W., Santoso, W. D., Yulianti, M., Herikurniawan, H., Sinto, R., Singh, G., Nainggolan, L., Nelwan, E. J., Chen, L. K., Widhani, A., Wijaya, E., Wicaksana, B., Maksum, M., Annisa, F., Jasirwan, C. O. M., & Yunihastuti, E. (2020).

Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.7454/jpdi.v7i1.415

Tosepu, R., Gunawan, J., Effendy, D. S., Ahmad, L. O. A. I., Lestari, H., Bahar, H., & Asfian, P.

(2020). Correlation between weather and Covid-19 pandemic in Jakarta, Indonesia.

Science of the Total Environment, 725. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.138436 World Health Organization. (2020). Laboratory testing of 2019 novel coronavirus (2019-nCoV)

in suspected human cases: interim guidance, 17 January 2020. WHO - Interim Guidance, 2020(January).

Wu, D., Wu, T., Liu, Q., & Yang, Z. (2020). The SARS-CoV-2 outbreak: What we know. In International Journal of Infectious Diseases (Vol. 94).

https://doi.org/10.1016/j.ijid.2020.03.004

Yuliana, Y. (2020). Corona virus diseases (Covid-19): Sebuah tinjauan literatur. Wellness And Healthy Magazine, 2(1). https://doi.org/10.30604/well.95212020

420

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian yang dilakukan dosen FK UNTAR merupakan upaya pencegahan penularan penyakit infeksi pernapasan seperti COVID-19 ini

Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam penerapan PHBS dan upaya penanggulangan covid-19 dengan kerja

Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Covid- 19 dan Pembagian Masker di Wilayah Kampung Kroyo, Karangmalang, Sragen

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi sosialisasi karakteristik virus Covid -19, penularan, dan bahayanya; pembagian leaflet pencegahan virus Covid - 19,

Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) masyarakat telah memahami pentingnya melakukan pencegahan penularan COVID-19 melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pendidikan Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Anak Di Era New Normal telah dilaksanakan pada hari Selasa, 08

Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan peran jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh sebagai upaya pencegahan infeksi Covid-19 kepada

Kesimpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pencegahan penularan Covid-19 ini perlu terus dilakukan