• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi M Konflik IV taktik dan strategi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Materi M Konflik IV taktik dan strategi"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Taktik dan

Strategi

(2)

Taktik ?

Strategi?

Taktik : Penyelesaian dan pengambilan keputusan jangka Pendek

Strategi : Penyelesaian dan pengambilan keputusan jangka Panjang

 Taktik konflik : Pengambilan keputusan masalah

konflik jangka pendek

 Strategi Konfli : Pengambilan keputusan masalah

(3)

 Taktik  segera menyelesaikan konflik

 Situasi konflik biasanya terjadi tanpa sengaja dan

bersifat spontan  jika koflik berpotensi berkembang dan destruktif, perlu segera

diselesaikan. Konstruktif  dikembangkan dan dikelola dengan baik  tdk terjadi destruktif.

 Konflik yang membangun  situasional 

(4)

Strategi?

 Langkah-langkah penyelesaian yang

diperlukan.

 Konflik sosial dalam organisasi

(perusahaan)

(5)

Mediasi?

Manfaat

 Menciptakan win-win soltion

• Menfokuskan pada proses dan masa depan

(bukan flash back). Masa lalu hanya digunakan sebagai referensi mediasi

(6)

Peran Mediasi

 Pembuka komunikasi

 Membantu pihak yang berkonflik

memahami hak-haknya

 Membantu prosedur penyelesaian

konflik dan penghubung ke pihak berkompeten

(7)

Tugas Mediator

 Tidak memihak

 Menentukan dan melaksanakan proses

komunikasi antar pihak

 Mengumpulkan informasi yang diperlukan dari

berbagai pihak yang berkompeten

 Aktif dalam mediasi

 Tdiak membiarkan ada pihak yang mendominasi  Memprioritaskan kebutuhan dan pilihan esensial  Membantu negoisasi

 Perumus kesepakatan dan penyaran legalitas

keputusan (kedua belah pihak mensepakati

(8)

Taktik Konflik

Beberapa saran taktik yang dapat dilakukan untuk mengelola konfli

 Persuasif rasional: menggunakan data, fakta

informasi, hukum, teori, etika, oral, dan pengalaman masa lalu (baik dan buruk)

 Legitimasi: menggunakan keabsahan

sebagai pejabat/manajer berdasarkan

(9)

 Permintaan inspirasional: pengemukakan nilai,

norma, harga diri, dan korsa untuk membangkitkan emosi, motivasi dan tujuan bersama.

 Ooptasi: pengikutsertaan lawan dalam

menyelesaikan. Pihak lawan merasa diikutsertakan dalam menyelesaiakan.

 Pertukaran: tukar guling  bargaining

 Koalis: Mencari teman untuk memperkuat posisi

dalam mengalahkan lawan

 Menahan diri: tidak bereaksi  mogok kerja

 Mengancam: intimidasi, dan penggunaan

(10)

 Berbohong: memberi informasi tidak benar,

asimetris, atau mengelak.

 Menghimbau (menunjukkan ketidakberdayaan,

menangis): membuat lawan memposisikan diri mengalah ataupun memberi sampatik.

 Mengulur waktu: menolak respon, atau menunda

(11)

Pasca Konflik

Dampak dari penyelesaian konflik

 Trauma

 Perubahan perilaku  Terganggunya

interaksi

 Bunuh diri  Sombong

 Keranjingan/agresif

(terlalu ….)

 Egois (acuh tak

acuh)

 Stress

 Menyembunyikan

(12)

 Positif: termotivasi  Kreatif

 Lebih mengenali diri  Konflik baru

 Mengenal lawan

(13)

 Konflik hapus selesai

 Konflik dikelola/dipertahankan

 Selesai  dipertahankan agar tidak muncul konflik

serupa  sumber-sumber konflik diantisipasi

 Dipertahankan  dikelola untuk meningkatkan

(14)

ReSolusi Konflik

 Resolusi: Pemecahan kembali

 ReSolusi Konflik  Pemecahan konflik kembali

 Konflik yang timbul karena tidak selesai 

(15)
(16)

Konflik dalam

organisasi/Perusahaan

Konflik vertikal

(17)

Konflik Vertikal

 Konflik yang terjadi antara atasan

dengan bawahan maupun buruh

 Konflik yang terjadi antara perusahaan

(18)

Konflik Horisontal

 Konflik yang terjadi pada level yang

sama

 Konflik antar buruh  Konflik antar mandor

(19)

Contoh kasus:

 Konflik vertikal:

 Tuntutan buruh  kenaikan upah

 Perbedaan persepsi antara pimpinan

dengan bawahan

(20)
(21)

Konflik yang terjadi:

 Dihilangkan

 Dikurangi intensitasnya  Dipertahankan

(22)

Kategori:

 Konstruktif

 Destruktif

 Konstruktif  meningkatkan orang/tenaga

kerja lebih produktiv, fanatisme korsa meningkat untuk berjuang bersama.

 Dstruktiv  kinerja menurun, kemunduran

Referensi

Dokumen terkait

Seorang pemain tenis-meja harus menguasai dan memiliki taktik untuk menyerang karena dengan melakukan pukulan-pukulan bola yang cepat dan keras menuju ke bidang meja lawan, akan

akomodasi setiap kepentingan bagi kedua belah pihak, yaitu masyarakat dan Perhutani. Strategi resolusi konflik yang diterapkan kemudian menghasilkan; 1) penurunan

Kajian ini mendapati perangsaraf media oleh Trump dalam piliharaya di Amerika Syarikat pada 2016 memerlukan sebuah strategi yang konsisten dan beberapa taktik yang

RIZQI AGUNG NUGROHO, NIM D0413045, judul skripsi STRATEGI ANGOLA DAN KETERLIBATAN KEKUATAN EKSTERNAL DALAM RESOLUSI KONFLIK PERANG SIPIL PASCA KEGAGALAN

Proses penyelesaian konflik yang capai dalam konflik ini adalah menggunakan metode mediasi sebagai resolusi konflik, pihak yang berkonflik melibatkan pihak ketiga dalam

Penerapan strategi konflik kognitif untuk memperbaiki miskonsepsi telah dilakukan oleh Jusniar (1998) yang mana strategi konflik kognitif dapat meminimalkan kesalahan konsep

Selama ini resolusi konflik sulit dilakukan karena pihak-pihak terkait tidak dapat menjawab kepentingan atau mengubah persepsi dari kelompok yang

Penulis memfokuskan subjek kajian pada konflik Blood Diamond yang meliputi upaya resolusi konflik yang dilakukan; baik dari pemerintah Sierra Leone maupun pihak