• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kasus Komunikasi Komunikasi Antar Pribad

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kasus Komunikasi Komunikasi Antar Pribad"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Lia Rofiatun NIM : 14104244009

Prodi : Bimbingan Dan Konseling 2014

KESALAHAN BERKOMUNIKASI PADA RAPAT PEMUDA KARANG TARUNA

1. Contoh Kasus Gagalnya Komunikasi

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tidak bisa terlepas dari komunikasi. Komunikasi adalah pertukaran informasi antara dua individu atau lebih yang bertujuan untuk memberi dan menerima informasi. Komunikasi dapat dilakukan dengan lisan maupun isyarat. Namun, seringkali komunikasi dapat mengakibatkan konflik antara individu maupun kelompok yang bersangkutan.

(2)

Konflik komunikasi tersebut tidak hanya akan terjadi selama rapat, namun akan berturut-turut bermasalah dengan lawan bicara dalam rapat tersebut. Entah beberapa hari, minggu, maupun hitungan bulan. Mereka akan saling diam, tidak melihat dan menganggap tidak ada seseorang yang berkonflik dengan orang itu dengan memasang muka wajah yang sengit. Bila tidak ada pihak yang mengalah, maka tidak ada perdamaian didalamnya. Itulah masalah akibat berkomunikasi yang kurang efektif dan kesalahpahaman yang sering dialami oleh rapat rutin karang taruna yang seharusnya bertujuan bermusyawarah untuk mencapai mufakat.

2. Analisa Kasus

Ada banyak faktor yang melatarbelakangi kesalahan dalam berkomunikasi baik mengemukakan pendapat maupun menerima pendapat. Beberapa analisa yang dapat diambil yaitu :

1. Perbedaan pendirian dan perasaan antar individu

Setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut terhadap suatu hal dalam lingkungan dapat menimbulkan konflik sosial.

2. Perbedaan latar belakang setiap individu

Latar belakang setiap individu berbeda-beda. Ada yang hidup dalam keluarga miskin maupun kaya. Ada yang hidup dalam keluarga berpendidikan, dan lain sebagainya. Latar belakang itulah yang dapat membawakan perasaan yang memicu konflik.

3. Perbedaan sifat dan watak

Sifat dan watak memang bawaan dari kelahiran seseorang dan berbeda-beda dengan individu yang lain. Itu tidak bisa diubah, namun bisa disikapi dengan baik, agar tidak menimbulkan konflik.

4. Mengemukakan pendapat yang kurang bisa dikemas dengan komunikasi yang baik

Komunikasi yang kurang dikemas dengan baik dan belum tertata, dapat memicu konflik yang bermula dari kesalahpahaman saja.

5. Kurangnya pengetahuan

Kurangnya pengetahuan akan topik bahasan maupun pengetahuan tentang berkomunikasi dengan baik, dapat menimbulkan salah paham dan konflik bila tidak berhati-hati dengan apa yang diucapkan dan menangkap informasi yang kurang jelas.

6. Menanggapi tanggapan yang disertai emosi atau kontrol emosi yang kurang baik

Kontrol emosi sangat penting dalam musyawarah, apalagi dalam menghadapi banyak orang. Tidak setiap orang mudah mengontrol emosinya. Suatu tanggapan yang disertai emosi inilah yang dapat memicu banyak konflik. keyamanan disetiap anggotanya dan akan santai mengikuti musyawah dengan baik.

(3)

3. Memiliki sikap perhatian antar individu. Bisa mengerti perasaan orang lain, misalkan “jika aku menjadi dia dan jika dia menjadi aku”. Saling menyadari perbedaan perasaan satu sama lain.

4. Mengerti sifat dan watak orang lain, agar kita mampu menyikapinya dengan baik.

5. Mampu mengontrol emosi dengan baik. Sabar dalam menerima pendapat yang mungkin kurang berkenan. Menanggapi dengan emosi tidak menyelesaikan masalah, namun hanya akan menimbulkan masalah lagi.

6. Memperjelas dan mempertegas suatu informasi yang mungkin kurang bisa dipahami oleh anggota yang lainnya. Sedapat mungkin dijelaskan dengan baik, sabar, dan meyakinkan individu yang lain.

7. Jika ada konflik antar individu didalamnya dapat diselesaikan dengan pihak ketiga, atau bantuan dari teman-teman anggota. Dapat mengadakan forum kembali untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada pada anggotanya.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian alat dapat disimpulkan: (1) besar ketepatan alat adalah 92.3%; (2) alat tersebut tidak bisa membaca dengan tepat dikarenakan oleh kecepatan baca sensor

Magnesium (Mg) saat ini merupakan salah satu jenis logam ringan yang dianggap sebagai salah satu kandidat potensial material hydrogen storage karena, secara teoritis,

1) Gadai itu harus disebabkan hutang yang pasti. 2) Hutangnya sudah tetap seketika atau masa yang akan datang. 3) Hutang itu sudah diketahui benda, jumlah dan sifat-sifatnya. 22

Shui Xian Hua terus tertawa dan berkata, "Kau sudah berbuat kebaikan, kau sudah menyelamatkan beratus-ratus nyawa orang!' Xin Suan mengangkat bahunya dan berkata, "Aku

Karena itu, persoalan yang sering ditanyakan oleh pengurus dan pelatih olahraga pada hakikatnya terarah pada suatu sasaran yaitu membina atlet agar mereka mencapai

Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kecelakaan kerja pada proyek pekerjaan jalan tergolong besar, artinya prosedur keselamatan kerja tidak dilaksanakan dengan

Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut penulis membuat kerangka penelitian disertai beberapa hipotesa mengenai wallpaper “Ragnarok” Online Games versi Indonesia yaitu