• Tidak ada hasil yang ditemukan

Usul Al-Qiraat. Ibnu Kathir dan Abu Amru. Bab 10. Dua Hamzah Dalam Satu Kalimah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Usul Al-Qiraat. Ibnu Kathir dan Abu Amru. Bab 10. Dua Hamzah Dalam Satu Kalimah"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

Usul Al-Qiraat

Ibnu Kathir

dan

Abu ‘Amru

Bab 10

(2)

Skop Perbincangan

• Pengenalan

• Hukum Bacaan

• Kalimah Khusus

(3)

Pengenalan

- 2 hamzah berada dalam satu kalimah

- Kedua-dua Hamzah berada di awal kalimah - Terdapat 3 keadaan sahaja

َء

أ

ِء

ُء

(4)

-Pengenalan

َء

أ

(5)

Pengenalan

أ

ِء

(6)

Pengenalan

أ

ُء

(7)

Pengenalan

أ

ُء

أ

ِء

َء

أ

Keadaan

Tashil Hamzah Kedua

Tashil

Bacaan di antara Hamzah dengan Alif, Hamzah dengan Waw dan Hamzah dengan Ya’

(8)

Pengenalan

Idkhal

Memasukkan Alif selepas Hamzah

أ

ُء

أ

ِء

َء

أ

Keadaan

أ

ا

ُء

أ

ا

ِء

َء

ا

أ

(9)

Pengenalan

Ibdal

Menukar Hamzah kepada huruf Madd

َء

أ

َء

ا

(10)

Hukum Bacaan

أ

ُء

أ

ِء

َء

أ

Keadaan Idkhal Bersama Tashil Hamzah kedua Qalon Tahqiq Hamzah Pertama dan Kedua Hafs Tashil Hamzah Kedua 3. 2. Tashil Hamzah Kedua Warsy Rawi Ibdal Hamzah Kedua Idkhal Bersama Tashil Hamzah kedua Tashil Hamzah Kedua 1. As-Susi Ad-Duri Al-Bazzi Qunbul No.

(11)

Hukum Bacaan

Ibnu Kathir

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(12)

Hukum Bacaan

Ibnu Kathir

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(13)

Hukum Bacaan

Ibnu Kathir

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

- Idkhal bersama Tashil Hamzah Kedua ( )

(14)

Kalimah Khusus

- Terdapat lima tempat di dalam al-Quran

(15)

Kalimah Khusus

(At-Taubah 12)

(16)

Kalimah Khusus

(As-Sajadah 24) (Al-Qasas 41)

(17)

Kalimah Khusus

Ibnu Kathir

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

-Tashil Hamzah Kedua ( )

(18)

Kalimah Khusus

As-Susi Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Tahqiq Hamzah Pertama dan Tashil Hamzah Kedua Idkhal Bersama Tashil Hamzah kedua Tahqiq Hamzah Pertama dan Kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

3. 2.

1.

(19)

Kalimah Khusus

- Terdapat 3 tempat di dalam al-quran

(20)

Kalimah Khusus

(21)

Kalimah Khusus

(22)

Kalimah Khusus

- Asal kalimah terdapat 3 Hamzah

(23)

Kalimah Khusus

- Hamzah ketiga diibdal oleh semua Qurra’

(24)

Kalimah Khusus

- Hamzah pertama dihadhaf oleh Hafs dan Ruwais - Qunbul khilaf - hadhaf dan ithbat

- Baki Qurra’ termasuk Al-Bazzi dan Abu ‘Amru - ithbat

Hafs, Ruwais, Qunbul

Qunbul dan baki Qurra’ (kecuali Hafs dan Ruwais)

(25)

Kalimah Khusus

- Al-Bazzi dan Abu ‘Amru membaca dengan tahqiq Hamzah pertama dan tashil Hamzah kedua pada ketiga-tiga surah

Al-Bazzi

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(26)

Kalimah Khusus

Qunbul membaca dengan tiga keadaan

- Isqat hamzah pertama untuk surah Taha ( ) - Tahqiq Hamzah pertama dan Tashil Hamzah kedua

pada surah Asy-Syu’ara ( )

- Ibdal Hamzah pertama menjadi Waw dan Tashil Hamzah kedua ketika wasal pada surah Al-A’raf ( ). Jika wakaf pada kalimah dan ibtida’ dengan , beliau

membaca dengan tahqiq Hamzah pertama dan tashil Hamzah kedua ( )

(27)

Kalimah Khusus

As-Susi Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Tahqiq Hamzah Pertama dan Tashil Hamzah kedua Isqat Hamzah Pertama dan Tahqiq Hamzah Kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

2. 1.

No.

(28)

Kalimah Khusus

As-Susi Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Tahqiq Hamzah Pertama dan Tashil Hamzah kedua Isqat Hamzah Pertama dan Tahqiq Hamzah Kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

2. 1.

No.

(29)

Kalimah Khusus

As-Susi (wasal -nota 2) (ibtida’ -nota 1) Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Ibdal Hamzah Pertama Menjadi Waw dan Tashil Hamzah Kedua Tahqiq Hamzah Pertama dan Tashil Hamzah kedua Isqat Hamzah Pertama dan Tahqiq Hamzah Kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

3. 2.

1.

No.

(Al-A’raf 123)

(30)

Kalimah Khusus

(31)

Kalimah Khusus

Qunbul membaca dengan ibdal Hamzah pertama menjadi Waw dan Tashil Hamzah kedua ketika wasal ( )

Ketika waqaf pada kalimah , beliau ibtida’ dengan Tahqiq Hamzah pertama dan tashil Hamzah kedua ( )

(32)

Kalimah Khusus

Al-Bazzi

- Tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(33)

Kalimah Khusus

Idkhal Bersama Tashil Hamzah kedua 4 Ibdal Hamzah Pertama Menjadi Waw dan Tashil Hamzah Kedua 3. As-Susi Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Ibdal Hamzah Kedua Menjadi Alif Tashil Hamzah kedua Tahqiq Hamzah Pertama dan Kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

5 2.

1.

(34)

Kalimah Khusus

- Terdapat 1 tempat di dalam al-quran

(35)

Kalimah Khusus

Kalimah asal

-Ibnu Kathir

- Tahqiq Hamzah pertama, tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(36)

Kalimah Khusus

As-Susi Qunbul Warsy Qalon Hafs Al-Bazzi Ibdal Hamzah Kedua Menjadi Alif (Madd Lazim) Idkhal Bersama Tashil Hamzah kedua Tahqiq Hamzah Pertama dan Tashil Hamzah kedua

Cara Bacaan Ad-Duri

3. 2.

1.

(37)

Kalimah Khusus

- Merupakan gandingan dua kalimah pertanyaan yang terdapat dalam satu ayat, kecuali dalam surah An-Nazi’at dan

Al-’Ankabut yang terdapat dalam 2 ayat - Terdapat di 11 tempat dalam 9 surah

- Khilaf sama ada dibaca 2 Hamzah (Istifham) atau 1 Hamzah (Ikhbar)

(38)

Kalimah Khusus

10. Dan mereka (yang kafir) itu berkata: "Adakah apabila Kami telah hilang lenyap Dalam tanah, Adakah Kami pula akan hidup semula Dalam bentuk kejadian Yang baharu?" (Mereka bukan sahaja tidak percaya tentang hidup semula) bahkan mereka tidak percaya tentang pertemuan Dengan Tuhannya

(39)

Kalimah Khusus

(Al-Mukminun 82)

82. Mereka berkata: "Adakah apabila Kami telah mati dan Kami menjadi tanah dan tulang, Adakah Kami akan dibangkitkan (hidup semula)?

(40)

Kalimah Khusus

(Al-Isra’ 49)

49. Dan mereka berkata: "Adakah sesudah kita menjadi tulang dan benda Yang reput, Adakah kita akan

(41)

Kalimah Khusus

(Al-Isra’ 98)

98. Balasan mereka Yang sedemikian, ialah kerana

mereka kufur ingkarkan ayat-ayat kami, dan mereka berkata: "Adakah sesudah Kami menjadi tulang dan benda Yang reput, Adakah Kami akan dibangkitkan semula Dalam kejadian Yang baharu?"

(42)

Kalimah Khusus

(As-Saffat 16)

16. "Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, Adakah kita akan dibangkitkan hidup semula?

(43)

Kalimah Khusus

(As-Saffat 53)

53. "Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, Adakah kita akan (dihidupkan semula serta) dibalas apa Yang telah kita lakukan? " '

(44)

Kalimah Khusus

(Al-Waqi’ah 47)

47. Dan juga mereka selalu berkata: "Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, betulkah kita akan dibangkitkan hidup semula?

(45)

Kalimah Khusus

(An-Nazi’at 10-11)

10. Mereka (yang ingkar) berkata: "Sungguhkah kita akan dikembalikan hidup seperti keadaan di dunia dahulu? 11. "Bolehkah (dihidupkan semula) sesudah kita menjadi

(46)

Kalimah Khusus

(47)

Kalimah Khusus

(Ar-Ra’d 5)

5. Dan jika Engkau merasa hairan (Wahai Muhammad), maka sungguh menghairankan perkataan mereka Yang kafir itu (yang mengatakan): "Adalah apabila Kami telah menjadi tanah betulkah Kami pula akan hidup semula Dalam bentuk kejadian Yang baharu?" mereka itulah orang-orang Yang kufur ingkar kepada Tuhan mereka, dan merekalah Yang dibelenggu

Dengan belenggu-belenggu pada leher mereka; dan merekalah juga ahli neraka, mereka kekal di dalamnya

(48)

Kalimah Khusus

(An-Naml 67)

67. Dan orang-orang Yang kafir berkata: "Adakah

sesudah Kami menjadi tanah, dan juga datuk nenek kami, Adakah Kami semua akan dikeluarkan dari kubur (hidup semula)?

(49)

Kalimah Khusus

(50)

Kalimah Khusus

(Al-’Ankabut 28-29)

• 28. Dan (ingatkanlah peristiwa) Nabi Lut tatkata ia berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu melakukan perbuatan Yang keji, Yang tidak pernah dilakukan oleh seorangpun dari penduduk alam ini sebelum kamu.

• 29. "Patutkah kamu mendatangi orang lelaki (untuk memuaskan nafsu syahwat kamu)? dan kamu

memotong jalan lalu-lalang (untuk tujuan jahat kamu)? dan kamu pula melakukan perbuatan Yang mungkar di tempat-tempat perhimpunan kamu?" maka kaumnya tidak menjawab selain daripada berkata (secara

mengejek-ejek): "Datangkanlah kepada Kami azab dari Allah (yang Engkau janjikan itu) jika betul Engkau dari orang-orang Yang benar".

(51)

Kalimah Khusus

Al-Ankabut 28-29 11. An-Naml 67 10. An-Naziat 10-11 9 Al-Waqi’ah 47 8. As-Saffat 53 7. As-Saffat 16 6. As-Sajadah 10 5. Al-Mukminun 82 4. Al-Isra’ 98 3. Al-Isra’ 49 2. Ar-Ra’d 5 1. Ab.’Amru Ib. Kathir Nafi’ Ayat No. Cara Bacaan Kalimah Asal

(52)

Kalimah Khusus

(53)

Kalimah Khusus

Ibnu Kathir

- Membaca dengan 2 Hamzah

- Tahqiq Hamzah pertama dan tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(54)

Kalimah Khusus

Ibnu Kathir dan Abu ‘Amru membaca dengan 1 Hamzah (ikhbar) (Al-Qalam 14)

(55)

Kalimah Khusus

(56)

Kalimah Khusus

Ibnu Kathir

- Membaca dengan 2 Hamzah (Istifham)

- Tahqiq Hamzah pertama dan tashil Hamzah Kedua ( )

Abu ‘Amru

(57)

Peringatan

Hamzah Wasal

Apabila Hamzah wasal berada di antara Hamzah Istifham dan Lam Ta’arif yang sakin, semua Qurra’ membaca dengan 2 wajah: - Ibdal Musybi’a (Madd Lazim) - contoh:

- Tashil bersama Qasar – contoh:

(58)

Peringatan

(An-Naml 59)

(59)

Peringatan

(Yunus 91)

(60)

Peringatan

(61)

Peringatan

(62)

Peringatan

Abu ‘Amru menambah satu lagi tempat ia-itu dalam surah Yunus dibaca dengan 2 wajah:

- Ibdal Musybi’a ( )

- Tashil bersama Qasar ( )

(63)

Referensi

Dokumen terkait