• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM ONLINE RUMAH ASPIRASI SORI UNTUK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SISTEM ONLINE RUMAH ASPIRASI SORI UNTUK"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM ONLINE RUMAH ASPIRASI (SORI) UNTUK MEMFASILITASI PENYAMPAIAN ASPIRASI MAHASISWA DALAM PROSES

PEMBENTUKAN KEBIJAKAN PUBLIK DI INDONESIA I Putu Eva Ardiana, Putu Angga Praktyasa P.,

Made Aprilia Widia Kristianti, I Putu Rian Septiadi Fakultas Hukum Universitas Udayana

RINGKASAN

Indonesia sebagai negara hukum yang seluruh keputusan dan kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah dalam mengurus dan mengatur kehidupan masyarakatnya harus berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kebijakan publik harus sesuai dengan kondisi masyarakat sehingga harus di sesuaikan dengan aspirasi masyarakat. Sebuah peraturan yang melandasi semua hal dalam negara hanya berdasarkan kehendak sepihak penguasa Negara tanpa adanya campur tangan dari masyarakat yang diaturnya, hal ini dapat dikategorikan sebagai sebuah kesewenangan-wenangan penguasa.

Pembentukan kebijakan publik pada dewasa ini lebih berorientasi pada kemauan dan kepentingan politik para penyelenggara negara. Aspirasi dan cerminan pemikiran masyarakat tidak lagi terlihat dalam kebijakan publik yang ada. Untuk menanggulangi hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat pernah mencanangkan program rumah aspirasi. Rumah aspirasi merupakan salah satu solusi yang di tawarkan sebagai media untuk mendekatkan anggota dewan dengan konsitituenya untuk menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Namun sayangnya program tersebut harus mengguanakan dana APBN dengan jumlah yang sangat Besar.

Selama ini belum dijumpai fasilitas bagi masyarakat untuk menyampaikan asprasinya secara langsung kepada lemabaga yang berwenang. Oleh karena itu kami mengangkat judul ”Sitem Online Rumah Aspirasi (SORI) Untuk Memfasilitasi Partisipasi Mahasiswa dalam Proses

(2)

1. PENDAHULUAN a. Latar Belakang

Indonesia sebagai sebuah negara hukum yang seluruh keputusan dan kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah dalam mengurus dan mengatur kehidupan masyarakatnya harus berdasarkan peraturan perundang-undangan yang merupakan cerminan dari perasaan hukum masyarakatnya. Peraturan yang dibentuk oleh penguasa menjadi satu-satunya hal yang melandasi seluruh tingkah laku Negara. Mengingat kritisnya posisi hukum dan peraturan dalam pembentukan kebijakan publik di negara hukum ini maka dalam penyusunannya dibutuhkan aspirasi masyarakat yang lebih banyak..

Kebijakan publik harus sesuai dengan kondisi masyrakat sehingga harus di sesuaikan dengan aspirasi masyarakat. Jika peraturan yang melandasi semua hal dalam negara hanya berdasarkan kehendak sepihak pengusa Negara tanpa adanya campur tangan dari masyarakat yang diaturnya, hal ini dapat dikategorikan sebagai sebuah kesewenangan-wenangan penguasa.

Mahasiswa sebagai agen pengerak perubahan sekaligus sebagai pengawal estapet pembangunan bangsa selalu aktif dalam menunjukan aspirasinya kepada pemerintah. Namun sayangnya karena akomodasi yang tidak mememadai dan kurangnya kedekatan antara penguaa Negara dengan rakyatanya termasuk di dalamnya mahasiswa, mendorong mahasiswa untuk melakukan tindakan yang lebih radikal dalam menunjukan aspirasinya.

(3)

b. Tujuan

Tujuan penulisan ini adalah:

1. Untuk mengetahui langkah strategis untuk memfasilitasi partisipasi mahasiswa dalam proses pembentukan kebijakan publik.

2. Untuk mengetahui peran Sitem Online Rumah Aspirasi (SORI) untuk ikut serta dalam mennentukan kebijak publik.

c. Manfaat

Manfaat penulisan ini adalah:

1. Bagi mahasiswa dapat memudahkan berpartisipasi dan menyampaikan aspirasi dalam proses pembentukan kebijakan publik.

2. Bagi pemerintah dapat memudahkan dalam mensosialisasikan secara dini serta mencari materi yang diperlukan dalam proses pembentukan kebijakan publik.

2. GAGASAN

a. Kondisi Kekinian

Orientasi Produk Kebijakan Publik Di Indonesia Saat Ini

(4)

Kebijakan publik dimana salah satu produknya berbentuk peraturan perundang-undangan pada dasarnya memuat pendapat dan pemikiran rakyat sebagai pihak yang menjalankan dan merealisasikan peraturan tersebut. Dalam survei Pol-Tracking Institute, DPR kembali mendapat nilai merah dari masyarakat. Survei terhadap 2010 responden di 33 provinsi ini mengungkapkan hanya sekitar 12,64 persen masyarakat yang puas dengan kinerja lembag-lembaga Negara Indonesia. Hal itu dikarenakan aspirasi masyarakat tidak diterima secara baik oleh lembaga-lembaga negara. Bahkan sebagian besar produk kebijakan publik lebih mementingkan kepentingan partai politik dan golongan masing-masing.

Pembentukan kebijakan publik pada dewasa ini lebih berorientasi pada kemauan dan kepentingan politik para penyelenggara negara. Aspirasi dan cerminan pemikiran masyarakat tidak lagi terlihat dalam kebijakan publik yang ada. Hukum sebagai salah satu akomodasi pelaksanaan kebijakan publik mendapat citra buruk di Indonesia. Citra hukum Indonesia merosot tajam karena kuatnya intervensi politik dalam sistem peradilan, peraturan perundang-undangan, dan proses penegakan hukum. Menurut pakar hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Muchsan pada Sosialisasi dan Penjaringan Seleksi Calon Hakim Agung yang dilaksanakan Komisi Yudisial di Yogyakarta mengatakan "Kondisi itu menyebabkan negara kita seolah bukan lagi negara hukum, tetapi negara politik. Dari lurah sampai presiden patuh pada partai politik,"

b. Solusi yang Pernah Dilakukan

(5)

setiap anggota dibantu oleh tenaga ahli dan staf administrasi. Anggarannya dibebankan kepada APBN sesuai pedoman pengelolaan anggaran di DPR.

Namun program tersebut mendapat banyak kritikan dari masyarakat, seperti peneliti senior Forum Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi) Lucius Karus menyatakan selama masa sidang pertama DPR belum banyak bekerja, tetapi sudah mendapatkan alokasi anggaran rumah aspirasi dalam APBN Perubahan 2015. Menurutnya, anggaran rumah aspirasi hanya akal-akalan DPR untuk menguras kelebihan APBN. Selain itu, Indonesia Corupption Watch (ICW) menilai banyak hal yang harus diwaspadai dalam penggunaan uang negara untuk alokasi rumah aspirasi. Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Abdullah menyatakan yang harus ditekankan bahwa apakah benar alokasi anggaran rumah aspirasi digunakan untuk kegiatan aspirasi sesuai dengan tujuan. Jangan sampai dana tersebut malah masuk ke dalam personal anggota DPR sedangkan programnya tidak diwujudkan

c. Kehandalan Gagasan Sistem Online Rumah Aspirasi

Penyampaian aspirasi dalam proses pembentukan kebijakan publik yang dilakukan oleh mahasiswa kebanyak berupa demonstrasi bahkan aksi anarkis. Hal tersebut dikarenakn mahasiswa kebingungan bahkan sangat sulit menyampaikan aspirasi kepada lembaga – lembaga negara karena kurangnya akomodasi dan fasilitas untuk melakukan hal tersebut.

(6)

Oleh karena itu, kehadiran Sistem Onlien Rumah Aspirasi (SORI) menjadi jawaban atas banyaknya masalah mengenai kesulitan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) diharapkan mampu memfasilitasi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya kepada penyelanggara negara. Dalam Sistem Onlien Rumah Aspirasi (SORI), mahasiswa secara mudah dan murah dapat berpartisipasi dalam pembentukan kebijakan publik melalui penyampaian aspirasi secara online. Dengan penyampaian aspirasi tersebut penyelenggara negara dapat lebih mudah mengetahui keinginan dari masyarakatnya tanpa harus menggunakan dana APBN yang besar.

d. Pihak-Pihak yang Dapat Dilibatkan dalam Implementasi Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI)

Dewan Perwakilan Rakyat

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah lembaga negara yang memegang kekuasaan legislatif. Dalam UUD NRI Tahun 1945 Pasal 19 ayat 1, 2, dan 3 menyatakan bahwa anggota DPR dipilih melalui pemulihan umum. DPR merupakan lembaga negara perwakilan rakyat yang berkedudukan sebagai lembaga Negara. Tugas DPR diantaranya menyerap, menghimpun, menampung dan menindak lanjuti aspirasi rakyat.

Universitas/Lembaga Independen

Mahasiswa yang lebih sering bergaul dalam masyarakat dan bisa menganalisa secara akademik keadaan sosial masyarakat dapat membantu penyampaian keinginan masyarakat yang sesungguhnya. Kerjasama yang dijalin dengan universitas-universitas dan lembaga independen diharapkan agar mereka menjadi konsultan bagi masayarakat sehingga mampu memberikan aspirasi yang objektif.

Lembaga Swadaya Masayrakat.

(7)

sama dengan lembaga swadaya masyarakat menjadi penting karena terdiri dari berbagai elemen masyarakat yeng menggeletu bidamg-bidang tertentu.

e. Langkah-Langkah Strategis untuk Mengimplementasikan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI)

Untuk mengimplementasikan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) perlu dilakukan langkah-langkah strategis agar tujuan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) dapat tercapai dengan maksimal. Langkah-langkah itu yaitu, langkah pertama, membuat aplikasi desain Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) dengan website. Website tersebut dioperasikan oleh seorang operator yang berfungsi mengendalikan sistem jaringan dan kontrol website. Ketika website sudah siap, maka langkah kedua adalah menyiapkan beberapa orang notulen. Notulen berfungsi untuk menghimpun dan menyaring aspirasi masyarakt kemudian menyampaikannya kepada pihak yang di tujukan oleh masyarakat.

Langkah ketiga adalah bekerjasama dengan lembaga pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Lembaga- lembaga tersebut terdiri dari berbagai lembaga yang berada di tingkat kabupaten, provinsi, maupan nasional. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) mencapai tujuannya karena dengan kerjasama ini akan terjadi sinkronisasi di berbagai elemen. Langkah keempat yaitu mencari sponsor penyokong dana. Sponsor ini ditujukan untuk memudahkan operasional Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI). Sponsor ini berasal dari perusahaan, lembaga pemerintahan, organisasi masyarakat, maupun dana perseorangan selama itu tidak mengikat.

3. KESIMPULAN

a. Gagasan yang Diusulkan

(8)

Oleh karena itu, kehadiran Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) menjadi jawaban atas banyaknya masalah mengenai kesulitan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) diharapkan mampu memfasilitasi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya kepada penyelenggara negara tanpa harus melakukan demonstrasi atau bahkan hingga kegiatan anarkis. Dalam Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI), mahasiswa secara mudah dan murah dapat berpartisipasi dalam pembentukan kebijakan publik melalui penyampaian aspirasi secara online. Dengan penyampaian aspirasi tersebut penyelenggara negara dapat lebih mudah mengetahui keinginan dari masyarakatnya tanpa harus menggunakan dana APBN yang besar.

.

b. Mekanisme Kerja Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI)

Berikut ini kami paparkan mekanisme kerja Rumah Aspirasi Online.

Istilah dan Singkatan

Istilah Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) adalah: 1. Sistem adalah cara yang digunakan

2. Online adalah komunikasi via internet

3. Rumah adalah tempat/ naungan untuk berteduh. 4. Aspirasi adalah pendapat atau keinginan masyarakat

Jadi Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) adalah forum mahasiswa untuk menyampaikan pendapat kepada penyelenggara negara secara online.

Asas, Prinsip, dan Sifat

(9)

Tujuan dan Fungsi

Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) bertujuan untuk (1) membantu mengatasi masalah kesulitan penyampain aspirasi mahasiswa, (2) membantu mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya secara baik dan benar. Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) berfungsi sebagai wadah sekaligus sebagai akomodasi serta fasilitas mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya.

Keanggotaan

Keanggotaan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) terdiri dari seluruh mahasiswa yang mendaftarkan dirinya dan peduli terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Alat Kelengkapan Institusi

Team work dan alat perlengkapan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) terdiri dari (1) 4 orang notulen di tiap universitas, (2) satu reviewer di tiap universitas (3) dua orang orang operator (6) komputer/laptop, dan (8) website. Tetapi untuk sementara Team Work akan di backup dari anggota penulis sendiri.

Keuangan

Sumber keuangan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) berasal dari (1) dana sponsor, (2) dana dari lembaga/perorangan yang tidak mengikat, dan (3) dana dari sumbangan sukarela anggota. Penggunaan keuangan sepenuhnya untuk membiayai aktivitas Rumah Aspirasi Online dalam proses penyampaian aspirasi dari penghimpunan aspirasi hingga penyampaian pada lembaga negara yang di tuju.

Hak dan Kewajiban

(10)

Kewajiban anggota Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) adalah (a) aktif dalam kegiatan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI), (b) mentaati konsep dasar dan peraturan-peraturan lainnya, (c) menciptakan atmosphere dan suasana familier dan friendship di dalam Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI), dan (d) Mencintai orang lain dan lingkungan dengan sepenuh hati, seperti mencintai diri sendiri.

Kegiatan

Kegiatan Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) adalah:

1. Pemberdayaan diri mahasiswa dengan cara selalu mengamati dan memberikan apresiasi berupa apirasi yang di sampaikan.

2. Pembentukan cita-cita dan masa depan yang cinta terhadap bangsa dan negaranya.

3. Pemberdayaan intelektual dengan mengadakan bookholic club, bedah buku, seminar, workshop, NLP (neuro language programing).

4. Pemberdayaan atropologis dengan mengadakan kampanye dan seminar mengenai pentingnya aspirasi masyarakat terutama mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

5. Refleksi dan evaluasi diri serta produk kebijakan publik penyelenggara negar.

c. Implementasi Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI)

Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI) adalah sebuah media penyaluran aspirasi secara on-line untuk mahasiswa. Seseorang yang ingin menjadi anggota komunitas Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI), maka terlebih dahulu harus menjadi anggota dengan cara mendaftar di web Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI). Setelah menjadi anggota Sistem Online Rumah Aspirasi (SORI), maka anggota tersebut dapat menyampaikan aspirasi melalu tulisan yang di isi dengan identitas lengkap yang dapat di pertanggungjawabkan. Penyampaian dilaksanakan secara berkesinambungan dan terbuka sehingga diharapkan benar-benar di terima oleh lembaga yang di tuju.

(11)

rapat rencana pembentukan kebijakan publik ataupun kegiatan lain yang di anggap bisa menyampaikan aspirasi masyarkat secara baik dan benar.

(12)

Ainur, Rahman dkk. 2009. Politik, Partisipasi dan Demokrasi dalam Pembangunan. Malang: Averroes Press.

HAW. Widjaja. 2002. Otonomi Daerah dan Daerah Otonom. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Abdullah, 2015, “Rumah Aspirasi DPR Rawan Penyalahgunaan Fungsi , URL: http://www.antikorupsi.org/id, di akses tanggal 10 Januari 2016.

Achmadi, A., Muslim, M. dkk, 2002, Good governance dan Penguatan Institusi Daerah, Masyarakat Transparansi Indonesia, Jakarta.

Mardiasmo, 2003, Konsep Ideal Akuntabilitas dan Transparansi Organisasi Layanan Publik, Majalah Swara MEP, Vol. 3 No. 8 Maret, MEP UGM, Jogjakarta.

Sopanah dan Mardiasmo, 2003, Pengaruh Partisipasi Masyarakat dan Transparansi Kebijakan Publik terhadap Hubungan antara Pengetahuan Dewan tentang Anggaran dengan Pengawasan Keuangan Daerah, Simposium Nasional Akuntansi (SNA) VI 16-17 Oktober di Surabaya.

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota 1. Biodata Ketua Kelompok

(13)

1 Nama Lengkap I Putu Eva Ardiana 2 Jenis Kelamin Laki-Laki

3 Fakultas Hukum

4 NIM 1403005157

5 Tempat & Tanggal Lahir Tigawasa, 30 September 1996

6 E-mail [email protected]

7 Nomor Telepon/HP 083144374941

B. Riwayat Pendidikan

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau Institusi lainnya)

No

. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun

1. Juara II Lokabhara Cab. Buleleng 2012 Polres Buleleng 2012 2. Juara I LJBP Cab.

Buleleng 2013 Pramuka Buleleng 2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan proposal PKM GT.

(14)

2 Jenis Kelamin Laki-Laki

3 Fakultas Hukum

4 NIM 1403005009

5 Tempat & Tanggal Lahir Singaraja, 12 November 1996

6 E-mail [email protected]

7 Nomor Telepon/HP 083117967373 B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SD Negeri 8 Banyuning SMP N 3 Singaraja SMA N 4 Singraja

Jurusan BAHASA

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau Institusi lainnya)

No

. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 2. Juara III LJBP Cab.

Buleleng 2013 Pramuka Buleleng 2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan proposal PKM GT.

Denpasar, 19 Januari 2016

( Putu Angga Praktyasa Pratama) NIM. 1403005009

3. Biodata Anggota Kelompok

(15)

1 Nama Lengkap Made Aprilia Widia Kristianti

2 Jenis Kelamin Perempuan

3 Fakultas Hukum

4 NIM 1503005084

5 Tempat & Tanggal Lahir Singaraja, 8 April 1997

6 E-mail [email protected]

Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

2. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi

lainnya).

No

. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 2. Juara II Grak Jalan

Dewasa Putri 17 KM KONI Buleleng 2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

(16)

1 Nama Lengkap I Putu Rian Septiadi 2 Jenis Kelamin Laki-Laki

3 Fakultas Hukum

4 NIM 1503005084

5 Tempat & Tanggal Lahir Selulung, 21September 1996

6 E-mail [email protected]

Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya).

No

. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 2. Juara II Grak Jalan

Dewasa Putra 45 KM KONI Buleleng 2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan proposal PKM GT.

Denpasar, 19 Januari 2016

( I Putu Rian Septiadi ) NIM. 150300510 Lampiran 2. Susunan Organisasi Tim Penyusun dan Pembagian Tugas

(17)

No

Melakukan pencarian judul,

kemudian melakukan

pengembangan empiris serta mencari sumber terpercaya

Melakukan pengamatan di masyrakaat, dan media serta bersama-sama melakukan pengembangan empiris serta mencari sumber terpercaya

Melakukan pengamatan di masyrakaat, dan media serta bersama-sama melakukan pengembangan empiris serta mencari sumber terpercaya melakukan pengetikan serta menghimpun data-data serta materi yang sudah ada.

Denpasar, 19 Januari 2016 Ketua Kelompok

(18)

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : I Putu Eva Ardiana

NIM : 1403005157

Fakultas : Hukum

Dengan ini menyatakan bahwa proposal (Isi sesuai dengan bidang PKM) saya dengan judul:

Sitem Online Rumah Aspirasi (SORI) Untuk Memfasilitasi Partisipasi Mahasiswa dalam Proses Pembentukan Kebijakan Publik di Indonesia”

yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain. Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Denpasar, 19 Januari Mengetahui,

Pembantu Rektor III Bid. Kemahasiswaan

Universitas Udayana Yang menyatakan,

Referensi

Dokumen terkait